Jumat, 02 Oktober 2015

[Book Review] At The Park

Judul Buku : At The Park
Penulis : Kristi Jo
Penerbit : GPU
Tebal : 288 Halaman
Terbit : Agustus 2015
Tiara sudah dua tahun menjadi pacar Raymond model keren, ganteng, dan berkelas. Tapi ketika dinner bersama Raymond, kenapa jantung Tiara tidak lagi berdebar kencang seperti dulu ya?

Debar itu justru Tiara rasakan ketika bertemu dengan Al di taman. Alfred Effendi, cowok sederhana, berkacamata, bertampang biasa, dan mempunyai passion yang sama dengan Tiara, yaitu penyayang binatang.

Tanpa terasa, kejadian demi kejadian di taman membuat dunia Tiara jungkir balik. Ia merasakan lagi yang namanya jatuh cinta. Tapi... saat Tiara menyatakan perasaannya pada Al, kenapa Al malah menolaknya?


--------------------------
"Ibaratnya bolpoin bertemu dengan tutupnya, kancing dengan lubangnya, sepatu dengan kakinya, cincin dengan jarinya..pasangan itu harus klop, Ra. Banyak tutup panci, bolpoin dan sepatu dengan berbagai ukuran dan bentuk, tapi sesuai nggak? Cocok nggak? Jangan cuma karena lo terbiasa ada dia lalu lo berkoar-koar cinta." 

Ini novel ke-2 Kristi Jo yang kubaca setelah Promises dua novel yang kebetulan terbit hampir berdekatan, yang membedakan hanya diterbitkan dengan lini yang berbeda. "At The Park" mencoba mengangkat kisah remaja yang sederhana, kamu akan diajak berkenalan dengan sosok Tiara, gadis remaja  pecinta anjing. Tiara sangat mencintai anjingnya, Lopez dan punya waktu khusus untuk mengajak anjing kesayangannya itu ke Doggy Park, sebuah taman khusus buat anjing.

Sayangnya kecintaan Tiara terhadap Anjing menjadi penghalang dan bahkan masalah bagi hubungannya dengan Raymond, kekasihnya. Kekasih yang telah menjalin hubungan selama 2tahun ini cukup keberatan apabila Tiara menghabiskan waktunya bersama Lopez, Raymond menganggap Tiara lebih mementingkan anjingnya itu daripada dirinya. Hal ini yang membuat mereka sering bertengkar. Apalagi Tiara merasa kurang cocok dengan kehidupan Raymond sebagai seorang model, Tiara tidak pernah merasa nyaman jika diajak oleh Raymond bertemu dengan teman-temannya. Bagi Tiara, lebih baik bersama Lopez daripada harus berbasa-basi ngobrol dengan teman-teman Raymond.

Hingga suatu hari, saat mengajak Lopez ke Doggy Park. Tiara bertemu dengan sosok Al. Kecintaan mereka akan anjing membuat keduanya semakin dekat, dan membuat perlahan-lahan saling nyaman satu sama lain. Tiara pun sampai hampir lupa dengan Raymond, apalagi Raymond sedang sibuk dengan kegiatan barunya. 

Tiara pun merasakan bahwa perasaannya terhadap Al berbeda dengan Raymond. Bersama Al, Tiara bahagia. Apalagi Al punya minat yang luar biasa terhadap anjing, khususnya penyelamatan anjing terlantar. Al dan keluarganya malah punya tempat penampungan khusus anjing sebelum mendapatkan "majikan" yang bersedia mengadopsi. 

Bagaimana akhir kisah Tiara? Siapa yang akan dipilihnya, Raymond atau Al?

Membaca novel ini mengalir lancar, cerita yang ringan membuatku tak membutuhkan waktu lama untuk membacanya. Tokoh utama yang pecinta anjing menjadi sesuatu yang baru bagiku, namun sayangnya penulis kurang mengeksplor lebih jauh mengenai ini. Penulis hanya menyebutkan jenis-jenis anjing ini itu, aku yang orang awam jujur tidak mengerti apa-apa, seperti membaca sambil lewat saja. 

Tokoh Al dan keluarganya yang punya misi penyelamatan anjing terlantar juga kurang dieksplor lebih jauh. Jujur aku penasaran apa yang dilakukan Al dan organisasinya untuk menyelamatkan hewan-hewan itu, andaikan sedikit lebih detail, pasti akan lebih mewarnai kisah ini.

Selebihnya, novel ini tetap menceritakan kisah cinta remaja yang ringan dan sederhana. Kalau kamu ingin mencoba membaca novel remaja yang ringan, apalagi kamu seorang "dog's lover" novel ini bisa menjadi pilihanmu.

Novel ini kembali mengingatkan kepada kita bahwa cinta bisa hadir tidak hanya kepada manusia, juga kepada binatang. Cinta yang tulus tidak pernah melihat keterbatasan fisik, hal ini dibuktikan oleh kisah Tiara dan Al dalam novel ini.^^
"Semua makhluk hidup diberikan perasaan. Cinta atau kasih sayang. Dan kita berhak memberikannya kepada siapa pun. Manusia atau hewan. Sama saja. Yang penting tulus."
Selamat membaca.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design