Senin, 13 April 2015

[Book Review] Then I Hate You So

Judul Buku : Then, I Hate You So
Penulis : Andry Setiawan
Penerbit : Haru
Tebal : 320 Halaman
Terbit : Maret 2012
Available @bukupedia
"Suatu malam aku menyadari bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu.
Saat aku menyadari hal itu, kau tiba-tiba menghilang"

Semua berawal dari bencana tsunami yang mengguncang Jepang.

Itoyama Luca, mengira dia sudah memiliki segalanya. Kepintaran, karir yang sukses, dan bahkan tampang yang keren. Tapi semuanya seolah tidak berarti setelah bencana itu. Kekacauan di Jepang membuat sebuah perasaan yang sempat menghilang muncul kembali. Dan takdir menuntunnya menyelesaikan perasaan anehnya itu.

Han Naran, model cantik yang wajahnya menghiasi papan iklan Korea itu berhasil menyembunyikan isi hatinya selama tujuh tahun. Bencana alam di Jepang membuat perasaannya itu bangkit kembali dan malah semakin menggebu.

------------------

Sebagai novel debut, novel ini cukup menarik, bersetting korea dan jepang dan bertemakan cinta yang berlatar dendam masa lalu.

Novel ini tentang Luca Itoyama dan Han Naran. Gempa yang disusul dengan tsunami di Jepang, kembali membuka kisah masa lalu, membawa ingatan akan sosok keduanya 7 tahun lalu di bangku SMA. Mempertanyakan tentang kisah diantara keduanya yang belum selesai, tanpa penjelasan, dan membuka luka yang sudah lama ingin dilupakan Han Naran.

Takdir akhirnya mempertemukan mereka kembali. Namun, Luca tak pernah tahu sosok Han Naran yang dikenalnya dan akhirnya menjadi kekasihnya adalah Isobe Nana, mantan pacarnya di masa lalu, yang meninggalkannya tanpa pesan dan penjelasan. Luca tak pernah tahu Isobe Nana yang telah mengubah identitasnya menjadi seorang model cantik, Han Naran sedang menjebaknya. Han Naran membawa dendam kepada Luca, atas peristiwa menyakitkan diantara keduanya, yang ternyata mengubur semua impian dan cita-citanya menjadi seorang pelukis, yang notabene sangat ditentang orang tuanya. Bagaimana akhir cerita ini?

Novel ini sebenarnya mudah ditebak, tapi penulis mampu membuat alur yang tidak membosankan, membuat kita larut dalam cerita ini. Perkembangan hubungan diantara Luca dan Naran pun mengalir, permainan emosi dan karakternya pun kuat ^^

Dan aku suka part surat Luca untuk Naran, it's so touchy =) Dan ya ampun, dibalik semua sikap Luca yang terkesan keras, ada cinta luar biasa selalu untuk Naran ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design