Rabu, 21 Juni 2017

[Blog Marathon] Heartbeat

Judul Buku : Heartbeat
Penulis : Orina Fazrina
Penerbit : Grasindo
Tebal : 216 Halaman
Terbit : November 2016


Sung Yeol dan Ji Hyun memiliki ikatan yang sulit dipahami oleh yang lain. Karena mereka sama-sama terluka, sama-sama saling bergantung, bahkan saling mengerti meski hanya dalam tatap. Mereka tak ingin berpisah dan tak ingin dipisahkan. Begitulah keyakinan Sung Yeol selama ini.



Namun Sung Jong yang tak mengerti, mengusik hari-hari Ji Hyun yang biasanya datar. Memberi nuansa berbeda pada kehidupannya yang kelabu. Juga mengusik keyakinan Sung Yeol tentang Ji Hyun yang akan selalu menomorsatukannya. 

Lalu, bagaimana jika Ji Hyun mulai mengerti cinta? Apakah Sung Yeol yang menjadi sandaran hidupnya selama ini akan tetap jadi pilihan pertamanya? Atau justru Sung Yeol yang akan membuatnya berurai air mata? Lalu bagaimana dengan Sung Jong yang tak tahu apa-apa?

----------------------
Sung-Yeol dan Ji-Hyun sudah lama bersahabat. Mereka sering menghabiskan waktu bersama. Sung-Yeol dan Ji-Hyun saling menguatkan, saling berbagi dan saling memahami masalah masing-masing. Sama-sama pernah terluka, sama-sama pernah kehilangan menyatukan mereka sebagai sepasang sahabat. Bahkan mereka saling berjanji untuk terus seperti itu selamanya.

Hingga suatu hari, sosok Sung-Jong hadir di tengah-tengah persahabatan keduanya. Sosok Sung-Jong yang ramah, mudah akrab bahkan sering mengikuti Ji-Hyun. Awalnya Ji-Hyun terganggu dengan kehadiran Sun-Jong yang berisik dan cerewet, tapi perlahan-lahan Sung-Jong memberikan warna baru dalam kehidupan Ji-Hyun.

Sung-Jong yang ceria seakan selalu punya hal-hal mengejutkan yang dilakukannya. Sung-Jong yang walaupun kaya tapi tetap rendah hati bahkan tidak sombong. Perlahan-lahan Sung-Jong masuk dalam kehidupan Ji-Hyun, mengenalkan sejuta warna lain dan membuat perasaan Ji-Hyun menghangat karena kehadirannya.

Hal ini tentu saja mengusik Sung-Yeol. Selama ini yang dia tahu, Ji-Hyun adalah sahabatnya dan Ji-Hyun selalu bergantung padanya. Kehadiran Sung-Jong tentu saja mengusik hubungan persahabatan Ji-Hyun dan Sung-Yeol.

Siapakah yang akan dipilih Ji-Hyun? Sung-Yeol yang selama ini menjadi sahabatnya atau Sung-Jong yang memberikan warna warni dalam hidupnya?

Membaca kisah Ji-Hyun, Sung-Yeol dan Sung-Jong ini sungguh menarik. Seperti sedang menonton drama korea, dimana ada 2 sahabat yang dekat kemudian ada sosok baru yang masuk di tengah-tengah persahabatan mereka.

Tapi, jangan bayangkan ini kisah tentang cinta segitiga. Bukan, hubungan mereka bertiga terlalu rumit untuk dijabarkan.

Jujur, sejak awal aku penasaran alasan kenapa Ji-Hyun lebih suka naik sepeda daripada kendaraan lain. Kenapa Ji-Hyun seakan menarik diri dari pergaulan. Bahkan dia tidak punya teman dan anti-sosial. Satu-satunya orang terdekatnya adalah Sung-Yeol.

Perlahan-lahan akhirnya aku jadi tahu apa sesungguhnya yang mendekatkan Sung-Yeol dan Ji-Hyun. Hingga kemudian saat Ji-Hyun dihadapkan akan 2 pilihan, aku juga deg-degan akan berakhir seperti apa.

Aku cukup kaget perkembangan hubungan ketiganya akan dibawa kesana, tetapi untungnya endingnya manis sekali :)

Kamu mencari sebuah kisah romansa yang ringan berlatar korea, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca :) 

Jangan lupa intip review di blog Deva dan besok di hari terakhir, akan ada review di Blog Dela dan tentunya ada Giveaway 1 (satu) novel Heartbeat untuk kamu yang beruntung. 


Jumat, 16 Juni 2017

[Blog Tour] Who Am I -------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Who Am I
Penulis : Rachmah Wahyu

Penerbit : Pustaka Kendra

Terbit : 2017

Yuna hanya koma selama beberapa hari, tapi rasanya

seperti dua tahun. Yuna kehilangan ingatannya selama

dua tahun terakhir.


Dia melupakan suaminya, Vian, dan malah jatuh cinta
kembali pada Zian, mantan pacarnya yang kini telah 
menjadi suami dari almarhumah keponakan suaminya,
Ulfa. Acara mengingap semalam di Kota Batu adalah
alasan tewasnya Ulfa, serta hilangnya ingatan Yuna.

Ketika Yuna tengah menggali ingatannya kembali, Vania,
sahabat Ulfa, menuduh Yuna bertanggungjawab atas 
kematian Ulfa. Benarkah Demikian? Apakah yang
sebenarnya terjadi?


-----------------------------
Who Am I mengisahkan kehidupan Yuna. Yuna baru saja sadar setelah koma beberapa hari. Sayangnya, Yuna sama sekali tidak mengenali suaminya, Vian. Dia malah merasa dia masih bersama Zian, kekasih sekaligus tunangannya. Bahkan dia sama sekali tidak mengenali Vian.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan bahwa Yuna mengalami amnesia parsial. Ingatan Yuna berhenti di 2 tahun terakhir. Jadi, di ingatannya sekarang Yuna masih bersama Zian dan dia masih mencintai pria itu.

Padahal mereka berdua sudah sama-sama punya kehidupan sendiri. Zian bahkan telah menikah dengan Ulva, keponakan Vian. Yuna sungguh kaget dengan kondisinya. Kenapa dia sama sekali tidak mengingat apa pun, apalagi dia bingung kenapa dia bisa menikah dengan Vian, seseorang yang jauh dari tipenya.

Melihat sosok Vian tentu saja membuat Yuna bingung, karena usia mereka terpaut cukup jauh. Sedangkan sejak dulu prinsip Yuna tidak mau berhubungan dengan pria yang usianya berbeda jauh. Dia hanya mau berhubungan dengan pria yang sepantaran atau diatasnya beberapa tahun saja. Jadi, bagaimana mungkin sekarang dia berubah dengan prinsipnya itu?

Hal ini tentu saja berat buat semuanya. Apalagi polisi terus menyelidiki misteri kematian Ulva dan kejadian yang membuat Yuna berakhir koma dan hilang ingatan.

Apa yang sesungguhnya terjadi?

Sekali lagi aku dibuat kagum dengan Rachmah Wahyu. Aku telah membaca 3 bukunya sebelumnya dan aku bisa mengatakan bahwa tulisannya kali ini lebih matang dan rapi dari segi penulisan. Hal ini juga dibuktikan dengan berhasilnya tulisan ini masuk dalam 20 Besar Kompetisi Penulis yang diadakan oleh sebuah Penerbit. Tentu saja ada hal-hal yang menarik yang membuat novel ini bisa masuk sebagai salah satu nominasi bukan?

Sejak awal aku sudah dihadapkan dengan kondisi amnesia Yuna. Bagaimana dia terbangun dan sama sekali tidak ingat apa pun. Hal yang diingatnya pun terbatas kejadian 2 (dua) tahun terakhir, semua terasa asing. Yuna tentu saja kebingungan, banyak pertanyaan yang berputar dalam benak dan pikirannya, terutama terkait hubungannya dengan Zian yang berakhir. Bahkan dia merasa mereka berdua saling mencintai, bahkan akan melangsungkan pernikahan tetapi kenapa tiba-tiba batal begitu saja. Bahkan tidak ada yang tahu kenapa mereka akhirnya berpisah.

Ketika Yuna ingin mengonfirmasi masalah hubungannya dengan Zian yang berakhir, entah kenapa Zian seakan membencinya dan berusaha menjaga jarak. Belum lagi masalah kematian Ulva yang juga menyeretnya sebagai salah satu tersangka.

Sebagai pembaca, aku dibuat penasaran mengenai apa yang sesungguhnya terjadi. Aku dibuat menebak-nebak siapa pembunuh Ulva dan ada motif apa di balik semuanya. Ketika aku merasa aku sudah menemukan jawabannya, aku dibuat meragukan kesimpulanku sendiri. Rachmah meramu kisahnya dengan menarik, membuatku begitu larut saat membacanya dan tidak ingin berhenti hingga menemukan jawabannya.

Rachmah berani mengambil unsur misteri dan detektif di setiap bukunya. Seperti dalam novel Who Am I, Rachmah kembali memadukan unsur misteri  dan romance, membuat kisah ini terasa pas dan menarik. Seru dan menegangkan, apalagi ada twist yang cukup mengejutkan di luar perkiraanku.


-----------------------GIVEAWAY TIME-------------------------



Aku punya 1 eks gratis novel Who Am I untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati dan @rachmah_wahyu share info GA ini dengan hastag #WhoAmI

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Giveaway ini tanpa pertanyaan, silahkan masukkan data dirimu berupa nama, dan akun twittermu di kolom komentar.

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 22 Juni 2017.


Semoga beruntung!!!!

[Blog Tour] My Husband -------------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : My Husband
Penulis : J Putri Anggura
Penerbit : Histeria
Tebal : 356 Halaman

Kisah seorang gadis bernama Ana Smith yang berjuang untuk mempertahankan pernikahannya yang semakin hari semakin rumit dan penuh dengan tanda tanya (?) juga perjuangannya untuk membuat suaminya jatuh cinta padanya.

------------------

Ana dan Edward, suaminya telah menjalani kehidupan pernikahan selama 1 (satu) tahun. Seharusnya sebagai pasangan suami istri, kehidupan mereka akan berjalan harmonis dan penuh kasih sayang.

Sayangnya, hal ini tidak berlaku bagi kehidupan pernikahan Ana dan Edward. Ana sangat mencintai suaminya, sedangkan sebaliknya tidak ada cinta dari suaminya. Segala cara dilakukan Ana untuk membuat suaminya jatuh cinta, tetapi hingga saat ini tidak sesuai yang diharapkan Ana.

Hingga akhirnya Ana tahu bahwa suaminya menyimpan sebuah rahasia. Suaminya, Edward mencintai wanita lain. Semua terasa sia-sia, perjuangannya 1 (satu) tahun ini menumbuhkan perasaan cinta suaminya kepadanya tidak menghasilkan apa-apa. Yang ada Edward semakin membencinya, karena membuat Edward tidak bisa bersatu dengan wanita yang dicintainya itu.

Tidak hanya itu, Ana akhirnya tahu siapa wanita yang dicintai suaminya. Wanita yang telah mengorbankan segala cintanya demi Ana. Ana pun berada di persimpangan, antara memilih mempertahankan pernikahannya atau menyerah saja? Apa yang akan dipilih Ana? Bagaimana akhir kisah pernikahan Ana dan Edward?

Ini pertama kalinya aku membaca karya J. Putri Anggura. Novel ini sebelumnya pernah diposting di salah satu situs kepenulisan secara online. Aku tidak pernah membaca versi online-nya, sehingga tidak bisa membandingkan dengan versi cetaknya.

Ide ceritanya sederhana tentang pernikahan tanpa cinta. Hal yang sudah umum diambil oleh penulis lainnya, tetapi Kak Putri mencoba menghadirkan unsur misteri dalam kehidupan pernikahan Ana dan Edward. Banyak sekali hal yang mengganjal dalam pernikahan mereka, hal-hal yang mengundang tanda tanya bagiku sehingga membuatku begitu penasaran membaca hingga akhir. 

Aku begitu penasaran bagaimana akhir kisah pernikahan mereka, akankah ada cinta yang hadir atau memang harus menyerah kalau pernikahan mereka hanya sampai disitu saja? 

Membaca kisah Ana dan Edward aku belajar bahwa kehidupan pernikahan itu selalu punya tantangan tersendiri. Entah itu dari dalam atau luar. Sekarang tinggal kita memilih mau berjuang untuk pernikahan atau memilih untuk menyerah dengan keadaan.


---------------GIVEAWAY TIME------------------


Aku punya 1 eks gratis My Husband untuk kamu yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.


3. Share info giveaway ini bisa berupa repost/upload banner yang aku posting di akun instagramku, sertakan hastag #GAMyHusband jangan lupa mention @rizkymirgawati @anakhebat_buku @jputrianggura dan @tourianpeekybook

4. Giveaway ini tanpa pertanyaan, silahkan isi data dirimu berupa nama, usia dan akun instagrammu

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 20 Juni 2017.

Semoga beruntung!!!!
Jumat, 26 Mei 2017

[Book Review] Mimpi Kecil Tita ---------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Mimpi Kecil Tita
Penulis : Desi Puspitasari
Penerbit : Republika
Tebal : 267 Halaman
Terbit : April 2017

”Tita enggak tega bayangin Simbah harus jalan kaki saat pergi ke surga.” Suara Tita bergetar. 

”Terus?”
”Terus... terus....” Tita kembali berpikir sementara waktu. ”Terus... yang Tita ingin lakukan sekarang cuma membuat Simbah bahagia saja. Titik.”

***

Di usianya yang masih sangat belia, Tita harus kehilangan bapaknya. Absennya sang pencari nafkah utama membuat sulit kehidupan Tita dan ibunya di Jakarta. Keluarga besar menyarankan agar keduanya pindah ke Kulon Progo, demi memupus kesepian dan memangkas biaya hidup. Mereka manut. Tapi ternyata kesulitan hidup tak berhenti sampai di situ. 

Rasa kehilangan yang teramat dalam telah tertanam dalam hati ibu Tita. Hingga akhirnya sang ibu meninggalkan Tita sendirian, hidup berdua hanya dengan Simbah Ti. 

Laiknya bocah perempuan yang beranjak dewasa, terkadang Tita menyusahkan Simbah dan membuat orang tuanya itu terkena omelan para tetangga. Tita sadar bahwa ia hanya menyusahkan Simbah Ti di usianya yang sudah sangat tua. Maka, untuk membahagiakan Simbah, Tita bermimpi dan berusaha sekuat tenaga untuk mengabulkan satu permohonan Simbah, meski itu harus mengorek kembali luka masa lalunya sendiri.

--------------------------
"Bagaimana rasanya tinggal di desa? Hidup bersama Simbah? Bila Jakarta saat ini bernuansa kesedihan, apakah Kulon Progo akan ganti memberi mereka kebahagiaan?" (Hal. 4)
Hidup Tita berubah seketika. Bapaknya, sang pencari nafkah ditemukan meninggal dunia di tempat kerja. Pekerjaan bapaknya sebagai buruh bangunan tentu saja penuh risiko. Akhirnya, Tita dan ibunya pun memutuskan untuk pulang kampung ke Kulon Progo ke tempat Simbah.

Tita yang selama ini lahir dan besar di Jakarta pun berharap dia bisa beradaptasi di kampung Simbah. Yang terpenting baginya, Tita masih punya ibunya. Namun, sejak kepergian Bapak, ibu Tita berubah. Ibu Tita sibuk dengan kesedihannya. Tidak ada lagi kehangatan dan pelukan hangat untuk Tita. Ibu Tita terlalu larut dengan kesedihannya akan kehilangan Bapak, sehingga membuat dia lama kelamaan seperti orang depresi.

Kelakuan Ibu Tita pun semakin lama semakin mengkhawatirkan. Bahkan Ibu Tita sering ditemukan sedang memarahi anak-anak kampung yang dianggapnya mengganggu. Hal ini membuat Ibu Tita sering diolok-olok oleh anak-anak kampung sebagai 'Suminten', perempuan yang gila.

Tita tentu saja sedih melihat ibunya seperti itu. Tapi apa yang bisa diperbuat Tita? Tita hanyalah gadis kecil yang tidak mengerti dunia orang dewasa.

Belum lagi kesedihan akan kehilangan Bapak, suatu hari Tita pun harus dikejutkan dengan kepergian Ibunya. Ibunya meninggal dalam kesedihannya. Tita pun menjadi yatim piatu dan hanya punya Simbah saja.
"Kehidupan ini akan terus berjalan bagaimana pun keadaanmu. Kamu bersedih atau sedang merasa gembira, matahari tetap akan terbit dari timur dan tenggelam di barat. Segala sesuatunya sudah ditetapkan; menyenangkan atau tidak, baik atau buruk. Tugas manusia hanyalah menjalani hidup sebaik-baiknya." (Hal. 18)
Dimulailah kehidupan Tita selanjutnya. Walau dia dan Simbah hidup serba kekurangan, harus bekerja keras untuk mendapatkan uang untuk hidup dan biaya sekolah, tetapi Tita tetap bahagia. Sayangnya, di sekolah Tita sering mendapatkan perlakuan buruk oleh teman-temannya, terutama Daya yang selalu mengolok-oloknya. Guru-guru yang seharusnya menjadi panutan pun tak sanggup untuk menolongnya.

Puncaknya, ketika Tita sama sekali tidak bisa membayar uang kurban di sekolahnya, padahal uang itu dikumpulkan oleh Simbah dengan kerja keras. Uangnya hilang karena kecerobohan Tita. 

Tita seperti layaknya anak seusianya tak sanggup untuk mengatakan sejujurnya uangnya hilang, malah mengatakan sebaliknya tentang Bu Rusdi, gurunya yang tidak mencatat pembayaran Tita. Hal ini semua malah membuat Simbah makin diomeli oleh Bu Rusdi karena dianggap menuduhnya macam-macam. Tita pun menyesal karena telah membuat Simbah makin sedih saja.
"Tidak ada yang perlu disesali dalam hidup kita, Nduk. Baik atau buruk, lebih atau kurang, bahagia dan juga derita harus kita terima dengan lapang dada. Bersabar sambil terus tekun bekerja akan jauh lebih baik ketimbang hanya mengeluh tanpa bertindak apa-apa." (Hal.32)
Waktu pun berlalu, Tita pun semakin beranjak dewasa. Tetap saja Tita masih sering melakukan kesalahan yang membuat dia bahkan Simbah sering diomeli tetangga. Tetapi, bagi Tita itu semua tidak ada artinya asalkan Simbah bahagia. Suatu hari, Tita mendengar impian Simbah. Tita pun harus berusaha sekuat tenaga untuk mewujudkan impian Simbah, berhasil kah Tita?

Membaca Mimpi Kecil Tita ini sungguh mengaduk emosiku. Sulit rasanya membayangkan kehidupan Tita yang tidak mudah. Kehilangan demi kehilangan dalam hidupnya, cibiran dari lingkungan sekitarnya hingga hidup yang penuh perjuangan.

Di usianya yang relatif masih muda, Tita dituntut untuk bersikap dewasa, menerima takdir akan kehilangan kedua orang tuanya dan menerima nasib harus tinggal bersama Simbah saja. Ada kalanya Tita kangen dan mengingat kedua orang tuanya, tetapi dia berusaha tegar di hadapan Simbah karena tidak ingin membuat Simbah bersedih.

Ada banyak momen-momen mengharukan dalam novel ini, salah satunya saat Tita kehilangan uang yang seharusnya dibayar untuk cicilan kurban di sekolahnya. Karena kecerobohannya, dia malah kehilangan uang yang susah payah dikumpulkan Simbah. Tita yang terlalu takut melihat Simbahnya bersedih, sehingga nekat berbohong.

Tita tampil sebagai anak yang tegar dan pantang menyerah. Tita yang berusaha membahagiakan Simbah, membuatku terharu sekali. Apalagi saat-saat menjelang ending saat Tita dibantu Mas Doni, berusaha mewujudkan impian Simbah. Aku dibuat deg-degan loh sebuah impian kecil yang mungkin bagi sebagian orang terasa mudah, tetapi tidak bagi Tita dan keluarganya.

Membaca kisah Tita membuatku belajar banyak hal, terutama dari sosok Simbah yang bijaksana. Kamu akan menemukan banyak hal selama membaca kisah hidup Tita, tentang rasa syukur, sabar, ikhlas menerima takdir hingga pantang menyerah dalam mewujudkan impian. 

-------------------GIVEAWAY TIME-------------------


Aku punya 2 eks gratis Mimpi Kecil Tita untuk kamu yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow salah satu media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati @puspitadesi   dan @bukurepublika  share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #MimpiKecilTita

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, link share , kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Share yuk apa impianmu yang saat ini pengen banget kamu raih?

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 1 Juni 2017.

Semoga beruntung!!!!

Kamu juga bisa mengikuti event Book Tour Mimpi Kecil Tita di akun-akun seperti di banner di bawah ini ya:


Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design