Senin, 15 Februari 2016

[Blog Tour] Eternal Flame --------------------- Giveaway!!!!!

Judul Buku : Eternal Flame
Penulis : Dheean Reean, Kristina Yovita,
Naya Corath, Nurisya Febrianti, Susi Lestari
Penerbit : Elex Media
Tebal : 283 Halaman
Terbit : November 2015

Seorang Edo terluka karena cinta. 
Seorang Dimas diombang-ambingkan cinta. 
Seorang Satria tertampar oleh cinta. 
Tiga pria dewasa dengan karakter yang tak sama, 
mengungkapkan sisi yang berbeda. 
Cinta. 
Sekuat apapun seseorang menghindarinya, 
dia akan tetap hadir. Entah memberikan rasa nyaman 
atau luka hati yang menganga. 
Karena cinta itu abadi.
-----------------------------
3 pria, 3 kisah cinta yang rumit.


"Hidup adalah kenyataan. Sepahit apa pun kenyataan itu, kenyataan tetap ada di depan kamu. Tetap berdiri di samping kamu. Tetap menjadi yang terbaik buat kamu. Dan masa lalu, selamanya hanya akan menjadi bayang gelap yang menyisakan luka. Kamu hanya harus memberanikan diri untuk menerima kenyataan. Karena kenyataanlah yang pada akhirnya akan menang dan memberikan akhir yang bahagia."

Edo, seseorang yang masih belum bisa move on dari masa lalu. Kematian Sophia, tunangannya 2 minggu sebelum hari pernikahannya membuat Edo sungguh menyesal. Edo malah larut dengan kesedihannya, tak peduli dengan keluarga bahkan sahabat-sahabatnya. Edo berubah menjadi seseorang yang dingin, tiap hari Edo akan pergi ke Stasiun Bekasi untuk bermain biola, hanya melalui lagu-lagu sendu Edo kembali mengenang kisahnya dengan Sophia.

Dimas, sahabat sekaligus tetangga Edo. Seorang pekerja yang cukup mapan, memiliki kekasih bernama Clara. Hubungan mereka sudah mengarah ke arah pernikahan, sayangnya ibunya tidak merestui karena Clara bekerja. Ibu Dimas hanya menginginkan istri Dimas nantinya hanya menjadi ibu rumah tangga seperti dirinya, hanya mengasuh anak dan mengurus suami saja, cukup suami saja yang bekerja. Hal inilah yang selalu menjadi sumber pertengkaran Dimas dan Clara, mereka sama-sama keras dan belum menemukan titik terang. Dimas diantara 2 pilihan, antara ibu dan wanita yang dicintainya. Hingga kemudian muncul sosok Nurmalita, wanita pilihan ibunya. 

Satria, seorang petugas walka commuterline. Satria sudah sejak lama jatuh cinta terhadap Rena, seorang pengguna commuterline yang selalu ditemuinya. Jatuh cinta dalam diam, hingga tembok kos-kosannya menjadi saksi cintanya. Rena yang dicintainya, tak lain tak bukan adalah adik angkat Edo. Rena yang rapuh dan suatu hari pingsan, dan Satrialah yang menolongnya. Hal ini membuka pintu perkenalan Satria dan Rena, hingga akhirnya perlahan-lahan cinta hadir di antara keduanya. Namun, kenapa ketika Satria menyatakan cinta, Rena menolak? Kenapa Rena takut padahal dia juga punya rasa yang sama?
"Jatuh cinta itu sederhana. Apabila sudah tidak sederhana, itu artinya kamu harus melepaskan."
Awalnya aku pikir ini bukan novel, karena ada 5 penulis didalamnya. Jujur aku tidak menaruh ekspektasi terlalu tinggi untuk novel ini, karena sama sekali belum ada bayangan seperti apa tulisan dalam novel ini. Ternyata aku cukup bisa menikmati novel ini, salut buat 5 penulis yang bisa menghadirkan sebuah kisah yang utuh. Rasanya sulit membayangkan kolaborasi 5 penulis menjadi sebuah novel, karena bagaimana pun menyatukan isi 5 kepala itu sulit, dan ke-5 penulis ini berhasil mengeksekusi ceritanya dengan baik, Pantas novel ini menjadi "outline naskah terbaik workshop Berbagi Cinta Lewat Kata"

Awalnya memang novel ini terasa lambat sekali kubaca, karena novel ini mencoba mengenalkanku pelan-pelan dengan para tokoh dalam novel ini. Ada 3 tokoh pria yang menjadi sentral dalam novel ini, Edo, Dimas dan Satria. Tiga pria dengan latar belakang yang berbeda, dengan kisah cintanya yang tak kalah rumit. Namun, aku merasakan bahwa semua kisah ini lebih menitikberatkan pada sosok Edo, yang belum bisa move on dari masa lalunya yang pahit.

Edo, Dimas dan Satria semuanya ternyata saling terkait satu sama lain. Edo adalah sahabat Dimas, sekaligus kakak angkat Rena, wanita yang dicintai Satria. Dari 3 tokoh pria ini, aku jatuh cinta dengan sosok Edo, jujur aku penasaran dengan sosoknya, yang jago membuat lagu, namun karena patah hati yang sangat dalam, larut dalam kesedihannya sendiri. Edo yang memilih untuk meresapi kesedihannya sendiri, hanya dengan bermain biola di Stasiun Bekasi, Edo seakan lebih dekat dengan Sophia. Aku awalnya penasaran apa yang menyebabkan Sophia meninggal, karena jujur agak kaget saat membaca prolognya yang lumayan mencekam dan akhirnya ketika tahu jawabannya, aku jatuh simpati terhadap Edo.

Salut dengan Edo yang walau punya masalah sendiri, bisa membantu menyelesaikan masalah Dimas dan secara tidak langsung juga terhadap Rena untuk memperjuangkan cintanya. Ketika akhirnya Edo pun bisa move-on, aku juga terharu...walau memang terasa cepat sekali, aku sudah bisa menebak sey sebelumnya kalau Edo akan jatuh cinta dengan..... karena clue yang bertebaran menambah keyakinanku.

Walau novel ini membahas mengenai kehidupan 3 pria ini, ada beberapa tokoh pendukung yang tak kalah penting. Salah satunya, Ibu Dimas. Awalnya aku agak kesal sama sosok Ibu Dimas, yang tidak merestui hubungan Dimas-Clara hanya karena Clara bekerja, tapi setelah tahu alasan dibaliknya aku malah jatuh simpati. Ibu Dimas tidak sendiri, ada banyak wanita di luar sana yang sepertinya.

Overall, novel ini menyadarkanku bahwa cinta patut diperjuangkan!!!
"Jatuh cinta itu cuma satu. Jatuh dengan bebas, tanpa prasangka ataupun penyesalan. Jatuh cinta seharusnya membawa kebahagiaan. Karena jatuh cinta itu anugerah dan hanya bisa dirasakan oleh orang-orang tertentu, orang-orang terpilih."
"Menurutku, orang-orang yang cukup beruntung untuk merasakan jatuh cinta nggak seharusnya menyerah. Karena di dunia ini, ada jutaan orang yang juga menginginkan hal sama tapi nggak pernah mendapatkannya, bahkan setelah mencari seumur hidup."
 Book Trailer Eternal Flame:


Kamu juga bisa membaca Behind The Scene : Eternal Flame disini

-------------------GIVEAWAY TIME-----------------------




Aku punya 1 (satu) eksemplar gratis Eternal Flame ney, caranya gampang banget loh:

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 


2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati @NayaCorath @dheean_rheean  dan @nuifebrianti kemudian share info GA ini sertakan hastag #GAEternalFlame dan mention kami


3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), G+ atau email 

4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 

Jika kamu mencintai seseorang, kamu memilih mencintai dalam diam atau memperjuangkan cintamu? Kenapa?

6. Giveaway ini berlangsung selama 7 hari, dimulai sejak hari ini sampai tanggal 21 Februari 2016. Pengumuman paling lambat 3 hari setelah GA ini berakhir ya.

Semoga beruntung!!!!!!

******UPDATE******

Terima kasih buat 42 peserta yang telah berpartisipasi dan 1400an viewers postingan ini sampai membuat postingan GA Eternal Flame menduduki urutan ke-3 postingan yang paling banyak dilihat.

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, sampai bingung mau milih yang mana saking semuanya bagus-bagus dan kece-kece, sayangnya aku hanya punya 1 (satu) buku yang dibagikan.

Dan pemenangnya adalah:

Pida Alandrian / @PidaAlandrian92

Selamat buat kamu, silahkan kirim data alamat lengkapmu dan nomor yang bisa dihubungi ke emailku kikyavis@gmail.com. Yang belum beruntung, silahkan mencoba peruntungan di blog Mba Nurina ya :D Atau mau nyobain ikutan GA lainnya juga bisa siapa tahu kamu yang beruntung berikutnya.

1 komentar:

  1. wow keren. ooo iya kak kalau ingin tahu tentang web gratis yukk disini saja. terimakasih

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design