Minggu, 31 Mei 2015

[Book Review] Time After Time

Judul Buku : Time After Time
Penulis : Aditia Yudis
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 280 Halaman
Terbit : Maret 2015
Waktu bisa saja mengelabuimu. Mengambil yang kau inginkan. Menjauhkan yang kau impikan. Memberi yang tak pernah kau harapkan. Mendatangkan seseorang yang nyaris tak kau duga.

Lewat sebuah paket misterius, pintu masa lalu terbuka. Kau tiba-tiba saja diberi kesempatan menelusuri rahasia.

Akankah kau mengambil kesempatan yang mungkin hanya dalam dongeng belaka?

Lasja yang masih berkabung kehilangan sang Ayah memutuskan mengambil kesempatan itu. Ada kenangan indah yang ingin ia ulang. Ada rahasia yang ingin ia ketahui kebenarannya.

Namun, ternyata, ada kalanya, masa lalu memang seharusnya dibiarkan menjadi masa lalu.

Perjalananan waktu itu seharusnya tak pernah terjadi. Untuk apa jika itu hanya membuatnya kehilangan lagi?

Ketika kehilangan satu hal, berarti kau akan mendapatkan hal lain yang lebih berarti. Lasja pernah percaya akan hal itu. Tetapi, tidak hari ini, ketika tidak hanya cinta, masa lalu pun ternyata mengkhianatinya. Ia hanya ingin kembali, bagaimanapun caranya.

Akankah waktu mampu membawa gadis itu kembali, juga jatuh cinta sekali lagi?

--------------------------

Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Aditia Yudis, kali ini Kak Adit datang dengan novel barunya yang bertemakan "Time Travel". Ini tentang kisah Lasja Kirana. Sejak kematian ayahnya, Lasja kembali hidup sendiri saja di rumahnya. Namun, ketenangannya terusik, telepon misterius yang senantiasa hadir menjadi seperti teror untuknya. Apalagi telepon itu selalu menanyakan paket untuknya, sesuatu yang Lasja sendiri tidak mengerti.

Hingga kemudian, Lasja menemukan paket itu. Ternyata paket itu berisi sebuah kompas dan itu bukanlah kompas biasa. Kompas itu ternyata bisa membawanya ke masa lalu. Apalagi Lasja mulai meragukan ayahnya, apakah benar ayahnya menyimpan rahasia darinya? Hingga Lasja pun akhirnya menggunakan kompas itu dan Lasja pun terlempar ke masa kecilnya, saat Lasja masih hidup bersama ayah dan ibunya.

"Rasa penasaran bisa membunuhmu. Rasa penasaran bisa menjungkirbalikkan hidupmu dalam sesaat saja. Tapi, hidupmu tidak akan lengkap sampai rasa penasaranmu tuntas."
Lasja pun mulai mengurai masa lalu. Lasja pun memuaskan rasa ingin tahunya tentang ibunya, sesuatu yang seakan tabu untuk dibicarakan dengan ayahnya sejak kebakaran 25tahun lalu. Tetapi, Lasja dibuat terkejut dengan kenyataan yang hadir didepan matanya. Lasja berusaha untuk menghentikan semuanya dan mengubah takdir, tapi sanggupkah?

Lasja pun terjebak di masa lalu, kompasnya hilang. Akhirnya Lasja pun bertemu dengan Banyu dan kedekatan mereka malah menimbulkan rasa yang tidak biasa. Tetapi Lasja harus pulang ke rumahnya. Bagaimana akhir kisah Lasja?

Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, aku cukup menikmatinya. Mengambil setting di Surabaya, sebagai pembaca aku diajak untuk menemani Lasja mengurai masa lalunya dan memuaskan rasa penasarannya tentang sosok ibunya. Perjalanannya kembali ke masa lalu tidak hanya membuka kisah masa lalunya tentang keluarganya, tetapi juga meninggalkan sesuatu dan itu ternyata memberi efek di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design