Kamis, 30 Juni 2016

[Book Review] Insecure

Judul Buku  : Insecure
Penulis : Seplia
Penerbit : GPU
Tebal : 240 Halaman
Terbit : Mei 2016

- Zee -

Jangan menatap luka dan memar di tubuhku.
Jangan berani bertanya apa yang terjadi.
Menjauh saja dariku.
Hanya dengan begitu, aku merasa aman.

- Sam -
Meski orang lain menganggap otak gue nggak guna, setidaknya tubuh gue selalu siap menjadi tameng untuk melindungi orang-orang yang gue sayang.
Buat gue, itu lebih dari sekadar berguna!

Zee Rasyid dan Sam Alqori satu bangku di tahun terakhir SMA mereka. Sikap Zee yang tertutup perlahan melunak dengan kehangatan yang ditawarkan Sam.

Apalagi ketika Zee melihat kondisi keluarga Sam yang sederhana, berbeda jauh dari kehidupannya dengan sang mama.

Pelan-pelan kedekatan Zee dan Sam membuat kepribadian masing-masing berubah. Hidup yang mereka jalani tak lagi terasa aman.

------------------------------
"Kita bisa belajar lebih kuat dari pengalaman buruk. Jadi sosok yang lebih baik ke depannya."
Sam dan Zee adalah 2 anak remaja biasa yang sedang menjalani tahun terakhir mereka di SMA. Seharusnya saat ini mereka menghabiskan masa remaja mereka dengan kebahagiaan dan kenyamanan yang bisa diterima remaja seusia mereka. Sayangnya, perjalanan hidup mereka sungguh tidak mudah, malah cenderung berat.

Setiap harinya, Zee selalu berusaha tidak terlihat. Zee takut rahasia yang disembunyikannya terungkap. Setiap hari Zee berangkat ke sekolah dengan luka lebam di sekujur tubuhnya. Zee tidak ingin tahu teman sekolahnya bahkan gurunya mengetahui hal ini. Hal ini menjadikan Zee menjadi siswi yang pendiam dan menarik diri dari pergaulan di sekitarnya.

Satu-satunya teman yang betah bersama Zee adalah Sam. Sam lah satu-satunya teman sekelasnya yang mau duduk bersamanya bahkan cenderung usil ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Zee.

Di SMA mereka, Sam terkenal sebagai sosok remaja yang nakal, seenaknya datang ke sekolah bahkan suka mencontek tugas sekolahnya. Tapi, di balik semua sikapnya itu, Sam menyimpan masalah tersendiri terkait keluarganya. Suatu rahasia yang membuatnya ingin lebih dekat bahkan ingin melindungi Zee.
"Gue peduli, gue mau ikut campur, karena gue sayang. Gue mencoba melindungi lo dengan alasan yang sama. Tapi ternyata gue salah."
Apa sesungguhnya yang terjadi pada Zee dan Sam? Apakah mereka bisa mengatasi masalah yang mengimpit kehidupan mereka?

Ini adalah kesempatan keduaku membaca karya Seplia. Setelah sebelumnya, aku sangat menyukai debut Seplia melalui Replay.  Baik Replay maupun Insecure mengusung tema yang sungguh menarik, kali ini Seplia mencoba mengangkat sebuah isu yang sudah sering terjadi di masyarakat, tapi masih terasa sulit untuk diungkapkan.

Diceritakan secara bergantian, baik dari sudut pandang Zee maupun Sam, sebagai pembaca aku bisa menyelami kehidupan mereka yang sungguh tidak mudah. Aku jatuh simpati terhadap Zee dengan semua yang terjadi pada kehidupannya. Perpisahan kedua orang tuanya, kemudian hal-hal yang menimpanya yang menghasilkan luka lebam di seluruh tubuhnya pastinya menyakitkan dan menjadi sesuatu yang terasa berat sekali terjadi pada gadis seusianya. Aku juga bisa mengerti, mengapa Zee berusaha menarik dirinya, agar rahasia yang disimpannya tidak terungkap. Tentunya sungguh menjadi dilema tersendiri bagi Zee, antara ingin pertolongan dan berusaha untuk menutupi semuanya. Hal inilah yang sering terjadi pada orang yang menimpa kasus seperti Zee.

Di lain sisi, Sam dengan segala keunikannya menjadi warna tersendiri dalam hidup Zee. Awalnya aku kurang bersimpati dengan sosok Sam yang menjadi remaja yang bandel di sekolah. Tapi, perlahan-lahan sulit untuk tidak jatuh cinta dengan Sam. Perhatian yang tulus dan rasa ingin melindungi orang-orang yang sangat disayanginya membuatku sangat menyukai Sam. Sosok yang terlihat tegar dengan segala tingkah lakunya yang menyebalkan hanyalah salah satu usaha untuk menutupi permasalahannya sendiri.

Aku suka sekali bagaimana Seplia mempertemukan Sam dan Zee. Perlahan-lahan mereka saling membuka diri dan akhirnya hubungan keduanya pun mencair. Hubungan Sam dan Zee juga digambarkan khas remaja sekali, remaja yang masih mencari jati dirinya masing-masing. Secara perlahan-lahan Seplia menggambarkan Sam berubah menjadi sosok yang lebih baik.

Tidak hanya karakter Sam dan Zee yang saja yang mencuri perhatianku, ada 2 sosok pendukung lainnya yang tidak kalah menarik, yaitu Vini dan Ibi. Aku sangat berharap sekali suatu hari nanti Seplia bisa membuat kisah tersendiri untuk Vini dan Ibi.^^

Overall, Insecure menjadi sebuah bacaan remaja yang "berisi" dan sarat makna. Disajikan dengan gaya bahasa yang ringan dan remaja, menjadikan Insecure lebih bisa dinikmati semua kalangan. Tidak hanya mengisahkan tentang problematika para tokohnya saja, tetapi juga persahabatan, keluarga, impian dan tentunya untuk lebih berani jika terjadi kasus seperti Sam dan Zee.

Jangan lupa juga ya mengikuti event kece di bawah ini:






1 komentar:

  1. Mba Rizky, adakah format untuk setiap buku yang mba review?atau ada tips agar memudahkan pemula seperti saya mereview buku hehehe..mohon infonya mba.

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design