Jumat, 20 Maret 2015

[Book Review] A Beautiful Mess

Judul : A Beautiful Mess
Penulis : Rosi L. Simamora
Penerbit : GPU
Tebal : 344 Halaman
Terbit : Februari 2015
Sebuah rahasia kelam memaksa Freya, gadis manja dan “high maintenance”, meminta bantuan ayahnya, lalu dengan terpaksa menerima nasib menyingkir ke pulau terpencil.

Di sana ia harus bekerja, sesuatu yang tidak pernah dilakukan Freya seumur hidupnya. Dan siapa lagi yang mengawasi Freya kalau bukan Lian, pria tampan yang sepertinya membenci Freya sejak awal?

Namun Lian juga menyimpan rahasia. Dan diam-diam, ia menyadari sesuatu telah tumbuh. Cintakah? Tidak. Tidak. Jangan cinta!

Dan benarkah Freya telah berhasil meninggalkan masa lalunya? Ataukah… hantu masa lalu yang kelam namun teramat memikat itu akhirnya mengejar Freya hingga ke ujung dunia, dan ia selamanya takkan pernah lepas darinya? Takluk kembali pada satu-satunya laki-laki yang membuatnya begitu hidup, dan sekaligus mati?

Kisah ini bercerita tentang cinta. Dan nafsu. Tentang jatuh. Dan bangkit. Tentang luka dan rasa takut. Dan bagaimana menaklukkannya.

-------------------------

"And in the end, we were all just humans,drunk on the idea that love, only love, could heal our brokenness."
Ini tentang kisah Freyanka Alyra, gadis manja dan kaya yang harus tinggal di sebuah pulau terpencil karena ada rahasia kelam di masa lalunya. Freya berusaha untuk kabur sejauh-jauhnya dari "hantu masa lalu"nya dan menerima tantangan ayahnya untuk bekerja.

Freya kemudian bertemu dengan sosok Lian, sepupunya yang bertugas mengurus resort di pulau itu, juga bisnis patung ayahnya. Tetapi kedatangan Freya ke pulau itu bukan untuk bersenang-senang layaknya turis, tetapi dia harus bekerja itu membayar utang yang sudah dilunasi ayahnya. Utang yang membuat dia harus meminta bantuan ayahnya untuk pergi sejauh-jauhnya yang dia biasa.

Awalnya Freya datang dengan kondisi hati dan pikiran yang tidak baik, terutama kebencian kepada ayahnya. Ayah yang entah kenapa selalu berdiri berseberangan dengannya. Apalagi ayahnya benar-benar keras menyuruh Lian untuk mengawasinya di pulau itu.

Entah kenapa sejak awal Lian seakan tidak suka padanya. Lian begitu dingin, ternyata Lian pun memendam rahasia di masa lalu, yang ternyata berhubungan dengan Freya. Ya, Lian tidak pernah lupa dengan sosok Freya. Lian mengenal Freya sejak kecil, dulunya bagi Lian Freya adalah sosok penyelamatnya tetapi hal itu berubah ketika mereka dewasa.

Perlahan-lahan hubungan mereka pun mulai mencair. Freya pun mulai berubah dan bermetamorfosis menjadi wanita yang jauh lebih baik. Apalagi melihat begitu banyaknya orang yang sangat bergantung dengan bisnis patung ayahnya. Melihat sisi kemiskinan langsung didepan matanya, hal yang mungkin tidak pernah Freya bayangkan sebelumnya.

Kedekatannya dengan Bapa Andros, chef di resort Lian, membuka dirinya. Frey pun mulai belajar untuk mengalahkan rasa takut, terutama "hantu masa lalu"nya yang sering menghampiri.

Namun, ketika hantu masa lalu itu datang kembali, bagaimana hidup Freya bergulir?

Diceritakan dari sudut pandang Freya, kita diajak menyelami hati dan pikiran Freya. Bagaimana dia belajar banyak hal, mulai cinta, keluarga, nafsu hingga mengalahkan rasa takut dan berdamai dengan dirinya sendiri.

"Tidak ada pengkhianatan yang lebih buruk daripada pengkhianatan terhadap diri sendiri."
Sebagai pembaca, aku cukup menikmati kisah ini. Walau emang awalnya aku agak bosan, tapi perlahan-lahan novel ini membuatku terus membaca lagi dan lagi. Bagian yang paling kusuka adalah dongeng tentang BIS.

Sayangnya, penulis tidak terlalu mengeksplor jauh mengenai setting dari pulau terpencil ini. Tetapi lebih mengeksplor ke kondisi masyarakatnya yang masih "serba kekurangan". Disinilah, aku benar-benar bersyukur bisa hidup cukup seperti ini. Aku bisa belajar banyak dari sosok Freya, perubahannya dari gadis kaya dan manja menjadi seseorang yang bisa berguna untuk orang lain. Belajar untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki, karena masih banyak diluar sana yang tidak merasakan hal yang sama seperti kita.

Jangan kaget kalau dalam novel ini, kamu bisa menemukan ada yang namanya "suara ego" dan "suara libido" yang bermunculan disepanjang cerita yang mendukung peperangan batin dari Freya menyikapi permasalahan hidup yang menderanya.

Overall, A Beautiful Mess cukup mengalir dan bisa menjadi temanmu untuk lebih menyelami hidup dengan penuh rasa syukur. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design