Rabu, 24 Juni 2015

[Book Review] Stay with Me Tonight

Judul Buku : Stay with Me Tonight
Penulis : Sofi Meloni
Penerbit : Elex Media
Tebal : 280 Halaman
Terbit : Juni 2015
Available @bukupedia
Mereka bilang hubungan di atas tempat tidur dan cinta itu dua yang berbeda. Katanya lagi hubungan intim bisa dilakukan dengan ataupun tanpa cinta.

Dengan cinta? Bullshits..!

Cinta itu hanya ada di cerita dongeng belaka, setidaknya itu yang kupercaya sampai aku bertemu dengannya...

Mungkin pertemuan kami diawali dengan cara yang salah dan mungkin juga pada dasarnya dua orang yang sama-sama terluka tidak seharusnya bersama.

Pada akhirnya kami harus mengakui kalau kami adalah dua orang yang salah untuk satu sama lain.

-Ayu-

--------------------------
Hidup bersamanya seperti bom waktu yang berhenti pada detik 00:01. Tidak ada yang tahu apakah mesin itu sudah berhenti sepenuhnya atau punya kemampuan untuk kembali bekerja dan meledak begitu saja.
Ini novel debut penulis yang membuatku begitu hanyut dengan ceritanya. Mengisahkan mengenai Ayu dan Benny, dua orang asing yang bertemu karena "kebutuhan". Awalnya hubungan mereka berdua tidaklah lebih dari "teman tidur" saja, menghabiskan malam berdua tanpa komitmen apa-apa.

Tapi perlahan-lahan mereka tidak bisa mencegah kenyamanan telah terbentuk diantara keduanya. Kenyamanan yang membuat mereka saling merindukan tetapi terlalu takut untuk mengungkapkannya.

"Sulit dipercaya bagaimana dua orang yang sama-sama terluka berusaha untuk saling menyembuhkan luka yang ada"
Awalnya nama pun mereka tidak tahu, tetapi perlahan-lahan benteng pertahanan itu pun runtuh sudah. Ayu menemukan kenyamanan di apartemen 1109, kenyamanan yang tidak pernah ditemukannya di rumahnya sendiri. Apalagi Ayu sudah bukan Ayu yang dulu lagi, sejak lahir sudah tidak diinginkan oleh ibu kandungnya sendiri, makin diperparah dengan kelakuan ayah tirinya yang menjualnya demi uang.

Ayu pun menjalani 2 kehidupan yang sungguh berbeda, di siang hari bekerja di sebuah Bakery, sedangkan malamnya Ayu menghabiskan malamnya dengan menemani tidur Benny. Namun, tak disangkanya, hubungan mereka malah berakhir dengan "CINTA", sesuatu yang mungkin paling terakhir diinginkan oleh keduanya, terutama Benny.

Benny yang patah hati dan tidak lagi percaya dengan pernikahan. Karena Yuana, tunangannya memutuskan untuk pergi meninggalkannya demi karirnya. Benny pun menggunakan Ayu untuk menunjukkan kepada Yuana bahwa dia sudah tidak mempunyai perasaan apa-apa lagi. Yuana yang menyesal pun hadir kembali, tetapi tetap saja semua tidak lagi sama.

Ketika cinta mulai dipertanyakan, kenapa sulit sekali untuk jujur? Ayu pun menghilang sejauh-jauhnya bak ditelan bumi. Benny yang baru sadar akan perasaannya pun menyesal dan berusaha menemukannya tetapi....

"Aku rela menjadi gila jika bisa membuatnya muncul meski hanya dalam halusinasiku."
Wah, membaca novel ini aku dibuat larut dengan kisah Ayu dan Benny. Diceritakan dengan sudut pandang Ayu dan Benny, aku bisa merasakan gejolak perasaan yang ada diantara keduanya. Berawal dari orang asing menjadi dekat hingga cinta pun hadir. Chemistry yang hadir begitu terasa, didukung oleh Yuana dan Ditto, cerita pun menjadi semakin menarik.

Penulis mampu merangkai katanya dengan baik, cerita yang sederhana tetapi begitu dramatis apalagi part-part ketika Ayu pergi dan Benny berusaha menemukannya. Aku benar-benar bisa merasakan penyesalan yang dalam oleh Benny. Sayangnya entah kenapa penulis seakan berusaha main aman saja, endingnya terlalu cepat diselesaikan, tetapi cukup manis untuk menghiburku yang sudah larut dengan kisahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design