Selasa, 30 Agustus 2016

[Book Review] Beautiful Rendezvous

Judul Buku : Beautiful Rendezvous
Penulis : Altami Nurmila, dkk
Penerbit : Stiletto Indie Book
Tebal : 123 Halaman
Terbit : Juli 2016

Life as a banker is never gonna that easy.



Terkungkung di dalam rapat-rapat yang menguras energi dan pikiran, target tahunan yang mencekik, kunjungan ke lokasi proyek debitur di daerah antah berantah, menghadapi nasabah kelolaan yang keinginannya dari A sampai Z, belum tuntas, cinta lokasi tiba-tiba datang melanda--padahal peraturan Bank dengan tegas melarang pernikahan dengan sesama karyawan.


After everything we have been through, is it all worth fighting for?

Delapan cerita tentang dinamika asmara bankir.
Yang manakah kisahmu?

--------------------
"Hidup seperti air yang mengalir, dari hulu ke hilir. Kadang yang dilewatinya datar, kadang curam, kadang berbatu agar sampai ke tempat yang tenang. Kita nggak bisa selamanya bahagia terus, karena kadang kita perlu sakit hati untuk belajar bersyukur, yang kita miliki lebih dari apa yang kita tangisi." (hlm.25)
Beautiful Rendezvous merupakan buku yang berisi 8 cerita terpilih dengan benang merah dunia bank. Membaca setiap kisah dalam buku ini akan membuatmu lebih memahami mengenai suka duka para pekerja bank, entah itu yang bekerja sebagai bankir, teller atau apapun itu. Di tengah pekerjaan yang tentunya bisa dikatakan berat dan jam kerja gila-gilaan, kisah romansa pekerjanya pun menjadi sebuah kisah menarik untuk dikupas lebih lanjut. Kisah cinta lokasi sesama pegawai bank tentunya sering mewarnai, walaupun ada aturan ketat tidak boleh berhubungan special sesama pegawai. Belum lagi rapat-rapat yang harus dihadiri, target bulanan yang harus terpenuhi hingga harus turun lapangan ke daerah yang tak terduga sama sekali. Hal inilah yang dicoba dikupas lebih lanjut oleh 8 kisah dalam buku ini, tentunya masing-masing kisah punya gaya menulis yang berbeda, dan ide cerita yang juga berbeda, namun tetap menarik untuk diikuti.
"Cinta itu kadang bukan soal ada chemistry atau nggak. Bukan juga soal banyaknya kesamaan atau sedikitnya perbedaan. Time flies, pada akhirnya yang terpenting adalah lo selalu merasa nyaman berada di dekatnya."(hlm.33)
Buku ini dibuka oleh Beautiful Rendezvous, cerita yang ditulis oleh Altami. Buku ini dibuka dengan cukup baik, mengisahkan tentang Judith yang dijodohkan oleh orang tuanya dengan Erdo, anak dari teman ayahnya. Judith pun berusaha untuk menghindar dari pertemuan keluarga dengan alasan ada urusan dinas ke Samarinda. Siapa sangka, urusan dinasnya itu membuat Judith bertemu dengan sosok tampan bernama sama dengan pria yang akan dikenalkan oleh ayahnya.

Kemudian cerita berpindah ke Pria Penyihir, Bang in Bank, Lebih Besar Dibandingkan Bunga Bank, Prinsip 6C's Analysis [Love] Credit, Tertipu, Amanah untuk Kinasih, dan terakhir  ditutup oleh kisah Love in Batch 143.

Masing-masing kisah dalam buku ini masih bertemakan cinta dan punya kekhasan masing-masing. Hampir semua dalam tulisan ini bersetting masa kini, hanya 1 yang masa lampau, yaitu Amanah untuk Kinasih yang bernuansa sejarah sekali.

Banyak istilah-istilah perbankan yang coba dirangkum disini, mulai dari On The Spot (kunjungan lapangan ke lokasi usaha dalam rangka penelitian prospek usaha debitur), peserta sindikasi (kredit yang diberikan secara bersama oleh lebih dari satu bank kepada debitur tertentu), rekening tabungan, PIN, ATM, penarikan tunai, prinsip analisa kredit (prinsip 6C's Analysis yang terdiri dari Character, Capital, Capacity, Collateral, Condition of Economy, dan Constraint), On Job Training (OJT), dan masih banyak istilah lainnya. Hal ini menjadikan buku ini menjadi berwarna dan menambah sedikit pengetahuan mengenai dunia perbankan bagiku yang awam dengan perbankan.

Buku ini pun cenderung tipis, masing-masing kisah hanya terdiri dari beberapa halaman saja, sehingga aku bisa menamatkan buku ini dalam waktu yang relatif singkat saja. Karena jumlah halaman yang tidak terlalu banyak untuk setiap kisah, membuat penulis harus pintar-pintar mengatur strategi agar keterbatasan halaman tidak membuat kisahnya menjadi tidak menarik. Untungnya, membaca 8 kisah dalam buku ini tetap mengundang rasa penasaranku, andai ke depannya bisa dikembangkan lagi menjadi cerita tersendiri akan jauh lebih menarik lagi.

Salah satu kisah favoritku adalah Prinsip 6C's Analysis [Love] Credit, suka dengan idenya dimana tokoh utama seorang analis kredit sebuah bank malah menerapkan prinsip analisis yang bisa dia gunakan untuk menilai calon kliennya di kisah percintaan, apakah bisa? Buktikan sendiri dengan membaca buku ini ya, karena kamu akan disuguhkan 8 kisah cinta para bankir yang berbeda. Buku yang ringan dan bisa menjadi pilihan bacaanmu di kala senggang :)

"We have to realize that some people can stay in our heart but not in our life."

1 komentar:

  1. Mbaaaaa,,, penasaran mau baca bukunya. Kayanya manis-manis gimanaaaa gitu. Jadi keingetan sama Film Thailand "ATM Error" yang setting ceritanya juga diangkat dari kisah cinlok dua orang pegawai di satu bank. Ketika pada akhir cerita disuguhkan dengan drama percekcokan untuk memilih pasangan atau pekerjaan. Hmm,, pada akhirnya hidup itu memang pilihan ya mba. Makasih buat review nya mba. ^^

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design