Senin, 25 April 2016

[Blog Tour] The Stardust Catcher -------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : The Stardust Catcher
Penulis : Suarcani
Penerbit : GPU
Tebal : 184 Halaman
Terbit : Maret 2016

“Apa harapanmu tahun ini?”

Joe: Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan.

Mela: Mendapat tambahan umur setidaknya empat tahun lagi, yah.... biar bisa main remi lebih lama lagi sih.

Bermula dari secarik kertas dalam jaket di commuter line, Joe dan Mela bercengkerama lewat ask.fm. Selama setahun, hanya lewat media sosial itulah mereka berhubungan. Hingga Joe tertinggal rombongan saat liburan bersama teman-teman kuliahnya. Ia tersesat di Bali. Sendirian.

Saat itulah Sally Cinnamon muncul dan mengaku sebagai peri yang akan mempertemukan Joe dengan jodohnya. Wait, peri jodoh? Yang benar saja? Ditemani Sally, Joe berusaha mencari rombongannya. Petualangan yang mempertemukannya dengan Mela, si spa therapist yang sekarat.

Apakah Mela jodoh yang dimaksud Sally? Apakah Joe benar-benar tersesat dan bukannya sengaja menghilang karena protes akan perceraian orangtuanya?

-------------------------
"Kamu tahu bagaimana komposisi keluarga yang seimbang dan baik itu? Antara orang tua dan anak tidak ada yang saling memaksa kehendak. Tidak orang tua, tidak pula anak. Mereka punya hak yang sama untuk memiliki kebahagiaan masing-masing, asalkan masing-masing pihak tetap kompromi akan satu hal. KOMITMEN."
Hidup Joe dulunya bahagia, terlahir sebagai anak tunggal membuat dirinya merasa bahagia sekali. Namun, semua berbeda ketika kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai. Hanya tinggal menunggu palu diketuk saja, orang tuanya akan berpisah. Tidak hanya itu, ternyata kedua orang tuanya telah menemukan pasangan baru, bahkan pasangan barunya membawa saudara tiri baginya. Joe merasa tersisih, bagi Joe kedua orang tuanya hanya memikirkan hidup mereka sendiri, bukan kebahagiaan Joe.

Hingga Joe pun nekat mengikuti darmawisata ke Bali. Namun, tak disangka Joe pun ketinggalan bus yang akhirnya mempertemukannya dengan sosok Sally Cinnamon. Awalnya Joe mengira dirinya bertemu dengan hantu bahkan dirinya sangat ketakutan, namun perlahan-lahan Sally yang mengaku sebagai "Peri Jodoh" itu mengubah hidup Joe sedemikian rupa.

Di lain sisi, ada sosok Mela, sang spa therapist. Mela selama ini berjuang menghidupi dirinya dan adiknya, Ratih. Mela merupakan pribadi yang hangat dan kadang-kadang konyol, membuat Oscar, kliennya dengan gencar mendekatinya. Namun Mela tidak ingin merusak hubungan profesionalnya. Suatu hari, penyakit yang diderita Mela kambuh lagi sedangkan Ratih butuh biaya, membuat Mela akhirnya menerima uluran tangan Oscar. Namun, tanpa diduga sebuah aksi perampokan rumah Oscar membuat Mela menjadi korban penculikan dan nyawanya di ujung tanduk.

Bagaimana akhir kisah Joe dan Mela? Benarkah Sally memang seorang Peri Jodoh? 

Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, cukup beberapa jam saja aku dibuat larut dengan kisah Joe-Mela-Sally. Idenya unik sekali tentang peri jodoh. Awalnya aku pikir aku akan dibawa ke sebuah kisah romansa yang cukup serius atau sedikit berbau dongeng, karena kehadiran sang peri jodoh, namun ternyata suasana yang dibangun sungguh menyenangkan. Ada kalanya aku dibuat gregetan dan terharu, kadang pula aku dibuat senyum-senyum sendiri bahkan ngakak melihat kesialan demi kesialan yang dihadapi oleh Joe.

Membaca novel ini membuatku kembali teringat kenangan akan perpisahan kedua orang tuaku. Aku pernah berada di posisi Joe, dimana orang tua yang dulunya aku tahu saling mencintai dan menyayangi memutuskan untuk berpisah. Berpisah yang sudah menjadi langkah terakhir yang bisa dipilih untuk kebahagiaan dan kebaikan bersama. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Joe, sungguh tidak mudah menerima semua kenyataan pahit itu, katakanlah egois tapi memang manusiawi sekali jika kita takut kehilangan, kehilangan kasih sayang yang selama ini kita dapatkan. Itu yang dulu juga pernah kurasakan.
"Tidak selamanya hidup akan berlaku adil, Joe. Tidak selamanya pula satu keluarga utuh itu isinya ayah, ibu, dan anak. Banyak kasus anak-anak broken home yang masih mendapat kasih sayang penuh dari orang tuanya sekalipun tinggal terpisa. Asalkan tujuan mereka sama, untuk saling membahagiakan."
Namun, setiap orang punya mekanisme penerimaan sendiri, seperti juga Joe. Untungnya dia bertemu dengan sosok Sally, yang akhirnya membuat Joe bisa menerima kenyataan yang dihadapi. Aku suka bagaimana Joe bermetamorfosis, berubah menjadi pribadi yang lebih baik sejak pertemuannya dengan Sally. Walau kadang-kadang kasihan juga karena harus melalui kesialan demi kesialan dulu untuk membuat Joe sadar.

Mela pun punya hidup yang tidak mudah, harus hidup sebagai yatim-piatu, menderita penyakit yang cukup serius, harus membanting tulang untuk kehidupannya sendiri dan adiknya. Salut dengan Mela yang punya prinsip yang kuat dan malah seringnya bisa menghibur orang lain dengan akun ask.fmnya yang secara tidak langsung mempertemukannya dengan Joe. 

Ketiga tokoh dalam novel ini punya karakter yang kuat sekali, namun jika disuruh memilih aku akan memilih Sally Cinnamon. Sally ini peri jodoh yang unik dan menyenangkan sekali. Rasanya seru juga ya jika setiap orang didampingi oleh peri jodoh kayak Sally ini. Hidup pasti jadi lebih semarak lagi. 

Diceritakan dari sudut pandang Joe dan Mela, kita bisa meresapi apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh keduanya mengenai kisah kehidupannya, membuatku merasa begitu dekat dengan keduanya. Tidak hanya Mela dan Joe yang akan bercerita, ada juga Sally sekaligus Oscar, walau memang porsi terbanyak milik Joe. 

Menuju ending, jujur aku dibuat penasaran kisah ini akan dibawa kemana. Benarkah Sally Cinnamon ini peri jodoh Mela dan Joe? Sayangnya, dugaanku salah besar, apa yang kubayangkan tidak semua menjadi nyata, namun aku suka bagaimana Suarcani mengeksekusi akhir dari kisah perjalanan Joe-Mela-Sally. 

Membaca novel ini membuat perasaanku naik turun dan campur aduk. Kamu akan dibuat terharu, tersenyum bahkan gregetan dengan kisah ini. Sebuah novel yang tidak hanya mengangkat isu tentang cinta, tetapi juga keluarga dan juga penerimaan akan takdir yang bermuara pada satu kata, KEBAHAGIAAN.

Overall, kamu mau mencoba novel semi-fantasy yang bisa menghibur sekaligus menghangatkan hatimu, aku rekomendasikan novel ini untukmu.^^

-----------GIVEAWAY TIME--------------


Saatnya aku mau berbagi 1 buku The Stardust Catcher dan tas joger kece untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili atau memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @alhzeta . Jangan lupa share info GA ini dengan mention dan tagar #TheStardustCatcher ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 30 April 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!

******UPDATE******

Alhamdulilah, terima kasih teman-teman semua yang telah berpartisipasi dalam Blog Tour The Stardust Catcher. Alhamdulilah tercatat ada 55 peserta yang ikutan dan telah dilihat sebanyak 1400an lebih viewers. Sayangnya, aku hanya punya 1 paket hadiah saja. Setelah membaca komen-komen dan mengecek syarat mengikuti giveaway ini,akhirnya terpilihlah 1 (satu) nama yang beruntung.

Dan pemenangnya adalah:

Rissya Mutia Prima / @RMP2982

Selamat buat pemenang, aku akan menghubungimu via twitter untuk pengiriman hadiahnya. Buat yang belum beruntung, jangan patah semangat dulu ya masih banyak giveaway buku lainnya yang tak kalah kece.

55 komentar:

  1. Nama: Arfidiah fitri
    Akun Twitter : @arfidiahfitri
    Link share : https://mobile.twitter.com/arfidiahfitri/status/724453519382585344?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C5715505867
    Domisili : Malang


    Peri identik dengan dongeng. Satu kata yang umumnya telah kita dengar sedari kita kecil. Kita dapat "menjumpai Peri" lewat media audio visual(televisi), atau lewat buku buku bergambar berlatar kerajaan atau dunia khayal lainnya, lalu dibacakan oleh orang tua kita.

    Peri , umumnya digambarkan sebagai sosok seorang wanita bergaun indah, mengenakan mahkota dan memiliki kemampuan magic dengan tongkat ajaib, yang memiliki arti, apapun keinginan orang yang ' terpilih' bertemu sang peri, akan terkabul..
    Pada dasarnya sang peri akan memilih seorang yg berhati baik, yang selalu berusaha untuk menghadapi segala ujian hidup tanpa lelah dan mengeluh untuk ditolongnya.

    Setiap kata Peri terdengar atau terngiang dipikiranku, Aku akan langsung mengimajinasikan bahwa mungkin akan sangat menyenangkan bisa bertemu dan ditolong oleh seorang Peri.
    Peri menurutku sekalipun hanya sebuah imajinasi, tapi Peri merupakan sosok magis penuh keajaiban dan siapapun yg ditolongnya tentu akan bisa bahagia, walau sesaat.
    Karna sejatinya , bahagia itu ada dan bisa terjadi oleh diri kita sendiri lbh dulu, lalu orang lain dan seterusnya.
    Sendiri memang menyenangkan tapi berdua dan bersama akan lebih lebih menyenangkan. :))

    BalasHapus
  2. nama : Rissya Mutya Prima
    twitter : @RMP2982
    domisili : Bandar Lampung,Lampung
    link share : https://twitter.com/RMP2982/status/724483887234060289

    Peri di pikiranku langsung tercetus makhluk mungil bersayap, dengan sinar yang mengitari sosoknya dengan tongkat mungil ajaib. Hehe Terbang kesana kemari dan dapat menghilang dalam sekejap *fushh* *seketika hilang* Peri yang suka muncul tiba-tiba disaat kita butuh pertolongan dan menderita.

    Jadi teringat sosok Ibu Peri-nya si Cinderella yang baik hati, Tinkerbell dan Fairythopia yang senang berpetualang, Cosmo-Wanda si Orang tua Peri yang lucu dan jail, tidak hanya ada peri baik tapi juga ada Si Maleficent si peri jahat.

    Para peri ini pun senang sekali bersinggungan dengan manusia, ada yang hadirnya diharapkan namun ada juga yang hadirnya malah menimbulkan bencana. Ada yang hadirnya membawa bahagia, ada juga yang hadirnya membawa kelam dan penderitaan.

    Tapi di dunia modern seperti saat ini banyak sekali yang bisa menerima label sosok peri yang baik hati, seperti Peri Ilmu yaitu Ibu Guru, Peri Husada yaitu Ibu Dokter serta ibu perawat, Peri buku yaitu kakak penulis yang senantiasa berbagi cerita dengan buku, Peri Buntelan yaitu kakak yang suka memberikan buku dalam bentuk Giveaway *janganGRyakak* *adaygterbang*, dan Peri Sepanjang Masa yaitu Ibu kita yang senantiasa merawat kita dari kecil hingga saat ini. Serta peri-peri lain di luar sana yang mengabdikan hidupnya untuk kesejahteraan orang lain.

    Wish me luck ^^ *rapaljampijampikeberuntungan*

    BalasHapus
  3. Nama:Arien Prakasari
    Twitter:@Arrinn_Kka
    Domisili:Mojokerto
    Linkshare: https://twitter.com/Arrinn_Kka/status/724486758117740544

    Peri, kalo bicara tentang peri pasti kita akan terbayang sosok kecil bersayap yang memiliki wajah cantik yang bersinar terang seperti cahaya dan memiliki sihir yang dapat mengabulkan semua permintaan yang kita minta, menolong saat kita membutuhkan, dan selalu berada disisi kita. Sosok yang selalu muncul di dongeng yang berbau majic, yang selalu diharapkan anak kecil maupun dewasa ada juga di kehidupan yang nyata ini :)

    BalasHapus
  4. Nama : Annisa Rizki Sakih
    Twitter : annisakih
    Domisili : Batam, kepRi
    Link share :https://twitter.com/Annisakih/status/724500969111711745?s=17

    Begitu mendengar kata peri dalam benak saya langsung terbayang Fairy God Mother. Entah kenapa meskipun saya tahu itu hanyalah dongeng dan tidak sesuai dengan ajaran agama yang saya anut, sampai saat inu saya masih percaya. Bahwa setiap gadis kecil memiliki peri pelindung yang bisa hadir dalam wujud siapa saja. Segala kebaikkan dan keberuntungan yang saya peroleh selama ini bisa jadi juga karena andil dari Fairy God Mother saya, hehehehe.

    BalasHapus
  5. Nama : Ratnani Latifah
    Twitter : @ratnaShinju2chi
    Domisili : Jepara
    Link Share : https://twitter.com/ratnaShinju2chi/status/724513455609286656

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Jawab : Mendengar kata Peri aku langsung teringat para elf di film Lord Of The Rings juga para peri di negeri dongeng.

    Aku membayangkan para peri sejatinya memiliki tubuh layaknya manusia. Perbedaan yang cukup menonjol dengan manusia adalah pada cuping telinganya yang lebih panjang dan runcing seperti duri. Bisa meruncing ke atas atau samping, tapi tidak ke bawah. Hidungnya juga panjang dan tubuhnya tinggi langsing. Memiliki mata tajam sebening kristal. Wajahnya mencarkan semburat cahaya bening yang menyilaukan.

    Memiliki kulit yang putih mulus. Rambut panjang yang lurus dan halus. Keunggulannya dengan ras manusia, para peri memiliki indra yang sangat tajam. Juga kepekaan pada kekuatan supranatural. Dia juga sangat tenang dalam bersikap. Selalu memikirkan segala sesuatu sebelum bertindak. Sangat setiap kawan dan loyal pada atasan. Tapi juga sangat misterius. Meski begitu, para peri juga sangat baik hati dan suka menolong.


    BalasHapus
  6. Nama: Dyah Muawiyah
    Twitter: @dyahmuawiiyah
    Domisili: Surakarta
    Link share:https://twitter.com/dyahmuawiiyah/status/724516882972188672

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Kalo mendengar kata "peri" yang langsung terbayang adalah si peri kecil Tinkerbell dengan rambut kuning dan baju hijaunya. Berkat salah satu novelnya kak Arini Putri, jadi suka banget sama si peri hijau ini XD

    BalasHapus
  7. Nama: Diah P
    Domisili: Bekasi
    Twitter: @She_Spica
    Link share: https://twitter.com/She_Spica/status/724518578410541056

    Pertama kali mendengar kata peri bagiku adalah makhluk dongeng ajaib super mungil, setinggi jari telunjuk dan memiliki sayap, namun memiliki kekuatan besar yg bisa mengabulkan harapan anak2 kecil yg memercayai keberadaan mereka.
    Dalam bayangan sya peri itu adalah Thumbelina yag terlahir dari kelopak bunga dan menjelajahi dunia dgn segala tantanannya hingga kemudian dia mendapat sayap dan menjadi peri bersama teman2nya yg lain. Terima kasih.

    BalasHapus
  8. Nama : Mega Widyawati
    Akun twitter : @widy4_w Domisili : Nganjuk
    Link share : https://mobile.twitter.com/Widy4_W/status/724519816560672769?p=v

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Hmm, seperti yang aku lihat di beberapa film disney. Aku membayangkan sosok peri itu menyerupai wanita cantik nan anggun yang sosoknya selalu ditampilkan memiliki telinga runcing yang khas sekali menunjukkan dia itu "Peri". Sang peri selalu Memakai gaun rok mekar berwarna putih bahkan kadang warna-warni dan dipunggungnya ada sayap mungil yang digunakan untuk terbang kesana-kesini. Sosok peri itu juga selalu membawa tongkat ajaib yang bisa mengabulkan semua permintaan.
    Mungkin begitu lah yang bisa aku gambarkan, bahwa sosok peri itu ibarat makhluk yang sempurna tanpa celah sedikit pun.

    BalasHapus
  9. Nama: Herva Yulyanti
    Domisili: Cimahi, Bandung
    Twitter: @hervayulyanti
    Link share: https://twitter.com/hervayulyanti/status/724527261618044928

    Bayangan saya jika mendengar peri langsung kepada sosok Legolas dalam kaum Elf di film The Lord Of The Rings, karakternya sebagai peacemaker dalam kelompoknya yang terdiri dari manusia, kurcaci, hobbit, penyihir. Terlihat dalam pertempuran pun ia sangat tenang berantemnya, menggunakan panah sebagai senjatanya, elegan cara bertingkah laku dan bertuturnya. Tak hanya Legolas si ganteng kalem dari kaum Elf (peri) yang memiliki paras rupawan namun semua kaumnya berparas menawan dan bersih. Itulah kiranya bayangan saya tentang peri :)

    BalasHapus
  10. Nama : Gita Nurladikasari
    Akun Twitter : @oneonlygzb
    Domisili : Batam
    Link Share : https://twitter.com/oneonlygzb/status/724538082133872640
    Jawaban : Peri identik dengan dongeng ya? Yang aku bayangin makhluk yang bentuk tubuhnya seperti manusia tapi mungil, punya sayap dan cantik-cantik dan ganteng-ganteng. Kalau dengar kata peri aku langsung teringat Tinkerbell, cerita favourite-ku. Kehidupan mereka sangat menarik sekali,mereka juga kreatif. meskipun persaingan juga tak terlepas dari kehidupan mereka. Bahkan di umurku yang 19tahun ini aku masih berkhayal andai aku jadi peri, astaga!! malu-maluin ya!

    BalasHapus
  11. Nama : Miftahur Rizqi
    Twitter : @MR_Laros
    Domisili : Banyuwangi, Jatim
    Link Share :
    https://twitter.com/MR_Laros/status/724540447629017088

    Halooo!! kakak, aku ikutan ya. Baca review kakak sepertinya buku ini menarik banget, aku belum pernah baca genre seperti ini sebelumnya, semoga berjodoh buat baca :)

    Jika aku membayangkan seorang peri, sosok peri dalam imajinasi aku adalah sosok mungil berparas cantik, rambut panjang nan indah, punya sayap, menyenangkan, baik hati dan punya kekuatan super (termasuk bisa muncul lalu tiba-tiba menghilang). Kekuatan itu digunakan untuk membantu manusia baik yang sedang mengalami kesusahan atau sedang dianiaya oleh sesama manusia.

    Di imajinasiku, penggambaran peri seperti di cerita Cinderella yang pada saat kesulitan dibantu oleh ibu peri. Atau peri yang mengubah wujudnya menjadi ikan mas yang membantu anak baik hati yang sedang kesulitan di cerita rakyat dari Jawa Barat. Oh iya, dalam cerita lain, "Tukang Sepatu dan Peri-Peri Kecil", kehidupan keluarga tukang sepatu terangkat karena dibantu pengerjaan sepatunya oleh peri-peri kecil yang keluar pada malam hari dan membuat sepatu.

    Pokoknya, peri itu cantik dan baik hati, kakak.. ! :D

    BalasHapus
  12. Nama: Nurul Hikmatul F
    Akun Twitter: @nuhifalala
    Domisili: Bandung
    Link Share: https://twitter.com/Nuhifalala/status/724578830883516417

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Kalau denger kata peri itu yang pertama kali terbayang pasti tokoh nirmala di kisah Cerita Dari Negeri Dongeng yang pake baju pink, bawa tongkat peri, terus selalu barengan sama Oki yang bajunya serba hijau itu. Duh jadi pengen baca cerita itu lagi kan hehe.
    Intinya sih yang aku bayangkan peri itu seseorang yang rela dan ikhlas menolong orang lain bahkan jika ia harus mengorbankan dirinya sendiri. Dan satu lagi, peri itu seseorang yang tidak mengenal pamrih atas bantuan yang telah diberikannya.
    Terima kasih :)

    BalasHapus
  13. Nama :: Siti Elmanah
    Twitter :: @Araharuu
    Domisili :: Tangerang
    Link Share :: https://mobile.twitter.com/AraHaruu/status/724623819743219712?p=v
    Jawaban :: yang terlintas di kepala aku adalah, perempuan cantik dan berwibawa dengan rambut indah, juga di tangannya ada tongkat kelap-kelip yang punya kekuatan magis terus bisa bunyi 'tring'

    BalasHapus
  14. Nama: Shinta Amelia
    Twitter: @S130596
    Domisili: Bekasi
    Link share: https://twitter.com/S130596/status/724715892932669440?s=09

    "Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?"

    Yang aku bayangkan ketika mendengar kata peri adalah seorang perempuan paruh baya gemuk yang berukuran mungil dengan rambut digelung dan sudah memutih, bergaun hijau, berkaca mata dan memegang tongkat peri. Matanya berkilat jail, tubuhnya memancarkan sinar keemasan yang berkelap-kelip di dalam gelap dengan bibir yang senantiasa menyunggingkan senyum riang seolah mengatakan tongkat-ajaib-ku-ini-bisa-mengabulkan-apapun-permintaan-mu-lho! XD

    Hahaha! dari dulu selalu kebayangnya begitu. Terus juga ibu peri ini lincah betul, gak bisa diam, terbang kesana, terbang kesini. Ditangkap, hap! Dia menghilang XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lupa sayap transparannya :') dipikir-pikir kenapa periku ini mirip peri yang muncul di iklan kombantrin ya :"))

      Hapus
  15. Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Domisili: Malang
    Link share: https://twitter.com/dust_pain/status/724764205241376768

    "Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?"

    yang kubayangkan ketika denger kata peri adalah makhluk kecil, lucu, dan bersayap yang tugasnya mengatur semesta. misalnya nih peri hujan, dia mengatur hujan turun ke bumi. peri salju, dia mengatur turunnya salju di negeri empat musim. dsb, dst... pokoknya jumlah peri banyak banget di dunia ini. mereka bertugas sesuai apa yang disematkan pada namanya. oh ya, karena mereka punya serbuk ajaib, jadi wujud mereka gak terlihat sama mata telanjang manusia. tapi, mereka suka berkeliaran di sekitar kita dan kadang berbuat jail ke manusia hihihi.

    BalasHapus
  16. Nama : Markhamah
    Twitter:@@ivedvedi
    Domisili: Kediri
    Link Share : https://mobile.twitter.com/ivedvedi/status/724789220775063554

    Jawaban : "Tinkerbel"

    Sosok pameran utama dalam kartun yang handal dalam mematri benda-benda tak terpakai menjadi bermanfaat bagi nya dan kaum peri nya. Tinkerbel merupakan peri yang kreatif, dimana kita bisa mengambil hikmah nya.bila menonton film peri tersebut. Disamping, mengutamakan persahabatan. Pun bisa dicontoh dalam memanfaatkan barang bekas menjadi barang seni. Bahkan mampu memiliki daya jual yang tinggi.

    BalasHapus
  17. Nama : Agatha Vonilia M.
    Akun twitter : @Agatha_AVM
    Domisili : Jember
    Link share : https://twitter.com/Agatha_AVM/status/724766293912510464

    Tinkerbelle, kalau ditanya soal peri pasti jawabannya Tinkerbelle. Paling sering lihat emang filmnya Peter Pan. Aku selalu fokus sama Tinkerbelle. Hehehee Abisnya lucu, imut-imut dan gemesinn lhoo apalagi kalau udah ngambek nggak ketulungan. Bikin aku ngakak lihat sifat judes dan ngambek kalau cemburu sama Wendy. Tapi, ada satu sifat yang bikin aku jatuh hati sama peri satu itu. Meskipun dia jealous banget sama Wendy, dia selalu menolong Peter Pan dan Wendy. Saat Wendy ditangkap Kapten Hook, Tinkerbell juga ikutan jahilin Kapten Hook. Hati Tinkerbell tulus bangetss. Dia malah jadi sahabat Wendy.

    Terakhir lihat juga ada kisah tentang Tinkerbelle di salah satu stasiun TV swasta, berbeda dengan Peter Pan. Tinkerbell menjadi seorang carpenter gitu dan dia hidup bersama teman-teman peri lainnya bahkan dia juga punya seorang saudara peri winter. Konsepnya berbeda bangett dengan Tinkerbell dalam Peter Pan.

    Jadi, kalau aku bayangin peri. Tinkerbell pasti yang paling pertama aku bayangin. Aku seneng banget kalau punya sahabat seperti dia. Hidup bakalan lebih berwarna dan ceria bersamanya.

    BalasHapus
  18. Nama: Ayu Widyastuti
    Twitter: @widyayu15
    Domisili: Palembang
    Link: https://twitter.com/widyayu15/status/724849863171661825

    Hal yang dibayangkan dari peri: makhluk baik hati yg Membantu orang dalam keadaan susah.

    BalasHapus
  19. Nama: Maria Elsa
    Twitter: @xoxoelsa
    Domisili: Bekasi
    Link Share: https://twitter.com/xoxoelsa/status/724865462178332672

    Hal yang aku bayangkan saat mendengar PERI adalah seorang perempuan yang cantik, baik hati, lemah lembut dia suka menolong orang selalu membawa tongkatnya yg sakti, memakai gaun warna putih yg cantik, dan memakai mahkota :D PERI akan selalu menolong orang yang baik dan lagi kesusahan dan seoarang PERI tidak pernah mengharapkan balasan apapun ^^ Seperti Rani Peri yang berada di serial drama Baal Veer :)

    BalasHapus
  20. Nama : Sagita Nur Amalia.
    Akun twitter : @Sagita_N_A
    Domisili : Purwokerto, Jawa Tengah.
    Link share : https://mobile.twitter.com/Sagita_N_A/status/724598497400381440?p=v

    Jawaban :

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?
    Yang aku bayangkan jika mendengar kata Peri adalah Mempunyai Sayap. Karena biasanya dari cerita yang aku tau kebanyakan peri itu identik dengan mempunyai sayap, biasanya peri bisa terbang. Dongeng Cinderella, karena di dongeng Cinderella ada ibu peri yang baik hati yang menolong Cinderella. Ajaib, karena peri biasanya mempunyai kekuatan ajaib atau sihir. Cantik, Peri biasanya perempuan yang cantik. Baik Hati, karena di cerita-cerita songeng Peri digambarkan dengan sosok yang baik hati dan suka menolong. Mempunyai tongkat,karena peri peri biasanya mempunyai tongkat ajaib. Di sukai anak anak, anak anak suka dengan peri yang karakternya baik hati, suka menolong, cantik dan yang suka anak anak tirukan menjadi peri kalu bermain bersama teman temannya.

    Terima Kasih

    BalasHapus
  21. nama : Dera Devalina
    twitter : @deradevalina
    domisili : Belinyu, Bangka
    link share : https://twitter.com/deradevalina/status/724921222321033216

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    aku memiliki bayangan kalo peri itu Mahluk kecil yang memiliki sayap yang rapuh namun indah dan berwarna warni seperti pelangi, pakaian peri terbuat dari bunga dan daun yang indah, paras mereka sangat menawan walaupun memiliki kuping yang lancip seperti ELF (sejenis peri kurcaci), memiliki kulit yang agak sedikit pucat dan mata yang berbinar indah. setiap mereka terbang mereka mengeluarkan cahaya yang berkilauan dari serbuk keajaiban. mereka terdiri dari perempuan dan laki – laki. setiap peri memiliki peran mereka masing masing, saat musim semi mereka menumbuhkan bunga bunga yang indah serta buah – buahan segar dari serbuk – serbuk keajaiban sambil bernyanyi dan menari. Para peri juga tidur di dalam kelopak bunga. Katanya orang yang percaya dengan keajaiban serta bejiwa tulus dan baik hati bisa melihat mereka.

    BalasHapus
  22. Putri Prama A.
    @putripramaa
    Probolinggo
    https://twitter.com/PutriPramaa/status/724928743303745536

    Yang aku bayangkan jika mendengar kata peri adalah stardust spreader. Mirip judulnya, ya?
    Jadi, yang pertama kubayangkan saat mendengar kata peri adalah peri-peri mungil semacam tinkerbell. Nah, karena aku teracuni tinkerbell, aku memikirkan peri itu selalu menyebarkan sesuatu seperti butiran-butiran berkilau yang kuyakini adalah debu-debu bintang. Mungkin bayanganku ini mainstream banget, ya? Hehehe.
    Tapi, setelah kupikir-pikir lagi, apa yang kupikirkan ketika mendengar kata peri bukan hanya manusia-manusia mungil menyerupai thumbelina yang menjadi stardust spreader, tapi juga bayangan pergi yang pernah kuceritakan di giveaway The Stardust Catche bagian Kak Nurina, jadi aku membayangkan perinya itu seperti ini:
    Peri tersebut memiliki tubuh mungil, mungkin sekitar sekitar 150cm. Wajahnya bulat dan kulitnya cerah dan bersinar (setidaknya auranya saja yang seperti itu). Rambutnya berwarna cokelat gelap dengan potongan pendek yang menipis sebahu. Telinganya meruncing seperti halnya elf pada umumnya. Matanya bulat dengan iris mata berwarna kecokelatan. Hidungnya mungil, tidak terlalalu mancung. Bibirnya tipis berwarna merah muda.
    Pakaiannya berupa terusan selutut berlengan pendek dengan model balon. Paduan warna pakaiannya adalah warna cokelat tua dengan aksen kuning terang dengan kontur meliuk-liuk.
    Peri di bayanganku ini tidak beralaskan kaki dan selalu menjentikkan jari-jari alih-alih menggunakan tongkat.
    Mungkin periku ini menyerupai peri pohon, ya? Hehehe, periku ini tidak selalu mengabulkan permintaanku tapi peri ini setidaknya selalu ada dan membimbing ke arah yang benar. Dia tidak memberiku segala hal dengan instan, hanya membuatku senantiasa berusaha untuk mendapatkan apa yang aku inginkan. Karena jika periku mengabulkan permintaanku dengan instan, periku tidak akan membuatku belajar. Begitulah yang aku bayangkan.

    BalasHapus
  23. Nama : ignasia ruvina
    Akun Twitter : @ignasiaruvina
    Domisili : jakarta
    Link Share : https://mobile.twitter.com/IgnasiaRuvina/status/725037251067924480
    Jawaban : pasti bentuknya kayak 'tinker bell' nya disney atau paling ga mirip-mirip. Dengan kemampuan untuk membantu menjaga alam tetap seimbang, kemampuan untuk merawat makhluk hidup, kemampuan untuk membuat pelangi, kemampuan untuk memekarkan bunga, dan kemampuan lainnya. Lalu tubuhnya pasti kecil, mungkin kulitnya putih seperti orang eropa dan rambutnya mungkin beragam warnanya. Walau rasanya terlalu mustahil, namun aku membayangkan paling gak ada yang memiliki rambut berwarna pelangi dan setiap warna rambut mereka mewakili kemampuan yang mereka miliki. Sayap mereka pun agak-agak transparan dan banyak serbuk kerlap-kerlip kayak glitter ngehias sayapnya. Serbuk kerlap-kerlip itu sendiri juga membantunya untuk terbang karenanya serbuk itu dinamai serbuk peri. Namun dibayangan ku serbuk itu lebih cocok dinamai serbuk mimpi karena jika kita membayangkan segala hal yang indah barulah bisa terbang. Bukankah apapun yang indah terkadang berhubungan dengan mimpi? Peri-peri juga seperti manusia, berbaur layaknya manusia, mengerjakan tugas layaknya manusia dan mungkin memiliki hak seperti manusia, hahaha.
    Dalam bayanganku, mereka hidup di antara manusia. Di dalam rumah manusia terutama. Namun ada juga yang tinggal di alam terbuka. Pokoknya kalau harus mendeskripsikan peri secara singkat, peri itu adalah sesosok manusia kerdil bersayap yang memiliki rambut berwarna-warni yang merupakan perlambang atas segala kekuatan ajaib yang ia miliki.

    BalasHapus
  24. Nama : Asep Nanang
    Akun Twitter : @asepnanang59
    Domisili : Sumedang
    Link Share : https://twitter.com/asepnanang59/status/725072048721154049

    Yang saya bayangkan dari sosok peri?
    Peri adalah jelmaan kebaikan dari seorang manusia. Semakin banyak kebaikan yang dibuat oleh manusia maka sosok peri akan semakin nyata terasa bagi si pembuat kebaikan. Seperti kata Kahlil Gibran seseorang memberi kebahagiaan, maka kebahagiaan pula yang ia dapatkan. Demikanlah sosok peri yang ada dalam pikiran saya. Memang kebanyakan orang memiliki gambaran bahwa peri adalah sosok wanita cantik dengan sayap-sayap indah berwarna putih di punggungnya. Namun bagi saya sosok peri adalah kebaikan yang cantik dengan sayap-sayap harapan yang akan membawa manusia menuju singasana mimpinya. Berbuat baiklah, maka sosok peri kebaikan akan mengabulkan sebagian besar mimpimu…
    Semoga peri harapan saya memberi saya keberuntungan dalam event GA ini…

    BalasHapus
  25. Nama: Sani Irliza D.
    Akun twitter: @dewi_irliza
    Domisili: Cimahi, Jawa Barat
    Link Share: https://twitter.com/dewi_irliza/status/725101332827262976?s=09

    Peri? Yang ada di benakku ketika mendengar kata itu adalah sesosok makhluk menyerupai manusia dengan sayap di punggungnya dan sedang tersenyum licik pada setiap makhluk yang terpana memandanya. Di balik senyum itu, ia sedang memikirkan kata-kata yang tepat yang bisa dipakai olehnya untuk menipu dan mendapatkan keuntungan dari setiap makhluk yang menganggapnya baik. Bagiku dia adalah percampuran -atau lebih tepatnya memiliki darah- iblis dan malaikat. Karna itulah mereka memiliki wajah yang rupawan namun mereka itu licik seperti iblis.

    Ya aku tau ini memang aneh. Tapi memang itulah yang ada dibenakku saat ini ketika mendengar kata peri itu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ohh linknya salah kak. Harusnya ini https://twitter.com/dewi_irliza/status/725131711655243776?s=09

      Hapus
  26. Nama : Salsabilla Putri A.
    Akun twitter: @sp_adithiana
    Domisili: Pacitan, Jawa Timur
    Link share: https://twitter.com/sp_adithiana/status/725178505177214976

    Sosok 'peri' sudah melekat di benakku sejak masih kecil. Dengan sosok menyerupai manusia tetapi ditambah dengan sepasang sayap, kekuatan magis dan titik-titik bercahaya yang ditinggalkan tiap kali bergerak, dulu sebagai anak kecil aku juga pernah bermimpi menjadi peri. Aku selalu berpikir kalau peri adalah makhluk astral yang keberadaannya masih ambigu, tapi dulu aku benar-benar percaya kalau peri itu ada. Beberapa keajaiban yang terjadi di muka bumi, bahkan aku sering berpikir kalau itu perbuatan peri. Dulu aku juga percaya kalau ada peri yang berkunjung ke kamarku saat aku tidur.
    Tapi semakin aku tumbuh besar, aku mulai berpikir, siapa yang memberi kekuatan ajaib pada peri? Kenapa peri mau membantu manusia jika ia tidak mendapatkan balasan? Saat otakku sudah mampu berpikir logis, tidak seperti diriku saat masih kecil, aku mengerti kalau sosok peri dengan tubuh mungil dan sepasang sayap di punggung itu sejatinya tidak ada. Peri hanya ada di televisi, buku-buku dongeng masa kecil, atau gambar-gambar indah penghias saja.
    Meskipun memang, saat mendengar kata peri, yang muncul di kepalaku adalah sosok mungil dengan sayap bercahaya yang melakukan kebaikan untuk manusia, tapi sesungguhnya semua orang bisa menjadi peri. Bukan jenis peri yang memiliki sayap dan berlalu-lalang di antara bunga-bunga. Tetapi 'peri' yang mampu menolong manusia lain tanpa mengharap imbalan, yang menemukan kekuatan 'magis' dari dalam dirinya sendiri karena kebaikan. Bahkan kadang peri tidak kasatmata, seperti manusia yang melakukan kebaikan tanpa ada siapa pun mengetahuinya, dan tidak ada niat untuk memamerkan kebaikannya.
    Maka, konklusinya, sebenarnya peri adalah simbol dari kebaikan yang dilakukan tanpa mengharapkan imbalan, dan sosok yang menemukan kekuatan dari dalam diri sendiri. Sayap adalah simbol kekuataan dan kesediaan menolong, debu cahaya adalah simbol cahaya harapan dan kebahagiaan yang ditimbulkan pada orang lain setelah kebaikan itu terlaksana :)

    BalasHapus
  27. nama : Naning Pratiwi
    twitter : @chelseas_lovers
    domisili : Tulungagung, jatim
    link share : https://twitter.com/chelseas_lovers/status/725180090141822976

    Berbicara tentang peri,, jadi keinget sama tinkerbel.
    Kecil, mungil, bersayap, dan tiap langkahmya selalu menyisakan jejak kerlap kelip..

    BalasHapus
  28. Nama : Heni Susanti
    Akun Twitter : @hensus91
    Domisili : Pati – Jawa Tengah
    Link Share : https://twitter.com/hensus91/status/725182697203716104

    “Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata “Peri”?

    Langsung ingat Ibu Peri-nya Lala di sinetron Bidadari jaman aku kecil. Seorang wanita cantik nan baik hati dengan gaun putih panjang, rambut panjang terurai dengan mahkota di kepala, membawa tongkat ajaib yang akan bersinar saat diputar, dan bisa mengabulkan keinginan apa saja. Soalnya sosok peri pertama yang aku kenal ya itu. Masa kecilku tidak kenal dunia dongeng macam Tinkerbell dan hanya tahu kisah Kancil Mencuri Ketimun jadi sosok peri pertama yang aku kenal adalah Ibu Peri-nya Lala itu. Dan sampai sekarang jika mendengar kata peri pasti yang pertama terbayang adalah sosok Marini Zumarnis dalam kostum perinya. :)

    Demikian dan terima kasih. ;)

    BalasHapus
  29. Erin | @RiienJ | Bekasi | https://twitter.com/RiienJ/status/725122116652285952

    Yang terlintas dipikiranku mengenai bayangan Peri adalah Ka @peri_hutan alias ka Sulis yang punya blog Kubikel Romance.
    Ko bisa? Karena setiap buka G+ & twitter pasti ada postingan Ka @peri_hutan. Kalo Joe punya Sally sebagai "Peri Jodohnya", aku punya ka Sulis sebagai "Peri Hutan".... *Apaan coba...
    Aku memang suka kepoin blognya Ka @peri_hutan soalnya selain review'n, ada postingan lainnya juga. Suka aja sama tulisannya apik. Terutama untuk soal review'n belajar dari cara tulisannya Ka @peri_hutan . Beberapa blogger buku juga aku kepoin termasuk Mba Rizky. Pengen review'nku lebih baik lagi. Sama seperti Joe yang berubah lebih baik karena Sally.
    Begitulah sosok peri yang terlintas dibayanganku adalah Ka @peri_hutan. :)

    BalasHapus
  30. Nama: Sylvia
    Twitter: @sylnamira
    Domisili: depok
    Linkshare: https://twitter.com/SylNamira/status/725220628555390976

    Peri?

    Dulu sih mikirnya sosok perempuan, cantik, rambut panjang hitam lurus, baju putih (kok jadi mirip kunti ya?) dengan membawa tongkat ajaib.

    Tapi sejak nonton film Tooth Fairy, saya jadi berubah pikiran. Ternyata peri bisa juga bersosok lelaki kekar, kulit hitam, kepala plontos, dan bersayap.

    Jadi, sekarang saya sudah siap menerima segala bentuk peri yang ada. Sepertinya imajinasi saya sudah dipermainkan oleh film Barat.

    BalasHapus
  31. Arie Pradianita | @APradianita | Sukabumi

    https://twitter.com/APradianita/status/725242232542896128

    Peri! Sebagai penggemar novel fantasi, sudah banyak bacaan yang terdapat makhluk peri dalam buku-buku yang ku baca. Salah satunya bernama Holly Short, peri dalam serial "Artemis Fowl" karya Eoin Colfer. Aku ingin memiliki peri yang seperti dia!

    Holly Short, menurutku, adalah peri yang cerdas. Dia selalu siaga dalam segala sesuatu. Peralatan yang dia punyai bahkan terlalu canggih untuk umat manusia. Dan aku ingin seseorang (sesuatu) membantuku untuk memudahkan hidupku. Yah, terkesan subjektif. Tapi memang itu kan maksud pertanyaanmu, wahai Mbak Rizky?

    Ayolah, berikan bukunya padaku dan aku akan mencari tahu apakah Sally secerdas Holly Short! (^_^)

    BalasHapus
  32. Nama : M. Sulhan Habibi
    Twitter : @SulhanHabibi
    Link Share : https://twitter.com/SulhanHabibi/status/725298104166051840
    Kota : Maros, Sulsel

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Sekeras apapun aku berpikir. Sejauh apapun aku berimajinasi, ketika mendengar kata "PERI" aku langsung akan membayangkan Cinderella. Terkadang aku berpikir tentang peri dari kisah dongeng lainnya. Kadang pula aku membayangkan makhluk lainnya dengan segala keunikannya, namun selalu lebih banyak terbayang akan Cinderella - si upik abu - dan ibu peri yang baik hati.

    Aku rasa Cinderella dan kisahnya selalu terbayang karena dari cerita tersebut-lah aku mengenal sosok (ibu) peri yang baik hati dan suka menolong untuk pertama kalinya. Dari kisah Cinderella-lah aku menyukai sosok peri. Oleh karena itu, membayangkan Peri tanpa kisah Cinderella rasanya tidak pas, serasa ada yang kurang.

    **

    Terima kasih GA-nya.
    wish me luck!!

    BalasHapus
  33. Nama: Aya Murning
    Twitter: @murniaya
    Domisili: Palembang
    Link share: https://twitter.com/murniaya/status/725327363358117892

    Peri?

    Kunang-kunang. Aku membayangkan peri itu kecil, bisa terbang, dan bersinar. Ya seperti kunang-kunang. Ketimbang sugesti orang yang pada bilang kalau kunang-kunang dari kuku orang yang sudah meninggal (entah ini mitos dari mana, and it doesn't make any sense), aku anggap saja kunang-kunang itu seperti peri. Peri bertubuh kecil, tapi bisa melakukan banyak hal. Criiing sana, criiing sini. :D

    BalasHapus
  34. Zarinkha Azizah
    @haelianthus
    https://twitter.com/haelianthus/status/725103835761401860
    Makassar Sulawesi Selatan
    KEAJAIBAN! Dulu setiap kali liat peri, entah itu di Tv atau di buku cerita, saya selalu membayangkan bahwa peri peri dimanapun ia berada, pasti selalu membawa kebahagiaan dan keajaiban bagi anak anak.Meskipun bagi orang yang lebih dewasa, hal tersebut merupakan hal yang sepele.
    Memang, keajaiban itu wujudnya sederhana, tapi kalau dimengerti artinya dengan baik pasti kita akan tau bahwa itu merupakan ciptaan para peri peri kecil yang tidak kita lihat wujudnya.

    BalasHapus
  35. Ten | @ten_alten | Yogyakarta
    https://twitter.com/ten_alten/status/725551209050820608

    Peri?

    aku langsung kebayang peri rumah di Harry Potter, si Dobby dan Kreacher.. mereka kayak budak yang selain bebersih rumah, mereka juga kudu nurutin apapun yang dibilang sama majikannya.. dan dikatakan bebas kalau dikasih pakaian (kakau aku maunya dikasih buku aja *plakk*), hehe :D

    BalasHapus
  36. Bintang Maharani
    @btgmr
    Palembang
    https://twitter.com/btgmr/status/725552878052495360

    Saya membayangkan peri itu seperti sosok ibu. Bagi saya, sosok ibu (ibu mana pun di dunia ini yang sayang dan telaten mengurus anak dan suami) adalah sosok peri sejati. Bukan dengan kekuatan magic atau mantra bimsalabim, melainkan dengan aksi nyata.

    BalasHapus
  37. Cahya | @cahyawid | Gresik
    https://twitter.com/cahyawid/status/725587689207025664

    Peri?
    Langsung kepikiran peri di dongeng Cinderella. Ibu peri berbadan gembul, dengan rok lebar dan jubah yang menutup kepalanya.
    Rambutnya putih dan selalu membawa tongkat ajaib yang bisa meengubah hal receh menjadi sesuatu yang wow.
    Peri baik yang mewujudkan mimpi sesaat Cinderella untuk menghadiri pesta dansa di kerajaan. Sehingga Cinderella bisa bertemu dengan pangeran, kemudian jatuh cinta.

    Jadi, Bagaimana kabar ibu peri hari ini yaa?

    BalasHapus
  38. Nama : Salwa Balfas
    Twitter : @Safaira01
    Domisili : Purwakarta, Jawa Barat
    Link share : Lihat Tweet @Safaira01: https://twitter.com/Safaira01/status/725556993516167169?s=09

    - Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    》 yang terlintas saat mendengar kata peri itu, mungil, bersayap transparan, dan selalu ada kerlip mengkilap disetiap jejaknya(biasanya disebut dengan debu pixie). Itu bayangan dari Tinker Bell.

    Tapi peri menurutku adalah, seseorang dengan segala kelebihan maupun kekurangan yang dimilikinya tetap mau membantu orang lain yang sedang kesulitan dan membuat mereka tetap tersenyum bahagia saat bersamanya.
    Mendatangkan kebahagiaan bersama kehadirannya.
    Ya, mereka yang seperti itu layak disebut peri. Peri sesungguhnya.

    Semoga kali ini aku beruntung di blognya ka rizky pengen banget bukunya. :)

    BalasHapus
  39. Nama: Cahya
    Twitter: @chynrm
    Domisili: Palembang, SumSel
    Link: https://twitter.com/chynrm/status/725698460318494721

    Persis Ibu Peri yang ada di sinetron BIDADARI jaman kapan tahun itu ya, yang tayang di RCTI. Ibu Peri itu awalnya diperankan oleh Ayu Azhari lalu digantikan oleh Marini Zumarnis. Si anak baik itu diperankan Marshanda lalu digantikan Angel Karamoy. Ada si cewek jahat diperankan Gracia Indri yang jadi musuh bebuyutannya di sekolah. Ada juga saudara tirinya si gendut bernama Bombom dan ibu tirinya yang super nyebelin. Nah kan ternyata aku masih inget banget ehehehe~ Mbaknya masih inget juga nggak? :D

    Jadi bayanganku soal peri ya mirip seperti bidadari, yang namanya bidadari kan pastinya seorang wanita. Tanpa perkiraan dia berumur berapa, pokoknya cantik dan lemah lembut dalam sikap serta cara bertuturnya. Nggak pernah marah. Pakaiannya serba putih melambangkan kebaikan yang selalu ia junjung tinggi. Punya sayap bulu-bulu mengepak lebar di punggungnya. Tongkat ajaib dengan puncak berbentuk bintang. Ada mahkota cantik dan lingkar keemasan di atas kepalanya.

    BalasHapus
  40. Nama: Kitty
    Akun Twitter : @womomfey
    Link share : https://twitter.com/WoMomFey/status/725795431343513600
    Domisili : Jakarta


    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?


    Sebenernya makin ke sini makin banyak variasi penampakan peri di layar kaca maupun di buku (kebanyakan di buku anak sih!^^). Tapi yang paling nempel di kepalaku tuh ya sosok imut dan centilnya Tinker Bell si Peter Pan. Yup! Sosok super mungil, lincah, dengan sayap transparan di punggungnya dan tentu saja... pixie dust (fairy dust) andalannya yang bisa bikin apa pun terbang!!

    Saking populernya peri hijau mungil ini, dia secara gak langsung sempat jadi unofficial mascot-nya Disney loh! Padahal awalnya tuh, Tinker Bell cuma dapet peran sangat kecil dalam kisah awal Peter Pan. Tapi karena kepopulerannya ini, si Tinker Bell dibuatkan DVD series sendiri dan merchandisenya juga sangat laku keras di pasaran! ;)

    Oh iya, satu hal lagi... aku juga suka ngeliat gimana cemburunya Tinker Bell terhadap Peter Pan saat anak laki2 itu mulai dekat dengan Wendy. Yup! Cemburuan dan sangat posesif! Tapi kurasa justru emosi jujur yang ditunjukkan Tinker Bell inilah yang seolah2 hendak mengingatkan kepada kita bahwa manusia itu memang amat sangat bisa berubah jadi begitu posesif saat dia mencintai/menyayangi sesuatu, just like what Tinker Bell did. ;)


    BalasHapus
  41. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    domisili: Serang
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/725942929248808961

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Makhluk mini berbentuk manusia yg mempunyai sayap dan berkerlap-kerlip.
    Penggambaran yg paling nyata ya Tinker Bell di film kartun. Karena sosok Peri baru aku lihat di film kartun, belum pernah melihat langsung secara nyata hehehe :D

    BalasHapus
  42. nama: Visca Apriliyanti
    twitter: @Visca_Apr
    domisili: Belinyu
    link share: https://twitter.com/Visca_Apr/status/726002965895499776
    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?
    aku langsung kebayang sama sinetron bidadari yang dulu pernah tayang di er ce tei, kalo ga salah sinetron itu muncul sekitar tahun 2000-an aku aja masih bocah banget :D.
    peri yang aku bayangin secara visual:
    - rambut disanggul seperti tinkerbell
    - pakai tiara ala-ala sofia the first
    - rambut hitam lebat seperti Ashilla Zee
    - punya kepak *eh maksudnya sayap* bukan sayap ayam yah ntar malah dimakan
    - punya bulu mata lentik nan indah seperti Aishwarya Rai
    - wajahnya unyu-unyu, baby face banget *ga tau mirip siapa*
    - pipi chubby *kalo lagi kesel bisa tuh cubit pipi bakpao peri*
    - hidung mancung seperti Zayn Malik *ekhem*
    karakter:
    - sangat baik, suka menolong dan rajin menabung *eh*
    - berwibawa biarpun sering ga jelas
    - bisa jadi moodbooster dikala sedang galau :v
    - kocak, gaul, garing,
    - suka ngasih nasehat

    BalasHapus
  43. Nama: Kiki Amaliah
    Twitter: @kyoungsaeng
    Domisili: Indramayu
    Link:
    https://t.co/8YwplNyB3w

    Langsung inget barbie haha kan ada peri kecilnya. Yg imut, kecil dan baik hati haha

    BalasHapus
  44. Nama: Agnes
    Twitter: @its_nessie
    Domisili: Tangerang
    Link Share:
    https://mobile.twitter.com/its_nessie/status/726065984826531840

    Saya membayangkan seorang peri berwujud manusia. Peri di bayangan saya adalah semua wanita yg telah menjadi Ibu.
    Jika peri menolong semua makhluk agar mendapatkan keinginannya maka, disini semua Ibu yg telah melahirkan anaknya adalah sesosok makhluk berwujud Ibu Peri yg telah bersusah payah mengandung dan merawat anak-anaknya sampai besar.
    Ia adalah sesosok penolong bagi kehidupan anak-anaknya. Peri dibayangan saya dengan Peri di cerita dongeng sama-sama memiliki tangan ajaib layaknya kaver the stardust catcher mereka dapat mengabulkan setiap keinginan manusia. Tapi perbedaannya disini peri dalam bayangan saya adalah tangan ibu yg dengan setia merapal doa untuk kebahagiaan anak-anaknya. Tangan Peri di cerita dongeng adalah tangan yg setia menggenggam tongkat ajaibnya. Memang tidak instan tidak seperti cerita peri di dongeng tp percayalah doa Ibu Peri versi saya ini akan lebih manjurrr karena tangannya lah yg selalu menjaga setiap langkah kita ketika masih kecil maupun sudah besar dan dengan setia menangkupkan doa kepada Allah.
    Kalau seorang peri di dunia dongeng mempunyai tongkat ajaib dan bersayap maka Ibu Peri ku adalah ia yg memiliki hati sebesarrrrr dan sedalam lautan.

    Sayang Ibu Peri ;)

    BalasHapus
  45. Nama: Shelly Fw

    Twitter: @shelly_fw

    Domisili: Bandung

    Link twitter: https://twitter.com/shelly_fw/status/726256972228517889

    Jawaban: sederhana saja. Peri mengingatkan saya pada sosok yang 'mencerahkan'. Ada banyak sosok yang mencerahkan hidup saya yaitu Ibu, Bapak, dan mereka yang senantiasa mendampingi dan menyemangati saya baik dalam suka maupun duka. Merekalah peri saya, dan saya harap saya juga bisa menjadi 'peri' bagi mereka.

    BalasHapus
  46. Wardah
    @missfiore_
    Yogyakarta
    https://twitter.com/missfiore_/status/726389593533124608

    Kalau dulu, ketika saya masih bocah polos unyu dengan pikiran simpel, jawaban atas pertanyaan ini pasti sosok kecil imut-mungil-mini dengan sayap dan butir-butir debu bintang ketika terbang. Yup, benar, macam Tinker Bell!!

    Nah, sekarang, ketika saya sudah makin tua, jadi skeptis dan mulai tidak mempercayai dongeng dan fantasi dan keajaiban, serta merasakan hidup penuh kegetiran (berasa udah hidup lama amat dah nih anak), jawaban saya bakal: manusia. Ya. Manusia. Bisa siapa saja. Dari orang yang saya kenal hingga orang asing di pinggir jalan, selama mereka seperti "Tinker Bell", membawakan keajaiban dalam hidup saya meski hanya dalam bentuk sederhana semacam memberi senyum atau mempersilakan saya jalan duluan, hingga seseorang yang mendedikasikan hidupnya demi bayi orang hutan di Kalimantan atau anak kecil yang melempar batu pada penjajah di rumahnya, mereka adalah sosok peri. Sosok peri yang sebenarnya. Karena mereka memberikan keajaiban bagi saya. Mereka menyalakan semangat, membuat saya tidak menyerah hidup di atas bumi yang sekarat, menebarkan inspirasi di tengah sifat menjijikan manusia yang menjamur, dan memberikan saya kepercayaan pada masa depan serta kebahagiaan.

    Peri-peri ini bisa muncul dalam sosok yang beraneka ragam. Bisa punya beragam profesi. Bisa hadir dalam sosok nenek-nenek atau gadis belia berkuncir dua. Bisa juga terselip lewat karakter dalam buku yang ditulis seorang penulis.

    Bertemu dengan peri-peri ini selalu menyenangkan. Karena, meski kadang sosok mereka terlalu jauh (atau justru hanya gambar 2D atau karakter ciptaan dalam film dan buku), mereka tetap menebarkan inspirasi bagi saya.

    Semoga, semoga banget, saya bisa menjadi salah satu peri-peri ini.

    BalasHapus
  47. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Karangasem, Bali
    https://twitter.com/RiniCipta/status/726391765574553602

    Peri itu identik dengan sosok perempuan, kalo cowok namanya apa ya? Hihii.. Karena sering direcokin sama animasi disney dan cerita disopia, dibayanganku peri itu punya sayap transparan dan berkilauan sehingga mereka dapat terbang dengan lincah. Mereka bawa properti khas misalnya tongkat dan sebagainya. Di bayanganku, peri itu adalah manusia yang punya ekstra kekuatan khusus. Ada yang bisa mewujudkan keinginan kita dalam sekejap mata, ada yang punya kemampuan sihir, ada yang bisa melihat masa depan. Kekuatan dan kemampuan yang bener-bener bikin manusia suka berkhayal :D

    BalasHapus
  48. Nama: Thia Amelia
    Akun twitter: @Thia1498
    Domisili: Bogor
    Link: https://twitter.com/Thia1498/status/726408861888831488

    Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

    Kalau mendengar kata ‘peri’ yang terlintas adalah dongeng. Dongeng saat saya masih kecil, dimana biasanya peri ini akan menolong orang baik. Ketika saya kecil, beruntung karena gadget masih jarang digunakan. Sehingga saya menjadi dekat dengan mamah dan papah saya, tanpa adanya televisi yang menyala ataupun suara handphone yang sedang diketik, saat-saat seperti itu, orangtua saya selalu menemani saya untuk belajar banyak hal, termasuk menjelaskan tentang peri. Bahwa ketika saya berbuat baik, maka akan ada peri yang membalas perbuatan saya, ketika saya jahat, maka juga akan ada peri yang membalas perbuatan saya itu. Kedua orangtua saya memang sudah menjelaskan tentang adanya Tuhan, tapi bagi anak kecil, kehadiran Tuhan memang cukup membuat pusing yang malah ujung-ujung akan berpikir yang tidak-tidak. Karena itu, orangtua saya menjelaskan dengan cara yang mudah dimengerti, bahwa peri akan membalas perbuatan-perbuatan kita tergantung apa yang kita lakukan dan niatkan. Itu yang saya bayangkan ketika mendengar kata peri.

    BalasHapus
  49. Nama : Tri
    Twitter : @tewtri
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/726415807303979008
    Domisili : Ciamis

    Peri? Kesannya kecil, lembut dan ajaib tapi saya malah membayangkan bapak saya. Padahal jelas-jelas beliau tidak masuk kriteria itu kecuali ajaibnya yah. Karena buat saya bapak saya merupakan bentuk keajaiban yang Tuhan kasih di dunia nyata. Dia selalu melindungi, menegur kalau salah, memberi tahu mana yang benar, mengayomi. Semua itu persis kayak tugas peri. Dan saya sangat bersyukur punya peri berkumis dan penuh kasih sayang tersebut.

    BalasHapus
  50. Nama : Pida Alandrian
    Twitter : @PidaAlandrian92
    Domisili : Aceh
    Link Share : https://twitter.com/PidaAlandrian92/status/726419367634722816

    Yang aku bayangkan jika mendengar kata peri adalah, sosok kecil imut-imut dan unyu-unyu . Yang mempunyai tongkat yg ujungnya ada bintang berkilau. Dengan kulit putih, cantik. Punya kepribadian yg dewasa. Yg siap membatu para manusia yang memerlukan bantuan ajaibnya (walaupun sempat terlintas di kepala ku ada peri versi jahatnya. Tp yg aku akui yg baik2 aja).

    Sekian jawabanku…

    Salam Pida Alandrian

    BalasHapus
  51. Nama: Ratna Nur OS
    Twitter: @happyfamily27
    Domisili: Kota Malang, Jawa Timur
    Link share: https://twitter.com/happyfamily27/status/726424567585996800

    Ketika mendengar kata peri, yang seketika muncul dalam bayangan adalah makhluk-makhluk kecil mungil bersayap yang suka menolong. Dengan kepakan sayap putihnya mereka terbang kesana-kemari melakukan berbagai hal untuk menolong. Jawaban yang klise memang. Seketika itu pula teringat akan karakter-karakter pada Tinker Bell. Yang paling jadi favorit adalah tokoh Sled, seorang peri laki-laki tampan, romantis, dan baik hati yang tinggal di hutan musim dingin.

    Namun, peri-peri yang sebenarnya di dunia nyata bagi saya adalah anak-anak yang masih kecil, suci, tak penuh dosa, ibarat kertas yang masih putih bersih tanpa noda. Baru tersadar akan hal ini ketika tiap kali saya melihat dan bertemu anak-anak itu, saya merasa bahagia. Entah kenapa juga tak tahu sebabnya. Dengan segala kepolosan yang mereka miliki, hanya melihatnya saja membuat saya tersenyum. Mereka lucu, terkadang suka usil, juga terkadang menyebalkan, namun tetap polos. Jadi teringat adik perempuan saya yang masih kecil yang sering saya juluki si peri nakal (*plak, dasar kakak durhaka, LOL). Itu karena sikap usilnya dan keingintahuannya yang tinggi. Si peri nakal itu sering bereksperimen dan mencoba banyak hal yang aneh-aneh di usianya yang masih kecil saat lolos dari pengawasan kami. Yah, itulah anak-anak, menikmati masanya tanpa beban, terlepas dari apapun hal-hal “unik” yang mereka lakukan. Meskipun begitu, mereka tetap selalu membuat saya tersenyum. Ada satu sisi dari mereka yang sulit untuk dijelaskan yang mampu membuat saya merasakan satu rasa yang berbeda. Mereka diam-diam menolong lewat “inspirasi” yang mereka berikan, layaknya peri-peri yang suka menolong.

    *Terimakasih telah mengadakan GA ini.

    BalasHapus
  52. Nama : Ana Bahtera
    Twitter : @anabahtera
    Domisili : Aceh
    Link share: https://mobile.twitter.com/#!/anabahtera/status/726438795910881280

    Peri?
    terbayang akan sosok mungil, wajah penuh kasih sayang, aura tubuh yg menawan, suara yg lembut ketika menyapa seseorang. Peri yg senang menghibur orang yg dilanda duka, menjadi teman disaat kesepian datang. Peri sosok pahlawan penolong bagi mereka yg putus cinta, bagi mereka yg gindah gulana.
    Peri juga yg mdah2n membawa kberuntungan bagi saya dalam give away terakhir ini.

    BalasHapus
  53. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design