Senin, 30 Maret 2015

[Book Review] Sweet Melody

Judul Buku : Sweet Melody
Penulis : Baek Miyo
Penerbit : Haru
Tebal : 336 Halaman
Terbit : Juli 2013
Available @bukupedia
“Musik adalah kebebasan menuju dunia yang tidak diketahui.”

Hwan kabur dari rumah.

Selama berbulan-bulan, ia merasakan pahitnya kehidupan di jalanan, termasuk dikejar oleh kumpulan preman. Saat sedang bersembunyi di sebuah gereja, Hwan bertemu dengan empat pemuda tampan yang sedang berlatih musik. Mereka membantunya lepas dari kejaran para preman itu.

Hwan mengira ia cukup mengucapkan terima kasih pada mereka. Namun tiba-tiba, para pemuda itu mengajaknya bergabung dengan band mereka.

“Namamu bagus. Kau tahu apa yang terjadi kalau kita memilih anggota yang namanya bagus? Saat memperkenalkan diri dengan nama yang keren, penonton pasti akan bersorak-sorai!”

Alasan apa pula itu?!

Ketika akhirnya Hwan setuju untuk bergabung, keempat pemuda itu berteriak gembira, “Waah! Sekarang terbentuklah band beranggotakan lima pria!”

Mendengar seruan gembira itu, Hwan berpikir, Tunggu. Aku... aku kan perempuan!

-------------------------
"Musik adalah kebebasan menuju dunia yang tidak diketahui."
Sweet Melody merupakan buku pertama dari Dwilogi Sweet Melody oleh Baek Miyo.Aku cukup menikmati kisah ini, sejak pertama kali membaca sinopsis pada cover belakang novel ini, aku sudah bisa sedikit merangkai kisah ini.

Walau memang sebenarnya kisah novel ini membuatku dejavu dan teringat salah satu drama korea yang kutonton yang mengangkat tema cerita serupa, tentang seseorang yang "dikira" pria dan akhirnya jatuh cinta dengan rekannya sendiri ^^

Novel ini ringan dan klise, menceritakan tentang kisah Lee Hwan yang kabur dari rumah yang akhirnya berpindah-pindah tempat tinggal dan akhirnya menetap di sebuah motel. Postur tubuhnya yang lebih mirip pria membuatnya selalu dipikir sebagai seorang pria. Hingga hari itu, saat Hwan dikejar oleh sejumlah preman dan memilih bersembunyi di sebuah gereja, Hwan bertemu dengan 4 lelaki. Merekalah yang menyelamatkan Hwan, malah akhirnya mengajak Hwan bergabung dalam grup musik mereka menjadi anggota yang ke-lima, sayangnya Hwan sama sekali tidak tertarik. Namun, berkat desakan dari Chang Ryong, Hwan pun memutuskan untuk ikut bergabung dalam grup musik, yang mereka namakan "Sweet Melody". Sweet Melody beranggotakan dirinya, Chang Ryong, Ju Ho, si kembar Jin Woo dan Yin Seong, dan Hyeen Joo, seorang pianis genius yang melengkapi grup mereka.

Sebagai pembuktian diri Hwan kepada orang tuanya, Hwan pun bersama-sama dengan Sweet Melody berjuang untuk masuk ke Baekjaego. Mereka semua punya mimpi yang sama dan sayangnya untuk masuk ke Baekjaego tidaklah mudah. Mereka harus memenuhi tantangan terlebih dahulu, harus bisa memenangkan minimal medali emas di ajang "Green Music Festival".

Perjuangan mereka tidak mudah, karena banyak grup musik yang sama talentanya yang juga punya keinginan yang sama. Ditambah kesalahpahaman mengenai status Hwan makin memperumit hubungan diantara keduanya. Hwan menjadi bingung untuk menjelaskan perihal dirinya sesungguhnya. Apalagi, tanpa disadari Chang Ryong malah jatuh cinta kepada Hwan (yang dia kira seorang pria) dan bukan hanya Chang Ryong saja yang merasakan. Mereka seakan tidak bisa menolak daya tarik Hwan yang begitu besar.

Padahal Chang Ryong sudah memiliki tunangan Mi Rae, wanita yang sangat cantik tapi entah kenapa pesona Lee Hwan membuatnya susah untuk menghindar.

Aku cukup menikmati saat membaca terjemahan novel ini walau memang ada beberapa yang aku rasa sedikit kaku, tetapi aku bisa melahap novel ini hanya sekali duduk saja, sayangnya aku harus sedikit bersabar untuk mengetahui akhir cerita ini, karena harus terlebih dahulu melanjutkan ke sekuelnya, Sweet Melody 2.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design