Senin, 30 November 2015

[Book Review] Cinta Akhir Pekan

Judul Buku : Cinta Akhir Pekan
Penulis : Dadan Erlangga
Penerbit : GPU
Tebal : 344 Halaman
Terbit : November 2015

Available @bukupedia

Arlin yakin ia telah diperkosa!


Setelah menginvestigasi dan menginterogasi keempat teman prianya yang menginap dan berpesta di suatu akhir pekan, semua punya alibi yang meyakinkan bahwa mereka bukan pelakunya. Lalu, siapa?

Dunia dan masa depan Arlin runtuh dalam semalam. Ia bahkan sempat memutuskan akan mengakhiri hidupnya karena tak sanggup menanggung aib dan malu.

Ketika akhirnya salah seorang mengaku sebagai pelakunya dan bersedia bertanggung jawab, Arlin tak serta-merta percaya. Arlin mengenal pria itu sejak di bangku SMP, dan dia terlalu baik untuk melakukan hal sebejat itu.

Ironisnya, Arlin harus menerima pernikahannya agar benih yang ia kandung tidak dicap sebagai anak haram. Arlin bertekad melampiaskan kemarahannya dan menjadikan pernikahan mereka sebagai neraka bagi pria itu. Hingga sebuah rahasia tersibak, membuat Arlin percaya bahwa cinta yang tulus benar-benar ada…

-----------------------------

"Siap atau tidak, takdir bertindak sesuai kehendaknya sendiri dan tak pernah mengenal kata kompromi."

Ini pertama kalinya aku membaca tulisan Dadan Erlangga. Sejak awal melihat covernya, aku sudah jatuh cinta. Cover amore yang keren dan jika dipajang didisplay tokobuku, pasti langsung mencuri perhatian. Saat membaca sinopsisnya, aku pun makin dibuat penasaran dengan kisahnya, sehingga ketika novel ini terbit aku tak ragu langsung membacanya.


"Cinta Akhir Pekan" merupakan karya debut penulis. Novel yang mengisahkan mengenai kehidupan Arlin. Hidupnya yang nyaman berubah seketika saat akhir pekan. Liburan akhir pekan bersama Dita dan 4 teman lelakinya, Bisma Chandra Edwin dan Ferdy menjadi liburan yang berubah kelam. Liburan yang seharusnya menyenangkan menjadi sebuah mimpi buruk tak berkesudahan. 

Arlin harus menerima kenyataan bahwa dirinya telah DIPERKOSA. Dan Arlin tak mengingat sama sekali siapa pelaku pemerkosaan terhadap dirinya. Arlin yang baru pertama kali minum minuman keras, akhirnya berujung mabuk dan tiba-tiba saat bangun keesokan harinya sudah dalam keadaan yang tak sama lagi. Melihat kondisi dirinya yang sungguh tidak nyaman, apalagi dibagian tubuh bawahnya, Arlin yakin dia telah diperkosa oleh salah satu dari 4 teman lelaki yang menginap bersamanya dan Dita.

Tersangka pemerkosa Arlin ada 4 orang, Bisma kekasih Dita, Candra sahabat SMP Arlin juga Edwin dan Ferdy teman Bisma. Ke-4 pria itu jelas-jelas kaget dengan kondisi Arlin. Setelah serangkaian investigasi dan interogasi yang dilakukan oleh Arlin dan Dita terhadap ke-4 lelaki itu tidak ada yang benar-benar mengaku bahkan mereka punya alibi masing-masing.

Tidak hanya sampai disitu, beberapa minggu kemudian Arlin harus menerima kenyataan bahwa akibat perkosaan terhadapnya, Arlin positif hamil. Tentunya Arlin bingung, belum juga pelakunya diketahui, sekarang dia sudah harus menerima kondisinya yang hamil di luar nikah. Mau jujur terhadap mamanya pun, Arlin terlalu ragu karena dia tahu itu akan sangat menyakiti mamanya.

Hingga akhirnya mamanya tahu kondisi Arlin yang telah hamil dan memaksa untuk mencari siapa pelaku pemerkosaan terhadap Arlin. Akhirnya, berkat paksaan dan interogasi mamanya, salah satu dari 4 pria yang berlibur bersamanya akhirnya mengaku dan bersedia bertanggung jawab. Dan pria itu adalah Chandra. Cukup mengejutkan sekali bahwa Chandra adalah pelaku sesungguhnya...

Kedua pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk segera menikahkan Arlin dan Chandra untuk menutupi semuanya dan bayi yang dikandung Arlin mempunyai status yang jelas. Awalnya Arlin menolak, tetapi mau tidak mau dia harus menerima menikah dengan Chandra. Dimulailah pernikahan Arlin dan Chandra. Mereka memang berstatus suami-istri tetapi hanya sebatas kertas, Arlin tetap bersikap ketus terhadapnya, bagaimanapun Chandra telah menghancurkan hidupnya. 
"Kamu boleh membenciku selama yang kamu mau, Ar. Tapi, ketika kebencian itu malah semakin menyiksa dirimu, aku mohon berhentilah, demi dirimu sendiri. Dan perlu kamu ketahui juga, prioritas dari pernikahan ini adalah kamu dan bayi di dalam kandunganmu. Aku tidak akan menuntut apa-apa darimu . Aku tidak akan memaksamu menyukai dan mencintaiku."
"Kalaupun ada satu hal yang paling kuinginkan dari dirimu sekarang... itu adalah melihat kamu tersenyum bahagia. Dan aku tidak akan pernah menyerah sampai bisa mewujudkannya."
Namun, yang tak diduga Arlin, Chandra begitu sabar menghadapinya, hingga suatu hari semuanya terkuak...mengenai apa yang sesungguhnya terjadi di akhir pekan itu. Tentang siapa pelaku sesungguhnya. Bagaimana akhir kisah Arlin? 
"Tidak ada laki-laki brengsek yang bersedia bertanggungjawab. Dan tidak ada perempuan brengsek yang mampu melihat kebenaran itu."
Membaca novel ini sungguh menyenangkan. Sebuah debut yang begitu rapi dan mengalir. Aku dibuat hanyut dengan kisah Arlin. Bagaimana dia terbangun di pagi hari dan mendapati kenyataan bahwa dirinya telah diperkosa, tanpa tahu siapa pelakunya. Kemudian harus menerima kenyataan positif hamil kemudian menikah dengan pria yang mengaku telah memerkosanya. Hidup Arlin sungguh berat, aku bisa merasakan betapa sebuah kebohongan kecil dalam kehidupan Arlin membawanya menempuh segala cobaan yang hadir dalam hidupnya.

Pernikahannya dengan Chandra, si pria yang mengaku telah memerkosanya mungkin adalah jalan terbaik yang memang seharusnya dipilih. Walau awalnya menolak, tetapi Arlin juga manusia biasa, anaknya butuh pengakuan dan perlindungan status. Namun, entah kenapa aku tidak bisa membenci Chandra begitu saja. Sikap Chandra itu begitu tulus dan terasa sekali rasa sayang dan cintanya terhadap Arlin. Walaupun Arlin bersikap kurang mengenakkan, tetapi Chandra tetap setia mendampingi Arlin. Aku malah yakin seyakinnya bahwa Chandra bukanlah pelaku sesungguhnya, ada pelaku lain yang terlalu pengecut untuk mengakui perbuatannya.

Dan ternyata dugaanku itu benar, dari ke-4 pria yang menghabiskan liburan bersama Arlin sejak awal aku sudah menebak sosok itu. Walaupun dia juga punya alibi bahwa bukan dia yang melakukannya tetapi tetap saja tebakanku mengarah kepadanya. Semakin lama aku membaca kisah ini, dugaanku semakin kuat dan memang benar dialah pelakunya.

Aku salut dengan penulis yang menulis kisah ini begitu rapi, perlahan demi perlahan menguak keping demi keping kisah Arlin. Twist yang hadir berkali-kali membuatku tercengang dan tidak memperkirakan sebelumnya bahwa ternyata semua yang terjadi terhadap Arlin ada sesuatu yang lebih besar daripada itu. Arlin hanyalah korban dari sebuah cinta yang terlalu besar sehingga mengorbankan semuanya.

Menuju ending, aku bisa bernafas lega. Aku suka bagaimana penulis mengakhiri kisah ini. Manis dan memikat. Penulis membuatku sungguh menikmati kisahnya dari awal hingga akhir. Perpaduan yang manis, cover yang memikat dan isi yang juga memikat. 

Overall, akhirnya aku menemukan 1 lagi penulis baru yang membuatku jatuh cinta dengan tulisannya. Salut buat debut penulis, rasanya Dadan Erlangga adalah penulis cowok pertama yang mengambil lini "Amore" dan sukses mengeksekusi ceritanya dengan baik. Aku akan selalu menunggu karya lainnya dari penulis. 

Kalau kamu mencari kisah romance yang memikat, aku rekomendasikan novel ini untukmu. Cocok dibaca di akhir pekanmu yang menyenangkan.
"Aku memandang akhir pekan sebagai gambaran dari sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan setelah ujian dan kesedihan datang dalam hidup seseorang."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design