Jumat, 02 Januari 2015

[Book Review] Cinta Masa Lalu

Judul Buku : Cinta Masa Lalu
Penulis : Nima Mumtaz
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal : 312 halaman
Viona, gadis SMA, 18 tahun, sedang merajut mimpi-mimpi indah untuk melanjutkan kuliah di universitas yang diinginkan, tapi 1 hari telah mengubah dunianya... Tidak ada lagi kebahagiaan, impian, semua hancur berkeping-keping, karena ulah seorang pria dewasa, David. Ya, Viona telah diperkosa oleh David, seorang pria yang terobsesi padanya dan masih berstatus kekasih sepupunya. Kejadian itu tidak hanya menghancurkan dirinya, tapi berdampak besar baginya, Viona harus menerima kenyataan bahwa dia telah mengandung anak dari David.

Kenyataan yang datang silih berganti benar-benar menghancurkan Viona, untunglah Viona punya keluarga yang sangat mendukungnya, papa, mama dan dua kakaknya yang selalu sayang padanya. Tapi itu tidak cukup, Viona sangat membenci David, pria yang telah memerkosanya. Apalagi karena kejadian itu, Viona dan keluarganya malah diasingkan oleh keluarga besarnya karena sepupunya, Ghea dan keluarganya tidak terima dan menganggap Viona telah merebut David dari Ghea.

Viona pun semakin terpuruk dan mencoba membunuh David, tapi rencananya gagal, malah akhirnya Viona sendiri yang mencoba bunuh diri. Tapi Viona dan bayi yang dikandungnya masih bisa diselamatkan. Melihat keadaan Viona, David pun ingin bertanggungjawab. Walau David hanyalah pria playboy dan menganggap wanita sebagai “teman yang bisa diajak tidur”saja, tapi penilaian terhadap Viona sungguh berbeda. Viona membuat hidup David berubah, David telah jatuh cinta kepada Viona dan bahkan ingin memilikinya sepenuhnya. Karena itu David yang merasa bersalah, mengajukan diri untuk menikahi Viona, yang jelas-jelas ditolak oleh Viona. Tapi akhirnya, Viona dan David pun menikah secara sederhana untuk melindungi status bayi yang dikandungnya dan dengan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi oleh David.

Waktu pun berlalu, 7 tahun kemudian, Viona pun kembali ke rumah orangtuanya, awalnya dia yang mau membuat kejutan malah dia yang terkejut akan kehadiran sosok gadis kecil, Daiva yang sangat mirip dengan pria yang sangat dibencinya. Ya, Daiva adalah putri kandungnya yang tidak pernah ditemuinya sejak dilahirkan. Dan lebih terkejut lagi Daiva bersama David. David yang sangat berbeda dengan 7 tahun lalu.

David berubah menjadi seorang ayah yang sangat mencintai putrinya dan melakukan hal-hal yang tidak pernah dibayangkan oleh Viona.

Membaca novel ini membuatku ketagihan, mengalir lancar, dengan menggunakan sudut pandang baik Viona dan David, sebagai pembaca aku bisa menyelami pikiran dan perasaan mereka. Dengan menggunakan alur flashback kita bisa mengetahui kejadian yang terjadi diantara mereka dan bagaimana mereka menjalani kehidupannya pasca peristiwa tersebut.

Sejak awal, aku benar-benar sangat membenci David, tapi perlahan-lahan aku malah salut dengan perubahannya, David yang telah bermetamorfosis menjadi pria dewasa dan bertanggungjawab. Tapi, tetap karakter favoritku di novel ini adalah Juna, kakak Viona yang sangat mencintai Viona, mereka bagaikan sahabat sejati dan saudara kembar karena perbedaan usia yang sangat dekat. Becandaan antara Viona dan Juna itu begitu fresh dan mengena dihati, hubungan kakak-beradik yang sangat dalam. Selain itu, sosok Daiva, yang lucu dan menggemaskan, membuatku terenyuh dengannya. Apalagi penulis menambahkan bonus di akhir tentang “perasaan Daiva”.

Sebagai novel debut, penulis mampu membuat cerita yang menarik dari ide yang sederhana, membuatku larut dalam cerita ini...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design