Selasa, 20 Desember 2016

[Blog Tour] I'll Let You Know ------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : I'll Let You Know
Penulis : Andros Luvena
Penerbit : Elex Media
Tebal : 256 Halaman
Terbit : November 2016
“Aku akan menikahimu, kalau kita sudah dewasa.”
“Seperti Papa Brian dan Bunda?” tanya Ann.
“Seperti Papa Brian dan Bunda,” tegasku mengulang kalimatnya.
“Ahh, dan ini cincinnya?” Ann memungut pegangan pembuka kaleng dari tanganku.
Aku menggaruk belakang leherku. “Ya….”

Ann merasakan kehangatan yang berbeda setiap kali dekat dengan Kemp Kenneth.
Kemp merasa cemburu ketika adik tirinya, Anzu Ikeda, pergi kencan dengan seorang cowok lain yang tidak dikenalnya. Keduanya masih menyimpan can tab – pembuka kaleng – yang menjadi ‘cincin’ mereka waktu kecil dulu.
Apakah mereka akan menepati janji masa kecilnya masingmasing? Atau hanya akan menganggap itu sekadar janji dua orang anak kecil belaka?


-------------------
"Aku tidak tahu perasaan seperti apa yang ada di hatiku. Ini aneh...saat kamu menatap matanya dan mendapati rasa yang tidak teraba. Seolah jatuh ke dalam lubang hitam, namun terasa menyenangkan. Ingin terus seperti ini.... "(Halaman 71)
Kemp dan Anzu adalah sepasang saudara tiri yang begitu saling menyayangi. Papa Kemp dan Bunda Anzu memutuskan untuk menikah dan menjadikan keduanya sepasang saudara. Tetapi, sejak melihat Anzu, Kemp sudah tertarik kepadanya, bahkan Kemp telah membuat janji terhadap Anzu untuk menikahinya ketika mereka dewasa nanti.
"Aku akan menikahimu, kalau kita sudah dewasa." (Halaman 3)
Janji itu pun diikat dengan cincin yang terbuat dari pembuka kaleng yang ditemukan oleh Kemp. Mereka sama-sama menyimpan pembuka kaleng itu sebagai pengingat janji yang telah terukir.

Sekian tahun berlalu, Kemp dan Anzu pun beranjak dewasa. Hubungan keduanya pun dekat sekali, bahkan tidak ragu untuk saling memeluk untuk menyatakan perasaannya. Namun, Kemp dan Anzu tidak pernah menagih janji yang pernah terukir. Mereka menutupi semuanya dan mencintai dalam diam, tanpa mereka sama-sama tahu perasaan masing-masing.

Hingga kemudian Anzu pindah ke Linwood untuk melanjutkan kuliahnya dan jarak mereka semakin dekat. Tetapi hubungan mereka tidak berubah, masih sepasang kakak beradik yang saling nyaman satu sama lain. Kehadiran Christina dan Ethan menjadikan mereka salah paham, akhirnya perasaan mereka pun terkubur begitu saja.

Kemp dan Anzu tidak saling tahu bahwa mereka masih sama-sama menyimpan benda kenangan mereka. Hingga kemudian Ethan dan Anzu memutuskan pacaran sedangkan Kemp menjadi semakin dekat dengan Christina, karena Christina divonis menderita penyakit mematikan.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Anzu dan Kemp menepati janji masa kecil mereka? Atau janji itu hanya akan berakhir sebagai janji masa kecil saja?

Ini pertama kalinya aku membaca karya Andros Luvena, novel yang sederhana tetapi gaya menulisnya membuatku betah membacanya. Tentang sepasang saudara tiri yang sudah saling terikat sejak masa kecil. Perasaan yang makin tumbuh subur ketika mereka semakin dewasa. Mereka tidak pernah melupakan janji masa kecilnya, sayangnya ada saja halangan untuk mengungkap perasaan keduanya.

Hingga kemudian semua bergulir begitu cepat, kondisi Christina yang semakin memburuk dan kedekatan Anzu-Ethan membuat hubungan keduanya merenggang. Walau semuanya mudah tertebak, tetapi aku cukup menikmati kisah ini.

Chemistry yang dibangun antara Kemp dan Anzu begitu kuat terasa. Interaksi keduanya begitu mencair, seakan keduanya memang terlahir untuk bersama. Kehadiran Christina dan Ethan pun menjadi pelengkap kisah ini.

Membaca novel ini membuat perasaan campur aduk, terutama saat bagian Christina divonis penyakit mematikan dan saat membaca surat Christina untuk Anzu, aku dibuat terharu olehnya. Perasaan yang terasa tulus sekali.

Membaca novel ini juga akan membuatmu sadar bahwa cinta tidaklah harus memiliki. Karena mungkin saja, dengan merelakan dan mengikhlaskan kita akan jauh lebih bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia.

-------------GIVEAWAY TIME--------------


Aku punya 1 eks gratis novel I'll Let You Know untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati dan @LoveAndros share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #IllLetYouKnow

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki? 

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 24 Desember 2016.


Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Ayu Calista / @ayucalista18

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 

51 komentar:

  1. Nama: Ainun Marhamah
    Twitter: @ainunmarhamah
    Link: https://twitter.com/ainunmarhamah/status/811153821132996608
    Kota: Palembang

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    Aku setuju dengan pernyataan itu. Cinta itu tak harus memiliki. Sakit memang. Tapi, hidup kita ngga cuma berpusat sama dia aja. Dari waktu ke waktu, kita akan belajar untuk merelakan. Dan pada akhirnya, saat melihat cinta kita dengan orang lain, kita akan merasakan kebahagiaan. Karena jika dia bahagia, kita pun turut bahagia. Sesederhana itu. Lalu, bagaimana dengan diri kita sendiri? Kalau dia bukan jodoh kita, Allah pasti akan memberi seseorang yang jauh jauh jauh lebih baik untuk kita. Jodoh gaakan kemana-mana. Tentu kita juga akan mendapat kebahagiaan lainnya dari jodoh kita nanti.
    Memang cinta yang tak bisa kita miliki itu membuat kita sakit, tapi suatu saat kita pasti akan bertemu dengan cinta yang akan kita miliki, dan tentu kita akan bahagia :)

    Goodluck utk semua peserta!

    BalasHapus
  2. Nama: Ulva Novitasari
    Twitter:@ulvanov
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/811219604622053377
    Kota tempat tinggal: Blitar-Jawa Timur

    Pendapatku tentang cinta tak harus memiliki itu berarti ikhlas. Ikhlas mencintai, harus ikhlas juga untuk menerima bila ternyata tidak bisa memiliki apa yg telah dicintai. Karena bila mencintai itu artinya kita tidak boleh egois untuk memaksakan agar perasaan cinta itu dibalas dengan hal yg sama.

    BalasHapus
  3. Nama: Ulva Novitasari
    Twitter:@ulvanov
    Link share: https://twitter.com/ulvanov/status/811219604622053377
    Kota tempat tinggal: Blitar-Jawa Timur

    Pendapatku tentang cinta tak harus memiliki itu berarti ikhlas. Ikhlas mencintai, harus ikhlas juga untuk menerima bila ternyata tidak bisa memiliki apa yg telah dicintai. Karena bila mencintai itu artinya kita tidak boleh egois untuk memaksakan agar perasaan cinta itu dibalas dengan hal yg sama.

    BalasHapus
  4. Nama: Bety Kusumawardhani
    Twitter: @bety_19930114
    Linkshare: https://mobile.twitter.com/bety_19930114/status/811165258014486529?p=v
    Domisili: Surakarta

    Cinta tak harus memiliki itu hal yang wajar dan bisa menimpa siapa saja. Meskipun menyakitkan di awal, tapi suatu saat nanti kamu pasti mensyukurinya. Aku rasa ada macam-macam alasan yang menjadi penyebab hal tidak menyenangkan itu terjadi, misalnya:

    1. Cinta bukan berarti posesif
    Bukankah ada yang bilang "bahagia itu sangat sederhana? Melihatmu bahagia, membuatku ikut bahagia meskipun kamu bersama orang lain". Mencintai itu harus tulus dan tidak mengharapkan balasan apapun karena kebahagian tidak sama dengan memiliki sesuatu. Sesuatu yang tidak bisa kamu miliki, tidak akan menghalangi kebahagiaanmu. Kebahagianmu bisa datang dari orang lain dan berada di tempat lain. Be positive thinking aja.

    2. Jodoh berada di tangan Tuhan, bukan di tangan kita
    Percayalah jodoh itu di tangan Tuhan. Tuhan pastinya akan mempertemukanmu dengan orang yg tepat dan lebih baik di waktu yg tepat karena semua orang percaya bahwa rencana Tuhan itu indah. Ingatlah jika jodoh itu sudah takdir Tuhan dan kita sebagai manusia hanya bisa berusaha tanpa bisa menyalahi takdir yg digariskan Tuhan. Mati, hidup, jodoh dan rezeki hanya Tuhan yg tahu.

    3. Cinta saja tdak cukup
    Cinta saja tidak cukup, masih perlu hal lainnya yaitu penghasilan/uang karena cinta saja tidak bisa mencukupi kebutuhan dan tidak membuat perut kenyang. Jika cinta saja cukup, roda perekonomian tidak akan berputar. Apalagi klo sudah berhubungan dengan keluarga orang yang dicintai dan berniat serius melanjutkan hubungan namun belum punya penghasilan sendiri. Ingatlah, cinta itu tidak bisa dimakan!

    4. Forbidden Love
    Cinta terlarang yang menyebabkan seseorang tidak bisa memiliki orang yang dicintainya. misalnya: masih punya hubungan darah, masih sangat di bawah umur dan masih berstatus resmi pasangan orang lain. Jika berani melanggarnya maka akan mendapatkan hukuman baik hukum sosial, negara maupun agama.

    BalasHapus
  5. Nama : Yunia Fatina
    Twitter :@YFatina
    Link : https://mobile.twitter.com/YFatina/status/811271993668448257?p=v
    Domisili : Mataram

    Setiap orang pasti pernah merasakan cinta. Cinta dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah cinta kepada lawan jenis, yang seringkali bikin kita galau seharian. Dari cerita cinta yang mulus-mulus saja sampai cinta yang bertepuk sebelah tangan.
    Dalam urusan cinta, terkadang beberapa orang beranggapan bahwa “Cinta tidaklah harus memiliki.” Bukankah cinta itu akan tumbuh berkembang ketika kita sudah memilikinya. Cinta selalu datang sepaket dengan keinginan untuk saling menjaga. Lalu Apa Yang kita Jaga kalau kita tidak memilikinya?. Kemudian Cinta Itu Ada Untuk Menentramkan Jiwa. Pertanyaannya, Ketika Cinta Itu Tidak Kita Miliki, Apakah Hatimu Akan Tentram? Tapi satu hal,
    Saat kita memang tidak bisa memiliki fisiknya — Setidaknya, milikilah dia dalam doamu.


    Setiap org memiliki pandangan berbeda ttg Cinta. jd bagi yg belum memiliki Cinta pd lawan jenis, sebaiknya qt bersama2 bermain pasir di pojokan , hehe

    BalasHapus
  6. Nama: kiki amaliah
    Twitter: @kyoungsaeng
    Link: https://t.co/2PemZ8Mbcb
    Domisili: Indramayu


    Karena pada intinya sesuatu yang dipaksakan tidak akan utuh selamanya. Pun dengan cinta yang orang bilang bahwa harus diperjuangkan agar bersama. Karena hidup hanya persinggahan sementara, dan Tuhan adalah hakim palingg bijaksana maka ketika takdir tak mempersatukan dua insan yang saling mencinta sah saja bahwa, "cinta tak harus memiliki". Mencoba tuk berpikir bahwa itu mungkin terbaik untuk semuanya.

    BalasHapus
  7. Nama : Khaerunnisa
    Twitter : NhisaMinoz75
    Link share : https://mobile.twitter.com/NhisaMinoz75/status/811179281833426946?p=v
    domisili : Kolaka, Sulawesi Tenggara.
    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki? Cinta tak harus memiliki adalah Kalimat penghibur buat orang seperti saya yang mengalami kegagalan kisah cinta wkwkwk. Cinta itu gak harus memiliki kalau Allah berkata lain kita bisa apa?, secinta cintanya kita pada seseorang kalau dia memang bukan jodoh kita, kita bisa apa? Sakit memang, karena harus mencintai sepihak, tapi percayalah semua akan indah pada waktunya, apa yang tidak bisa kita miliki, suatu saat jika kita berusaha dan bersabar kita akan dapat dan memiliki sesuatu yang lebih indah dari yang kita bayangkan, yakinlah Allah sudah memilihkan kita, sesorang yang akan mencintai dan menerima kita apa adanya.

    BalasHapus
  8. Nama: Rinita
    Akun twitter: @Rinitavyy
    Link share: https://mobile.twitter.com/RinitAvyy/status/811306935970467840?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C8280091166
    Kota tempat tinggal: kediri
    Q: Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    A: Kalau cinta ya harus di pertahankan, begitulah yg terlintas di kepalaku. Cinta itu harus diberikan kedudukan, keseimbangan, karena ini menyangkut kehidupan dan perasaan. Cinta tak harus memiliki? Omong kosong. Memangnya ada orang yg rela melihat orang yg di cintai bersama orang lain? sanggup melihat mereka tertawa sedangkan kau merana? Nggak mungkin ada. Meski terdengar egois, tapi disinilah tempatnya seseorang memulai pembuktiannya atas nama cinta. Bagiku, seperti juga Bima yg melakukan apa pun demi mendapatkan cintanya Fani, harusnya memang begitu (alasannya: cinta bisa ditanam, bisa disemai, dipupuk, terus diusahakan untuk tumbuh. karena hati itu fleksibel, tidak mutlak). Seperti seorang pahlawan sejati memperjuangkan tanah airnya. Cinta pun ya wajib di perjuangkan selayaknya tanah air tercinta. Jika benar-benar cinta, ya harus di buktikan lewat perbuatan, bukan lewat lisan yg terkadang palsu. “Cinta itu bukan a waiting game, tapi a fighting game. Cinta bukan permainan menunggu, karena cinta itu tak sabaran. Cinta itu untuk diperjuangkan. Cinta itu harus memiliki. Siapa cepat, dia dapat. Siapa berani, dia menang.”—Mario Teguh

    BalasHapus
  9. Nama : Silvy Rianingrum
    Akun Twitter : @berryfledge
    Link Share : https://twitter.com/berryfledge/status/811370032315781120
    Domisili : Bekasi
    Pertanyaan : Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?
    Jawaban : Semalam, aku baca kutipan dari buku #DearMantan kak Hendra Putra, bunyinya seperti ini "Cinta memang buta, tapi tidak egois." Dan apa hubungannya dengan pendapatku? Even love is not enough to oneself who loves deeply, tapi cinta tidak egois, ia tidak akan memaksakan. Jika sudah diperjuangkan tapi perasaan orang yang kita cintai tidak memungkinkan membalas, maka kita harus merelakan. Dengan melepaskan, mengikhlaskan orang yang kita cintai untuk bahagia bersama orang lain, itu akan mengajarkan kita untuk berbahagia tanpa memiliki cinta yang sudah lama didambakan. Cinta tidak harus memiliki karena cinta tidak bisa dipaksakan. Cinta tidak harus memiliki karena cinta berarti kebahagiaan, meski itu berarti melepaskan.

    BalasHapus
  10. Nama : Lois Ninawati
    Twitter :@_loisninawati
    Link share : https://twitter.com/_loisninawati/status/811379268361957376
    Domisili : Situbondo,Jawa Timur
    Jawaban :
    Tentang cinta tak harus memiliki, menurutku itu bisa aja terjadi. Banyak malah. Kan, semua sudah ada yang ngatur, jadi kalau masih ada aja yg blm bisa move on, sepertinya dia bisa dikatakan terjebak di cinta tak harus memiliki.

    BalasHapus
  11. Nama : Lois Ninawati
    Twitter :@_loisninawati
    Link share : https://twitter.com/_loisninawati/status/811379268361957376
    Domisili : Situbondo,Jawa Timur
    Jawaban :
    Tentang cinta tak harus memiliki, menurutku itu bisa aja terjadi. Banyak malah. Kan, semua sudah ada yang ngatur, jadi kalau masih ada aja yg blm bisa move on, sepertinya dia bisa dikatakan terjebak di cinta tak harus memiliki.

    BalasHapus
  12. Nama: Lina Ernawati
    Twitter: @Linaernaw
    Link share:
    https://twitter.com/Linaernaw/status/811382657158246400
    Domisili: Tangerang

    Cinta tak harus memiliki? anatara setuju dan tidak setuju.
    Kenapa? Karena menurut saya yang namanya cinta itu harus diperjuangkan. Jangan jadi pecundang hanya karena orang yang kamu cintai lebih memilih orang lain dan menolak cintamu, dan akhirnya kamu lebih memilih mundur untuk kebahagiaannya. Kalau cinta ya diperjuangkan dong. Lebih keras lagi berusaha untuk memperjuangkan dia, karena saya yakin kekuatan cinta yang besar bisa merubah segalanya. Jodoh memang tidak akan kemana, tapi kalau tidak diperjuangkan ya sama saja bohong.
    Tapi ada satu hal yang membenarkan jika cinta itu tidak harus memiliki. Satu hal ini yang menurut saya menjadi penghalang besar dalam sebuah hubungan, dan pengahalang itu adalah perbedaan agama. Memang masih bisa diatasi, tapi kita tidak bisa memaksakan orang yang kita cinta untuk menjadi seperti kita. Banyak risiko besar yang nantinya akan kita ambil jika kita memilih untuk bersama. mungkin yang seperti ini adalah contoh dari cinta tak harus memiliki.

    BalasHapus
  13. Nama: A'imatul Latifah
    Akun twitter: @Aim_La27
    Link share: https://mobile.twitter.com/Aim_La27/status/811151571241181184?p=v
    Kota: Tuban

    Cinta tak harus memiliki.
    Bukankah pada dasarnya memang itu hakikat cinta yang sebenarnya? Tidak memaksa, juga tidak menariknya terlalu keras untuk bisa kita miliki. Cukup mencintainya, pun memperjuangkannya tanpa harus memaksa.
    Bukankah cinta itu soal hati? Nah, pada kenyataannya hati tidak bisa dipaksakan, dengan apapun dan bagaimanapun caranya.
    Walaupun pada kenyataannya, hati akan berontak dengan keras ingin memilikinya. Toh, jika takdir berkata tidak! Cinta tetap akan pergi menjauh secara pelan bukan?!
    Jadi, tidak ada yang bisa mengatur atau memaksa untuk bisa memiliki. Semua itu tentang takdir, yang pada awalnya juga sangat perlu kita perjuangkan. Tetapi jika pada akhirnya takdir berkata tidak! Maka hati harus segera MENYERAH meskipun sebenarnya tetap berkata INGIN.

    BalasHapus
  14. Nama: Ratna Komalasari
    akun twitter: @dreravios
    link share: https://mobile.twitter.com/dreravios/status/811387838101094406
    Domisili: Tangerang


    Cinta memang tak harus memiliki, aku sangat setuju dengan perumpamaan itu walaupun pasti ada yang terluka diantara keduanya.

    Cinta memang tak harus memiliki, jika kita mencintai orang tersebut dengan tulus, kita akan bahagia jika orang itu bahagia walaupun bukan karena kita.

    Cinta tak bisa dipaksakan bukan? Sesuatu yang di paksakan itu akan hancur pada akhirnya. Dan jika kita mencintai dengan tulus dan tidak egois maka kita akan melepas cinta itu walau ego kita memilih untuk egois.

    BalasHapus
  15. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun twitter: @san_fairydevil
    Link share: https://twitter.com/san_fairydevil/status/811403210111889409
    Kota: surakarta

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    Pasti banyak yang setuju. Walaupun sebenarnya tidak ada satu orang pun yang ingin merasakan hal seperti itu. Ketika seseorang jatuh cinta, dan mulai mencintai, jauh di dalam lubuk hati pasti ada keinginan untuk bisa bersamanya. Tapi, ya, cinta memang tidak harus memiliki. Ketika memaksakan keegoisan, menurutku itu bukan lagi cinta. Itu sudah lebih ke obsesi. Dan ketika obsesi yang sudah mengendalikan, jangankan perasaan, logika saja tidak akan berfungsi dengan baik. Apapun yang terjadi dia harus menjadi milikku!

    Tetapo, sebelum kita mengatakan atau berpikir tentang cinta tak harus memiliki, ada satu hal yang harus dilakukan. Perjuangan. Yap, perjuangan. Tidak ada satu halpun yang bisa kita dapatkan dengan perjuangan. Bukan hanya sebuah perjuangan, tapi banyak perjuangan. Kita harus berjuang untuk bisa mendapatkan hati, cintanya. Namun, ketika kita sudah pada batas akhir, ketika segalanya dirasa sudah tidak ada hasilnya, ketika kita melihat ada orang lain yang juga berjuang memperjuangkannya dengan cara yang jauh lebih baik, dan ketika kita menyadari bahwa dia akan jauh lebih baik serta bahagia bersama orang yang juga memperjuangkan walaupun itu bukan kita, disaat itulah kita boleh berhenti. Tersenyum kepadanya dan merasa bahagia atas kebahagiaannya.

    BalasHapus

  16. Nama: Khuznul Hatimah
    Domisili: Makassar
    Twitter: @khuznul_nhunu
    link share: https://twitter.com/Khuznul_Nhunu/status/811418831641976832

    Bagaimana pendapatmu tentang Cinta tak harus memiliki?
    Jawaban:
    Cinta tak harus memiliki adalah sebuah kebesaran hati, ketulusan menerima dan keikhlasan menjaga. Aku pernah merasakan Cinta tak harus memilki dan aku belajar banyak hal darinya. Cinta tak harus memiliki mengajarkan cara terbaik menata dan membesarkan hati, menerima dengan tulus bahwa akan ada cinta yang terbaik darinya serta mengenalkan arti cinta yang sesungguhnya bahwa cinta yang hakiki hanya pada sang pencipta.

    BalasHapus
  17. Nama : Farah Chairinisa
    Twitter : @Farah_Faraaaaah
    Link : https://twitter.com/farah_faraaaaah
    Kota Tempat Tinggal : Tangerang Selatan Pamulang

    Pendapatku Tentang Cinta Tak harus memiliki adalah Cinta yang ikhlas dan bersabar dan perasaan yang benar benar menyakitkan karna aku tau rasanya cinta yang tak harus memiliki itu seperti apa karna sedang merasakan hal tsb. kita harus mengikhlaskan dan mencoba menerima kenyataan bahwa cinta yang diberikan sepenuhnya untuknya tetapi tidak bisa memiliki dan merasakan cinta nya sama sekali karna banyak orang bilang bahwa mencintai cinta yang tidak bisa memiliki itu merelakan dan tidak memaksakan kehendak nya untuk memberikan cintanya itu kembali ke kitanya dengan kita melihat dia bahagia bersama orang lain dan orang lain pula yang memiliki cinta itu kita akan merasakan lega dan bahagia juga dengan perlahan lahan . dan kita juga gabisa memaksakan untuk memiliki cinta tsb karna dalam hidup hari ke hari gahanya fokus dan memikirkan cinta yang tidak bisa dimiliki kan? daripada makin dipaksakan akan menyakiti kita sendiri lebih baik perlahan lahan kita melepaskan ,melupakan dan mengubur cinta kita untuk cinta yang gabisa kita miliki dan percaya bahwa akan datang cinta yang terbaik dari orang lain tanpa memaksakan cinta yang gabisa kita miliki tersebut . intinya adalah cinta tak harus memiliki itu MENGIKHLASKAN Sesuatu yang gabisa kita miliki atau merelakannya untuk dimiliki oleh orang yang lebih baik untuk cinta tsb:)

    BalasHapus
  18. Nama: Desita Wahyuningtias
    Twitter: @desitaw97
    Link share: https://twitter.com/desitaw97/status/811521923398045696
    Kota tempat tinggal: Surakarta

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?
    Setuju!
    Sebenernya nyesek kalo ngalamin sendiri, tapi menurutku cinta emang enggak harus kita miliki. Kita boleh merasakan cinta, tapi tidak untuk memenjarakannya. Kita boleh menginginkan untuk bersama cinta tapi tidak untuk mengikatnya. Cinta itu seperti menari bersama, cukup ikuti alunannya.
    -Cinta telah cukup untuk cinta (Kahlil Gibran)-

    BalasHapus
  19. Nama : Ajeng yps
    twitter : @ajengyps
    Link share : https://twitter.com/ajengyps/status/811575769969233920
    Kota tempat tinggal : Majalengka

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?
    - - -
    Setuju banget, karena aku yakin istilah ini ada agar keadaan tetap baik. Istilah seperti ini sering dimunculkan ketika seseorang sudah tergila-gila akan cintanya. Kata-kata didalamnya mengajarkan dan bahkan memperingatkan agar seseorang jangan memaksakan cintanya yg tak terbalas dan dapat meredam egonya. Karena pada akhirnya tuhan akan memberikan seseorang yang benar-benar baik dan cocok untuk kita.

    BalasHapus
  20. Nama : Humaira
    Akun Twitter : @RaaChoco
    Link Share : https://mobile.twitter.com/RaaChoco/status/811576238821081088?p=v
    Domisili : Purwakarta - Jawa Barat


    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki? 


    Menurutku cinta memang tak selamanya harus memiliki. Cinta itu perasaan tulus dari hati, tulus berarti ikhlas dan tidak egois. Walau sebenarnya orang yang jatuh cinta itu lebih sering egois ketimbang ikhlas. Jika egois berarti perasaan itu tidak ikhlas.

    Sama seperti saat jatuh cinta, kita tidak bisa menentukan kepada siapa kita akan jatuh cinta. Orang yang kita cintai juga punya hati dan perasaannya sendiri, dia juga tidak bisa menentukan kepada siapa rasa cintanya akan dijatuhkan. Setiap orang yang jatuh cinta tidak bisa memilih kepada siapa akan jatuh cinta, tapi mereka bisa memilih akan dibagaimanakan perasaannya. Memilih mencintai diam-diam atau berjuang dan ikhlas menerima hasil akhirnya.

    Karena cinta itu bukan hanya sekedar memberi, tapi juga menerima. Menerima jika perasaan kita akhirnya bertepuk sebelah tangan, menerima jika orang yang dicintai mencintai orang lain, menerima jika pada akhirnya tak bisa bersama. Sakit tentu saja, karena pastinya setiap hal ingin ada timbal baliknya. Untuk apa bersama jika akhirnya tersakiti, kita memberi sebesar-besarnya cinta yang dimiliki kepada seseorang yang tak bisa kita genggam hatinya. Seseorang yang mata, hati dan pikirannya hanya tertuju pada orang lain, tentu saja ini lebih-lebih menyakitkan.

    Cinta itu memberi dengan tulus, menerima dengan lapang dada dan tak memaksa.

    BalasHapus
  21. Nama: Riqza Nur Aini
    Twitter: @riqzanainiee
    Link share: https://mobile.twitter.com/riqzanainiee/status/811593109389721600?p=v
    Domisli: Jogjakarta (udah pindah kal ky,sekarang sklh di jogja)
    .
    .
    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki? 
    .
    .
    Antara setuju dan tidak.
    Kalimat itu menjatuhkan bukan memberi semangat.Buat yg lagi patah hati kata kata itu malah semakkn mwmbuat org itu terpuruk bukannya bangkit.Tau kan kalo org patah hati gampang down?
    Tapi,kata2 itu juga ada benarnya.Mencintai memang gk harus memiliki,ketika seseorang yang dicintai tidak mencintai kita.

    BalasHapus
  22. Nama : Siti Nurhasanah
    Twitter : @nde_NRH
    Domisili : Sukabumi
    Link share : https://mobile.twitter.com/nde_NRH/status/811683287743664128

    Jawaban :
    Menurut aku 'cinta tidak harus memiliki' adalah salah satu pendapat yang sedikit munafik. Meskipun banyak orang yang memang benar-benar ikhlas mencintai tanpa harus memiliki. Tapi tidak sedikit juga orang yang mencintai seenggaknya pasti berharap cintanya dibalas. Dan harapan balasan itu sama saja dia ingin memiliki. Mungkin 'cinta tidak harus memiliki' adalah satu kata yang keluar saat kita udah capek dengan perasaan kita yang gak dibalas sama si dia.

    BalasHapus
  23. Nama : Siti Nurhasanah
    Twitter : @nde_NRH
    Domisili : Sukabumi
    Link share : https://mobile.twitter.com/nde_NRH/status/811683287743664128

    Jawaban :
    Menurut aku 'cinta tidak harus memiliki' adalah salah satu pendapat yang sedikit munafik. Meskipun banyak orang yang memang benar-benar ikhlas mencintai tanpa harus memiliki. Tapi tidak sedikit juga orang yang mencintai seenggaknya pasti berharap cintanya dibalas. Dan harapan balasan itu sama saja dia ingin memiliki. Mungkin 'cinta tidak harus memiliki' adalah satu kata yang keluar saat kita udah capek dengan perasaan kita yang gak dibalas sama si dia.

    BalasHapus
  24. Nama : Mifta Rizky
    Twitter : @keyminoz
    Domisili : Gresik
    Link Share : https://twitter.com/keyminoz/status/811782624238706689

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?
    Cinta tak harus memiliki itu sangat menyakitkan, dan memang menyakitkan. Dimana kita harus menerima kenyataan pahit yang sama sekali tidak kita harapkan. Disinilah peran usaha dan doa dipertanyakan, seberapa besar usaha kita untuk memperjuangkanya, jika kita suka, tunjukkan! jika kita sayang, ungkapkan dan kalau sudah siap, ajak dia serius. Usaha yang bisa kita lakukan adalah memantaskan diri. Serta tak lupa terus membawa dia dalam setiap doa yang kita panjatkan padaNya. Jika memang kita belum bisa memiliki fisik dan hatinya dengan nyata untuk saat ini, paling tidak kita mengupayakan ia lewat doa. Kalau ternyata setelah kita berusaha dan berusaha, kita masih saja tidak memilikinya, itu artinya dia bukan pasangan yang tepat untuk kita. Dan pasti akan ada orang yang pas untuk menyeimbangi cinta kita itu.

    BalasHapus
  25. Nama : Felicia
    Twitter : @felicia571
    Domisili : Medan
    Link share : https://twitter.com/felicia571/status/811787853155823617

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    Jawaban :

    Menurut gua, Love is giving. Total Giving. Yaah.. Yang namanya cinta memang idealnya harusnya diberikan tanpa meminta imbalan (yaitu dicintai balek). Justru waktu kita mengharapkan imbalan, kita harus mempertanyakan apakah itu cinta atau bukan.

    Idealnya siiih....

    Tapi nyatanya ga semudah itu. Cinta yang merelakan dan membiarkan orang yang dicintai bahagia bersama orang lain walaupun orang itu bukan kita, jelas susah banget di temui. Cinta yang rela nahan rasa sakit ditinggalin dan tetep mencintai itu langkah banget. Cinta yang ga posesif, yang ga protektif itu susah banget ditemuin.
    Makanya orang-orang malah mengidentikkan cinta dengan memiliki, cinta itu cemburu, cinta itu blablabla.

    Nyatanya cinta itu kasih, dan kasih itu ga menuntut balas, ga egois, ga cemburu.

    So, gua setuju dengan pendapat cinta ga harus memiliki.

    BalasHapus
  26. nama: Aulia
    twitter: @nunaalia
    link share: https://twitter.com/nunaalia/status/811829653778239488
    kota tinggal: Serang

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    Cinta tak harus memiliki itu ungkapan keputusasaan. Karena sudah lelah mencintai namun ternyata tidak bisa memiliki, maka ungkapan itulah yang muncul. Menurutku mencintai yang seperti itu adalah sia-sia, dan buang-buang waktu. Jika tidak yakin akan bisa memiliki orang yang dicintai, untuk apa bersikeras memupuk rasa cinta? Bukankah itu sangat menyakitkan?

    Mungkin pendapatku terdengar egois. Tapi jika menyangkut cinta, bukankah semua orang akan bersikap egois? Ketika mencintai, kita pasti berharap cinta kita berbalas dan bisa saling memiliki. Karena itulah cinta membutuhkan perjuangan untuk meraihnya.
    Jika kita bisa menerima cinta tidak harus memiliki, menurutku itu bukanlah cinta, tapi hanya rasa kasih dan sayang. Dua rasa ini memang tulus, dan terkadang tidak mengharap balas.

    BalasHapus
  27. Nama : Lufi Mamudah
    Twitter : LufiMamudah
    Linkshare : https://mobile.twitter.com/LufiMamudah/status/811884503425687553?p=v
    Domisili : Ngawi, Jawa Timur

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    Sesungguhnya saat mencintai seseorang jika itu benar2 cinta maka dia akan berusaha sebaik mungkin untuk membuat orang yang dicintai bahagia. Memiliki dalam arti mempunyai hak dan kewajiban dalam hal kasih sayang terhadap orang yang dicintai merupakan salah satu perwujudan cinta itu sendiri. Jika kamu benar2 cinta dan sayang. Maka kamu akan berusaha untuk menjaganya setiap saat baik didunia sampai akhirat. Dan berusaha tidak mengecewakannya.

    BalasHapus
  28. Nama: Rohaenah
    Twitter: @rohaenah1
    Link share: https://twitter.com/rohaenah1/status/811905172423094272
    Kota: Jakarta
    Jawaban: cinta tak harus memiliki bisa dipandang dari berbagai sisi. Bisa karena kebodohan sehingga tidak mau memperjuangkan cintanya. Biasanya yg terjadi dia yg hanya berani memandang dari kejauhan dan hanya cuma sebagai pemuja rahasia. Bisa juga bentuk rasa ikhlas membiarkan yg dicintai bersama orang lain. Dua-duanya tentu saja membuahkan rasa sakit yg sama, karena kita tidak bisa hidup dengan orang yg kita cintai.
    Memurut saya cinta memang butuh perjuangan, jadi kalau memang mencintai harus mau berusaha menggapainya. Masalah penolakan atau sakit hati itu urusan belakangan karena cinta memang datang dengan semua resiko. Dan tentu saja tak ada hal yg sia-sia selama kita sudah berjuang, tinggal kita memasrahkan hasilnya pada yg Maha Kuasa.

    BalasHapus
  29. nama: Fasa Febrianisa
    akun twitter: @Fasa_Febrianisa
    link share: https://twitter.com/Fasa_Febrianisa/status/811917658153025536
    kota tempat tinggal: Kab.Malang Jawa Timur
    jawaban:

    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?
    Cinta tak harus memiliki menurut saya adalah suatu hubungan dimana mungkin belum berjodoh karena walaupun sama-sama cinta tapi tidak berjodoh ya sama saja tidak dapat bersama karena jodoh juga sudah diatur Tuhan, yang terpenting apabila kita tidak bisa memiliki orang yang kita cintai mungkin Tuhan melihat seberapa perjuangan kita tersebut (setidaknya pernah berjuang) dan pastinya Tuhan akan menghadirkan sosok yang lebih baik. Saat cinta tidak bisa kita milikki dari orang yang kita inginkan hendaknya tetap optimis dalam menjalani hidup karena cinta sesungguhnya masih ada yaitu cinta kepada Tuhan dan keluarga <3

    BalasHapus
  30. Nama : Syafira Rofita R.
    Twitter : @rofita_syafira
    Link Share : https://twitter.com/rofita_syafira/status/811119017666580480
    Domisili : Kediri, Jawa Timur

    Pertanyaan : Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?

    Jawaban :

    Bismillah,
    Emang dasarnya cinta ngak bisa dipaksain, cinta itu murni dari hati kita masing-masing. Bahkan kita sendiri ngak bisa milih mau mencintai siapa, hampir mirip takdir. Kalo tentang Cinta Tak Harus Memiliki, menurutku tergantung. Iya, tergantung bagaimana usaha atau perjuangan kita buat dapetin Cinta itu sendiri. Kalau kita Cinta sama orang, tapi kita tidak berbuat apa-apa, tidak berjuang mendapatkannya, itu bukan salah satu makna tentang “Cinta Tak Harus Memiliki”. Beda lagi kalo kita cinta sama orang, kita udah berjuang, kita usah usaha, kita udah berdo’a dan berserah diri. Namun tetap tidak bisa memilikinya, baru itu salah satu makna tentang “Cinta Tak Harus Memiliki”. Tapi itu menurut aku.

    Pasalnya, Cinta Tak Harus Memiliki memang ada didunia nyata. Kita harus terima itu, bukannya ketika kita siap mencintai seseorang, kita juga harus siap menerima konsekuensinya. Salah satunya saat Cinta kita tidak terbalas, kita tidak boleh Egois, tidak bisa memaksakan kehendak. Bayangkan, kita memiliki seseorang yang kita Cintai, tapi dilandasi keegoisan kita, kamu bisa menjamin dia bahagia? Kalau aku tentu saja tidak. Aku lebih memilih dia menjadi milik orang lain dan bahagia, dari pada dia bersamaku namun tidak bahagia. Karena semua sudah digariskan oleh Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa saat takdir sudah berbicara. Dan aku percaya, seseorang yang entah dimana keberadaannya, telah diciptakan Tuhan untuk kita, dan kita akan dipertemukan dengannya dalam waktu yang tepat.

    Sekian.
    Wish me luck :)

    BalasHapus
  31. Nama :Suci Amalia Mulyadi
    Twitter : AmaliaMulyadi1
    Link Share :https://twitter.com/AmaliaMulyadi1/status/811967345941843968
    Domisili : Klaten, Jawa Tengah

    Cinta tidak harus memiliki? Aku rasa aku setuju, aku pernah jatuh cinta pada orang yang berbeda keyakinan dan tentunya aku tidak mungkin memiliki dia, aku bisa mungkin memiliki dia hanya jika dia pindah agama, tetapi itu diluar hakku dan tentu saja diluar kemampuanku, karena yang maha membolak-balikkan hati hanya Allah. Sudah empat tahun sampai sekarang perasaan itu tidak berkurang, bahkan aku berdo'a agar dia menemukan orang yang lebih pantas dan tentu saja dengan keyakinan (agama) yang sama. Aku yakin perasaanku tapa pamrih, apalagi yang harus dilakukan selain berdo'a untuk kebahagiannya. Jika cintamu atau perasaanmu itu tanpa pamrih maka kamu akan merasa bahagia jika dia bahagia.

    BalasHapus
  32. Nama : Farida Endah
    Akun Twitter ; @farida271
    Link Share : https://twitter.com/farida271/status/812153659022712833
    Domisili : Pacitan - Jawa timur

    Jawaban : Cinta tidak harus memiliki?, aku pribadi tidak setuju dengan pendapat bahwa cinta tidak harus memiliki, karena cinta memang harus memiliki kalau tidak maka akan ada rasa sakit di dalam hati yang entah kapan waktu bisa menyembuhkannya.

    BalasHapus
  33. Nama : Erin
    Twitter : @RiienJ
    Link Share : https://twitter.com/RiienJ/status/812205758028873728
    Domisili : Bekasi

    Jawaban : Setuju aja kok. cz itu salah satu cara aku move on pas masih muda XD berfikir positif aja, kalau cinta itu gak bisa dimiliki kenapa harus dipaksain buat dapetinnya. Aku selalu percaya jika memang tak bisa dimiliki, pasti ada cinta lainnya yang memang diciptakan khusus untuk ku.

    BalasHapus
  34. Nama: Rizki Fitriani
    twitter: @Kikii_Rye
    link share: https://twitter.com/Kikii_Rye/status/812200385511231488
    domisili: Sidoarjo

    jawaban:
    Munafik jika aku bilang setuju dengan pendapat tsb. bukan karena apa, manusia memiliki sifat egois yg sangat tinggi, sulit untuk melepaskan dan merelakan apa yg ingin dimiliki. memang cinta tidak bisa dipaksakan terlebih untuk memiliki, namun cinta hadir karena terbiasa bukan? tinggal bagaimana kita berjuang untuk memilikinya

    Cinta tak harus memiliki.
    memang benar adanya keberadaan kalimat tsb, sebagian besar orang mempercayai dan melaksanakannya. menurut mereka, selagi si Cinta bahagia dengan yg lain kita harus melepas demi kebahagiaannya drpd menyakiti dengan memaksa bertahan dengan kita.
    Lalu apa kabar hati yg rela melepaskan? bukannya sakit saat melepas? bohong jika turut berbahagia.

    seenggaknya kita harus berusaha dan berjuang dengan apa yg kita miliki. urusan hati memang sulit untuk mencapai kecocokan. dia enggak bahagia dengan kita? pasti ada alasan dibaliknya, kita harus intropeksi dan memperbaiki diri setidaknya buat dia nyaman akan kehadiran kita, bahagia urusan nanti, yg jadi permasalahannya apakah dia gak mau berjuang demi kebahagiaan bersama kita
    Yg terpenting kita berani untuk mencoba dan mencoba kembali. akan ada saatnya batu bisa melunak terhadap air.

    BalasHapus
  35. Nama: Tesya savika
    Twitter: @ChacaSavikaa
    Link:https://mobile.twitter.com/ChacaSavikaa/status/812223209755901952?p=v
    Domisili : bandar lampung - lampung


    Dari banyak pengalaman yang saya lihat cinta tidak harus memiliki itu sering terjadi, itu memang sangat menyakitkan tetapi lebih sakit lagi jika cinta itu tidak pernah terungkap. Jika cinta kita tidak berbalas mungkin diluar sana masih banyak orang yang lebih baik untuk kita. Tapi menurut saya setidaknya kita pernah mengungkapkan dan berjuang untuk orang tersebut sehingga tidak ada penyesalan di akhir. Cinta tidak harus memiliki mungkin bagi banyak orang itu adalah kata kata munafik tapi menurut saya ketika kita mencintai seseorang berarti kita tau resiko patah hati adalah hal yang utama, melepaskan dan merasa ikhlas adalah hal terbaik walau itu sulit.

    BalasHapus
  36. Nama. : Fatma
    Twitter. : @queen_fatmaa
    Link share : https://twitter.com/Queen_Fatmaa/status/812217088685195264
    Domisili : Makassar

    Jawaban :

    Dari sisi pandangan saya, cinta tak harus memiliki mengajarkan kita tentang kedewasaan yang sebenarnya. Membuka nalar kita tentang makna sebuah keikhlasan, pengorban, juga merelakan. Hakikat cinta letaknya di hati bukan harus di miliki. Defenisi cinta mengajarkan kita cara mencintai apa yang ia cinta, menerima apa yang ia ingini. Sebenar-benarnya cinta saling menerima bukan memaksakan

    BalasHapus
  37. Nama: Nurul Astri
    Akun Twitter: @nurulastrirmdn
    Link Share: https://twitter.com/nurulastrirmdn/status/812237642268110848
    Domisili: Tangerang

    Menurutku, cinta itu take and give. Cinta itu timbal balik. Hubungan nggak akan berjalan kalau hanya satu orang yang berperan. Maka dari itu, cinta harus diperjuangkan.

    Cinta memang tidak harus memilki. Ungkapan itu benar asalkan dalam waktu yang tepat pula. Tapi lain halnya jika ungkapan ini dicetuskan ketika kita belum memperjuangkan cinta kita. Selama bisa dan mampu, kita masih memiliki kesempatan untuk memperjuangkan cinta kita juga. Berjuanglah sekeras mungkin, hingga tak sanggup lagi. Dan pada saat itulah, ungkapan itu baru benar-benar berlaku.

    Mungkin ungkapan ini memiliki keterkaitan dengan takdir. Sampai kapanpun, takdir tak akan pernah bisa diubah. Kita tidak bisa memilih untuk hidup bersama orang yang kita cintai, karena Tuhan pun telah menetapkan orang yang lebih pantas untuk hidup bersama kita :)

    BalasHapus
  38. nama : dewi marini
    domisili : solo jateng
    twitter : deverzstyle
    link share : https://mobile.twitter.com/deverzstyle/status/812242489956593664?p=v

    emm aku setuju sih sma cinta gak harus memiliki karna gak semua yg kita ingin miliki bakal terwujud/tercapai, itu ajasih menurut aku 😃

    BalasHapus
  39. Nama: Larastanie Afdha
    Twitter: @Larasta_
    Link share: https://mobile.twitter.com/Larasta_/status/811914351380566017?p=v
    Domisili: Tangerang

    = Kita sebagai manusia jika mencintai seseorang pasti kita ingin memiliki hati sekaligus raga nya. Jika mencintai seseorang kita pasti menginginkan dia Bahagia maka dengan itu kita juga merasa bahagia karena dia bahagia, walaupun dia berbahagia dengan orang lain pun, kita ikut turut. Karena cinta butuh pengorbanan, berkorban demi cinta yang tidak bisa kita miliki. Namun Tidak bisa memilikinya bukan berarti berhenti menyayangi dan mencintainya. :)

    BalasHapus
  40. Nama : Dewa Ayu Riska
    Akun twitter : @flymingo_
    Link share : https://twitter.com/flymingo_/status/812095570395295744
    Kota tempat tinggal : Denpasar
    Jawaban : Pendapatku tentang cinta tak harus memiliki adalah hal yang paling nyesek, ngenes, nyakitin. Dipikir aja, siapa sih yang mau ngerasain hal seperti ini? Pasti nggak ada. Yang namanya orang jatuh cinta pasti ada rasa ingin memiliki. Cinta tak harus memiliki memang membutuhkan kesabaran yang tinggi, contohnya saat melihat orang yang dicinta mendapat perhatian dan kasih sayang dari orang lain. Selain itu cinta juga butuh pengorbanan dan perjuangan untuk dimiliki tapi jangan sampai menjadi obsesi. Hal seperti ini sering terjadi istilah kerennya sih cinta bertepuk sebelah tangan. Tapi kalau takdir berkata seperti ini jalani saja dan dinikmati walau hati terasa sakit. Pasti bisa dilalui, karena Tuhan nggak pernah memberi cobaan di luar batas kemampuan umatnya. Siapa tahu Tuhan punya kejutan setelah ini.

    Tapi kalau cinta tak harus memiliki dihadapi oleh orang yang saling mencintai menurutku memang ada tapi jarang. Biasanya sih ada yang berpisah bertahun-tahun atau bahkan puluhan tahun lalu akhirnya bertemu kembali. Setelah itu bahkan ada yang langsung menikah. Walau banyak hal yang telah dilalui sebelumnya, bahkan ada yang udah nikah terus punya anak tapi ujung-ujungnya dipertemukan kembali sama cintanya. Yang namanya takdir kan nggak bisa ditentang & jodoh itu nggak bakal kemana-mana. Tapi nyari jodohnya harus ada perjuangan, kalau hanya duduk diam sembari menunggu jodoh datang, mungkin jodohnya nggak bakalan ketemu dan diembat orang lain :D

    BalasHapus
  41. Nama: Larasati Dwika
    Twiterr: @larasatidwikap
    Link Share: https://twitter.com/Larasatidwikap/status/812492500606676993?s=06
    Domisili: Bandar Lampung, Lampung


    Cinta tidak harus memiliki. Definisinya itu berarti bisa saja karna adanya keputusasaan seseorang karna perjuangan dan cintanya tidak terbalas, dan akhirnya kata2 itulah yg mungkin menguatkannya untuk kembali bangkit. Tapi jangan pernah mengatakan 'Cinta tidak harus memiliki' diawal sebelum kita berjuang untuk cinta itu, karna cinta itu kan perjuangan dan ketidaksabaran seseorang dalam meraihnya. Dan Ada juga karna dia mencintai orang lain tanpa ingin dicintai karna ia mencintainya dengan ketulusan, dan keikhlasannya dalam mencinta bukan untuk saling memiliki walaupun mungkin dia juga berharap agar cintanya dibalas. Menurut saya itu benar karna cinta itu tidak untuk dipaksakan dan tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta nantinya. Sakit memang, tapi jika bukan jalannya ya mau seperti apapun cinta tidak pernah bisa disalahkan. Kita tidak bisa memaksa cinta karna itu bukan hanya menyakiti kita saja tapi juga bisa menyakiti banyak orang.



    Saat kita mencintai seseorang cukup dengan mendoakannya dan merelakannya karna itu yg terbaik dan yg tau siapa jodoh kita hanya Allah dan hanya kepada-Nya lah kita berharap. Karna Allah memberikan apa yg kita butuhkan bukan apa yg kita inginkan. Kedepannya kan kita tidak tau siapa tau saja dgn mendoakan cinta itu cinta kita bisa terbalaskan. Maka dari itu, jaman sekarang banyak sekali orang yg mencintai tapi tidak bisa saling memiliki, salah satu faktornya karna perbedaan keyakinan. Walaupun kadang tergantung bagaimana kita memperjuangkan cinta itu sendiri. Tapi sekuat apapun kita berjuang untuk cinta itu, tapi jika memang cinta kita dan dia tidak pernah bertemu tidak ada artinya perjuangan kita karna dia bukan jodohnya kita.



    Wish me luck😇😊
    Aamiin

    BalasHapus
  42. Nama : Rizky Tria Octasiana
    twitter : @Octannow_
    link share : https://mobile.twitter.com/Octannow_/status/812501506322616320?p=v
    domisili : Brebes, Jawa Tengah
    Dulu pernah berpikir kalo cinta harus memiliki. Disini ada kata 'harus'. Iya, memang egois. Tapi begitulah pemikiran anak abegeh yang baru mengenal cinta. Berawal dari niat suka hingga memberanikan diri jatuh cinta, dari situ munculah ego yang mengatakan kalo cinta memang harus dimiliki melalui perjuangan yang setara.
    Namun sekarang? Aku lebih bisa paham, Cinta tak harus memiliki.
    Mungkin kondisi seperti itu sudah menjadi bagian dari keanekaragaman cinta itu sendiri. Meskipun, gak ada yang mau terjebak dalam situasi yang begitu. Ehtapi tenang, cinta tak harus memiliki membuat pribadi menjadi lebih dewasa, lebih mengenal ikhlas.
    Namanya hati, nggak bakal bisa dipaksakan bukan? Boleh mencinta tapi sesuai sama kadarnya. Jika sudah di tahap 'tak harus memiliki' berarti memang harus ikhlas, anggap saja dia tidak lebih baik dari sosok yg sudah disiapkan Tuhan. Kalo udah gitu, jangan dipaksa. Kita hidup ngga berjalan pada pola 'seharusnya'.
    Tak harus memiliki disini maksudnya; sudah berjuang dalam kurun waktu yg lama, namun si pihak yg dicinta sama sekali gak ada respon/memutuskan untuk tidak menjalin hubungan. Yasudah, miliki dia dalam do'a2 saja.
    Datangnya cinta sudah sepaket sama kesakithatian kan?
    Aku percaya, Allah adalah penulis skenario terbaik dan menggariskan takdir terbaik pula.
    Tak ada yang kebetulan di dunia, semuanya sudah ada dalam rencanaNya. Aku yakin ketika cinta datang itu karena sebuah takdir dan perginya cinta juga karena sebuah takdir.  

    BalasHapus
  43. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  44. Nama :Dini Auliana
    Twitter :@Dini_Auliana28
    Link share :https://twitter.com/Dini_Auliana28/status/812499354866941952
    Domisili :Lampung Tengah

    Cinta tak harus memiliki itu menurutku hanya sebuah ungkapan bagi orang yang merasa tidak punya kesempatan. Padahal kadang kesempatan itu terbuka luas. Hanya manusianya saja yang kadang tidak memanfaatkan itu. Entah karena merasa nyaman dengan berteman atau karena takut ditolak. Karena pada semestinya perasaan cinta itu tumbuh seiring kedua insan saling bertemu. Tapi apapun itu, semua tetap kembali pada takdir Allah. Sekuat dan se-berjuang apapun kamu memaksakan cinta, jika dia bukan tulang rusukmu maka dia tidak akan menyatu.

    BalasHapus
  45. Nama: Ayu Calista
    akun twitter: @ayucalista18
    link share: https://twitter.com/ayucalista18/status/812529129245417472
    kota tempat tinggal: Jakarta

    Menurutku cinta itu harus memiliki. Terdengar egois memang. Tapi, mana ada cewek yang mau lihat cowok yang disukai jalan sama cewek lain? Pasti ada nyesek-nyeseknya di kalimat 'Ga apa-apa dia sama yang lebih baik'
    Cinta kan keberadaannya membuat kita ingin melindungi, kalau enggak memiliki, bagaimana bisa melindungi?
    Tapi, ketika cinta tidak harus memiliki karena takdir Allah ya manusia bisa apa? Selain menerima dengan ikhlas, mendoakan kebahagiaannya dan berusaha memantaskan diri. Mungkin pertemuan dengannya hanya sekadar bertemu bukan bersatu. (aku jadi baper :( )

    BalasHapus
  46. Nama: Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    https://twitter.com/sitasiska95/status/812533996986847232
    Gorontalo

    Menurutku cinta tak harus memiliki adalah pernyataan paling bullshit dalam perkara cinta dan mencintai. Siapa sih yang ingin memiliki dan selalu bersama dengan orang yang dicintainya? Semua mau dan kalau ada yang bilang nggak mau, itu bohong banget. Tapi kalau ada orang yang sudah bisa merelakan orang yang dicintainya bersama orang lain maka ia adalah orang yang paling ikhlas dalam mencintai. Tidak pamrih bahkan sekedar untuk berbagi secangkir kopi :))

    BalasHapus
  47. Nama: Rina Fitri
    Twitter: @Rinafiitri
    Domisili: Banda Aceh
    Link Share: https://twitter.com/Rinafiitri/status/812560572822667264

    Kalo menurutku cinta tak memiliki itu cuma ada di cerita2 romance sama di drama2 aja. Soalnya nggak ada cinta yg benar2 tanpa saling memiliki. Karena ketika seseorang jatuh cinta, dia pasti juga ingin memiliki. Yaah terlepas nanti masalah tidak berjodoh, aku rasa orang yg jatuh cinta itu pun akan membunuh perasaannya karena dia sudah dimiliki atau memiliki orang lain. Karena cinta dan memiliki itu satu paket. Seseorang akan sangat jahat jika dia dimiliki oleh seseorang tapi hatinya malah mencintai orang lain.

    BalasHapus
  48. nama: Fembi Rekrisna Grandea Putra
    akun twitter: @fembi_rekrisna
    link share: https://twitter.com/fembi_rekrisna/status/812562214062157825
    kota tempat tinggal: Karanganyar
    jawaban: Cinta selalu datang sepaket dengan keinginan untuk menjaga. Rasa ingin menjaga adalah turunan dari rasa sayang dan cinta pada seseorang. Saat kita mencintai seseorang, harapan atas kebaikan dirinya terus berdatangan. Kita berharap dia hidup tenang, makan kenyang, hingga menginginkan agar dia setia dan tidak berpaling ke lain hati. Jika kita tidak memiliki cinta, apa yang akan kita jaga?

    BalasHapus
  49. nama: Leny
    akun twitter: @Lynlainy17
    link share: https://mobile.twitter.com/Lynlainy17/status/812592686783827968
    kota tempat tinggal: Rantau kalsel jawabanmu:
    Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki?
    Menurutku cinta tidak harus dimiliki menuntut keberanian tinggi untuk rela berbesar hati — saat melihat orang yang kita sayangi sepenuh hati memperhatikan/mencintai orang lain, mengikhlaskan perhatian kita tidak mendapatkan tanggapan sesuai harapan. Sesabar apakah diri kita hingga bisa berlaku seperti ini? Cukup lapangkah hati kita dan ikhlas hingga mampu terus meredam kekhawatiran dan rasa takut kehilangan? Mungkin benar ada beberapa orang yang bisa ikhlas. Mereka yang bener-benar punya hati lapang atau mereka yang cintanya hanya seujung kuku, entahlah...

    BalasHapus
  50. Nama: Dwita Andhara
    Twitter: @dwitaandhara
    Domisili: Makassar
    Linkshare: https://twitter.com/dwitaandhara/status/812664365941813248

    Menyakitkan. Rasanya seperti ada sesuatu yang hilang dari dalam diri.

    Pada dasarnya cinta itu juga kebutuhan. Seperti contoh orang hidup pasti butuh makan, butuh bernafas, dan cinta pun begitu. Seseorang mencintai karena dia merasa butuh orang lain di hidupnya. Yang bisa dijadikan tempat saling berbagi suka maupun duka. Tapi, ketika di hadapkan pada kenyataan untuk melihat dia pergi dari kita, pasti rasanya sakit. Selalu merasa ada yang hilang dari dalam diri walau sudah belajar merelakan.

    BalasHapus
  51. Rini Cipta Rahayu
    @rinicipta
    Lihat Tweet @RiniCipta: https://twitter.com/RiniCipta/status/812700994509291521
    Malang

    Semua hal di dunia ini bersifat sementara dan tidak semua hal yang kita inginkan dapat kita miliki. Ya, begitu pula dengan cinta. Jika memang tidak untuk kita, akan sulit jika dipaksakan. Jika kita tidak memiliki satu cinta, kemungkinan Tuhan telah menyiapkan cinta lain untuk dititipkan sementara pada kita, dalam wujud apapun itu.

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design