Kamis, 08 September 2016

[Book Review] To All The Boys I've Loved Before

Judul Buku : To All The Boys I've Loved Before
Penulis : Jenny Han
Penerbit : Spring
Tebal : 382 Halaman
Terbit : April 2015
Available @bukupedia
Lara Jean menyimpan surat-surat cintanya di sebuah kotak topi pemberian ibunya.

Surat-surat itu bukan surat cinta yang ditujukan untuknya, tapi surat yang ia tulis. Ada satu surat untuk setiap cowok yang pernah ia cintai—totalnya ada lima pucuk surat. Setiap kali menulis, ia mencurahkan semua perasaannya. Ia menulis seolah-olah mereka tidak akan pernah membacanya karena surat itu memang hanya untuk dirinya sendiri. 

Sampai suatu hari, semua surat-surat rahasianya itu tanpa sengaja terkirimkan—entah oleh siapa.

Saat itu juga, kehidupan cinta Lara Jean yang awalnya biasa-biasa saja menjadi tak terkendali. Kekacauan itu melibatkan melibatkan semua cowok yang pernah ia tulis di surat cintanya—termasuk cinta pertamanya, pacar kakaknya, dan cowok terkeren di sekolah.

---------------------
"Apa kau tahu bagaimana rasanya sangat menyukai seseorang sampai perasaan itu tak tertahankan dan tahu kalau mereka tidak akan pernah merasakan hal yang sama? Mungkin tidak" - Lara Jean
Ini novel pertama Jenny Han sekaligus terbitan pertama Penerbit Spring yang kubaca. Ah, sejak membaca sinopsis dan cover buku ini aku sudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Rasanya tidak sabar ingin membeli dan membacanya hingga selesai, dan rasanya begitu menutup halaman buku ini rasa penasaranku cukup terpuaskan, walau jujur amat sangat gregetan dengan endingnya. 

Novel ini mengisahkan mengenai kehidupan Lara Jean. Lara Jean tinggal bersama kakaknya (Margot), adiknya (Kitty) dan ayahnya. Hubungan mereka begitu sangat terasa, mereka kakak beradik yang penuh kasih sayang. Keputusan Margot untuk melanjutkan pendidikannya jauh dari rumah, menuntut Lara Jean mengambil alih segala tugasnya selama ini. 

Margot pun ternyata memilih untuk putus dari Josh, kekasih sekaligus tetangga mereka. Margot tidak pernah tahu bahwa Lara Jean pernah menyukai Josh. Kepergian Margot mengubah kehidupan Lara Jean dan keluarganya. Lara Jean harus bisa menjalankan semua yang pernah dikerjakan oleh Margot dan itu tidak mudah.

Semuanya menjadi tidak terkendali ketika surat-surat cintanya, yang berisi perasaan sukanya kepada pria yang disukainya tiba-tiba menghilang. Ya, Lara Jean memilih untuk mengungkapkan perasaannya melalui media surat dan disimpannya di kotak topi pemberian mendiang ibunya. Dan lebih parahnya lagi, surat-surat itu ternyata dikirim kepada pria-pria yang ditulis dalam surat itu. Salah satu penerima surat adalah Josh, mantan kekasih Margot dan Lara tidak ingin Margot sampai tahu.

Akhirnya, Lara Jean harus mencari cara untuk membereskan semuanya, termasuk berpura-pura pacaran dengan Peter Kavinsky, salah satu pria yang juga menerima suratnya. Anehnya, Peter malah terkesan tidak menolak apalagi Peter baru saja putus dari Genevieve, Peter ingin membalas Gen. Bagaimana akhir kisah Lara Jean?
"Surat-surat cintaku itu bukan seperti surat cinta pada umumnya. Semua kutulis di saat aku tidak ingin mencintai mereka lagi. Semua kutulis sebagai salam perpisahan. Karena setelah menulisnya, aku tidak lagi dikuasai rasa cinta yang menghabiskan segalanya."- Lara Jean
Ah, awalnya memang aku cukup tersendat membaca novel ini. Tetapi perlahan-lahan aku bisa menikmatinya. Penulis mengenalkan perlahan-lahan kehidupan Lara Jean, hingga masuk ke permasalahan sesungguhnya. Novel ini benar-benar menyuguhkan tidak hanya kisah percintaan remaja saja, tetapi juga tentang persahabatan dan kekeluargaan yang sangat kental sekali.

Aku dibuat gregetan dengan Lara Jean, yang agak minder dengan dirinya termasuk kisah cintanya. Apalagi setelah dia berpacaran "pura-pura" dengan Peter. Ah, si Peter ini tipikal cowok yang tahu bahwa dirinya tampan, populer jadi kadang-kadang menyebalkan. Namun, aku bisa merasakan interaksi dan chemistry yang sangat kuat antara Lara Jean dan Peter, sayangnya lagi dan lagi aku harus gigit jari, karena kisah Lara Jean ini masih akan berlanjut...Ah, sungguh tidak sabar melanjutkan ke sekuelnya, P.S I Still Love You :)

Kalau kamu suka bacaan romance remaja yang ringan, manis dan buat perasaanmu nyaman, aku merekomendasikan buku ini. Selamat membaca!!!!!

7 komentar:

  1. Hana juga gregetan sama ending nya :D
    yeah seneng ada yang sepemikiran soal Lara Jean yang agak minder :D

    BalasHapus
  2. Iya Hana, ini jadi pengen cepat-cepat lanjutin buku keduanya nih :)

    BalasHapus
  3. waaah jadi inget mantan-mantan #eaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba, seru deh bacanya berasa ingat mantan ya :D

      Hapus
  4. Aku udah baca dua-duanya, dan suka sekali dengan interaksi dalam keluarga Lara Jean. Bagaimana mereka bergantung pada Margot dan berjuang bersama-sama. Sebagai anak yang tumbuh dengan saudara peremmpuan aku bisa merasakan bagaimana perasaan Lara Jean pada Margot.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya seru ya heni, ini pengen banget lanjutin buku keduanya, masih banyak PR bacaan yang harus direview terlebih dahulu :)

      Hapus
  5. Udah masuk daftar list buku yang dibeli, tapi kok belum kebeli juga Hahaha

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design