Senin, 23 November 2015

[Blog Tour] Menikahlah Denganku ----- Giveaway!!!!!!

Judul Buku : Menikahlah Denganku
Penulis : Annisa Andrie
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal : 254 Halaman
Terbit : November 2014
Tubuhku lunglai seketika. Jari tanganku gemetar, detak jantungku semakin kencang. Di otakku, pikiran negatif itu terus berseliweran. Hanya satu harapanku, berita mengejutkan ini tidak akan mengacaukan rencana masa depanku bersama Satura.

Show must go on! You must be a strong woman, Jenna! ujarku berkali-kali di dalam hati.

Tapi nyatanya, seorang pria tidak selalu lebih kuat ketimbang wanita. Kenapa Satura memilih menyerah dan sengaja melupakan rencana pernikahan kami?

Aku tahu kamu masih mengingat semuanya, Satura. Atau, jangan-jangan, perempuan itu yang membuatmu menutup hati serta ingatan? Mungkinkah bukan aku lagi yang bisa membuatmu tertawa, tetapi dia?

Kini, hanya satu pintaku.
Seperti yang pernah kamu minta dulu padaku.
Menikahlah denganku ....

---------------------

"Pernikahan bukan tentang ijab kabul dan pesta saja. Sebab sejatinya pernikahan adalah seribu pekerjaan yang membutuhkan jawaban untuk satu per satu diselesaikan. Pekerjaan itu tak habis-habis dan akan selalu ada selama pernikahan kalian hidup."

Ini pertama kalinya aku membaca karya Mba Annisa, dan sejak halaman awal aku sudah dibuat baper membacanya, hingga tak terasa aku begitu larut dengan kisahnya. Kali ini, Mba Annisa hadir dengan novelnya yang mengangkat tema pernikahan, dengan segala pernak-pernik persiapan pernikahan yang tentunya tidak mudah.

Sebagai pembaca, aku benar-benar dibuat larut dengan kisah Jenna yang sibuk mempersiapkan hari pernikahannya. Aku dibuat maklum dengan sikap Jenna yang ingin hari specialnya, menjadi hari paling sempurna untuknya. Aku dibuat takjub dengan konsep pernikahan Jenna yang memang benar-benar unik. 

Semua yang pernah melaksanakan pesta pernikahan pasti bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Jenna, termasuk aku. Jenna yang begitu gigih memperjuangkan pesta pernikahan impiannya, sekalipun harus bertentangan dengan keinginan orangtuanya. Orangtua Jenna yang masih sangat memegang teguh adat, dengan segala pernak-pernik mulai penentuan tanggal pernikahan yang masih memakai hitung-hitungan hari lahir hingga segala adat yang harus diikuti. Hal ini tentunya berbeda dengan Jenna, Jenna sudah mempunyai konsep pernikahan sendiri, akhirnya Jenna malah memutuskan berseberangan dengan kedua orangtuanya. Jenna yang keras kepala akhirnya memilih untuk merencanakan segala persiapan dan menanggung semua biaya dengan Satura, calon suaminya tanpa campur tangan kedua orangtuanya.

Tentunya untuk mewujudkan semua konsep pernikahan Jenna tidak mudah, apalagi konsepnya terbilang unik dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untungnya, Satura adalah seorang kekasih sekaligus calon suami yang tidak banyak omong, mendukung apapun yang diinginkan Jenna. Dimulailah segala kerumitan persiapan pernikahan impian Jenna dan mereka pun harus berusaha mengumpulkan pundi-pundi tabungan untuk membiayai pesta itu.

Dengan segala proses persiapan pernikahan yang banyak sekali elemennya, dan juga biaya yang lumayan menguras tabungan, Jenna dan Satura pun harus berusaha menambah pemasukan. Disinilah hubungan mereka semakin berjarak, ketika Satura memutuskan untuk menggunakan sebagian uang tabungannya untuk bisnisnya yang malah berakibat fatal, hingga membuat segala rencana pernikahan mereka diujung tanduk, apa yang akan terjadi? Akankah Jenna berhasil mewujudkan pernikahan impiannya bersama Satura?
"Setipis apa pun, pernikahan akan melahirkan sekat antara seseorang yang menikah dengan kehidupan di luar rumah tangganya. Seseorang yang menikah akan memiliki garis teritori yang tegas dalam hidupnya."
Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, aku bisa menyelami apa yang dirasakan oleh Jenna, Satura maupun Rigel. Jenna yang begitu keras kepala dan gigih mewujudkan pesta pernikahannya, Satura yang berusaha mendukung semua keinginan Jenna dan Rigel, sahabat Jenna yang selalu menjadi bahu sandar Jenna.



Mba Annisa membuat kisah ini begitu mengalir dan secara perlahan mencuri hatiku, aku dibuat maklum dengan sikap Satura yang memilih untuk mundur ketika badai itu datang. Bagaimana pun tidak mudah, sangat manusiawi sekali ketika kita merasa bahwa kita tidak layak bagi pasangan karena ketidaksempurnaan kita. Hingga ketika Safia, sosok teman masa kecil Satura yang hadir membangkitkan segala kepercayaan diri Satura. 

Salut banget dengan Jenna yang masih setia mendampingi Satura walau Satura malah bersikap ketus bahkan menghindarinya. Hanya kepada Rigel, sahabatnya lah Jenna bisa bersandar menyalurkan segala beban perasaannya. 

Menuju ending, jujur aku agak tertipu dengan endingnya. Aku pikir dengan segala rintangan yang terjadi, Mba Annisa akan mengakhiri kisah ini seperti ini, ternyata aku salah. Mba Annisa memilih ending di luar perkiraanku sebelumnya, walau memang tetap ending yang tetap terasa realistis, tapi tetap saja terasa ada yang mengganjal saja...

-------------GIVEAWAY TIME------------


Selamat datang ke pemberhentian terakhir Blog Tour "Menikahlah Denganku", aku dan Mba Annisa punya 1 buku untuk kamu yang beruntung:

1. Follow twitter @RizkyMirgawati dan @annisasenja jangan lupa share info GA ini dengan mention kami serta @bentangpustaka

2. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, domisili dan jawabanmu:

"Konsep pernikahan seperti apa sey yang kamu inginkan?"

4. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 29 November 2015 dan akan diumumkan setelahnya.

Semoga beruntung!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design