Senin, 19 Desember 2016

[Blog Tour] Cinta Dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing ---------- GIVEAWAY!!!!


Judul Buku : Cinta dalam Semangkuk Sop

Kaki Kambing

Penulis : Ifa Avianty

Penerbit : Indiva Media Kreasi
Tebal : 176 Halaman
Terbit : Oktober 2016


“Mbak, saya pesan sop kaki kambing sama nasi. Jangan lupa cabe rawit yang banyak, terus dikasih acar timun. Minumnya es teh dua gelas, sama es batu yang banyak. Jangan gede-gede es batunya. Terus minta kerupuk kulit satu bungkus. Oh, ada empek-empek kan, Mbak? Waktu dulu saya ke sini ada soalnya.”

Brrrr. Kwek, kwek, kwek. 

Si mbak tampak mencatat dengan tergesa sambil mengangguk. 

“Mbak, Mbak, saya minta pergedel dua potong.” 

Astaga. Ini beneran dia punya peliharaan naga di perutnya kali ya. 

*** 
Stephanie si Putri Ketimun yang kerap patah hati, Awy sang Pangeran Naga yang dimabuk asmara, dan Gandhi si jejaka nerdy. Inilah kisah yang diduga cinta segitiga. 

------------------------- 

Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Kak Ifa. Kali ini kak Ifa kembali dengan novel terbarunya, Cinta dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing. Judulnya ingatin aku dengan judul-judul FTV yang sering kudengar. Tetapi, tunggu dulu ceritanya tidak sesederhana kisah FTV yang mungkin pernah kamu tonton loh.

Awalnya aku pikir aku akan disuguhkan dengan sebuah kisah cinta karena semangkok sop kaki kambing, ternyata aku salah besar. Kisah ini tidak sesederhana itu. Ini juga bukan kisah cinta segitiga yang sering kamu baca, ini tentang 3 orang yang terjebak dengan perasaan yang bernama cinta.

Ini tentang kisah Stephanie, Awy dan Gandhi yang secara tidak sengaja bersinggungan dengan cinta. Stephanie dan Awy adalah teman saat TK dan akhirnya bertemu kembali. Interaksi keduanya ternyata menumbuhkan ide Awy untuk menjodohkan Gandhi dengan Stephanie. Namun, belum juga ide itu terlaksana, ternyata Awy berubah pikiran. Awy ternyata baru menyadari kalau dia selalu nyaman dengan Stephanie dan malah tidak rela jika Stephanie bersama Gandhi.
"Hah? Jadi cuma begini cara orang menyatakan perasaan, lalu jadian atau lamaran?"
"Mengapa segampang ini, sementara mencarinya kita bisa sampai ke ujung dunia? Apakah sejatinya cinta itu simpel? Cinta? Lalu kamu sudah yakin kalau ini cinta? Tidakkah kamu ingin mengujinya dulu?" (Halaman 29)
Singkat kata, sebuah percakapan di telepon malah membuat keduanya malah langsung terikat sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih. Stephanie secara impulsif malah menerima pernyataan Awy. Tetapi, setelah dia menelaah kembali perasaannya, dia malah bingung karena tidak ada getar yang sama untuk Awy dibandingkan terhadap pria yang sebelumnya membuatnya patah hati begitu dalam.
"Kadang aku percaya pada kehidupan sebelum yang sekarang. Soalnya aku termasuk sering bertemu orang-orang yang rasanya pernah kenal begitu lama denganku. Bukan hanya kenal wajah dan suara, tapi juga ketika sudah terlibat obrolan, nyambung. Aneh." (Halaman 49)
Hingga kemudian Gandhi tidak sengaja bertemu dengan Stephanie dan Awy saat mereka sedang menikmati semangkuk sop kaki kambing,menu andalan restoran Gandhi. Gandhi dibuat tertarik dengan sosok Stephanie, sayangnya dia tahu kalau Awy sudah berniat serius terhadap Stephanie.
"Karena kita tidak tahu umur kita sampai di mana. Maka boleh kan jika kita menginginkan kebahagiaan bagi orang-orang tercinta kita sebelum umur kita selesai." (Halaman 63)
Semuanya semakin rumit, ketika paksaan untuk menikah bagi Stephanie semakin kencang berembus. Ibunya yang sedang sakit keras melalui ayahnya meminta agar Stephanie segera menikah. Dilain sisi Awy pun juga terkena kasus yang sama. Dia malah mau dijodohkan dengan keluarga terdekatnya.
"Nikah itu kan tidak main-main. Buat seumur hidup, saya enggak bisa membayangkan bagaimana jadinya, jika separuh lebih hidup saya ternyata tidak bahagia ..." (Halaman 63)
Awy pun memberanikan diri ingin melamar Stephanie. Tetapi Stephanie masih dilema dengan perasaannya. Sedangkan di sisi lain, ternyata hubungan Awy dan Stephanie tidak disetujui oleh keluarganya. Ayahnya meminta untuk mencari istri yang kalau bisa satu suku dengannya, ternyata ada sebuah rahasia masa lalu turun temurun yang membuat keluarga besar Awy hanya mau mengambil istri/suami dari suku yang sama dengan mereka.

Apa yang akan terjadi dengan hubungan Stephanie, Awy dan Gandhi? Bagaimana akhir kisah mereka. Temukan sendiri jawabannya dalam novel ini :)
"Aku hanya mau jadi Pocahontas, bukan Cinderella yang begitu ingin memikat Sang Prince Charming demi merubah hidupnya. Aku punya hidup sendiri. Aku adalah Pocahontas yang memilih memperjuangkan kebahagiaannya sebelum bertemu dengan seseorang yang benar-benar the One baginya." (Halaman 65)
Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, karena tergolong singkat ceritanya. Tetapi kisah cinta disini tidak sesederhana yang kupikir. Malah aku disuguhkan dengan sebuah kisah percintaan yang rumit, untungnya disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dicerna untuk diikuti.

Setiap orang pasti pernah berada di posisi Stephanie, Awy atau Gandhi. Apalagi jika sudah dalam usia yang cukup matang, pasti ada saja yang menanyakan soal pasangan dan itu sudah menjadi topik umum.
"Menikah kan bukan hanya keinginan satu pihak. Aku juga sebagai calon istri, harus nyaman dulu. Aku enggak nyaman. Aku enggak mau menikah dengan seseorang hanya karena dia menjadi semacam cinta kilat." (Halaman 77)
Untuk Stephanie, aku bisa mengerti kenapa kedua orang tuanya ingin agar dia cepat-cepat menikah karena bagaimana pun orang tua selalu ingin melihat anaknya bahagia. Apalagi bisa mengantarkan anaknya ke pintu gerbang pernikahan, itu hal yang luar biasa sekali.
"Temukan dulu orang yang membuat kamu benar-benar ingin menikah. Pasti pikiranmu berubah." (Halaman 78)
Untuk Awy, aku bisa memahami kenapa keluarganya agak keberatan dengan hubungannya bersama Stephanie. Awalnya aku penasaran kenapa, apalagi rasanya zaman sekarang, sudah jarang yang mempermasalahkan soal suku atau budaya. Tetapi setelah membaca side-story dalam novel ini, aku jadi memahami alasan sesungguhnya.
"Pernikahan tidak boleh terjadi dengan keterpaksaan, namun benar juga bahwa cinta bisa diupayakan. Benar bahwa perbedaan lingkungan bisa jadi duri kelak dalam pernikahan, namun bukankah kita juga punya semacam kemampuan beradaptasi?" (Halaman 89)
Untuk Gandhi, aku bisa memahami kalau dia juga jadi ikutan menyukai Stephanie. Bagaimana pun sulit untuk menolak perasaan yang dinamakan cinta ketika dia hadir. Sayangnya, dia malah tidak berusaha memperbaiki hubungannya dengan Awy, padahal khan persahabatan itu juga tak kalah pentingnya.

Membaca novel ini akan membuatmu menyadari bahwa cinta tidak bisa dipaksakan. Pilihan tetap jatuh pada diri kita, mau menerima atau tidak cinta yang hadir untuk kita. Selamat jatuh cinta :) 

-------------------GIVEAWAY TIME--------------------- 


Aku punya 1 eks gratis novel Cinta Dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya: 

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2. Follow media sosial kami: 



3. share info GA ini di twitter dengan mention @RizkyMirgawati @penerbitindiva @ifaavianty sertakan hastag #CDSKIfa 

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

5. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu: 

"Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"

6. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 25 Desember 2016.

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Dewa Ayu Riska / @flamingo_

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 

41 komentar:

  1. Nama: Lina Ernawati
    Twitter: @Linaernaw
    Link share:
    https://twitter.com/Linaernaw/status/810958144528531456
    Domisili: Tangerang

    Pasti semua orang akan memilih untuk dicintai, karena risiko sakit hatinya hanya sedikit bahkan bisa jadi tidak akan mengalami yang namanya sakit hati. Tapi jika lebih memilih dicintai, maka kita tidak akan pernah merasakan indahnya jatuh cinta, tidak pernah merasakan yang namanya berjuang demi orang yang kita sayang. Jadi saya lebih memilih mecintai, karena sesakit apapun saya menjalaninya, saya yakin kekuatan cinta pasti akan merubah segalanya menjadi lebih indah asalkan saya mau lebih bersabar.

    BalasHapus
  2. Nama: Yeni fithratul aini
    @yenifithratul
    majalengka, jawa barat
    link share:
    https://mobile.twitter.com/YeniFithratul/status/810996935314149376?p=v
    jawaban:
    Aku lebih memilih mencintai daripada dicintai. Karena mencintai cenderung lebih bebas mengekspresikan perasaan. Karena mencintai, kita belajar bagaimana cara untuk dicintai. Karena mencintai itu menguji hati.

    BalasHapus
  3. Nama: Alfath
    Twitter: @alfari_12
    Link share:https://mobile.twitter.com/alfari_12/status/811016108920573952
    Domisili: Sidoarjo
    Jawaban:

    Bagi saya, mencintai itu mudah ketika menemukan orang yg cocok dan baik menurut kriteria saya. Rasa deg-deg an dan mengejar siapa saja yg menjadi target saya cukup menantang. Berjuang dan meyakinkan beberapa pihak karena saya mencintai seseorang juga bukan hal yang tidak pernah dilakukan. Namun saya harus sadar bahwa berkali-kali mencintai tidak harus berbalas dicintai. Jadi, kali ini saya ingin merasakan bagaimana dicintai. Sehingga saya dapat belajar mencintai orang yang telah mencintai diri saya (selain keluarga saya).

    BalasHapus
  4. Nama: Elsita F. Mokodompit
    Twitter: @sitasiska95
    Link Share: https://twitter.com/sitasiska95/status/811051522943389696
    Domisili: Gorontalo

    Dicintai dan mencintai itu sebenarnya satu paket. Nggak terpisah. Siapapun pasti ingin mencintai lalu balas dicintai. Tapi kalau harus memilih, aku akan lebih suka dicintai. Ini sih lebih ke pribadiku yang pasti akan tumbuh cinta secara perlahan kalau dicintai benar-benar oleh seseorang meski awalnya aku nggak mencintainya sama sekali

    BalasHapus
  5. Nama : Mifta Rizky W
    Twitter : @keyminoz
    Link Share : https://twitter.com/keyminoz/status/811048650646245376
    Domisili : Gresik
    Jawaban :

    Saya memilih mencintai, mencintai mengajarkan saya tentang arti keberanian, dengan niat yang tulus untuk mencintai orang lain, saya belajar untuk bertanggung jawab untuk mencintai diri sendiri dan orang lain, serta bertanggung jawab atas perasaan yang saya miliki. Dengan mencintai berarti saya belajar untuk mencurahkan perhatian, kasih sayang, dan menghargai orang lain. Ketika saya mencintai dan memberi cinta kepada diri sendiri dan orang lain, maka saya akan dicintai oleh banyak orang.

    BalasHapus
  6. Nama : Rizky Tria Octasiana
    twitter : @Octannow_
    link share : https://mobile.twitter.com/Octannow_/status/811059244384456704?p=v
    domisili : Brebes, Jawa Tengah
    Mencintai / dicintai?
    Maunya sih saling mencinta, biar enakan gitu lah :v
    Kalo hubungan cinta cuma berat sebelah kan repot. Yang ada nanti baper sendiri, serba salah.
    Nah, berhubung pilihannya cuma segitu ya aku pilih dicintai.
    Setelah sekian lama mencoba jadi pihak yang mencinta, rasanya jenuh. Sudah terlalu kenyang pula dengan berbagai jenis harapan. Ada sedikit rasa trauma -,-
    Menjadi pihak mencinta tanggungan sakithatinya lebih besar, apalagi aku bukan perempuan dengan tipe 'easy go easy come'. Karena menurutku, cinta adalah sesuatu yang sakral. Dan aku juga pernah terluka oleh cinta, untuk itu aku tak mau sembarangan memberikan cinta. Biarlah pria yang (coba) jadi pihak mencinta. Pribadiku yang mudah luluh oleh kenyaman dari seorang pria, insya Allah benih-benih cinta akan tumbuh dengan sendirinya. Dpt predikat dicintai itu berharga, apalagi dicintai oleh orang yang tepat.

    BalasHapus
  7. Novi Andriyani20/12/16 12.02

    Nama: Novi Andriyani
    Twitter: @kysmpnvii
    Link share: https://twitter.com/kysmpnvii/status/811067004366925824
    Domisili: Bandung

    Dicintai atau Mencintai?

    Sebagai seorang perempuan, saya pribadi lebih memilih untuk dicintai karena sebagai seorang perempuan memang seharusnya dia dicintai oleh seseorang. Ya walaupun resikonya kita tidak bisa merasakan bagaimana rasanya mencintai tapi kan jika kita dicintai lalu kita nyaman dengan orang itu lama-lama pasti akan timbul suatu perasaan dan disitu kita akan merasakan juga rasanya Mencintai.
    Besar kemungkinan jika Dicintai pasti kita akan mendapat kesetiaan, ketulusan dan juga merasa dilindungi.

    BalasHapus
  8. Nama : Khaerunnisa
    Twitter : NhisaMinoz75
    Link share : https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/811180665827979264?p=v
    Domisili : Kolaka, Sulawesi Tenggara.
    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"
    saya lebih memilih mencintai karena mencintai, hanya satu pihak yang tersakiti apa bila seseorang yang disukainya tidak mencintainya, yaitu diri kita sendiri. Sedangkan kalau kita memilih dicintai akan ada 2 orang yang tersakiti yaitu orang yang dicintai dan orang yang mencintai, seseorang yang mencintai kita belum tentu kita cintai, jadi apa bila dia mengutarakan perasaannya kepada kita, kita pasti akan menolaknya karena alasan tidak mencintainya, dia akan tersakiti karena penolakan kita, dan kita akan tersakiti karena dia akan cuek sama kita dan kita akan merasa kehilangan seorang teman hanya karena penolakan cinta, jadi saya lebih memilih mencintai walau sakit setidaknya hanya saya yang merasakannya.

    BalasHapus
  9. Nama: Ulva Novitasari
    Twitter: @ulvanov
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/811194103689932800
    Kota tempat tinggal: Blitar - Jawa Timur

    Kalo aku disuruh memilih antara mencintai dan dicintai. Aku lebih memilih dicintai, ini bukan karena aku egois, bukan. Tapi karena dengan dicintai aku merasa ada, aku merasa diperhatikan, aku mendapat sesuatu yg disebut cinta itu dari orang yang mencintaiku. Karena dengan dicintai aku akan tahu siapa orang yg benar" mencintaiku, tanpa melihat ini itu

    BalasHapus
  10. Nama: Ulva Novitasari
    Twitter: @ulvanov
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/811194103689932800
    Kota tempat tinggal: Blitar - Jawa Timur

    Kalo aku disuruh memilih antara mencintai dan dicintai. Aku lebih memilih dicintai, ini bukan karena aku egois, bukan. Tapi karena dengan dicintai aku merasa ada, aku merasa diperhatikan, aku mendapat sesuatu yg disebut cinta itu dari orang yang mencintaiku. Karena dengan dicintai aku akan tahu siapa orang yg benar" mencintaiku, tanpa melihat ini itu

    BalasHapus
  11. Nama : Yunia Fatina
    Twitter : @YFatina
    Link : https://mobile.twitter.com/YFatina/status/811289313027584000?p=v
    Domisili : Mataram

    Kita butuh disayangi dan dicintai. jika kita sudah disayang dan dicinta makan rasa mencintai akan sangat mudah tertanam dalam diri kita, namun akan sulit untuk mencintai tanpa di sayang dan dicinta.
    Bayangkan saja engkau setiap hari menebar kasih dan sayang namun tak pernah dihargai dan diakui rasa kasih sayangmu itu. Bukankah itu sangat tragis. Sama tragisnya dengan film-film FTV yang alurny sedang klimaks. Memang dalam kasih sayang yang diberikan akan ada sedikit kepuasan dalam hati disaat melihat orang yang kita sayangi dan cintai bahagia tapi disini saya tidak bilang kalau kita tidak perlu dicintai dan disayangi. Oleh karena itu ini bukanlah alasan untuk bisa mengatakan lebih indah rasa mencintai dari pada dicintai.
    Dicintai mungkin tidak terasa begitu mengasikkan karena kita tak merasakan apa yang dirasakan oleh mereka yang mencintai. Sungguh indah tampaknya mereka yang membagi rasa cinta dan sayang kepada orang lain tanpa memperdulikan apakah dia mendapatkan cinta yang sama atau tidak dari orang yang dia harapkan. Percayalah menumbuhkan rasa cinta dalam diri lebih mudah seratus kali lipat dibandingkan menumbuhkan cinta dalam diri orang lain terhadap kita. Oleh karena itu apapun ceritanya dicintai jauh lebih baik dibandingkan mencintai.

    BalasHapus
  12. Nama: kiki amaliah
    Twitter: @kyoungsaeng
    Link:
    https://t.co/A38d9xtnSM
    Domisili: Indramayu


    Dicintai. Karena aku lebih ingin belajar mencintai seseorang yg mencintaiku. Karena inti dicintai membuatku merasa diperhitungkan dalam artian special.

    BalasHapus
  13. Nama: A'imatul Latifah
    Akun twitter: @Aim_La27
    Link share: https://mobile.twitter.com/Aim_La27/status/811020891526049792?p=v
    Kota tempat tinggal: Tuban

    Memilih mencintai atau dicintai?

    Rasanya akan sangat sulit jika berhubungan dengan yang namanya cinta ya.. Aku yakin, dari banyak orang pasti akan lebih memilih dicintai. Nah, Aku pun begitu. Memilih untuk dicintai. Memilih menjadi seseorang yang hanya tinggal duduk memandang si pujaan hati yang sibuk berlari mengejar kita. Tidak takut tersakiti, juga tidak perlu menerka-nerka bagaimana perasaan orang yang kita cintai terhadap kita. Sama kah? Atau malah bertepuk sebelah tangan, sehingga membuat tantangan mencintai semakin berat. Indah ya dicintai?!
    Tetapi, siapa yang tau tentang cinta. Seringkali dalam cinta, keinginan tidak sesuai dengan kenyataan. Malah terkadang cenderung berbalik jauh dengan keinginan. Pengen dicintai, eh malah kenyataannya mencintai. Tetapi, percayalah mencintai juga tak sesakit yang kau bayangkan jika kita tidak terlalu menggenggam erat untuk memilikinya. Meskipun faktanya dicintai jauh lebih menyenangkan daripada mencintai.

    BalasHapus
  14. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/811375215544414208
    kota tempat tinggal: surakarta

    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"

    Mencintai. Dengan mencintai aku belajar menyesepesialkan orang lain. Aku belajar bahwa ada orang diluar sana yang kehadirannya berharga buat aku. Menurut aku sebelum ingin dicintai, aku lebih memilih mencintai. Karena, ketika suatu saat nanti ada yang mencintaiku, bahwa aku dicintai, aku akan mengerti apa yang dia rasakan. Karena sebelumnya aku sudah pernah mengerti apa itu yang namanya mencintai. Dengan aku mengerti, aku tidak akan 'menyakiti' perasaannya jika saja aku tidak menaruh hati padanya. Tapi jika aku menaruh hati padanya, aku akan belajar apa yang namanya setia. Karena aku mencintainya dan dia mencintaku.

    BalasHapus
  15. Nama: Khuznul Hatimah
    Domisili: Makassar
    Twitter: @khuznul_nhunu
    link share: https://twitter.com/Khuznul_Nhunu/status/811432642600050688

    Jawaban:
    Jika aku harus memilih dicintai atau mencintai maka aku lebih memilih mencintai. Alasannya, karena dengan mencintai aku belajar menghargai dan menghormati pilihan orang lain. Dengan mencintai aku bisa mengerti bahwa cinta tak harus memiliki.

    BalasHapus
  16. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Domisili: Banda Aceh
    Link Share: https://twitter.com/Rinafiitri/status/811458295298859008

    Sebagai perempuan sih aku lebih memilih dicintai. Karena perempuan itu memang kebanyakannya bertindak pasif. Dikejar, ditembak, dinikahi, termasuk juga dicintai. Jika seorang perempuan mencintai seorang lelaki lalu laki-laki tersebut tidak mencintainya, pasti akan sangat menyakitkan. Itu sama halnya seperti menjatuhkan harga diri perempuan itu sendiri, karena belum tentu si laki-laki ini mau membalas cinta yg sudah diberikan oleh si perempuan. Sementara jika seorang perempuan dicintai oleh seorang lelaki, lambat laun hati lembut si perempuan pasti juga akan bisa mencintai balik si lelaki. Menurutku tidak ada perempuan yang tidak luluh jika dicintai dengan tulus oleh seorang lelaki.

    BalasHapus
  17. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaw97
    Link share: https://twitter.com/desitaw97/status/811519854117208064
    Kota tempat tinggal: Surakarta

    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"

    Aduh, pertanyaan yang susah. Tentu saja aku merasa senang jika dicintai. Terlebih jika aku dicintai orang yang kucintai.

    Tapi kalo disuruh milih, aku memilih mencintai.
    Kebahagiaan dari cinta timbul karena kita yang menciptakankan cinta di hati kita. Logikaku gini: ketika kita jatuh cinta, sebenarnya kita enggak menyukai dia tapi kita menyukai ‘diri kita’ ketika bersama dia. Entah itu sensasi debaran yang bikin ketagihan, entah itu pipi yang memanas karena tersipu, atau perubahan-perubahan lain pada diri kita saat berinteraksi sama dia, secara alami kita menyukai diri kita yang tengah merasakan semua itu.

    Ya mungkin jawabanku terdengar egois, tapi begitulah yang kusadari.
    Kita tidak akan pernah merasakan kebahagiaan yang asalnya dari luar hati kita. Cinta bisa saja mengetuk hati, namun kita yang memiliki kuasa untuk membuka hati ataupun tidak.

    BalasHapus
  18. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/811593321969815556?p=v
    Domisili : Purwakarta - Jawa Barat


    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"


    Mungkin selama ini aku seringnya mencintai seseorang dan belum pernah dicintai seseorang. Untuk kali ini saja, aku ingin dicintai. Aku ingin tau bagaimana rasanya jadi seseorang yang dicintai sepenuh hati, disayangi, dibutuhkan, diinginkan, diperjuangkan, dan berharga untuk seseorang. Aku ingin merasakan perasaan itu, suatu hal yang langka dan asing sekali bagiku.

    BalasHapus
  19. Nama: Riqza Nur Aini
    Akun Twitter: @riqzanainiee
    Link Share: https://mobile.twitter.com/riqzanainiee/status/811598711939731457?p=v
    Domisli: Jogjakarta
    .
    .
    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"
    .
    .
    Kalau boleh memilih,aku lebih memilih dicintai daripada mencintai.Alasannya,karena dicintai itu ngga bikin sakit,bikin bahagia.Ngga perlu repot repot berkorban dan berusaha.Nggak perlu menahan sakit bila bertepuk sebelah tangan.Dicintai nggk perlu itu semua.Dicintai itu enak.
    Tapi,pada kenyataannya,aku selalu saja mencintai orang lain yg tiada pernah mau mencintaiku.

    BalasHapus
  20. Nama : Mimi Fachriyah

    Twitter : @mimichinori

    Link share : https://mobile.twitter.com/mimichinori/status/811739006954151936?p=v

    Domisili : Bekasi

    Jawaban: 


    Aku lebih memilih mencintai. Karena dengan mencintai, aku bisa memastikan kalau aku tidak mati rasa. Aku punya perasaan, aku punya cinta. Meski mencintai tak selalu berujung kebahagiaan, meski mungkin perasaan ini hanya berujung dengan rasa sakit. Aku masih bisa bersyukur, aku punya 'hati' yang bisa berbunga atau berfungsi untuk menimbulkan rasa sakit. aku juga manusia yang alaminya akan jatuh cinta atau mencintai seseorang. Walaupun terkadang hasrat ingin dicintai pun juga ada. Tetapi, aku lebih terbiasa mencintai tanpa harus dicintai.

    Dan jika aku tidak bisa mencintai, aku tidak akan bisa membiarkan diriku dicintai. Aku akan menolak untuk dicintai, meski kesannya heartbreaker ya. Intinya, mencintai lebih menyenangkan dari pada dicintai. Jika aku mencintai, aku tidak mengharapkan balasan, bergelut dengan perasaan sendiri tanpa merepotkan orang lain. Tapi kalau dicintai, kita harus memikirkan perasaan orang lain. Jadi, lebih baik mencintai (sekaligus dicintai). Ehehe.

    BalasHapus
  21. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/811824975006998528
    kota tinggal: Serang

    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"

    Aku lebih memilih dicintai.

    Mencintai itu mudah, sesuai keinginan kita, dan kita yang mengendalikan perasaan kita mau mencintai siapa.
    Namun dicintai bukan hal yang mudah, karena kita tidak bisa memaksakan seseorang untuk mencintai kita, dan mengendalikan perasaannya sesuai keinginan kita.

    Dicintai adalah anugrah terindah karena orang lain bisa menerima kita apa adanya diri ini. Pastinya akan sangat bahagia jika orang lain menghargai kita. Merasa dicintai dan diinginkan itu keinginan setiap orang, namun kadang tidak semua orang merasakannya.

    Dan buatku ketika aku dicintai seseorang, akan lebih mudah buat aku mencintai kembali orang itu. Karena aku tipe orang yang akan membalas ketulusan orang lain sebesar apa yg orang itu berikan buatku.

    BalasHapus
  22. Nama :Lufi Mamudah
    Twitter :@LufiMamudah
    Linkshare : https://mobile.twitter.com/LufiMamudah/status/811880972606062592?p=v
    Domisili : Ngawi, Jawa Timur

    Aku lebih memilih mencintai

    Mencintai adalah kata kerja. Yg berarti ketika kita mencintai seseorang atau sesuatu kita akan berusaha melakukan sesuatu yg berarti untuk hal yang kita cintai. Dengan mencintai sesuatu atau seseorang meskipun tanpa mengharapkan balasan kita akan tetap merasa bahagia. Seaungguhnya antara yang memberi dan menerima akan lebih bahagia bagi yang bisa memberi. Begitu juga mencinta dan dicintai.

    BalasHapus
  23. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Link share: https://twitter.com/rohaenah1/status/811902979586465792
    Kota: Jakarta
    Jawaban: aku lebih memilih dicintai, rasanya lebih enak karena itu berarti kita berada posisi disayangi, diberi perhatian juga hati lebih terjaga. Sebagai wanita aku lebih ingin dimanja. Kalau mencintai saja yg ada hati akan lebih rentan tersakiti.

    BalasHapus
  24. nama: Fasa Febrianisa
    akun twitter: @Fasa_Febrianisa
    link share: https://twitter.com/Fasa_Febrianisa/status/811925356231815168
    kota tempat tinggal: Kab. Malang Jawa Timur
    jawaban:

    "Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"
    saat disuruh memilih seperti ini jujur sangat sulit karena mencintai da dicintai adalah hak seseorang untuk merasakan dan menentukannya sendiri bagaimana ia bermain antara logika dan perasaan yang tak pasti.
    Ketika diberi pertanyaan seperti itu saya tentunya memilih untuk mencintai karena mencintai adalah hak seseorang untuk menyukai bahkan ingin mengenal lebih dekat tentang seseorang yang ia incar namun mencintai juga memiliki resiko yang harus ditanggung yakni dibalas perasaannya atau malah akan bertepuk sebelah tangan semua itu sudah rumus cinta rupanya. Mencintai juga dapat menguji kepekaan seseorang terhadap perasaan orang lain... dan mencintai juga membuatku merasakan arti dari sebuah pengorbanan....

    BalasHapus
  25. Nama : Syafira Rofita R.
    Twitter : @rofita_syafira
    Link Share : https://twitter.com/rofita_syafira/status/811969568776163328
    Domisili : Kediri, Jawa Timur

    Pertanyaan : Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?

    Jawaban :

    Bismillah,
    Aku lebih milih Dicintai. Kalo aku milih Mencintai, jelas aku bohong banget. Kenapa? Kalo kita dicintai, kita ngak perlu khawatir akan pertanyaan “Apa dia juga cinta aku?” atau “Sebenernya dia cinta sama siapa?”. Karena kita tau, dia Mencintai kita. Bukannya Egois atau mementingkan diri sendiri disini, tapi emang saat kita dicintai lebih kerasa lega, daripada mencintai yang nimbulin perasaan cemas berkepanjangan. Karena pada kenyataan aku udaha ngalamin “Mencintai Seseorang”, dan rasa khawatir itu bener-bener bikin ngak nyaman.

    Saat kita dicintai seseorang, kita pasti akan mendapatkan perhatiannya, kesabarannya, rasa penjagaannya. Saat-saat seperti itu sangat menyenangkan, berbeda saat kita yang berjuang. Itu semua beberapa alasan kenapa aku memilih Dicintai daripada Mencintai. Kata itu memang beda tipis, tapi artinya sangat beda jauh. Dicintai juga bisa membuat kita sadar, bahwa kehadiran kita sangat berharga, dinantikan, ditunggu, dan dihargai.

    Tapi, saat kita Dicintai kita harus bersikap bijak, misalnya kita mengetahui orang tersebut cinta pada kita, kita harus memberi respon kepadanya, entah itu penerimaan ataupun penolakan. Jangan membuat orang yang mencintai kita merasa diberi harapan yang bahkan kita tidak mencintainya, meskipun kita tidak sadar sekalipun, karena rasa seperti itu sangat tidak enak. Dan kita harus Peka pada itu semua.

    Sekian.
    Wish me luck :)

    BalasHapus
  26. Nama : Ayu Calista
    Twitter: @ayucalista18
    Link share: https://twitter.com/ayucalista18/status/812005379223605248
    Domisili: Jakarta

    Aku memilih mencintai. Karena dengan mencintai aku bisa bebas tanpa perasaan takut ada yang tersakiti. Aku bisa mengangguminya dan menjadi pemuja rahasianya. Aku bisa menemukan alasan untuk melihat dunia lebih berwarna dan cinta dengannya itu bisa membuat motivasi. Jika dia lebih baik pasti aku juga pengin lebih baik dari dirinya.

    BalasHapus
  27. Nama : Farida Endah
    Twitter : @farida271
    Link Share : https://twitter.com/farida271/status/812145895533727744
    Domisili : Pacitan-Jawa Timur
    Jawaban :

    Pilih dicintai atau mencintai? kalau aku pilih dicintai karena Dicintai kemungkinan kecil untuk merasakan patah hati sangat kecil dan seperti seorang anak yang di saat ia tahu bahwa ia sangat dicintai oleh keluarganya maka akan memberikan efek yang positif bagi si anak bukan.

    BalasHapus
  28. Nama : Erin
    Twitter : @RiienJ
    Link Share : https://twitter.com/RiienJ/status/812207730937229313
    Domisili : Bekasi

    Jawaban : Lebih memilih mencintai. Karena aku ingin menunjukan besarnya rasa cintaku pada orang terkasih dengan tulus. Aku ingin menunjukan caraku mencintai dia. Dengan begitu, tanpa kita harapkan pun pasti akan balik mencintai kita.

    BalasHapus
  29. Nama : Ervan setiawan
    twitter : @ervanedge
    link : https://mobile.twitter.com/ervanedge/status/812207766907408384?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C3645601845

    Domisili : Bogor, Jawa barat

    Kisah dalam Cinta dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing sperti kisah nyatanya kakaku bukan bermaksud untuk Di ceritakan tapi Aku lebih memilih mencintai karena Cintaku kuat takkan terbunuh waktu :) dan aku mencintai seorang wanita yg entah tau kmna hatinya terbuka untukku .

    BalasHapus
  30. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/812205622473027584
    domisili: Sidoarjo

    jawaban:
    mencintai atau dicintai?
    aku memilih mencintai. karena dengan mencintai mengajarkanku banyak hal, tentang melepaskan dan menerima, bahagia dan sakit, merelakan dan berusaha. dengan mencintai aku mengerti akan arti berjuang dan pengorbanan, meskipun hasil yg didapat tidak sesuai keinginan, banyak hal yg aku dapat baik dari sisi poaitif maupun negatifnya. mencintai berarti aku mempunyai hati, mempunyai perasaan dan mempunyai rasa ingin memiliki dan ingin melindungi.

    namun sebagai wanita, sifat ingin dicintai tak pernah lepas dari diri. mungkin memang sudah menjadi kodrat wanita yg memang ada untuk dicintai, tapi tak jarang rasa mencintai hadir tanpa perlu diminta dan memaksa hati menerimanya, meski kita telah berusaha menolaknya.

    BalasHapus
  31. Nama: Nurul Astri
    Akun Twitter: @nurulastrirmdn
    Link Share: https://twitter.com/nurulastrirmdn/status/812242824603181056
    Domisili: Tangerang

    Aku lebih memilih mencintai. Sadar atau tidak, orang yang mencintai lebih memiliki pengalaman dalam kisah cintanya. Mencintai bukan hanya sekadar tentang bersabar dan resiko patah hati, tapi mencintai juga mengajarkan kita untuk bertahan dalam keadaan sulit.

    Karena orang yang memilih untuk tetap mencintai adalah orang yang sepatutnya pantas untuk dihargai.

    BalasHapus
  32. Nama: Larastanie Afdha
    Twitter: @Larasta_
    Link share: https://mobile.twitter.com/Larasta_/status/812293739670425600?p=v
    Domisili: Tangerang

    Aku memilih Dicintai, karena Dicintai seseorang sangatlah Enak dan Menyenangkan, karena segala bentuk kasih sayang akan diberikan oleh orang yang mencintai aku bahkan tanpa memintanya. Aku juga tidak akan pernah merasakan yang namanya Sakit Hati, karena Aku Dicintai bukan Mencintai. Walaupun aku tau bahwa aku juga tidak dapat
    merasakan Cinta dari orang yang Mencintai aku. Tapi karena aku lebih takut mendapatkan sakit hati dari mencintai seseorang maka aku memilih Dicintai.

    BalasHapus
  33. Nama :Dini Auliana
    Twitter :@Dini_Auliana28
    Link share :https://twitter.com/Dini_Auliana28/status/812506398349111300
    Domisili :Lampung Tengah

    Lebih memilih dicintai. Karena dari situ kita akan berfikir, ketika kita mencintai orang lain apakah kita bisa melakukan hal yang serupa? Apakah kita akan mendapatkan timbal balik atas perasaan kita? SEmua itu akan tetap menjadi pertanyaan sampai kau mengalaminya. Maka hal yang paling indah dari dicintai adalah dengan mencintai.

    BalasHapus
  34. nama: Fembi Rekrisna Grandea Putra
    akun twitter: @fembi_rekrisna
    link share: https://twitter.com/fembi_rekrisna/status/812558371400228864
    kota tempat tinggal: Karanganyar
    jawabanmu: Mencintai, karena dengan mencintai, berarti kita menerima pasangan kita secara sepaket, dari segi cantiknya juga jeleknya, sabarnya juga cerewetnya. Di mata orang yang mencintai, semua keburukan pasangannya menjadi tertutupi oleh kelebihannya.

    BalasHapus
  35. Nama: Dwita Andhara
    Twitter: @dwitaandhara
    Linkshare: https://twitter.com/dwitaandhara/status/812659963210235905
    Domisili: Makassar

    Pilih dicintai. Karena dengan itu saya merasa istimewa sebagai perempuan. Tentunya, merasa dimiliki, dibutuhkan dan diperjuangkan mimpi semua wanita termasuk saya 😊😊

    BalasHapus
  36. nama : dewi marini
    twitter : deverzstyle
    link : https://mobile.twitter.com/deverzstyle/status/812246545076801536?p=v

    plh dicintai dong kta bapak saya menikahlah dg orang yg mencintaimu karna cintanya akan abadi daripada orang yg km cintai 😁

    BalasHapus
  37. Nama : Dewa Ayu Riska
    Akun twitter : @flymingo_
    Link share : https://twitter.com/flymingo_/status/812498877945253888
    Kota tempat tinggal : Denpasar
    Jawaban : Nggak ada yang lebih baik daripada saling mencintai. Dicintai dan mencintai punya sisi positif dan negatif. Dicintai memang menyenangkan tapi negatifnya kita nggak bisa balas perasaan dian dan risih saat dia selalu ngedeketin. Jadi aku pilih mencintai. Karena, mencintai itu seru, penuh tantangan layaknya mendaki gunung. Perlu perjuangan, tekad yang kuat dan semangat yang membara. Salah pijak saja bisa-bisa jatuh ke jurang, jadi harus berhati-hati. Seperti salah bicara atau salah bertindak di depan dia, mungkin dia bakalan menjauh dan ilfeel. Yang namanya mencintai pasti orangnya aktif, sedangkan dicintai mungkin orangnya pasif, bisa dilihat dari kata kerjanya. Menurutku mencintai itu seperti sudah merasakan apa artinya hidup yang ada suka dukanya.

    Tapi itukan hanya sekadar pilihan diantara mencintai dan dicintai. Kalau ada pilihan saling mencintai aku bakalan pilih, karena resikonya ditanggung berdua.

    BalasHapus
  38. Nama: Larasati Dwika
    Twitter:@larasatidwikap
    Link Share: https://twitter.com/Larasatidwikap/status/812494499867815936?s=06
    Domisili: Bandar Lamlung, Lampung




    Memilih untuk mencintai atau dicintai itu tergantung pribadi masing2. Ada orang yg ingin dicintai karna dia pernah merasakan sakitnya mencintai tanpa pernah dicintai. Ada juga orang yg memilih mencintai karna dia ingin merasakan seberapa kuat dan sabarnya ia saat mencintai orang lain. Mencintai dan dicintai itu satu paket. Kalau ada yg dicintai tanpa mencintai atau sebaliknya itu berarti paket untuk merasakan kebahagiaan cinta tidak akan pernah ada. Karna akan ada pihak2 yg tersakiti nanti didalamnya. Kalau saya disuruh memilih antara keduanya saya tidak akan memilih. Saat dicintai saya akan merasa disayangi, dilindungi dan selalu diperhatikan sedangakan saat saya mencintai saya akan belajar arti kesabaran dan ketegaran saya sebagai pihak yg mencintai. Keduanya itulah yg membuat ketulusan, kebahagiaan serta kesederhanan dalam cinta itu ada. Dan keduanya tidak akan pernah bisa dipisahkan. Karna tidak akan ada orang yg ingin mencintai tanpa ingin dicintiai kembali.


    Maka itu saya tidak akan pernah memilih karna itu kodrat saya untuk merasakan kesungguhan, keberadaan dan kebahagiaan cinta yg sebenarnya.



    Wish me luck😇
    Aamiin

    BalasHapus
  39. Ayuni Adesty
    Twitter @ayuniadesty
    Link share https://twitter.com/ayuniadesty/status/812961000349536256
    Bogor
    Jawaban
    Kalo aku disuruh memilih antara mencintai dan dicintai. Aku lebih memilih dicintai. Alasannya karena saya tipe orang yang takut sakit hati/patah hati karena cintanya bertepuk sebelah tangan. Dan saya yakin dengan pepatah Jawa Witing tresno jalaran soko kulino. Saya yakin jika ada yang tulus mencintai saya, maka cinta itu akan tumbuh dengan sendirinya. Mencintai itu ibarat kamu memberikan setangkai bunga segar. Memang indah dan romantis tapi kamu harus siap menerima jika bunga itu akan layu. Kalau dicintai, ibarat kamu menerima sebuah pot dengan bibit bunga. Mungkin sama sekali tak indah awalnya. Tapi, jika sabar dan tulus merawat dan memupuknya, kelak akan ada bunga indah yang akan mekar.

    BalasHapus
  40. Nama: Ayu Widyastuti
    Twitter: @widyayu15
    Link share: https://twitter.com/widyayu15/status/813063134118195200
    Domisili: Palembang

    Mencintai.

    Seperti kalimat yang sudah sering kita dengar selama ini: perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Berbuat baiklah pada orang lain jika kamu ingin orang baik kepadamu.

    Tentu semua orang ingin dicintai, tetapi menurutku untuk bisa dicintai sebaiknya kita mencintai orang lain terlebuh dahulu. Untuk merasa bahagia karena dicintai, aku lebih memilih ingin membahagiakan orang lain dulu dengan cara mencintainya. Pasti nanti aku akan dapat jawaban dari mereka yang akhirnya mau membalas rasa cinta itu sehingga aku juga bisa dicintainya.

    BalasHapus
  41. VIPQIUQIU99.COM AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA

    Kami VIPQIUQIU99 AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA mengadakan SEO Kontes atau Kontes SEO yang akan di mulai pada tanggal 20 Januari 2017 - 20 Mei 2017, dengan Total Hadiah Rp. 35.000.000,- Ikuti dan Daftarkan diri Anda untuk memenangkan dan ikut menguji kemampuan SEO Anda. Siapkan website terbaik Anda untuk mengikuti kontes ini. Buktikan bahwa Anda adalah Ahli SEO disini. Saat yang tepat untuk mengetest kemampuan SEOAnda dengan tidak sia-sia, hadiah kontes ini adalah Rp 35.000.000,-

    Tunggu apa lagi?
    Kontes SEO ini akan menggunaka kata kunci (Keyword) VIPQIUQIU99.COM AGEN JUDI DOMINO ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA Jika Anda cukup percaya akan kemampuan SEO Anda, silahkan daftarkan web terbaik Anda SEKARANG JUGA! Dan menangkan hadiah pertama Rp. 10.000.000. Keputusan untuk Pemenang Akan di tentukan dengan aturan kontes SEO yang dapat dilihat di halaman ini.

    Tunggu apa lagi? Ikuti kontes ini sekarang juga!

    CONTACT US
    - Phone : 85570931456
    - PIN BB : 2B48B175
    - SKYPE : VIPQIUQIU99
    - FACEBOOK: VIPQIUQIU99

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design