Minggu, 04 Januari 2015

[Book Review] Soulmate.com

Judul Buku : soulmate.com
Penulis : Jessica Huwae
Penerbit : GPU
Tebal : 240 Halaman
Cantik, cerdas, sophisticated, memiliki pekerjaan dan teman-teman yang menyenangkan. Di usianya yang ke-25, Nadya Samuella memiliki banyak hal yang sanggup membuat wanita mana saja iri. Kekurangannya hanya satu: cinta. Dengan embel-embel "plus-plus" yang dimilikinya, ternyata tidak mudah bagi Nadya untuk menemukan pria yang sungguh-sungguh mencintainya. Hidup seakan berkonspirasi mengantarnya pada deretan "pria-pria salah". Pacar yang dulu setia tiba-tiba mengkhianatinya, pacar tukang pukul, sampai deretan panjang kencan-satu-malam yang membuatnya lelah dan bosan. Sampai suatu hari dia bertemu Oka, pria sederhana yang ditemuinya lewat Internet.

Dalam sekejap hidup Nadya kembali sempurna. Namun sayang, Oka ternyata menyimpan rahasia yang bukan hanya mengguncang langit hidup Nadya, tapi juga memutarbalikkan semua keyakinannya akan cinta. Masih percayakah Nadya kalau soulmate itu ada? Atau dia harus mulai melepaskan mimpi-mimpi Cinderella masa remajanya?

-----------------------------
"Seharusnya orang yang elo cintai bisa membuat elo bebas merdeka mengekspresikan diri. Bukan dengan sembunyi-sembunyi. Saat elo susah, galau, gembira, bahagia, dia orang pertama yang harus hadir dalam hidup lo, bukan orang lain."
Novel pertama penulis yang kubaca, dan membaca versi cetak ulang dengan cover baru. Novel ini masih mengangkat tema yang sama dan familiar, yaitu "perselingkuhan", tapi gaya menulis yang ditawarkan berbeda, lincah dan mengalir lancar, dengan menggunakan format blog, YM dan sms, kita diajak mengenal karakter dan interaksi tokoh dengan lebih dalam. Aku cukup menikmati cerita ini dan tanpa terasa terus membaca hingga akhir.

Novel ini mengisahkan tentang Nadya, seorang editor yang sukses, cantik, menarik namun satu hal yang masih kurang dalam hidupnya "CINTA". Klise sebenarnya, dibalik semua yang dimilikinya, dia masih mencari belahan jiwa yang sesungguhnya. Pria terakhir yang bersamanya malah meninggalkannya demi wanita lain, kemudian pria-pria lain hadir dalam hidupnya tapi sama saja, tidak ada yang benar-benar bisa mengetuk hatinya karena yang datang malah pria yang "ringan tangan", penyuka "one night stand", anak mami hingga yang sangat polos dengan hubungan wanita-pria. Hal ini membuat Nadya mulai mempertanyakan tentang "apakah sesungguhnya soulmate itu ada?"

Nadya yang suka sekali mencurahkan isi hatinya melalui blog dengan akun "Bling-Bling", kemudian tak sengaja bertemu dengan sosok "The Hero" yang suka meninggalkan jejak di blognya. Berawal dari blog, mereka pun saling bertukar alamat YM dan interaksi pun berlanjut ke SMS, telpon hingga kopi darat. Jarak antara Jakarta dan Bali pun tidak menjadikan hambatan untuk persahabatan mereka yang berawal dari dunia maya, mereka malah merasakan kenyamanan satu sama lain, hingga suatu hari The Hero, yang akhirnya dikenalnya dengan nama "Oka" mulai mengisi relung hati Nadya dan tidak membutuhkan waktu lama mereka pun memutuskan untuk berpacaran.

Hidup Nadya pun berubah, bersama Oka dia merasakan cinta yang sesungguhnya, walaupun harus memendam rindu karena jarak yang membentang. Namun, kenyataan tak seindah khayalan, Oka ternyata punya rahasia yang tidak pernah diceritakannya kepada Nadya, karena alasan "takut kehilangan". Hidup Nadya pun berubah drastis setelah mengetahui bahwa Oka bukanlah pria yang selama ini dia pikirkan, Oka hanyalah pria beristri dan tanpa sadar Nadya telah menjadi "wanita kedua" dalam pernikahan Oka dan Sekar, istrinya.

Awalnya Nadya marah terhadap Oka, tapi rasa cintanya yang begitu besar terhadap Oka menjadikan dia memilih jalan lain, tetap mempertahankan hubungannya dengan Oka walaupun hanya menjadi "selingkuhan". Walaupun sahabat-sahabatnya menentang tapi Nadya tetap saja bersama Oka, padahal hati nuraninya berkata "Tidak" untuk sebuah affair. Bagaimana kisah Nadya dan Oka? Akankah Nadya menemukan "soulmate" yang selama ini dia cari?

Membaca novel ini membuatku ketagihan, ingin terus membaca dan membaca dan tahu-tahu sudah sampai di ending. Walaupun sejak awal sudah bisa menebak akhir ceritanya, tapi aku menikmati novel ini. Memang klise, tapi penulis mampu mengemas cerita ini dengan sentuhan yang berbeda dan punya warna tersendiri. Jadi kepengen mencoba membaca karya lain penulis ^^

"Perselingkuhan itu ibarat naik jet coaster. Seru-menegangkan-bikin senang-bikin ketagihan-bikin lo ketawa kegirangan. Tapi lo tahu, sesenang-senangnya elo di atas sana, ada saatnya lo harus turun dan berhenti. Kalau nggak, elo bakal mual dan sakit. What's the point of having fun if you're not having fun by the way?"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design