Kamis, 28 Januari 2016

[Book Review] NIGHTFALL

Judul Buku : Nightfall
Penulis : Robin Wijaya
Penerbit : Elex Media
Tebal : 300 Halaman
Terbit : November 2014

Indonesia


Sebaris kalimat, sebuah undangan, dan luka pengkhianatan yang belum sembuh. Ada hal-hal yang membuat Natalie memutuskan untuk menerima uluran tangan Kris. Sikap pria itu membuatnya yakin kalau ia sanggup keluar dari bayang-bayang masa lalu.

Seattle

Bagi Kris, obrolan dengan Natalie telah menjelma satu bentuk perasaan baru. Pria itu menagih kesepakatan: sebuah pertemuan kembali. Ketika temu dan harap menyatukan rasa, seorang pria dari masa lalu meluruhkan janji yang telah dibuat Natalie.

Richland

Ada satu celah kosong bernama kehilangan. Benjamin membutuhkan seorang teman, dan Natalie pernah mendiami tempat itu dulu. Ia ingin Natalie hadir untuk sekadar menengok kenangan, namun siapa bisa mengendalikan perasaan? Natalie dan Kris sadar cinta mereka yang masih dini, bisa rapuh karena kenangan itu.

-----------------------------
Jika kamu sudah pernah membaca Roma : Con Amore, kamu pasti mengenal Kris dan Natalie. Kris dan Nathalie bertemu di bandara. Natalie saat itu sedang patah hati akibat perselingkuhan kekasihnya, Gio sehingga Natalie pun akhirnya memajukan jadwal penerbangannya dan mengakhiri liburannya di Roma.

Saat menunggu kedatangan pesawat, Natalie bertemu dengan Kris, seorang pria asal Seattle. Obrolan mereka cukup menyenangkan, padahal mereka baru saling mengenal. Kris menginginkan sebuah pertemuan kembali, akhirnya Kris pun meminjami Natalie buku yang sedang dibacanya itu dan dengan janji Natalie harus mengembalikan sendiri buku itu dengan mengunjungi Kris di Seattle. Awalnya Natalie ragu, tetapi akhirnya Natalie pun setuju.

Setelah perpisahan itu, Kris dan Natalie tetap berhubungan cukup baik, mereka saling berhubungan melalui email dan chatting. Hingga akhirnya Natalie pun menjanjikan suatu tanggal dimana Natalie akan memenuhi undangan Kris untuk berkunjung ke Seattle.

Saat waktu yang dijanjikan tiba, Kris datang menjemput Natalie ke bandara. Sayangnya Kris tak bisa bertemu dengan Natalie, menunggu hingga penumpang terakhir keluar pun tanda-tanda kehadiran Natalie tetap tak ada. Dimana kah sebenarnya Natalie? Apakah Natalie berubah pikiran?

Sejak membaca Roma, aku sudah tertarik sekali ingin mengetahui kisah kelanjutan Kris dan Natalie, dan alhamdulilah Koh Robin pun memuaskan rasa penasaran pembacanya sepertiku yang ingin kisah Kris dan Natalie dibukukan. Dulunya kisah Kris dan Natalie bisa kita nikmatin di blog Koh Robin secara bersambung, dan itu sungguh membuatku penasaran karena waktu postingannya juga tidak jelas tergantung Koh Robin.

Makanya begitu mengetahui Nightfall ini akhirnya terbit, aku tentunya sangat antusias sekali. Aku cukup menikmati kisah Kris dan Natalie, dan aku mungkin salah satu pembaca yang menantikan pertemuan kembali Kris dan Natalie akan berjalan seperti apa. Apalagi membaca obrolan mereka baik di email maupun chatting, cukup menyenangkan sekali.

Tetapi rasanya tidak seru jika pertemuan itu langsung dibuat lancar jaya, ternyata Koh Robin membuat Natalie tiba-tiba saja tidak hadir di hari yang mereka janjikan, malah muncul sosok Benjamin, seseorang dari masa lalu Natalie yang membutuhkan kehadiran Natalie. Natalie yang berada di persimpangan antara bertemu dengan Kris atau menemui Benjamin yang membutuhkannya.

Walau memang pertemuan kembali Kris dan Natalie tidak sedramatis yang kukira, aku membutuhkan sesuatu yang lebih. Ketika bertemu, Kris dan Natalie terkesan kaku, tidak seperti obrolan mereka yang biasanya terasa menyenangkan dan mengalir sekali.

Aku juga suka bagaimana Koh Robin menulis kisah ini, menceritakan kisah ini dari sudut pandang tiap tokoh, membuat aku bisa menyelami pikiran masing-masing. Memang kisah ini sejak awal sudah tertebak, tetapi tetap saja aku menyukai twist yang dihadirkan.

Dari semua karakter yang ada, aku lagi dan lagi tertarik dengan sosok Gabriel, kakak Natalie. Aku dibuat jatuh cinta dengannya. Interaksi keduanya itu berasa sekali, membuatku lagi-lagi ingin Gabriel dibuat kisah tersendiri. 


Overall, kalau kamu ingin membaca sebuah kisah tentang jatuh cinta kembali dan bangkit dari patah hati, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca :)
"Kalau kau mau melangkah, melangkahlah yang jauh sekalian. Karena kalau hanya pergi satu dua langkah jauhnya, besar kemungkinan kau akan kembali ke tempat sebelumnya."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design