Sabtu, 31 Januari 2015

[Book Review] Everlasting

Judul Buku : Everlasting
Penulis : Ayu Gabriel
Penerbit : Stiletto Book
Tebal : 323 Halaman
Terbit : April 2014
Available @bukupedia
Kayla, 22 tahun, jatuh cinta kepada Aidan. Setiap kali Aidan yang punya bokong seksi itu lewat di depannya, Kayla langsung belingsatan. Namun, Kayla tidak tahu bagaimana caranya menunjukkan perasaannya karena Aidan adalah bos di kantornya—usianya lebih tua 11 tahun. Ia hanya bisa mengamati dari jauh secara diam-diam sambil mencatat semua hal tentang Aidan di sebuah buku rahasia.

Dengan bantuan Saphira, sahabat baiknya, Kayla mulai berusaha mendapatkan cinta Aidan. Kayla pun mengubah dirinya menjadi seperti perempuan impian Aidan—mengubah potongan rambutnya, menato tubuhnya, sampai mengubah selera musiknya.

Ketika Kayla sedang berusaha merebut hati bosnya itu, Dylan, cinta pertama Kayla, tiba-tiba muncul. Kayla sebenarnya sudah lupa siapa Dylan karena dia pernah bersumpah untuk tidak mengingatnya lagi semenjak Dylan dan keluarganya pindah dari Jakarta, 10 tahun lalu. Keinginannya terkabul. Ia tidak ingat sama sekali tentang Dylan atau cinta mereka. Dylan pun memutuskan untuk mendapatkan kembali cinta Kayla yang ia yakini masih bersemayam di hati gadis itu kalau saja ia bisa mengingatnya.

--------------------
"Aku rasa nggak perlu waktu selama itu untuk jatuh cinta. Aku jatuh cinta kepadanya bahkan sebelum aku menyadari kalau aku jatuh cinta. Aku selalu merasa ingin menghabiskan waktuku bersamanya. Aku merasa bahagia hanya dengan berada didekatnya, melihatnya, menyentuhnya atau sekedar mendengar suaranya. Keberadaannya membuat hidupku jadi lebih berharga. Aku bangun setiap hari dan siap menghadapi dunia karena aku tahu dia menjadi bagian didalamnya."
Ini pertama kalinya aku membaca karya penulis, tema yang diangkat memang biasa, tapi gaya bercerita penulis cukup menarik sehingga aku bisa menikmati novel ini. Tidak ada sesuatu yang baru dalam novel ini.

Dari membaca sinopsis saja, aku sudah bisa membayangkan adegan demi adegan yang akan disajikan oleh penulis. Dan juga bisa sedikit menerka ending yang coba ditawarkan. Dan sesuai dugaanku, happy ending...

Ini tentang kisah Kayla, yang jatuh cinta kepada atasannya Aidan. Jatuh cinta setengah mati yang bahkan cenderung terobsesi. Kayla sampai membuat buku catatan khusus tentang sosok Aidan, layaknya seorang "stalker". Dibantu sahabatnya, Pira akhirnya Kayla menemukan sosok idaman Aidan dan Kayla pun berusaha untuk merebut hati Aidan.

Usaha demi usaha dilakukan oleh Kayla untuk menarik perhatian Aidan, termasuk mengubah dirinya menjadi sosok wanita idaman Aidan. Mulai dari flirting biasa hingga yang paling extreme ikut membuat tato di tubuhnya. Akankah usahanya berhasil? Jawabannya, TIDAK...Kayla tidak berhasil mendapatkan Aidan, malah Kayla harus menelan kenyataan pahit Aidan akan bertunangan dengan sosok wanita lain...

Di lain sisi, ada sosok Dylan. Sahabat masa kecil Kayla, yang entah kenapa begitu asing dihati Kayla. Kayla seakan melupakan sosok Dylan dan semua tentang hubungan mereka. Dylan tak menyerah begitu saja, Dylan perlahan-lahan berusaha untuk membuat Kayla ingat kepadanya, sesuatu yang mungkin terasa mustahil. Dan sejak awal, Kayla seakan membuat benteng pertahanan untuk Dylan. Kayla seakan tak ingin terlalu dekat dengan sosok Dylan.

Bagaimana akhir kisah Kayla? Siapakah yang akan dipilihnya?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design