Kamis, 28 Mei 2015

[Blog Tour Marry Now, Sorry Later] Book Review

Judul Buku : MARRY NOW, SORRY LATER
Penulis : CHRISTIAN SIMAMORA
Tebal : x + 438 Halaman
Terbit : Mei 2015
Genre : Contemporary Romance
Kategori : Dewasa
Available @bukupedia

Tagline:

LEBIH BAIK MENCINTAI YANG TAK BISA KAU MILIKI DARIPADA MEMILIKI SESEORANG YANG TAK BISA BALAS MENCINTAI.

Blurb:


"BERSEDIAKAH SAUDARA MENGASIHI
DAN MENGHORMATI ISTRI SAUDARA SEPANJANG HIDUP?"
Sejak awal Jao Lee sudah tahu, Reina tak mencintainya. Namun, menikah dengan putri satu-satunya direktur Hardiansyah Electronics itu memberi ilusi cukup bahwa Jao memilikinya. Salah besar. Reina justru melakukan sesuatu yang tak pernah Jao duga selama ini: kabur sebelum acara resepsi dimulai.
"ADAKAH SAUDARI MERESMIKAN PERKAWINAN INI
SUNGGUH DENGAN IKHLAS HATI?"
Setelah enam bulan bersembunyi, akhirnya Jao berhasil menemukan Reina. Seperti dugaannya, suaminya itu memaksanya pulang bersama ke Jakarta. Memangnya apa yang dia harapkan? Semacam membuka lembaran baru dan hidup bersama sebagai suami-istri sungguhan
"SAYA BERJANJI SETIA KEPADANYA DALAM UNTUNG DAN MALANG,
DAN SAYA MAU MENCINTAI DAN MENGHORMATINYA
SEUMUR HIDUP."
Ini cerita cinta tentang dua orang yang tak saling cinta, tapi bertahan untuk tetap bersama. Sampai kapan mereka akan terus berusaha? Perlukah mereka jatuh cinta dulu supaya bisa bahagia?

Selamat jatuh cinta,

                                                      CHRISTIAN SIMAMORA






-----------------------------------

Wow, aku suka banget buku ini dan rasanya ini JBoyFriend paling favorit dari seluruh JBoyFriend yang pernah kubaca. Memang bukan tanpa alasan mengapa aku suka banget buku ini, selain memang tema pernikahan itu merupakan tema favoritku, karakter dan ceritanya juga benar-benar menghanyutkan banget buat gak bisa berhenti baca.
Love is a two-way thing. Lo nggak bisa bikin dia jatuh cinta sama lo kalau lo-nya menolak untuk jatuh cinta sama dia."
"Marry Now, Sorry Later" ini buku JBoyFriend ke-8, mengisahkan mengenai kisah Jao Lee dan Reina yang menikah karena keadaan, bukan karena cinta. Reina terpaksa harus menerima tawaran Jao Lee untuk menikah karena perusahaan ayahnya, Hardiansyah Electronics terancam bangkrut. Awalnya Reina hanya minta kelonggaran waktu pembayaran, sayangnya Jao tidak peduli. Buat Jao utang tetaplah utang, tidak mau tahu bagaimana caranya harus dibayar tepat waktu.

Jao pun awalnya iseng menawarkan kepada Reina untuk tidur dengannya, kalau ingin ditunda pembayaran utangnya. Tetapi tentu saja jelas-jelas Reina menolak mentah-mentah. Tetapi Reina pun harus menyerah juga dan melakukan segala cara untuk menyelamatkan perusahaan ayahnya, termasuk untuk tidur dengan Jao.

Reina pun akhirnya berakhir tidur dengan Jao, tetapi karena itulah semua bermula. Jao menawarkan tawaran baru lainnya bagi Reina yang tentunya bisa membebaskan seluruh utang-utang perusahaan ayah Reina. Dan bisa kamu tebak sendiri, Jao sudah tertarik dengan Reina dan menginginkan Reina untuk menjadi istrinya...

"Pernikahan orangtua gue cukup jadi alasan bagi gue untuk menyimpulkan: yang gue butuhkan adalah relationship, bukan cinta."
Jao dan Reina pun menikah, tetapi bukan Reina namanya kalau begitu saja menyerah. Reina kabur saat resepsi pernikahannya dengan Jao akan diselenggarakan. Menghilang bak ditelan bumi selama 6 bulan, dan meninggalkan Jao terus mencarinya. Sampai akhirnya tanpa sengaja, Jao menemukan keberadaan Reina di Ubud, Bali. Dan Jao tidak menunggu waktu lama lagi, Jao menjemput Reina dan tentunya dengan terpaksa Reina harus pulang dengan Jao.

Reina dan Jao pun membuat kesepakatan baru, bahwa mereka akan melanjutkan pernikahan mereka selama 6 bulan ke depan dan akan mengakhirinya setelah 1 tahun pernikahan mereka.


Dimulailah kehidupan mereka yang awalnya bagaikan neraka bagi Reina tapi perlahan-lahan interaksi mereka mencair dan membuat mereka nyaman satu sama lain.

Bagaimana akhir kisah Reina dan Jao?


Ah, novel ini benar-benar membuatku tidak bisa berhenti membaca. Aku benar-benar merasakan chemistry yang begitu erat diantara Jao dan Reina yang perlahan-lahan tumbuh seiring berjalannya waktu. Walau awalnya pernikahan mereka karena keterpaksaan, bukan karena cinta tetapi siapa bilang cinta tidak bisa tumbuh dalam pernikahan?

Dan itulah yang dibuktikan oleh Jao maupun Reina. Sayangnya baik Jao dan Reina terlalu gengsi bahkan kadang-kadang berusaha menyangkal perasaan mereka, terutama Reina. Sampai ketika dia mulai merasakan Jao yang bermetamorfosis menjadi suami idaman itu pun Reina masih terus saja menyangkal perasaannya. Padahal jelas-jelas sekali Jao sudah melakukan banyak hal romantis untuknya. Sebagai pembaca saja, aku bisa merasakan sekali perasaan cinta Jao terhadap Reina yang besar sekali.

Cover yang menarik, berbeda dengan cover JBoyFriend lainnya, yang cocok sekali dengan ceritanya. Didukung dengan alur cerita, tema dan karakter yang pas, membuat "Marry Now, Sorry Later" menjadi novel contemporary romance yang sayang sekali untuk dilewatkan.


Walau memang masih akan kamu temukan istilah-istilah fashion dan brand-brand terkenal juga gaya bahasa bang Christian yang khas, tapi jangan takut tidak berlebihan, benar-benar mewarnai cerita Jao dan Reina.


Aku juga suka dengan ilustrasi di setiap bab dan tentunya "Word of The Day" nya yang benar-benar menggambarkan isi bab itu, membuatku benar-benar dibuat jatuh cinta dengan novel ini...


Overall, novel ini mengajarkanku bahwa cinta memang tidak bisa dipaksakan.

"Cinta itu nggak bisa dipaksakan, Jao. Hanya karena lo memilih untuk mencintainya, bukan berarti lo berhak mendikte orang itu supaya balas mencintai lo juga. Itu hak Reina sepenuhnya."
Dan ini diaaaaa, me and red lipstick:


Nah, selanjutnya masih akan ada postingan Giveaway "Marry Now, Sorry Later", stay tune all..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design