Kamis, 31 Desember 2015

Wrap Up Post Aku Cinta Kamu Reading Challenge

Hai, alhamdulilah Tahun 2015 akan segera berakhir. 


Saatnya merekap bacaanku tahun ini dan ini adalah salah satu Reading Challenge favoritku, "AKU CINTA KAMU READING CHALLENGE".


Berhubung tahun 2015 aku punya banyak bacaan yang termasuk metropop, amore, teenlit maupun Young Adult, akhirnya aku memberanikan diri untuk mengikuti Reading Challenge ini yang dihost oleh Mas Ijul @fiksimetropop dan alhamdulilah aku berhasil memenuhi targetku untuk sampai di Level Tantangan Membaca:

Aku Mencintaimu : 31+buku

Nah, Ini List Bacaan Aku Cinta Kamu Reading Challenge:
19. Kismet
21. Eleanor
22. Falling
23. Honey
34. Minoel
46. 3
67. Replay
Rabu, 30 Desember 2015

[POST AKHIR] TANTANGAN MEMBACA HARU

Hai, akhirnya sudah di penghujung Desember.

Awalnya, saat membuat Master Post Tantangan Membaca Haru, aku antusias sekali mengikuti Tantangan Membaca Haru, aku pun nekat mengambil FASE TERSIER, apalagi mengingat aku sedang terkena Haru Syndrome dan ada beberapa buku Haru yang belum kubaca dalam daftar bacaanku.


Sayangnya, di akhir Desember ini aku harus mengakui bahwa aku tidak mampu memenuhi target membacaku, karena aku hanya mampu membaca 22 BUKU HARU, yaitu 18 buku yang telah kureview dan 4 buku yang belum sempat kureview. Hal itu berarti, aku hanya mencapai FASE LATEN saja, tidak apa-apalah setidaknya aku sangat menikmati sekali Tantangan Membaca Haru ini.


Ini tahun pertama aku mengikuti Tantangan Membaca Haru dan aku sangat menikmatinya, apalagi aku menemukan karya penulis baru lagi yang kusuka dan bakal selalu kutunggu karyanya, seperti Akiyoshi Rikako. Aku juga masih menantikan kelanjutan kisah The Chronicles of Audy, semoga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk terbit.

Semoga tahun 2016, Haru bisa mengadakan Tantangan Membaca Haru 2016 dengan syarat yang lebih dipermudah, misalnya tidak harus direview di blog tetapi bisa juga di Goodreads/notes FB sehingga makin banyak yang berpartisipasi dan terkena Haru Syndrome.

Nah, ini 22 buku Tantangan Membaca Haru selama 2015:








8. The Chronicles of Audy : 21

9. The Chronicles of Audy : 4/4












21. Who Are You

22. Single Ville

Sudah berapa buku Haru yang kamu baca tahun 2015? Sampai jumpa di Tantangan Membaca Haru 2016 (insya allah).


Love,
Rizky Mirgawati

[Book Review] The Dead Returns

Judul Buku : The Dead Returns
Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerbit : Haru
Tebal : 252 Halaman
Terbit : Agustus 2015

Suatu malam, aku didorong jatuh dari tebing. 

Untungnya aku selamat.

Namun, saat aku membuka mataku dan menatap cermin, 

aku tidak lagi memandang diriku yang biasa-biasa saja. 

Tubuhku berganti dengan sosok pemuda tampan yang tadinya hendak menolongku. 

Dengan tubuh baruku, aku bertekad mencari pembunuhku.

Tersangkanya, teman sekelas.

Total 35 orang.

Salah satunya adalah pembunuhku.

---------------------------- 

2 September, jam 19:00. Aku tunggu di tebing Miura Kaishoku

Berawal dari sebuah memo kisah ini bermula. Koyama Nobuo tak menyangka memo yang didapatkannya itu membuat dirinya meninggal karena terdorong oleh seseorang. Raganya memang meninggal, tetapi ternyata jiwanya masih penasaran. Saat sadar jiwa Koyama malah berpindah ke tubuh Takahashi. 

Ingatan Koyama akan hari naas itu masih samar-samar, dia hanya sadar telah didorong dan ada yang menolongnya, hanya sebatas itu saja. Awalnya Koyama ingin jujur mengenai kondisinya, tetapi kemudian Koyama berubah pikiran. Koyama pun memutuskan untuk mencari tahu siapa pembunuhnya, dan tersangkanya adalah teman sekelasnya. Namun, ada 35 orang yang sekelas dengannya, siapa yang berniat membunuhnya dan apa motifnya?

Seperti saat membaca Girls In The Dark, aku sudah dibuat penasaran sejak awal. Penulis benar-benar mampu membuat sebuah cerita yang mengikatku sebagai pembaca. Aku dibuat penasaran dengan siapa pelaku pembunuh Koyama sesungguhnya dan benar-benar sulit sekali menebaknya. Ketika aku sudah berpikir mengenai 1 orang, lagi-lagi penulis mampu membuatku ragu dan berpindah ke yang lainnya. 

Ada banyak hal yang terasa mengganjal dalam novel ini, seperti sosok Koyama yang cenderung introvert dan "tidak dianggap" saat di sekolahnya. Rasanya sulit untuk membayangkan dia punya musuh dan apa motif pembunuhannya. Hal yang tentunya berbeda jika terjadi pada Takahashi, tubuh yang sedang dipinjamnya itu. 

Koyama dan Takahashi benar-benar pribadi yang berbeda sekali. Aku bisa merasakan pergulatan batin yang dirasakan oleh Koyama, bagaimana pun terlalu banyak perbedaan diantara keduanya. Koyama yang dulunya tidak dianggap sekarang berperan menjadi cowok populer dan tampan tentu berbeda sekali. Apalagi saat bayangan masa lalu menghampiri, aku bisa merasakan apa yang dirasakan Koyama.

Sampai menuju ending, aku benar-benar dibuat terkejut dengan twist yang disajikan. Benar-benar diluar bayanganku sama sekali, karena tidak ada yang terasa menjurus ke arah sana, walau memang ada yang mengganjal tetapi aku tidak membayangkan seperti itu. Namun, aku merasakan pemecahan kasus ini terlalu anti-klimaks, agak tidak rela menutup kisah ini seperti ini. Penulis benar-benar sekali lagi mampu membuat sebuah kisah yang mengejutkan sekali dengan twist yang tak terduga.

Aku memang jauh lebih menikmati kisah Girls In The Dark, tetapi The Dead Returns pun punya kisah yang unik dengan gaya penceritaan yang nyaman, mengalir dan terjemahannya pun tidak kaku. Jika kamu penyuka kisah misteri, rasanya kamu wajib membaca karya Akiyoshi Rikako ini.

[Book Review] Girls in the Dark

Judul Buku : Girls In The Dark
Penulis : Akiyoshi Rikako
Penerbit : Haru
Tebal : 284 Halaman
Terbit : Mei 2014

Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu...?

Gadis itu mati.

Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati.

Di tangannya ada setangkai bunga lily.

Pembunuhan? Bunuh diri?

Tidak ada yang tahu.

Satu dari enam gadis anggota Klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu.

Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang mereka buat adalah analisis masing-masing tentang siapa pembunuh yang sebenarnya. Keenam gadis itu bergantian membaca analisis mereka, tapi....

Kau... pernah berpikir ingin membunuh seseorang?

--------------------------
Kesan awal saat membaca sinopsis novel ini aku sudah penasaran banget, bayangkan sudah sejak awal kita dipaparkan mengenai kisah pembunuhan Itsumi, sang Ketua Klub Sastra. Kematian Itsumi membuat gempar seluruh sekolah, khususnya Klub Sastra, apalagi salah satu dari 6 gadis anggotanya dicurigai sebagai pembunuh Itsumi. 

Hingga kemudian, untuk mengenang kematian Itsumi, Sayuri sahabat sekaligus wakil ketua Klub Sastra mengadakan pertemuan rutin sesama anggota Klub Sastra. Ritual yang mereka sebut sebagai Yami-Nabe, sebuah ritual pembacaan cerita pendek dari masing-masing anggota Klub Sastra dengan hidangan makanan yang mereka sama sekali tidak tahu dan dalam keadaan gelap. Yang mengejutkan adalah saat sesi pembacaan cerita pendek itu masing-masing anggota ternyata membuat analisis mereka mengenai kematian Itsumi. Apa yang sesungguhnya terjadi, benarkah Itsumi memang dibunuh?

Novel ini KEREN sekali, aku benar-benar ketagihan saat membacanya, terus membuka halaman demi halaman dan tidak ingin berhenti hingga akhir. Novel ini dibagi menjadi prolog, 6 cerita pendek dari masing-masing anggota dan epilog. Sejak prolog saja, suasana yang dibangun sudah sangat mencekam sekali, aura "dark"nya begitu terasa sekali. Aku seperti sedang berada bersama anggota Klub Sastra mengikuti ritual Yami-Nabe.

Saat satu demi satu cerita pendek dibacakan, aku dibuat makin penasaran dengan sosok Itsumi sesungguhnya. Sosok Itsumi ini begitu kuat sekali, hanya dari cerita para anggota klub sastra, aku bisa membayangkan sosok Itsumi yang "sempurna" dan dominan sekali. Membaca kisah anggota klub sastra mengenai Itsumi ini juga begitu mendebarkan, karena mereka ternyata membuat analisis-analisis sendiri yang berbuah kesimpulan mengenai salah 1 dari mereka sebagai tersangka pembunuh Itsumi dan apa motifnya.

Jujur awalnya aku bingung menebak siapa gerangan pembunuhnya, apalagi masing-masing anggota punya alibi dan motif masing-masing yang bisa menjadikan mereka sebagai tersangka. Tetapi perlahan-lahan ketika aku mulai menikmati kisah ini, dugaanku semakin menjurus ke 1 orang. Walau memang aku bisa menebaknya, tetapi endingnya tetap menjadi twist yang cukup mengejutkan sekali, apalagi ternyata penulis memilih ending lain yang jauh diluar perkiraanku. Ending yang sukses menutup novel ini dengan baik.

Sayangnya, karena novel ini dibangun dari beberapa sudut pandang, aku merasakan ada "warna" yang sama dalam setiap cerita, tidak ada pembedanya. Setiap cerita seperti sudah punya kerangkanya masing-masing, dimulai dari latar belakang mereka berkenalan dengan Itsumi, masuknya mereka ke Klub Sastra, hingga kesimpulan mereka mengenai siapa yang membunuh Itsumi dan motifnya. Tetapi, penulis cukup sukses membangun karakter tiap tokoh yang membedakan satu dengan yang lainnya, mereka punya ciri masing-masing.

Semakin dalam aku membaca kisah ini, aku dibuat makin penasaran dengan kisah kematian Itsumi ini dan wow puncaknya saat membaca cerita milik Itsumi, sang Ketua Klub Sastra yang meninggal, adrenalin makin bertambah. Penulis benar-benar sukses membuatku sebagai pembaca ikut hanyut dalam kisah ini dan bisa merasakan ketegangan yang semakin lama kian memuncak.

Terjemahannya juga cukup rapi dan mengalir, tidak terkesan kaku, sehingga aku bisa membacanya hanya beberapa jam saja. Puas sekali membaca novel ini dan tidak akan ragu untuk membaca karya lainnya.

Overall, walau novel ini bukanlah cangkir tehku, tapi aku sukses dibuat terkagum-kagum dengan ceritanya. Seru dan menegangkan. REKOMEN BANGET buat kamu penyuka kisah misteri :)
Minggu, 27 Desember 2015

[Event] Riddle Secret Santa 2015


Nah, inilah hari yang ditunggu-tunggu, sesuai agenda dari Divisi Event, hari ini adalah hari posting bareng Riddle Secret Santa 2015. Ini pertama kalinya aku ikutan Secret Santa, dan jujur aku deg-degan banget ney nungguin kado apa yang akan diberikan dari Wishlist Secret Santa serta siapa Secret Santaku.

Jujur, aku dibuat menunggu lumayan lama sekali saat menerima kado Secret Santa ini, padahal ngerti sey khan waktu pengiriman hadiahnya memang lumayan panjang. Alhamdulilah H-7 dari waktu penerimaan kado, hadiah Secret Santa sampai di rumah dengan selamat.

Nah, ini dia kado dari Secret Santaku:

Merpati Tak Pernah Ingkar Janji - Sampai Maut Memisahkan Kita (Mira W)
Excited banget saat dapatin buku ini, untungnya Santaku memilih buku ini. Buku Mira W adalah salah 1 wishlist prioritasku, karena aku mulai menyukai genre romance karena membaca tulisan Mira W dan rasanya kangen sekali membaca karya Beliau. Terima kasih, Santa.

Event Secret Santa ini gak akan seru tanpa ada riddle dari Santa yang biasanya lumayan bikin deg-degan dan pusing tujuh keliling menebak siapa gerangan si Santa.

Ini riddle dari Secret Santaku:


Ada 9 kepingan puzzle yang jika disusun akan membentuk gambar kupu-kupu seperti di atas.

Dan jika dibalik akan muncul kepingan puzzle seperti ini (urutan dari kiri ke kanan):


Puzzle 1 : Rating : "don't waste your time for it"

Puzzle 2 : Jumlah buku dari seri Bow Street Runner Lisa Kleypass

Puzzle 3 : The One

Puzzle 4 : SECRET SANTA

Puzzle 5 : Gambar love

Puzzle 6 : BBI

Puzzle 7 : Jumlah post di blog aku bulan April 2014=Maret 2014=Januari 2015

Puzzle 8 : Jumlah buku Stephanie Laurens yang sudah aku baca

Puzzle 9 : Tanggal pertama aku posting di blog

Nah, siapa gerangan Secret Santaku? Alhamdulilah, awalnya aku bingung siapa dia karena aku termasuk member BBI baru dan belum terlalu banyak mengenal teman-teman BBI. Atas bantuan teman-teman BBI Jabodetabek, akhirnya aku mendapatkan pencerahan mencari Secret Santaku yang kelihatan sekali menyukai Historical Romance. Hai Santa, I Know Who You Are, Thanks For The Beautiful Gift :*

Apakah teman-teman BBI ada yang bisa menebak Santaku? 

Tunggu postingan Review sekaligus Tebak Santa di Januari 2016 ya.

Love,
Rizky
Selasa, 22 Desember 2015

[Blog Tour] Giveaway Winner MEET LAME


Akhirnya, Giveaway MEET LAME feat Abang Christian Simamora dan Penerbit Twigora diblogku selesai juga. 

Terima kasih kuucapkan kepada Penerbit Twigora dan Abang Christian Simamora yang telah memilih Ky's Book Journal sebagai salah 1 host Blog Tour MEET LAME. Alhamdulilah, kesempatan ke-2 sebagai host Blog Tour buku Abang Christian yang sangat berkesan, terutama challenge fotonya yang selalu "berbeda" dan "unik".

Alhamdulilah, Ky's Book Journal menjadi blog pembuka dari rangkaian Blog Tour MEET LAME yang akan hadir di 15 blog. Alhamdulilah, antusiasme peserta Giveaway sungguh besar, tercatat sebanyak 43 peserta dengan total viewers sebanyak 1000an pengunjung.

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua, sekarang saatnya memilih 1 pemenang yang beruntung mendapatkan 1 eks MEET LAME gratis. 

Dan pemenang yang beruntung adalah .......

Destinugrainy / @destinugrainy

Selamat kepada pemenang, aku akan menghubungi kamu via twitter untuk pengiriman hadiah ya. Harap segera direspon.^^

Yang belum beruntung, jangan kecewa dulu ya, masih ada 14 kesempatan untuk memenangkan buku MEET LAME ini, yuk kunjungin 14 blog lainnya, siapa tahu kamu yang beruntung berikutnya:

16 Desember

17 Desember

18 Desember

19 Desember

20 Desember

21 Desember

22 Desember

23 Desember

24 Desember

26 Desember

27 Desember

28 Desember

29 Desember

30 Desember


Senin, 21 Desember 2015

[Book Review] Rahasia Pelangi

Judul Buku : Rahasia Pelangi
Penulis : Riawany Elyta & Shabrina Ws
Penerbit : Gagas Media
Tebal : 336 Halaman
Terbit : Juni 2015

Katamu, ada pelangi setelah hujan
Kau hadir, mengulurkan tanganmu
Ajak aku melangkah, bersamamu.

Sepertimu, Anjani dan Rachel juga mencari cinta
Namun, mereka tak pernah menduga
Ternyata cinta segelap hutan di tengah malam.

Sementara bagi laki-laki itu,
Ia baru menyadari
Bahwa hidup ternyata seperti hutan.
Jika tak hati-hati, banyak ranting yang akan membuatmu luka.

Dalam gelap hutan,
Akankah pelangi terlihat sama indahnya? 

---------------------
Pertama kali melihat cover novel ini, aku sangat tertarik sekali, aku penasaran ada apa dengan gajah dan 2 orang di dalam cover novel ini. Dan jawabannya langsung bisa kudapatkan saat membaca novel ini.

Novel ini dituliskan secara duet, oleh Mba Riawany dan Shabrina. Karya yang indah dan berbeda dengan novel yang selama ini kubaca. Rasanya jarang sekali penulis memikirkan untuk memasukkan isu-isu seperti ini dalam sebuah karya fiksi, hal yang mungkin sering kita temui jika membaca buku nonfiksi.

Novel ini mencoba memotret isu lingkungan, dalam hal ini perlindungan gajah. Bagaimanapun gajah adalah salah 1 hewan yang dilindungi. Sayangnya manusia yang tamak, masih sering mencuri gading gajah, bahkan dengan teganya merampas hutan sebagai habitatnya. Alhasil, gajah pun mencari habitat baru bahkan sumber makanan mereka yang telah rusak, salah satunya dengan memasuki kampung dan rumah-rumah penduduk. Ini tentunya menimbulkan keresahan, manusia yang terganggu pasti tidak akan tinggal diam. Disinilah pentingnya sosialisasi dan pemahaman penanganan yang baik untuk mengatasi konflik gajah dan manusia ini.

Dalam novel ini, kita akan bertemu dengan 2 wanita hebat, yang sama-sama peduli dengan lingkungan. Ada Anjani, seorang mahout wanita yang mengabdikan dirinya mengurus gajah di sebuah Taman Nasional Tesso Nilo. Jujur, Tesso Nilo ini masih terasa asing di telingaku, aku lebih familiar dengan Way Kambas. Makanya aku antusias sekali karena melalui novel ini aku mendapatkan banyak informasi baru.

Selain Anjani, kita pun akan diajak berkenalan dengan Rachel, seorang aktivis lingkungan yang bekerja di Change World Organization, sebuah organisasi yang fokus dengan aksi penyelamatan lingkungan. Rachel bersama timnya diutus ke Tesso Nilo untuk meliput kegiatan perlindungan gajah.

Disinilah akhirnya Rachel dan Anjani bertemu, awalnya semua terasa baik-baik saja, namun kehadiran Rachel membuat perasaan Anjani tidak nyaman, apalagi sikap Rachel yang ramah dan friendly, mampu mencairkan Chay, salah satu mahout pria di Tesso Nilo. Tanpa diduga, Anjani merasa cemburu dengan kedekatan Chay-Rachel, apalagi Rachel dengan mudah bisa berbicara dan bahkan dekat dengan Chay.

Anjani pun akhirnya mengambil jarak terhadap Rachel, hal ini membuat Rachel bingung. Hingga suatu hari di salah satu operasi pengusiran gajah liar yang memasuki perkebunan sawit oleh Flying Squad (gajah jinak yang dilatih), Rachel terluka parah.

Rachel harus menerima kenyataan bahwa hidupnya tak sama lagi, Anjani yang merasa bahwa dia seharusnya bisa mencegah kejadian itu menjadi bersalah. Di lain sisi, konflik gajah pun makin melebar, perlu koordinasi semua pihak untuk menyelesaikan semuanya. 

Bagaimana akhir kisah Rachel dan Anjani?

Membaca novel ini sungguh menyenangkan, aku membaca novel ini selama seminggu, walau sebenarnya aku bisa menyelesaikannya hanya beberapa jam saja. Rasanya aku tidak ingin cepat-cepat menyelesaikan kisah ini, aku memilih untuk meresapi setiap bab pelan-pelan.

Begitu banyak informasi yang kudapatkan mengenai gajah dalam novel ini, dan juga profesi mahout/pawang gajah. Jujur aku sama sekali buta dengan mahout, mungkin sebagai orang awam kita akan berpikir seorang mahout hanya bertugas memberikan makan sekaligus memandikan gajah, ternyata banyak hal yang harus dilakukan oleh seorang mahout, dan butuh kesabaran ekstra untuk menghadapi gajah. 

Selain itu, sebagai pembaca aku juga mendapatkan informasi mengenai konflik gajah-manusia yang sudah menjadi isu global. Aku setuju dengan novel ini, bahwa konflik gajah-manusia ini tidak mungkin terjadi jika manusia sadar untuk tidak merusak lingkungan, bagaimana pun gajah butuh makan dan jika habitatnya dirusak otomatis dia harus mencari.

Disinilah diperlukan kesadaran dari setiap elemen untuk bisa sama-sama menjaga lingkungan, agar keseimbangan itu pun bisa terjaga dengan baik. Novel ini sukses memotret isu ini dengan sangat baik.

Novel ini juga tidak hanya menyoroti kisah tentang perlindungan gajah saja, kamu akan tetap disuguhi sebuah kisah percintaan yang manis. Tidak berlebihan dan mengena. Aku suka bagaimana cara penulis menutup kisah ini, manis sekali.

Overall, kalau kamu mencari kisah romansa yang "berbeda", berbalut isu lingkungan, aku rekomendasi buku ini untukmu.^^
Minggu, 20 Desember 2015

[RESENSI] PULANG - TERE LIYE



Judul Buku : Pulang
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Tebal : x + 400 hal
Terbit : Cetakan I (September 2015)











"Aku tahu sekarang, lebih banyak luka di hati bapakku dibanding di tubuhnya. Juga mamakku, lebih banyak tangis di hati Mamak dibanding di matanya."

Sebuah kisah tentang perjalanan pulang, melalui pertarungan demi pertarungan, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit."

------------------------------

Siapa yang tak kenal dengan Tere Liye? Penulis yang cukup produktif dalam menulis dan menerbitkan buku. Bahkan karya-karyanya selalu menjadi best seller dan dicetak ulang berkali-kali. Novel yang kubaca ini memang adalah cetakan pertama, tetapi menurut info saat ini novel ini sudah mencapai cetakan kesepuluh. LUAR BIASA.

Novel ini mengisahkan kehidupan BUJANG, seorang remaja 15 tahun yang tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Bujang hidup bersama bapak dan mamaknya di sebuah desa, di pedalaman Sumatera, yang biasa dipanggil talang. Suatu hari kedatangan para pemburu babi hutan ke kampungnya mengubah hidupnya. Para pemburu itu datang untuk memburu babi hutan yang telah meresahkan masyarakat.

Salah satu pemburu babi hutan, sekaligus sahabat lama bapaknya, Tauke Muda pun akhirnya meminta kepada orangtua Bujang untuk membawanya ke kota, untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Mamak bujang tentunya menolak, apalagi bujang adalah anak satu-satunya, tetapi Bapak Bujang harus menepati janjinya bertahun-tahun lalu dan akhirnya dengan berat hati Mamak Bujang pun melepas kepergian Bujang dengan sejumlah nasehat yang harus dipegang teguh Bujang:
“Kau boleh melupakan Mamak, kau boleh melupakan seluruh kampung ini. Melupakan seluruh didikan yang Mamak berikan. Melupakan agama yang Mamak ajarkan diam-diam jika bapak kau tidak ada di rumah. Mamak tahu kau akan jadi apa pun di kota sana. Mamak tahu, tapi apa pun yang akan kau lakukan di sana, berjanjilah Bujang, kau tidak akan makan daging babi atau daging anjing. Kau akan menjaga perutmu dari makanan haram dan kotor. Kau juga tidak akan menyentuh tuak dan segala minuman haram.”
“Berjanjilah kau akan menjaga perutmu dari semua itu, Bujang. Agar besok lusa, jika hitam seluruh hidupmu, hitam seluruh hatimu, kau tetap punya satu titik putih, dan semoga itu berguna.” (hlm. 24)
Tauke Muda ternyata bukanlah pemburu babi hutan biasa, hari itu juga Bujang resmi menjadi bagian dari keluarga Tong. Awalnya Bujang pikir dia akan menjadi salah satu tukang pukul Keluarga Tong, ternyata tidak sama sekali. Tauke Muda yang membawanya punya rencana lain yang jauh lebih besar. Dia malah menginginkan Bujang belajar dan meraih pendidikan setinggi-tingginya, untuk itu dia memanggil Frans untuk mengajari Bujang.

20 tahun kemudian Bujang telah bermetamorfosis menjadi Si Babi Hutan, tukang jagal nomor 1 sekaligus yang akan menyelesaikan konflik yang tidak terselesaikan dalam Keluarga Tong. Tak ada yang menyangka, Bujang yang dulu bukan siapa-siapa bisa berubah menjadi seseorang yang paling ditakuti, cukup dengan menyebut namanya saja, semua orang pasti akan ketakutan.

Bagaimana akhir kisah Bujang? Akankah dia PULANG?

Membaca novel "Pulang" ini memberikan sensasi membaca yang seru dan menegangkan. Awalnya aku pikir aku akan disuguhkan dengan sebuah kisah perjalanan si tokoh utama yang akan pulang kembali ke rumah/kampung halamannya tetapi ternyata makna pulang itu lebih luas dan bermakna.

Ini beberapa hal yang membuat novel ini menjadi menarik:

COVER
Melihat cover novel ini saja sudah menggugah rasa penasaranku, warna hijau yang sederhana tetapi ada semacam robekan yang berisi "matahari terbit", ternyata "matahari terbit" disini punya makna sendiri dan baru akan kamu ketahui jika membaca sendiri novel ini.

TEMA

Dari segi tema, Tere Liye kembali membuktikan dirinya sebagai penulis serba bisa. Tere Liye membuktikan bahwa dirinya bisa menulis serangkaian cerita dengan berbagai genre. Melalui Pulang, kita akan disuguhkan kisah perjalanan kehidupan seorang tokoh utama yang berbalut unsur ekonomi-politik. Mungkin bagi pembaca yang sudah pernah membaca Negeri Para Bedebah dan Negeri di Ujung Tanduk, akan merasakan nuansa yang sama saat membaca novel ini.

Dalam novel ini kita akan dikenalkan dengan istilah Shadow Economy, untuk orang awam sepertiku istilah ini terasa asing sekali. Tetapi jangan khawatir, Tere Liye mampu memasukkan isu Shadow Economy ini dengan sangat baik, sehingga pembaca tidak akan merasa bingung, malah pengetahuan pembaca bertambah dan mungkin akan bertanya-tanya apakah Shadow Economy ini representasi kehidupan nyata atau sekedar fiksi saja?

PENOKOHAN/KARAKTER

Novel ini cukup tebal dan terdiri dari 25 bab, cukup banyak tokoh yang ada dalam novel ini. Tidak hanya Bujang, bapak, mamak, Tauke Muda yang telah menjadi Tauke Besar, ada tokoh-tokoh lain yang mengiringi perjalanan kehidupan Bujang. Ada guru-guru terbaik Bujang yang mengajari Bujang berbagai hal, yaitu Frans, Salonga dan Guru Bushi. Ada juga anggota keluarga Tong lainnya seperti Kopong, Basyir dan Parwez serta tim terbaik atau orang kepercayaan Bujang, si kembar Yuki dan Kiko serta White. Uniknya, walaupun novel ini banyak sekali tokoh yang akan kita jumpai, tokoh-tokoh ini hadir bukan sekedar tempelan saja. Tokoh ini punya peranannya masing-masing yang sangat mempengaruhi jalannya cerita. Tere Liye sukses membuat novel ini menjadi sebuah karya yang layak untuk dinikmati.

Dari sekian banyak tokoh dalam novel ini, tokoh favoritku adalah BUJANG atau SI BABI HUTAN. Walau mungkin ada sebagian pembaca yang menganggap bahwa Bujang adalah sosok yang terlalu sempurna dan rasanya sulit ada di dunia nyata, tetapi membaca novel ini, aku malah merasa Bujang tidak sempurna. Bujang memang genius, bisa meraih 2 master sekaligus hanya dalam waktu relatif singkat, punya ide-ide out of the box, menguasai beladiri, menembak sekaligus kepandaian samurai, serta bisa mengalahkan atlet olimpiade lari. Tapi semua itu didapatkannya bukan serta merta, perlu usaha, kerja keras dan latihan berulang kali. Hal ini membuktikan kalau bakat tetap harus diasah, jika tidak diasah bakat itu tidak akan berarti apa-apa. 

BAHASA
Dalam novel ini kita akan disuguhkan bahasa yang mudah dimengerti. Tere Liye membuktikan bahwa tidak perlu bahasa yang rumit atau puitis untuk membuat suatu novel layak untuk dinikmati. Memang akan ditemui beberapa istilah baru dan terasa asing, tapi jangan khawatir sama sekali tidak akan mengganggumu.

SUDUT PANDANG
Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama, Bujang. Kelebihan penggunaan sudut pandang ini, sebagai pembaca kita akan jauh lebih mengenal sosok Bujang dan interaksinya dengan orang di sekitarnya. Sayangnya, dalam novel ini ada beberapa adegan yang memang tidak memungkinkan jika diceritakan dengan sudut pandang orang pertama, salah satunya seperti saat adegan penyerbuan Bujang, Togar dan White ke perusahaan yang sedang dikuasai oleh sang pengkhianat. Rasanya tidak memungkinkan jika Bujang bisa menceritakan adegan yang terjadi padanya sekaligus yang dialami Togar maupun White.

ALUR

Novel ini menggunakan alur maju dan mundur, baik masa lalu dan masa kini. Kita tidak akan kebingungan sama sekali, malah akan semakin penasaran dengan kisah ini. Masa lalu dan masa kini saling terjalin rapi dan saling terkait, membuatku sebagai pembaca bisa menyusun keping demi keping puzzle kehidupan Bujang, dan akan selalu ada twist-twist tak terduga yang membuat kisah ini semakin menarik.

Seperti adegan pengkhianatan, aku sama sekali tidak terkejut dengan sang pengkhianat sesungguhnya. Aku malah tertarik mengetahui alasan kenapa dia bisa berkhianat.

PESAN MORAL
Yang selalu kusuka dari novel Tere Liye adalah tulisannya selalu inspiratif dan menyelipkan pesan-pesan sederhana tentang kehidupan, tidak terkesan menggurui tapi mengena di hati. Dalam novel ini kita akan belajar banyak hal, mengenai kesetiaan, cinta sejati, berdamai dengan diri sendiri, hingga makna Pulang itu sendiri.

Rasanya memang resensi ini tidak akan terlalu detail mengungkapkan semuanya, karena terlalu banyak hal menarik dalam novel ini. Namun, alangkah lebih baiknya jika kamu membaca sendiri novel ini karena sensasi membacanya tentulah berbeda satu dengan yang lain.

Overall, novel ini bisa dibaca siapa saja, baik remaja hingga dewasa, semoga bisa mengambil hikmah dari kisah ini. Novel ini kurekomendasikan untuk kamu yang masih ragu dan menyimpan banyak pertanyaan tentang kehidupan, siapa tahu bisa menemukan jawabannya dalam novel ini.

5 bintang kusematkan untuk Si Babi Hutan...
"Jangan dilawan semua hari-hari menyakitkan. Jangan pernah kau lawan. Karena kau pasti kalah. Mau semuak apa pun kau dengan hari-hari itu, matahari akan tetap terbit indah seperti yang kita lihat sekarang. Mau sejijik apa pun kau dengan hari-hari itu, matahari akan tetap memenuhi janjinya, terbit dan terbit lagi tanpa peduli apa perasaanmu. Kau keliru sekali jika berusaha melawannya, membencinya, itu tidak pernah menyelesaikan masalah."
Jumat, 18 Desember 2015

[Blog Tour] Giveaway Winner : Bad Boys #2 : Troy's Spy


Akhirnya, Blog Tour Bad Boys #2 : Troy's Spy feat Nathalia Theodora diblogku selesai juga. 

Terima kasih kuucapkan kepada Kak Nathalia yang telah mengajak Ky's Book Journal untuk mereview sekaligus mengadakan Giveaway sebagai bagian dari rangkaian Blog Tour Bad Boys #2 : Troy's Spy. Terima kasih atas kepercayaannya, Kak.

Alhamdulilah, Giveaway ini berjalan lancar dan antusiasme peserta juga sungguh besar, diikuti oleh 35 peserta dan postingan GA ini telah dikunjungi oleh 800an pembaca Ky's Book Journal. Terima kasih untuk semua sahabat Ky's Book Journal yang telah berpartisipasi dan meramaikan, sekarang saatnya memilih 1 pemenang yang beruntung dan selalu saja menjadi momen tersulit karena rasanya pengen menangin semuanya...

Dan pemenang yang beruntung adalah .......

Ken / @orion_

Jawaban: 

Untuk karakter fiktif sih biasanya saya lebih banyak ngefans sama badboy, Kak. Karena karakter ini kebanyakan punya sisi pahit yang selalu meminta perhatian saya :)

Tapi lain di buku/film, lain juga di dunia nyata ya, Kak. Pada dasarnya orang nggak ada yang 100% persen jahat dan 100% baik. Goodboy dan badboy pun seperti itu, nggak ada yang benar-benar punya sisi putih maupun sisi hitam. Jadi saya akan lihat-lihat dulu bagaimana sifat asli mereka yang sebenarnya kaya apa. Tapi kalau harus dipaksa milih salah satu sih mungkin saya akan pilih goodboy aja kali, Kak. Karena setidaknya apa yang nampak di depan mata lebih menjamin bahwa laki-laki ini memiliki sifat baik yang jadi dominan :) 

Selamat buat pemenang, aku akan menghubungi kamu via twitter untuk pengiriman hadiah ya. Harap segera direspon.

[Book Review] Salon Tua

Judul Buku : Salon Tua
Penulis : Christina Juzwar
Penerbit : Bentang Belia
Tebal : 232 Halaman
Terbit : Mei 2015

Meski Mama telah menyulap rumah tua itu menjadi salon sekaligus hunian yang layak ditinggali, sejak awal Elena menyadari ada yang tidak beres. Rumah itu menyimpan misteri. Elena sering mendengar suara-suara ganjil dari kamar sebelahnya, yang kosong. Bau tak sedap juga menguar dari situ. Dan, betapa kagetnya Elena ketika sosok itu datang menghampirinya. Gadis berambut panjang dengan muka rusak mengerikan. 

Apa ini ada hubungannya dengan musibah kebakaran dan pembunuhan yang konon terjadi di rumah itu 20 tahun yang lalu?

Rumah semakin diliputi hawa mencekam sejak Mama memperkerjakan dua karyawan di salonnya. Keganjilan demi keganjilan mengusik Elena setelah itu. Hingga puncaknya ,pelanggan-pelanggan salon Mama menghilang, lalu ditemukan beberapa hari kemudian dalam keadaan tewas mengenaskan, dan…

tanpa rambut!

-------------------
Perceraian kedua orangtua Elena meninggalkan luka yang dalam di hati Elena. Apalagi papa Elena dengan tega malah mengusir mama dan Elena dari rumah yang selama ini mereka tinggali. Karena keterbatasan dana, Mama Elena akhirnya membeli sebuah rumah tua di pinggiran Bogor. Rumah tua yang dulunya berfungsi sebagai sebuah salon, namun telah sekian tahun dibiarkan tanpa penghuni. Rumah yang punya cerita kelam tentang kehidupan penghuni sebelumnya.

Sejak awal kepindahan, sudah banyak desas desus yang beredar terkait rumah baru Elena. Gosip yang perlahan-lahan cukup mengusik kehidupan Elena dan mamanya. Apalagi walau sudah berusaha dibersihkan, masih saja ada kamar yang berbau amis darah dan gosong bekas terbakar.

Apalagi kejadian demi kejadian yang terjadi makin membuat Elena ketakutan, tapi mamanya tetap optimis tidak ada apa-apa, itu hanya gosip yang akan hilang dengan sendirinya. Namun, ketika satu per satu pelanggan salon mama Elena menghilang semua tidak lagi bisa dibiarkan. Apa yang sesungguhnya terjadi? Sanggupkan Elena dan mamanya menghadapi semua bencana yang hadir?

Ah, jujur novel seperti ini bukan "cangkir tehku" banget. Aku bahkan seringnya menghindar membaca novel seperti ini, karena aku tipe pembaca yang suka membayangkan adegan-adegan dalam novel dan jujur aku takut sekali. Tetapi selalu ada yang pertama untuk mengawali semuanya.

Melihat covernya saja aku sudah merinding, apalagi ilustrasi di setiap bab makin menambah kengerian novel ini. Walau aku akhirnya berani mengalahkan rasa takut dan membaca novel ini, tetap saja aku memilih di pagi atau sore hari saat membacanya. Aku belum berani membacanya ketika malam hari, takut kebawa mimpi.

Membaca novel ini cukup menegangkan, dengan menggunakan alur maju mundur, kita jadi tahu ada apa yang sesungguhnya terjadi di masa lalu terkait rumah tua itu. Ternyata ada kisah kelam yang begitu menyakitkan di masa lalu, yang membuat seseorang sanggup menghabisi keluarganya sendiri. Kisah yang mengingatkanku sebagai orangtua, jika kelak mempunyai anak, jangan sampai berlaku tidak adil bahkan sampai membanding-bandingkan anak yang satu dengan yang lain karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Bagaimana pun setiap anak unik dan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tokoh-tokoh dalam novel ini pun punya peran masing-masing untuk mengurai konflik yang hadir. Semua saling mendukung, baik Elena, mama Elena, pelanggan salon hingga sahabat Elena, Bintang dan Aldo. 

Banyak sekali adegan-adegan yang membuatku merinding bahkan seram, aduh apalagi ketika ketegangan makin memuncak dengan hilangnya para korban dan kemudian ditemukan tanpa rambut, aduh aku sudah ketakutan sendiri. SERAM BANGET. 

Aku dibuat menebak-nebak siapa sebenarnya sang psikopat yang membuat pelanggan menghilang dan dengan teganya membunuh para korban. Dan ternyata dugaanku sejak awal benar dan tidak meleset. Kecurigaan yang kian lama kian memuncak. Namun, ketika mengetahui alasan dibalik semua perilakunya yang kejam, aku malah sedikit simpati kepadanya. Bagaimana pun tidak mudah menjadi seorang anak yang tersisih.

Untungnya walaupun novel ini cukup menegangkan, Kak Christina tetap menyelipkan sedikit kisah romansa Elena dan Aldo, yang lumayan sedikit mengurangi ketegangan yang ada. Namun, ketika menjelang ending jujur aku kaget setengah mati. Aku tidak menyangka akan disuguhkan twist seperti itu, di luar bayanganku selama ini. Ternyata ada 1 fakta yang luput saat aku membaca novel ini, yang membuatku tak mengira bahwa akan menemukan twist seperti itu.

Kak Christina mampu menghadirkan sebuah kisah yang "gelap" dan menegangkan, menguji adrenalin saat membacanya tetapi tetap menyisipkan pesan moral yang luar biasa sekali buat para orang tua di luar sana. Nah, kamu ingin mencoba membaca novel yang menegangkan dan seram ini, silahkan ke toko buku terdekat atau bisa dibeli di toko buku online.

Hati-hati sama rambutmu......
Kamis, 17 Desember 2015

[Blog Tour] Crystal Stairs --------------- Giveaway!!!!!

Judul Buku : Crystal Stairs
Penulis : Amaliah Black
Penerbit : GPU
Tebal : 248 Halaman
Terbit : November 2015

Available @bukupedia

Coba lihat tubuh itu.

Perhatikan segenap lekuk-lekuknya...
Kemudian helaian rambutnya yang tergerai.
Juga sepasang matanya yang membuka lebar.
Dekati. Lalu, amati dengan jelas...

Aku seharusnya memanggil polisi untuk mengetahui sudah berapa lama tubuh itu tergeletak di sana. Dalam keadaan berdarah. Tanpa nyawa.

Aku seharusnya menelepon petugas keamanan untuk melaporkan pemandangan mengerikan yang tengah kusaksikan sekarang. Aku seharusnya bertindak lebih tegas.

Namun, aku hanya melangkah mundur. Melarikan diri dari seluruh kenyataan. Dan pada akhirnya aku tersadar... kini dunia berangsur-angsur menjadi sepetak penjara bagi kehidupanku. Tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi. 

--------------------------------------
Setelah beberapa tahun hilang kontak, Choi Min-Jae dan Kim Ha-Na akhirnya bertemu kembali. Min Jae sangat antusias sekali bertemu dengan Ha-Na, teman sekolahnya dulu. Jangan bayangkan mereka punya hubungan yang mesra atau sempat berpacaran. Dulunya mereka adalah musuh bebuyutan. Min-Jae dan Ha-Na tak pernah akur, selalu saling debat dan tidak ada yang mau mengalah. Walaupun seorang wanita, Ha-Na dulunya dikenal sebagai cewek tomboy yang punya kepalan tangan yang mematikan.

Min-Jae pun tak sabar bertemu kembali dengan Ha-Na. Namun, Min-Jae begitu kaget Ha-Na tidak seperti yang dibayangkannya, berubah menjadi seorang wanita dewasa yang rupawan. Tetapi tetap saja hubungan mereka tidak otomatis membaik, mereka masih sering berdebat untuk hal-hal sepele.

Min-Jae dan Ha-Na terlibat dalam suatu pementasan musikal yang dipimpin oleh Su-Bin, gurunya. Walau Min-Jae sebenarnya tidak berminat dengan pementasan ini karena tidak begitu cocok dengan dunia keartisan, Min-Jae tetap profesional membantu Su-Bin. Min Jae akan menjadi lawan main Kang Dae-Yun, sedangkan Ha-Na hanya berperan sebagai pemeran pengganti.

Semuanya awalnya berjalan baik-baik saja, hingga suatu hari Kang Dae-Yun menyatakan rasa sukanya kepada Min-Jae dan mengungkapkan rahasia terdalamnya selama ini, tentang dirinya yang merasa tersiksa dengan kehidupannya. Kedekatan Min-Jae dan Dae-Yun membuat Ha-Na cemburu dan merasa tidak nyaman, sehingga berpikir untuk menghindari keduanya.

Hingga suatu hari Dae-Yun ditemukan meninggal dan naasnya Ha-Na merupakan saksi mata yang menemukan jasad Dae-Yun. Dimulailah sejumlah penyelidikan polisi, dan Ha-Na berstatus tersangka pembunuhan Dae-Yun, apalagi ditemukan atm Ha-Na yang hilang di TKP. Belum berhenti disana, Ha-Na pun mendapatkan sejumlah teror dan akhirnya malah membahayakan dirinya. Ada apa sesungguhnya? Siapa pembunuh Dae-Yun?

Awalnya aku pikir, aku akan disuguhkan kisah romansa cinta segitiga ala korea, tetapi ternyata aku SALAH BESAR. Walau tokoh dan settingnya korea, tetapi ini bukan seperti drama korea. Penulis mencoba memadukan kisah romansa tokohnya dengan misteri pembunuhan. 

Walau sejak awal, dugaanku mengarah ke 1 orang dan semakin lama semakin terasa jelas, tetapi aku tetap menikmati satu demi satu keping puzzle pembunuhan Dae-Yun terungkap. Pembunuh Dae-Yun seperti namanya memang cerdas dan cerdik menimbulkan sejumlah alibi untuk mengalihkan situasi dan aku dibuat tegang sendiri saat membacanya.

Novel ini page turner banget, aku dibuat penasaran membaca dan terus membaca hingga mengetahui alasan dibalik semuanya. Cover dan judulnya benar-benar pas sekali menggambarkan isi cerita, juga sampulnya yang *hitam* lebih mewakili cerita ini, karena kalau aku menyimpulkan novel ini lebih cenderung ke dark romance.

Novel ini juga unik, di setiap bab akan ada sketsa yang mewakili isi bab, sepertinya kebijakan dari Penerbit, bahwa seluruh naskah PSA3 akan ada sketsa seperti ini dan itu menarik menambah warna tersendiri dari novel ini.

Sebuah debut yang menyenangkan, aku rasa penulis cocok menulis dengan tema-tema seperti ini, yang tidak melulu fokus percintaan, tetapi juga ada misteri dan psikologinya. 

Novel ini mengajarkan kepada kita bahwa tidak semua yang terlihat itu sesungguhnya. Ternyata di balik dunia selebritis itu ada sisi gelapnya juga, dan tidak baik untuk memendam ambisi yang terlalu besar, apalagi sampai merugikan dan membahayakan nyawa orang lain.

---------------GIVEAWAY TIME--------------


Caranya mudah kok:
1. Mempunyai alamat pengiriman hadiah di Indonesia.

2. Follow akun twitter @RizkyMirgawati @ItsAmaliahBlack dan @grasindo_id Jangan lupa share GA ini dengan mention ke-3 akun di atas dan tagar #CrystalStairs ya

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), Google + atau email

4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 

Apa yang akan kamu lakukan jika menjadi tersangka sebuah kasus pembunuhan?

5. Giveaway ini akan berlangsung selama 7 hari, dimulai hari ini dan akan berakhir tanggal 23 Desember 2015 Pukul 23.59. Pengumuman pemenang paling lambat 2 hari setelah ditutup.

6. Ayo jawab yang paling menarik ya, karena jawaban paling menarik yang akan terpilih untuk mendapatkan 1 eks CRYSTAL STAIRS gratis :)
Selasa, 15 Desember 2015

[Blog Tour] MEET LAME ----------- Giveaway!!!!!!


Kamu sudah membaca postingan Ask Author Christian Simamora dan Book Review : MEET LAME , sekarang saatnya Ky's Book Journal berbagi 1 buku "MEET LAME" gratis persembahan Abang Christian Simamora dan Penerbit Twigora.





Caranya mudah kok:
1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2. Follow akun twitter @RizkyMirgawati @09061983 @TWIGORA. Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #MEETLAME ya

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), Google + atau email

4. Tinggalkan komentar di postingan sebelumnya, Ask Author dan Review 

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 

Apa yang akan kamu lakukan, jika ada 2 orang yang menyatakan jatuh cinta padamu? 

6. Giveaway ini akan berlangsung selama 7 hari, dimulai hari ini dan akan berakhir tanggal 21 Desember 2015 Pukul 23.59. Pengumuman pemenang paling lambat 2 hari setelah ditutup.

7. Ayo jawab yang paling menarik ya, karena jawaban paling menarik yang akan terpilih untuk mendapatkan 1 eks MEET LAME gratis.

Selamat menjawab.....

Oiya, kalian juga masih bisa mengikuti Giveaway di blog lainnya ya dan raih kesempatan lebih besar tentunya untuk mendapatkan "MEET LAME":

15 Desember
Ky's Book Journal (you're here)

16 Desember

17 Desember

18 Desember

19 Desember

20 Desember

21 Desember

22 Desember

23 Desember

24 Desember

26 Desember

27 Desember

28 Desember

29 Desember

30 Desember
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design