Senin, 31 Agustus 2015

[Blog Tour] You Had Me At Hello ----- Giveaway!!!!!

Judul Buku : You Had Me At Hello
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : Elex Media
Tebal : 360 Halaman
Terbit : Agustus 2015
Available @bukupedia
Inanna mungkin masih terlalu muda untuk membuka pintu yang membawanya pada pernikahan. Namun berbagai kecerobohan membuat gadis itu tidak punya pilihan. Inanna memilih menghabiskan sisa hidupnya bersama Alistair.

Cinta berhadir begitu dia menantang mata sewarna biru es itu. Harapan dilambungkan ke langit, sutau saat nanti inanna bisa bukankah mereka terikat sumpah di depan tuhan?

Tapi apa jadinya saat inanna tahu kalau Alistair cuma menganggapnya wujud kepingan masa lalu? Percayalah, cinta takkan pernah semenyenangkan itu.
-----------------------   
Indah Hanaco hadir kembali dengan karya terbarunya, "You Had Me At Hello". Novel terbaru dari lini Le Mariage, yang sulit sekali untuk dilewatkan. Apalagi sebagai pembaca novel romance seperti aku, terutama temanya pernikahan adalah salah satu tema favoritku.^^

Novel ini mengisahkan mengenai Inanna dan Zora, dua kembar identik yang hidupnya terlalu bebas sekali. Di usia mereka yang ke-23 mereka sudah membuat terlalu banyak masalah, yang membuat ayahnya, Navid pusing tujuh keliling. Hobby belanja dan tur ke klub-klub trendi membuat ayahnya mengambil langkah ekstrim, menarik kartu kredit yang selama ini mereka pergunakan. Tidak hanya itu, muncul pula ide lain untuk segera menjodohkan Inanna dan Zora agar bisa lebih dewasa dan bertanggungjawab dengan hidupnya.

Tentu saja Inanna dan Zora tidak setuju, terutama Inanna. Tetapi bukan Navid namanya jika tidak bisa memaksakan kehendaknya. Inanna pun akhirnya dikenalkan kepada sosok Martin, pilihan ayahnya. Tetapi Martin tidak sesuai dengan pria idamannya, apalagi Martin suka jelalatan. Entah kenapa tangannya terlalu sibuk jika bertemu dengan Inanna makin membuat ilfil Inanna.

Inanna dan Zora yang kembar identik pun, akhirnya malah bertukar peran. Saat seharusnya Inanna sedang kencan dengan Martin, malah Zora yang menggantikannya. Hari itulah Inanna mengalami tabrakan, tabrakan yang mengubah hidupnya selamanya. Tabrakan yang membawanya bertemu dengan sosok pria bermata biru es, Alistair. 

Inanna yang akhirnya malah menyetujui tawaran pernikahan yang diajukan oleh orangtua Alistair. Padahal Inanna dan Alistair tidak saling kenal, bahkan layaknya orang asing. Alistair pun ternyata tidak mengajukan keberatan sama sekali. Ina yang terdesak dengan perjodohannya dengan Martin, pun akhirnya menyetujui rencana pernikahannya dengan Alistair. Apalagi keluarga Alistair ternyata sudah lama mengenal ayahnya.

Tidak membutuhkan waktu lama, Inanna dan Alistair pun akhirnya menikah. Dan betapa kagetnya Ina bahwa Inanna telah tertipu. Awalnya dia berpikir telah menikahi seorang pria yang sedang menderita penyakit mematikan, ternyata Alistair sudah sembuh sejak lama. 
"Aku tahu, kita tidak menikah karena cinta. Tapi aku janji Ina, aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuatmu bahagia. Aku ingin pernikahan ini berhasil. Jangan kira kalau semua yang diawali dengan cinta yang bergelora itu akan bahagia selamanya. Cinta juga bisa habis. Kita bisa belajar untuk...saling mencintai. Oke, pasti memang tidak mudah. Tapi tidak mustahil. Aku akan berusaha sungguh-sungguh."-Alistair, hal.121-122
Inanna pun tidak bisa lagi menghindar, baik Inanna maupun Alistair telah menandatangi perjanjian pra-nikah untuk tidak bercerai apapun yang terjadi. Alistair pun berusaha meyakinkan Ina untuk menjalani pernikahan mereka. Dan dimulailah kehidupan barunya...
"Jangan cemas, kita akan menghadapi semua bersama. Aku janji, kamu tidak akan menyesal. Anggap saja kita orang-orang special yang berusaha menemukan cinta setelah menikah. Karena pengalamanku mengajarkan kalau menemukan pasangan itu tidak mudah. Entah denganmu. Jadi ketika kamu dan aku punya kesempatan untuk itu, kenapa harus disia-siakan?"- Alistair,hal.124
Dan ketika semua kebahagiaan sudah mewarnai pernikahan Inanna dan Alistair, kenyataan berupa masa lalu datang begitu saja, menghancurkan semuanya. Bagaimana akhir kisah Inanna dan Alistair?

Diceritakan dari sudut pandang Inanna, kita akan diajak mengenal sosoknya dan metamorfosis dirinya. Inanna dan Zora yang dulunya hidup bebas, tanpa beban akhirnya berubah menjadi sosok wanita yang lebih dewasa. Pernikahannya dengan Alistair mengubah dirinya, membuat Inanna pun mulai berpikir kembali mengenai mimpinya selama ini.

Aku suka cara Indah Hanaco merangkai kisah Inanna dan Alistair. Pertemuan mereka yang memang klise sekali, karena sebuah tabrakan membuka semua kisah ini. Walau awalnya, aku cukup kaget dengan sosok Inanna yang begitu mudahnya menyetujui rencana pernikahannya dengan Alistair. Menikah tanpa cinta? Apakah itu tidak sama bedanya dengan perjodohan?

Aku suka dengan chemistry yang terbangun diantara keduanya. Cinta yang perlahan-lahan tumbuh pun begitu terasa sekali. Mungkin itulah namanya jodoh, berawal dari orang asing, cinta pun bisa hadir karena interaksi keduanya. 

Setting rumah kaca, tempat tinggal Inanna dan Alistair membuatku iri setengah mati. Aku juga mendambakan rumah seperti itu. Walau awalnya aku bingung dengan sosok Alistair yang terkesan misterius. Rasanya cukup aneh melihat seorang pria yang telah menikah tetapi bisa bersikap biasa-biasa saja, mampu menjaga interaksi fisik dengan istrinya cukup lama. Hingga liburan di Florence, melengkapi semuanya.

Novel ini memang mengisahkan kehidupan pernikahan, tetapi jangan khawatir. Tidak ada adegan dewasa atau adegan yang berlebihan disini, sehingga siapapun bisa membaca novel ini. Dan satu hal, yang selalu kusuka dari semua karya Indah Hanaco adalah karakteristik tokoh prianya. Seperti dalam "You Had Me At Hello", lagi-lagi aku dibuat jatuh cinta dengan Alistair.

Kamu tertarik dan penasaran membaca novel ini, tunggu apalagi, ikutan Giveaway di bawah ini ya....

------------------GIVEAWAY TIME-------------------
Saatnya aku dan Mba Indah Hanaco mau berbagi 1 buku gratis berttdan ney untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @IndahHanaco . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #YouHadMeAtHello ya.

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 

"Share dunk, pendapatmu mengenai pernikahan tanpa cinta?"

5.Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 4 September 2015 Pkl.23.59. Pengumuman pemenang pada tanggal 5 September 2015 di twitterku @RizkyMirgawati

6. Ayo komen yang paling menarik ya, siapa tahu kamu yang beruntung!!!!


Senin, 24 Agustus 2015

[Blog Tour] Heartling ----- GIVEAWAY WINNER!!!!

Akhirnya, rangkaian Blog Tour Heartling selesai juga. Lega rasanya, terima kasih semua yang sudah berpartisipasi mengikuti Blog Tour Heartling baik di blog ini maupun blog-blog sebelumnya. Setelah membaca semua komen yang masuk dan mengecek syarat-syarat yang harus dipenuhi, saatnya memilih pemenang....

Dan, ini dia pemenang yang beruntung:
Santi Wiryawan/ @siscacook
Selamat, kamu berhak mendapatkan 1eks Heartling berttdan penulis. Silahkan email data pengiriman ke kikyavis@gmail.com paling lambat tanggal 26 Agustus 2015.

Buat yang belum terpilih, jangan kecewa dulu ya. Masih akan ada 3 Blog Tour lainnya segera di Ky's Book Journal, jadi jangan lupa mampir diblog ini ya.^^ Semoga kamu yang terpilih berikutnya. 
Rabu, 19 Agustus 2015

[Blog Tour] Heartling - Giveaway

Monster!Bagi Amara, monster itu bernama Marcello. Monster dengan kenangan-kenangan buruk. Cowok. Sahabat. Gaun. Pemerkosaan. Rumah sakit. Amara tidak lagi menginginkan hal-hal itu hadir di hidupnya.

Seakan takdir belum puas mengolok-olok Amara, monster itu tiba-tiba muncul mengganggu hubungannya dengan Ji Hwan. Tepat ketika dia berusaha membuka hati.

Apa yang harus Amara lakukan?

------------------------

Akhirnya, selamat datang ke pemberhentian terakhir Blog Tour "Heartling" by Indah Hanaco. Ini karya fiksi Mba Indah Hanaco ke-23 yang telah diterbitkan loh, dan novel pertamanya di lini "Young Adult".

Gak usah berpanjang lebar, yuk kita ulas sedikit novel ini:

Heartling ini mengisahkan mengenai kehidupan Amara. Amara yang trauma untuk dekat dengan semua yang berjenis kelamin laki-laki. Hal ini dikarenakan dirinya telah diperkosa oleh Marcello, seseorang yang disebutnya sahabat, yang malah ternyata mengambil hal yang paling berharga darinya.

Hidup Amara pun menjadi tidak sama lagi. Amara menjadi tertutup bahkan susah percaya dengan orang lain. Amara terlalu takut untuk bersahabat bahkan terkesan menutup dirinya. Hingga ketika dia kembali ke bangku kuliah, Amara masih tetap menjaga jarak. Amara tidak ingin membangun kedekatan dengan orang lain lagi, karena pernah dikecewakan di masa lalu.

Tetapi sosok Sophie, teman barunya itu perlahan-lahan meruntuhkan benteng pertahanannya. Sophie perlahan-lahan menjadi sahabat baru Amara. Bersama Sophie, Amara perlahan-lahan mulai membuka diri lagi, malah kembali merekatkan kembali persahabatannya dengan Brisha sahabat lamanya. Amara, Sophie dan Brisha pun menjadi sahabat yang saling mendukung.

Tetapi tetap saja Amara masih menutup diri dengan kehadiran pria dalam hidupnya. Hingga akhirnya dia bertemu dengan sosok Ji Hwan. Ji Hwan yang awalnya berusaha Amara hindarin sekuat tenaga, ternyata hatinya berkata sebaliknya. Berkat kehadiran Ji Hwan pula, kepercayaan diri Amara bangkit kembali. Tetapi ketika semua mulai terkendali, Marcello pun hadir kembali...Apa yang terjadi selanjutnya???

Pertama-tama, selamat buat Mba Indah Hanaco yang mencoba mengangkat tema baru lagi dari novel terbarunya. Membuat sebuah novel dengan keberadaan tokoh yang trauma seperti ini tentunya tidak mudah. Penulis harus mampu membuat pembaca bisa merasakan dan ikut larut dengan trauma yang diderita oleh si tokoh, dalam hal ini Amara. Amara yang digambarkan berubah menjadi seseorang yang penyendiri, tidak percaya diri, suka menyakiti diri sendiri, takut terhadap lawan jenis, sedikit banyak mewakili sisi trauma dari Amara, si korban pemerkosaan. Sebagai pembaca, aku bisa ikut memahami setiap perubahan dari sosok Amara, bagaimanapun untuk menghadapi masa lalu sekaligus mimpi buruk itu tentunya tidak mudah, dan Amara punya caranya sendiri.

Kehadiran Brisha dan Sophie, sahabat Amara yang membantu Amara keluar dari traumanya itu juga dieksekusi dengan cukup baik. Persahabatan mereka begitu terasa, aku bisa merasakan mereka saling melengkapi satu sama lain. Apalagi sosok Brisha dan Amara juga punya permasalahannya sendiri, yang ternyata cukup berat juga. Aku benar-benar jatuh hati dengan sosok Sophie, sahabat Amara ini, dengan semua permasalahan yang mendera hidupnya, dia begitu pandai menyimpannya sendiri =) Apalagi berkat ide Sophie terkait lollipop juga sedikit banyak membantu Amara. Dan berkat bocoran penulis, horeeee akan ada novel tersendiri loh terkait Sophie dan Brisha. Semoga lancar nulis dan bisa segera diterbitkan ya, Mba =D

Sosok Ji Hwan juga manis dan romantis. Dengan semua upaya pedekatenya dengan Amara, pantes saja Amara akhirnya luluh juga. Sosok Ji Hwan ini too good too be true banget, sabarnya itu loh buat mendekati Amara patut diacungin jempol. Ji Hwan dan Amara jadi saling melengkapi dey. Twist tentang siapa Ji Hwan pun cukup mengagetkanku, ternyata aku sedikit melewatkan kepingan fakta itu :p

Sebagai pembaca yang sudah membaca beberapa novelnya, tokoh Ji Hwan yang peranakan korea lumayan menjadi sesuatu yang berbeda juga. Apalagi selama ini, aku sudah terhipnotis dan jatuh cinta dengan tokoh pria di novel-novel sebelumnya, yang kebanyakan blasteran =D

Akhirnya, novel ini hanya butuh beberapa jam saja berhasil kusantap. Dan aku semakin jatuh cinta dengan tulisan Indah Hanaco dan akan selalu menunggu karya lainnya. Walau memang aku berharap Mba Indah akan lebih jauh lagi mengeksplor mengenai kehadiran Marcello, si monster. Ya, mungkin dengan sedikit memflashback hubungan mereka dulu, tetapi mungkin penulis punya fokus sendiri, fokus untuk membuat si tokoh utama "move on" dari masa lalu.

Akhir kata, novel ini akan mengingatkan kita untuk bisa lebih peduli dengan orang-orang disekitar kita, mungkin saja ada yang butuh bantuan kita walau tanpa kata. Selamat melepas masa lalu demi masa depan yang lebih baik!!!!!

-------------------GIVEAWAY TIME-------------------

Saatnya aku dan Mba Indah Hanaco mau berbagi 1 buku gratis berttdan ney untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2. Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @IndahHanaco . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #Heartling ya.

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

4. Ganti avatar twittermu dengan cover novel "Heartling" (Optional)

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 
"Kenapa kamu berhak mendapatkan buku "Heartling"?
6. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 23 Agustus 2015 Pkl.23.59. Pengumuman pemenang pada tanggal 24 Agustus 2015.

7. Ayo komen yang paling menarik ya, siapa tahu kamu yang beruntung!!!!
Kamis, 13 Agustus 2015

[Book Review] Love Fate

Judul Buku : Love Fate
Penulis : Sari Agustia
Penerbit : Elex Media
Tebal : 240 Halaman
Terbit : April 2015
Kata orang, pernikahan yang kupunya ini sempurna. Karier kami sama-sama menanjak. Sejak dua tahun lalu, kami mulai tinggal di rumah sendiri. Tak hanya itu, kami pun membekali diri kami masing-masing sebuah mobil untuk bepergian setiap harinya.

Oh ya, kami juga punya dana untuk travelling keluar negeri—setidaknya sekali dalam setahun—dan berkunjung ke rumah Ambu di Bandung atau rumah Bapak serta Ibu Mertuaku di Malang. Hanya satu yang sebenarnya sering kali mengganggu: Keturunan. Lima tahun bahtera ini berjalan, belum juga hadir si buah hati. Kami tak pernah menunda. Tak pernah juga mempermasalahkannya. Dan … tak pernah juga membicarakannya.

Bagaimana ini…. Suamiku sebenarnya mau punya anak atau tidak? Yang ke dokter hanya aku. Yang mau adopsi hanya aku. Masa hanya aku saja yang berusaha?

-------------------------

Kehidupan pasangan Tessa dan Bhas awalnya baik-baik saja, pernikahan yang telah mereka jalin selama 5 tahun pun berjalan tanpa riak berarti. Ketidakhadiran buah hati pun tidak menjadi persoalan, baik Tessa dan Bhas tidak pernah membicarakannya secara serius. Hingga pernikahan Indah, adik Bhas membuka kembali pertanyaan demi pertanyaan mengenai buah hati.

Ya, inilah awal konflik keluarga Tessa dan Bhas. Pernikahan Indah, adik Bhas hingga kemudian Indah hamil, malah mendesak posisi Tessa. Tessa pun mulai memikirkan untuk mempunyai seorang anak untuk melengkapi kehidupan pernikahannya. Sayangnya, Bhas suaminya seakan tidak peduli dan respek terhadap niat Tessa. Tessa seakan yang berusaha sendiri, konsultasi ke dokter pun harus dijalaninya sendiri tanpa ditemani Bhas.

Hingga kemudian Tessa bertemu dengan Esme, teman seperjuangan yang juga punya masalah yang sama, belum dikaruniai buah hati. Tessa pun bertemu dengan sosok Kanti, OB dikantornya. Berawal dari Kanti pula, opsi untuk adopsi anak menjadi alternatif pilihan Tessa.

Namun, Bhas tetap tidak bergeming. Bhas tidak mau diajak konsultasi ke dokter bahkan tidak juga mengiyakan untuk adopsi. Tessa pun dibuat gregetan dengan sikapnya, akhirnya Bhas pun mengalah mau diajak berkonsultasi setelah desakan demi desakan Tessa.

Ketidakhadiran seorang anak pun menjadi pemicu masalah demi masalah yang terjadi diantara pasangan ini. Ternyata komunikasi yang kurang diantara mereka malah makin memperumit semuanya.

"Setiap orang punya masalah sendiri-sendiri. Punya cara masing-masing juga untuk menyelesaikannya. Tak perlu menghakimi karena kita tidak tahu mereka seperti apa."
Membaca novel ini sungguh mengalir. Premis yang diambil sudah familiar dan bahkan mungkin dekat sekali dengan kehidupan sehari-hari. Ketidakhadiran seorang anak memang menjadi momok bagi pasangan yang sudah menikah, tidak hanya dari keluarga tetapi juga lingkungan sekitarnya. Disinilah pentingnya komunikasi baik suami dan istri, mau terlibat untuk mencari solusi bersama.

Yang terpenting, tetap harus diingat bahwa keturunan itu takdir, kapan diberi itu rahasia Yang Di Atas, tidak ada yang tahu. Sebagai manusia, kita hanya bisa berusaha.

Diceritakan dari sudut pandang Tessa, aku bisa menyelami perasaannya. Penulis mampu merangkai kisahnya perlahan demi perlahan hingga aku bisa ikut merasakan apa yang terjadi. Namun, aku pun ingin sekali mengetahui dari sisi Bhas, sayangnya novel ini kurang mengeksplor bagian dari sisi Bhas. Aku benar-benar dibuat gregetan dengan sikap Bhas ini, dan cenderung menganggapnya pengecut dengan pilihan akhirnya. Kenapa setelah semua perjuangannya selama ini, malah akhirnya dia.... (ah gak mau spoiler).

Sebagai pembaca, tentunya aku berharap setelah masalah demi masalah yang hadir dalam kehidupan Bhas dan Tessa, mereka sanggup melewati badai. Sayangnya, lagi-lagi aku dibuat gigit jari dengan endingnya. Ah, jujur aku tidak rela sekali walau memang mungkin sekali-kali disuguhi ending yang sedikit berbeda juga bisa menjadi warna tersendiri.

Selamat Kak Tia buat novel debutmu, kutunggu buku baru lainnya.^^
Kamis, 06 Agustus 2015

[Book Review] Beautiful Bastard

Judul Buku : Beautiful Bastard
Penulis : Christina Lauren
Penerbit : Elex Media
Tebal : 404 Halaman
Terbit : Mei 2015
Chloe Mills, wanita cerdas, pekerja keras, dan sedang mengejar gelar MBA-nya. Masalahnya hanya satu: bosnya, Bennet Ryan. Mr. Ryan adalah pria yang teliti, kasar, acuh tak acuh—dan menggiurkan. Seorang Bajingan Tampan.

Bennet kembali ke Chicago dari Prancis untuk mengambil posisi penting di bisnis raksasa keluarganya. Dia tidak pernah menduga kalau asisten yang akan membantunya di luar negeri adalah makhluk cantik dan provokatif dengan kepolosannya yang harus ditemuinya setiap hari, benar-benar menjengkelkan. Berbeda dengan rumor yang beredar, dia tidak suka menjalin hubungan asmara di kantornya. Tapi wanita ini sangatlah menggairahkan hingga dia menolak prinsip itu, jika itu berarti dia bisa mendapatkannya.

Ketika hasrat di antara mereka mulai sampai ke puncaknya, Bennet dan Chloe harus memutuskan dengan tepat apa yang harus mereka lepas agar bisa mendapatkan apa yang mereka mau.

-------------------------------

"Ah, the book is not my cup of tea."
Awalnya tertarik banget baca ini, tetapi melihat rating teman2 GR lainnya yang lumayan tidak memuaskan membuatku sedikit menunda bacanya. Akhirnya, berhasil juga menamatkan buku ini...

Novel ini merupakan novel duet Christina dan Lauren, aku tidak menyangka bahwa novel ini ditulis oleh 2 orang dan merupakan fanfiction Twilight yang katanya lebih bagus dari buku serupa lainnya Fifty Shades of Gray, dan ternyata memang benar novel ini benar-benar penuh dengan adegan sex, tetapi minus BDSMnya loh.

Sebenarnya terjemahannya rapi dan enak dibaca, tetapi aku dibuat bingung ada apa dengan 2 pasangan Chloe dan Benneth ini, kok isi kepalanya ini hanya sex dan sex lagi. Novel ini mengisahkan mengenai Chloe dan Benneth, pasangan atasan dan bawahan yang sejak awal sudah tidak saling cocok. Mereka saling menjaga jarak diluar hubungan atasan dan bawahan, hingga suatu hari ketertarikan fisik memenangkan semuanya. Mereka berdua tak lagi kuasa menahan gelombang nafsu yang mendera, hingga ruang rapat konferensi kantor menjadi saksi percintaan panas diantara keduanya. Dan itu tidak berhenti disitu, masih akan ada sesi demi sesi adegan sex lainnya sepanjang membaca buku ini, yang tentunya liar, cepat dan tidak mengenal tempat.

Ya ampun, Chloe dan Benneth ini menganggap pertengkaran demi pertengkaran kecil yang mewarnai mereka malah semacam "pemanasan terselubung" bagi hubungan mereka, malah membuatnya semakin menantang. Apalagi dengan hobby Chloe yang suka memakai pakaian dalam mahal dan sexy, ini malah membuat Benneth semakin tergila-gila.

Mereka tidak lagi sekedar menjadi "teman tidur", tetapi mereka berdua saling tidak mau mengakui perasaan satu sama lain. Tetapi mereka pun tak kuasa untuk menahan nafsu, ya semacam tarik ulur antara saling benci dan cinta.

Diceritakan dari sudut pandang baik Chloe maupun Benneth membuatku sebagai pembaca, bisa memahami apa yang ada dalam pikiran dan yang mereka berdua rasakan. Apalagi ketika mereka dihadapkan dengan pilihan pekerjaan, nafsu dan perasaan mereka, mana yang akan dipilih?
Selasa, 04 Agustus 2015

[Book Review] Jake & Melly

Judul Buku : Jake & Melly
Penulis : Anna Anderson
Penerbit : GPU
Tebal : 248 Halaman
Terbit : Juli 2015
Available @bukupedia
Dulu, hidup terasa sempurna bagi Melly. Memiliki pekerjaan yang diimpikan dan masa depan yang cerah. Memiliki Ricky, tunangan yang sempurna, dan mereka sedang merencanakan pernikahan. Tapi, benar kata pepatah: Tidak ada hal yang sempurna. Cobaan datang, dan detik berikutnya Melly mendapati dirinya tinggal di apartemen, sendirian, tanpa pekerjaan. Ricky menghilang tanpa kabar.

Tapi di mata Jake Stewart, Melly selalu tampak sempurna. Hanya saja, kedua mata indah Melly yang menyorotkan duka dan rahasia itu mengganggunya.

Ketika rahasia Melly terbongkar, Jake telanjur jatuh cinta. Maka ketika Ricky datang kembali dan Melly menerimanya, hanya satu pilihan yang tersisa untuk Jake: Mengejar Melly.

Bagaimanapun, kisah ini tentang Jake dan Melly.

-----------------------------

"Melly, tidak ada satu senti pun dari tubuhmu yang tidak membuatku terbakar. Aku mencintai segala yang ada padamu, mulai dari rambutmu sampai jari-jari kakimu, termasuk setiap bekas luka yang kamu miliki. Aku mencintainya, bahkan memujanya. Jadilah milikku, Melly."
Ini tentang kisah Melly, seorang pejuang kanker. Kanker payudara yang dideritanya membuat Melly harus kehilangan satu payudaranya, membuat dirinya pun harus kehilangan semua impiannya, termasuk cinta. Segala rencana pernikahannya dengan Ricky, tunangannya musnah sudah. Ricky menghilang begitu saja, tidak bisa menerima kondisi Melly yang sudah tidak sempurna lagi.

Kondisi ini membuat Melly pun semakin terpuruk. Melly pun memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan menjauhkan diri dari orang-orang terdekatnya, termasuk keluarganya. Melly memutuskan untuk tinggal di apartemen sendiri dan mengisi waktunya dengan membuat toko kue sendiri.

Hingga 1 hari Melly mendapatkan orderan kue ke apartemen Jake, yang membuat Melly bertemu dengan Jake dan adiknya, Andrew yang malah tergila-gila dengan masakan Melly. Mereka pun semakin dekat dan layaknya sahabat baru.

Namun, Melly tetaplah Melly yang malu dengan kondisinya, bahkan Melly masih tetap menutup dirinya, termasuk dari kegiatan berenang dan hobby menyelamnya, karena malu jika orang lain tahu kondisinya yang hanya punya 1 payudara saja.

Tetapi, semua berbeda sejak kehadiran Jake. Jake yang playboy dan bebas, yang tidak merasa terikat dengan satu wanita, membuat benteng pertahanan Melly runtuh perlahan-lahan. Apalagi Jake sungguh penasaran dengan rahasia Melly.

"Melly sayang, aku mencintaimu sejak pertama kali kamu membuatkanku pasta. Semakin mencintaimu saat kamu membuka jubah mandimu di depanku. Dan akan selalu mencintaimu hingga akhir hayatku."
Namun, Ricky kembali datang ke dalam kehidupan Melly. Melly pun bingung dengan perasaannya. Apalagi Ricky kembali menawarkan pernikahan, sesuatu yang dulu sangat diimpikan Melly, kepada siapa akhirnya Melly melabuhkan hatinya?

Novel ini manis dan tidak membutuhkan waktu lama saat membacanya. Diceritakan dengan 2 sudut pandang, baik Jake dan Melly, sebagai pembaca aku bisa merasakan apa yang dipikirkan oleh Melly dan Jake.

Sosok Jake ini tipikal cowok yang sulit untuk dilupakan, apalagi dengan kata-kata dan sikapnya yang super duper romantis yang membuat Melly bisa jatuh cinta.

Yang suka dengan kisah romance yang ringan, bisa mencoba membaca novel ini.^^

[Book Review] Segenggam Daun di Tepi La Seine

Judul Buku : Segenggam Daun di Tepi La Seine
Penulis : Wuwun Wiati
Penerbit : GPU
Tebal : 304 Halaman
Terbit : Juli 2015
Available @bukupedia
Hidup di Paris menjadi tak sama lagi sejak Ajeng menemukan sebentuk cincin di balik segenggam daun. Bahasa, makanan, dan budaya yang berbeda menjadi kesehariannya yang baru. Ajeng mulai menikmati semuanya di samping Yves tercinta.

Tapi, satu per satu masalah datang. Ajeng berkali-kali goyah akan kesiapannya menikah dengan Yves. Belum lagi godaan yang datang dari sosok flamboyan, si ganteng Alain. Sifat Alain yang antiterikat dan spontan terasa lebih sesuai bagi Ajeng. Di antara Menara Eiffel, Moulin Rouge, pantai nudis, sampai swinger club, bisakah Ajeng mengontrol dirinya dan tetap setia?

-----------------------
Paris dengan segala romantikanya selalu punya cerita sendiri. Novel ini mencoba mengupas kehidupan Ajeng yang baru pertama kali datang ke Paris. Ajeng yang memilih untuk mencoba mengenal lebih dekat kekasihnya, Yvez seorang pria Perancis. Hubungan mereka yang awalnya hanya hubungan jarak jauh, berusaha untuk didekatkan dengan keputusan Ajeng untuk sementara tinggal di Paris bersama Yvez.

Dimulailah kehidupan mereka, terutama bagi Ajeng yang belum lancar berbahasa Perancis, sesuatu yang sungguh disesali tidak diseriusinya sebelum memutuskan berangkat ke Paris. Ajeng pun akhirnya memutuskan untuk mengikuti kursus bahasa Perancis, agar bisa lebih beradaptasi dengan kehidupan barunya di Paris. Semua memang tentunya tidak mudah, apalagi kalau tinggal bersama dengan pria yang berbeda kepribadian dengannya. Perbedaan budaya, bahasa, makanan dan beberapa sifat yang saling bertolak belakang membuat hubungan mereka saling melengkapi.

Yvez yang serba teratur, penuh perhitungan, rapi harus berhadapan dengan Ajeng yang impulsif, ceroboh, tidak bisa memperhatikan detail dan selalu ingin tahu. Hubungan yang tentunya penuh warna, bagaimana mereka kompromi dan saling menyesuaikan diri. Apalagi Yvez sangat menghormati Ajeng, Yvez malah menawarkan sebuah pernikahan terhadap Ajeng, tetapi Ajeng masih ragu. Ternyata kehidupan pernikahan papa mamanya membuatnya terlalu takut untuk terikat pernikahan, Ajeng takut kejadian yang sama terulang kembali...

Ah, aku dibuat terpesona dengan ide lamaran Yvez, pria yang romantis sekali....

Ditemani dengan setting Paris dan segala hal yang tentunya baru kutemui di novel ini, membuatku cukup menikmati novel ini. Aku dibuat tercengang dengan hal-hal baru dimulai dari Moulin Rouge, pantai nudis hingga swinger club yang tentunya tabu sekali di Indonesia.


Hingga akhirnya Ajeng pun tergoda dengan kehadiran Alain, sahabat Yvez yang ternyata tertarik kepadanya. Segala rencana pernikahan yang telah disusunnya pun semakin dipertanyakan. Siapa yang akan dipilihnya? Yvez yang berbeda dengannya atau Alain yang membuatnya nyaman bercerita?

Sebagai novel debut, novel ini cukup mengalir untuk dinikmati, banyak pengetahuan baru tentang kehidupan di Paris. Kalau kamu penyuka kisah romance tentang kisah cinta berbeda bangsa dan budaya, kamu bisa mencicipi membaca novel ini.^^

Selamat Jatuh Cinta.....!!!

[Book Review] 3 (Tiga)

Judul Buku : 3 (Tiga)
Penulis : Alicia Lidwina
Penerbit : GPU
Tebal : 320 Halaman
Terbit : Juli 2015
“Selama seseorang masih memiliki sesuatu untuk diperjuangkan, dia tidak akan bunuh diri. Kecuali jika memang bunuh diri adalah satu-satunya cara mempertahankan apa yang dia perjuangkan.”

Kalimat Hashimoto Chihiro membekas di kepala Nakamura Chidori, bahkan setelah perempuan itu bunuh diri. Apa sebenarnya yang mengubah pandangan hidup Hashimoto sampai dia mengakhiri hidupnya? Mungkinkah karena Nakamura tidak pernah menepati janjinya? Mungkinkah karena Nakamura menyimpan perasaan kepada Sakamoto, yang seharusnya merupakan sahabat mereka?

Setelah tujuh tahun tidak bertemu, Nakamura harus kembali berhadapan dengan masa lalunya. Di antara memori akan persahabatan, janji yang diingkari, impian, dan cinta yang tak berbalas, tersembunyi alasan kepergian Hashimoto yang sebenarnya.

--------------------

Semua bermula dari kematian Hashimoto Chihiro, sahabat yang sudah sekian lama tidak ditemui oleh Nakamura dan Sakamoto. Kematian yang sungguh tragis, kematian yang diduga karena bunuh diri, tetapi pesan kematian berupa angka 3 yang digoreskan dengan lipstik yang sama dengan lipstik yang digunakan dalam buku harian Hashimoto menimbulkan misteri dan tanda tanya besar, terutama pihak kepolisian.

Kematian Hashimoto sendiri membawa Nakamura dan Sakamoto bertemu kembali yang akhirnya membuka kembali segala kepingan kenangan yang mewarnai persahabatan mereka. Nakamura dan Sakamoto pun memutuskan untuk sementara tinggal bersama, apalagi Nakamura mengaku sedang mengalami kesulitan ekonomi. Dimulailah kehidupan Nakamura dan Sakamoto pasca kematian Hashimoto, sahabatnya.

Beberapa hari setelah kematian Hashimoto, Nakamura mendapatkan dirinya sering menemukan bayangan Hashimoto yang senantiasa hadir, apalagi jika Nakamura sedang sendiri, Sakamoto sedang pergi bekerja. Hal ini membuat Nakamura menjadi semakin depresi dan berpikir dia sudah gila, karena melihat Hashimoto yang telah meninggal. Namun, sosok Hashimoto seakan nyata dan ingin menagih janji yang telah sekian lama terucap diantara mereka. Ada apa sesungguhnya?

Diceritakan dengan alur maju mundur, dengan sedikit flashback mengenai kisah persahabatan Hashimoto, Nakamura dan Sakamoto yang berbeda kepribadian. Persahabatan yang begitu erat hingga akhirnya mereka harus berpisah karena situasi dan kondisi, mengorbankan impian yang telah sekian lama mereka bangun. Impian untuk mendirikan sebuah panti asuhan.

Novel ini sungguh kompleks sekali, tidak hanya tentang kisah persahabatan, ada juga cinta terpendam, mimpi yang ingin diraih. Awalnya aku salah menebak, kupikir ini novel misteri/horor apalagi semua cerita berawal dari kematian Hashimoto yang cukup misterius.

Awalnya aku seakan lupa dengan pesan kematian Hashimoto, karena aku larut dengan kisah flashback pertemuan Hashimoto, Sakamoto dan Nakamura, bagaimana akhirnya mereka menjadi sahabat dan berbagi mimpi bersama. Aku pun semakin dibuat penasaran mau dibawa kemana kisah ini, hingga menuju ending akhirnya aku menemukan jawabannya.

Penulis benar-benar membawaku secara perlahan-lahan menyusun keping demi keping kehidupan 3 sahabat ini. Membuatku bisa merasakan ikatan persahabatan mereka yang begitu erat, mereka saling melengkapi satu sama lain. Aku bisa merasakan suasana yang begitu suram dan mengharu biru selama membaca novel ini, dan alhamdulilah dengan lega menutup kisah ini.

Overall, debut yang menyenangkan. Tak akan ragu untuk membaca karya penulis lainnya.
Senin, 03 Agustus 2015

The Kolor of My Life - GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : The Kolor of My Life
Penulis : Netty Virgiantini
Penerbit : GPU
Tebal : 192 Halaman
Terbit : Juli 2015
Sumpah demi kolor molor!

Neyra benar-benar nggak terima kolor batik keberuntungannya jatuh ke tangan Damar, cowok bertampang jadul bin cupu dan culun yang tinggal di rumah Simbah, tetangganya yang eksentrik.

Segala jurus sudah Neyra kerahkan demi mendapatkan kembali kolor spesial itu. Termasuk mengerahkan Jurus Macan Betina, yang membuatnya berubah menjadi cewek supergalak—siap mencakar dan menerkam Damar.

Alih-alih berhasil, kesialan demi kesialan terus merundung Neyra. Dan kesialan terbesar adalah: Neyra mulai berdebar-debar nggak keruan dan salah tingkah bila berada di dekat Damar.

Gimana dong? Apa ini yang namanya cinta dari mata turun ke kolor?

------------------------

Apakah kamu punya sebuah barang kesayangan? Yang kamu anggap keramat atau punya nilai historis tersendiri? Inilah yang menjadi ide dasar novel terbaru Mba Netty Virgiantini ini. Sebuah Kolor, yang menjadi titik awal mula semua peristiwa yang terjadi pada tokoh utama novel ini, Neyra.
The Kolor of My Life merupakan teenlit terbaru yang sebenarnya bukan baru lagi, merupakan novel cetak ulang dengan judul yang sama oleh penulis, namun tentunya dengan wajah baru dan sinopsis cerita yang lebih fresh tentunya. Dan aku suka sekali dengan cover versi cetak ulang ini.^^

Dari segi cerita, The Kolor of My Life tidak ada perubahan signifikan, namun dari segi penulisan tentunya lebih rapi, walau memang masih ada beberapa typo yang kutemui, salah satunya kesalahan penulisan nama Neyra menjadi Neyna.

Ini tentang kisah Neyra, gadis remaja yang super duper panik karena kehilangan Kolor Batik Kawung kesayangannya. Kolor yang jatuh ke rumah tetangga sebelah, yang biasa dipanggilnya Simbah. Sayangnya, saat Neyra ingin mengambil Kolor yang jatuh itu, Neyra harus menelan kenyataan pahit. Segala cara telah ditempuh, tetapi hanya isapan jempol belaka. Si Kolor sudah berpindah kepemilikan, ke sosok Damar, tetangga barunya yang tinggal di rumah Simbah.

Kenapa Neyra ingin sekali mendapatkan Kolor itu? Ternyata buat Neyra, Kolor itu bukan Kolor biasa. Kolor yang mendapatkan perlakuan khusus dari Neyra, walau sering dicuci pakai berkali-kali. Buat Neyra, itu Kolor keberuntungannya, hilangnya Kolor itu hilang juga segala keberuntungannya. Dan semua karena Damar, yang telah mencuri Kolornya. Neyra pun menjadi benci terhadap Damar, semua yang dilakuin Damar terasa salah di matanya, apalagi kesialan demi kesialan terjadi setelah Kolornya hilang.

Damar yang tidak mengerti apa-apa pun dibuat bingung dengan semua sikap Neyra. Tetapi Damar tetap baik terhadap Neyra, apalagi Damar termasuk siswa pindahan dan belum mengenal banyak orang. Perlahan-lahan berawal dari benci, Neyra mulai sering memikirkan Damar. Ada apa sesungguhnya? Apalagi ketika Neyra tahu yang sebenarnya terjadi, bagaimana akhir kisah Neyra dan Damar?

Membaca novel ini hanya beberapa jam saja, novel yang ringan dan khas remaja banget. Cocok dibaca kapan saja, dan oleh siapa saja. Tidak perlu mikir, ringan dan cocok menjadi selingan bacaan.

Dengan gaya menulisnya yang khas, penuh guyonan dan dialek jawa yang sangat kental alias medok ini, siap-siap kamu dibuat tersenyum bahkan mungkin tertawa membaca kisah si Neyra dengan Kolornya ini. Makanya, gak kusarankan untuk dibaca di tempat-tempat umum, takutnya malah dikira kenapa-napa karena senyum-senyum sendiri :p

Overall, kalau kamu butuh novel remaja yang ringan dan fresh, silahkan membaca novel ini.

Hidup KOLOR....!!!!!

----------GIVEAWAY TIME------------

Setelah alhamdulilah sukses dengan Giveway Lho Kembar Kok Beda dan Kembar Dizigot , Ky's Book Journal dan Mba Netty Virgiantini hadir kembali untuk berbagi rasa syukur kami atas terbitnya, The Kolor of My Life. Nah, kamu tertarik membaca buku ini?

Mba Netty Virgiantini menyediakan 2 eks "The Kolor of My Life" untuk kamu, 2 orang yang beruntung. Yuk ikutan, syaratnya gampang kok:

1. Peserta berdomisili di Indonesia

2. Follow blog ini via Google+ atau GFC

3.Follow @NettyVirgian dan share Giveaway ini di media sosial kamu, mention @NettyVirgian dan @RizkyMirgawati sertakan hastag #TheKolorOfMyLife

4. Jawab pertanyaan di bawah ini, di kolom komentar, sertakan nama, domisili, akun twitter dan jawabanmu ya:

"Benda apa yang punya nilai historis bagimu dan selalu kamu bawa pergi atau gunakan, sertakan alasanmu ya"
5. Periode Giveaway mulai hari ini hingga 9 Agustus 2015 Pukul 23.59. Pengumuman pemenang tanggal 10 Agustus 2015 ya via blog ini dan twitter.

Jawab semenarik mungkin dan semoga kamu beruntung ya.^^

*****UPDATE****

Hai, terima kasih buat semua teman-teman yang sudah berpartisipasi dalam GA "The Kolor Of My Life". Sekarang saatnya memilih pemenang untuk GA ini, dan selalu jadi bagian paling susah karena pengen semua jadi pemenangnya. Dan ternyata, kamu boleh senang dulu, awalnya hanya ada 2 pemenang, ternyata Mba Netty berkenan menambah 1 pemenang tambahan. Akhirnya, pemenang Giveaway kali ini .....

1. Widiani (@wiidiani) dengan si tumbler pink

2. Evi Dwi Puspitasari ( littleephie) dengan selembar koran yang berisi resep kue

3. Akhfin Rahardiyanto (@afingleek) dengan si botol minyak tawon kosong

Selamat ya buat pemenang, silahkan kirim data diri kamu ke kikyavis [at] gmail[dot]com

Bagi yang belum beruntung, tenang saja, masih akan ada Blog Tour dan Giveaway lainnya di akhir bulan ini. Jadi, terus pantau blog ini semoga kamu giliran berikutnya ya....
Minggu, 02 Agustus 2015

[Book Review] Pertemuan Jingga

Judul Buku : Pertemuan Jingga
Penulis : Arumi E
Penerbit : GPU
Tebal : 256 Halaman
Terbit : Desember 2014
Available @bukupedia
Perempuan pencinta bangunan dan laki-laki pencinta tumbuhan
Bertemu kala matahari berubah jingga menawan
Di Bukit Merah ini, tersimpan misteri yang mengusik damai

Bukit Merah. Begitulah mereka menyebut area pertanian cabai di Megamendung ini. Anthea, arsitek junior yang bekerja di kantor konsultan desain, tiba-tiba harus menerima tugas sebagai pengawas lapangan pertanian, sebuah tugas yang bertolak belakang dengan keahliannya. Awalnya ia meremehkan tempat yang jauh dari keramaian kota dan memaksanya bekerja dengan orang-orang desa itu. Namun kala misteri dan masalah pelik datang silih berganti, Anthea tahu tugasnya tak bisa dianggap enteng.

Beruntung ia tak harus berjuang sendirian. Bastian, si pencinta tumbuhan, sosok menawan yang sering mengajaknya berdebat, selalu menemukan jalan untuk menjadi dewa penyelamatnya. Sanggupkah mereka mengatasi segala masalah yang mengusik kedamaian Bukit Merah?

Dan tatkala secercah cinta tumbuh di antara keduanya, mana yang harus dikalahkan—gengsi atau masa depan?

-------------------------
"Aku capek-capek kuliah arsitektur bukan untuk terdampar di pertanian cabai." - Anthea
Pernahkan kamu dihadapkan dengan 2 pilihan, antara kenyataan dan mimpimu? Inilah sekelumit hal yang berkecamuk di benak Anthea. Ketika Anthea dihadapkan dengan pilihan dan kondisi nyata kehidupannya, antara memilih untuk mengambil kesempatan yang ada atau mengikuti passionnya.

Ya, Anthea seorang arsitek junior yang sedang membangun karirnya harus berada di persimpangan jalan. Perusahaan dimana dia bekerja sedang mengalami masalah, bosnya malah memikirkan untuk melebarkan sayap ke bidang lain, yaitu bisnis pertanian cabai, sesuatu yang sangat awam bagi Anthea.

Anthea pun ditawari untuk bekerja di pertanian cabai itu mengurusi perataan lahan sebelum ditanami bibit-bibit cabai. Pekerjaan yang sesungguhnya tidak mudah, tetapi bosnya percaya dengan kemampuannya. Anthea pun bingung, untuk melamar ke perusahaan lain, dirinya belum punya pengalaman dan bekal yang cukup. Sedangkan untuk menerima tugas baru itu sungguh bukan passionnya.

Setelah memikirkan dengan cermat, akhirnya Anthea pun memilih untuk menerima tugas barunya itu selama 6 bulan. Dan dimulailah kehidupan barunya di pertanian cabai yang disebut "Bukit Merah". Semua awalnya tentu tidak mudah bagi Anthea, yang harus bisa menjadi pemimpin yang baik. Apalagi kebanyakan pekerjanya adalah pria, Anthea harus bisa menunjukkan kalau dia memang pantas berada disana.

Di "Bukit Merah" Anthea bertemu dengan sosok Bastian yang entah kenapa selalu membuatnya kesal, yang meragukan dirinya. Mereka sungguh berbeda, yang satunya pecinta tumbuhan dan satunya lagi pecinta bangunan, akankah perbedaan menyatukan mereka?

Masalah demi masalah pun hadir mewarnai, ditambah dengan mitos/kepercayaan lokal yang masih sangat mempengaruhi kehidupan pekerja dan segala intrik hingga penculikan Niken, rekan kerjanya.

Apakah Anthea sanggup memegang amanahnya dengan baik? 

Ini novel ke-2 Mba Arumi yang kubaca setelah Eleanor dan aku cukup menikmati membacanya. Ceritanya ringan dan banyak pengetahuan baru yang kudapatkan mengenai seluk beluk pertanian cabai. 

Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Anthea, bagaimanapun memilih pekerjaan itu memang tidak mudah, apalagi di tengah persaingan yang ada. Bekerja sesuai passion tentunya menjadi impian semua orang, tetapi tetap harus realistis juga dengan kondisi yang ada. 
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design