Kamis, 08 September 2016

[Virtual Book Tour] Wedding Debt ------------ Takdir Bekerja Tanpa Kita Pernah Menduga




Setiap orang pasti punya cita-cita masing-masing, tak terkecuali aku. Dulu, saat masih kecil hingga SMA, aku masih memegang teguh cita-citaku untuk menjadi seorang dokter. Bahkan aku sudah berangan-angan akan kuliah dimana saat itu. Namun, ternyata jalan hidup membawaku ke dunia yang sama sekali tidak pernah kupikirkan sebelumnya.

Mamaku memang tetap mendukung cita-citaku itu, tapi mamaku sangat berharap banyak sekali denganku. Terlahir sebagai anak ketiga dari 4 bersaudara, mama ingin salah satu anaknya mengikuti jejaknya untuk kuliah di bidang hukum. Dan pilihan jatuh kepadaku. Jujur, awalnya aku sungguh menolak bahkan tidak pernah terpikirkan untuk kuliah hukum sama sekali, karena aku masih berharap bisa menjadi dokter.

Saat mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) pun aku bisa memilih 3 jurusan dari universitas yang berbeda, dan pilihanku masih tetap sama. Namun, mama saat itu meminta agar tetap memasukkan Fakultas Hukum sebagai salah satu pilihan jurusanku. Bahkan Universitasnya pun mama yang memilihkan.

Hari demi hari berlalu, jujur aku pun tidak berharap banyak untuk diterima SPMB, apalagi melihat sainganku tidak sedikit, ada ribuan orang yang sama-sama bersaing memperebutkan jurusan yang sama. Namun, takdir bekerja tanpa kita pernah menduga, hari itu aku tak menyangka bahwa aku bisa diterima di salah satu jurusan yang kupilih. Ya, aku dinyatakan diterima sebagai calon mahasiswa Fakultas Hukum.

Awalnya aku masih ragu apakah aku akan mendaftar ulang sebagai mahasiswa Fakultas Hukum atau tetap mengejar impianku sebagai dokter. Namun, sejak awal aku tidak ingin mengecewakan mama dan bapak, restu orang tua yang utama, akhirnya kesepakatan pun dicapai, aku akan mencoba kuliah di Fakultas Hukum selama 1 tahun terlebih dahulu. Jika selama 1 tahun itu aku tidak bisa mengikuti kuliah atau merasa kurang nyaman, orang tuaku mengizinkanku untuk pindah ke jurusan lain.

Semester awal memang menjadi hari-hari terberatku untuk mengikuti kuliah. Aku yang tidak terbiasa untuk menghafal aturan-aturan dan harus pandai menganalis dituntut untuk bisa mengikuti mata kuliah demi mata kuliah. Untungnya aku punya teman-teman baru yang sungguh menyenangkan untuk ditanya dan bahkan aku banyak belajar dari mereka. Tibalah saatnya kenaikan semester, ternyata hasil Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) juga cukup mengesankan walau bukan yang terbaik.

Aku pun kembali berpikir apakah aku akan terus melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum ini atau aku akan pindah ke jurusan lain. Akhirnya, aku pun memilih untuk shalat istikarah, dan hatiku makin mantap di jurusan ini.

Perlahan-lahan walau penuh perjuangan dan penyesuaian, aku bisa juga menikmati dunia baruku sebagai mahasiswa hukum. Tak kusangka, secara perlahan-lahan aku jatuh cinta dengan semuanya tentang hukum. Aku seperti menemukan dunia baru yang perlu banyak kugali, karena aku senantiasa dituntut untuk mengikuti perkembangan aturan dan kebijakan yang senantiasa dinamis dan berubah. 

Memang seperti itulah takdir bekerja, tanpa pernah kuduga, aku yang awalnya menolak untuk kuliah di jurusan ini, malah berakhir dengan jatuh cinta dengannya. Semua itu pun ditambah dengan akhirnya aku malah menemukan cinta di kampus, yang akhirnya menjadi pendamping hidupku saat ini.

Kita tak akan pernah tahu kapan takdir bekerja, seperti apa dia akan mengubah kehidupan kita? Seperti kisah Kinan dalam novel Wedding Debt. Kinan tak menyangka bahwa kehidupannya akan berubah sedemikian rupa dengan kehadiran Prasasti dalam hidupnya. Kinan harus menerima takdir, tak ada pilihan lain. Kinan menyerahkan dirinya untuk menjalani pernikahan dengan Prasasti karena utang keluarganya yang sungguh besar. Padahal saat itu Kinan bisa saja menolak, namun atas dasar bakti kepada kedua orang tua, Kinan memilih untuk menerima semuanya.

Kinan yang sejak awal yakin tidak akan jatuh cinta dengan Prasasti pun harus kembali mempertanyakan takdir ketika bunga-bunga cinta mulai bermekaran di hatinya. Seperti itulah, takdir bekerja tanpa pernah kita menduga. Seperti Kinan yang awalnya mencintai Danny dan hubungannya pun berjalan lancar. Kemudian harus pasrah, menikah dengan pria lain yang begitu asing, Prasasti.

Kamu penasaran ingin mencicipi kisah Kinan dan Prasasti dalam Wedding Debt? Ikutan yuk Giveaway di bawah ini:


1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati @ratinatif dan @KataDepan_ . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #WeddingDebt

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu.

Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?

5. Giveaway ini berlangsung hanya 2 (dua) hari saja dimulai hari ini sampai besok malam tanggal 9 September 2016 Pukul 23.59.

Semoga beruntung!!!!!

*****UPDATE******

Saatnya pengumuman 1 (satu) nama yang beruntung dapatin Wedding Debt by Ratinatif:

Hapudin / @adindilla

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter nama, alamat lengkap dan nomor hpmu yang bisa dihubungi ya untuk pengiriman hadiah :)

Buat yang belum beruntung, tetap semangat berburu buku bagus ya :) 

36 komentar:

  1. Nama: Diah P
    Twitter: @She_Spica
    Domisili: Bekasi
    Link share: https://twitter.com/She_Spica/status/773740393154224128

    Pandanganku mengenai takdir, sebagai orang yg berimana tentu saja saya merujuk ke rukun iman yg ke enam. Yaitu percaya kpda Qodo dan Qodar. Dan yap. Saya percaya seyakin2nya bahwa apapun yg terjadi di muka bumi adalah takdir dari Yang Maha Kuasa. Sekuat dan sebesar apapun usaha kita untuk mncapai hal yg kita inginkan, tidak akan trjadi jika bukan karena izin Yang Kuasa. Begitu pun sebaliknya. Seperti pepatah yg selalu kita dengar: "Manusia hanya bisa berusaha. Tuhan yg menentukan akhirnya".
    Semua fenomena kecil maupun besar yg ada di dunia terjadi karena suratan takdir. Bahkan daun yg gugur pun sudah tertulis takdirnya di atas sana.
    Begitulah kira2 pendapat saya. Terima kasih.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Nama : Rohaenah
    Twitter : @rohaenah1
    Link share : https://mobile.twitter.com/rohaenah1
    Alamat : Jakarta
    Pandangan takdir menurut saya adalah sesuatu yg sudah digariskan oleh Allah SWT. Sebagai orang muslim saya percaya ketetapan Allah itu pasti. Setiap manusia sudah ada suratan takdirnya masing2,kita tinggal menjalani. Tapi kita diwajibkan berusaha untuk melakukan yg terbaik untuk kehidupan kita,tentu saja semua disertai dengan doa. Jika kita sudah berusaha semua tinggal kita pasrahkan,karena seberapa besarpun usaha kita kalau memang Allah tidak menghendaki maka semua tidak akan terjadi. Tapi apa yg tidak kita inginkan kalau memang sudah takdir Allah maka akan tetap terjadi karena apa yg baik menurut kita belum tentu baik di mata Allah.
    Demikian dan terimakasih.

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Nama: Herva Yulyanti
    Twitter: @hervayulyanti
    Domisili: Cimahi, Bandung
    Link share: https://twitter.com/hervayulyanti/status/773764379019997184
    Jawaban : Bagi saya pribadi takdir itu memang sudah ketetapan dari Alloh SWT yang ada kaitannya sama keinginan kita itu sendiri. Jadi kita diberi kewenangan untuk berbuat sesuatu, dan perbuatan yang merupakan hasil dari pilihan kita itu sesuai dengan kehendak Alloh SWT. Namun ada pula takdir yang sifatnya mutlak yang tidak bisa diubah dengan usaha kita sendiri.
    Saya jadi ingat quote dalam satu film, takdir kita maka kita sendiri yang memilih dan menjemputnya dalam arti usaha yang kita berikan untuk mampu berubah sesuai harapan kita.

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Nama: Chairunisa
    Twitter: @styles19126
    Domisili: Jakarta Selatan

    Link share: https://mobile.twitter.com/Styles19126/status/773765856643780608

    Bagi saya takdir adalah tantangan.
    Tantangan yang tak pernah berhenti menyapa Karena itu sudah jadi jalan cerita manusia. Tuhan ada dibalik itu semua.
    Tapi Tuhan hanya menyiapkan kerangkanya, lalu kita yang akan melanjutkan kerangka itu dan menyelesaikannya menjadi sebuah jawaban. Kita menerima dengan memeluk takdir itu nantinya, atau memilih lari yang justru membuat kita terbelenggu dalam kebingungan, kesengsaraan.

    Tuhan tidak akan memberi kesulitan bagi hamba kita. Maka menerima adalah cara terbaik sebagai tanda syukur kita pada nikmat dan cinta dari Tuhan.

    Hal itu pula yang menjadi bagian keberhasilan hidup kita

    Itu pandangan saya tentang takdir, sekian terima kasih

    BalasHapus
  10. Nama: Ainhy Edelweiss
    Twitter: @princeesAsuna
    Domisili: Makassar
    Link share:https://mobile.twitter.com/PrinceesAsuna/status/773768377860972545/photo/1

    Bagi saya takdir adalah sesuatu yang sudah diramu oleh Tuhan. Kita tak pernah tahu jalan takdir kehidupan masing-masing. seperti teka-teki. Kita hanya bisa menebak-nebak. Selama hidup, kita memiliki dua takdir, baik dan buruk. Seperti halnya Kinan, ia bisa mendesain hidupnya akan seperti apa, bercita-cita menjadi dokter. Tapi takdir berkata lain. Mungkin awalnya kita menolak takdir yang tertulis dalam hidup kita, tapi Tuhan selalu memberikan takdir yang tak pernah kita duga. Memiliki takdir setiap garis hdiup, bukan berarti kita harus menyerah. Itulah pandanganku tentang takdir. Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi hari esok.

    BalasHapus
  11. Nama : Devira Andrawina
    Twitter : @devira7117
    Domisili : Bekasi, Jawa Barat
    Link share
    https://twitter.com/devira7117/status/773778439014785024

    Jawaban: Singkat saja, bagi Saya takdir itu merupakan segala sesuatu yang telah terjadi atau belum terjadi. Setiap hari merupakan sebuah takdir tanpa kita sadari, dan takdir hanya akan berhenti saat kita mati.

    Terima kasih,
    Wish me luck, amin♡

    BalasHapus
  12. Nama : Neni Arwanda
    Twitter : @NeniArwanda95
    Domisili : Jakarta Pusat
    Link Share : https://twitter.com/NeniArwanda95/status/773778079118299136

    Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?

    Takdir adalah ketetapan Tuhan. Sesuatu yang berjalan diatas kehidupan kita, yang dapat kita ubah atau yang tak bisa kita ubah. Kadang, takdir memang menyakitkan. Tapi ketahuilah bahwa Tuhan selalu beri kebahagiaan saat takdir kita menyakitkan.

    BalasHapus

  13. Nama : Ratnani Latifah
    Twitter : @ratnaShinju2chi
    Link Share : https://twitter.com/ratnaShinju2chi/status/773800108903182336
    Kota : Jepara


    Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?

    Takdir adalah ketentuan Allah. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha tidak lupa beroda untuk ketatapannya tetap hanya Allah yang menentukan. Allah adalah zat yang Maha Kuasa. Dan memang sejak kita diciptakan Allah sudah menyiapkan takdir masing-masing pada hambanya. Misal tentang jenis kelamin, rezeki, jodoh dan mati. Namun bukan berarti kalau sudah tahu masalah takdir itu sudah ditenukan Allah sejak zaman azali, membuat kita hanya bisa pasrah dan menjadi pemalas, bukan. Allah sendiri telah menjelaskan ada takdir yang bisa dirubah jika manusia mau berusaha, misalnya tentang rezeki. Jika kita mau bekerja keras insya Allah akan dimudahkan. Meski kadang tetap saja ada kalanya hasil kerja keras tidak sepadan kita tetap dalam kefakiran. Lalu apa artinya? Itu berarti mungkin Allah belum siap memberi amanah pada kita. Bisa jadi apa yang ditetapkan Allah memanglah yang terbaik untuk kita. Karena Allah selalu tahu apa yang terbaik untuk hamba-Nya.

    BalasHapus
  14. nama : Rheinita C.N
    akun twitter: @rheinitacn
    link share: https://twitter.com/rheinitaCN/status/773800254265102336
    kota tempat tinggal: Tangerang
    jawaban:

    Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?

    Takdir adalah sesuatu yang telah di Dia tentukan untuk hidup kita.
    apapun itu, kita hanya bisa mengusahakan yang terbaik. hasilnya kita serahkan pada-Nya.
    takdir bertemu dengan orang di sekolah, takdir berpisah dengan orang di jalan.
    semua sebenarnya sudah diatur oleh Sang Sutradara terbaik,
    kita manusia hanyalah aktor-aktor yang siap menjalankan alur ceritanya
    yang pasti, setiap takdir yang kita terima harus dijadikan pelajaran yang baik untuk bekal di kehidupan
    tidak ada takdir yang buruk, yang ada ialah seberapa besar usaha manusia mewujudkan dan mengupayakan takdir itu menjadi baik.
    terimakasih :)

    BalasHapus
  15. Nama: Chairunisa
    Twitter: @styles19126
    Domisili: Jakarta Selatan

    Link share: https://mobile.twitter.com/Styles19126/status/773765856643780608

    Bagi saya takdir adalah tantangan.
    Tantangan yang tak pernah berhenti menyapa Karena itu sudah jadi jalan cerita manusia. Tuhan ada dibalik itu semua.
    Tapi Tuhan hanya menyiapkan kerangkanya, lalu kita yang akan melanjutkan kerangka itu dan menyelesaikannya menjadi sebuah jawaban. Kita menerima dengan memeluk takdir itu nantinya, atau memilih lari yang justru membuat kita terbelenggu dalam kebingungan, kesengsaraan.

    Tuhan tidak akan memberi kesulitan bagi hamba kita. Maka menerima adalah cara terbaik sebagai tanda syukur kita pada nikmat dan cinta dari Tuhan.

    Hal itu pula yang menjadi bagian keberhasilan hidup kita

    Itu pandangan saya tentang takdir, sekian terima kasih

    BalasHapus
  16. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Link Share :
    https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/773762853585039360?p=v

    https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/773762908006129664?p=v

    Kota Tempat Tinggal : Purwakarta



    Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?


    Menurutku takdir itu seperti masa depan dan kematian, sama-sama hal yang pasti, rahasia dan tak bisa dihindari.

    Sebesar dan segiat apapun usaha seseorang untuk meraih sesuatu, hasilnya tetap Tuhan yang menentukan. Yang baik menurut kita, belum tentu baik menurut Tuhan. Tapi yang baik menurut Tuhan, sudah tentu baik untuk kita (meski sebelum menyadarinya kita lebih banyak menolak dan menyangkalnya).

    Istilahnya, kita boleh berencana, berkehendak, berkeinginan dan berusaha sebesar apapun itu tapi Tuhan lah yang menentukan hasilnya. Karena rencana Tuhan adalah rencana yang paling baik dan paling benar. Seburuk dan sejelek apapun kita memandangnya, pada akhirnya kita akan tau dan membenarkannya jika hanya Tuhan lah sebaik-baik perencana dan sebaik-baik penentu.

    BalasHapus
  17. Nama: Filia P
    Twitter: @filia26_
    Domisili: Bekasi
    Link share: https://twitter.com/filia26_/status/773856401521250305



    Menurut saya Takdir adalah rangkaian perjalanan yang sudah ditetapkan untuk kehidupan kita , bahkan sebelum kita lahir ke dunia ini .Sesuatu yang menemani kita setiap hari, tetapi kita tak pernah mengenalnya apalagi mengetahui akhirnya , karena takdir itu hadiah dari Tuhan untuk setiap makhluk ciptaannya .


    Sekian pendapat saya tentang takdir , Terima kasih

    BalasHapus
  18. Nama : Silvy Rianingrum
    Akun Twitter : @berryfledge
    Link Share : https://twitter.com/berryfledge/status/773865740268994560
    Domisili : Bekasi
    Jawaban : Menurutku, Takdir adalah sesuatu yang sudah ada sebelum kita terlahir, sudah dirancang sedemikian rupa dan begitu sempurna oleh Allah. Bagiku, apapun yang terjadi adalah ketentuan-Nya, bagian dari takdir-Nya. Namun, takdir ada dua. Takdir yang tidak bisa dicampuri tangan manusia dan takdir yang mampu diubah dengan perjuangan dan campur tangan manusia. Yang bisa diubah contohnya jodoh, keselamatan dan kecerdasan. Bagiku, takdir berperan besar dalam hidupku. Apapun yang terjadi; jika itu baik, maka berkah bagiku, jika itu buruk, maka hikmah terselubung disana. Aku hanya seorang hamba dan manusia, yang dapat aku lakukan hanya mensyukuri segala ketetapan-Nya, segala takdir-Nya dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan perubahan dan takdir yang baik. Aku bisa berencana, namun Allah yang menentukan. Mungkin takdir terkadang dianggap berjalan tak mulus, namun Allah akan memberikan akhir bahagia dan akhir yang menyenangkan bagi mereka yang bersyukur. Allah Maha Mengetahui, sementara aku tidak:)

    BalasHapus
  19. Nama: Elsita F. Mokodompit
    Akun Twitter: @sitasiska95
    Link Share: https://twitter.com/sitasiska95/status/773870690978009088
    Domisili: Gorontalo
    Takdir buatku adalah bentuk kuasa dari dua hal, Tuhan dan usaha manusia. Takdir terdiri dari 2, yang bisa diubah dan yang tidak. Yang sudah digariskan Tuhan dan tidak dapat diubah adalah kelahiran dan kematian. Sisanya seperti jodoh, rezeki, kesuksesan, dan lain-lain adalah buah dari usaha. Jodoh, memang sudah dituliskan, tapi kalau kita tidak berusaha mencarinya, menemukannya, maka tidak akan pernah kita bertemu dia. Rezeki sudah diatur. Tapi kalau kita cuma berpangku tangan, tak ada uang yang berjalan dengan kakinya sendiri. Jadi. takdir adalah gabungan dari kekuasaaan Tuhan dan usaha manusia.

    BalasHapus
  20. nama: putri budi pamungkas
    akun twitter: putribudi_
    link share: https://twitter.com/putribudi_/status/773884324605267969
    domisili: blitar, jawa timur

    menurut pandanganku takdir adalah kuasa Allah yang mutlak, namun dapat dirubah dengan usaha yang nyata. Allah tidak tidur sebesar apa usaha yang dilakukan, sebesar itu pula perubahan akan terjadi hingga akhirnya takdir berubah. hanya nikmati prosesnya bersama dengan doa yang mengiringi. hidup itu kan seperti tanjakan, kita hanya dapat melihat ke depan tanpa tahu apa yang ada di ujungnya.

    BalasHapus
  21. Nama: Hapudin
    Twitter: @adindilla
    Link share: https://twitter.com/adindilla/status/773909133703585792
    Kota: Cirebon

    Takdir itu misteri. Hanya Allah yang bisa membacanya sebelum/sesudah kejadian. Sehebat manusia bisa memprediksi, Allah bisa mengubahnya sejentikkan jari. Dan setau saya yang bisa menggeser takdir adalah DOA. Maka untuk segala keadaan dan situasi, jangan lepaskan doa dari nafas kita. Percintaan, karir, keluarga, permasalahan yang timbul, mintalah dalam doa agar takdir baik Allah yang menaungi kita.

    Percayalah Takdir baik adalah penenang hidup yang dijanjikan Allah jika hambanya rajin berdoa.

    BalasHapus
  22. Nama : Tri
    Twitter : @tewtri
    Link Share : https://mobile.twitter.com/tewtri/status/773994834432364545
    Domisili : Ciamis

    Masih belum berubah. Sejak pertama aku tahu soal takdir sampai hari ini dia suka maksa atau yang dikasih takdir yang merasa terpaksa? Entahlah. Takdir macem tahu bulat. Digoreng, dadakan, lima ratusan, enak-nggak enak nikmati aja. Takdir yang digodog sama Tuhan, rasanya kayak terlalu mendadak buat yang menerimanya, tapi seperti yang kita tau itu bahkan nggak bisa ditawar-tawar lagi. Harga mati. Selama kita hidup yah begitu adanya, suka-nggak suka jalani saya. Toh takdir emang udah bulet, mutlak.

    BalasHapus
  23. Nama : Heni Susanti
    Akun twitter : @hensus91
    Domisili : Pati - Jawa Tengah
    Link share : https://twitter.com/hensus91/status/774057076725133312

    Pandanganku tentang takdir?
    Sebagaimana pengertian takdir yang aku ketahui dari guru dan pengalaman, takdir itu adalah keTETAPan Allah yang apapun yang kita lakukan tidak akan pernah bisa mengubahnya. Beda dengan nasib, yang memang bisa berubah tergantung usaha kita dan sesuai dengan usaha dan keridhoan Allah.

    Jadi apa yang sudah TETAP ini tidak akan bisa kita tawar lagi bagaimana akhirnya. Yang bisa kita lakukan hanya berusaha yang terbaik agar proses yang kita jalani menuju akhir itu dapat memberikan hasil yang baik dan membawa keberkahan nantinya.

    Demikian dan terima kasih :)

    BalasHapus
  24. Nama: Dian Nafi
    twitter: ummihasfa
    domisili: demak jawa tengah

    Takdir berada di antara kita dan Tuhan. Dia tuliskan blue print-nya dan beberapa alternatif keluaran alias output tergantung input apa yang dimasukkan. Lalu kita yang turut mengambil peran apakah akan membuat semuanya berjalan mulus lancar atau justru berantakan karena ketidak hati-hatian serta kecerobohan kita dalam menempuhinya Wallahu a'lam bishshowab.

    BalasHapus
  25. Nama : Riska
    Akun twitter : @dewayuriska
    Kota : Denpasar
    Link share : https://twitter.com/dewayuriska/status/773813697613434880
    Jawaban : Menurut saya takdir itu sudah ditentukan Tuhan saat manusia dilahirkan ke dunia. Takdir merupakan hal nggak bisa diganggu gugat. Suka maupun tidak suka, setuju maupun tidak setuju, itulah jalan kehidupan manusia. Takdir itu tidak bisa dirubah, sebesar atau sekeras apapun manusia mencobanya takdir tetap tidak berubah. Takdir itu sangat berkaitan dengan karma. Dimana takdir yang diberikan manusia kepada umatnya merupakan hasil perbuatan dari kehidupan sebelumnya (reinkarnasi). Jika pada kehidupan sebelumnya manusia berbuat buruk maka hal akan didapatkan juga buruk begitupun sebaliknya.

    BalasHapus
  26. nama: Ella Kurnia Oktaverina
    akun twitter: @ellaverina_
    link share: https://twitter.com/ellaverina_/status/774100378489004032
    kota tempat tinggal: Bangkalan
    jawaban:
    Menurut saya, takdir itu mutlak rahasia Allah. Kita sebagai manusia mungkin memang menginginkan banyak hal, semisal ingin kuliah di fakultas kedokteran, ingin punya suami tampan, ingin ini dan ingin itu. Mewujudkan hal-hal tersebut memang memungkinkan asal ikhtiarnya maksimal (dan tentu disertai doa) tapi pada akhirnya apa yang telah diikhtiarkan itu kan dipasrahkan lagi pada Allah, istilahnya dalam Islam tawakkal a.k.a berserah diri. Apa yang akan terjadi ke depannya sudah bukan ranah kita lagi, melainkan punya Allah. Karena banyak kan orang yang sudah ikhtiar dan berdoa mati-matian ternyata endingnya dia nggak mendapatkan apa yang ia idamkan. Kalau begini, percayalah bahwa Allah sudah merencanakan sesuatu yang lebih baik untuk kita berdasarkan versinya. Karena itu, kita harus optimis. Apapun hasilnya yang penting ikhtiar dan doa-nya kan sudah maksimum :)

    BalasHapus
  27. Nama: Larastanie Afdha
    Twitter: @Larasta_
    Domisili: Tangerang
    Link Share: https://mobile.twitter.com/Larasta_/status/773908220788088832?p=v

    Takdir, itu segala sesuatu yang
    telah ditetapkan oleh Allah Swt. Kita mengikuti apa yang telah ditakdirkan oleh Allah untuk kita. Takdir yang mengikuti kita, takdir baik atau buruk, Kita tidak bisa lari dari Takdir. Seringkali kita menyalahkan Takdir karena merasa sesuatu yang Buruk itu telah meresahkan diri kita, Padahal Allah telah menentukan Takdir yang terbaik untuk diri kita. Takdir itu kenyataan masa depan, Baik atau Buruk nya Takdir kita tidak boleh menyalahkan Takdir.

    BalasHapus
  28. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/774113904100159488
    kota tinggal: Serang

    Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?

    Seperti yang kita tahu, Takdir itu ketetapan Allah SWT atas semua makhluknya, tentang hidupnya, jodohnya, rejekinya, juga mautnya, semua sudah tertulis dalam lauh mahfudz. Namun terkadang takdir juga bisa berubah, tergantung doa dan ikhtiar manusia itu sendiri. Karena Allah SWT tidak akan merubah suatu kaum, sebelum mereka merubah diri mereka sendiri.

    BalasHapus
  29. nama: emma
    twitter: @emmanoer22
    link: https://mobile.twitter.com/EmmaNoer22/status/774186036012339201?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C2212021134

    kota: indragiri hulu, riau

    jawaban: seperti kematian itu yang sudah dipastikan terjadi maka takdir aku anggap juga serupa, takdir adalah awal, semenjak Tuhan menempatkan nyawa pada rahim ibu. Aku merasa itulah awal takdir yang Tuhan tentukan mulai berjalan, dan kita perlu berjalan menentukkan takdir kita setelahnya. Seperti penulis yang membuat kerangka karangan sebelum memulai dan menyelesaikan tulisannya, sudah di tentukan tapi perjalanan dalam menulis sebuah cerita tentu akan ada perubahan yang terjadi tapi karena penulis sudah memiliki kerangka karangan jauh lebih mudah menyelesaikan cerita. Mungkin Tuhan juga melakukan hal serupa takdir sudah dibuat tapi Tuhan mengawasi dan mengarahkan.

    BalasHapus
  30. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    https://twitter.com/RiniCipta/status/774175522519527424
    Karangasem, Bali

    Takdir adalah segala sesuatu yang pas untuk kita. Apapun yang terjadi dalam hidup ini saling menyeimbangkan. Kita nggak selamanya senang juga nggak selamanya susah, kata orang sih hidup itu seperti roda. Takdir adalah rangkaian peristiwa dalam hidup kita layaknya velg. Tuhan menyeimbangkan kita melalui putaran itu, dengan hal-hal yang pas dan terbaik untuk kita, meskipun itu bukan yang kita inginkan atau harapkan. Aku selalu percaya bahwa takdir akan membawa suatu makna tersendiri bagi hidup. Tinggal kembali pada diri kita, mengambil yang positif dan menjadikannya pelajaran atau menganggap itu adalah hal buruk yang terus menerus disesali? Trims :)

    BalasHapus
  31. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  32. Widiyar Mayani
    @WidiyarMayani
    https://twitter.com/WidiyarMayani/status/774146859421970432
    Domisili : Bogor

    Saya pernah baca quote "Sejauh apapun kamu menghindari takdirmu, maka takdir yang sama akan menemuimu di jalan yang tak pernah kamu duga."

    Buat saya, takdir itu adalah kumpulan dari usaha dan doa yang bermuara pada kepasrahan. Kita kan ga pernah tahu yang mana takdir yang bisa diubah, mana yang tidak bisa diubah. Jadi kita sih cuma bisa berusaha sambil terus berdoa yang spesifik pada Tuhan. -Kata temenku, kalau do'a itu mesti spesifik, biar Tuhan jadi lebih "enak" mengabulkannya ^^.-
    Ga mudah sih emang buat terus berpikiran baik akan takdir Tuhan, apalagi saat takdir tidak menyenangkan yang menimpa kita. Biasanya menyalahkan Tuhan lebih mudah ketimbang mengoreksi diri sendiri. Nah, saat inilah kepasrahan dibutuhkan. Kepasrahan menerima. Mungkin hal-hal manis, ga selalu diawali rasa manis.

    BalasHapus
  33. Nama: Dwita Andhara
    Akun twitter: @dwitaandhara
    Link share: https://twitter.com/dwitaandhara/status/774258462406610944
    Domisili: Makassar
    Jawaban:

    Menurut saya takdir itu jika di ibaratkan dunia film adalah skenario. Saya gak tau istilah ilmiah skenario itu seperti apa, tapi yang jelas yang saya tau semua udah ada urutannya, udah ada ketetapannya dan yah manusia hanya bisa melakoninya. Yah walaupun saya juga nggak menyangkal kalimat "keinginan yang gak sesuai kenyataan", tapi saya percaya bahwa semua yang terjadi baik itu happy ending atau sad ending sekalipun, pasti akan ada hikmah yang dapat di ambil di dalamnya.

    BalasHapus
  34. nama: Leny
    akun twitter: @Lynlainy17
    link share: https://twitter.com/Lynlainy17/status/774284540399321088
    kota tempat tinggal: Rantau Kalsel

    Bagaimana pandanganmu mengenai takdir?

    Menurutku takdir adalah sesuatu yang sudah ditetapkan oleh Allah dan kita tidak mengetahuinya. Takdir adalah rahasia yang hanya diketahui oleh Allah. Takdir seperti teka-teki yang tidak bisa ditebak. Kita tidak bisa menebak takdir kita seperti apa, namun kita harus percaya dengan adanya takdir.

    BalasHapus
  35. Nama : Fakhrina FM
    Akun Twitter : @fakhrina_fm
    Link share : https://twitter.com/fakhrina_fm/status/774494580368551936
    Alamat : Probolinggo
    Jawaban :
    Takdir menurutku?
    Menurutku, takdir itu seperti Senyawa. Takdir tidak bisa diubah dengan begitu saja, senyawa juga tidak bisa diubah dengan begitu saja. Sama sama tidak bisa berubah dalam jangka waktu pendek. Takdir bisa diubah melalui lika liku yang sangat panjang. Berdoa, berusaha, sedekah, sopan, baik, rendah hati, dan lain lain. Senyawapun juga begitu, harus melakukan penelitian dan percobaan yang sangat panjang, jika salah sedikit, maka senyawa tersebut akan gagal. Takdir pun begitu, kita salah melakukan sesuatu bagi diri kita maupun orang lain, maka takdir kita akan berubah pula. Dari yang baik menjadi tidak baik. Untuk menyempurnakan, maka butuh perjuangan yang sangat besar untuk mengubah yang tidak baik menjadi baik bahkan lebih baik. Bismillah, wish me luck 🙏

    BalasHapus
  36. Nama : Fakhrina FM
    Akun Twitter : @fakhrina_fm
    Link share : https://twitter.com/fakhrina_fm/status/774494580368551936
    Alamat : Probolinggo
    Jawaban :
    Takdir menurutku?
    Menurutku, takdir itu seperti Senyawa. Takdir tidak bisa diubah dengan begitu saja, senyawa juga tidak bisa diubah dengan begitu saja. Sama sama tidak bisa berubah dalam jangka waktu pendek. Takdir bisa diubah melalui lika liku yang sangat panjang. Berdoa, berusaha, sedekah, sopan, baik, rendah hati, dan lain lain. Senyawapun juga begitu, harus melakukan penelitian dan percobaan yang sangat panjang, jika salah sedikit, maka senyawa tersebut akan gagal. Takdir pun begitu, kita salah melakukan sesuatu bagi diri kita maupun orang lain, maka takdir kita akan berubah pula. Dari yang baik menjadi tidak baik. Untuk menyempurnakan, maka butuh perjuangan yang sangat besar untuk mengubah yang tidak baik menjadi baik bahkan lebih baik. Bismillah, wish me luck 🙏

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design