Selasa, 29 September 2015

[Blog Tour] Sing-Py, Single Happy - Piknik Blog Memori Cinta Anak Kos

Judul : Sing-Py, Single Happy
Penulis : Dewi "Dedew" Rieka
Penerbit : Loveable
Terbit : September 2015
“Ran, emang rencana kamu ke depan tuh apa? Mau balik lagi jadi orang kantoran?”

“Nggak, Bu. Rania tuh mau bikin kos. Tapi, khusus untuk cewek jomblo. Rania pengin ajarin anak-anak gadis bertahan hidup di dunia keras. Pengin bikin Kos Jomblo biar Rania dan cewek-cewek kos nggak diganggu hidung belang.”

Terbentuk KOS JOMBLO yang dikomandani Rania, cewek yang sakit hati dengan cowok yang namanya Anto, si manja, pengangguran, dan nyebelin.

Kos Jomblo, murah meriah dan nyaman, tapi syaratnya harus jomblo. Peminat kos pun menumpuk hingga Rania harus melakukan audisi. Terpilihlah sepuluh cewek dengan fisik, karakter, profesi, dan latar belakang yang berbeda. Semuanya memiliki alasan berbeda kenapa memilih Kos Jomblo.

Dari sinilah dimulai petualangan cinta-cintaan ala anak Kos Jomblo. Mulai cinta segitiga antara Hanna, Vanessa, dan Athalla, kekasih gelap si Kidung, Roro yang pingsan di pernikahan mantannya, sampai Hanna yang di PHP-in. Belum lagi, Tahlia yang pacaran sama playboy, Gani si quiz hunter yang ternyata bisa jatuh cinta, Gillian si cewek SMA cantik yang digila-gilai para cowok abege, serta permasalahan cewek lainnya. Intinya, semua permasalahan cewek terkumpul jadi satu di Kos Jomblo. Dan mereka menamakan diri sebagai SING-PY = Single Happy. 

“Buat apa dobel tapi nyakitin, kalo bisa single tapi bahagia”.

---------------------
Ini pertama kalinya aku membaca karya Kak Dedew, awalnya saat Piknik Blog Memori Cinta Anak Kos section 1 berlangsung, aku juga pengen ikutan Giveawaynya, tapi karena 1 dan lain hal, akhirnya batal ikutan.

Eh, ternyata seperti jodoh tak kemana, aku berhasil juga dapatin buku ini, malah ditawarin jadi salah satu hostnya. Ah, rezeki pantang ditolak, apalagi kebetulan ada tanggal kosong diblog, jadi aku pun bersedia untuk join.

Membaca buku "Single Happy" ini mengingatkanku saat-saat aku masih ngekos dulu, ya aku pernah merasakan menjadi mahasiswa dan anak perantauan, jauh dari rumah di ujung Timur Indonesia sana. Tanpa saudara dan kerabat, aku nekat ingin melanjutkan pendidikan di Pulau Jawa, yang jelas-jelas belum pernah kuinjak. Aku pun merasakan hari-hari pertama menjadi anak kos, yang tentunya berbeda jauh sekali dari saat hidup bersama orangtua.

Menjadi anak kos itu berat banget booook, yang mulai harus belajar bertanggungjawab sama diri sendiri, minimal dimulai dari kamar kosan itu sendiri. Dulu saat dirumah, semua pekerjaan rumah tangga ada asisten rumah tangga yang siap sedia untuk membereskan, sekarang semuanya harus sendiri. Dulunya gak pernah cuci baju sendiri, jadi anak kos aku belajar loh nyuci baju sendiri :D

Menemukan kos yang sesuai dengan keinginan juga susah-susah gampang, pokoknya kayak milih jodoh dey. Aku masih inget harus berpindah kos untuk ketiga kalinya (alhamdulilah, hanya tiga kali) hingga akhirnya menemukan yang benar-benar cocok dan nyaman di hati. Pokoknya dulu syarat utama almarhumah mama hanya 1, kos yang dipilih gak boleh campur, harus kosan khusus cewek.^^

Aku merasakan jadi anak kos hampir 8tahun lamanya, dari mulai jadi mahasiswa hingga bekerja. Baru benar-benar melepas status jadi anak kos, setelah akhirnya menemukan pendamping hidup. Segala suka duka jadi anak kos sudah dirasakan dey, sampe hafal luar kepala.

Untungnya, nasibku gak sama ney dengan para penghuni "Kos Jomblo" di buku "Single Happy" karya terbaru Kak Dedew ini. Kos yang didirikan oleh Rania, bu kos yang benar-benar membuat kos khusus jomblo dengan segala aturannya yang nyeleneh bin ajaib. Mau masuk kos ini saja harus menjalani sejumlah seleksi, dan status calon anak kos juga tetap harus "JOMBLO". Yang bukan "JOMBLO" harap tidak mendaftar.

Dan, akhirnya terpilihlah 10 anak kos dengan latar belakang yang berbeda-beda, pokoknya buku ini penuh warna kisah si penghuni "Kos Jomblo". Bayangkan saja 10 orang anak kos dan 1 ibu kos hidup bersama-sama, apa yang bakal terjadi?

Membaca novel ini aku dibuat tersenyum-senyum sendiri, bahkan kadang-kadang terpingkal-pingkal membayangkan ulah para penghuni "Kos Jomblo", interaksi mereka begitu hidup. Kak Dedew benar-benar memukauku, tanpa perlu diksi yang berlebihan, aku terhibur sekali dengan kisah di buku ini.

Nah, ini salah satu karakter di buku "Single Happy" ini yang ingin kubahas:


Sosok Tahlia, wanita karier yang cantik, gaul dan karir lumayan. Sayangnya belum menemukan jodoh yang diinginkan sampai di usianya yang sudah cukup matang untuk menikah. Tahlia yang harus gigit jari melihat teman-teman seangkatannya sudah menikah, bahkan sudah punya anak, sedangkan dia kemana-mana hanya sendiri, termasuk menghadiri pernikahan. Bagi Tahlia, cowok-cowok yang ada disekelilingnya, bukan cowok impiannya, bahkan mendekati pun gak. Tahlia memang hobby banget pilih-pilih calon suami ideal untuknya. Makanya masih betah saja jadi jomblo.

Hingga suatu hari Tahlia didekati oleh Glenn, teman kantornya. Hubungan mereka pun masih meragukan apalagi Glenn terkenal playboy, teman-teman sesama penghuni "Kos Jomblo" sudah mengingatkan, tapi Tahlia gak ambil pusing....

Akankah Tahlia melepas status jomblonya? Semua jawabannya ada  di buku "Single Happy"
“Buat apa dobel tapi nyakitin, kalo bisa single tapi bahagia”.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design