Selasa, 26 Juli 2016

Giveaway Winner : Look At Me Please


Alhamdulilah, akhirnya Review & Giveaway Look At Me Please diblogku telah berakhir.

Terima kasih kuucapkan kepada Kak Sofi Meloni yang sudah memberikan kesempatan kepada Ky's Book Journal untuk mereview sekaligus mengadakan giveaway berhadiah Look At Me Please. Alhamdulilah, tidak menyangka antusiasme peserta Giveaway kali ini sungguh besar sekali, tercatat ada 69 komen yang masuk, dan setelah divalidasi ternyata hanya 58 komen saja yang valid (ada komen yang dobel dan dihapus). Walaupun hanya berlangsung 5 hari saja tidak menyurutkan antusiasme peserta GA, tercatat postingan GA ini sampai saat ini telah dilihat oleh lebih dari 1300 viewers, alhamdulilah :D

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua, sekarang saatnya penentuan pemenang yang rasanya sungguh susah sekali, ingin rasanya bisa memenangkan semuanya, tetapi hanya boleh memilih 1 (satu) pemenang saja. Bagiku sendiri, tidak ada jawaban yang benar atau salah, semua pasti punya prioritas masing-masing, entah itu sahabat atau cinta. Tapi, di antara semua komen yang masuk, ada 1 komen peserta yang cukup menarik perhatianku, karena lain dari yang lain, yang sampai menggunakan teori segala (yang jujur memang masing asing di telingaku :p)

Dan pemenang yang beruntung adalah:

Tri / @tewtri

Jawaban:

Dua kali 45 menit juga kerasa nggak cukup untuk jawab satu pertanyaan ini. Bahkan adu pinalti juga nggak akan bisa menentukan pemenangnya. Haduh suer, dua-duanya sama-sama dibutuhan. Tanpa keduanya kebahagiaan tentu nggak bakal sempurna. Oke, rasa-rasanya buat jawab ini, saya tertarik untuk memakai teori hukum Avogadro yang bahkan ketika saya SMA ini hukum kalah beken sama Pascal. Tapi apa peduli saya? Yang penting usahanya lah yah *ngik*

Katanya, 'Jika dua macam gas atau lebih sama volumenya, maka gas-gas tersebut sama banyak pula jumlah molekul-molekulnya masing-masing, asal temperatur dan tekanannya sama pula.' Nah, agak mumetin kan kata-katanya persis kayak sahabatan sama cinta-cintaan lah pokoknya. Oke, anggap gas itu sahabat dan cinta, kuantitasnya sama buat saya fifty-fifty. Hidup saya terbagi untuk dua hal itu, saya jelas akan pincang tanpa salah satunya dengan catatan kedua hal itu memberikan kualitas hubungan–tekanan dan temperatur–yang sama baiknya. Lalu, kalau yang terjadi sebaliknya seperti kisah Laras? Salah satu gasnya mulai mau menang sendiri, siapa yang bakal saya bela dong? Cinta. Haruskah saya pakai teori lagi buat menjabarkannya? Kayaknya nggak usah yah anak IPS nggak bakat main gituan :D
Saya pilih cinta, karena persahabatan itu lebih tinggi derajatnya bagi saya. Sesuatu yang saya agungkan, saya percayai, dan saya coba selalu loyal saat menjalaninya. Dan ketika muncul penghianatan, sakitnya jelas lebih dalam dari putus cinta. Terus, apa memaafkannya bisa sesederhana teori move on dari sang mantan? Saya pilih cinta, karena sangat sulit untuk menggandeng tangan sahabat yang sudah memukul saya dari belakang. Saya pilih cinta karena saya tahu, bahwa dia punya kemampuan untuk jadi sahabat yang lebih baik untuk saya. 
Cuma mau jawab begitu, tapi habis 2 halaman. Duh, maafkan diri ini, mbak :'<

Selamat buat pemenang, kamu berhak mendapatkan Look At Me Please, silahkan DM nama nama, alamat lengkap dan no.hpmu yang bisa dihubungi ke twitterku untuk pengiriman hadiah. Yang belum beruntung, tenang masih akan ada GA buku-buku lainnya yang tak kalah kece loh :D

Buat kamu yang sudah punya bukunya, jangan lupa juga ikutan event Review Competition Look At Me Please ini ya, deadlinenya sampai 30 Agustus 2016 loh. Yuk masih banyak waktu untuk menyiapkan review terbaikmu :)


1 komentar:

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design