Jumat, 26 Februari 2016

[Book Review] Love Lies

Judul Buku : Love Lies
Penulis : Nureesh Valega
Penerbit : Buku Oryzaee
Tebal : 260 Halaman
Terbit : Maret 2016

Cerita ini dimulai saat musim gugur menyelimuti kota Manhattan.

Pada sebuah kehilangan, yang membuat hati pergi, menyisakan perih juga siksa tanpa henti. Kehilangan yang membuatnya tenggelam dalam lautan dendam.

Katya Kaveirs adalah seorang desainer ternama. Terlahir dengan kecantikan alami, juga otak yang cemerlang, tidak lantas membuat Katya sempurna. Ia telah kehilangan. Jauh lebih banyak daripada yang mungkin dirasakan orang lain.

Lalu pria dengan senyum secerah mentari itu datang : Alden Antares.

Pria itu mengejar Katya tanpa kenal lelah. Membuat Katya kembali merasakan harapan. Dan membawa Katya pada masa depan yang tidak pernah ia duga akan dimilikinya.

Katya dipertemukan dengan Alden karena takdir. Berawal dari strawberry milkshake, terjebak dalam lift, hingga pertemuan-pertemuan lain yang akhirnya mengikat mereka. Membawa mereka pada janji pernikahan.

Namun takdir itu ternyata merupakan pedang bermata ganda. Tidak hanya menyatukan, takdir pun membawa kehancurkan. Karena salah satu dari mereka menyimpan rahasia, juga memupuk kebohongan yang pada akhirnya menciptakan luka.

Dan ketika cinta menyimpan luka….

Hanya perpisahan jawabannya….

----------------------------------------
"Katakan padaku, apa yang lebih menyakitkan daripada terjebak dalam masa lalu?"
Ini tentang kisah Katya Kaveirs, kehilangan orangtua dan Leanna, kakaknya membuat Katya hidup seorang diri. Kematian Leanna menimbulkan luka yang teramat mendalam di hati Katya, apalagi hanya kakaknya lah yang benar-benar mencintainya. 

Namun, Katya harus menerima takdir bahwa Leanna telah pergi untuk selamanya. Kematian Leanna sungguh menyakitkan, karena Leanna ditemukan meninggal karena dibunuh. Katya pun bertekad akan melakukan segala cara agar pembunuhnya bertanggung jawab atas perbuatannya, sekalipun itu harus membunuh juga.

Hidup Katya pun mulai terusik dengan kehadiran seorang pria menawan. Pria yang bertabrakan dengannya di tepi jalan, yang karena takdir mereka pun akhirnya bertemu lagi dan lagi.Pria itu adalah Alden Antares. Sejak awal Katya tahu bahwa pria itu menarik, tapi fokus Katya tidak pada kisah percintaannya, tetapi balas dendamnya terhadap pembunuh Leanna. 

Sayangnya, Alden Antares begitu tertarik kepada Katya, karena Katya satu-satunya wanita yang seakan tidak peduli dengan kehadirannya. Ajakan berkenalan hingga kencannya begitu mudah diabaikan oleh Katya. Hal ini membuat Alden sangat penasaran dengan sosok Katya, dan ingin mengenal wanita itu lebih jauh lagi. Alden tak menerima penolakan, karena itulah Alden berusaha mendekati Katya lagi. Ajakan kencannya pun tidak otomatis diterima Katya, Katya malah menantang Alden menyerahkan semuanya pada takdir, jika mereka bertemu lagi, Katya akan menerima tawaran itu.
"Sering kali hidup memberimu pilihan yang sesungguhnya bukanlah pilihan. Hidup membawamu pada cerita baru yang menuliskan tentang cinta, juga ... luka."
Akhirnya Katya dan Alden berkencan dan perlahan-lahan perasaan cinta itu sudah tak terbendung lagi. Alden pun tak ragu untuk melamar Katya, karena Alden merasa hidupnya sudah tak sama lagi sejak kehadiran Katya. Seharusnya ini menjadi hal yang membahagiakan bagi keduanya.Tternyata takdir berkata lain, ketika bayang masa lalu hadir menyapa, pilihan apa yang akan dipilih cinta atau balas dendam?
“Bagiku cinta yang sesungguhnya tidak memerlukan alasan. Karena ketika alasan itu hilang, cinta juga akan ikut hilang bersamanya. Jadi, untuk apa? Aku tidak membutuhkan alasan, karena aku tidak ingin cinta ini hilang.”
Membaca novel ini sungguh menyenangkan, awalnya aku sama sekali tidak ada bayangan kisah ini akan berakhir seperti apa. Awalnya aku pikir ini hanya akan menjadi sebuah kisah romansa 2 orang yang awalnya tidak saling mengenal kemudian jatuh cinta dan akhirnya menikah. Ternyata aku disuguhkan dengan sesuatu yang berbeda, kisah masa lalu yang kelam dan pahit, yang melibatkan pembunuhan dan balas dendam.
"Ketika kau tidak mampu melepas masa lalu, bersiaplah untuk kehilangan masa depanmu."
Aku suka sekali bagaimana Nureesh menceritakan kisah Katya dan Alden, pertemuan mereka hingga kemudian jatuh cinta, berasa sekali chemistrynya. Hingga ketika satu demi satu fakta terungkap, tentang kebohongan yang selama ini ditutupi, aku tetap merasakan perasaan yang mendalam diantara keduanya, rasanya sungguh menyakitkan mengetahui bahwa orang yang kita cintai terlarang untuk kita.
"Cinta tidak seharusnya menyakitkan. Jika sudah menyakitkan, maka itu adalah waktunya untuk melepaskan."
Diceritakan dengan alur maju dan beberapa kilasan masa lalu, membuatku sebagai pembaca jadi bisa lebih dekat dengan sosok Katya dan perasaannya, apa alasan dia berbuat seperti itu. Rasanya ingin sekali memeluk Katya dan mengatakan bahwa dia tidak sendiri. Untungnya ada Alden, pria yang luar biasa sekali. Pria yang secara tidak langsung tersakiti karena perbuatan Katya, tapi masih mau menerima dengan tangan terbuka Katya kembali ke pelukannya, karena cintanya yang begitu besar. 

Nureesh cukup membuatku sebagai pembaca penasaran sekali dengan masa lalu Katya. Sebenarnya jika membaca lebih jeli, Nureesh sudah banyak menebarkan keping-keping puzzle yang bertaburan sepanjang cerita yang mengarah ke seseorang, seseorang dengan matanya yang berwarna hijau. Twistnya juga sukses dieksekusi dengan baik, menutup kisah ini dengan manis. 

Overall, novel ini bukan hanya novel romansa biasa, kamu akan menemukan kisah tentang keluarga, balas dendam dan berdamai dengan masa lalu disini. 

Penasaran dengan buku ini, kamu bisa ikutan PO Love Lies juga loh disini:


Biar makin penasaran ini book trailernya:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design