Kamis, 08 Januari 2015

[Book Review] Touche : Alchemist

Judul Buku : Touche : Alchemist
Penulis : Windhy Puspitadewi
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 224 halaman
Terbit : Maret 2014
Available @bukupedia
Hiro Morrison, anak genius keturunan Jepang-Amerika, tak sengaja berkenalan dengan Detektif Samuel Hudson dari Kepolisian New York dan putrinya, Karen, saat terjadi suatu kasus pembunuhan. Hiro yang memiliki kemampuan membaca identitas kimia dari benda apa pun yang disentuhnya akhirnya dikontrak untuk menjadi konsultan bagi Kepolisian New York.

Suatu ketika pengeboman berantai terjadi dan kemampuan Hiro dibutuhkan lebih dari sebelumnya. Pada saat yang sama, muncul seseorang yang tampaknya mengetahui kemampuannya. Kasus pengeboman dan perkenalannya dengan orang itu mengubah semuanya, hingga kehidupan Hiro menjadi tidak sama lagi.

----------------------------

Rasanya sudah lama sekali tidak membaca teenlit, dan aku sudah cukup antusias membaca novel ini sejak pertama kali membaca novel sebelumnya, Touche. Novel ini masih bercerita tentang kaum touche, kaum yang mempunyai kekuatan khusus hanya dengan menyentuh sesuatu dan bisa menyerap apa yang disentuh tersebut.

Kali ini, penulis mengajakku berkenalan dengan sosok Hiro Morrison, seorang keturunan Jepang-Amerika yang sangat GENIUS. Di usianya yang baru 18tahun, Hiro sudah menjadi mahasiswa S2 dan Hiro ternyata termasuk salah satu dari kaum TOUCHE. Hiro mempunyai kekuatan khusus melalui sentuhannya dapat mengetahui unsur-unsur kimia dari benda tersebut. Hal yang ternyata menakjubkan. Kemampuannya ini membawanya menjadi seseorang yang mempunyai analisis yang luar biasa mengagumkan, hingga suatu hari dia berkenalan dengan detektif Samuel Hudson.

Dan semuanya berubah, Hiro pun akhirnya dikontrak menjadi konsultan bagi kepolisian New York. Hiro menjadi tenaga ahli untuk memecahkan kasus-kasus kriminal bersama detektif Samuel Hudson. Hingga suatu hari peristiwa pengeboman berantai menguji kemampuannya, sejauh mana Hiro mampu memecahkan kasus pengeboman itu dan menemukan siapa dalangnya.

Ah, membaca novel ini begitu menyenangkan. Walau memang siapa pelaku pengeboman sudah bisa kutebak karena kalau kita benar-benar membacanya dengan jeli, penulis sudah menebarkan clue-clue di sepanjang cerita tetapi tetap saja penulis patut diacungin jempol untuk kisah yang menarik ini. Cuma memang aku masih merasakan kurangnya penulis mengeksplor sosok Yunus, yang katanya mengubah kehidupan Hiro, aku belum merasakan peran besarnya sama sekali.

Dan sebuah cerita tidak akan terasa lengkap tanpa kisah romansa, disini juga kita akan dihibur dengan hubungan tak terkatakan antara Hiro dan Karen, anak Samuel Hudson. Aku suka dengan endingnya, penutup yang manis untuk novel ini ^^

Novel ini benar-benar ringan, dan buat kamu yang penyuka kisah detektif, apa salahnya membaca salah satu karya penulis lokal ini.

Saat menutup halaman akhir, aku berharap penulis tidak akan berhenti disini. Aku berharap penulis akan menulis kisah kaum Touche yang lain karena ide penulis ini begitu menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design