Jumat, 04 Maret 2016

[Blog Tour] Kepada Gema ------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Kepada Gema
Penulis : Diego Christian
Penerbit : GPU
Tebal : 216 Halaman
Terbit : Februari 2016


Di tengah menghadapi jam kerja tak berperasaan dan menjalani hubungan jarak jauh dengan Jesse, kekasihnya yang kuliah di Belanda, Atisha harus mencari jalan keluar dari mimpi-mimpi buruk yang selalu membuatnya terbangun di tengah malam. Mimpi buruk yang terus membawanya pulang ke kenangan-kenangan pahit. 

Seolah semuanya itu belum cukup, Gema, pemuda yang pernah Atisha cintai, tiba-tiba muncul di kantornya sebagai pembawa acara baru. Kehadiran Gema mengingatkannya pada kebahagiaan sekaligus patah hati yang hingga kini masih terasa pahit, juga pada masa lalu yang dulu menjadi penyebab Gema meninggalkannya. 

Gema berusaha memasuki kehidupannya kembali. Tapi Atisha berjanji takkan mengkhianati Jesse, juga takkan mengizinkan Gema menyakiti hatinya lagi. 

Namun, bagaimana ketika hubungannya dengan Jesse mulai mengalami masalah? Bagaimana jika Gema membukakan sebuah fakta menyakitkan tentang kekasihnya itu? Dan bagaimana jika… berdamai dengan masa lalu adalah satu-satunya jalan keluar untuk Atisha? 

--------------------------

"Untuk segala sesuatu ada masanya:
kebahagiaan, air mata, tawa bahkan kesedihan.
Kecuali cinta, dia bisa bertahan andaikan dia layak diperjuangkan."
Rasanya sudah lama sekali tidak bisa membaca 1 novel sekali duduk, tetapi Kepada Gema benar-benar pengecualian. Rekor membacaku 1,5 jam perjalanan KRL saat pulang kantor, novel ini berhasil membuatku terhanyut dengan kisah Atisha dan Gema.

Ini tentang kisah Atisha, seorang creative asistant, di Star TV. Awalnya Atisha melamar sebagai reporter, namun hasil pelatihan yang diikutinya malah menempatkannya di divisi lain. Bekerja di luar passion tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi Atisha. Belum lagi pekerjaan di dunia pertelevisian itu luar biasa berbeda, dimulai dari jam kerja hingga ritme pekerjaan di kala deadline yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Untungnya Atisha punya rekan kerja yang cukup menyenangkan dan Jesse, kekasihnya yang walau jauh di Belanda, tetapi serasa begitu dekat dengannya.

Atisha dan Jesse, memang menjalani hubungan jarak jauh dan walau memang tidak bisa sering ketemuan secara langsung, tapi mereka berusaha untuk selalu berkomunikasi via online sesering dan sesempat yang mereka bisa. Bersama Jesse, Atisha bahagia dan menemukan dirinya kembali. Jesse lah yang membantu Atisha bangkit dari masa lalunya yang pahit setelah ditinggalkan oleh Gema, mantan kekasihnya.

Semuanya terasa baik-baik saja, namun masalah pun hadir ketika Gema muncul kembali hadir dalam kehidupan Atisha. Gema yang melamar sebagai news anchor di Star TV, Atisha tidak menyangka akan bertemu dengan pria yang telah melukainya begitu dalam itu. Namun, ada alasan khusus kenapa Gema kembali hadir dalam kehidupan Atisha? Gema yang begitu gigih ingin meminta kesempatan kedua, apa yang sesungguhnya terjadi?
"Lo tahu apa yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan? Kenyataan bahwa lo akan menemukan dia yang berbeda saat perjumpaan berikutnya."
Jujur awalnya aku sama sekali tak menduga kisah ini akan dibawa ke arah sana. Awalnya aku pikir ini hanya tentang kisah cinta biasa, antara 2 orang yang menjalani hubungan jarak jauh dan kemudian hadir pria dari masa lalu. Sayangnya aku salah besar, novel ini lebih rumit dan kompleks dari itu.

Diego benar-benar pandai membuatku hanyut dengan kisah Atisha, membuatku penasaran dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada dirinya. Tentang kisah cintanya dengan Jesse maupun Gema, dan masa lalunya yang pahit yang membuatnya harus terbangun setiap harinya di waktu yang sama.

Ada banyak hal yang melintas di pikiran saat membaca novel ini, kenapa begini kenapa begitu, untungnya rasa penasaran itu bisa cukup terpuaskan dengan keping demi keping kehidupan Atisha yang mulai terungkap. Kehadiran Gema yang membawa misi tertentu, hingga terkuaknya rahasia masa lalu Atisha, membuatku cukup tercengang.

Dunia pertelevisian cukup sukses dibangun oleh Diego, salut dengan riset yang cukup detail, membuatku sebagai pembaca mendapatkan informasi baru lagi mengenai seluk beluk dunia media ini, yang memang belum terlalu banyak diangkat oleh penulis lainnya.

Sayangnya, aku merasakan chemistry yang dibangun antara Atisha dan Gema tidak terlalu kuat, terasa ada yang kurang. Informasinya terlalu sedikit, andai saja ada sedikit flashback mengenai masa lalu mereka mungkin sebagai pembaca aku jauh lebih bisa menikmati. Berbeda halnya, ketika membicarakan antara Atisha dan Jesse, aku bisa membayangkan kenapa Atisha sampai bisa seperti ini.

Walau memang endingnya terasa terlalu cepat dan sungguh disayangkan sekali, tapi jangan kecewa dulu sebagai bocoran Kepada Gema akan ada sekuelnya loh, siapa tahu saja kisah Gema dan Atisha akan jauh lebih jelas di buku berikutnya. Kita tunggu saja ya kabar selanjutnya dari Diego.

Overall, aku cukup menikmati novel ini, aku merasakan sekali perkembangan tulisan Diego dibandingkan novel-novelnya sebelumnya. Premis cerita yang menarik dan twist yang cukup mengejutkan. Diego berhasil membuatku larut dengan kisah Atisha dan Gema. 
"Hidup adalah keberanian menjalani apa yang kita yakini benar. Bukan hanya tentang hidup, tetapi juga cinta."

---------------GIVEAWAY TIME----------------- 


Aku punya 1 (satu) eksemplar gratis Kepada Gema untuk kamu yang beruntung, caranya gampang banget loh: 

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2.Follow akun twitter @diegochrist dan @RizkyMirgawati kemudian share info GA ini dengan mention kedua akun diatas sertakan hastag #KepadaGema 

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), G+ atau email 

4. Giveaway ini tanpa pertanyaan, mau komen soal review atau apapun juga boleh atau cukup cantumkan datamu di kolom komentar juga boleh: 

nama : 

akun twitter : 

link share : 

5. Giveaway ini hanya 3 (tiga) hari saja, dimulai hari ini sampai tanggal 6 Maret 2016. Pemenang akan dipilih oleh random.org ya, jadi yuk ikutan siapa tahu kamu yang beruntung berikutnya :D 

Semoga beruntung!!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design