Selasa, 22 November 2016

[Book Review] Astravalor Angels

Judul Buku : Astravalor Angels
Penulis : Putu Felisia
Penerbit : Rafferty Publisher House
Tebal : 317 Halaman
Terbit : Agustus 2016

Selama bertahun-tahun masa persembunyian, Kristina Saraswati selalu berusaha untuk menghindari masalah Dunia Astral. Berdua dengan Benedict—kakaknya, mereka memutuskan fokus sebagai manusia biasa.


Pertempuran di Malasunya mengubah segalanya. Tak hanya mengundang iblis-iblis berkekuatan menakutkan. Apa yang dimiliki Kristin ternyata menarik perhatian surga dan neraka. Sesuatu yang ditolak surga. Sesuatu yang diinginkan neraka sebagai bagian dari laskar perang mereka.

Para nephilim itu—adalah makhluk-makhluk peranakan yang tidak disukai 2 dunia. Mereka memiliki kekuatan malaikat, namun juga memiliki kelemahan manusia. Bersayap, tapi tak abadi. Memiliki jasad, tapi berkekuatan sihir fantastis.

Ketetapan semesta mulai dipertanyakan. Keadilan akhirnya menjadi kelemahan.

“Aku percaya pada keadilanmu,” geram Lucifer.
“Terima kasih telah membuatku merasa tersanjung. Aku tidak akan mengecewakanmu,” Archangel Michael memamerkan senyumnya, “Kupikir, kau tidak akan keberatan dengan sebuah pertaruhan, kan… Luce?”

Kartu terkocok. Kartu dibagikan.
Kereta. Keadilan. Kematian. Iblis.
Dan akhirnya…
Kristin pun berhadapan dengan lawannya… Sang Raja Neraka.

-------------------
Kristina Saraswati adalah seorang astravalor.
"Astravalor adalah sebutan bagi roh-roh yang berkelana ke berbagai dimensi. Mereka terlihat seperti manusia biasa. Namun ada waktu-waktu tertentu dimana rohnya terlepas dan menembus dimensi-dimensi dunia. Biasanya, para astravalor tidak menyadari kelebihan yang mereka miliki hingga mereka mati. Ketidaktahuan membuat mereka aman. Lebih baik menganggap mimpi hanyalah mimpi. Bukan perjalanan ke tempat-tempat yang bisa membuat mereka terbunuh." (Halaman 29)
Sayangnya, ini tidak berlaku bagi Kristin. Sejak menginjak usia 10 tahun, dia sudah tahu akan takdirnya sebagai astravalor. Saat itu, dia diberitahu aturan-aturan semesta dan dunia-dunia yang terlarang untuknya.

Kristina sekarang hanya tinggal bersama Benedict, kakaknya. Orang tuanya telah meninggal dunia. Hanya Bene yang dia punya, yang selalu melindungi Kristina, baik di dunia manusia maupun dunia astral. Mereka selalu berusaha menghindarkan diri dari konflik dunia astral, memilih hidup seperti manusia biasa saja.

Tapi pertempuran di Malasunya mengubah segalanya. Kristin menjadi incaran penghuni surga dan neraka. Apalagi saat Kristin berusaha melihat masa lalu, semua semakin menjadi rumit. Kematian Gilang, kematian para wizard, hadirnya kaum Nephilim, ramalan kartu hingga terbongkarnya rahasia siapa sesungguhnya Kristina...
"Para nephilim itu adalah makluk-makhluk peranakan yang tidak disukai dua dunia. Mereka memiliki kekuatan malaikat, namun juga memiliki kelemahan manusia. Bersayap, tapi tak abadi. Memiliki jasad, tapi berkekuatan sihir fantastis. 
Mereka lahir dari hawa nafsu yang terlarang bagi para malaikat. Mereka penyimpangan di dunia manusia. Tidak ada undang-undang maupun pengaturan mana pun yang menghendaki kelahiran mereka." (Halaman 97)
Rahasia yang membuatnya harus berhadapan dengan sang Raja Neraka. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Setelah membaca Astravalor Princess  aku bahagia sekali mengetahui kalau akan ada novel berikutnya yang mengambil tentang dunia Astral. Aku bukanlah pembaca setia genre fantasy, tapi untuk karya Mba Putu selalu ada pengecualian.

Selalu suka dengan tulisan Mba Putu, karena fantasynya lebih mudah dibayangkan. Di tengah-tengah maraknya genre romance, Mba Putu berani mengambil genre yang berbeda, walau tetap ada nuansa romancenya juga. Tapi porsi terbesar tetap ada pada fantasy.

Kali ini juga Mba Putu kembali mengajakku berkelana ke dunia astral, ke surga dan neraka, melihat para penghuninya dengan karakternya yang berbeda. Khas Mba Putu, selalu membuat kisah yang mengundang rasa penasaran, walau memang awalnya cukup membingungkan karena terlalu banyaknya tokoh yang terlibat, tapi perlahan-lahan aku bisa menikmatinya.

Settingnya juga lebih terasa, tidak semuanya fiksi, tetapi ada Bali yang kali ini menjadi pilihan kisah, apalagi saat harus berhadapan langsung dengan Raja Neraka.

Membaca novel ini membuat imajinasiku tertantang membayangkan setiap tokoh. Rasanya mudah membayangkan sosok malaikat, iblis, wizard hingga nephilim. Adegan demi adegan bergulir dengan lancar, semakin lama semakin mengundang rasa ingin tahuku. Menjelang ending pun aku masih menebak-nebak kemana kisah ini akan berakhir, dan untunglah seperti dugaanku.

Mencari sebuah novel fantasy karya penulis dalam negeri, jangan lupa masukkan novel ini sebagai salah satu pilihan bacaanmu ya :)

Semoga jatuh cinta dengan Astravalor Angels....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design