Kamis, 28 Januari 2016

[Blog Tour] Giveaway Daylight - Nightfall


Kamu sudah membaca postingan Ask Author, Review Nightfall dan Review Daylight?

Makin penasaran khan?

Sekarang, aku punya 1 (satu) eksemplar Nightfall  dan 1 (satu) eksemplar Daylight untuk dibagikan bagi kamu yang beruntung loh persembahan Koh Robin Wijaya dan Elex Media.

Caranya mudah kok:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow akun twitter @RizkyMirgawati  @robinBiewijaya @elexmedia  Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #DaylightNightfall

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), Google + atau email

4. Jawab pertanyaan di akun twittermu mention @RizkyMirgawati @robinBiewijaya @elexmedia sertakan hastag #DaylightNightfall , sertakan gambar yang menarik ya:
Karena Gabriel dalam Daylight adalah seorang chef, kasih tahu aku dunk apa makanan favoritmu? 

5. Jumlah tweetmu bebas, sesukamu ya. Boleh juga kode-kode kamu mau baca #Nightfall atau #Daylight :D

6. Giveaway ini akan berlangsung selama 4 (empat) hari saja, dimulai hari ini hingga 31 Januari 2016 Pukul 23.59. Pengumuman pemenang paling lambat 2 hari setelah GA ini berakhir ya :D


****UPDATE****

Saatnya pengumuman pemenang yang berhak mendapatkan Nightfall dan Daylight:

Yang berhak mendapatkan Nightfall:


Erin / @rinshoak

Yang berhak mendapatkan Daylight:

Wening / @dabelyuphi

Selamat buat pemenang ya, aku akan menghubungi kamu via twitter untuk klaim hadiahnya ya.

[Book Review] DAYLIGHT

Judul Buku : Daylight
Penulis : Robin Wijaya
Penerbit : Elex Media
Tebal : 296 Halaman
Terbit : Desember 2015

Bandung 

Sebuah wujud dari mimpi. Satu pesan masuk. Gabriel dinyatakan lolos pada audisi tahap awal sebuah kompetisi memasak yang selama ini merupakan impiannya. 

Batam 

Sebuah pemakaman. Satu panggilan telepon. Mantan istri Gabriel dikabarkan tewas dalam sebuah kecelakaan, dan meninggalkan si kecil Kate, anak hasil pernikahan mereka dulu. Seketika Gabriel harus memilih; mengejar mimpi atau mengambil kembali perannya sebagai ayah.

Jakarta 

Sebuah kompetisi. Kekacauan terjadi. Gabriel mengambil kesempatannya untuk mengejar mimpi dan meninggalkan Kate bersama Amanda, kekasihnya, selama mengikuti kompetisi di Jakarta. Hingga kekacauan itu terjadi dan dia menyesali keputusan yang telah diambilnya.

---------------------
Aku sudah lama menjadi pembaca setia karya Koh Robin, aku selalu suka bagaimana Koh Robin mengeksekusi ceritanya dan yang jelas gaya bahasanya puitis. Koh Robin pun kembali hadir dengan novel terbarunya, Daylight. Kalau kamu sudah membaca Nightfall sebelumnya, kamu pasti akan tahu bahwa Daylight ini merupakan spin-off dari Nightfall. 

Daylight ini mencoba mengangkat kisah Gabriel, kakak Nathalie tokoh utama di Nightfall ,sang pemilik The Cushy Cafe. Sejak membaca Nightfall, aku sudah berharap sekali Gabriel ini bisa punya bukunya sendiri, dan Koh Robin akhirnya mampu menghadirkan kisah Gabriel yang sudah kutunggu-kutunggu itu.

Gabriel awalnya hanya seorang pemilik The Cushy Cafe. Gabriel telah bercerai dengan Lily, mantan istrinya dan dikaruniai seorang putri kecil bernama Katarina, yang biasa dipanggil Kate. Kate tinggal bersama Lily, sedangkan Gabriel melanjutkan hidupnya sendiri bersama The Cushy Cafe.

Gabriel pun mulai membuka hatinya kepada sosok Amanda, seorang guru TK yang dulunya menjadi pelanggan The Cushy Cafe. Berkat dorongan Amanda dan Natalie, Gabriel pun memberanikan diri untuk keluar dari zona nyamannya. Gabriel pun memutuskan untuk mengikuti audisi sebuah kompetisi memasak, karena Gabriel sangat mencintai dunia memasak.

Akhirnya, Gabriel berhasil melaluinya. Sebuah pesan masuk mengabarkan bahwa Gabriel lolos tahap awal kompetesi memasak dan dipanggil untuk mengikuti tahap selanjutnya. Disaat yang sama, sebuah kabar yang cukup mengagetkan datang begitu saja dari Lily, mantan istrinya.

Lily, mantan istrinya dikabarkan tewas akibat kecelakaan, meninggalkan Kate seorang diri. Sebagai seorang ayah, tentunya Gabriel tidak tinggal diam, Gabriel pun mengambil alih tanggungjawab, bagaimana pun Kate adalah putri kandungnya, dan Gabriel ingin Kate berada disisinya sekarang setelah hari-hari dimana mereka harus terpisah karena perceraiannya dengan Lily.

Gabriel berada diantara 2 pilihan, meneruskan untuk mengikuti audisi dan meninggalkan Kate atau melepas mimpinya untuk menjadi seorang chef profesional? Bagaimana akhir kisah Gabriel?

Aku cukup menikmati membaca kisah Gabriel ini, bagaimana akhirnya Gabriel terjebak diantara 2 pilihan, Kate anaknya atau impiannya untuk menjadi seorang chef profesional melalui suatu ajang kontes memasak. Kegalauan itu mampu dieksekusi dengan cukup baik, bagaimana pun Gabriel pastinya serba salah, dua-duanya sama pentingnya.

Untungnya Gabriel memiliki kekasih seperti Amanda, yang akhirnya menawarkan sebuah pertolongan untuk menemani sementara Kate selama Gabriel mengikuti kontes memasak tersebut. Sayangnya ketika impian itu sudah semakin dekat dan di depan mata, Gabriel pun harus berada di persimpangan, Kate menghilang sedangkan dia sudah terikat dalam sebuah kompetisi, mana yang harus dipilihnya?

Jika memilih Kate, dia harus melepas mimpinya karena sudah ada aturan yang sangat ketat selama kompetisi tidak boleh keluar dari karantina, sedangkan jika tetap bertahan dalam kompetisi Kate sangat membutuhkannya. Disinilah Gabriel harus memilih dan apapun pilihannya itu pasti yang terbaik.

Membaca novel ini mengingatkanku akan sebuah acara kompetisi memasak yang dulunya sering kutonton di salah satu stasiun TV. Suasana yang dibangun sama mendebarkannya. Aku jadi bisa mengetahui bahwa bagaimana pun sebuah kompetisi tetaplah kompetisi, semua orang pasti punya misi untuk menang, bagaimana caranya itu tergantung pribadi masing-masing.

Aku jadi mengetahui banyak soal dunia memasak, Koh Robin sukses mengeksusi mengenai kompetisi memasak yang diikuti oleh Gabriel dengan sangat baik dan cukup detail. Aku dibuat cukup berdebar-debar dengan apa yang akan selanjutnya terjadi, siapa pemenang dari kompetisi itu. Aku merasakan interaksi Gabriel dengan teman-temannya sesama peserta juga cukup menarik, mengalir dan berasa sekali.

Aku juga suka dengan tema keluarga yang coba diangkat oleh Koh Robin dalam novel ini, bagaimana Kate yang sudah lama tidak pernah tinggal bersama Gabriel, akhirnya harus tinggal bersama satu-satunya orang tua yang dimilikinya. Bagaimana mereka saling menyesuaikan diri. Sosok Kate juga digambarkan cukup baik, putri kecil yang sungguh menyenangkan dan manis.

Sayangnya, aku tidak merasakan chemistry antara Gabriel dan Amanda. Hubungan mereka terasa datar dan kaku sekali, padahal mereka berdua adalah sepasang kekasih. Padahal Koh Robin biasanya cukup jago sekali mengeksekusi kisah cinta seperti ini dengan gaya bahasanya yang cukup puitis, yang membuatku jatuh cinta dengan karyanya. Aku yakin Koh Robin bisa lebih daripada ini. 

Tetapi dibalik semua itu, aku salut dengan Koh Robin mampu menghadirkan sebuah novel yang menghangatkan hati. Novel yang kembali mengingatkan kita akan arti keluarga dan cinta, membuatku sebagai pembaca menyadari bahwa setiap pilihan pasti menghadirkan risiko dan ada kalanya pengorbanan juga dibutuhkan. 

Selamat jatuh cinta dengan kisah Gabriel.^^

[Book Review] NIGHTFALL

Judul Buku : Nightfall
Penulis : Robin Wijaya
Penerbit : Elex Media
Tebal : 300 Halaman
Terbit : November 2014

Indonesia


Sebaris kalimat, sebuah undangan, dan luka pengkhianatan yang belum sembuh. Ada hal-hal yang membuat Natalie memutuskan untuk menerima uluran tangan Kris. Sikap pria itu membuatnya yakin kalau ia sanggup keluar dari bayang-bayang masa lalu.

Seattle

Bagi Kris, obrolan dengan Natalie telah menjelma satu bentuk perasaan baru. Pria itu menagih kesepakatan: sebuah pertemuan kembali. Ketika temu dan harap menyatukan rasa, seorang pria dari masa lalu meluruhkan janji yang telah dibuat Natalie.

Richland

Ada satu celah kosong bernama kehilangan. Benjamin membutuhkan seorang teman, dan Natalie pernah mendiami tempat itu dulu. Ia ingin Natalie hadir untuk sekadar menengok kenangan, namun siapa bisa mengendalikan perasaan? Natalie dan Kris sadar cinta mereka yang masih dini, bisa rapuh karena kenangan itu.

-----------------------------
Jika kamu sudah pernah membaca Roma : Con Amore, kamu pasti mengenal Kris dan Natalie. Kris dan Nathalie bertemu di bandara. Natalie saat itu sedang patah hati akibat perselingkuhan kekasihnya, Gio sehingga Natalie pun akhirnya memajukan jadwal penerbangannya dan mengakhiri liburannya di Roma.

Saat menunggu kedatangan pesawat, Natalie bertemu dengan Kris, seorang pria asal Seattle. Obrolan mereka cukup menyenangkan, padahal mereka baru saling mengenal. Kris menginginkan sebuah pertemuan kembali, akhirnya Kris pun meminjami Natalie buku yang sedang dibacanya itu dan dengan janji Natalie harus mengembalikan sendiri buku itu dengan mengunjungi Kris di Seattle. Awalnya Natalie ragu, tetapi akhirnya Natalie pun setuju.

Setelah perpisahan itu, Kris dan Natalie tetap berhubungan cukup baik, mereka saling berhubungan melalui email dan chatting. Hingga akhirnya Natalie pun menjanjikan suatu tanggal dimana Natalie akan memenuhi undangan Kris untuk berkunjung ke Seattle.

Saat waktu yang dijanjikan tiba, Kris datang menjemput Natalie ke bandara. Sayangnya Kris tak bisa bertemu dengan Natalie, menunggu hingga penumpang terakhir keluar pun tanda-tanda kehadiran Natalie tetap tak ada. Dimana kah sebenarnya Natalie? Apakah Natalie berubah pikiran?

Sejak membaca Roma, aku sudah tertarik sekali ingin mengetahui kisah kelanjutan Kris dan Natalie, dan alhamdulilah Koh Robin pun memuaskan rasa penasaran pembacanya sepertiku yang ingin kisah Kris dan Natalie dibukukan. Dulunya kisah Kris dan Natalie bisa kita nikmatin di blog Koh Robin secara bersambung, dan itu sungguh membuatku penasaran karena waktu postingannya juga tidak jelas tergantung Koh Robin.

Makanya begitu mengetahui Nightfall ini akhirnya terbit, aku tentunya sangat antusias sekali. Aku cukup menikmati kisah Kris dan Natalie, dan aku mungkin salah satu pembaca yang menantikan pertemuan kembali Kris dan Natalie akan berjalan seperti apa. Apalagi membaca obrolan mereka baik di email maupun chatting, cukup menyenangkan sekali.

Tetapi rasanya tidak seru jika pertemuan itu langsung dibuat lancar jaya, ternyata Koh Robin membuat Natalie tiba-tiba saja tidak hadir di hari yang mereka janjikan, malah muncul sosok Benjamin, seseorang dari masa lalu Natalie yang membutuhkan kehadiran Natalie. Natalie yang berada di persimpangan antara bertemu dengan Kris atau menemui Benjamin yang membutuhkannya.

Walau memang pertemuan kembali Kris dan Natalie tidak sedramatis yang kukira, aku membutuhkan sesuatu yang lebih. Ketika bertemu, Kris dan Natalie terkesan kaku, tidak seperti obrolan mereka yang biasanya terasa menyenangkan dan mengalir sekali.

Aku juga suka bagaimana Koh Robin menulis kisah ini, menceritakan kisah ini dari sudut pandang tiap tokoh, membuat aku bisa menyelami pikiran masing-masing. Memang kisah ini sejak awal sudah tertebak, tetapi tetap saja aku menyukai twist yang dihadirkan.

Dari semua karakter yang ada, aku lagi dan lagi tertarik dengan sosok Gabriel, kakak Natalie. Aku dibuat jatuh cinta dengannya. Interaksi keduanya itu berasa sekali, membuatku lagi-lagi ingin Gabriel dibuat kisah tersendiri. 


Overall, kalau kamu ingin membaca sebuah kisah tentang jatuh cinta kembali dan bangkit dari patah hati, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca :)
"Kalau kau mau melangkah, melangkahlah yang jauh sekalian. Karena kalau hanya pergi satu dua langkah jauhnya, besar kemungkinan kau akan kembali ke tempat sebelumnya."

[Blog Tour] Ask Author Daylight - Nightfall : Robin Wijaya



Halo, alhamdulilah Ky's Book Journal mendapat kesempatan untuk menjadi pembuka dari Blog Tour Daylight & Nightfall karya Koh Robin Wijaya.

Sebelumnya, Ky's Book Journal berkesempatan untuk ngobrol seru dengan Koh Robin ney. Yuk disimak:

Halo, Koh Robin. Selamat ya atas terbitnya novel terbarumu, Daylight. Kenalan dunk kepada pembaca Ky's Book Journal, kesibukan sekarang selain menulis apa?
Kesibukan sehari-hari masih ngajar di salah satu sekolah swasta di Tangerang. Kebetulan sekarang aku nggak hanya ngajar kelas SD, tapi juga SMP, jadi agak lebih sibuk dari tahun-tahun sebelumnya.
Selain menulis, Koh Robin tentunya suka membaca dunk. Genre dan penulis favorit siapa?
Sebetulnya aku baca hampir semua genre, kecuali horror. Tapi belakangan mulai suka drama dan romance karena sesuai dengan genre yang aku tulis. Penulis favorit? Nicholas Sparks, Jodi Picoult, Dan Brown, ada beberapa juga penulis lokal seperi Raditya Dika dan Winna Efendi
Biasanya menulis kapan dan apakah ada tempat khusus untuk menulis?
Dulu, nulis bisa kapan aja. Tapi sekarang seringnya kepala agak susah di-switch dari urusan kantor dan rumah. Jadi ngambil waktu khusus. Kalau di rumah biasa nulis pagi-pagi sebelum berangkat kerja. Tapi kadang nulis di luar rumah juga. Kalau jalanan macet, daripada stress, mending melipir dulu ke kedai kopi, sambil nyicil tulisan sedikit-sedikit.
Saat menulis, Koh Robin biasanya membuat outline terlebih dahulu atau biarkan mengalir saja?
Bikin outline, tapi belum bisa sampai spesifik banget sih. Biasanya aku dibantu dengan garis besar cerita secara keseluruhan di setiap chapternya. Untuk tambahan lain-lain seperti karakter, setting, dll, aku punya catatan sendiri di buku. Semacam spider chart gitu.
Nighfall dan Daylight khan memang dibuat dwilogi, apakah sejak awal memang sudah berencana membuat Dwilogi? Inspirasinya darimana sey?
Nggak sama sekali. Bahkan Nightfall bisa dibilang novel yang terbitnya nggak disengaja. Dulu aku nulis Nightfall di blog, cuma buat memenuhi request pembaca aja. Kebetulan Elex Media berminat menerbitkannya jadi buku. Baru deh pas nulis Nightfall, kok jadi suka sama tokoh Gabriel ya? Akhirnya mulai plotting dan kepikiran untuk bikin spin off-nya. Jadi deh Daylight dan Nightfall :)
Ada kendala gak saat menulis Nightfall maupun Daylight? 
Waktu nulis Nightfall kendalanya cuma riset aja. Selebihnya lancar. Kalau Daylight kendalanya adalah...... naskahnya nggak selesai-selesai. Hampir setahun nulisnya karena waktu itu kepala penuh sama pekerjaan di kantor. Sampai akhirnya aku bertekad untuk menyelesaikannya. Hehehehehee
Baik Nightfall maupun Daylight khan ada beberapa tokoh tuh, tokoh mana yang sulit Koh Robin bangun karakternya?
Di Nightfall, paling susah membangun tokoh Benjamin (Ben). Membangun karakter orang yang sakit dan nyaris depresi itu ternyata susah banget. Bagaimana menceritakan kesedihan dan rasa putus asanya bikin aku berkali-kali milih untuk melewatkan bagian ini dan menulis bagian akhir duluan. 
Untuk Daylight sendiri yang pasti tokoh Gabriel sebagai sentral cerita. Mengelola perasaan, cara pikir, dan emosi Gabriel dalam menghadapi berbagai masalah di hidupnya kadang bikin aku linglung sendiri. Ini, real atau surreal?
Apa keistimewaan Nightfall dan Daylight dibandingkan novel Koh Robin lainnya?
Pertama. Ini adalah pertama kalinya aku nulis serial sendiri. Yay! Walaupun cuma dwilogi sih. Tapi tetap aja senang banget. Karena kan selama ini cuma nulis novel lepas. Kedua, Nightfall itu menurut aku novel yang dari segi penulisan paling pas. Waktu aku baca ulang dalam bentuk buku, aku seneng banget. Proporsi antara narasi, deskripsi, dialog, terasa seimbang. Aku juga suka banget hubungan Kris dan Natalie. Suka dialog-dialog mereka. Dan menurutku, novel ini manis. Untuk Daylight, ini novel aku yang risetnya paling detail dalam hal profesi. Mengingat finalisasinya ketika bulan puasa kemarin. Aku berkali-kali berusaha nahan liur dan perut karena membayangkan apa yang Gabriel masak di dapur kompetisi. Dan satu lagi, meski bukan yang pertama, tapi novel ini menyinggung keluarga lebih banyak dari novel-novel aku sebelumnya.
Sekarang khan banyak novel yang terbit, bagaimana strategi Koh Robin mempromosikan novel Koh Robin biar pembaca mau membaca novel ini?
Memastikan kalau aku nggak kehilangan sentuhan tulisanku, karena itu yang jadi trademark dari Robin Wijaya. Kedua, bikin novel ini jadi beda. Dengan menjadikannya dwilogi menurut aku membuat Daylight & Nightfall berbeda dari novel-novel lain yang terbit. Mau nggak mau, orang jadi ingin tahu apa sih isi dari 2 buku ini. Ketiga, menjaga hubungan dengan pembaca. Aku adalah penulis yang berangkat dari nol. Dari nggak punya pembaca sampai akhirnya kenalan dengan pembaca. Menurut aku, sama halnya dengan dunia mengajar, kalau kita punya hubungan yang baik, sedikit-banyak akan berpengaruh pada kehidupan kita, termasuk pada novel yang aku hasilkan.
Pesan apa yang ingin Koh Robin sampaikan melalui Nightfall maupun Daylight?
Nightfall: keberanian untuk memilih antara sesuatu yang hadir sebagai hal baru dalam hidup kita atau bertahan dengan kisah lama.Daylight: ketika kita ingin mendapatkan sesuatu, kita juga harus rela kehilangan sesuatu. Kalau digabung, keduanya punya benang merah yang sama: tentang kehilangan dan memulai lagi.
Pertanyaan terakhir, bocoran dikit dunk Koh Robin saat ini apa sedang menulis buku lagi?Kalau iya, tentang apa ya?
Ada beberapa project yang sedang aku kerjakan. Pertama, aku sedang dalam tahap finalisasi novel yang udah lama banget ditungguin editor (dan ya ampun editornya pasti udah kesal banget). Novel ini pokoknya kamu harus baca. Karena ini proyek yang udah lama banget pengin aku tulis. Masih seputar cinta, tapi kali ini melibatkan lebih banyak tokoh. Kalo boleh bocorin dikit aja, kurang lebih mirip film Love Actually. And, I'm totally in love with this script. Sweet, romantis, menyenangkan, hangat, lucu, campur aduk deh.
Project kedua adalah kisah Adhit dan Tala. Pernah aku pos juga di wattpad, tapi sekarang nggak aku lanjutin karena ada penerbit yang tertarik untuk nerbitin. Plottingnya udah selesai, segera dirampungkan kalau project pertama sudah beres. 
Project ketiga, aku belum dapat penerbitnya, tapi rencananya aku mau nulis tentang sebuah band bernama Summer Glad. Ceritanya lebih remaja, akan mengangkat musik-musik easy listening juga. Aku sih bayanginnya kayak Ten To Five atau Sixpence None the Richer ya. Rencananya novel band ini mau aku jadikan serial lagi (menantang diri). Sudah ada omong-omongan dengan editor, tapi aku belum berani menawarkan karena plotnya belum final. Doakan cepat selesai semua ya. Dan jangan lupa baca Daylight dan Nightfall juga.
Nah, makin penasaran dengan sosok Robin Wijaya khan?
Kamu bisa menghubungi Robin Wijaya melalui:

Twitter : @robinBieWijaya
Website : www.robinwijaya.com 
Senin, 25 Januari 2016

Giveaway Winner : Love Theft #1




Akhirnya, Giveaway Love Theft #1 feat Kak Prisca Primasari diblogku selesai juga. 

Terima kasih kuucapkan kepada Kak Prisca yang sudah memberikan kesempatan kepada Ky's Book Journal untuk mereview sekaligus mengadakan giveaway berhadiah Love Theft #1. Alhamdulilah, hanya 6 hari penyelenggaraan Giveaway, antusiasme peserta dan pembaca Ky's Book Journal sungguh besar, tercatat diikuti oleh 45 peserta dengan total viewers sebanyak 971 pengunjung.

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua, sekarang saatnya memilih 1 pemenang yang beruntung mendapatkan Love Theft #1.

Dan pemenang yang beruntung adalah .......

Kitty / @womomfey

Jawaban:

Definitely kecoa! Tapi bukan kecoa biasa loh ya! Kecoa madagaskar yang bisa punya ukuran tubuh cukup besar!!

Kebetulan adikku memelihara cukup banyak kecoa madagaskar di rumah, dari yang masih kecil sampai yang besar sekali ukurannya! Awalnya sih aku cukup jijik karena aku juga benci banget sama kecoa bersayap yang bisa terbang! Ternyata kecoa madagaskar ini tidak bersayap (gak bisa terbang) dan corak tubuhnya bergaris-garis, sedikit lebih unyu deh dari kecoa pada umumnya.

Ukuran tubuhnya yang pipih membuat kecoa madagaskar ini mampu masuk ke setiap celah yang ada! Tubuhnya yang kecil juga membuatnya mudah dibawa kemana-mana. Usia hidupnya juga cukup panjang dan gak gampang mati. Selain itu kecoa madagaskar ini termasuk mampu bertahan hidup dalam segala situasi (asal jangan dibakar ya… T__T)

Nah! Cocok banget kan buat dijadikan hewan pengalih perhatian jika aku jadi Liquor atau Night.

Selamat buat pemenang, silahkan email data dirimu berupa alamat lengkap dan nomor hp yang bisa dihubungin via email kikyavis@gmail.com ya :)

[Blog Tour] Garden Magic ------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Garden Magic
Penulis : Mita Miranti
Penerbit : Grasindo
Tebal : 202 Halaman
Terbit : Desember 2015

"Cinta itu seperti tanaman, dia hidup karena dipelihara."


Menjadi yatim piatu sungguh tak pernah terbayangkan oleh Iris. Dia juga tak mengira akan bertemu dengan pria menyebalkan, yang membuat hidupnya semakin sulit. Siapa sebenarnya pria itu? Oh, dan berapa banyak sketsa taman yang harus dia buat untuk melupakan masa lalunya? Seandainya cinta dapat menemukan jalannya sendiri, dia ingin meloloskan diri dari pedihnya rasa dikhianati. Dia ingin merasakan kembali indahnya bahagia, seindah bunga kana yang begitu dicintai ibunya.

-----------------------


"Dunia itu sebenarnya luas, Nak. Tetapi terkadang manusia yang membuatnya sempit." 
"Karena mungkin banyak orang ingin kembali ke masa lalu dan membuat segalanya bisa terhubung lagi."
Sejak membaca Bitter Winner, aku sudah menyukai gaya menulis Kak Mita, sehingga saat novel ini akan terbit aku antusias sekali. Kali ini Kak Mita mencoba mengangkat kisah kehidupan Iris, seorang ahli taman. Iris yang seorang yatim piatu, sepeninggal orang tuanya tidak berpangku tangan bahkan bermuram durja. Iris tetap optimis dengan hidupnya, berbekal warisan rumah kaca warisan ayahnya yang seorang peneliti, Iris pun pengusaha pembuatan taman yang dinamakannya "Arum Dalu".

Iris hidup bersama asisten rumah tangganya yang sudah mengabdi sekian lama dan Morries, seekor anjing Siberian Husky. Suatu hari Iris mendapatkan orderan pembuatan taman di rumah Bu Astari. Bu Astari ingin membuat taman yang tidak hanya menarik tetapi juga bisa membuat kenyamanan bagi pemilik rumah, dan ternyata Bu Astari sangat puas dengan hasil pekerjaan Iris dan Arum Dalu.

Bu Astari pun akhirnya membuat orderan pembuatan taman di rumah anaknya, Wira. Bu Astari hanya memiliki 2 orang anak, Wira dan Anggi. Namun, Anggi telah meninggal akibat kecelakaan yang menewaskannya. Kematian Anggi, membuat Bu Astari ingin lebih dekat dengan Wira. Dengan sedikit paksaan Bu Astari, Wira pun akhirnya pulang ke Indonesia setelah sekian lama tinggal di luar negeri. Sayangnya Wira lebih memilih tinggal dirumah barunya daripada dirumah Bu Astari.

Ide pembuatan taman rumah Wira, ternyata tidak bersambut terlalu baik bagi Wira. Sejak awal Wira sama sekali tidak antusias, Wira menyerahkan semuanya kepada Bu Astari. Anehnya Wira bersikap dingin bahkan ketus terhadap Iris, membuat Iris sungguh tidak nyaman. Ternyata ada alasan tersendiri mengenai sikap Wira tersebut, alasan yang melibatkan Iris didalamnya. Apa yang sesungguhnya terjadi?

Membaca novel ini sungguh menarik sekali, aku suka sekali bagaimana Kak Mita mengenalkanku kepada Iris dan kehidupannya. Aku suka dengan ide tentang pecinta tanaman dan binatang yang coba digali oleh Kak Mita, membuatku penasaran sekali. Namun, porsi tentang tanaman memang tidak sebanyak binatang, tetapi tetap saja menjadi warna tersendiri dalam novel ini.

Aku jatuh cinta dengan Iris. Kehidupannya yang tentunya tidak mudah, menjadi yatim piatu tidak membuatnya terpuruk. Iris mampu bangkit dan malah membesarkan rumah kaca warisan orangtuanya dengan sangat baik, bahkan membangun bisnis tamannya sendiri yang sudah mulai berkembang. 

Iris digambarkan sebagai wanita mandiri dan tangguh, dipertemukan dengan sosok Wira yang dingin dan cenderung misterius. Aku suka interaksi Wira dan Iris, perlahan-lahan chemistrynya terbangun, apalagi saat Wira sakit berasa sekali kepedulian Iris. Selain Iris dan Wira, aku juga jatuh cinta dengan sosok Bram, seorang dokter hewan yang jatuh hati terhadap Iris. Bram yang sangat mencintai binatang, dan ikut dalam usaha penyelamatan binatang, khususnya anjing yang membuat dirinya menjadi dekat dengan Iris.

Sejak awal, aku jujur tak menyangka kisah ini akan dibawa kesana. Ternyata puzzle-puzzle yang bertebaran yang sempat membuatku bingung itu ada kaitannya dan menjalin kisah ini menjadi twist-twist yang cukup menarik. Aku awalnya berpikir ini hanya menjadi kisah cinta biasa, ternyata ada unsur masa lalu yang membuat konflik dalam novel ini, dipadukan dengan kisah tanaman dan bintang, wah seru sekali.

Andai Kak Mita lebih mengeksplor kisah mengenai tanaman dan seluk beluk dunia Iris yang seorang ahli taman ini pasti menjadikan novel ini lebih menarik lagi. Overall, novel yang sungguh menghangatkan hati sekali.
"Cinta itu seperti tanaman, dia hidup karena dipelihara."
------------------GIVEAWAY TIME------------------- 


Ada 1 (satu) eks Garden Magic gratis ney untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok: 

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati @mitamiranti_ dan @grasindo_id . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #GardenMagic 

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), G+ atau email 

4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 

Jika kamu punya kemampuan untuk menyelamatkan binatang, binatang apa yang ingin kamu selamatkan. Mengapa?

6. Giveaway ini hanya berlangsung selama 7 hari saja, dimulai sejak hari ini sampai tanggal 31 Januari 2016 Pkl.23.59. Pengumuman paling lambat 2hari setelah GA berakhir. 

7. Ayo komen yang paling menarik ya, siapa tahu kamu yang beruntung!!!!


*UPDATE*

Saatnya memilih 1 pemenang yang beruntung, dan dia adalah:

Fitra Aulianty / @fira_yoopies

Selamat buat pemenang, silahkan email data dirimu berupa alamat lengkap dan no.hp yang bisa dihubungi ke email kikyavis@gmail.com ya 
Minggu, 24 Januari 2016

[Blog Tour] Giveaway Tiger On My Bed


Kamu sudah membaca postingan Ask Author dan Review Tiger On My Bed? Makin penasaran khan?

Sekarang, aku punya 1 (satu) eksemplar Tiger On My Bed untuk dibagikan bagi kamu yang beruntung loh persembahan Penerbit Twigora dan Abang Christian.

Caranya mudah kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2. Follow akun twitter @RizkyMirgawati @09061983 @TWIGORA. Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #TIGERONMYBED

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), Google + atau email

4. Tinggalkan komentar di postingan sebelumnya, Ask Author dan Review (optional)

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu.

Menurutmu, profesi apa yang cocok untuk Tal selain Jewelry Appraisal? Mengapa?

6. Giveaway ini akan berlangsung selama 7 hari, dimulai hari ini dan akan berakhir tanggal 30 Januari 2016 Pukul 23.59. Pengumuman pemenang paling lambat 2 hari setelah ditutup.

7. Ayo jawab yang paling menarik ya, karena jawaban paling menarik yang akan terpilih untuk mendapatkan 1 eks TIGER ON MY BED gratis.

Selamat menjawab.....

Oiya, kalian juga masih bisa mengikuti Giveaway di blog lainnya ya dan raih kesempatan lebih besar tentunya untuk mendapatkan "MEET LAME":
22 Januari
Martina Sugondo http://glasses-and-tea.blogspot.co.id

23 Januari
April Silalahi http://duniakecilprili.blogspot.co.id/ 


24 Januari
Rizky Mirgawati (You Are Here)

25 Januari
Eva Sri Rahayu https://tamanbermaindropdeadfred.wordpress.com/

26 Januari
Sri Sulistyowati http://www.kubikelromance.com/

27 Januari
Aya Murning https://murniaya.wordpress.com

28 Januari
Rany Dwi Tanti http://mizukeume.blogspot.co.id/

29 Januari
Frida Kurniawati http://kimfricung.blogspot.co.id

30 Januari
Oktabri Erwandra https://setopleskata.wordpress.com/

31 Januari
Asri Rahayu MS http://peekthebook.blogspot.co.id/

1 Februari
Luckty Giyan Sukarno https://luckty.wordpress.com/

2 Februari
Shen Meileng http://thecutegeek.blogspot.co.id

3 Februari
Anastasia Cynthia Tanawi https://janebookienary.wordpress.com/

4 Februari 

[Blog Tour] Book Review : Tiger On My Bed




Judul Buku : TIGER ON MY BED (#VIMANASINGLES book 1) 

Pengarang : CHRISTIAN SIMAMORA 

Harga Jual : Rp 88.800 
Bulan/Tahun Terbit : DESEMBER 2015 
Panjang x Lebar : 13 x 19 cm 
Jumlah Halaman : 408 hlm 
Genre : Contemporary Romance 
Kategori : Novel Dewasa

“UNTUK MENARIK PERHATIAN LAWAN JENISNYA,
HARIMAU BETINA BISA MERAUNG SAMPAI 69 KALI SELAMA 15 MENIT.”

Jai harus mengakui, Talita Koum Vimana membuatnya sangat penasaran. Dia duduk di pangkuan Jai, membuai dengan suara tawanya, dan bahkan tanpa ragu mengkritik kemampuannya merayu lawan jenis. Hebatnya lagi, semuanya terjadi bahkan sebelum Jai resmi berkenalan dengan Tal.

“SELAYAKNYA TARIAN, 
HARIMAU JANTAN DAN BETINA MELAKUKAN KONTAK FISIK SATU SAMA LAIN, DISERTAI SUARA RAUNGAN DAN GERAMAN.”

Jujur saja, alasan utama Tal mendekati Jai justru karena dia sama sekali bukan tipe idealnya. Dia dipilih karena alasan shallow: indah dilihat mata, asyik buat diajak make out. 
Jenis yang bisa dengan gampang ditinggalkan tanpa harus merasa bersalah.

“TAHUKAH KAMU, SETELAH PROSES KAWIN SELESAI,
HARIMAU JANTAN SELALU MENINGGALKAN BETINANYA?”

Tiger arrangement, begitu keduanya menyebut hubungan mereka. 
Dan ketika salah satu pihak terpikir untuk berhenti, pihak lain tak boleh merasa keberatan.
Jai dan Tal menikmati sekali hubungan kasual ini. Tak ada tanggung jawab, tak ada penyesalan... sampai salah satu dari mereka jatuh cinta.

Selamat jatuh cinta,
CHRISTIAN SIMAMORA



-------------------------

"Sebelum benar-benar patah hati, kau tak akan pernah menyadari seperti apa kau ingin dicintai."
Setelah JBoyFriend series, Abang Christian hadir kembali dengan seri terbarunya Vimana Singles. Buku pertama seri ini mengangkat kisah Talita Koum Vimana, yang biasa dipanggil Tal. Tal yang sedang patah hati karena dikhianati oleh tunangannya sedang berusaha untuk move-on. Atas usul sahabatnya Yana dan Fika, untuk bisa move-on Tal butuh seorang rebound. Awalnya Tal keberatan mencari rebound dan menyangkal kalau dia masih menyimpan perasaan terhadap Rizal, mantan tunangannya. Namun, akhirnya Tal pun tertantang dan ingin membuktikan bahwa dirinya sudah tidak memikirkan Rizal lagi.

Dan akhirnya dipilihlah sosok Jai, Tal melihat Jai sedang membutuhkan pertolongan saat didekati oleh seorang wanita di sebuah pesta. Tal secara impulsif, langsung saja berpura-pura sebagai pacar Jai dengan langsung duduk dipangkuan Jai, padahal mereka sama sekali tidak saling mengenal.

Alasan Tal memilih Jai tidak lain tidak bukan, karena Jai bukanlah pria ideal yang sering dikencaninya. Jai bisa menjadi rebound untuknya, Jai memang memiliki penampilan dan wajah yang keren, dan rasanya asyik buat diajak One Night Stand. Jai memenuhi syarat itu, tetapi ternyata Tal salah....

Pada pertemuan pertama, Tal dan Jai, memang berakhir tidak seperti yang direncanakan. Tal malah memilih langsung pulang, tanpa melaksanakan niatnya. Tetapi akhirnya Tal pun tergoda menghubungi Jai kembali karena ciuman Jai yang sulit untuk dilupakan. tal pun terang-terangan menawarkan untuk menjalani hubungan One Night Stand, sayangnya Jai menolak....
"Forget about Mr. Right, go for the tiger. He can see you better, hear you better, and eat you better."
Tal dan Jai memang akhirnya sepakat untuk menjalani sebuah hubungan yang mereka sebut sebagai Tiger Arrangement. Mereka dekat hanya sebatas hubungan fisik saja, tidak akan ada perasaan yang lebih dari itu. Ketika nanti salah satu dari mereka ingin berhenti atau berpisah, tidak akan ada keberatan di pihak lainnya. Namun, semakin dekat hubungan mereka, timbul kenyamanan dan kebutuhan lainnya, kebutuhan untuk memiliki. Dan ini pun semakin tidak terkendali ketika salah satu dari mereka jatuh cinta, bagaimana akhir kisah Tal dan Jai?
"Terkadang alasan kita hadir dalam hidup seseorang bukan untuk mengharapkan cintanya, melainkan untuk memperlihatkan betapa berharganya dia untuk dicintai."
Aku sangat menikmati membaca Tiger On My Bed ini, cukup beberapa jam saja aku sudah bisa menyelesaikannya. Dari segi cerita, novel ini memang mainstream, tentang move on dan komitmen. Namun, di tangan Abang Christian novel ini punya sesuatu yang berbeda.

Jika kamu sudah pernah membaca karya Abang Christian, pasti tahu bahwa novelnya terkenal dengan bertaburnya pria tampan dan wanita cantik dengan kehidupan yang hedon, merek-mereka terkenal yang bertaburan hingga adegan-adegan dewasanya yang "hot". Dalam novel ini pun, kamu masih akan menemukan hal-hal itu, tetapi aku merasakan semuanya terasa pas, tidak ada yang berlebihan seperti di novel-novel sebelumnya.

Lagi dan lagi, Abang Christian menghadirkan sosok tampan yang memikat seperti Jai. Walau inisial namanya tetap "J", tetapi novel ini bukan JBoyFriend loh. Jai dan Tal ini pasangan yang cocok sekali dipasangkan, interaksi keduanya mengalir dan chemistrynya dibangun secara perlahan-lahan. Aku suka interaksi keduanya yang manis dan kadang-kadang membuatku tersenyum-senyum sendiri. Aku suka sekali adegan di restoran yang Jai dan Tai saling cemburu dan malah saling kirim-kiriman makanan plus catatan itu lucu banget dey. Aku suka cara Jai memperlakukan Tal, Tal beruntung sekali bertemu pria seperti Jai yang memperlakukannya begitu mesra dan hangat. Padahal mereka hanya menjalani Tiger Arrangement, tetapi Jai memperlakukan Tal layaknya kekasihnya saja.

Isu Tiger Arrangement sendiri jujur baru kuketahui loh dari buku Abang Christian ini, jadi makin penasaran tentang buku-buku selanjutnya kira-kira membahas tentang hewan apa ya...

Berbicara soal profesi, profesi Tal ini unik sekali loh. Aku malah baru tahu ada profesi Jewelry Appraisal, profesi yang amat sangat jarang sekali diambil oleh penulis lainnya. Profesi Tal ini benar-benar detail sekali loh, salut banget buat Abang Christian yang sudah melakukan riset terhadapnya, membuatku bisa memahami dengan jelas seperti apa profesi Tal ini. Sayangnya untuk Jai, Abang Christian tidak terlalu mengeksplor soal desainer interiornya. Mungkin fokus Abang ke Tal kali ya.^^

Memang novel ini memfokuskan perkembangan hubungan Tal dan Jai saja, tetapi novel ini cukup menghibur dengan hadirnya sahabat-sahabat Tal, Yana dan Fika. Terasa sekali persahabatan Tal dengan keduanya. Aku suka sekali dengan pembawaan Yana, ya ampun Yana ini ceplas ceplos banget kadang-kadang cenderung nyebelin, tapi aku bisa merasakan Yana ini sangat peduli sekali terhadap Tal, membuat persahabatan mereka terasa hangat sekali....

Overall, Tiger On My Bed ini membuka seri Vimana Singles ini dengan sangat baik, membuatku sekali lagi jatuh cinta dengan karya Abang Christian dan menjadikan novel ini salah satu favoritku. Rasanya tidak sabar menanti buku Vimana Singles berikutnya. Kalau kamu mencari novel contemporary romance dewasa, aku rekomendasikan buku ini untukmu ya :)
"Komitmen adalah hadiah terbaik yang bisa diberikan oleh cinta." 
Seperti biasa, Blog Tour Abang Christian Simamora dan Penerbit Twigora, pasti punya challenge tersendiri buat host Blog Tournya, dan challenge kali ini adalah meniru gaya Madonna di cover album terbarunya, Rebel Heart.


Dan, ini dia interpretasiku:






Makin penasaran? Tunggu Giveaway Tiger On My Bed di postingan selanjutnya ya....

[Blog Tour] Ask Author Tiger On My Bed : Christian Simamora





WELCOME TO TIGER ON MY BED BLOG TOUR

Alhamdulilah, ini kesempatan ke-3 Ky's Book Journal bekerjasama dengan Abang Christian Simamora dan Penerbit Twigora menjadi salah satu host Blog Tournya. Jika sebelumnya, Ky's Book Journal dipercaya sebagai host Blog Tour Marry Now, Sorry Later dan Blog Tour Meet Lame. Kali ini, Ky's Book Journal dipercaya sebagai salah 1 host Blog Tour "TIGER ON MY BED." 


Buat kamu penyuka novel romance, rasanya nama Christian Simamora mungkin sudah tidak asing lagi. Sudah banyak judul yang dia tulis dan salah satunya yang terkenal adalah JBoyFriendSeries. Kali ini, Christian Simamora hadir kembali dengan seri terbarunya, Vimana Singles yang menceritakan mengenai kisah-kisah sosialita.


Kalau ada kata pepatah, tak kenal maka tak sayang, maka sekarang aku ingin kalian berkenalan dengan sosok Christian Simamora: 

CHRISTIAN SIMAMORA 

Penulis berzodiak Gemini, kelahiran 9 Juni 1983. Book hoarder yang menyukai animal print. Kalau tidak sedang menulis, dia menghabiskan waktu senggang dengan membaca, browsing, atau menonton serial televisi kesukaan. 

Sejak tahun 2006, memutuskan untuk menekuni genre romance untuk pembaca dewasa. Seri #jboyfriend yang sudah terbit: Pillow Talk (Jo), Good Fight (Jet), With You (Jere), All You Can Eat (Jandro), Guilty Pleasure (Julien), Come On Over (Jermaine), As Seen On TV (Javi), dan Marry Now, Sorry Later (Jao). 

Tahun ini, dia merilis seri kedua yang diberi nama #vimanasingles. 

Meet Lame (Janiel dan Daniel) dan Tiger on My Bed (Talita Koum Vimana) adalah novelnya yang kelima belas dan keenam belas.


Fanpage (Facebook): www.facebook.com/ChristianSimamoraAuthor 



Twitter: @09061983 


E-mail: ino_innocent@yahoo.com 


Twitter: @09061983

E-mail: ino_innocent@yahoo.com

Nah, dalam rangka Blog Tour "Tiger On My Bed", Ky's Book Journal berkesempatan mengajukan 5 pertanyaan khusus untuk Abang Christian Simamora: 

Penulis khan sekarang makin banyak tuh, apakah Abang punya strategi khusus dalam mempromosikan buku-buku Abang agar tetap banyak yang membaca karya Abang? 
Abang hanya mengoptimalkan penggunaan social media dan produktif menulis Kedengarannya sederhana, tapi keduanya sama-sama membutuhkan energi besar. 
Selama ini Abang terkenal dengan novel romance, jika suatu hari Abang ditantang untuk menulis dengan genre lain, genre apa yang akan Abang pilih? Mengapa? 
Kalau tertantang, Abang bisa berandai-andai sepuasnya kan ya? ;) Suspense atau thriller kayaknya lucu deh. Terlepas dari fakta kalau Abang merasa belum mampu melakukannya ya #jujuramatyak, kedua genre itu adalah kecenderungan yang akan dipilih oleh penulis prolific. Sandra Brown, misalnya.

Selain menulis, Abang khan juga seorang editor. Buat Abang Christian sendiri, seberapa penting sey peran seorang editor dalam karya-karya Abang? 

Editor ibarat seorang make-up artist. Tulisanmu bisa jadi sudah baik dan plotnya terjalin rapi, tapi editor yang baik selalu bisa menemukan cara untuk membuatnya terasa 'lebih'. 
Editor yang baik nggak berusaha mengoperasi wajah asli tulisan, tapi justru menonjolkan kekuatan dan menyamarkan kelemahan tulisan. Editor yang baik menemukan angle atau sisi lebih yang bisa jadi si penulis tak menyadari, dan memastikan bagian itu terlihat jelas oleh pembaca kelak. 
Makanya, meskipun orang bilang editor adalah pekerjaan di belakang layar, elemen artistik dalam pekerjaan mereka tanpa disadari juga terlihat di karya final. Nggak sedikit penulis menyadari ini dan sering mengajukan keberatan kalau editornya diganti
Tiger on My Bed khan membahas masalah "komitmen". Menurut Abang sendiri apa sey arti komitmen dan seberapa penting dalam suatu hubungan?
Berdasarkan entry kamus, komitmen bersinonim dengan tanggung jawab. Kenyataannya juga begitu kan? Makanya, sering sekali kita mendengar orang-orang bilang kalau komitmen adalah aksi, bukan sekadar janji. 
Dan di dalam hubungan percintaan, komitmen bukan seberapa banyak kau mencintai seseorang, melainkan selama apa kau mempertahankan cinta itu. Bagaimana caramu melakukannya tergantung cara pandangmu sendiri terhadap komitmen. It's really up to you.
Saat menulis, Abang biasanya membuat outline/kerangka terlebih dahulu atau langsung menulis saja dan biarkan mengalir begitu saja?
Abang sudah pernah menulis dengan dan tanpa outline. Terbukti outline membantu sekali. Rasanya seperti membuat komitmen terhadap naskah yang sedang kamu tulis.
Nah, itu interview singkatku dengan Abang Christian Simamora, selanjutnya akan ada Review Tiger On My Bed dan tentunya Giveaway, stay tune yaaaaa!!!!!
Selasa, 19 Januari 2016

[Book Review] Eksistensi Rasa

Judul Buku : Eksistensi Rasa
Penulis : Farah Hidayati
Penerbit : GPU
Tebal : 248 Halaman
Terbit : November 2015
Awal semester baru ini, ada yang berubah pada konstelasi pertemanan Rindu di kampus. Sahabat Rindu, Devin Jelaga Osman alias Djo, sepertinya menyimpan rahasia. Djo bahkan sempat menghilang selama empat hari tanpa memberitahukan alasannya kepada siapa pun, termasuk kepada Rindu. Dan belakangan ini, Djo sering berkeliaran di lantai tiga kampus. Ada yang membuat jantungnya berdebar di sana. Seseorang yang tidak benar-benar ia kenal. Tapi satu hal yang belum Djo ketahui, orang itu memiliki kunci dari pertanyaan penting dalam hidupnya: Siapa sebenarnya gue?


-----------------------

Setelah membaca Konstelasi Rindu, aku jatuh cinta dengan tulisan Kak Farah. Eksistensi Rasa ini akan memuaskan kerinduan pembaca yang kangen dengan kisah Rindu dan teman-temannya. Jika di Konstelasi Rindu, kita akan berkenalan dengan sosok Rindu, kehidupan barunya sebagai mahasiswi arsitektur yang tidak mudah, hubungannya dengan Langit serta persahabatan Rindu-Bening-Djo.

Di Eksistensi Rasa, sebagai pembaca kita akan diajak berkenalan dengan sosok Djo, sahabat Rindu yang sedang bingung dengan eksistensi dirinya, banyak pertanyaan dalam diri Djo yang sedang mencari jawabannya, mengenai asal usulnya serta orang tua biologis yang tak pernah dikenalnya.

Selama ini, Djo hanya tahu bahwa dia adalah anak angkat dari keluarga Osman. Seharusnya Djo bahagia karena dia sangat disayangi oleh keluarga Osman, tidak ada perbedaan walau Djo bukanlah anak kandung keluarga Osman, semua kebutuhannya selalu terpenuhi. Namun, tetap saja masih ada yang mengganjal dalam diri Djo. Djo tahu bahwa ibunya telah meninggal, tetapi dia tidak pernah tahu mengenai ayah kandungnya.
Hari ini Djo menyadari, sejarah biologis tidak begitu penting kalau kau tidak memiliki ikatan emosional dengannya. 
Hingga akhirnya takdir mengantarkan Djo menemukan jawaban dari semua pertanyaannya selama ini. Dan ternyata ini semua berkat ide Djo yang menawarkan Rindu untuk menjadi asisten Pak Musa, seorang dosen. Walaupun Pak Musa sudah mempunyai Ezra, tetapi Pak Musa tetap butuh asisten lainnya karena ternyata Ezra punya rencana lainnya...

Rindu yang butuh pekerjaan sampingan pun akhirnya melamar sebagai asisten Pak Musa, tetapi Rindu tak serta merta langsung diterima, Ezra punya standar khusus untuk menyeleksi asisten Pak Musa. Untungnya Rindu berhasil mendapatkan kesempatan itu. 

Ezra sendiri ternyata bukan orang lain dalam kehidupan Djo. Ternyata Ezra lah pria yang membuat debaran di hati Djo kian kencang, apalagi Djo dan Ezra sama-sama bertugas sebagai asisten dosen. Sejak awal Djo sudah menyadari bahwa dia berbeda, perasaan yang dirasakannya terhadap Ezra nyata, dan itu tidak bisa dirasakannya terhadap wanita mana pun, termasuk Rindu. 

Walau Eksistensi Rasa ini akan lebih banyak berisi mengenai kisah Djo, tetapi Rindu tetap punya peranan penting, karena semua proses Djo menemukan pertanyaan-pertanyaan itu selalu ada Rindu. Aku bisa merasakan persahabatan yang indah sekali antara Djo dan Rindu. Persahabatan yang saling mendukung, hingga ketika akhirnya Djo pun memutuskan untuk transfer kuliah ke Cornell University dan meninggalkan Rindu.

Aku bisa mengerti kenapa Rindu kecewa sekali. Bagaimana pun tidak mudah kehilangan orang-orang yang sangat disayangi, dimulai dari ibunya yang meninggal dunia, Langit kekasihnya yang memilih kuliah di luar negeri dan akhirnya menjalin hubungan jarak jauh dengan Rindu hingga Bening, sahabat Rindu lainnya yang akhirnya memilih untuk pindah kuliah. Tinggal Djo, satu-satunya sahabat yang dipercaya Rindu. Dan ternyata Djo pun akan pergi, tentunya sakit sekali. 

Djo pun akhirnya memilih untuk merahasiakan rencana kepindahannya itu dan memutuskan untuk mencari waktu yang tepat. Sayangnya, sebelum waktu tepat itu datang, Rindu akhirnya tahu...
"Maaf nggak datang tadi, Djo. Aku kadang memang kekanak-kanakan ya? Kamu tahu... it's just hard to be the one who's always left behind." 
"Never sorry for being you. Itu yang gue suka dari lo, Rindu Vanilla. Dan maafin gue juga ya. Lo tahu gue nggak pergi karena pengin ninggalin lo. Gue pergi karena ini sesuatu yang harus gue jalani. I need to go. For the better of me."
Djo pada akhirnya akan menemukan jawaban demi jawaban dari semua pertanyaan dalam hidupnya. Namun, sebagai pembaca masih akan ada beberapa pertanyaan yang "menggantung" yang belum terjawab dalam novel ini, seperti hubungan baru Rindu setelah putus dari Langit dan Djo pergi dan kehidupan Djo yang baru. Apalagi setelah mengintip sedikit sneak peak di belakang novel ini, malah makin membuat penasaran sekali.

Novel ini sukses diramu penulis dengan baik, YA yang menarik sekali untuk dibaca. Walau novel ini juga mengangkat isu LGBT, penulis cukup sukses mengeksekusi ceritanya hingga membuatku lebih memahami orang-orang seperti mereka.^^ Semoga tidak harus menunggu lama lagi buku ke-3nya ya, Kak Farah :)

[Wrap Up Post] New Author Reading Challenge 2015


Ini tahun ke-2 mengikuti NARC, aku senang sekali mengikuti RC yang dihost oleh Mba Ren ini, karena mengikuti RC ini aku jadi banyak menemukan penulis baru yang ternyata karyanya menyenangkan dan jadi ingin membaca karya lainnya.

Berikut list buku yang kubaca:

Januari:
1. The Food of Love - Anthony Capella
2. The Proposition (The Proposition #1) - Katie Ashley
3. To Taste Temptation ( Legend of the Four Soldiers #1) - Elizabeth Hoyt
4. Damn, Lebih Indah dari Cinta - Sari Narulita
5. Bingkai Memori - Petronela Putri
6. Pasangan Labil - Paramita Swasti Buwana
7. Everlasting - Ayu Gabriel

Februari:
8. Miraculin - Didi Almeyda
9. Dua Masa di Mata Fe - Dyah Prameswarie
10. The Heritage - Ghyna Amanda Putri
11. Eiffel, Tolong! - Clio Freya
12. Picture Perfect - Pradnya Paramitha
13. Riana: I'm the Other Woman - Fifi Mardhi
14. Sirius Secret - Dita Safitri
15. Akar Hati - Rosa Amanda Salim
16. Finally You - Dian Mariani
17. The Hearts Buffet - Tita Rosianti
18. Tiga Cara Mencinta - Irene Dyah Respati
19. Yozakura - Primadonna Angela
20. Perfect Wedding - Putu Felisia, Catz Link Tristan, Astrid Nurhasanah
21. Romansick - Emilya Kusnaidi
22. Almost 10 Years Ago - Trini

Maret:
23. Maharesa - Maureen Theodora
24. Love You Till I Die - Teresa Bertha
25. A Week Long Journey - Altami N.D
26. Februari : Ecstacy - Devania Annesya, Ari Keling, Ayu Welirang
27. A Beautiful Mess - Rosi L Simamora
28. Eleanor - Arumi E
29. Finding You - Yudith Fabiola
30. Pre Wedding in Chaos - Elsa Puspita
31. Ally : All These Lives - Arleen A
32. A Painting of Pains - Hanna Natasha

April:
33. The Wind Leading to Love - Yuki Ibuki
34. Bastian dan Jamur Ajaib - Ratih Kumala
35. Lara - Sybill Affiat
36. Haru no Sora - Laili Muttamimah
37. Sylvia's Letters - Miranda Malonka
38. Pay It Forward - Emma Grace
39. Bad Boys - Nathalia Theodora
40. Remedy - Biondy Alfian
41. Not A Perfect Wedding - Asri Tahir
42. Misteri Buku Harian Johanna - Aulia Hazuki

Mei:
43. Glamo Girls - Ragil Kuning, dkk
44. Endless Love - Wu Xia Yue
45. Intertwine - F.L.O.C.K
46. Wedding Rush - Jenny Thalia Faurine
48. Istana di Atas Pasir - Bey Tobing
49. Between Shades of Gray - Ruta Sepetys

Juni:
50. New York After Rain - Vita Safitri
51. My Fiancee is A Secret Agent - Mayya Adnan
52. (S)he is My Girl - Chyntia Yanetha
53. Haute Heart - Regina Alexandra
54. Singapore Begins - Agata Barbara
55. Rust in Pieces - Nel Falisha
56. Stay with Me Tonight - Sofi Meloni
57. All You Need is Love - Fakhrisina Amalia
58. Bitter Winner - Mita Miranti
59. Dosa Terindah - Monica Petra
60. Summit - Peringga Ancala
61. 3 Women & A Guy - Ana Westy
62. Reva's Tale - Ruby Astari

Juli
63. Above The Stars - D. Wijaya
66. Dangerous Love - Christina Tirta 
67. Di Bawah Langit yang Sama - Helga Rif
68. Gerimis Bumi - Catz Link Tristan

Agustus
70. 3 - Alicia Lidwina
71. Jake & Melly - Anna Anderson
73. Lelaki Tua dan Laut - Ernest Hemingway
74. Beautiful Bastard - Christina Lauren
75. Ocean Breeze - Cepi R. Dini
76. Menari di Atas Awan - Maria A Sardjono
77. I Got Switched - RisTee
78. Love Fate - Sari Agustia
79. Perfection - Farrahnanda
80. Zero Class - Pricillia A.W
81. Brink of Senses - Mertha Sanjaya

September
83. All I (N)ever Wanted - Maida Ivana

Oktober
89. Somewhere Only We Know - Alexander Thian
90. Morning Breeze - Viera Fitani

November
93. Girls in The Dark - Akiyoshi Rikako

Desember
100. Konstelasi Rindu - Farah Hidayati
107. How To Fall In Love - Cecilia Ahern

Kategori Tambahan:


What's In a Name
1. Miraculin - Didi Almeyda
2. Dua Masa di Mata Fe - Dyah Prameswarie
3. Sirius Secret - Dita Safitri
4. Maharesa - Maureen Theodora
5. Eleanor - Arumi E
6. Bastian dan Jamur Ajaib - Ratih Kumala
7. Lara - Sybill Affiat
8. Sylvia's Letters - Miranda Malonka
9. Haru no Sora - Laili Muttamimah
10.Reva's Tale - Ruby Astari
11. Gerimis Bumi - Catz Link Tristan
12. Jake & Melly - Anna Anderson
14. Konstelasi Rindu - Farah Hidayati

Genre 101

1) Asian Lit
- The Wind Leading to Love - Yuki Ibuki 
- Endless Love - Wu Xia Yue

2) Humor
- Pasangan Labil - Paramita Swasti Buwana

3) Mystery
- Misteri Buku Harian Johanna - Aulia Hazuki

4) Thriller
- Februari : Ecstacy - Devania Annesya, Ari Keling, Ayu Welirang
- Girls in The Dark - Akiyoshi Rikako

5) Travel
- A Week Long Journey - Altami N.D

6) Fantasy

7) Young Adult
- Remedy - Biondy Alfian 
- Summit - Peringga Ancala

8) Erotica
- The Food of Love - Anthony Capella 

9) History
- Between Shades of Gray - Ruta Sepetys 

10) Horror

11) LGBT
Above The Stars - D. Wijaya

12) Chicklit
- How To Fall In Love - Cecilia Ahern

Girl Power!
1. Damn, Lebih Indah dari Cinta - Sari Narulita
2. Riana: I'm the Other Woman - Fifi Mardhi
3. Tiga Cara Mencinta - Irene Dyah Respati
4. Yozakura - Primadonna Angela
5. Perfect Wedding - Putu Felisia, Catz Link Tristan, Astrid Nurhasanah
6. A Beautiful Mess - Rosi L Simamora
7. Intertwine - F.L.O.C.K
9. 3 Women & A Guy - Ana Westy
10. I Got Switched - RisTee
11. Zero Class - Pricillia A.W

E Book Lover!
1. Akar Hati - Rosa Amanda Salim
2. The Heritage - Ghyna Amanda Putri
3. Romansick - Emilya Kusnaidi
4. Finding You - Yudith Fabiola
5. Pre Wedding in Chaos - Elsa Puspita
7. Pay It Forward - Emma Grace
8. Haute Heart - Regina Alexandra
9. Stay with Me Tonight - Sofi Meloni
10.All You Need is Love - Fakhrisina Amalia
11. Istana di Atas Pasir - Bey Tobing
12.New York After Rain - Vita Safitri
13. Dosa Terindah - Monica Petra
14. Dangerous Love - Christina Tirta 
16. Lelaki Tua dan Laut - Ernest Hemingway

Series Addict
1. The Proposition (The Proposition #1) - Katie Ashley
2. To Taste Temptation ( Legend of the Four Soldiers #1) - Elizabeth Hoyt
3. To All The Boys I've Loved Before - Jenny Han (To All The Boys I've Loved Before #1)
4. Bad Boys ( Bad Boys #1) - Nathalia Theodora
6. Beautiful Bastard - Christina Lauren (Beautiful Bastard #1)

Support Local Author
1. Everlasting - Ayu Gabriel
2. Eiffel, Tolong! - Clio Freya
3. Picture Perfect - Pradnya Paramitha
4. Finally You - Dian Mariani
5. The Hearts Buffet - Tita Rosianti
7. Love You Till I Die - Teresa Bertha
8. A Painting of Pains - Hanna Natasha
9. Not A Perfect Wedding - Asri Tahir
10. Glamo Girls - Ragil Kuning, dkk
11. Wedding Rush - Jenny Thalia Faurine
12. (S)he is My Girl - Chyntia Yanetha
13. Singapore Begins - Agata Barbara
14. Rust in Pieces - Nel Falisha
15. Bitter Winner - Mita Miranti
17. Di Bawah Langit yang Sama - Helga Rif
18. 3 - Alicia Lidwina
20. Ocean Breeze - Cepi R. Dini
21. Menari di Atas Awan - Maria A Sardjono
21. Love Fate - Sari Agustia
22. Perfection - Farrahnanda
23. Brink of Senses - Mertha Sanjaya
25. All I (N)ever Wanted - Maida Ivana
29. Somewhere Only We Know - Alexander Thian
30. Morning Breeze - Viera Fitani

Alhamdulilah, tahun 2015 aku berhasil membaca 107 penulis baru dan menamatkan level "MANIAC" dan semua kategori tambahan berhasil diselesaikan juga :)

Terima kasih Mba Ren atas NARC 2015, semoga bisa berjumpa kembali di NARC lainnya :)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design