Selasa, 17 Mei 2016

[Book Review] Love On Probation

Judul Buku : Love On Probation
Penulis : Christina Juzwar
Penerbit : GPU
Tebal : 336 Halaman
Terbit : Mei 2016
Janji kencan yang tidak ditepati membuat Alita Mendrofa sakit hati dan ingin melupakan keberadaan Arestyo Miller dalam hidupnya. Namun itu tak mungkin. Mereka bekerja di kantor yang sama dan pria itu pun gigih meminta maaf, bahkan nekat mengajaknya kencan ulang. 

Yang tidak Lita pahami, persetujuannya atas usul Ares tentang memberi kesempatan pada hubungan mereka. Percobaan yang awalnya terdengar konyol. A thirty days probation. 

Pelan-pelan, Lita membiarkan dirinya mengenal Ares. Ia masuk lebih dalam ke kehidupan pria itu. Ke cerita kelam tentang keluarga Ares dan akhirnya, alasan tentang janji kencan pertama yang tidak ditepati pria itu. 

Yang Ares tidak pahami, alasan Lita menarik diri setiap pria itu bertanya tentang masa lalunya. Tentang bekas luka di punggungnya. Lalu bagaimana status hubungan mereka di hari ke-30? 

---------------------
"Aku minta waktumu. Every single day for thirty days untuk menjalankan sebuah hubungan. Us as a couple. It's like a probation."
Kamu yang pernah membaca Stuck On You, salah satu cerita di buku Autumn Once More pasti pengen tahu dunk kelanjutan kisah Ares dan Lita. Pasangan rekan kerja yang dulunya sering dipertemukan karena lift gedung mereka yang rusak. Baik Ares dan Lita sama-sama berbeda kepribadian, tetapi siapa yang bisa mencegah ketika cinta hadir? 

Kali ini Christina Juzwar hadir kembali, melanjutkan kisah Ares dan Lita dalam novel terbarunya, Love On Probation. Disinilah kamu akan diajak mengenal lebih dekat kehidupan Ares dan Lita yang mulai sering menghabiskan waktu bersama, namun belum pernah benar-benar berkencan yang sesungguhnya. Akhirnya sebuah janji kencan pun diatur, sayangnya saat waktu kencan itu, Ares tiba-tiba tidak datang. 

Berjam-jam menunggu tanpa kabar membuat Lita bingung, sms whatsapp maupun telponnya sama sekali tidak ada tanggapan dari Ares. Ketika akhirnya bisa menghubungi Ares, bukannya malah mendapatkan permintaan maaf dari Ares atau minimal penjelasan kenapa Ares tidak datang, malah mereka bertengkar dan Ares yang sedang dalam kondisi tidak baik malah membentak Lita. Lita pun makin meradang dan sakit hati, akhirnya Lita memutuskan untuk melupakan Ares.

Sayangnya, Ares bukanlah pria yang begitu saja menyerah. Ares akhirnya sadar bahwa dia telah melakukan kesalahan dengan tidak memenuhi janjinya, dan telah membentak Lita di telepon alih-alih menjelaskan alasannya. Ares dengan gencar meminta maaf bahkan ingin mengajak kencan ulang, namun Lita tetap tak peduli. Lita sudah terlanjur sakit hati dan menganggap bahwa hubungan mereka tidak mungkin berlanjut.

Ares tetap saja berusaha meyakinkan Lita, bahkan terkesan memaksa. Bahkan Ares menawarkan sebuah masa percobaan untuk Ares dan Lita saling mengenal selama 30 hari. 30 hari yang akan meyakinkan mereka apakah mereka akan berlanjut atau tidak?
"Karena itu aku meminta waktu kamu, Lit. Dan kesempatan. Untuk kita. Saling mengenal satu sama lain lebih dekat. Aku ingin meyakinkan kamu bahwa aku serius. And hopefully, bisa meyakinkan dirimu sendiri tentang aku. Kalau dalam tiga puluh hari kamu nggak sreg, you can leave. Aku nggak akan mencegah kamu."
Awalnya Lita enggan untuk menyetujui ide yang dianggap konyol itu, tetapi interaksi mereka membuat akhirnya Lita pun memberikan persetujuan untuk menjalani masa percobaan untuk saling mengenal itu. Yang tak disangka Lita, kedekatan mereka membuat Lita semakin masuk ke kehidupan Ares dan akhirnya mengetahui lebih dalam mengenai masalah pelik yang dihadapi keluarga Ares. Masalah yang ternyata menjadi alasan tidak hadirnya Ares saat janji kencan mereka. 

Namun, sebaliknya Lita masih enggan untuk berbagi tentang masa lalunya. Masa lalu yang terkait dengan bekas luka di sekujur punggungnya. Bagaimana akhir kisah Ares dan Lita? Apa yang sesungguhnya menjadi masa lalu Lita? Berhasilkah ide "Probation" selama 30 hari itu?
"Aku memang cuma punya satu alasan kenapa aku harus meninggalkanmu. Tapi aku punya seribu alasan kenapa aku begitu cinta sama kamu. Menurutmu aku akan pilih yang mana?"
Akhirnya selesai juga membaca kisah Ares dan Lita, jujur aku adalah salah satu pembaca yang antusias sekali ketika mengetahui bahwa Kak Christina akan melanjutkan kisah Ares dan Lita di Stuck On You. Karena Stuck On You adalah salah satu cerita favoritku di Autumn Once More. Masih banyak hal yang ingin kuketahui mengenai Ares dan Lita yang akhirnya mendapatkan jawabannya dalam novel ini.

Membaca Love On Probation, masih sesederhana saat membaca Stuck On You, namun ada misteri mengenai masa lalu Lita yang membuatku penasaran sejak awal. Aku benar-benar tidak ada bayangan sama sekali, karena Kak Christina dengan pandainya menyimpan misteri hingga akhir hanya menyebar keping demi keping adegan yang mengarahkan pembaca untuk menebak apa sesungguhnya rahasia Lita.

Awalnya jujur aku dibuat gregetan dengan sikap Lita yang terkesan tarik ulur dengan Ares. Aku awalnya bingung kenapa Lita sebegitu jual mahalnya bahkan sulit untuk memaafkan Ares yang mengingkari janji kencannya. Apalagi mengingat segala upaya permintaan maaf yang dilakukan oleh Ares yang terkesan dingin dan cuek ini. 

Namun, ketika aku mengetahui ada alasan di balik sikap Lita, aku jatuh simpati kepadanya. Hubungannya dengan Ares yang akhirnya mulai mencair, interaksi keduanya yang akhirnya malah melahirkan chemistry yang begitu kuat sungguh menyenangkan sekali untuk dibaca.

Ah, aku dibuat jatuh cinta dengan Ares. Walau awalnya aku sempat kesal juga karena Ares mengingkari janjinya, tapi saat mengetahui alasannya terkait keluarganya, aku malah makin jatuh cinta dengan pria ini. Ares ini mungkin tipikal alpha-male yang tidak bisa menerima kata "TIDAK" dan terkesan suka memaksa, tetapi melihat Ares yang bisa luluh dan begitu sabar menghadapi Lita membuatku benar-benar menyukai karakternya.
"Aku udah cinta sama kamu sejak kamu membenci lift di kantor kita. Aku mencintaimu sejak kita terjebak bersama di dalamnya. Dan mungkin aku semakin mencintaimu ketika melihatmu mabuk dan menciumku, walaupun aku tahu itu nggak bisa dihitung karena saat itu kamu dalam keadaan nggak sadar."
Walau novel ini mengisahkan tentang Ares dan Lita, ada beberapa tokoh pendukung yang cukup menyita perhatianku. Ada Adriana, sekretaris Ares sekaligus sahabat Lita yang kece banget dey, semua saran dan dukungannya buat hubungan Ares dan Lita itu membuatku jatuh cinta dengan sosoknya. Selain Adriana, ada juga Jasmine dan Leo, kakak Lita yang karakternya sungguh menyenangkan sekali dan penyayang. Kayaknya seru juga membaca kisah Jasmine-Leo atau Adriana-Bayu di buku tersendiri.

Novel ini beralur maju, kita akan diajak menyelami perasaan Ares dan Lita sebelum dan setelah ide "Probation" di antara keduanya. Aku merasakan cinta yang perlahan tumbuh di keduanya, ah mereka ini pasangan yang cocok sekali, saling melengkapi. Banyak adegan manis selama membaca novel ini dan membuatku semakin penasaran mau dibawa kemana kisah ini.

Tidak hanya berkisah tentang hubungan percintaan Ares-Lita saja, ada masalah keluarga Ares yang menuntut penyelesaian, ada isu masa lalu Lita yang bagai bom waktu siap meledak dan ada persahabatan yang menyenangkan. Menjelang ending, aku dibuat sedikit terkejut dengan twist yang dihadirkan. Walau mungkin kamu bisa menebak akan dibawa kemana kisah ini, aku berani jamin kamu akan jatuh cinta dengan kisah Ares dan Lita. 

Overall, novel ini mengingatkan kita bahwa setiap orang pasti punya rahasia dan pasti punya alasan tertentu memilih untuk merahasiakannya. 
"Aku sadar, nggak ada orang yang sempurna. Aku tahu masa percobaan tiga puluh hari kita sudah lewat dan banyak peristiwa yang terjadi, baik atau buruk. Aku harus belajar bahwa setiap orang memang punya rahasia. Dan aku harus mulai menerima mungkin saja orang yang aku cintai merahasiakan sesuatu karena punya alasan tertentu. Apa pun masa lalu yang kamu punya, Lita, seburuk apa pun, jangan menyimpannya sendiri. Aku akan ikut membopong masa lalu itu supaya beban kamu berkurang. Kalau perlu kita buang sama-sama supaya nggak mengganggu lagi."

1 komentar:

  1. Aku juga jatuh cinta sama Ares, kak Kiky. haha
    ->> si muka dingin misterius, sedikit jutek tapi tampan sekali :P

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design