Sabtu, 18 April 2015

[Book Review] Good Memories

Judul Buku : Good Memories
Penulis : Lia Indra Andriana
Penerbit : Haru
Tebal : 336 Halaman
Terbit : September 2013
Available @bukupedia
"Tiga bulan lagi, di waktu dan tempat yang sama, aku akan mengevaluasi apakah kau layak diberi tambahan kupon pertemanan."

Saat banyak orang berharap bisa kuliah di luar negeri, Maya malah rela melakukan apa pun agar bisa meninggalkan Kwanghan University dan kembali bersama kekasihnya, Alva, di Indonesia. Sayangnya semua tidak semudah itu.

Seakan hidupnya sekarang belum cukup rumit, Maya harus menghadapi Luc, teman sekelasnya, seorang pria berkebangsaan Prancis yang terang-terangan menyatakan suka kepadanya.

Luc bahkan tidak keberatan hanya menjadi teman Maya setelah mendapatkan kupon Friendvitation buatan gadis itu.

Ketika kupon Friendvitation yang Maya berikan kepada Luc telah expired, akankah Maya memperpanjang masa berlaku kuponnya? ataukah Maya akhirnya akan kembali kepada Alva dan melupakan semua yang terjadi di Korea?

"Inikah cinta? Membuatmu rela melakukan tindakan bodoh yang tak masuk akal?

--------------------

Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya penulis dan aku lumayan terhibur dengan cerita ini, walau memang aku bukanlah pecinta novel bertema korea, tapi novel ini cukup ringan dan menarik untuk dibaca.

Novel ini berkisah tentang kehidupan Maya dan kehidupannya sebagai mahasiswa asing asal Indonesia yang belajar di Korea, suka dukanya sebagai mahasiswa asing. Maya awalnya ingin segera pulang ke Indonesia, hasil ujian kemampuan bahasanya tidak memuaskan sehingga dia harus tetap dilevel dua, tidak bisa naik ke level berikutnya.

Dan di level dua lah hidupnya berubah, pertemuannya dengan teman-teman sekelasnya membawa perubahan yang cukup berarti baginya. Maya bukanlah seorang yang pemalas, sehingga membuat dia harus mengulang level yang sama, tapi karena dia sedang sakit akhirnya nilainya pun tidak bisa maksimal. Di level dua, Maya bertemu dengan teman-teman baru dan salah satunya adalah Luc, mahasiswa asal Perancis yang pada akhirnya menjadi temannya.

Kenyataan bahwa nilai Maya buruk dan harus tetap mengulang level dua, membuat angan Maya melayang jauh, ya dia sangat berharap ayahnya akan segera menyuruhnya pulang dan dia dapat segera bertemu dengan kekasihnya, Alva. Tapi harapan tinggallah harapan, ayah Maya malah memblokir semua kartu kredit Maya dan hanya memberikan uang saku bulanan saja.

Hal ini membuat Maya harus memutar otak bagaimana caranya mengumpulkan uang agar bisa balik ke Indonesia, karena disatu sisi kekasihnya Alva tidak ingin LDR dan ingin Maya segera kembali. Maya akhirnya berusaha untuk mencari pekerjaan part-time dan itu tidaklah mudah karena dia hanyalah mahasiswa asing dan kemampuan berbahasa koreanya pun masih standar saja.

Dengan ide dari adiknya Rani, Maya pun bertekad untuk membuat "good memories project" selama perkuliahannya. Berbekal kamera polaroidnya dia ingin mengukir kenangan bersama temannya. Dengan tugas yang diberikan oleg gurunya, Maya pun membuat Friendvitation walau memang kedengarannya aneh dimata teman dan gurunya, karena semua teman sekelasnya otomatis adalah temannya ^^

Ternyata hanya Luc, cowok Perancis yang mengambil kupon Friendvitation tersebut dan dimulailah kisah pertemanan mereka. Maya dan Luc pun semakin dekat, dan kedekatan mereka membuat Luc menyukai Maya. Tapi Maya seakan menutup hatinya dari pria manapun, pernyataan cinta Luc pun hanya dianggap biasa saja dan terkesan menghindar, di pikiran Maya hanya ada Alva...Alva dan Alva kekasihnya di Indonesia dan bagaimana caranya dia bisa pulang.

Kesabaran Luc ternyata benar-benar teruji, walau dia tahu Maya sudah punya kekasih, tapi dia tetap berusaha merebut hati Maya. Apalagi sejak dia tahu bahwa Alva, bukanlah pria yang pantas untuk Maya, dengan sikapnya yang tidak pernah menghargai Maya.

Bagaimanakah akhir kisah Maya? Akankah Maya pulang ke Indonesia demi Alva? Bagaimana hubungan Maya dengan Luc?

Yuk dibaca novel yang ringan dan mengalir ini, terutama buat penyuka novel bertema korea dan ingin suatu hari nanti belajar di Korea, lumayan bisa menambah referensi tentang sistem pembelajaran disana =)

"Togetherness is a very important ingredient of friendship. By that you can create good memories"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design