Sabtu, 10 Januari 2015

[Book Review] The Food of Love

Judul Buku : The Food of Love
Penulis : Anthony Capella
Penerbit : GPU
Tebal : 504 Halaman
Terbit : Maret 2008
Laura Patterson belajar sejarah seni di Roma. Ia memutuskan mulai sekarang hanya akan berkencan dengan pria yang pintar memasak.

Tommaso Massi, tampan dan jago merayu, mengatakan pada Laura bahwa ia chef di salah satu restoran terbaik di Italia. Padahal sebetulnya, ia hanya pelayan biasa.

Teman baiknya, Bruno. Dialah yang chef, yang kemudian dimintai bantuan. Namun ketika ia juga jatuh cinta pada Laura, masalah pun timbul….

--------------------
Novel ini sederhana tentang cinta segitiga, yang membuatnya menarik adalah novel ini memadukan cinta dengan makanan Italia. Ya, kisah cinta antara Laura-Tommaso-Bruno yang terikat satu sama lain karena kegilaan Tommaso, seorang playboy yang ingin mendapatkan hati Laura, seorang mahasiswi Amerika yang sedang belajar seni di Italia.

Tommaso yang hanya seorang pelayan, akhirnya mengaku sebagai “chef” hanya untuk memikat hati Laura, wanita yang sedang diincarnya. Disatu sisi, ada Bruno, sahabat Tommaso yang benar-benar sebagai seorang chef.

Bruno pun diajak Tommaso untuk membantunya meyakinkan Laura akan kesungguhan hati Tommaso. Tommaso yang tidak bisa memasak, akhirnya meminta bantuan Bruno untuk memasak makanan yang nantinya akan diakui oleh Tommaso sebagai hasil masakannya.

Tapi begitu kagetnya Bruno ketika mengetahui bahwa Laura yang sering dibicarakan oleh Tommaso adalah kebetulan wanita yang dicintainya sejak pertama kali bertemu. Bruno terlalu minder dan tidak percaya diri sehingga tidak pernah berani untuk mengajak berkenalan Laura, hal yang begitu berbeda dengan Tommaso.

Akhirnya Bruno membantu Tommaso dan seperti yang bisa diduga, Laura pun jatuh ke pelukan Tommaso. Bruno mulai berimajinasi layaknya Bruno yang sedang menghidangkan makanan untuk Laura, dan melalui makanannya itu dia menunjukkan “cintanya”.

"Kalau ingin seseorang jatuh cinta padamu, kau harus memasakkan untuknya sesuatu yang memperlihatkan bahwa kau mengenal jiwanya."
Hubungan mereka pun menjadi begitu rumit, hingga suatu hari semua rahasia itu terbongkar. Bagaimana akhir kisah Laura-Tommaso-Bruno?

Membaca novel ini membuat nagih, penulis mampu meramu kisah cinta segitiga ini dengan baik. Tidak terasa aku larut dengan kisah mereka. Aku dibuat benci setengah mati dengan Tommaso dan gregetan dengan Bruno yang terlalu tidak percaya diri hingga banyak melepaskan momen-momen penting. Penyuka novel romance, sayang untuk melewatkan novel ini.

Novel ini akan memanjakanmu juga dengan pengetahuan mengenai dunia kuliner Italia, jadi tahu segala jenis bumbu, cara masak dan bahkan hal-hal baru lainnya. Yang jelas membuatku kelaparan dan ingin segera makan.

WARNING!!!!
Novel ini hanya untuk pembaca dewasa 21++ karena memuat konten-konten dewasa disepanjang cerita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design