Jumat, 28 April 2017

[Book Review] The Passionate Marriage

Judul Buku : The Passionate Marriage

Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : Grasindo
Tebal : 248 Halaman
Terbit : Maret 2017
Tentang Gwen,
Dia punya keindahan tersendiri. Pesona yang melampaui keelokan fisik yang juga dimilikinya. Di zaman serba sinting ini, menemukan perempuan seperti dia, mungkin mendekati langka. Sayang, dia terlalu takut untuk menyerahkan hatinya.

Tentang Philip,
Dia kian menawan karena kelembutan dan hati yang penuh kasih. Juga menjanjikan cinta yang takkan pernah berkhianat. Namun, tetap saja dia pria menawan yang memikat banyak hati, magnet bagi banyak mata. Mungkinkah dia takkan pernah mematahkan janjinya?

Mereka sama-sama saling menginginkan.

Tapi yang satu tak punya keberanian untuk membuka hati dan menghadapi cintanya. Hingga sebuah tragedi membuka pintu terkunci yang selama ini tak pernah diyakini keberadaannya. Sayang, tatkala mereka sepakat melangkah ke sana, ada banyak sekali jebakan yang siap memusnahkan semua perasaan .

Mungkinkah CINTA MEREKA CUKUP TANGGUH untuk menang dan membungkam segala persoalan?

----------------------

Setiap orang pasti mendambakan pernikahan yang indah dan tentunya bersama dengan orang yang dicintai. Seperti itulah yang diinginkan oleh Gwen. 

Awalnya Philip hanyalah salah satu pelanggan di Dapur Keliling, tempat Gwen bekerja. Philip yang punya ketertarikan khusus terhadap Gwen sering mengajaknya pergi atau sekedar mengobrol. Tetapi Gwen seakan membentengi dirinya. Apalagi Gwen takut tersakiti lagi, karena sekarang fokusnya bukan untuk cinta, tetapi ada tanggung jawab lebih besar daripada itu.

Hingga suatu peristiwa menyakitkan datang menimpa Gwen. Gwen hampir mengalami pelecehan oleh seseorang, untungnya ada Philip yang menyelamatkannya. Melihat keadaan Gwen yang terguncang, rasa ingin melindungi Philip muncul. Philip malah menawarkan sebuah pernikahan untuk Gwen. Philip tidak ingin Gwen disakiti lagi.
“Tadinya aku ke sini untuk mengajakmu pacaran. Sekarang, aku menginginkan hal lain. Aku ingin menikah denganmu. Karena aku ingin menjagamu. Dan juga karena aku jatuh cinta padamu.” (Hal. 36)
Gwen yang memang sudah tertarik dengan Philip pun akhirnya luluh, tidak membutuhkan waktu lama mereka pun akhirnya menikah. Persiapan yang sungguh singkat sekali, hanya dalam 3 (tiga) hari saja mereka sudah berubah status menjadi pasangan suami istri.

Mereka pun menjalani pernikahan yang indah bahkan menggebu-gebu. Pernikahannya dengan Philip, membuat Gwen merasa dicintai. Gwen bahkan berani mencoba hal-hal romantis yang sama sekali belum pernah dirasakannya.

Sayangnya, kebahagiaan mereka tak berlangsung lama. Masalah pun datang bertubi-tubi ke dalam pernikahan mereka. Mulai dari kehadiran Evi, kakak Gwen yang ingin menghancurkan rumah tangganya, Gwen yang hampir diculik hingga pengakuan mengejutkan salah satu karyawan Philip yang jatuh cinta padanya dan ingin merebut Philip dari Gwen.

Apa yang terjadi selanjutnya dengan pernikahan Philip dan Gwen? Akankah mereka menemukan kebahagiaannya?

Membaca kisah Philip dan Gwen masih sama menyenangkannya seperti membaca kisah Keith dan Milly di dalam Delicious Marriage. Buat kamu yang sudah pernah membaca Delicious Marriage pasti akan senang sekali bisa berkenalan dengan kedua pasangan ini. 

Mba Indah Hanaco sekali lagi membuktikan dirinya bahwa dia bisa menulis sebuah kisah drama rumah tangga yang menarik untuk diikuti. Seperti kisah Milly dan Keith, disini pun akan ada adegan-adegan romantis khas orang dewasa. Kemesraan pasangan pengantin baru yang pasti membuat iri kamu yang belum menikah. Sungguh tidak menyangka Mba Indah bisa juga membuat sebuah novel yang banyak mengandung kemesraan dengan pasangan. Tetapi, tentu saja dalam kadar yang pas dan tidak berlebihan.

Aku suka bagaimana Mba Indah membuat Gwen dan Philip secara perlahan-lahan bisa saling menyukai. Tidak secara instan, ditunjukkan lewat perhatian dan perbuatan langsung. Sosok Philip yang dewasa dan bijaksana membuat pasangan ini menjadi pasangan yang saling melengkapi.

Aku bisa memahami mereka berdua tidak pernah berpacaran sebelumnya. Hal ini yang membuat hubungan mereka menjadi istimewa. Awalnya kaku, tetapi perlahan-lahan mencair dan menumbuhkan chemistry yang kuat. Aku pun bisa memahami kenapa Gwen memilih merahasiakan soal Evi, kakaknya yang menjadi pemicu konflik dengan Philip. Tentunya tidak mudah berada di posisi Gwen dengan status keluarga seperti itu.

Masalah yang datang silih berganti pun menunjukkan bahwa pernikahan tidak selalu berisi bahagia saja, masalah pasti ada saja yang datang. Sekarang tinggal bagaimana pasangan itu menyikapinya. Aku suka bagaimana Mba Indah Hanaco menyelesaikan satu per satu masalah yang datang.

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah drama rumah tangga pengantin baru dengan segala "bumbu"nya, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Jangan khawatir, jika kamu belum pernah membaca Delicious Marriage sebelumnya, kamu tetap bisa menikmati kisah ini. Karena setiap kisah berdiri sendiri, benang merahnya hanya tokohnya saja yang kebetulan bersahabat.

Jadi tidak sabar untuk membaca kisah Rafe-Janna yang akan menjadi penutup kisah persahabatan 3 pria tampan ini. Semoga bisa membacanya dalam waktu dekat :)

Selamat jatuh cinta dengan kisah Philip dan Gwen :) 

[Blog Tour] Among The Pink Poppies --------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Among The Pink Poppies
Penulis : K Fischer
Penerbit : Bhuana Sastra (BIP)
Tebal : 552 Halaman
Terbit : Maret 2017

Saras bertemu gadis kecil bernama Amelia di tempatnya bekerja, di pusat teknologi, di kota Linz, Austria. Ibu dari Amelia sudah meninggal dunia. Saras terenyuh dan ingin berteman dengan Amelia dan paman, merangkap ayah asuhnya, Jonas. Mereka jadi sering bertemu dan Saras mulai menyayangi Amelia. Ia bahkan semakin dekat dengan Jonas hingga keduanya jatuh cinta.



Sementara di Jakarta, ibunya yang diktator sudah mempunyai calon suami untuk Saras. Ketika mengetahui tentang hubungannya dengan Amelia dan Jonas, ibu dan seluruh keluarganya langsung memojokkan Saras. 

Dengan semakin bertambahnya konflik, baik antara Saras dengan keluarganya, maupun dengan "keluarga baru" di Austria, ia mulai belajar untuk mengambil keputusan secara dewasa.

------------------------
"Sekolah, kerja, menikah, punya anak, jadi tua, meninggal. Sudah. Hanya itukah arti hidupku?" (Hal.5)

Among The Pink Poppies adalah novel kelima K.Fischer yang kubaca. Melalui novel terbarunya ini, K.Fischer ingin membagikan kisah kehidupan Saras, seorang wanita yang sekarang tinggal di Linz, Austria.

Saras merupakan anak bungsu dari keluarga Jawa yang sangat ketat dengan aturan-aturannya, terutama mengenai pasangan hidupnya. Ibu Saras sangat keras dan tegas terkait pilihan pasangan anak-anaknya. Semua kakak Saras menemukan suami atau istri melalui perjodohan. Semua pasangan hidup anak-anaknya harus melewati ibunya terlebih dahulu. Dan sekarang giliran Saras yang belum menikah dan masih betah berstatus single.

Untuk itulah, Ibu Saras pun merencanakan perjodohan Saras dengan Roi, teman lama Saras. Kebetulan keluarga Roi dan keluarga Saras sudah saling mengenal sejak lama, jadi Ibu Saras yakin Roi adalah pilihan terbaik bagi Saras. Tetapi, kali ini Saras punya pilihannya sendiri. Saras jatuh cinta dengan pria Austria bernama Jonas.

Pertemuan pertama mereka di Ars Electronika, tempat kerjanya membuat Saras terpana. Awalnya Saras hanya ingin menghibur Amelia, keponakan Jonas yang terlihat sedih melalui telenoid, robot yang bisa berkomunikasi dengan manusia dan ada bantuan operatornya. Sayangnya, Saras berlebihan hingga menimbulkan kebohongan terhadap Amelia terkait surga dan telenoid yang bisa menghubungkan ibu Amelia yang telah meninggal.

Hal ini membuat Saras merasa bersalah sekali dengan Amelia karena membuat dirinya terlalu berharap banyak dengan telenoid. Kesempatan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya pun malah terlewati begitu saja.

Singkat kata, Saras malah sering bertemu dengan Jonas dan Amelia. Saras tidak menyangka dia bisa merasakan kenyamanan bersama mereka. Bahkan Saras menemukan arti keluarga bersama Jonas, Amelia, Sigi dan Lisa (sahabat keluarga Jonas). Hal yang sulit dia temui di dalam keluarganya sendiri.

Mereka pun akhirnya saling jatuh cinta, tetapi masalah pun datang silih berganti. Mulai dari kasus perebutan hak asuh anak Amelia, perjodohan Saras dengan Roi hingga kebohongan Saras terkait telenoid. Apa yang terjadi selanjutnya?

Membaca kisah Saras ini membuatku begitu hanyut saat membacanya. Novel yang cukup tebal tetapi sama sekali tidak membosankan. Aku betah membaca sejak halaman pertama hingga akhir. 

K. Fischer secara perlahan mengenalkanku akan sosok Saras, kemudian pertemuan Saras dengan Jonas dan Amelia yang mengubah hidupnya kemudian keluarga Saras yang otoriter. 

Ide cerita yang terasa familiar dan mungkin bisa terjadi bagi siapa saja, diramu sedemikian rupa menjadi sebuah kisah yang menarik untuk diikuti. Kisah romansa berbalut perjodohan dan perebutan hak asuh anak dengan setting Linz yang begitu memikat.

Satu hal yang paling kusukai dari karya K.Fischer adalah K.Fischer selalu mampu membangun setting tempat dengan begitu memukau dan hidup. Aku seakan bisa merasakan dan membayangkannya sendiri Kota Linz itu seperti apa. Kota yang sama sekali tidak familiar di telingaku, tetapi begitu menarik setelah membaca novel ini. Penggambaran setiap tempat dengan begitu detail, dan aku begitu terkesima dengan Ars Electronica dan ladang bunga poppies.

Alurnya memang terasa lambat, lebih memfokuskan perkembangan hubungan Jonas dan Saras kemudian drama keluarga Saras, tetapi aku tetap betah membacanya. 

Semua karakter dalam novel ini begitu kuat dan saling melengkapi satu sama lain. Tokoh favoritku jatuh pada Eyang Saras. Walaupun dia tidak terlalu banyak muncul, tetapi interaksinya dengan Saras begitu terasa sekali chemistrynya. Eyang juga yang membuat Saras mampu untuk menjadi dirinya sendiri dan mengungkapkan apa yang dia mau.

Jujur aku jika berada dalam posisi Saras juga bakal bingung, memilih keluarga atau cinta. Apalagi Saras terlahir dan besar dari keluarga yang sangat keras. Aku benar-benar salut dengan Saras yang akhirnya berani untuk menentukan sikap. Aku memang bisa memahami kenapa Ibu Saras begitu keras terhadap anak-anaknya. Setiap ibu pasti ingin yang terbaik bagi anak-anaknya, termasuk masalah jodoh. Tidak mungkin seorang ibu menjerumuskan anak-anaknya. Tetapi kadangkala seorang ibu juga harus diingatkan bahwa anak juga punya pilihannya sendiri.

Membaca kisah ini aku belajar banyak sekali dari Saras maupun orang sekelilingnya. Tentang arti cinta, keluarga, kejujuran hingga dewasa dalam menentukan pilihan hidup. Kebahagiaan kita sendiri yang tentukan, dan kita sendiri yang tahu apa yang kita inginkan. 

Kamu mencari sebuah kisah romansa dengan setting yang memikat, kamu wajib baca novel ini. Aku yakin kamu bakal jatuh cinta dengan Among The Pink Poppies sepertiku.

------------------------GIVEAWAY TIME-------------------------


Selamat datang ke pemberhentian pertama Blog Tour "Among The Pink Poppies" karya Kak K Fischer , kali ini Kak K Fischer ingin membagikan novel persembahan Penerbit BIP untuk kamu 1 orang yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow instagram @rizkymirgawati @utiauthor dan @bipgramedia

3. Giveaway kali ini tidak menjawab pertanyaan ya, tetapi kamu harus membuat Photo Quotes dari novel Among The Pink Poppies.

4. Photo Quotes boleh hanya 1 atau lebih dari 1 ya, jumlah tidak dibatasi. Sertakan juga foto cover novel Among The Pink Poppies ya (optional)



5. Quote yang bisa dipilih:


"Sekolah, kerja, menikah, punya anak, jadi tua, meninggal. Sudah. Hanya itukah arti hidupku?" (Hal.5) 
"Sebegitu tidak berartinyakah pendapatku? Sebegitu salahnyakah jika aku ingin memilih yang berbeda?" (Hal.5)
"Ia datang sebagai ulat yang nyaris tercekik dalam kepompongnya. Kini ia menjadi kupu-kupu. Dan keluarganya datang, untuk mengembalikan dia ke dalam kepompong." (Hal.6) 
"Jadi cewek, tuh, jangan sok milih-milih. Inget umur, nanti yang beres disamber cewek lain." (Hal.31) 
"Apapun alasannya, jangan pernah mendustai anak kecil. Mereka jauh lebih pintar daripada yang kamu bayangkan. Mereka tahu kalau dibohongi. Kamu bisa merusak kepercayaan anak itu, seumur hidupnya." (Hal.44) 
"Justru karena aku punya anak, aku jadi tahu. Lebih baik sedari dini mereka tahu kenyataan hidup. bukan hidup di dalam gelembung busa sabun yang setiap saat bisa pecah." (Hal.65)
"Tidak! Aku dijodohkan dengan cowok yang lebih peduli peralatannya ketimbang diriku!" (Hal.179) 
"Oh, betapa aku ingin bertemu dia setiap saat. Di saat kenyang maupun lapar. Ia tidak hanya indah. Bagiku, ia sempurna." (Hal.209) 
"Setiap kali bertemu, seakan satu benih cinta tersemai. Seakan mereka langsung sehati. Seakan semua nyata. Seperti panci yang menemukan tutupnya. Seperti kepingan jiwa yang menemukan kepingan lainnya" (Hal.248) 
"Aku harap ceritamu sama indah dan sama enaknya dengan makanan-makanan ini." (Hal.259) 
"Jangan takut keluar dari dunia kita, yang penting kita tahu siapa yang kita hadapi." (Hal.331) 
"Pada akhirnya yang paling dikenang dari hidup seseorang bukan penampilannya, bukan barang apa yang ia punyai, bukan juga kalimat-kalimat yang dia ucapkan. Tapi bagaimana mereka membuat kita merasa nyaman atau tidak dengan mereka." (Hal.341-342)
"Kita tidak bisa mengontrol rasa. Dan tidak ada yang bisa menghakimi, bentuk berduka seperti apa yang paling baik bagi kita." (Hal.345) 
"Bukan ikatan darah yang dapat menjadikan sekelompok  orang menjadi keluarga. Bukan di mana atau bangunan tertentu yang dapat disebut rumah. Tapi renjana yang ada ketika sekelompok orang bersama." (Hal.379)
"Aku tidak pernah menyerah karena sesuatu itu susah, sukar, mustahil dilakukan. Tapi aku berhenti berusaha jika sesuatu itu tidak setimpal lagi bagiku." (Hal.472) 
"Aku mencintai seseorang dengan segala kekurangannya. Karena aku berharap, orang itu akan mencintaiku dengan segala kekuranganku." (Hal.473)

"Jika semua itu tidak cukup, untuk kamu jujur padaku, sampai kapan pun, aku tidak akan pernah pantas bagimu." (Hal.473)
"Aku tidak merencanakan untuk jatuh cinta padamu. Semua terjadi begitu saja" (Hal.544) 
"Selama ini, aku membiarkan diriku tidak bahagia karena aku tidak berani jujur." (Hal.544)

6. Upload Photo Quotes di akun instagrammu dan jangan lupa tag @rizkymirgawati @utiauthor dan @bipgramedia sertakan hastag #atppphotoquotes #amongthepinkpoppies selama periode Giveaway dimulai dari 28 April - 5 Mei 2017 

7. Ketik DONE di kolom komentar (optional), hanya untuk memudahkan pendataan peserta kalau kamu mengikuti giveaway ini.

8. Pastikan akun instagrammu tidak diprivate/digembok selama periode giveaway ini ya.

Semoga beruntung!!!!!
Selasa, 25 April 2017

[Book Review] Urgent Wedding ------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Urgent Wedding
Penulis : Marlina Lin
Penerbit : Grasindo
Tebal : 184 Halaman
Terbit : Februari 2017


Bagi Song Sun-Hee yang miskin, pernikahan dengan putra konglomerat bernama Kang Ji-Hoon merupakan bencana. Apalagi pernikahan itu dilakukan sebagai bentuk kompensasi sebuah porsche yang tak snegaja ia tabrak dalam keadaan mabuk. Pria itu juga mengatakan ‘jatuh cinta pada pandangan pertama’ saat melihat kecantikannya. Padahal di malam itu, penampilan Sun-Hee yang sedang mabuk terlihat sangat mengerikan!

Tapi apa benar alasan Ji-Hoon tertarik pada Sun-Hee hanya karena kecantikannya? Atau mungkin karena hal lain yang disembunyikan pria itu? Lalu, setelah Sun-Hee melarikan diri dari rencana pernikahannya, apa benar masalahnya selesai begitu saja? Ternyata tidak, karena pelariannya itu justru menimbulkan masalah yang juah lebih fatal, rumit, serta membuka kembali luka masa lalu Ji-Hoon. 

---------------------
Pernikahan adalah salah satu momen paling membahagiakan sekaligus mengharukan bagi setiap orang. Apalagi jika menikah dengan orang yang kita cintai. Tetapi, apa yang terjadi jika pernikahan itu dilakukan dengan seseorang yang asing? Pernikahan yang dilangsungkan karena "terpaksa" karena utang?

Hal inilah yang menjadi konflik utama kisah Song Sun-Hee. Karena sebuah tabrakan yang dilakukan oleh Sun-Hee terhadap mobil porsche Ji-Hoon, putra seorang konglomerat, Sun-Hee "terpaksa" harus menikah dengan Ji-Hoon.

Sun-Hee yang berasal dari keluarga tidak mampu dan sekarang berstatus sebagai pengangguran, harus menerima kenyataan bahwa dia harus menanggung akibat dari kesalahannya. Sun-Hee yang dalam keadaan mabuk, akhirnya malah menabrak mobil Ji-Hoon. Alih-alih meminta ganti rugi berupa uang, Ji-Hoon malah meminta Sun-Hee untuk menikah dengannya. Ji-Hoon malah mengakui bahwa dia jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap Sun-Hee.

Sun-Hee tentu saja kaget dan awalnya terkesan menolak. Semua terlalu mengejutkan, apalagi dia sama sekali tidak mengenal Ji-Hoon. Awalnya Sun-Hee berpikir keluarga Ji-Hoon akan menolak rencana pernikahan Ji-Hoon yang serba mendadak, tetapi mengetahui bahwa Sun-Hee adalah anak dari sahabat ibu Ji-Hoon mereka malah langsung menerima begitu saja.

Segala persiapan pernikahan pun berlangsung begitu cepat. Tahu-tahu saja, pernikahan sudah di depan mata. Apa yang terjadi jika pada hari pernikahan Sun-Hee malah kabur dari pernikahannya? Apa sesungguhnya yang membuat Ji-Hoon begitu cepat ingin menikahi Sun-Hee? Penasaran????

Membaca novel debut Kak Marlina ini membuatku seperti menonton drama korea. Ide yang ringan dan membuatku membaca hanya sekali duduk saja. Aku membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, cukup beberapa jam saja.

Ide ceritanya sederhana, tentang pasangan yang menikah karena keterpaksaan. Diramu dengan rahasia masa lalu para tokoh. Membaca novel ini tidak perlu banyak berpikir, cukup nikmati saja kisahnya.

Awalnya aku juga penasaran kenapa Ji-Hoon begitu cepat memutuskan menikah dan apa rahasia masa lalu Ji-Hoon. Aku pun jika berada di posisi Sun-Hee pasti akan bingung jika harus menikah dengan seseorang yang asing. Sekalipun Ji-Hoon tampan dan kaya raya, tentunya menjadi kejutan tersendiri, seakan mendapatkan 'jack pot' saja.

Aku pun tidak menyalahkan jika Sun-Hee memilih kabur dari pernikahannya. Sayangnya, aku tak menduga kalau rencana pelarian Sun-Hee akan berakibat buruk terhadap orang lain. Apalagi Tae-Woo ini cukup menarik perhatianku daripada Ji-Hoon.

Menjelang ending, aku merasakan bahwa kisah ini terlalu mudah untuk berakhir. Aku juga menemukan banyaknya kebetulan-kebetulan dalam novel ini, tetapi dalam dunia fiksi segala hal mungkin terjadi kan?

Overall, kamu mencari sebuah kisah romansa yang ringan dan menghibur, kamu bisa membaca kisah Sun-Hee dan Ji-Hoon ini.

Selamat jatuh cinta!!!!



-------------------GIVEAWAY TIME----------------





Aku punya 1 eks gratis novel Urgent Wedding untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow instagram @rizkymirgawati dan @inamarlinalin serta cukup reshare/repost info Giveaway yang aku bagikan di akun IGku sertakan hastag #UrgentWedding jangan lupa mention kami :)

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun instagram, link share instagram), kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Apa yang kamu lakukan jika terpaksa harus menikah dengan seseorang yang asing bagimu? Menerima atau menolak? Share yuk!

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 30 April 2017

Semoga beruntung!!!!
Senin, 10 April 2017

[Blog Tour] Oon In Action --------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Oon In Action
Penulis : Aniqotuz Zahra
Penerbit : Ikon
Tebal : 304 Halaman
Terbit : Maret 2017


Dia cinta pertamaku. Dia cinta masa kecilku.

Dia cinta gilaku. Dia kedipan mataku.

Dia cinta monyetku. Dan dia adalah cintaku selamanya. Dia dulu dekat, tapi selalu menjauh. Kini dia dekat, tapi terasa jauh.
Dulu dia tampan, sekarang dia jauh lebih tampan. Dulu dia songong, sekarang dia semakin songong. Dulu dia menolakku, sekarang pun juga. Dulu aku tidak pernah menyerah untuk mendekatinya, sekarang pun sama.
Menjinakkannya itu lebih susah daripada menjinakkan singa yang mengamuk.
Tapi aku tidak akan pernah menyerah.
Itu…
Dia…
***
“Kak Melvin lucu deh!”
Aku terus mengejarnya.
Dia pun mulai ketakutan. 

-------------------------
"Kalian tahu kan benci itu awal dari apa? Benar, dari cinta." (Hal.31)
Setiap orang pasti pernah merasakan menyukai seseorang. Menyukai yang sangat dalam hingga tidak lagi memikirkan orang yang kita sukai membalas perasaan kita atau tidak. Yang terpenting hanya 1 (satu) maju terus pantang mundur.

Inilah yang terjadi pada Oninda Mely Rahardita, yang biasa dipanggil Oon. Oon yang sudah sejak masih kanak-kanak menyukai sosok Melvin. Sayangnya semakin Oon ingin mendekati Melvin, bukannya mendekat Melvin malah berusaha menghindar. Melvin benar-benar merasa terganggu dengan segala tingkah laku Oon yang dianggapnya kecentilan.
"Kalian kenal cewek yang bernama Oon? Kalau tidak kenal, kalian beruntung. Jadi, Oon itu adalah cewek penuh musibah. Dia mimpi burukku sejak kecil. Pengganggu kehidupanku. Pembawa sial." (Hal.33)
Namun, seberapa pun seringnya Melvin menghindari Oon, ada saja kesempatan yang membuat mereka sering bertemu. Hal ini membuat Oon bahagia karena bisa bertemu dengan cinta pertamanya, tetapi tidak berlaku bagi Melvin. Melvin seakan "alergi" bertemu dengan Oon.
"Tapi jangan suruh Oon buat menjauh dari Kak Melvin, soalnya enggak bisa. Karena kita kan, kutub utara dan selatan. Jadi, selalu tarik-menarik." (Hal.68)
Bagaimana akhir kisah Oon dan Melvin? Akankah Oon menyerah dengan perasaannya atau malah sebaliknya Melvin yang akhirnya luluh dengan perjuangan Oon?

Lucu, segar dan menyenangkan sekali membaca kisah Oon dan Melvin ini. Sebuah kisah remaja yang benar-benar menghibur dan kadang-kadang membuatku tersenyum bahkan tertawa karena tingkah laku Oon.

Aku benar-benar salut banget dengan perjuangan Oon memperjuangkan perasaannya. Benar-benar tidak ada kata "menyerah" bahkan kadang-kadang terkesan kecentilan. Pokoknya lucu banget kalau membayangkan ekspresi Oon saat bertemu dengan Melvin. Bayangin saja, satunya suka, eh satunya lagi malah gak suka. Benar-benar seru banget deh.

Oon ini tipikal remaja yang tahu apa yang dia mau. Oon yang sejak kecil suka sekali menggoda Melvin. Segala cara dia lakukan biar dekat dengan Melvin. Walaupun sikap Melvin sebaliknya jelas-jelas tidak peduli dan menganggap dia tidak ada.

Diceritakan dari sudut pandang Oon dan Melvin kita jadi mengetahui perasaan mereka terhadap satu sama lain. Pokoknya gemas banget lihat Oon yang agresif sedangkan Melvin yang lucu banget seakan tidak berdaya jika bertemu dengan Oon.

Membaca kisah Oon dan Melvin ini seakan bernostalgia zaman masih mengenakan putih abu-abu. Terutama saat-saat BBM dan facebook masih ngehits, karena aku pun menjadi salah satu penggunanya.

Karena saking serunya membaca, aku tidak membutuhkan waktu lama untuk membaca kisah ini. Suatu bacaan yang ringan dan menghibur. Tidak ada konflik rumit yang berarti, tapi aku sangat menikmati membaca kisah ini. Benar-benar menghibur sekali.

Buat kamu yang butuh bacaan ringan dan menghibur di sela-sela kesibukanmu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Dijamin ketagihan deh bacanya. Hati-hati ya kamu bakal ikutan senyum-senyum sendiri bahkan tertawa saking gemasnya dengan kelakuan Oon.


--------------------GIVEAWAY TIME--------------------


Aku punya 1 eks gratis novel Oon In Action untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow salah satu media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati @aniqotuzz_ dan @penerbit_ikon share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #OonInAction

- instagram @rizkymirgawati @aniqotuzz_ dan @penerbitikon serta cukup reshare/repost info Giveaway yang aku bagikan di akun IGku sertakan hastag #OonInAction jangan lupa mention kami :)

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter/instagram, link share (twitter/instagram), kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Apa yang biasa kamu lakukan untuk menarik perhatian orang yang kamu suka?

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 14 April 2017

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Ika Mayang /@dumzcharming

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design