Senin, 21 Maret 2016

[Blog Tour] Complicated Thing Called Love -------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Complicated Thing Called Love
Penulis : Irene Dyah
Penerbit : GPU
Tebal : 256 Halaman
Terbit : Februari 2016

Awalnya, alur cerita ini sedikit membingungkan. Tak jelas mana hulu mana muara. Tapi jangan menyerah. Percayalah, ada titik ketika semua keping puzzle itu bertemu. Seperti cinta.

Kalau Garin Nugroho punya Cinta dalam Sepotong Roti, maka Nabila punya “Cinta (Monyet) dalam Sepotong Pisang”. Organik. Gadis yang biasanya patuh itu kali ini memilih berontak: tetap pacaran meski dilarang. Bisa ditebak, kisahnya berakhir dan monyet bernama Bayu itu harus diusir.

Lalu hadir Bagas, pria sempurna pilihan ibunda. Semua jadi terlihat mudah bagi Nabila. Sayang, Bayu belum betul-betul pergi dari hatinya. Duh, bagaimana bisa Nabila memilih di antara Bagas si calon suami idaman dan Bayu yang bengal dan bikin deg-degan? Dan kenapa Nabila mesti berguru pada kisah cinta para sahabatnya?

Sebabnya satu: cinta memang repot! 

-------------------
"You meet thousands of people and none of them really touch of you, and then you meet one person and your life is changed forever.
Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Irene Dyah, dan aku makin menikmati bagaimana mba Irene meramu kisahnya. Novel ini lincah dan nagih banget bacanya.

Awalnya memang kamu mungkin akan bingung, alih-alih langsung perkenalan ke sosok tokoh utama. Mba Irene malah mengajakmu berkenalan dengan 4 sahabat si tokoh utama, mengajakmu berkeliling dari Verona, Chiang May hingga Tokyo, menemani Sora, Aalika, Dania dan Dewi memaknai kisah cinta mereka yang rumit.
"The greatest thing you'll ever learn is just to love and be loved in return."
Mungkin kamu akan merasa kenapa tidak langsung saja ke masalah sesungguhnya? Tenang saja, ternyata setiap kisah 4 sahabat Nabila ini akan menjadi kepingan puzzle untuk melengkapi kisah kehidupan Nabila.

Nabila yang berada di persimpangan jalan, antara memilih 2 pria yang sama-sama berat untuk dipilih. Ada Bagas,pria pilihan ibunya yang telah melamarnya menjadi istrinya dan ada Bayu, cinta pertama yang belum padam hingga sekarang.

Harusnya Nabila bahagia karena Bagas pria baik, tampan dan sempurna,apalagi Bagas mendapat restu dari ibunya. Tapi ketika berbicara cinta, ada hati yang kadang-kadang tidak sejalan dengan realita. Untungnya ada Sora, Aalika, Dania dan Dewi yang membuatnya mantap untuk memilih...Namun, ketika pilihan itu pun tak meredakan hati, apa yang akan terjadi selanjutnya? Siapa yang akan dipilih Nabila? Bagaimana kisah Sora,Aalika, Dania dan Dewi?
"Salju di puncak Fuji-San itu seperti perasaan dua manusia yang merasa cocok, kemudian memutuskan membina rumah tangga bersama. Barangkali perasaan itu bisa hilang, menyurut tak tampak dari luar, seperti salju puncak Gunung Fuji pada musim panas. Tapi, sebetulnya dia tetap ada di sana. Dan, perlu ada musim dingin untuk selalu menambah volume perasaan itu, mengembalikan eksistensinya agar selamanya tetap bertahan. Walaupun mengalami musim panas berulang-ulang."
Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama. Awalnya aku memang bingung kenapa ini malah kisah cinta Sora, Aalika,Dania dan Dewi duluan yang dikisahkan, kemudian baru masuk ke kisah Nabila. Tapi perlahan-lahan aku menemukan ritmenya dan malah ketagihan bacanya dan tidak mau melepas novel ini sampai tahu endingnya.

Aku jauh lebih menikmati tulisan Mba Irene ini melalui kisah Nabila. Tulisan Mba Irene jauh lebih berkembang,lebih lincah dan mengalir.

Karakter tokoh utama maupun pendukung dalam novel ini sama-sama kuat, membuat cerita ini begitu berwarna. Jujur jika aku berada di posisi Nabila, aku pun akan bingung memilih antara Bagas dan Bayu, dua pria yang sama-sama menarik dan punya kelebihan masing-masing.

Setting tempat juga memanjakanku, Mba Irene benar-benar membuat perjalanan kisah ini terasa nyata, seakan aku sedang menemani Nabila dan keempat sahabatnya.

Tidak hanya berbicara tentang cinta dan pilihan, tetapi disini juga akan ada kisah keluarga. Tentang Ibu Nabila yang selalu mengatur setiap aspek kehidupan Nabila, termasuk jodoh. Semua terasa manusiawi sekali, bagaimana pun seorang ibu selalu ingin yang terbaik bagi anaknya, walau kadang-kadang caranya mungkin kurang sejalan dengan keinginan si anak. Aku suka bagaimana kompromi itu akhirnya terjalin ketika komunikasi dan keterbukaan itu terwujud.

Jika aku menjadi Nabila,aku akan sangat beruntung sekali, punya ibu yang luar biasa, 4 sahabat yang selalu ada dan 2 pria yang sungguh menggoda.

Mba Irene benar-benar mampu merajut kisah ini dengan baik, membuatku masih terus menebak siapa pria yang akan dipilih oleh Nabila. Apalagi dua pria ini punya inisial nama yang sama, makin bingunglah pastinya. Untungnya ternyata tebakanku benar, siapa pria beruntung yang akhirnya menjadi pilihan hati Nabila.
"Beruntung bila kamu menemukan pasangan cinta sempurna seperti di film atau novel. Tapi bagaimana jika tidak? Kadang-kadang urusan cinta ini seperti lelucon menyebalkan. Kamu cinta mati sama si A, eh dia cuek. Yang ada justru si B yang mengejar-ngejar padahal kamunya males. Nah, mana yang akan kamu pilih menjadi pasangan hidup? A atau B?" 
"Kalau kamu bertanya kepadaku, aku akan menasihatimu untuk menikah dengan B, pria yang sangat menyayangimu. Urusan hati pasangan, di luar kemampuan kita mengendalikannya. Jadi pilihlah yang sudah pasti. Nah, urusan hati kita, kita yang akan mengendalikan."
Melalui kisah ini, kita akan banyak belajar bahwa kadang-kadang dalam hidup kita akan senantiasa diberikan pilihan-pilihan, termasuk pilihan dengan siapa kita akan merajut masa depan. Cinta memang rumit, tapi tidak ada yang tidak mungkin. Kadang-kadang kita pun butuh sahabat untuk meyakinkan kita tentang apa yang akan kita pilih.
"Suami adalah pria yang akan bersamamu 24 jam sehari, 365 hari dalam setahun, dan terus selama berpuluh-puluh tahun. Tidak bisa seperti pacaran yang bisa stop-pause-play kalau kepepet. Pasangan menikah tidak bisa ditukar dan diganti semudah baju baru yang ternyata tidak kamu sukai. Jangan mengandalkan logika untuk menetapkan hatimu. Karena jelas ini bukan ilmu eksakta."
Sayangnya, karena novel ini memang fokus ke kisah Nabila, aku masih penasaran dengan kelanjutan kisah Sora, Aalika, Dania dan Dewi. Kurang panjang, semoga Mba Irene nantinya akan membuat kisah tersendiri tentang 4 sahabat Nabila ini :)

Jika kamu mencari kisah cinta, hangatnya persahabatan dan menentukan pilihan,aku rekomendasikan novel ini untukmu. Semoga bisa mengambil hikmah dari kisah ini.
"Cinta memang buta. Kalau tidak buta, itu namanya matematika, yang semua bisa dihitung, dikurangi, ditambah, dikalikan, dibagi, dan hasilnya pasti. " 
---------------GIVEAWAY TIME------------- 


Giveaway kali ini agak berbeda dengan giveaway lainnya, kali ini aku dan Mba Irene Dyah akan berbagi 1 (satu) CTCL via instagram. Caranya gampang banget loh: 

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2.Follow akun instagram @rizkymirgawati dan @aikairin

3. Upload cover buku CTCL di akun instagrammu dan sebutkan alasanmu kenapa ingin membaca CTCL, jangan lupa mention/tag @rizkymirgawati dan @aikairin serta 5 orang temanmu biar rame ya, sertakan hastag #CTCL #metropop #gramedia #bookgiveaway 


Ini cover yang bisa kalian unduh dan upload 

4. Jangan lupa masukkan nama dan akun instagrammu di kolom komentar ya, agar lebih mudah dalam pendataan. (optional/tidak wajib)

5. Giveaway ini berlangsung dimulai sejak hari ini sampai tanggal 25 Maret 2016. 

6. Jika masih ada pertanyaan, silahkan colek akun twitter @RizkyMirgawati

SEMOGA BERUNTUNG....

6 komentar:

  1. Nama: Ari
    Instagram: @tiarizee

    BalasHapus
  2. Nama : Agustin Indria
    Instagram : @Ria_Indria

    BalasHapus
  3. Nama : Risyca Nova P.
    Instagram : @risycapujiastuti

    BalasHapus
  4. Nama: Ardhani
    Domisili: Malang
    Instagram: @ardhakina
    Link IG: http://www.instagram.com/p/BDXATfRLJjP/

    BalasHapus
  5. Mba Ky... Aku ikutan yaaa...

    Nama: Kitty
    Akun IG: @womomfey
    link share IG: https://www.instagram.com/p/BDUJaXJibKT/

    BalasHapus
  6. Rini Cipta Rahayu
    IG : rini.cipta

    Trims, mbak Kiky. Wish me luck, semoga hoki ikut blogtour via instagram :)

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design