Jumat, 29 April 2016

[Blog Tour] Malam-Malam Terang ----------- GIVEAWAY!!!!!

Judul : Malam-Malam Terang
Penulis : Tasniem Fauzia Rais & Ridho Rahmadi
Penerbit : GPU
Tebal : 246 Halaman
Terbit : Desember 2015
Buku ini bercerita fase pertama; di mana Tasniem, tokoh utama di dalam buku ini, mengalamai kegagalan untuk memperoleh nilai ujian akhir yang cukup untuk masuk SMA idamannya di Yogya. Tasniem yang saat itu baru 15 tahun, menantang dirinya untuk merantau ke luar negeri. Berbekal restu sang ibu yang rela menjual sepetak tanah, ia berangkat ke Singapura melanjutkan sekolah dengan tekad memenangi apa yang “direbut” darinya.

Hidup di Singapura dan belajar di sekolah internasional mengantarkan Tasniem melihat dunia global. Di sisi lain, remaja belasan tahun ini juga didera cobaan hidup merantau: rindu keluarga, kesepian, terasing dan uang pas-pasan seringkali merayunya untuk menyerah dan pulang.

Beruntung, Tuhan kirimkan tiga teman serantau; Cecilia asal China, Aarin asli India, dan Angelina dari Indonesia. Empat sekawan ini sekalipun berbeda dalam keyakinan dan banyak hal lain, berhasil melewati suka-duka dan sukses membangun persahabatan. Petulangan mereka menjadi suguhan menarik sarat makna.

Mampukah Tasniem memenangi apa yang menjadi tekadnya? Mampukah ia menjadi bintang yang paling terang?

-------------------
"Jadikan kegagalan sahabat setiamu. Bukan berarti kamu harus selalu gagal, namun ketika kegagalan datang, sambutlah ia sebagai sahabat. Mengapa? Karena kegagalan adalah cermin yang mengingatkan kita untuk berusaha lebih baik. Tanpa cermin itu kita kita tidak bisa melihat diri sendiri, tidak bisa mengevaluasi diri."
Tasniem, adalah putri ke-4 dari 5 bersaudara. Selama ini Tasniem selalu mendapatkan nilai yang memuaskan di sekolahnya bahkan selalu menjadi juara kelas. Hingga dia yakin sekali bahwa hasil ujian Ebtanasnya pun akan memuaskan dan dia bisa masuk ke SMA favorit yang dia inginkan. Sayangnya, saat pengumuman NEM, Tasniem harus menerima kenyataan pahit, NEM yang didapatkannya memang tidak buruk, tapi tidak sesuai standar yang telah ditetapkan oleh SMA 3, SMA yang ditujunya. 

Tasniem pun terpuruk, bingung menghadapi teman-temannya bahkan keluarganya. Tasniem pun harus segera memikirkan rencana selanjutnya, kemana dia akan melanjutkan pendidikannya setelah dia gagal masuk ke sekolah impiannya. Perjalanan ke Solo mengunjungi neneknya, malah membuat Tasniem sadar dan akhirnya memutuskan untuk merantau ke Singapura.

Awalnya keinginan Tasniem ini kurang disetujui oleh ibunya, karena alasan jarak dan juga biaya pendidikan yang cukup tinggi saat itu.  Namun, setelah ayah dan ibunya berdiskusi akhirnya mereka sepakat merestui Tasniem untuk sekolah di Singapura. Tasniem pun merelakan sepetak tanah yang akan diwariskan kepadanya untuk memuluskan jalannya ke Singapura.

Akhirnya, Tasniem pun diterima masuk ke Globe College dan bertemu dengan Aarin, Angelina dan Cecilia. Mereka pun tidak sekedar menjadi teman sekamar tetapi juga sahabat yang saling mendukung suka dan duka.

Dimulailah hari-hari penuh perjuangan Tasniem bersekolah di Globe School. Sanggupkah Tasniem meraih impiannya? Bagaimana kisah Tasniem dengan ketiga sahabatnya?

Membaca novel ini aku seperti kembali ke masa lalu, mengenang saat aku memutuskan untuk merantau saat lulus SMA. Namun, aku tidak seperti Tasniem yang merantau karena gagal masuk di sekolah impiannya, tapi memang sejak awal aku ingin sekali mengenyam pendidikan di Pulau Jawa ketika kuliah. Masa-masa awal penyesuaian diri dengan sekolah baru, teman dan segala aturan yang tentunya berbeda, membuatku harus extra kerja keras. 

Jujur, aku salut sekali dengan sosok Tasniem. Tasniem yang awalnya gagal, bisa menunjukkan kepada semua orang bahwa kesuksesan itu tidak instan, butuh kerja keras, doa dan kemauan yang kuat. Restu dari orang tua menjadi landasan awal bagi Tasniem untuk berusaha menunjukkan bahwa dia bisa dan mampu. Kegagalannya dulu menjadi langkah awal baginya merengkuh "kesuksesannya" sendiri.
"Kegagalan adalah sebuah kepastian sebelum kesuksesan. Bahwa kegagalan seharusnya disambut sebagai sahabat dan bukan sesuatu yang menakutkan, apalagi akhir dari sebuah petualangan."
Tidak hanya tentang kisah Tasniem dan perjuangannya selama sekolah di Globe School saja, ada juga kisah persahabatan yang mengharukan dan indahnya toleransi di antara Tasniem dan ketiga sahabatnya. Walau mereka berbeda keyakinan dan berbeda budaya, tetapi mereka saling mendukung dan tidak pernah saling mengusik jika ada di antara mereka yang sedang beribadah. Aku pun dibuat terharu sekali, saat Angelina yang ingin mencari ayahnya  yang sedang sakit parah ke Malaysia berbekal sebuah alamat. Bagaimana akhirnya Tasniem berubah pikiran di saat-saat terakhir, mengorbankan kerinduannya kepada keluarga yang sudah lama tidak ditemuinya demi mendampingi Angelina, begitu pun dengan Aarin dan Cecilia yang akhirnya kembali ke Singapura. Petualangan mereka berempat ke Malaysia, jujur membuatku deg-degan sekali, ah aku sampai terharu sekali saat akhirnya Angelina akhirnya berhasil bertemu dengan ayahnya walau dalam keadaan ....

Novel ini memang seperti membaca diary perjalanan Tasniem selama bersekolah di Singapura, bagaimana Tasniem yang punya trik khusus sebelum ujian. Bukan belajar sistem kebut semalam, tetapi Tasniem mendisiplinkan diri jauh hari sebelum hari ujiannya tiba. Malam demi malam yang dilaluinya dengan belajar, saat orang lain tidur Tasniem malah belajar. Ah, salut sekali. Cocok banget buat diterapkan sama remaja yang masih sekolah. Tidak hanya belajar, kekuatan doa dan puasa juga menjadi senjata ampuh Tasniem dalam melewati hari-harinya sebelum ujian. 

Aku tidak kaget lagi saat mengetahui hasil belajar Tasniem selama di Singapura. Aku bisa merasakan perasaan Tasniem saat itu, karena aku pun pernah di posisi yang sama, rasanya itu menjadi salah satu momen terbaikku dalam hidup :)

Di penghujung akhir cerita, akan ada beberapa part tentang kisah Tasniem dan pertemuannya dengan Ridho, kakak kelasnya. Namun, sepertinya aku harus menunggu lebih sabar lagi untuk mengetahui kisah kelanjutan hubungan mereka, karena jujur endingnya ini bikin penasaran sekali, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. 

Overall, kamu membutuhkan bacaan yang ringan dan berisi, yang bisa meningkatkan motivasi dan semangatmu untuk meraih impianmu, aku rekomendasikan novel ini untukmu. 
"Hidup bentuknya seperti jalanan lurus, naik dan turun, berbelok ke kanan kemudian sedikit ke kiri, atau barangkali harus sebentar berhenti untuk rehat sekejap. Hidup tidak selalu penuh kembang berwarna, juga tidak selalu tertawa bahagia. Hidup adalah kumpulan episode, rangkaian cerita tentang perjalanan kita yang penuh suka dan cita. Kadang tangis dan sedih melanda untuk membuatmu lebih kuat dari yang sebelumnya. Lihat, hari yang telah lalu, lambaikan dan katakan salam perpisahan."

----------GIVEAWAY TIME-----------


Saatnya aku  mau berbagi 1 buku Malam-Malam Terang untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok: 

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia. 

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati @tasniemrais dan @ridhorahmadi09  . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #MalamMalamTerang ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

"Apa impianmu yang sampai saat ini belum kamu capai? Bagaimana cara kamu mewujudkannya?"

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 5 Mei 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!
Kamis, 28 April 2016

[Book Review] Unperfect Marriage ---------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Unperfect Marriage
Penulis : Merry Maeta Sari
Penerbit : Elex Media
Tebal : 232 Halaman
Terbit : November 2015

Dylan: aku berharap kamulah yang menolak perjodohan ini. Tapi kamu menerimanya. Bahkan setelah menikah berkali-kali aku menyakitimu, tak menganggapmu. Tapi kamu tak peduli. Kenapa kamu tak meninggalkanku? Mencari kebahagiaanmu sendiri, kamu berhak untuk berbahagia, Nin...!

Nina: Sebab di dekatmulah aku merasa bahagia, Mas. Dengan atau tanpa kepedulianmu kepadaku. Bahkan sekalipun pada akhirnya setiap tarikan napasku hanya untuk menghirup luka, Tak apa. Sebab aku terlebih dulu memilihmu. Memilih untuk mencintaimu. Dan semuanya bertambah ketika pernikahan kita, aku hanya perlu taat padamu, dengan atau tanpa cintamu. 

-------------------
"Sakinah itu bukan label. Tapi ia adalah proses. Proses sepanjang pernikahan itu sendiri."
Nina adalah seorang mahasiswi tingkat akhir, sekaligus juga karyawan magang di salah satu SMP Swasta. Nina hanya tinggal bersama ayahnya, ibunya telah lama meninggal. Suatu hari, Nina dilamar oleh Tante Rahma, seseorang yang cukup lama dekat dengan keluarganya. Nina tidak menolaknya sama sekali, karena Nina tahu bahwa dia telah mengenal calon mertuanya. Yang tidak disangka-sangkanya adalah sosok calon suaminya. Calon suami yang ternyata, Dylan seseorang yang sudah lama dikaguminya dalam diam.
“Bahkan setelah menikah, berkali-kali aku menyakitimu, tak menganggapmu. Tapi kenapa kamu tak peduli? Kenapa kamu tak mengadukannya pada Mama atau orangtuamu? Kenapa kamu tak meninggalkanku? Mencari kebahagiaanmu sendiri, kamu berhak untuk berbahagia, Nin…!”
Nina dan Dylan pun akhirnya menikah. Namun, jangan bayangkan setelah menikah mereka akan menjalani pernikahan yang bahagia, sayangnya itu hanyalah sekedar angan-angan saja. Dylan bersikap dingin terhadap Nina. Bahkan Nina mendapatkan suaminya telah berselingkuh dengan Winda. Walau mengetahui suaminya berselingkuh, Nina diam saja dan tetap mengabdi seperti biasa. Namun, semua berbeda ketika Nino, adiknya secara tidak sengaja melihat Dylan dan Winda.
“Sebab didekatmulah aku merasa bahagia, Mas. Dengan atau tanpa kepedulianmu kepadaku. Bahkan sekalipun pada akhirnya setiap tarikan napasku hanya untuk menghirup luka. Tak apa. Sebab aku terlebih dulu memilihmu. Memilih untuk mencintaimu. Dan semuanya bertambah ketika pernikahan kita, aku hanya perlu taat kepadamu, dengan atau tanpa cintamu.”
Di lain sisi, ada sosok Andika, guru baru di sekolah Nina yang gencar mendekatinya. Andika tidak pernah tahu mengenai status pernikahan Nina dan Dylan. Andika mengira bahwa Nina masih single dan bisa didekati. Andika yang dulunya playboy, berubah menjadi pria yang lebih baik setelah mengenal Nina. Nina sama sekali tidak tahu bahwa Andika menyukainya, sebaliknya Rara sahabatnya dengan jelas bisa menebak perasaan Andika. 

Bagaimana akhir kisah pernikahan Dylan dan Nina? Bagaimana juga dengan Andika, Rara maupun Winda?

Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Merry Maeta Sari. Setelah membaca A Wedding After Story, aku cukup menikmati saat membaca Unperfect Marriage. Masih dalam label yang sama, Le Mariage kali ini penulis ingin mencoba mengisahkan kehidupan pernikahan Nina dan Dylan yang tidak sempurna. Perjodohan di antara keduanya, membuat mereka akhirnya terikat dalam sebuah ikatan pernikahan.

Awalnya pernikahan Dylan dan Nina hanya cinta sepihak saja. Nina sudah jatuh cinta terhadap Dylan sejak lama, sedangkan Dylan mencintai wanita lain. Klise sebenarnya, hadir juga Winda sebagai orang ketiga. Salut sekali dengan Nina, yang dengan sabar dan tabah menghadapi sosok suaminya yang begitu dingin, bahkan di depan matanya melihat Dylan berselingkuh. Pasti sakit rasanya, namun Nina memilih untuk tetap menjaga pernikahannya, berharap Dylan akan berubah. Bagi Nina, dia telah memilih Dylan dengan semua konsekuensi yang ada, termasuk disakiti lahir dan batin.

Jujur rasanya pengen marah bahkan teriak di kuping Dylan, kenapa sudah menyia-nyiakan istri yang ada di dekatnya. Sejak awal harusnya Dylan bisa menolak, bukannya malah menerima perjodohan mereka bahkan akhirnya menikah. Bagaimana pun pernikahan itu sakral dan sah. 

Kehadiran Andika dan Rara juga menjadikan kisah pernikahan Dylan dan Nina lebih berwarna. Andika yang tidak tahu mengenai status Nina yang telah menikah. Semua trik pedekatenya yang tidak pernah digubris oleh Nina. Nina juga begitu pandai menyimpan masalah pernikahannya, tidak begitu saja cerita ke sembarang orang, bahkan sahabatnya sendiri, Rara.

Awalnya aku pikir ini hanya tentang kisah Dylan dan Nina saja, bagaimana mereka menghadapi pernikahan mereka karena perjodohan mereka, hingga hadirnya orang ketiga, Winda. Namun, aku salah, penulis seakan tidak ingin memfokuskan kisah Dylan dan Nina saja, kita akan disuguhkan kisah Andika, Rara dan Winda yang membuat novel ini menjadi kompleks dan seakan tidak fokus. 

Di antara ke-5 tokoh yang ada, aku jatuh cinta dengan sosok Nina dan Andika, si playboy tengil. Sosok Nina yang begitu tulus mencintai dan menerima Dylan apa adanya. Juga sosok Andika, si playboy yang kelakuannya kadang-kadang bikin senyum-senyum sendiri, apalagi saat momen patah hatinya ketika tahu Nina telah menikah.

Overall, kalau kamu mencari sebuah kisah pernikahan dibalut religi, kamu bisa mencoba membaca novel ini. Semoga jatuh cinta dengan kisahnya....
"Hakikat pernikahan adalah menggenapkan yang belum genap dan menyempurnakan yang kurang sempurna."
----------GIVEAWAY TIME----------- 


Saatnya aku dan Mba Merry Maeta Sari mau berbagi 1 buku Unperfect Marriage untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok: 

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia. 

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @Meta_Mine. Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #UnperfectMarriage ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

"Kenapa kamu ingin membaca novel ini?"

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 3 Mei 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!
Senin, 25 April 2016

[Blog Tour] The Stardust Catcher -------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : The Stardust Catcher
Penulis : Suarcani
Penerbit : GPU
Tebal : 184 Halaman
Terbit : Maret 2016

“Apa harapanmu tahun ini?”

Joe: Punya alternatif lain untuk berbahagia selain dengan mencari pasangan.

Mela: Mendapat tambahan umur setidaknya empat tahun lagi, yah.... biar bisa main remi lebih lama lagi sih.

Bermula dari secarik kertas dalam jaket di commuter line, Joe dan Mela bercengkerama lewat ask.fm. Selama setahun, hanya lewat media sosial itulah mereka berhubungan. Hingga Joe tertinggal rombongan saat liburan bersama teman-teman kuliahnya. Ia tersesat di Bali. Sendirian.

Saat itulah Sally Cinnamon muncul dan mengaku sebagai peri yang akan mempertemukan Joe dengan jodohnya. Wait, peri jodoh? Yang benar saja? Ditemani Sally, Joe berusaha mencari rombongannya. Petualangan yang mempertemukannya dengan Mela, si spa therapist yang sekarat.

Apakah Mela jodoh yang dimaksud Sally? Apakah Joe benar-benar tersesat dan bukannya sengaja menghilang karena protes akan perceraian orangtuanya?

-------------------------
"Kamu tahu bagaimana komposisi keluarga yang seimbang dan baik itu? Antara orang tua dan anak tidak ada yang saling memaksa kehendak. Tidak orang tua, tidak pula anak. Mereka punya hak yang sama untuk memiliki kebahagiaan masing-masing, asalkan masing-masing pihak tetap kompromi akan satu hal. KOMITMEN."
Hidup Joe dulunya bahagia, terlahir sebagai anak tunggal membuat dirinya merasa bahagia sekali. Namun, semua berbeda ketika kedua orang tuanya memutuskan untuk bercerai. Hanya tinggal menunggu palu diketuk saja, orang tuanya akan berpisah. Tidak hanya itu, ternyata kedua orang tuanya telah menemukan pasangan baru, bahkan pasangan barunya membawa saudara tiri baginya. Joe merasa tersisih, bagi Joe kedua orang tuanya hanya memikirkan hidup mereka sendiri, bukan kebahagiaan Joe.

Hingga Joe pun nekat mengikuti darmawisata ke Bali. Namun, tak disangka Joe pun ketinggalan bus yang akhirnya mempertemukannya dengan sosok Sally Cinnamon. Awalnya Joe mengira dirinya bertemu dengan hantu bahkan dirinya sangat ketakutan, namun perlahan-lahan Sally yang mengaku sebagai "Peri Jodoh" itu mengubah hidup Joe sedemikian rupa.

Di lain sisi, ada sosok Mela, sang spa therapist. Mela selama ini berjuang menghidupi dirinya dan adiknya, Ratih. Mela merupakan pribadi yang hangat dan kadang-kadang konyol, membuat Oscar, kliennya dengan gencar mendekatinya. Namun Mela tidak ingin merusak hubungan profesionalnya. Suatu hari, penyakit yang diderita Mela kambuh lagi sedangkan Ratih butuh biaya, membuat Mela akhirnya menerima uluran tangan Oscar. Namun, tanpa diduga sebuah aksi perampokan rumah Oscar membuat Mela menjadi korban penculikan dan nyawanya di ujung tanduk.

Bagaimana akhir kisah Joe dan Mela? Benarkah Sally memang seorang Peri Jodoh? 

Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, cukup beberapa jam saja aku dibuat larut dengan kisah Joe-Mela-Sally. Idenya unik sekali tentang peri jodoh. Awalnya aku pikir aku akan dibawa ke sebuah kisah romansa yang cukup serius atau sedikit berbau dongeng, karena kehadiran sang peri jodoh, namun ternyata suasana yang dibangun sungguh menyenangkan. Ada kalanya aku dibuat gregetan dan terharu, kadang pula aku dibuat senyum-senyum sendiri bahkan ngakak melihat kesialan demi kesialan yang dihadapi oleh Joe.

Membaca novel ini membuatku kembali teringat kenangan akan perpisahan kedua orang tuaku. Aku pernah berada di posisi Joe, dimana orang tua yang dulunya aku tahu saling mencintai dan menyayangi memutuskan untuk berpisah. Berpisah yang sudah menjadi langkah terakhir yang bisa dipilih untuk kebahagiaan dan kebaikan bersama. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Joe, sungguh tidak mudah menerima semua kenyataan pahit itu, katakanlah egois tapi memang manusiawi sekali jika kita takut kehilangan, kehilangan kasih sayang yang selama ini kita dapatkan. Itu yang dulu juga pernah kurasakan.
"Tidak selamanya hidup akan berlaku adil, Joe. Tidak selamanya pula satu keluarga utuh itu isinya ayah, ibu, dan anak. Banyak kasus anak-anak broken home yang masih mendapat kasih sayang penuh dari orang tuanya sekalipun tinggal terpisa. Asalkan tujuan mereka sama, untuk saling membahagiakan."
Namun, setiap orang punya mekanisme penerimaan sendiri, seperti juga Joe. Untungnya dia bertemu dengan sosok Sally, yang akhirnya membuat Joe bisa menerima kenyataan yang dihadapi. Aku suka bagaimana Joe bermetamorfosis, berubah menjadi pribadi yang lebih baik sejak pertemuannya dengan Sally. Walau kadang-kadang kasihan juga karena harus melalui kesialan demi kesialan dulu untuk membuat Joe sadar.

Mela pun punya hidup yang tidak mudah, harus hidup sebagai yatim-piatu, menderita penyakit yang cukup serius, harus membanting tulang untuk kehidupannya sendiri dan adiknya. Salut dengan Mela yang punya prinsip yang kuat dan malah seringnya bisa menghibur orang lain dengan akun ask.fmnya yang secara tidak langsung mempertemukannya dengan Joe. 

Ketiga tokoh dalam novel ini punya karakter yang kuat sekali, namun jika disuruh memilih aku akan memilih Sally Cinnamon. Sally ini peri jodoh yang unik dan menyenangkan sekali. Rasanya seru juga ya jika setiap orang didampingi oleh peri jodoh kayak Sally ini. Hidup pasti jadi lebih semarak lagi. 

Diceritakan dari sudut pandang Joe dan Mela, kita bisa meresapi apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh keduanya mengenai kisah kehidupannya, membuatku merasa begitu dekat dengan keduanya. Tidak hanya Mela dan Joe yang akan bercerita, ada juga Sally sekaligus Oscar, walau memang porsi terbanyak milik Joe. 

Menuju ending, jujur aku dibuat penasaran kisah ini akan dibawa kemana. Benarkah Sally Cinnamon ini peri jodoh Mela dan Joe? Sayangnya, dugaanku salah besar, apa yang kubayangkan tidak semua menjadi nyata, namun aku suka bagaimana Suarcani mengeksekusi akhir dari kisah perjalanan Joe-Mela-Sally. 

Membaca novel ini membuat perasaanku naik turun dan campur aduk. Kamu akan dibuat terharu, tersenyum bahkan gregetan dengan kisah ini. Sebuah novel yang tidak hanya mengangkat isu tentang cinta, tetapi juga keluarga dan juga penerimaan akan takdir yang bermuara pada satu kata, KEBAHAGIAAN.

Overall, kamu mau mencoba novel semi-fantasy yang bisa menghibur sekaligus menghangatkan hatimu, aku rekomendasikan novel ini untukmu.^^

-----------GIVEAWAY TIME--------------


Saatnya aku mau berbagi 1 buku The Stardust Catcher dan tas joger kece untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili atau memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @alhzeta . Jangan lupa share info GA ini dengan mention dan tagar #TheStardustCatcher ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Peri"?

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 30 April 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!

******UPDATE******

Alhamdulilah, terima kasih teman-teman semua yang telah berpartisipasi dalam Blog Tour The Stardust Catcher. Alhamdulilah tercatat ada 55 peserta yang ikutan dan telah dilihat sebanyak 1400an lebih viewers. Sayangnya, aku hanya punya 1 paket hadiah saja. Setelah membaca komen-komen dan mengecek syarat mengikuti giveaway ini,akhirnya terpilihlah 1 (satu) nama yang beruntung.

Dan pemenangnya adalah:

Rissya Mutia Prima / @RMP2982

Selamat buat pemenang, aku akan menghubungimu via twitter untuk pengiriman hadiahnya. Buat yang belum beruntung, jangan patah semangat dulu ya masih banyak giveaway buku lainnya yang tak kalah kece.
Jumat, 22 April 2016

[Blog Tour] Love in Paris ------------------ GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Love In Paris
Penulis : Silvarani
Penerbit : GPU
Tebal : 224 Halaman
Terbit : Maret 2016

Paris… tragis atau romantis? Ternyata, Paris tak hanya romantis, tetapi juga tragis. Lihat saja sejarah revolusi. Raja Louis XVI dan istrinya Marie Antoinette, dihukum mati di kota ini. Bersamamu, kira-kira Paris akan menampakkan wajah yang mana? Tragis... atau romantis?

Sheila begitu bahagia bisa ke Paris untuk melanjutkan kuliah di Pantheon-Sorbonne. Yang memberatinya hanya satu: Sony pacarnya tak mau menjalani LDR Jakarta–Paris. Berangkat dengan hati patah, Sheila mencoba meyakini bahwa Paris akan menghadiahkan hidup dan cinta baru.

Lalu muncullah Leon, sahabat kakaknya semasa SD. Laki-laki blasteran Prancis-Indonesia itu berprofesi sebagai fotografer. Bayangan Leon yang dulu mengimami Sheila saat shalat seketika pupus, berganti sosok “asing” yang menjalani gaya hidup khas kota besar. Walau agak kecewa, tak bisa dimungkiri Leon berhasil membuat Sheila terpesona. Pun sebaliknya. Pencarian iman mendekatkan mereka berdua, tapi juga mengombang-ambing hati keduanya.

Di bawah langit Paris, haruskah Sheila kehilangan cinta lagi? Mampukah gadis ini bersabar menunjukkan jalan lurusNya kepada Leon?

---------------------
"Cinta? Perasaan itu diberikan Allah untuk manusia. Allah berikan hati untuk merasakannya. Allah berikan otak untuk mengendalikannya. Allah berikan iman untuk mengarahkannya ke jalan yang benar."
Selama ini, Sheila hidup serba berkecukupan. Semua apa yang dibutuhkannya selalu disediakan oleh kedua orang tuanya. Sheila pun menjadi anak kesayangan kedua orang tuanya dan juga kakaknya, Abel. Setelah lulus SMA, Sheila pun ingin keluar dari zona nyamannya selama ini, tidak ingin terlalu bergantung kepada keluarganya.

Sheila pun memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di Paris, keputusan yang sungguh besar bagi seorang Sheila yang terbiasa dekat dengan orang tuanya dan selalu dilayani kebutuhannya. Keputusan Sheila ke Paris tidak otomatis mendapat persetujuan keluarganya. Sheila harus meyakinkan kepada keluarganya bahwa dia sanggup mandiri dan jauh dari Indonesia. Tidak hanya keluarga, kekasihnya Sony pun  tidak setuju dengan rencana kuliah Sheila ke Paris. 

Bagi Sony, jarak Paris dan Indonesia terlalu jauh. Sony tidak mau menjalani hubungan jarak jauh. Akhirnya, Sony pun malah memilih putus dari Sheila. Sheila pun patah hati, padahal Sheila punya impian untuk menikah muda. 

Akhirnya, Sheila pun terbang ke Paris. Saking terlalu memikirkan hubungannya dengan Sony, Sheila sampai lupa menghubungi siapa pun di Paris, termasuk rekan kerja papanya juga teman-teman mahasiswa di Paris. 

Abel, kaka Sheila akhirnya menyarankan agar Sheila menghubungi Leon, sahabatnya. Setidaknya Sheila butuh orang yang mengenal Paris dengan baik, dan Sheila pun pernah mengenal Leon bahkan sempat mengaguminya dulu saat dirinya masih kecil. Sayangnya, saat pertemuan mereka, Leon benar-benar berubah tidak seperti yang Sheila dulu kenal.

Sheila masih menyimpan bayangan Leon yang dulunya taat beribadah dan sering menjadi imam shalat, sedangkan saat ini Leon berubah, hidupnya bebas. Pekerjaannya sebagai fotografer membuat Leon dekat dengan dunia malam, minuman keras dan sudah terbiasa dekat dengan pergaulan bebas. Leon pun sudah terlalu lama tidak pernah lagi beribadah.
"Ngejalanin gaya hidup kayak sekarang saja aja udah membuat aku ngerasa kurang ngejar target. Apalagi kalau waktu kerja dipotong lagi sama hal-hal nggak penting kayak wudhu, shalat, nyari makanan halal, terus nggak boleh minum wine, cuci mata...."
Perbedaan gaya hidup Leon dan Sheila membuat mereka sering bertengkar. Namun, perlahan-lahan Leon pun ingin belajar lagi beribadah, namun semua tidak mudah, ada saja halangannya. Bagaimana akhir kisah Leon dan Sheila? Akankah Paris menjadi tragis atau romantis bagi Sheila?

Ini novel ke-4 dari Seri Around The World With Love yang kubaca. Dari segi tema, novel ini novel yang paling ringan dan tidak terlalu banyak konflik. Mba Silvarani mampu memotret kisah Sheila dengan cukup baik. Sheila yang dulunya terbiasa hidup serba ada, semua urusannya selalu lancar dan dipenuhi oleh keluarganya, sekarang harus belajar mandiri dan hidup di perantauan. 

Membaca novel ini, mengingatkanku akan saat-saat pertama kali aku memutuskan untuk kuliah jauh di keluarga, tidak main-main aku langsung memilih untuk kuliah di Pulau Jawa. Bayangkan selama ini, aku hanya melihat Pulau Jawa hanya di televisi, akhirnya aku bisa tinggal dan belajar disana. Ada kebahagiaan sekaligus kesedihan disana, saat awal-awal rasa homesick itu pasti ada. Apalagi tidak bisa pulang setiap saat, karena jarak Semarang-Jayapura jauh sekali dan ongkosnya juga lumayan. Belum lagi penyesuaian lainnya yang harus dilakukan sebagai anak kos dan mahasiswa baru. 

Mungkin itulah yang dirasakan oleh Sheila. Sheila yang ingin mandiri, jauh dari keluarga. Hubungannya dengan Sony yang gagal kemudian pertemuannya lagi dengan Leon membuat hidup Sheila kembali berwarna. Walau Leon tidak seperti orang yang pernah dikenalnya dulu.

Aku bisa memahami mengapa Leon bisa berubah sedemikian drastis, karena memang lingkungan keluarganya sendiri tidak terlalu mengajarkan soal agama apalagi ibadah. Jadi, terasa wajar sekali, padahal keluarga adalah tempat dimana pendidikan agama itu mulai dikenalkan. Salut juga buat Leon yang mau belajar untuk kembali shalat dan beribadah, tentunya itu semua tidak bisa instan apalagi setelah bertahun-tahun tidak melakukannya. Hambatan dari dirinya maupun lingkungan sekitarnya pasti ada. Butuh kesabaran dan usaha yang jauh lebih besar untuk bisa menerapkannya.

Ketika Leon dan Sheila menjadi sering bertengkar karena perbedaan pola pikir itu juga terasa wajar, untungnya ada Kak Abel yang mampu mendamaikan dan berpikir lebih dewasa untuk kasus ini. 

Novel ini mengajarkan kepada kita bahwa perubahan itu butuh proses, tidak segampang membalikkan telapak tangan. Perubahan itu harus dari hati, bukan karena ikut-ikutan atau orang lain. 

Overall, kamu ingin membaca sebuah novel tentang kisah romansa dipadukan "penemuan kembali Tuhan" sambil jalan-jalan ke Paris, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. 

Selamat jatuh cinta....
"Mungkin ini saat bagiku untuk menata iman dan masa depanku sendiri. Mungkin setelah aku yakin dan berhasil mencapai apa yang aku inginkan, barulah pasangan hidup yang siap menjadi imanku akan datang menjemput."

------------GIVEAWAY TIME-------------


Saatnya aku dan Mba Silvarani mau berbagi 1 buku Love in Paris untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @silvarani . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #LoveinParis ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

Kalau kamu berkesempatan ke Paris, tempat apa yang paling ingin kamu kunjungi? Mengapa?

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 28 April 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!

******UPDATE*******

Terima kasih buat 42 peserta dan 1257 viewer postingan giveaway Love in Paris. Sekarang saatnya memilih 1 (satu) orang yang beruntung mendapatkan Love in Paris:

Diah P/@She_Spica

Selamat kamu menjadi pemenang giveaway Love in Paris, aku akan menghubungimu via twitter untuk pengiriman hadiahnya ya.

Buat kamu yang belum beruntung, tenang saja masih banyak giveaway lainnya loh yang bisa kamu ikuti, siapa tahu kamu yang beruntung selanjutnya :)
Kamis, 21 April 2016

[Book Review] My Wedding Dress

Judul Buku : My Wedding Dress
Penulis : Dy Lunaly
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal : 276 Halaman
Terbit : November 2015
Apa yang lebih mengerikan selain ditinggalkan calon suamimu tepat ketika sudah akan naik altar? Abby pernah merasakannya. Dia paham betul sakitnya.

Abby memutuskan untuk berputar haluan hidup setelah itu. Berhenti bekerja, menutup diri, mengabaikan dunia yang seolah menertawakannya. Ia berusaha menyembuhkan luka. Namun, setahun yang terasa berabad-abad ternyata belum cukup untuk mengobatinya. Sakit itu masih ada, bahkan menguat lebih memilukan.

Lalu, Abby sampai pada keputusan gila. Travelling mengenakan gaun pengantin! Meski tanpa mempelai pria, ia berusaha menikmati tiap detik perjalanannya. Berharap gaun putih itu bisa menyerap semua kesedihannya yang belum tuntas. Mengembalikan hatinya, agar siap untuk menerima cinta yang baru.

--------------------------
"One bad day is just that;one bad day. Jangan sampai satu hari buruk merusak kebahagiaan yang sedang mengantre untuk menghampiri kehidupan kita. So, smile and don't ever stop."
Seharusnya, hari ini adalah hari paling membahagiakan bagi seorang Abigail Kenan Larasati, yang biasa dipanggil Abby. Setelah menjalani hubungan selama 3 tahun, akhirnya hari ini Abby dan Andre, kekasihnya akan mengikrarkan cinta mereka ke dalam sebuah pernikahan. Undangan telah hadir, gedung, makanan, semua persiapan telah beres, hanya 1 saja yang kurang, sang calon mempelai pria memilih untuk tidak hadir...

Tentu saja Abby shock dan berpikir ini semua hanya mimpi. Ini semua hanya akal-akalan Andre dan keluarganya saja yang ingin menggodanya, nyatanya mau ditunggu sampai kapan pun, Andre tak pernah datang.

1 tahun pun berlalu, namun rasa sakit itu masih ada. Hidup Abby langsung berubah drastis, senantiasa dirundung duka. Belum lagi tatapan kasihan dan sedih dari orang-orang di sekitarnya membuat Abby makin frustasi. Abby pun memutuskan untuk berhenti bekerja dan membuat usaha desain kartu ucapan. 

Suatu hari, terinspirasi dari sebuah buku perjalanan yang dibacanya, Abby memutuskan untuk move on. Abby tidak bisa seperti ini terus. Akhirnya, Abby memutuskan untuk membuang semua barang kenangannya bersama Andre. Namun, ketika melihat gaun pengantinnya, Abby sulit sekali membuangnya. Secara impulsif, Abby akhirnya memutuskan untuk solo travelling dan lebih gilanya lagi Abby akan melakukan perjalanan sambil memakai gaun pengantinnya itu. 
"Kemarin kamu nanya kenapa aku travelling pakai gaun pengantin, kan? Ini jawabannya, dalam pikiranku gaun ini bakal menyerap semua kesedihanku dan berubah menjadi hitam."
Namun, jangan bayangkan gaun pengantin Abby ribet dan susah untuk dipakai kemana-mana. Gaun pengantin Abby sederhana namun cantik sekali, sehingga gampang dipadupadankan dengan pakaian lainnya. Namun tetap saja, Abby menjadi pusat perhatian dengan gaun pengantinnya. Yang ada di pikiranku saat membaca ide Abby ini gak ribet ya harus bolak balik nyuci gaun pengantinnya??^^


Abby pun akhirnya terbang ke Penang, menikmati perjalanannya membuang kenangan bersama Andre dengan gaun pengantinnya. Secara tak sengaja, Abby bertemu dengan Wira, seorang traveller sejati yang sudah banyak melakukan perjalanan. Bersama Wira, Abby menemukan banyak hal baru. Abby diajak untuk keluar dari zona nyamannya dan melakukan hal-hal baru yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Mereka pun menjadi teman seperjalanan. 
"Kenapa aku harus semasokhis ini, sih? Kenapa aku masih sering bermain dalam kenangan yang seharusnya kulupakan? Tapi, kalau mau jujur, bukankah sebenarnya kita semua merupakan kumpulan masokhis, disadari ataupun tidak? Terlalu sering kita sengaja membuka kenangan menyakitkan atau menyedihkan dan menyesapnya kembali. Membuka luka yang belum-belum mengering. Luka yang tidak akan pernah kita biarkan mengering karena kita mencandu rasa sakit itu."
Abby tahu bahwa Wira adalah orang asing yang kebetulan ditemuinya di perjalanan, namun kehadiran Wira membuat hidup Abby lebih berwarna. Namun, kadang-kadang kenangan akan Andre masih saja sering hadir di pikiran Abby. Akankah Abby menemukan jawab dari semua pertanyaannya tentang Andre? Akankah Abby bisa melepas masa lalu dan move on? Bagaimana akhir kisah perjalanan Abby dan Wira?

Ini pertama kalinya aku membaca karya Dy Lunaly. Jujur aku tertarik membaca novel ini karena aku salah satu pecinta tema pernikahan dan kebetulan aku memang membaca hampir semua Wedding Lit yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka. Kesan pertama saat melihat covernya saja aku sudah tertarik, covernya cantik sekali.

Mulai membaca novel ini, aku semakin tertarik untuk membaca lebih dalam lagi. Walau masuk dalam Wedding Lit, namun elemen pernikahan tidak terlalu dibahas loh. Dy Lunaly malah lebih banyak membahas mengenai sisi travelling. Elemen pernikahan sendiri hanya menjadi titik awal Abby memutuskan untuk melakukan perjalanan yang mengubah hidupnya sedemikian rupa.

Kamu akan diajak berkenalan dengan Abby pasca kegagalan pernikahannya, bagaimana Abby yang susah move on, kemudian diajak Abby travelling dengan gaun pengantin ke Penang demi melepas masa lalu, pertemuannya dengan Wira, hingga sebuah jawaban tentang Andre yang selama ini dicari Abby.

Aku suka bagaimana Dy Lunaly mempertemukan Wira. Memang banyak kebetulan di dalamnya, tetapi interaksi keduanya perlahan-lahan tumbuh seiring berjalannya waktu. Wira seakan menjadi warna baru dalam hidup Abby yang "gelap". Karakter Wira yang hangat dan suka menggoda, membuat hidup Abby jadi semakin berwarna. Aku dibuat jatuh cinta dengan sosok Wira dan filosofi hidupnya sendiri terkait travelling...

Walau memang, membayangkan sosok Wira disini seperti too good too be true, tetapi akhirnya aku menemukan juga sisi kelemahan Wira, dan membuatnya menjadi manusiawi.
"Travelling itu tentang keberanian menantang batasan yang kita punya. Keberanian buat ngelewatin tantangan yang kita temui selama travelling. Kalau kamu berani nerima tantangan, aku berani jamin kamu bakal dapat pengalaman yang nggak akan pernah bisa kamu lupain."
"Travelling bukan tentang seberapa banyak tempat yang kita lihat, melainkan sebanyak apa kita menikmatinya."
Membaca novel ini sungguh menyenangkan sekali, aku suka dengan gaya menulis Dy Lunaly yang ringan dan mengalir dengan gaya bahasa yang "quotable" banget. Selama membaca novel ini, jangan kaget kalau kamu akan disuguhkan dengan banyaknya kata-kata yang bisa dijadikan quote menarik. Belum lagi, di setiap bab dihiasi oleh ilustrasi yang ternyata digambar oleh Dy Lunaly sendiri dan mencerminkan isi dari bab itu loh.


Mengenai setting, wow jangan ditanya lagi, aku dibuat ngiler dengan Abby. Rasanya perjalanan akan menyenangkan sekali ya jika bertemu teman seperjalanan seperti Wira. Teman perjalanan yang menyenangkan dan membuatmu mencoba hal-hal baru yang tidak dipikirkan sebelumnya. Karena membaca novel ini, aku akhirnya tahu bahwa ada kota seperti Penang yang bisa menjadi salah satu destinasi pilihan untuk berlibur loh. Rasanya pengen langsung terbang ke Penang mengunjungi setiap tempat yang dikunjungi Abby dan Wira saking detailnya penggambaran oleh Dy Lunaly.

Menjelang ending, aku cukup terkejut sekali dengan twist yang dihadirkan soal Andre. Aku memang sedikit menebak, tetapi tidak membayangkan akan dibawa ke arah sana. Dy Lunaly menutup kisah Abby ini dengan sungguh manis sekali dan membuatku ingin mencoba membaca karya Dy Lunaly lainnya. 

Overall, My Wedding Dress mencoba menghadirkan sebuah kisah yang menghangatkan hati, tentang bagaimana melepas masa lalu dan menatap masa depan dengan bahagia. 
"Berapa banyak orang yang merasa hidupnya kurang dan nggak bahagia, padahal dia punya segalanya? Bahagia itu bukan tentang apa yang kamu punya, apa yang udah kamu lakuin, buatku bahagia itu tentang mensyukuri hidup dan menikmatinya sebaik mungkin. Dan, itu sama sekali nggak sederhana."
Selamat jatuh cinta....

Rabu, 20 April 2016

[Book Review] My Love G

Judul Buku : My Love G
Penulis : Rainy Amanda
Tebal : 228 Halaman
Terbit : Februari 2016

"Sungguh, Yindi tidak ingin banyak menuntut. Kalau memang yang ada di hatinya benar adalah cinta, dia ingin mencintai Galih tanpa banyak syarat. Bagai buah simalakama, di sisi lain dia takut sakit hati, tapi dia juga tidak ingin kehilangan Galih. Hatinya benar-benar tak siap membiarkan lelaki itu pergi."

Yindi cuma ingin satu hal : kejelasan hubungannya dengan Galih. Mereka berdua sudah begitu dekat, tapi tetap saja status pacar belum juga didapat. Yindi mulai habis kesabaran untuk menunggu lebih lama, hatinya bertanya-tanya apa alasan yang membuat Galih tak kunjung meresmikan cinta mereka.

Seperti pelaut yang menebar sauh untuk berlabuh, Yindi tak menemukan alasan untuk berpaling dari Galih, namun ombak bernama takdir membawa gadis itu pada perkenalan baru, juga kenyataan yang tak pernah dia sangka.

-------------------------
Sejak membaca Amora Menolak Cinta, aku sudah menyukai tulisan Amanda, walau diterbitkan secara self-published Amanda punya gaya menulis yang renyah, ringan dan menarik. Seperti kali ini, Amanda mencoba menghadirkan sebuah kisah tentang Yindi, seorang gadis yang sedang terjebak dengan "Hubungan Tanpa Status" atau istilah kerennya "Teman Tapi Mesra". 

Dulunya Yindi hanya bisa memendam perasaan kepada Galih, sang kakak kelas. Hingga reuni akbar SMA mereka mempertemukan mereka kembali bertahun-tahun kemudian. Yindi tak menyangka bahwa kantor yang berdekatan membuat dirinya dan Galih semakin dekat. Mereka mulai dekat, memanggil dengan julukan mesra, bertengkar karena hal-hal sepele, dan hal-hal lainnya yang biasa dilakukan sepasang kekasih. Sayangnya, walau sudah dekat berbulan-bulan, Galih tak kunjung mengikrarkan cintanya dan membuat Yindi kebingungan ada apa sesungguhnya? Apakah Galih punya perasaan yang sama atau perasaannya bertepuk sebelah tangan?
"Kalau memang yang ada di hatinya benar adalah cinta, dia ingin mencintai Galih tanpa banyak syarat. Bagai buah simalakama, di sisi lain dia takut perasaannya sia-sia karena tak berbalas, tapi dia juga tidak ingin kehilangan Galih hanya karena tak mau bersabar menunggu laki-laki itu mengambil inisiatif."
Hingga suatu hari sebuah naskah yang diajukan ke Loverbirds Publishing, kantor Yindi membawanya bertemu dengan sosok Naren, tetangganya. Ternyata jendela kamar Yindi berseberangan dengan balkon kamar Naren, sehingga Yindi bisa melihat semua apa yang dilakukan oleh Naren begitupun sebaliknya. Termasuk saat Naren tidak sengaja berciuman dengan kekasihnya dan Yindi pun menganggap Naren "tukang pamer kemesraan".

Takdir pun berbicara, Naren dan Yindi pun semakin sering bertemu secara tak sengaja. Yindi pun akhirnya tahu rahasia Naren sesungguhnya, terkait jati diri Naren dan kekasihnya yang ternyata seorang GAY, dan sebuah kenyataan yang begitu menyakitkan dari sosok Galih. Apa yang terjadi????
"Selama kita masih bernafas, selalu ada kesempatan untuk menjadi lebih baik lagi. Selama jantung masih berdetak, selalu ada jalan untuk menemukan jawaban yang kita cari. Sakit hati bisa diobati. Kemarahan akan redam seiring waktu. Salah paham hanyalah ego yang saling terbelit kusut, menunggu untuk diluruskan kembali."
Jujur, aku tidak menyangka akan membaca kisah yang cukup kompleks ini. Awalnya aku berpikir ini hanyalah kisah romansa biasa, tentang seorang gadis yang menunggu kejelasan status sedangkan cowoknya masih suka tebar pesona dan tidak ingin terikat. Ternyata aku salah besar, Amanda dengan piawai menyembunyikan suatu rahasia tentang Galih. 

Memang sejak awal aku dibuat penasaran kenapa Galih yang jelas-jelas menunjukkan perhatian kepada Yindi belum juga menembaknya. Belum lagi, sosok Galih yang sering tiba-tiba menghilang begitu saja, menjadikan sebuah misteri yang tak terjawab. Kehadiran Naren dan Jujun juga menjadi warna tersendiri. Isu LGBT dalam novel ini diramu dengan sederhana dan tidak terkesan menggurui atau menyalahkan. Amanda sukses membuat dirinya berada di posisi yang netral.
"Kalau ini kanker atau tumor, jelas dimana penyakitnya. Solusinya juga nyata, kemoterapi, cangkok, angkat sel yang terinfeksi. Tapi....gimana cara aku menyembuhkan cacat yang gak kelihatan wujudnya?
Jujur, baca ini langsung ngena banget. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Naren, Jujun maupun orang-orang seperti mereka di luar sana. 

Karakter favoritku akhirnya jatuh pada Yindi. Yindi yang berbesar hati menerima kenyataan pahit tentang cintanya kepada Galih. Yindi yang mau menerima Naren dan Jujun sebagai sahabatnya dan keputusan Yindi di akhir cerita terasa realistis sekali untuk kasusnya sendiri.

Overall, kamu membutuhkan kisah romansa yang ringan dan bisa menghiburmu, novel ini cocok sekali buat menemani waktu luangmu.^^

Kamu penasaran dengan novel karya Rainy Amanda:

Sebagai info tentang karya-karya Rainy Amanda (sneak peek, link review, cara pembelian) bisa dilihat pada tulisanmanda.wordpress.com.

- Novel2 self-published Rainy Amanda dijual dalam format paperback (via Bukalapak) dan e-book (via Kobo)
Senin, 18 April 2016

[Blog Tour] Sweet Disaster -------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Sweet Disaster
Penulis : Mayya Adnan
Penerbit : Elex Media
Tebal : 296 Halaman
Terbit : Maret 2016


Dimas Arya Mahesa adalah paket lengkap sosok impian semua wanita. Atlet taekwondo, pintar dan sangat cool. Jangan lupakan pula statusnya sebagai putra tunggal pengusaha ternama di Indonesia. 

Puri Ardhyana Prameswari, si bungsu yang manja. Model iklan yang pamornya sedang naik daun. 

Perjodohan yang diatur oleh kedua orangtua mereka bagaikan bencana bagi Dimas dan menghasilkan kisah rumah tangga yang tak seindah dongeng. Satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh Dimas melukai hati Puri, sehingga meninggalkan Dimas dan Zahra, putri mereka, menjadi pilihan terakhir untuk Puri. 

Dengan segala upaya Dimas mencoba untuk memperbaiki rumah tangganya. Bukan hanya demi Zahra, tapi juga karena ada rasa yang mulai tumbuh di dalam hatinya. Berhasilkah Dimas mengubah bencana ini menjadi akhir yang manis? 

---------------------------- 
Sama-sama punya wajah menarik, karir yang bagus dan dari keluarga yang kaya tidak membuat pernikahan Puri dan Dimas berjalan mulus. Pernikahan karena perjodohan antar keluarga membuat keduanya terikat pernikahan.

Dimas dan Puri sama-sama tidak menolak akan perjodohan keduanya. Awalnya Puri tak tahu menahu mengenai sosok Dimas, calon yang dijodohkan dengannya. Pertemuan keduanya pun tergolong bisa dihitung dengan jari, namun sejak melihat Dimas di kampusnya, Puri seakan tidak bisa berpaling, Puri terpesona dengan Dimas, calon suaminya.

Sayangnya, perasaan Puri tak berbalas. Dimas seakan membentengi dirinya dari pesona Puri. Dimas tidak ingin mengambil kesempatan menyentuh Puri walau statusnya sudah sebagai suami. Puri pun tidak hilang akal, Puri sengaja menggoda Dimas tetapi Dimas masih kuat bertahan.

Walau sudah menikah, Puri tetap menjalani kehidupan malamnya. Puri masih suka clubbing, pulang malam dan nongkrong bersama teman-temannya. Hal yang sungguh berbeda dengan kehidupan Dimas. Suatu malam, Puri pulang dalam keadaan mabuk berat dan sengaja menggoda Dimas. Dimas pun akhirnya menyerah dengan hasratnya dan akhirnya mereka pun menggenapi pernikahan mereka.

Namun, jangan berpikir setelah mereka berhubungan, hubungan mereka akan berjalan mulus. Puri akhirnya positif hamil dan tetap saja menjalani kehidupannya seperti remaja dulu. Dimas marah besar, namun menahannya karena tahu Puri sedang hamil. Namun saat Dimas menemukan Puri sedang berduaan dengan Ethan, cowok yang dekat dengannya membuat Dimas curiga, akan siapa sesungguhnya ayah kandung bayi yang dikandung Puri?

Puri yang kecewa akhirnya melahirkan bayinya dan kemudian malah memutuskan untuk pergi meninggalkan Dimas dan bayinya, Zahra. Puri tak pernah ada kabar berita hingga kemudian dia kembali lagi ke kehidupan Dimas dan Zahra setelah 5 tahun berpisah. Akankah ada kesempatan kedua untuk Dimas dan Puri merajut kisah mereka?
"A relationship is meant for two..two people to make it work and love each other..not for one person to give everything and end up hurts. It takes two to tango." 
Ini kesempatan keduaku membaca karya Mba Mayya, setelah sebelumnya aku cukup menikmati kisah Radisti di My Fiancee is A Secret Agent. Kali ini, Mba Mayya hadir dengan kisah kehidupan Dimas, sepupu Radisti.

Mengambil tema perjodohan kisah ini pun bergulir. Diceritakan dengan alur maju dipadukan dengan flashback membuatku sebagai pembaca mengerti apa yang sesungguhnya terjadi pada pasangan ini.

Dibuka dengan kembalinya Puri setelah 5 tahun menghilang dari kehidupan Dimas. Mereka tidak pernah bercerai walau mereka sudah pisah ranjang bertahun-tahun setelah Puri melahirkan dan memilih kabur ke London.

Kehadiran Puri kembali dan keinginan orangtua Puri agar Dimas dan Puri bersatu menjadi konflik dalam novel ini. Belum lagi hadirnya orang ketiga di tengah Dimas dan Puri menjadikan kisah ini menjadi semakin berwarna.

Novel ini benar-benar hanya berfokus mengenai hubungan Puri dan Dimas pasca Puri menghilang dipadukan dengan flashback kisah pernikahan mereka sebelum Puri pergi. Pasangan ini jujur membuatku sebagai pembaca gregetan sekali. Puri yang manja, egois dan masih labil dipertemukan dengan Dimas yang cuek. Yang satunya butuh diperhatikan, yang satunya lagi tidak pengertian.

Membaca novel ini membuatku mengerti bahwa keterbukaan dan komunikasi itu sangat penting. Banyak hal yang terjadi dalam novel ini karena keduanya terlalu egois dan sulit untuk berkomunikasi. Hal-hal yang sepertinya sepele, tapi karena didiamkan menjadi melebar kemana-mana.

Namun, Dimas tetaplah menjadi karakter favoritku dalam novel ini. Kehadiran Zahra, buah hatinya dengan Puri menjadikan Dimas lebih dewasa dan bijaksana. Cuma memang harus ekstra sabar menghadapi sosok suami seperti Dimas karena bukan tipe cowok yang romantis. Dia punya caranya sendiri buat mencintai pasangannya.

Overall, kamu membutuhkan kisah romansa yang ringan dan bisa menghiburmu, jangan lewatkan membaca novel ini.^^ Oiya, semoga Mba Mayya berkenan membuatkan kisah khusus tentang Pradiptha :D

--------------GIVEAWAY TIME--------------- 


Saatnya aku dan Mba Mayya Adnan mau berbagi 1 buku Sweet Disaster untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok: 

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia. 

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @Mayya711 . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #SweetDisaster ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

"Apa reaksimu jika dijodohkan? menerima atau menolak, sertakan alasanmu ya!

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 24 April 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!

[Blog Tour] My Perfect Doll -------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : My Perfect Doll
Penulis : Frisca Marth
Penerbit : BukuOryzaee
Tebal : 382 Halaman
Terbit : Januari 2016
“Kau memang bernyawa. Tapi bagiku, kau hanya sekedar boneka yang tidak berguna.”

Rasa sakit pun tidak pantas untuk mengungkapkan isi hati Davina, saat mendengar kalimat itu muncul dari mulut suaminya sendiri. Sungguh, lebih dari itu….

Tak ada lagi tawa, keceriaan, bahkan harapan akan masa depan yang bahagia. 

Berawal dari sebuah tragedi yang merenggut fungsi kedua kakinya, Davina dipertemukan dengan Devon. Lelaki yang tak lain adalah putera dari Alfredo Jonathan, orang yang telah menabrak dirinya. Merasa bersalah atas kelumpuhan yang dialami Davina, sesaat sebelum kematiannya, Alfredo Jonathan memberikan amanat terakhir yang mengejutkan mereka. 

Devon harus menikahi Davina. 

Bukan kebahagiaan layaknya sepasang suami istri yang memadu kasih, Devon memperlakukan Davina seperti boneka yang tak bisa merasa sakit bila dipermainkan, tak bisa merasa sedih bila dihina. Di mata Devon, Davina adalah penyebab kematian ayahnya. 

Hingga akhirnya sosok lelaki lain hadir dalam hidupnya. Sosok sahabat yang ternyata memendam cinta untuknya. Saat itulah Davina harus memilih, mengorbankan perasaannya demi memenuhi amanat ayah Devon, atau belajar mencintai lelaki yang sudah ia anggap sebagai sahabat. 

------------------ 

Ini novel ke-2 Kak Frisca Marth yang kubaca, sejak membaca blurbnya saja aku sudah tertarik sekali membacanya. Dari segi ide sederhana sekali, tentang 2 orang yang menikah karena "keadaan". Si tokoh utama wanita lumpuh akibat tabrakan yang menimpanya, dan yang menabraknya adalah bapak dari pria yang sekarang menikahinya. Namun, seminggu kemudian mertuanya yang sekaligus penabraknya itu meninggal, dan suaminya itu terus menyalahkannya atas kematian ayahnya.
"Cinta bukanlah persoalan fisik yang sempurna, melainkan hati dan penerimaan seutuhnya."
Pernikahan keduanya hanya di atas kertas saja, jangan berharap kamu akan disuguhkan kisah pernikahan yang manis. Davina yang akhirnya harus merelakan kakinya lumpuh tidak bisa berjalan lagi, seperti jatuh tertimpa tangga pula. Walau dia mempunyai suami, tetapi serasa tidak dianggap sama sekali. Davina hanya dijadikan boneka, Davina memang tidak pernah dikasari secara fisik, tetapi secara verbal terus-terusan dan sudah menjadi makanannya sehari-hari.
"Kau memang bernyawa. Tapi bagiku kau hanya sekedar boneka yang tidak berguna. Dan selamanya, bagiku kau hanya bencana." 
Namun, Davina tetap bertahan walau mendapat perlakuan buruk dari Devon, suaminya berharap Devon akan berubah. Tetapi Devon tidak bergeming, malah semakin menjadi-jadi berselingkuh di depannya dengan membawa wanita berbeda sesuka hatinya.
"Terserah kau mau menganggapku apa, aku tidak peduli. Aku hanya berusaha melakukan apa yang seharusnya memang kulakukan."
Membaca novel ini aku bisa merasakan sakitnya Davina disakiti berulang kali dengan perlakuan suaminya, Devon. Bayangkan menikah dengan orang asing yang tidak dikenal kemudian harus menjalani peran sebagai istri yang dibenci suami tentunya tidak mudah. Mungkin jika menjadi Davina, aku sudah frustasi sendiri.

Belum lagi cacat yang diderita membuat Davina harus kehilangan segalanya, termasuk impian dan masa depannya. Davina hidup dengan bergantung dengan orang lain. Davina berusaha menjadi istri yang baik, berusaha bertahan di tengah pernikahannya yang tidak mudah. Dan lebih parahnya lagi Davina jatuh cinta dengan sosok Devon.

Untungnya Davina punya Joshua, sahabatnya yang ternyata jatuh cinta kepadanya. Kedekatan Davina dan Joshua membuat Devon berang dan cemburu, tetapi terlalu gengsi mengakui.

Hingga suatu hari dalam keadaan mabuk, Devon menyakiti Davina lagi. Kejadian yang malah membuahkan kehamilan yang malah membuat Devon semakin berang dan menuduhnya berselingkuh.

Kesabaran pun ada batasnya, hingga akhirnya Davina pun menyerah dan memilih pergi. Devon pun akhirnya sadar akan sikapnya selama ini, dan ingin meminta maaf terhadap Davina. Bagaimana akhir kisah pernikahan Davina dan Devon? Akankah keduanya bisa bersatu kembali dan Davina memaafkan Devon?
"Berhentilah bersikap bodoh seperti ini. Sekuat apapun kau mencoba membalaskan dendam, kenyataannya masa lalu tidak akan pernah berubah"
Kisah Devon dan Davina ini begitu mengalir. Walau idenya sederhana, tapi aku jatuh cinta dengan kisah Davina. Seorang wanita sekaligus istri yang luar biasa tangguh dengan kesabaran yang tidak semua orang punya. Sayangnya ada kalanya, aku juga ingin Davina bisa bersikap sedikit keras terhadap Devon.

Berbeda halnya dengan Devon, jujur awalnya aku sungguh tidak simpatik kepadanya. Ada ya pria yang tega menyakiti istrinya sendiri seperti ini, seakan menutup semua mata dan hatinya atas pengabdian istrinya kepadanya. Namun, saat tahu ada alasan kenapa dia bersikap antipati terhadap cinta, aku mulai sedikit bersimpati kepadanya.

Namun, dibandingkan Devon, aku lebih menyukai sosok Joshua, sahabat Davina yang ternyata diam-diam mencintainya. Sekalipun dia mencintai Davina, tapi dia rela melepas semua perasaannya asal Davina bahagia. Ah so sweet banget sey Joshua ini :) Semoga Kak Frisca Marth mau membuatkan cerita sendiri buat Joshua ;p

Overall, membaca novel ini membuatku menyadari bahwa pernikahan itu bisa berhasil karena dua pihak. Menyalahkan masa lalu dan takdir hanya membuang-buang waktu dan tenaga, karena setiap yang terjadi sudah punya jalannya masing-masing. Tidak peduli fisik tidak sempurna, penerimaan pasangan dan ketulusan menjadi muara kebahagiaan yang sesungguhnya.
"Tidak ada cinta yang tidak diiringi ketakutan, terlebih takut untuk kehilangan. Namun di atas segalanya itu, hal terbesar yang dibutuhkan oleh cinta adalah keberanian."
Selamat jatuh cinta.... 

------------GIVEAWAY TIME------------- 


Selamat datang ke pemberhentian kedua Blog Tour "My Perfect Doll", kamu juga ingin mendapatkan novel ini, yuk ikutan syaratnya mudah kok: 

1. Peserta berdomisili di Indonesia. 

2. Follow twitter @RizkyMirgawati @bukuoryzaee dan @frisca_marth jangan lupa share info GA ini dengan mention kami dengan hastag #MyPerfectDoll 

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, domisili dan jawabanmu: 

Mengapa kamu tertarik membaca My Perfect Doll? 

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 23 April 2016 dan akan diumumkan setelahnya. 

6. Fyi, pemenangnya tidak hanya 1 (satu) ya, tetapi akan ada 4 pemenang langsung loh, yaitu: 

Pemenang 1 dan 2 akan mendapatkan buku My Perfect Doll 

Pemenang 3 akan mendapatkan merchandise dari penulis 

Pemenang favorit akan mendapatkan merchandise dari penulis 

Semoga beruntung!!!!!
Jumat, 15 April 2016

[Blog Tour] Love In Edinburgh ------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Love In Edinburgh
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : GPU
Tebal : 240 Halaman
Terbit : Februari 2016
Katya adalah karyawati toko kue di Edinburgh yang aktif sebagai relawan di beberapa badan amal. Sementara Sebastian adalah pemilik perusahaan parfum yang sedang menyiapkan masa depan bersama kekasihnya.



Lewat sebuah reality show berjudul Underground Magnate, keduanya bertemu. Sejak awal, mereka punya banyak perbedaan. Katya, muslimah yang menemukan Tuhan justru saat berada jauh dari kota kelahirannya, Jakarta. Sebastian, pria Yahudi yang cenderung menjadi islamophobia usai ibunya menjadi salah satu korban runtuhnya gedung WTC. Namun, ada terlalu banyak hal tak terduga yang terjadi. Reaksi kimia di antara mereka terlalu kuat untuk diabaikan.

Ketika akhirnya Katya dan Sebastian punya kans untuk bersama, dosa masa lalu menghantui keduanya, menuntut penyelesaian. Bisakah cinta membuat mereka tetap bertahan? 

----------------------

"Hidup ini menyimpan banyak kejutan. Kadang kita takkan bisa benar-benar mengerti meski sudah berusaha keras mencari maknanya."
Katya tidak pernah menduga bahwa takdir akan membawanya ke Edinburgh. Masa lalunya yang kelam membuat Katya memutuskan untuk pergi sejauh-jauhnya dari keluarganya, meninggalkan semua yang pernah dia punya, dan memulai hidup baru. Pertemuannya dengan Evelyn saat pelariannya, membuatnya yakin untuk memulai hidup barunya di Edinburgh.

Setelah 2 tahun berlalu, Katya sudah cukup bahagia, walau kadang-kadang bayang masa lalu sering menghampirinya. Katya belajar menata hidupnya kembali. Katya tidak hanya bekerja sebagai seorang karyawati toko kue, tetapi Katya juga menjadi relawan di beberapa badan amal. Tidak tanggung-tanggung, Katya menjadi relawan di 3 badan amal sekaligus, WE ARE FAMILY, SOLITUDE dan GOOD KARMA.

Di sisi lain, ada sosok Sebastian seorang pengusaha parfum yang bahagia dengan kehidupannya. Memiliki karir yang mapan juga kekasih yang cantik dan sangat dicintainya, Bridget. Sayangnya, rencana pernikahan dengan Bridget tidak berjalan mulus. Bridget belum ingin menikah karena ingin fokus ke karirnya. Masalah demi masalah hadir di antara keduanya, silang pendapat pun tak bisa dihindari. Sebastian pun akhirnya menerima tawaran untuk mengikuti salah satu reality show, Underground Magnate. Sebuah reality show yang ingin meliput kegiatan amal di Edinburgh dan sifatnya rahasia yang membuat Sebastian harus menyamar menjadi orang lain.

Kesediaan Sebastian mengikuti Underground Magnate, membuat Sebastian bertemu dengan Katya. Katya lah yang memberikan informasi kepada Sebastian mengenai badan-badan amal yang bisa diliput dan membutuhkan donor. Kenyamanan pun perlahan-lahan tercipta karena interaksi keduanya, sayangnya Sebastian langsung menjaga jarak ketika mengetahui agama yang dianut oleh Katya. Ya, Sebastian adalah seorang islamophobia, peristiwa pemboman yang merenggut ibunya mengubah dirinya sedemikian rupa.

Tetapi Sebastian tidak bisa lama-lama menghindari Katya. Sebastian akhirnya menyadari Katya adalah wanita yang berbeda dengan hati yang cantik. Sayangnya, terlalu banyak penghalang di antara keduanya, dimulai dari perbedaan keyakinan, masa lalu Katya hingga masalah Bridget, tunangan Sebastian? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Katya dan Sebastian mampu mengatasi semua masalah yang ada dan bersatu?
"Saat ini orang bisa melakukan kejahatan yang sulit dibayangkan mampu dilakukan oleh manusia. Tapi, satu hal yang pasti, orang yang takut pada murka Tuhan, yang menjalani agamanya sebaik yang dia mampu, takkan sanggup menjahati orang lain."
 
Love in Edinburgh merupakan salah satu buku dari Around The World With Love Series yang diterbitkan oleh Gramedia. Kali ini, Indah Hanaco mengajakku ke Ediburgh dan berkenalan dengan sosok Katya yang memikat. Seorang wanita yang tangguh, peristiwa di masa lalu membuat Katya berubah. Dulunya Katya seorang wanita yang manja dan selalu bergantung dengan orang-orang di sekitarnya, tetapi sekarang Katya berubah menjadi wanita luar biasa dan istimewa.

Aku suka bagaimana Indah Hanaco merajut kisah Katya dengan masa lalunya yang kelam, kemudian isu perbedaan dan toleransi beragama yang cukup kental mewarnai kehidupan Katya. Bagaimana Indah Hanaco mencoba menghadirkan Edinburgh dimana Islam menjadi agama minoritas, dan kadang-kadang pemeluknya akan mendapat perlakuan buruk bahkan diskriminasi. Namun, ada saja orang-orang baik yang tidak akan melihat perbedaan itu malah bisa menerima kehadiran Katya.

Pertemuan dengan Sebastian yang relatif singkat, menghadirkan kenyamanan di antara keduanya. Mungkin sebagian pembaca akan merasakan bahwa chemistry yang terbangun di antara keduanya terasa kurang dan bahkan masih banyak yang bisa dieksplor lagi, tetapi kita tidak pernah menduga kapan cinta hadir. Seperti itulah yang kudapatkan dari kisah Katya dan Sebastian.

Jujur, aku deg-degan menebak-nebak akan dibawa kemana kisah ini karena Indah Hanaco lagi dan lagi menghadirkan konflik demi konflik yang cukup mengejutkan. Masalah demi masalah terkait perbedaan keyakinan Sebastian dan Katya, masa lalu Katya yang kembali hadir hingga urusan Sebastian dan Bridget yang belum selesai...

Untuk setting sendiri, aku cukup terpesona dengan setting Edinburgh yang dibangun Indah Hanaco. Memang tidak terlalu detail, tetapi cukup bisa menggambarkan suasana Edinburgh sebagai kota yang indah dan hangat.

Kamu mencari sebuah kisah romansa dibalut kisah tentang toleransi beragama, indahnya perbedaan, dan menghadapi masa lalu sambil menjelajahi Edinburgh yang indah, aku rekomendasikan novel ini untukmu. Semoga bisa mengambil hikmah dari kisah Katya dan Sebastian :)

--------------GIVEAWAY TIME------------------


Saatnya aku dan Mba Indah Hanaco mau berbagi 1 buku Love In Edinburgh untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @IndahHanaco . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #LoveInEdinburgh ya 

3. Jawab pertanyaan di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, domisili, link share dan jawabanmu:

Kenapa kamu ingin membaca Love in Edinburgh?

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Giveaway ini dimulai hari ini sampai tanggal 21 April 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!


******UPDATE*******

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung mendapatkan Love in Edinburgh by Indah Hanaco. Terima kasih ya buat semua teman-teman yang sudah berpartisipasi mengikuti giveaway ini diblogku.

Dan pemenangnya adalah:

Salwa Balfas / @Safaira01

Selamat buat pemenang, aku akan menghubungimu via twitter untuk pengiriman hadiah ya :)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design