Rabu, 21 September 2016

[Book Review] Mozaik

Judul Buku : Mozaik
Penulis : Ita Susanto

Penerbit : Bhuana Sastra

Tebal : 198 Halaman
Terbit : Juli 2016
Membangun mahligai pernikahan ibarat menyusun sebuah mozaik. Dua insan manusia adalah kepingan-kepingannya. Mereka berbeda, tetapi menyatu atas

nama cinta yang suci.

Namun, bila dalam proses penyusunan kepingan itu tidak kuat, mozaik akan retak. Begitu pula pernikahan. Jika ada celah, pernikahan itu akan rapuh. Kekosongan di dalam hati memungkinkan pasangan untuk mencari orang lain yang dapat mengisi ruang itu. Selingkuh menjadi pilihan. Namun, apakah selamanya selingkuh itu indah?

Karena.

Di balik perselingkuhan, pernikahan dipertaruhkan.

------------------------------
Mozaik mengisahkan mengenai kehidupan pernikahan Nia dan David. Pasangan suami istri ini sudah dikaruniai seorang putri bernama Sonya. Seharusnya saat ini Nia bahagia, punya suami yang sayang padanya dan juga seorang putri secantik Sonya.

Sayangnya, Nia butuh lebih daripada itu. Pernikahannya dengan David sekarang terasa dingin, Nia mendambakan hal-hal romantis dari David. Nia yang terbiasa dari kecil dipenuhi ciuman dan pelukan, membuat dirinya pun menjadi lebih banyak mengobral pelukan dan ciuman kepada suami dan putrinya. Nia pun mengharapkan timbal balik yang sama dari David, suaminya. Nia membutuhkan sentuhan fisik, pandangan mesra, kehangatan cinta dan hal-hal romantis lainnya. Nia begitu merindukan perhatian dan kemesraan dari suaminya yang tak kunjung datang.

Sedangkan bagi David, rasa cinta dan sayang kepada istri dan anak tidak perlu ditunjukkan dengan cara memanjakan atau bersikap romantis. Bagi David, dengan dirinya bekerja keras dan memenuhi semua kebutuhan keluarganya itu bukti komitmen terhadap keluarganya.

Hal ini membuat kehadiran Kevin, sosok dari masa lalu Nia menjadi angin segar bagi Nia. Kevin hadir dengan segala pesonanya, memberikan semua yang diinginkan oleh Nia yang tidak bisa dia dapatkan dari David. Bersama Kevin, Nia merasakan gairah yang dulunya hampir padam. Nia merasakan sensasi yang jelas-jelas ia rindukan. Pujian, kata-kata dan perhatian Kevin membuat Nia merasa istimewa dan diinginkan.

Semakin lama hubungan Kevin dan Nia pun semakin dalam, bagaimana nasib pernikahan Nia dan David?
"Kenikmatan itu hanya sesaat, suatu saat akan berubah jadi penyesalan. Percayalah, selingkuh itu dosa dan nggak pernah mendatangkan kebaikan bagi semua pihak. Kamu cuma akan menyakiti perasaan David, Sonya dan istri Kevin. Kehancuran rumah tanggamu, itu risiko yang paling nyata. Apa kamu mau ngalamin itu semua?"
Membaca novel ini sungguh menarik, mengulas kehidupan pernikahan yang sedang diuji dengan kehadiran orang ketiga. Perselingkuhan pun semakin sulit untuk dihindari, apalagi ketika komunikasi antara suami dan istri pun tidak terjalin dengan baik.

Novel ini memberikan gambaran kepada kita bahwa semakin lama usia pernikahan akan ada saatnya mengalami kejenuhan. Ada saatnya ketika pasangan tidak lagi bisa memberikan hal-hal yang dulunya kita dapatkan ketika menikmati masa-masa pacaran atau awal pernikahan yang semuanya terasa indah. Hal ini membuat kita bertanya-tanya apakah pasangan sudah bosan dengan kita? Ada apa dengan pasangan kita? Mengapa dia sudah tidak seromantis dulu? Disinilah diperlukan komunikasi, setiap suami istri harus bisa mengemukakan apa yang diinginkan dari pasangannya. Komunikasikan dengan baik, daripada malah mencari dari pria/wanita lain.
"Komunikasikan segala keinginanmu kepada David. Apa pun yang kamu rasakan, bicarakanlah kepada suamimu. Jangan biarkan kekosongan di hatimu itu diisi oleh lelaki lain. Aku yakin, kalau David bisa memenuhinya, nggak akan ada lagi ruang untuk lelaki mana pun."
Seperti kisah Nia, yang malah tergelincir dalam sebuah perselingkuhan. Nia jelas-jelas tahu bahwa apa yang dilakukannya di balik David ini salah, tetapi Nia terlalu larut dengan semua pesona dan perhatian Kevin, membuat dia salah melangkah. Berawal dari sebuah pesan di akun facebook Nia, hingga kemudian mereka pun semakin dekat. Lama-lama kehadiran Kevin mengisi kekosongan di hati Nia, membuat Nia merasa diinginkan.

Apalagi pernikahan Kevin pun juga sama, sedang mengalami ujian. Kevin bukannya menyelamatkan pernikahannya sendiri, malah memperkeruh semuanya dengan mendekati Nia. Perasaan bersambut, Kevin merasakan cinta lama bersemi kembali. Nia adalah sosok cinta pertamanya saat masih remaja dulu. Hal ini membuat baik Kevin dan Nia sama-sama terlena dengan perasaan yang mereka rasakan, hingga akhirnya hal-hal yang seharusnya terlarang pun dilakukan.

Ide cerita yang sederhana dan terasa dekat sekali di masyarakat. Isu perselingkuhan itu sudah sering kita dengar, entah itu di film yang kita tonton maupun yang terjadi di sekitar kita. Penulis mampu meramu kisah Nia menjadi sebuah kisah yang menarik untuk diikuti. Bagaimana pernikahan Nia yang baik-baik saja teruji dengan kehadiran sosok Kevin di masa lalu hingga perselingkuhan yang terjadi.

Jujur sulit untuk simpati dengan Nia dan  tidak bisa membenarkan apa yang dilakukan oleh Nia. Bagaimana pun selingkuh tetaplah selingkuh, itu bentuk dari pengkhianatan janji suci pernikahan. Alasan yang dikemukakan oleh Nia, dengan dalih suami yang tidak bisa memberikan segala bentuk keromantisan pun tidak terasa benar. Andai Nia bisa lebih jujur mengemukakan apa yang diinginkan kepada suami, mungkin semua ini tidak akan terjadi.

Tetapi namanya juga pernikahan, pasti ada pasang dan surutnya. Tidak mungkin pernikahan itu lancar jaya bak jalan tol, pasti ada saja cobaan yang datang, dan mungkin kehadiran pria/wanita lain di luar pasangan itu salah satu bentuk cobaan seberapa besar kita memegang komitmen yang ada.

Aku dibuat jatuh cinta dengan David, suami yang benar-benar berjiwa besar terhadap semua yang terjadi. Tentunya tidak mudah menerima perselingkuhan istrinya, apalagi selama ini David menyangka bahwa pernikahannya baik-baik saja. Tentunya sebuah pukulan yang telak sekali, mengetahui bahwa orang yang paling kita percaya dan cintai mengkhianati kita. Salut sekali buat David.

Novel ini ringan dan bisa dinikmati siapa saja. Cocok dibaca buat kamu yang sudah menikah atau akan menikah, untuk mengingatkan kamu tentang janji pernikahan yang telah kamu ikrarkan. Bagaimana pun, jangan pernah jadikan kekurangan pasangan untuk mencari kebahagiaan dari orang lain. Komunikasikan apa pun yang kamu inginkan kepada pasangan, jangan diam saja. Terus dekatkan diri dengan Tuhan, karena Tuhan lah yang akan menjaga pernikahanmu bisa terus berjalan sampai maut memisahkan.

Kamu mencari sebuah kisah romansa pernikahan yang bisa membuatmu mengambil hikmah dari kisah para tokohnya, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Semoga jatuh cinta :)

2 komentar:

  1. penerbit BIP lagi diskon 30% besok xixixi penasaran pengen baca buat akhir penyelesaian konflik yang terjadi antara Nia dan David. Bisa buat pembelajaran y mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya herva, novel ini cocok banget dibaca buat pasangan yang sudah menikah. Ingatin buat selalu ingat sama janji pernikahan dan pentingnya komunikasi antar pasangan biar keinginan untuk berselingkuh itu tidak ada sama sekali :)

      Hapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design