Jumat, 18 Desember 2015

[Book Review] Salon Tua

Judul Buku : Salon Tua
Penulis : Christina Juzwar
Penerbit : Bentang Belia
Tebal : 232 Halaman
Terbit : Mei 2015

Meski Mama telah menyulap rumah tua itu menjadi salon sekaligus hunian yang layak ditinggali, sejak awal Elena menyadari ada yang tidak beres. Rumah itu menyimpan misteri. Elena sering mendengar suara-suara ganjil dari kamar sebelahnya, yang kosong. Bau tak sedap juga menguar dari situ. Dan, betapa kagetnya Elena ketika sosok itu datang menghampirinya. Gadis berambut panjang dengan muka rusak mengerikan. 

Apa ini ada hubungannya dengan musibah kebakaran dan pembunuhan yang konon terjadi di rumah itu 20 tahun yang lalu?

Rumah semakin diliputi hawa mencekam sejak Mama memperkerjakan dua karyawan di salonnya. Keganjilan demi keganjilan mengusik Elena setelah itu. Hingga puncaknya ,pelanggan-pelanggan salon Mama menghilang, lalu ditemukan beberapa hari kemudian dalam keadaan tewas mengenaskan, dan…

tanpa rambut!

-------------------
Perceraian kedua orangtua Elena meninggalkan luka yang dalam di hati Elena. Apalagi papa Elena dengan tega malah mengusir mama dan Elena dari rumah yang selama ini mereka tinggali. Karena keterbatasan dana, Mama Elena akhirnya membeli sebuah rumah tua di pinggiran Bogor. Rumah tua yang dulunya berfungsi sebagai sebuah salon, namun telah sekian tahun dibiarkan tanpa penghuni. Rumah yang punya cerita kelam tentang kehidupan penghuni sebelumnya.

Sejak awal kepindahan, sudah banyak desas desus yang beredar terkait rumah baru Elena. Gosip yang perlahan-lahan cukup mengusik kehidupan Elena dan mamanya. Apalagi walau sudah berusaha dibersihkan, masih saja ada kamar yang berbau amis darah dan gosong bekas terbakar.

Apalagi kejadian demi kejadian yang terjadi makin membuat Elena ketakutan, tapi mamanya tetap optimis tidak ada apa-apa, itu hanya gosip yang akan hilang dengan sendirinya. Namun, ketika satu per satu pelanggan salon mama Elena menghilang semua tidak lagi bisa dibiarkan. Apa yang sesungguhnya terjadi? Sanggupkan Elena dan mamanya menghadapi semua bencana yang hadir?

Ah, jujur novel seperti ini bukan "cangkir tehku" banget. Aku bahkan seringnya menghindar membaca novel seperti ini, karena aku tipe pembaca yang suka membayangkan adegan-adegan dalam novel dan jujur aku takut sekali. Tetapi selalu ada yang pertama untuk mengawali semuanya.

Melihat covernya saja aku sudah merinding, apalagi ilustrasi di setiap bab makin menambah kengerian novel ini. Walau aku akhirnya berani mengalahkan rasa takut dan membaca novel ini, tetap saja aku memilih di pagi atau sore hari saat membacanya. Aku belum berani membacanya ketika malam hari, takut kebawa mimpi.

Membaca novel ini cukup menegangkan, dengan menggunakan alur maju mundur, kita jadi tahu ada apa yang sesungguhnya terjadi di masa lalu terkait rumah tua itu. Ternyata ada kisah kelam yang begitu menyakitkan di masa lalu, yang membuat seseorang sanggup menghabisi keluarganya sendiri. Kisah yang mengingatkanku sebagai orangtua, jika kelak mempunyai anak, jangan sampai berlaku tidak adil bahkan sampai membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lain karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Bagaimana pun setiap anak unik dan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tokoh-tokoh dalam novel ini pun punya peran masing-masing untuk mengurai konflik yang hadir. Semua saling mendukung, baik Elena, mama Elena, pelanggan salon hingga sahabat Elena, Bintang dan Aldo. 

Banyak sekali adegan-adegan yang membuatku merinding bahkan seram, aduh apalagi ketika ketegangan makin memuncak dengan hilangnya para korban dan kemudian ditemukan tanpa rambut, aduh aku sudah ketakutan sendiri. SERAM BANGET. 

Aku dibuat menebak-nebak siapa sebenarnya sang psikopat yang membuat pelanggan menghilang dan dengan teganya membunuh para korban. Dan ternyata dugaanku sejak awal benar dan tidak meleset. Kecurigaan yang kian lama kian memuncak. Namun, ketika mengetahui alasan dibalik semua perilakunya yang kejam, aku malah sedikit simpati kepadanya. Bagaimana pun tidak mudah menjadi seorang anak yang tersisih.

Untungnya walaupun novel ini cukup menegangkan, Kak Christina tetap menyelipkan sedikit kisah romansa Elena dan Aldo, yang lumayan sedikit mengurangi ketegangan yang ada. Namun, ketika menjelang ending jujur aku kaget setengah mati. Aku tidak menyangka akan disuguhkan twist seperti itu, di luar bayanganku selama ini. Ternyata ada 1 fakta yang luput saat aku membaca novel ini, yang membuatku tak mengira bahwa akan menemukan twist seperti itu.

Kak Christina mampu menghadirkan sebuah kisah yang "gelap" dan menegangkan, menguji adrenalin saat membacanya tetapi tetap menyisipkan pesan moral yang luar biasa sekali buat para orang tua di luar sana. Nah, kamu ingin mencoba membaca novel yang menegangkan dan seram ini, silahkan ke toko buku terdekat atau bisa dibeli di toko buku online.

Hati-hati sama rambutmu......

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design