Rabu, 22 April 2015

[Book Review] Pay It Forward

Judul Buku : Pay It Forward
Penulis : Emma Grace
Penerbit : GPU
Tebal : 256 Halaman
Terbit : April 2015
Tedjas
Astaga, gadis itu sudah gila. Pasti! Gue nggak pernah berminat untuk komentar di status orang di Facebook, apalagi ikut-ikutan dalam permainan apa pun. Tapi, gadis itu bilang apa tadi? Pay It Forward? Cih, permainan apa itu?

Gitta
Aku nggak pernah mengira bisa membenci seorang pria, seperti aku membenci Tedjas. Sejak pertama bertemu, dia selalu bersikap menyebalkan. Seakan belum cukup, dia juga menghinaku habis-habisan di depan banyak orang. Semakin jauh jarak terbentang di antara kami, itu semakin baik! Itu yang Tedjas dan Gitta pikirkan. Tapi ketika rasa cinta menggedor semakin kuat, sanggupkah mereka berdua tetap berpura-pura bahwa kedekatan itu tak pernah nyata?

-------------------

"Secara umum, Pay It Forward berarti kebaikan yang kau terima dan kau berikan pada orang lain, alih-alih mengembalikan perbuatan baik tersebut pada si pemberi."

Berawal dari sebuah status di Facebook oleh Yunike, yang memainkan permainan "Pay It Forward" dimana Yunike akan menantang 3 orang yang memberikan komentar pertama distatusnya itu dengan cukup "I'm In" dan 3 orang tersebut harus membuat status yang sama lagi seterusnya. 3 orang tersebut akan mendapatkan kado khusus dari Yunike dan tentunya mereka pun harus memberikan kado lagi ke orang yang mengomentari status mereka.

Secara impulsif, Gitta pun ikut ambil bagian dari permainan Yunike itu. Namun, betapa kagetnya Gitta ketika dia membuat status yang sama, orang pertama yang mengomentari adalah Tedjas, teman sekampusnya yang terkenal itu. Tedjas yang terkenal satu angkatan Gitta karena dulu pernah hampir menggagalkan ospek kelompok mereka dan terancam harus mengulang kembali ospek.

Namun, anehnya Tedjas sama sekali tidak merespon Gitta, seperti dulu saat ospek. Tedjas seakan-akan tidak tahu dengan ide "Pay It Forward" itu. Gitta pun mencoba mendekati Tedjas, akhirnya membuat mereka pun jadi mengenal cukup dekat. Berkat kedekatan mereka, Gitta pun akhirnya tahu mengenai sosok Tedjas sesungguhnya. Apa yang selama ini disembunyikan oleh Tedjas.

Disamping itu, Gitta pun harus mengalami sedikit konflik dengan papanya yang sangat protektif terhadapnya. Ternyata ada rahasia besar didalamnya dan lagi-lagi Tedjas lah orang yang membantunya menghadapi permasalahannya dengan papanya.

Aku cukup menikmati kisah ini. Premisnya menarik. Tidak hanya membicarakan mengenai kisah Gitta dan Tedjas saja dan permainan "Pay It Forward" tetapi lebih dari itu ada masalah keluarga yang juga ikut dibahas dalam masalah ini. Aku malah lebih merasakan chemistry antara Gitta dan papanya dan aku bisa merasakan kasih sayang yang begitu besar dari papa Gitta walau sosoknya memang cenderung sangat protektif. Setelah mengetahui alasannya pun akhirnya aku bisa mengerti dan memakluminya.

Overall, sebagai debut penulis aku cukup menikmati kisah ini^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design