Senin, 07 Desember 2015

[Blog Tour] Replay -------- Giveaway

Judul Buku : Replay
Penulis : Seplia
Penerbit : GPU
Tebal : 204 Halaman
Terbit : November 2015
Available @bukupedia
Nada pernah berjanji tidak akan membiarkan orang lain bunuh diri. Tapi sejak mengenal Audy, ia kehabisan akal dalam menepati janji tersebut. Audy, gadis yang berulang kali mencoba bunuh diri itu, begitu penuh kejutan.



Ujian tari membuat Nada terpaksa meminta bantuan Nino, pacar Audy, untuk mengiringi komposisi tariannya. Ia tidak memahami perasaan hangat yang timbul setiap melihat pemuda itu bernyanyi sambil memainkan jemari di tuts piano. 


Nada tidak menyadari bahwa secara perlahan kehadirannya mengganggu hubungan Nino dan Audy. Perlahan, Nada menjadi orang yang ia benci. Seperti wanita yang merebut ayahnya dan membuat ibunya bunuh diri.

Dapatkah Nada menepati janji?

-----------------------
"Tetapi, kamu juga harus sadar bahwa tidak ada manusia yang benar-benar lurus jalan hidupnya di dunia ini. Tidak ada orang yang sepenuhnya jahat dan sepenuhnya baik. Setiap kita memiliki kedua sifat itu, hanya kadarnya yang berbeda."
Hidup Nada berubah sejak kematian ibunya. Ibunya yang memutuskan bunuh diri karena tidak siap dengan perselingkuhan ayah Nada dan Diana, sekretarisnya. Apalagi Diana ternyata positif hamil. Nada pun memilih melarikan diri dari rumahnya dan menyewa sebuah apartemen, berusaha menjauh dari ayahnya.

Namun, ayahnya tetap tak menyerah. Ayahnya selalu mendatangi apartemennya, tetapi selalu berakhir dengan penolakan Nada. Hidup Nada ternyata tak begitu saja membaik dengan kepindahannya. Nada mendapatkan tetangga apartemen, Audy yang ternyata teman sekampusnya tetapi berbeda jurusan. Walau sejak awal ada tetangga lainnya yang mengingatkan untuk tidak terlalu dekat dengan Audy, karena sikapnya yang sering membuat keributan dan ratu drama, sehingga banyak yang tidak betah tinggal di apartemen yang disewa oleh Nada.

Gak harus menunggu lama, ternyata peringatan itu terbukti. Nada mendengar sendiri keributan yang datang dari apartemen milik Audy, dan tidak main-main ada ancaman bunuh diri lagi. Apa-apaan ini!!!! Nada masih trauma dengan ibunya yang bunuh diri, untuk itu dia tidak ingin hal serupa terjadi pada Audy.

Nada sungguh kaget alasan Audy bunuh diri karena cemburu terhadap kedekatan kekasihnya, Nino dengan gadis lain. Alasan yang sungguh tidak rasional sekali, apalagi tidak ada bukti yang jelas. Semua penjelasan Nino pun tidak digubris, malah Nino selalu dihukum untuk menunggu di depan kamar apartemen Audy jika Nino tidak bisa mengabulkan keinginan Audy. Nada sungguh bingung dengan hubungan Nino dan Audy. Ada apa sebenarnya dengan sepasang kekasih ini?
"Cinta memang egois. Tidak mau berbagi pada siapa pun atau apa pun. Tapi kamu harus percaya pada pasanganmu. Sebisa mungkin membicarakannya baik-baik kalau ada masalah. Tindakanmu ini bodoh. Cara cemburumu tidak cerdas. Kamu menyakiti dirimu sendiri. Apa dengan begini kamu puas?"
Di lain sisi, Nada mendapatkan tugas kuliah membuat sebuah tarian kontemporer. Saat mencari ruang latihan untuk melatih tariannya, Nada lagi-lagi bertemu dengan Nino, yang ternyata mengambil kuliah musik. Nada sungguh terpukau dengan permainan piano Nino dan meminta Nino untuk meminjamkan lagunya untuk menjadi pengiring tarian barunya itu.

Hal inilah yang kemudian menjadikan Nada dan Nino menjadi semakin dekat. Sayangnya, itu tentunya berdampak tidak baik bagi hubungan Nino dan Audy. Audy lagi dan lagi melakukan sejumlah percobaan bunuh diri akibat kecemburuannya. 

Nino pun ternyata sedang berjuang meraih mimpinya bersama grup bandnya, Nightfall. Mereka akan mengikuti audisi yang diadakan oleh Klausa Musik Entertainment, label milik ayah Nada. Apakah Nada dan Nino berhasil meraih mimpinya? Bagaimana akhir kisah Nada-Nino-Audy? Sanggupkah Nada berdamai dengan ayahnya?

Membaca novel ini sungguh menyenangkan. Aku begitu larut dibuatnya, hanya membutuhkan 3 jam saja untuk melahap novel ini. Novel ini benar-benar page-turner, membuatku tidak ingin berhenti membaca hingga akhir. Penulis mampu meramu kisahnya secara perlahan, mengalir dengan lancar. Konflik mengenai keluarga Nada, kecemburuan Audy, kedekatan Nada dan Nino, impian Nada mengikuti festival menari hingga perjuangan Nino dengan Nighfall, bandnya dieksekusi dengan baik.

Aku bisa merasakan bagaimana akhirnya Nada terjebak dalam situasi yang mengingatkannya akan traumanya. Bagaimana akhirnya Nada malah menjadi alasan seseorang untuk bunuh diri. Nada tidak ingin menjadi orang ketiga perusak hubungan Nino dan Audy, karena Nada sungguh membenci itu. Namun, ketika cinta hadir menyapa, sanggupkah Nada menolak???

Sulit rasanya untuk menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kisah ini. Semua punya alasannya masing-masing dan menerima konsekuensi atas tindakannya itu. Audy yang memilih bunuh diri daripada melihat Nino berdekatan dengan wanita lain, ayah Nada yang memutuskan untuk menikahi Diana, Nino yang tetap setia dan sabar menghadapi semua sikap Audy, dan Nada yang ragu untuk melangkah dengan apa yang dia rasakan.

Aku suka semua elemen dalam buku ini, semuanya terasa pas dan saling melengkapi. Trauma akibat kematian ibunya membentuk Nada menjadi pribadi yang angkuh dan keras kepala. Aku suka dengan hubungan yang pelan-pelan terjalin antara Nada dan Nino. Chemistrynya begitu mengena sekali, apalagi saat adegan Nada menemani Nino saat "dihukum menunggu hingga jam 12malam" didepan apartemen Audy tanpa percakapan, mereka hanya saling berbagi lagu bersama tetapi terasa dekat sekali.
"Walaupun tanpa kata, mereka seolah mengerti penderitaan masing-masing. Mereka seperti sedang menghibur satu sama lain. Nino menyadari bahwa terkadang kedekatan terjalin tidak hanya melalui pertemuan yang penuh senyuman dan obrolan basa basi. Kedekatan bisa saja terjalin ketika dua orang yang terluka saling menambal sulam untuk menutup luka masing-masing.
Seperti dirinya dan Nada."
Walaupun sebenarnya aku masih penasaran dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada ibu Nada? Kenapa sampai dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya? Mungkin bisa dibuat sedikit adegan "flashback". Aku juga jadi tertarik mengenal anggota Nightfall lainnya, mungkin penulis bisa mencoba menulis tentang kisah Ken, si drummer yang nyentrik dan kepedean itu :)

Overall, ini salah satu YA terbitan Gramedia yang kusuka. Debut yang sungguh menyenangkan. Jika kamu mencari bacaan yang ringan tapi komplit tentang cinta, keluarga, persahabatan, mimpi, memaafkan dan kesempatan kedua, aku rekomendasikan buku ini. Semoga kamu bisa jatuh cinta dengan kisah Nada.^^
"Jangan pesimis akan cinta, Nada. Untuk mendapatkan cinta yang bertahan sampai akhir hayat itu tidak datang dengan sendirinya, melainkan diciptakan bersama."
"Kali ini aku ingin membuktikan pada diriku sendiri, padamu, pada ayahmu, kalau cinta sejati itu memang ada. Hubungan yang bertahan lama hingga akhir hayat itu bisa tercipta kalau kita menginginkannya. Kita hanya perlu berkomitmen dan berusaha menepatinya."

-------------GIVEAWAY TIME---------------


Selamat datang ke pemberhentian kedua Blog Tour "Replay", aku dan Seplia punya 1 buku untuk kamu yang beruntung:



1. Follow twitter @RizkyMirgawati dan @LiaSeplia jangan lupa share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #GAReplay

2. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, domisili dan jawabanmu:

Apa alasanmu tertarik membaca Replay? 

4. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 12 Desember 2015 dan akan diumumkan setelahnya.

Semoga beruntung!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design