Minggu, 04 Oktober 2015

[Book Review] Irresistible (Mafia Espresso #1)

Judul Buku : Irresistible
Penulis : Francisca Todi
Tebal : 255 Halaman
Format : e-book
Dapat dibeli : Google Play
Semua orang pernah melakukan kesalahan tolol, begitu juga Sophie. Ketika mobilnya ditabrak dalam perjalanan ke kantor, dia langsung menumpahkan kejengkelannya pada pria itu. Sialnya, ternyata pria itu calon kliennya dari Italia, dan Sophie harus berusaha memenangkan hatinya kalau tidak ingin kehilangan pekerjaan.

Pria itu pun melancarkan serangan balasan. Antonio Azzaro, itu namanya. Menuntut, itu pekerjaannya. Musim gugur di negeri Belanda yang berangin dan berhujan pun tidak lebih buruk dari hari-hari Sophie selanjutnya. Dia berusaha keras untuk melepaskan diri dari Antonio. Tapi setiap kali kesulitan menghadang, pria itu ada di sisinya, siap menangkap setiap keping kehidupannya yang runtuh satu per satu.

Siapa Antonio sebenarnya? Seorang pria yang berbahaya? Atau pria tempat Sophie bisa melabuhkan hatinya yang letih?

------------------------

Ini pertama kalinya aku membaca karya Francisca Todi, Irresistible merupakan novel revisi dari novel debutnya Mafia Espresso, yang dulu diterbitkan oleh Penerbit Gradien. Aku tidak bisa membandingkan novel ini dengan Mafia Espresso, karena aku belum membacanya.

Kesan pertama kali, aku jauh lebih menyukai cover Irresistible daripada Mafia Espresso, lebih menarik dan eye-catching banget, dan lebih cocok menggambarkan novelnya. Novel ini mengisahkan kehidupan Sophie Pieters. Berawal dari sebuah tabrakan dengan Antonio Azzaro, seorang pria yang disebutnya "idiot yang menjengkelkan". Sophie yang sedang terburu-buru ke kantor, karena harus bertemu klien yang sangat penting, perjalanannya harus sedikit tertunda karena tabrakan itu.

Sophie pun berakhir terlambat ke kantor, untungnya Sophie bisa bernafas lega, sang klien pun ternyata juga terlambat datang. Namun, itu tidak bertahan lama, betapa kagetnya Sophie ketika klien yang penting itu datang. Klien yang "sangat penting" itu tak lain, tak bukan adalah Antonio Azzaro, sang "idiot yang menjengkelkan".

Antonio yang mendengar dirinya dikatakan "idiot yang menjengkelkan" pun tidak tinggal diam. Dia tahu bahwa nasib pekerjaan Sophie bergantung terhadap kontrak dengan perusahaannya. Antonio pun memaksa Sophie untuk menemaninya selama di Belanda, kalau ingin dirinya menandatangani kontraknya.

Sophie pun mau tidak mau harus menyetujui, karena nasibnya dan timnya sangat bergantung sekali dengan kontrak dari perusahaan Antonio. Dimulailah hari-hari Sophie yang harus menemani Antonio selama dirinya diBelanda. Awalnya Sophie terpaksa, tetapi perlahan-lahan hubungan keduanya mencair.

Apalagi disaat yang sama, Sophie harus menelan kenyataan pahit bahwa Ray, pria yang selama ini dekat dengannya ternyata hanya mempermainkannya. Ray tidak pernah berniat serius dengannya. Ray hanya ingin memanfaatkannya.

Tetapi Sophie pun ragu dengan Antonio, apalagi tingkah laku Antonio cukup mencurigakan. Secara tidak sengaja, Sophie menemukan bukti-bukti yang menjurus membenarkan kecurigaannya? Bagaimana akhir kisah Sophie-Antonio?

Membaca novel ini begitu menyenangkan, tidak membutuhkan waktu yang lama, aku berhasil menamatkan buku pertama dari Seri Mafia Espresso ini. Novel ini ringan, fresh dan menghibur. Sosok Antonio, sang mafioso ini begitu menggoda. Tipikal alpha-male yang tidak bisa ditolak, tampan dan memikat.

Interaksi Antonio dan Sophie juga terasa, aku menikmati kebersamaan mereka. Cukup gregetan dengan sikap Sophie yang agak plin-plan menyikapi hubungan mereka. Aku juga dibuat penasaran dengan kisah kebenaran mengenai Antonio. Aku cukup terkejut dengan twistnya.

Fokus novel ini memang tentang kisah romantika Sophie dan Antonio, tetapi tetap ada selipan kisah keluarga Sophie, hubungannya dengan Ray yang kandas, juga kisah persahabatannya.

Overall, debut yang menyenangkan, tak sabar untuk melanjutkan ke sekuelnya, Love Roulette.

Terima kasih, Kak Cisca untuk kesempatannya membaca dan mereview novelmu ini.^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design