Rabu, 21 Januari 2015

[Book Review] The Best of Me

Judul Buku : The Best of Me
Penulis : Nicholas Spark
Penerbit : GPU
Tebal : 392 Halaman
Available @bukupedia
Siapa yang tidak mengenal Nicholas Spark, karya-karyanya selalu ditunggu dan bahkan sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan dicetak ulang berulang kali, dan bahkan telah diadaptasi dalam bentuk film.

Namun, jujur ini baru pertama kalinya saya membaca bukunya. Padahal saya sudah sering melihat buku-bukunya di display toko buku, namun saya belum tergerak untuk membelinya. Hingga ketika membaca sinopsis “The Best of Me” versi cetak ulang cover baru, saya pun tertarik untuk membeli dan langsung membacanya. Dan tidak membutuhkan waktu lama, hanya dalam beberapa jam saja saya pun berhasil menamatkan kisah yang sangat mengharu-biru ini.

Ini tentang kisah romansa cinta yang tak pernah padam antara Amanda Collier dan Dawson Cole. Mereka pernah jatuh cinta ketika remaja, jatuh cinta yang begitu dalam hingga segala kebersamaan terasa begitu sempurna. Hingga di satu titik, mereka harus menerima kenyataan, latar belakang Amanda dan Dawson yang begitu “berbeda” harus menjadi pemisah hubungan mereka. Ya, mereka menyerah dan memutuskan untuk berpisah.

Dan ketika 25 tahun kemudian, Amanda dan Dawson bertemu kembali dalam keadaan yang tentunya sudah berubah, terutama status hubungan. Dawson memang masih memutuskan untuk hidup melajang, berbeda halnya dengan Amanda yang telah menikah dan dikaruniai putra-putri.

Pertemuan kembali mereka memang dalam kondisi yang kurang menyenangkan. Dawson dan Amanda bertemu karena sahabat mereka, Tuck meninggal dunia dan menurut surat wasiatnya Dawson dan Amanda lah orang-orang terdekatnya. Pertemuan ini tentunya membuka kembali kepingan demi kepingan masa lalu dan menumbuhkan perasaan yang “seharusnya” terlarang untuk dimiliki, mengingat Amanda berstatus istri orang.

Sepanjang akhir pekan yang mereka lewati bersama, membuka kembali setiap kepingan kenangan masa lalu yang menyakitkan, tentang perpisahan mereka, juga tentang kebenaran atas pilihan yang mereka ambil.

Bagaimanakah Amanda dan Dawson menghadapi semua ini? Akankah cinta pertama yang pernah hadir diantara keduanya mampu menyatukan kembali mereka? Jawabannya, bisa kamu temukan dalam kisah “The Best of Me” ini.

Membaca novel ini saya sungguh terhanyut dengan jalinan cerita yang ditulis oleh Nicholas Spark. Cerita yang sebenarnya sungguh sederhana, namun sungguh menggugah hati. Interaksi dan chemistry Amanda dan Dawson begitu dalam, hingga seakan-akan diajak menemani mereka “mengenang kembali kisah cinta pertama mereka”. Dan ketika mencapai ending, saya jadi ingin teriak “kenapa harus seperti ini?”. Ah, tapi mungkin inilah yang terbaik untuk semuanya. Benar-benar novel romance yang “recommend banget”, terutama bagi siapa saja yang menyukai genre romance, tidak akan menyesal membaca karya ini.

4 bintang kusematkan untuk kisah Amanda dan Dawson ini. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design