Selasa, 30 Agustus 2016

[Book Review] Beautiful Rendezvous

Judul Buku : Beautiful Rendezvous
Penulis : Altami Nurmila, dkk
Penerbit : Stiletto Indie Book
Tebal : 123 Halaman
Terbit : Juli 2016

Life as a banker is never gonna that easy.



Terkungkung di dalam rapat-rapat yang menguras energi dan pikiran, target tahunan yang mencekik, kunjungan ke lokasi proyek debitur di daerah antah berantah, menghadapi nasabah kelolaan yang keinginannya dari A sampai Z, belum tuntas, cinta lokasi tiba-tiba datang melanda--padahal peraturan Bank dengan tegas melarang pernikahan dengan sesama karyawan.


After everything we have been through, is it all worth fighting for?

Delapan cerita tentang dinamika asmara bankir.
Yang manakah kisahmu?

--------------------
"Hidup seperti air yang mengalir, dari hulu ke hilir. Kadang yang dilewatinya datar, kadang curam, kadang berbatu agar sampai ke tempat yang tenang. Kita nggak bisa selamanya bahagia terus, karena kadang kita perlu sakit hati untuk belajar bersyukur, yang kita miliki lebih dari apa yang kita tangisi." (hlm.25)
Beautiful Rendezvous merupakan buku yang berisi 8 cerita terpilih dengan benang merah dunia bank. Membaca setiap kisah dalam buku ini akan membuatmu lebih memahami mengenai suka duka para pekerja bank, entah itu yang bekerja sebagai bankir, teller atau apapun itu. Di tengah pekerjaan yang tentunya bisa dikatakan berat dan jam kerja gila-gilaan, kisah romansa pekerjanya pun menjadi sebuah kisah menarik untuk dikupas lebih lanjut. Kisah cinta lokasi sesama pegawai bank tentunya sering mewarnai, walaupun ada aturan ketat tidak boleh berhubungan special sesama pegawai. Belum lagi rapat-rapat yang harus dihadiri, target bulanan yang harus terpenuhi hingga harus turun lapangan ke daerah yang tak terduga sama sekali. Hal inilah yang dicoba dikupas lebih lanjut oleh 8 kisah dalam buku ini, tentunya masing-masing kisah punya gaya menulis yang berbeda, dan ide cerita yang juga berbeda, namun tetap menarik untuk diikuti.
"Cinta itu kadang bukan soal ada chemistry atau nggak. Bukan juga soal banyaknya kesamaan atau sedikitnya perbedaan. Time flies, pada akhirnya yang terpenting adalah lo selalu merasa nyaman berada di dekatnya."(hlm.33)
Buku ini dibuka oleh Beautiful Rendezvous, cerita yang ditulis oleh Altami. Buku ini dibuka dengan cukup baik, mengisahkan tentang Judith yang dijodohkan oleh orang tuanya dengan Erdo, anak dari teman ayahnya. Judith pun berusaha untuk menghindar dari pertemuan keluarga dengan alasan ada urusan dinas ke Samarinda. Siapa sangka, urusan dinasnya itu membuat Judith bertemu dengan sosok tampan bernama sama dengan pria yang akan dikenalkan oleh ayahnya.

Kemudian cerita berpindah ke Pria Penyihir, Bang in Bank, Lebih Besar Dibandingkan Bunga Bank, Prinsip 6C's Analysis [Love] Credit, Tertipu, Amanah untuk Kinasih, dan terakhir  ditutup oleh kisah Love in Batch 143.

Masing-masing kisah dalam buku ini masih bertemakan cinta dan punya kekhasan masing-masing. Hampir semua dalam tulisan ini bersetting masa kini, hanya 1 yang masa lampau, yaitu Amanah untuk Kinasih yang bernuansa sejarah sekali.

Banyak istilah-istilah perbankan yang coba dirangkum disini, mulai dari On The Spot (kunjungan lapangan ke lokasi usaha dalam rangka penelitian prospek usaha debitur), peserta sindikasi (kredit yang diberikan secara bersama oleh lebih dari satu bank kepada debitur tertentu), rekening tabungan, PIN, ATM, penarikan tunai, prinsip analisa kredit (prinsip 6C's Analysis yang terdiri dari Character, Capital, Capacity, Collateral, Condition of Economy, dan Constraint), On Job Training (OJT), dan masih banyak istilah lainnya. Hal ini menjadikan buku ini menjadi berwarna dan menambah sedikit pengetahuan mengenai dunia perbankan bagiku yang awam dengan perbankan.

Buku ini pun cenderung tipis, masing-masing kisah hanya terdiri dari beberapa halaman saja, sehingga aku bisa menamatkan buku ini dalam waktu yang relatif singkat saja. Karena jumlah halaman yang tidak terlalu banyak untuk setiap kisah, membuat penulis harus pintar-pintar mengatur strategi agar keterbatasan halaman tidak membuat kisahnya menjadi tidak menarik. Untungnya, membaca 8 kisah dalam buku ini tetap mengundang rasa penasaranku, andai ke depannya bisa dikembangkan lagi menjadi cerita tersendiri akan jauh lebih menarik lagi.

Salah satu kisah favoritku adalah Prinsip 6C's Analysis [Love] Credit, suka dengan idenya dimana tokoh utama seorang analis kredit sebuah bank malah menerapkan prinsip analisis yang bisa dia gunakan untuk menilai calon kliennya di kisah percintaan, apakah bisa? Buktikan sendiri dengan membaca buku ini ya, karena kamu akan disuguhkan 8 kisah cinta para bankir yang berbeda. Buku yang ringan dan bisa menjadi pilihan bacaanmu di kala senggang :)

"We have to realize that some people can stay in our heart but not in our life."
Senin, 22 Agustus 2016

[Giveaway Winner] Istanbul



Alhamdulilah, akhirnya Giveaway Istanbul di blogku telah berakhir.

Terima kasih kuucapkan kepada Penerbit Grasindo yang sudah memberikan kesempatan kepada Ky's Book Journal untuk mereview sekaligus mengadakan giveaway berhadiah A Love Story : Istanbul. Alhamdulilah, tidak menyangka antusiasme peserta Giveaway kali ini sungguh besar sekali, tercatat ada 48 komen yang masuk dan tercatat hingga saat ini postingan GA ini telah diklik sebanyak 1200an viewers :)

Saatnya memilih 2 nama yang beruntung, dan yang beruntung adalah:

Alyani Shabrina / @alyanishab

dan

Asep Nanang / @asepnanang59

Selamat buat pemenang, silahkan DM data lengkapmu berupa nama lengkap, alamat pengiriman dan no.hpmu yang bisa dihubungi ke akun twitterku. 

Buat yang belum beruntung, tetap semangat ya siapa tahu kamu yang beruntung berikutnya :)
Senin, 15 Agustus 2016

[Book Review] Istanbul --------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Istanbul
Penulis : Retni SB
Penerbit : Grasindo
Tebal : 248 Halaman
Terbit : Agustus 2016
Hanis telah jatuh cinta dengan Istanbul sejak sebelum mengunjunginya. Bahkan, Hanis menjadikan Istanbul sebagai tempat honeymoon-nya dengan Edhu, tunangannya. Namun, rencana pernikahan Hanis dan Edhu batal hanya satu hari sebelum hari H. Istanbul pun menjadi ingatan tentang luka.

Akan tetapi, Hanis tetap mengunjungi Istanbul bersama adik dan sahabatnya. Ia ingin menghadapi langsung luka hatinya. Ternyata Istanbul bukan hanya tentang luka. Ketika di sana Hanis menemukan banyak hal, kisah-kisah, dan juga sebuah nama. Garu.

-------------------------
Istanbul adalah salah satu novel dari seri terbaru Penerbit Grasindo "A Love Story : City" yang mengangkat kisah cinta dari kota-kota cantik di dunia. Istanbul mengisahkan tentang Hanis, anak kedua dari tiga bersaudara. Hanis berasal dari keluarga broken home, orang tuanya bercerai karena papanya memilih untuk menikah dengan wanita lain dan mencampakkan mamanya begitu saja.
"Perempuan, jika sudah tersakiti hatinya, memang mampu melakukan apa saja. Dia dapat menjadikan lukanya sebagai energi dalam menghadapi dunia. Amarah dalam dada dapat menjadi api bagi semangatnya. Cibiran dan tatapan iba dari orang lain justru dapat dijadikannya baju zirah bagi kerapuhan."(hlm.2)
Setelah perceraian kedua orang tuanya, keluarga Hanis yang dulunya hangat menjadi kelam. Mamanya memilih untuk menyibukkan diri dengan pekerjaan, Banu abangnya memilih untuk menjadi relawan di daerah konflik, adiknya Irsa malah lebih menutup diri dan tenggelam dalam kesedihan sedangkan Hanis memilih untuk sibuk dengan bisnis online. Untungnya Hanis punya Edhu, kekasih yang sudah 3 tahun menjalin hubungan dengannya dan Unay, sahabatnya yang selalu menjadi tempat curhatnya atas segala kemelut hidupnya.

Singkat kata, Hanis pun semakin mantap untuk serius dengan Edhu. Hanis pikir jika dia butuh teman hidup yang bisa bantu menguatkan hatinya dan siapa tahu bisa menghangatkan kembali keluarganya. Sayangnya, rencana ini tidak didukung penuh oleh Edhu. Edhu belum berpikir untuk menikah dalam waktu dekat karena alasan pekerjaan. 
"Masih ada banyak target yang harus kucapai sebelum umur 30. Aku juga belum berada pada satu titik aman yang membuatku yakin untuk berkeluarga, yakin bisa kasih segala hal yang terbaik untuk anak istriku. " (hlm.21)
Namun, setelah Edhu melihat Hanis semakin dekat dengan Andri, Edhu cemburu. Edhu yang awalnya biasa saja soal pernikahan, malah berani untuk mengajak Hanis menikah. Tidak menunggu lama, segala persiapan pernikahan pun digelar. Sayangnya, 1 hari sebelum hari pernikahan Edhu dan Hanis, Edhu memutuskan membatalkan pernikahan mereka. Hanis patah hati sedalam-dalamnya, semua rencana bahagia hancur sudah. Belum lagi harus menanggung malu dan pertanyaan yang datang dari keluarga maupun para undangan tentang pembatalan pernikahannya.
"Kenapa orang-orang tidak bisa membiarkan sebuah peristiwa buruk segera lenyap dari keseharian? Kenapa harus selalu diingatkan? Kenapa gemar menaburkan garam di atas luka-lukanya? Kenapa dia tak dibiarkan menata kembali hidupnya dengan tenang?" (hlm.60)
Hanis hampir melupakan rencana honeymoon ke Istanbul sampai Unay mengingatkannya. Unay pun malah mengajak Hanis untuk tetap pergi ke Istanbul bersama Irsa, adiknya untuk berlibur. Bagaimana kelanjutan kisah Hanis? Akankah Hanis bisa menyembuhkan luka hatinya dan menemukan kebahagiaannya di Istanbul?

Membaca novel ini sungguh menyenangkan sekali. Mengambil setting Bandung dan Istanbul, kali ini Mba Retni Sb mengajakku menemani Hanis menyembuhkan luka hatinya. Rasanya sungguh tidak mudah, keluarga berantakan kemudian pernikahan gagal hanya 1 hari sebelum hari bahagia itu pastinya sungguh menyakitkan sekali. Untungnya Hanis punya keluarga dan sahabat seperti Unay yang selalu berada di sisinya. 

Aku suka bagaimana Mba Retni Sb secara perlahan mengubah kehidupan Hanis yang berantakan karena cinta, kembali ada secercah harapan ke Istanbul. Perjalanan ke Istanbul mengubah hidup Hanis, termasuk perasaannya terhadap Edhu. Hanis tak menyangka perjalanan ke Istanbul akan mempertemukannya dengan orang-orang yang mengubah hidupnya. Pertemuannya dengan Shahed dan Garu memberikan warna tersendiri dalam hidupnya. 

Setting Istanbul benar-benar memanjakanku sekali, tidak sekedar tempelan saja. Aku seperti diajak berwisata mengelilingi Istanbul, mulai dari Istana Topkapi, Blue Mosque, Jembatan Galata, Polmabahce Palace, Hagia Sophia. Kemudian jalan-jalan ke Coppadocia naik balon udara dan menikmati matahari terbit. Hingga terakhir ke Konya, melihat Museum Melvana dan mengunjungi peristirahatan terakhir penyair terkenal, Jalaluddin Rumi serta menonton pertunjukan Whirling Dervishes, tarian sufi yang terkenal. Baru membaca saja, aku bisa membayangkan betapa menyenangkannya perjalanan ke Istanbul, bisa jadi referensi buat kamu yang ingin berkunjung kesana nih.

Selain itu, ada banyak kuliner Istanbul yang juga wajib dicicipi loh, ada pide, simit, elti pilav, dolma, baklava, cacik, balik ekmek yang baru membacanya saja sudah bikin aku kelaparan dan meneteskan air liur.

Aku suka sekali bagaimana Mba Retni Sb membuat perjalanan ke Istanbul sebagai perjalanan penyembuhan hati bagi Hanis. Pertemuan dengan Garu, pria yang dingin namun ternyata bisa berubah menjadi hangat. Suka sekali dengan momen berdua Hanis dan Garu saat mereka melakukan perjalanan ke Konya, apalagi saat mengunjungi Museum Melvana.
"Apa pun yang kau dengar dan katakan (tentang cinta), Itu semua hanyalah kulit. Sebab, inti dari cinta adalah sebuah rahasia yang tak terungkapkan." (hlm.136)
Membaca novel ini mengingatkan kita bahwa di balik semua kesedihan pasti akan terselip kebahagiaan. Seperti Hanis, yang harus menjalani patah dan sakit hati terlebih dahulu sebelum menemukan kebahagiaannya.
"Hidup adalah sebuah penjelajahan, dengan pernikahan sebagai bahtera dan cinta sebagai bahan bakar. Dalam perjalanannya akan dijumpai banyak kejadian, kesadaran, keyakinan, ketangguhan, kepasrahan, selain juga keraguan, ketidakpastian, dan mungkin juga kegagalan ...yang tak mudah diprediksi sejak awal. Tapi, bukankah memang demikian hakikat kehidupan?"(hlm.244)
---------------GIVEAWAY TIME--------------


Aku punya 2 (dua) eksemplar gratis Istanbul, caranya gampang banget loh:

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan@grasindo_id

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), G+ atau email 

4. Share info GA ini di akun twittermu dengan mention @RizkyMirgawati dan @grasindo_id sertakan hastag #Istanbul

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu. 

Jika berkesempatan pergi ke Istanbul, tempat apa yang pertama kali ingin kamu kunjungi? 

6. Giveaway ini berlangsung selama 7 hari, dimulai sejak hari ini sampai tanggal 21 Agustus 2016.

Semoga beruntung!!!!!!

[Giveaway Winner] Dongeng Tentang Waktu


Alhamdulilah, akhirnya Blog Tour Dongeng Tentang Waktu di blogku telah berakhir.

Terima kasih kuucapkan kepada Mba Titi Sanaria yang sudah memberikan kesempatan kepada Ky's Book Journal untuk mereview sekaligus mengadakan giveaway berhadiah Paket buku Gramedia. Alhamdulilah, tidak menyangka antusiasme peserta Giveaway kali ini sungguh besar sekali, tercatat ada 87 komen yang masuk, dan setelah divalidasi ternyata hanya 81 komen saja yang valid (ada komen yang dobel dan dihapus). Alhamdulilah, postingan Blog Tour ini cukup menarik perhatian viewers dan tercatat hingga saat ini telah diklik sebanyak 1435 viewers :)

Saatnya memilih 2 nama yang beruntung, dan yang beruntung adalah:



Nurul Hikmah/@siwon5858


Pattrycia / @pattheryxia


Selamat bagi pemenang, aku tunggu DM data dirimu, berupa nama, alamat lengkap dan nomor hpmu yang bisa dihubungi ya untuk pengiriman hadiah.

Yang belum beruntung, jangan kecewa dulu masih akan ada banyak Giveaway buku lainnya yang tentunya tak kalah menarik :)
Selasa, 09 Agustus 2016

[Book Review] Check In (to your heart)

Judul Buku : Check In (to your heart)
Penulis : Shinta Yanirma
Penerbit : GPU
Tebal : 216 Hlm
Terbit : Mei 2016
ISBN : 978-602-03-2528-6
Meskipun yatim piatu, Hana tak pernah kesepian. Ia menganggap kolega di hotel bintang lima tempatnya bekerja dan relawan serta murid Sekolah Bambu sebagai keluarga.


Abe dikenal sebagai pebisnis yang misterius. Ia dipuja dan dibenci, juga selalu menolak untuk diwawancara.

Di puncak kariernya, Bagas memendam dalam-dalam luka lamanya yang belum
sepenuhnya terobati.

Rangkaian peristiwa membuat pilihan hidup ketiganya saling menaut. Kejutan, kegembiraan, penolakan, pengkhianatan, dan kekecewaan datang silih berganti. Hingga tiba waktunya untuk memutuskan: pergi atau kembali.

Sampai akhirnya Hana bertanya, If only we weren’t fearful, would we be together by now?

------------------------
"Everything happens for a reason. Don't dwell so deep on the past and there is no need to blame yourself." (hlm.74)
Check in (to your heart) mengisahkan tentang Hana, seorang gadis berusia 21 tahun yang sejak kecil sudah yatim piatu dan dibesarkan di Panti Asuhan. Hana sekarang bekerja di Hotel Pandawa dan juga di waktu luangnya Hana banyak menghabiskan waktunya di Sekolah Bambu, sebuah gerakan mengajar independen di Bandung.

Meskipun terlahir sebagai yatim piatu, Hana cukup beruntung punya pekerjaan yang baik dan teman-teman yang selalu ada untuknya. Seperti Bagas, manajer hotelnya sekaligus sahabatnya yang sedang dekat dengannya. Jadi, Hana tidak pernah merasakan kesepian.

Namun, di hati kecil Hana, Hana ingin sekali mengetahui tentang jati diri dan keberadaan orang tuanya. Hana ingin sekali ke Menado, karena berharap bisa mendapatkan sedikit informasi mengenai kedua orang tua yang tak pernah ditemuinya.
"Ada kemungkinan kamu nggak akan menemukan identitas mereka seumur hidupmu. Dalam beberapa hal, kamu beruntung. Sebab, ilusi mereka di pikiranmu sebagai figur orang tua yang ideal tidak akan ternodai. Mengetahui kebenaran sering kali mengecewakan." (hlm.105)
Singkat kata, Hana akhirnya bertemu dengan Abraham Kamal, yang biasa dipanggil Abe. Abe adalah seorang pebisnis handal, namun terkesan misterius untuk urusan pribadi. Selama ini media hanya tahu pencapaian bisnis yang dicapainya, tetapi untuk urusan pribadi tak pernah ada yang tahu.

Tak ada yang tahu bahwa Abe adalah seorang anak angkat. Bahwa di balik kesuksesan yang diraihnya saat ini, ada masa lalu yang begitu pahit, yang membuatnya trauma dan menderita anxiety disorder jika melihat nyala api. Selain itu, tak ada yang tahu bahwa Abe pun terlibat dengan dunia hitam dan kelam di balik segala kesuksesannya.
"Kebencian itu penyakit, apalagi balas dendam. Tahu ungkapan 'a tooth for a tooth, an eye for an eye', kan? Bisa dibayangkan kalau falsafah itu dipegang teguh tanpa terkecuali. Semua orang di dunia ini akan buta atau ompong."(hlm.106)
Membaca novel ini cukup menarik. Awalnya aku berpikir ini hanya tentang kisah romansa biasa, ternyata tidak sesederhana itu. Ada persaingan politik, bisnis gelap, rahasia masa lalu, dan pengkhianatan.

Dari segi cerita, novel ini memang banyak sekali konflik yang coba diangkat, saling berkaitan satu sama lain, untungnya gaya menulisnya cukup mengalir, sehingga tema yang sebenarnya terasa berat menjadi mudah untuk dipahami. Walau memang kisah romansa lebih mendapatkan porsi besar, sedangkan elemen lainnya hanya mendukung dan mempermanis kisah Hana.

Sosok favoritku adalah Hana. Walau yatim piatu, Hana tumbuh menjadi gadis yang tangguh dan pekerja keras. Hana juga seorang relawan yang mau berbagi ilmu terhadap adik-adik asuhnya di Sekolah Bambu. Rasanya sudah jarang sekali orang-orang seperti Hana yang mau menyisihkan waktunya untuk berbagi dengan sesama.

Overall, kamu mencari novel ringan tentang romansa di balut kisah masa lalu para tokohnya, novel ini bisa menjadi pilihan bacaanmu.

Terima kasih untuk SCOOP, Gramedia Pustaka Utama dan Gramedia.com yang telah memberikan novel ini untuk saya baca dan review. Kalau kamu tertarik untuk membacanya, kamu bisa juga membacanya versi digital/e-book loh, dan harganya jauh lebih murah daripada buku cetak. Hanya modal gadgetmu saja, kamu sudah bisa membaca buku ini kapan pun dan dimana pun.


[Book Review] A Thousand Miles in Broken Slippers

Judul Buku : A Thousand Miles in Broken Slippers
Penulis : Rosi L Simamora
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 210 Halaman
Terbit : Januari 2016
Aku dilahirkan di Bolinao, Filipina, di tengah keluarga miskin. Ayah hanya pekerja serabutan, sedangkan Ibu tukang cuci dan pedagang asongan. Sementara sejak berumur delapan tahun, aku sudah jadi pemulung dan tukang bersih bus antarkota.



Masa kecilku getir dan sulit. Bukan hanya disebabkan kemiskinan yang melilit, namun karena kebencian dan penolakan yang dilontarkan dunia padaku. Termasuk oleh kakak-kakakku, yang membenciku karena ayah mereka sangat menyayangiku. Ya, “ayah mereka”, kataku, karena aku ini anak dari hubungan di luar pernikahan.


Tapi justru ayah tiriku itulah yang menjadi penyelamatku. Ia obat bagi setiap lukaku. Ia membentukku dengan nasihatnya, mencintaiku sepenuh jiwanya. Dialah yang membuatku terus berjuang menjadi murid terpandai di sekolah, merebut medali demi medali, meski ke mana pun aku pergi, kakiku hanya beralas sandal jepit yang menipis digerus langkah.

Tapi seperti kata Ayah, “Jangan biarkan sandal jepitmu menjadi jati dirimu.”

Maka aku percaya, tak ada satu pun yang tak dapat kucapai, meski kakiku hanya beralaskan sandal jepit usang.

-----------------------
"Ada sesuatu yang teramat menghidupkan dari mimpi yang menjadi kenyataan. Apalagi jika mimpi itu terasa begitu jauh dan tak pernah terbayangkan bakal tercapai. Apalagi bila mimpi itu dilahirkan di tengah kemiskinan dan keputusasaan, serta penat yang nyaris setia meraungkan lapar."(hlm.viii)
Leonardo Consul, yang biasa dipanggil Dong terlahir dari keluarga miskin. Mereka tinggal di Bolinao, Filipina. Sejak masih di kandungan, kehadiran Leo sudah penuh perjuangan. Kehadirannya bahkan ditolak karena dia lahir dari pria yang bukan suami sah Nanay (ibunya). Setelah dia lahir pun, tidak hanya lingkungan yang menolaknya, tetapi kakak-kakaknya pun tidak mau menerimanya.

Tidak hanya itu, Dong pun harus menerima kenyataan bahwa keluarganya memang miskin dan untuk mendapatkan makanan pun dia harus bekerja keras. Hal ini tidak membuatnya patah semangat, Dong tetap merajut mimpi untuk sukses. Sejak kecil, hidup membuatnya harus bekerja keras untuk bisa bertahan hidup. Yang bisa dilakukan Dong hanya belajar lebih keras dan membuktikannya dengan prestasi demi prestasi di sekolah. Hanya bermodalkan sandal jepit usang dan seragam bekas, Dong menorehkan namanya sebagai siswa berprestasi di sekolah. Hampir semua perlombaan diikutinya untuk mendapatkan medali demi medali kemenangan, sayangnya semua itu tidak cukup. Dong tak pernah mendapatkan perhatian yang sangat dirindukannya dari Nanay. Hanya Tatay (ayahnya) saja yang senantiasa menyayangi dan mendukungnya, walau dia hanyalah anak tiri.
"Seragam bekas, buku bekas, tas bekas, semua itu tidak identik dengan dirimu. Kau adalah apa pun yang kau capai, Nak. Prestasimu, angka-angka di sekolah, usahamu, bagaimana kau memperlakukan orang lain." (hlm.76)
Walau perjalanan hidup Dong berliku-liku, kadang-kadang harus menahan lapar dan harus bekerja keras demi mendapatkan uang untuk mengganjal rasa lapar, Dong tetap bertahan. Dong akhirnya berhasil melanjutkan pendidikannya hingga perguruan tinggi. Namun, ini pun belum cukup. Dong masih harus berjuang mendapatkan pekerjaan dan ternyata jauh lebih sulit lagi. Penolakan demi penolakan hingga akhirnya Dong pun merantau ke Jakarta, Indonesia. Akankah Dong berhasil meraih mimpinya dan membawa keluarganya keluar dari kemiskinan yang menjerat?
"Karena jika berarti harapan, setipis apa pun itu. Karena jika berarti aku masih berjuang untuk maju, sesulit apa pun itu. Karena jika berarti cahaya, seredup apa pun itu." (hlm.ix)
A Thousand Miles in Broken Slippers adalah sebuah kisah memoar tentang perjalanan hidup seorang Leonardo Consul yang ditulis oleh Rosi L Simamora. Mungkin bagi kamu yang sering menonton acara televisi, nama Leonardo Consul bukanlah nama yang asing, karena namanya sudah sering muncul di beberapa acara televisi. Namun, buatku sendiri yang jarang sekali menonton acara televisi, aku baru mengetahui namanya saat membaca buku ini.

Buku ini ditulis dengan sangat indah dan menyentuh sekali. Bahkan tak jarang mungkin akan membuat kita menitikkan air mata. Mungkin bagi sebagian orang yang melihat kesuksesan yang diraih oleh Leo Consul sekarang, tak akan menyangka bahwa hidupnya sungguh sulit sekali dan harus berjuang hidup sejak dia masih kecil. Terlahir dari keluarga miskin, hanya untuk makan saja sulit, tetapi bisa terus mengobarkan mimpinya untuk bisa berhasil. Hal ini dibuktikan dengan prestasi demi prestasi yang diukirnya saat sekolah. Di tengah segala keterbatasan dan kekurangan materi, Leo memilih untuk berjuang bukannya menerima nasib begitu saja.

Buku ini tidak hanya mengisahkan tentang Dong saja, tetapi juga keluarga dan teman-temannya. Jujur, aku jatuh simpati dengan Dong karena perlakuan kakak-kakaknya yang begitu keras terhadapnya, bahkan cenderung membencinya. Aku bisa sedikit memahami, mungkin karena kakak-kakaknya iri karena Dong malah menjadi anak kesayangan Tatay padahal Dong hanyalah anak tiri. Yang menjadi pertanyaan hingga sekarang adalah kenapa Tatay begitu keras memperlakukan anak kandungnya sendiri, hal yang sungguh berbeda terhadap Dong, yang sampai aku menutup halaman buku ini tidak juga kudapatkan alasannya.

Aku penasaran sekali dengan sosok Tatay (ayah) Dong. Walau Tatay digambarkan sebagai seorang ayah yang tak pernah mengenyam pendidikan tinggi, tetapi pengalaman hidup membuatnya menjadi ayah yang luar biasa sekali. Tatay lah yang selalu mendukung dan selalu berusaha menyalakan semangat Dong ketika Dong sudah mulai menyerah dengan hidup mereka. Di setiap bab, kamu akan menemukan nasihat-nasihat bijak Tatay untuk Dong yang selalu menjadi kekuatan Dong untuk menjalani hidupnya yang keras. Nasihat-nasihat itu begitu indah sekali, nasihat dari orang tua untuk anak yang sangat dicintainya.
"Selalu berdoa sebelum kau tidur. Dan ketika berdoa, lebih dulu ucapkan terima kasih pada-Nya sebelum kau meminta sesuatu."
"Belajarlah dengan giat dan pastikan nilai-nilaimu bagus. Otak yang pandai dapat mengalahkan orang kaya yang tak berotak."
"Selalu ingat untuk menoleh ke belakang. Jangan pernah lupa darimana engkau berasal, sejauh mana pun langkah telah membawamu pergi meninggalkan masa lalumu."
Melalui kisah Dong, banyak pelajaran hidup yang bisa kamu petik. Kita memang tidak bisa memilih dari keluarga mana kita dilahirkan, tetapi kita bisa memilih menjadi apa kita kelak. Hidup mungkin akan terasa keras bagi sebagian orang, dan terasa mudah bagi sebagian lainnya, tetapi setiap orang punya perjuangannya masing-masing. Ada kalanya memang kita harus berjuang dan bekerja keras demi meraih impian dan kesuksesan yang ingin kita raih. 

Seperti Dong yang harus berjuang sejak kecil hingga akhirnya dia berhasil meraih mimpinya satu per satu. Dong memang berasal dari keluarga miskin, tetapi Dong bukti nyata bahwa kesuksesan bisa diraih dengan perjuangan, keras keras, dan doa. Semoga bisa mengambil hikmah dari kisah Dong yang sungguh menghangatkan hati ini.
"Hanya ada satu cara untuk memperbaiki takdirmu, sekolah. Timbalah ilmu setinggi mungkin, Nak. Jangan seperti ayahmu ini. Biarpun kau tidak menggunakan sepatu bermerek yang mahal, kalau kau terus berjuang dan giat belajar, sandalmu yang hanya seharga lima belas peso ini akan membawamu hingga ribuan mil perjalanan. Mengantarkanmu ke tempat-tempat jauh, yang tak pernah kau bayangkan pernah ada. Membawamu memetik bunga-bunga impianmu."(hlm.187)
Terima kasih untuk SCOOP, Gramedia Pustaka Utama dan Gramedia.com yang telah memberikan novel ini untuk saya baca dan review. Kalau kamu tertarik untuk membacanya, kamu bisa juga membacanya versi digital/e-book loh, dan harganya jauh lebih murah daripada buku cetak. Hanya modal gadgetmu saja, kamu sudah bisa membaca buku ini kapan pun dan dimana pun.

Senin, 08 Agustus 2016

[Blog Tour] Dongeng Tentang Waktu ---------------- GIVEAWAY!!!!


Judul Buku : Dongeng Tentang Waktu
Penulis : Titi Sanaria
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 336 Halaman
Terbit : Juni 2016
Bram meninggalkanku saat upacara pernikahan kami sudah di depan mata. Begitu saja. Tanpa alasan jelas. Dan kuhabiskan ratusan hari hanya untuk berusaha melupakan laki-laki itu. Untunglah kesibukan sebagai dokter residen membantuku melangkah ke depan, apalagi kemudian aku bertemu Pram, pria yang membuatku tertarik. Aku berpikir, inilah saatnya aku melanjutkan hidup.

Namun Bram tahu-tahu kembali, justru ketika aku mulai mengisi hari-hariku dengan Pram. Hatiku bimbang. Yang menyesakkan, di tengah kegalauan itu, sekali lagi aku ditinggalkan. Bukan hanya oleh Bram… atau Pram. Melainkan oleh keduanya.

Sungguh, sesulit itukah mendapatkan cinta sejati?

-----------------------

“Tidak ada yang salah denganku. Aku hanya menjalani kehidupan sebagaimana wanita lainnya saat jatuh cinta. Merencanakan pernikahan dengan pria yang kukira juga mencintaiku bukanlah kesalahan. Dan ketika dia memutuskan meninggalkanku, itu juga bukan kesalahanku.(hlm.9)
Apakah yang akan kamu lakukan jika menjelang hari pernikahanmu, pria yang kau cintai dan telah kau pilih mendampingimu meninggalkanmu begitu saja? Meninggalkanmu tanpa alasan yang jelas, dan kemudian hilang bak ditelan bumi?

Itulah yang dirasakan oleh Mia, seorang dokter residen di sebuah RSUD di Sulawesi Tenggara. Menjelang hari pernikahannya dengan Bram, kekasihnya tiba-tiba saja Bram menghilang. Memutuskan pernikahan mereka yang sudah di depan mata, pergi begitu saja tanpa alasan dan penjelasan untuk Mia sama sekali. Sejak hari itu, Mia hancur berkeping-keping, semua masa depan yang telah dia rangkai bersama Bram hancur sudah. Hati Mia pun tak sama lagi.
“Aku di sini, di tempat kita selalu memandang laut bersama. Apakah kamu masih mengingatku? Karena aku sekarang teringat padamu. Merindumu meski tidak ingin. Tahu harus melepasmu tapi tak pernah cukup memiliki kerelaan. Aku di sini. Seperti pecundang yang menyeret kotak kenangannya ke mana-mana karena tak mampu membuangnya. Berusaha terlihat setegar karang tapi hatiku keropos di dalam. (hlm.35)
Hari-hari pun berlalu, Mia pun mulai sudah terbiasa hidup tanpa Bram. Walau terkadang kenangan tentang Bram senantiasa menghampiri, tapi Mia berusaha untuk melangkah ke depan. Untungnya, kesibukannya sebagai dokter residen cukup menyita waktu dan ada sahabat serta keluarga yang mendukungnya.
“Karena aku tak lagi memiliki sepasang lengan kokoh yang akan membebaskanmu dari segala macam ketakutan? Tak ada lagi dada yang bisa kubasahi dengan air mata saat suasana hatiku sedang buruk? Ketika kita tinggal sendiri, kurasa mekanisme pertahanan diri kita otomatis bangkit untuk melindungi diri sendiri dari dunia yang tidak ramah. Menjelma menjadi pribadi yang mandiri, suka atau tidak suka." (hlm. 52)
Mia menjalani hari seperti biasa, ada saja pria yang mendekatinya. Sayangnya, Mia belum menemukan seorang pria yang mampu menggetarkan hatinya. Walau ada Harso, rekan kerja sesama dokter yang menunjukkan ketertarikannya atau Ridho, anak teman mamanya tetap saja Mia belum tertarik untuk membuka hatinya.
“Kalau kamu sudah melewati masa pemujaan fisik, kamu akan cukup dewasa untuk menyadari  bahwa memilih pasangan hanya berdasarkan hormon adalah tindakan paling bodoh, tidak masuk akal, dan egois. Banyak masalah yang bisa dipecahkan oleh uang dan tidak oleh cinta."(hlm.123)
Semua menjadi berbeda, ketika Pram mulai hadir dalam hidupnya. Sosok Pram yang begitu berbeda dengan Mia. Mereka malah cenderung sulit untuk akrab, ada saja perdebatan kecil di antara kedunya. Namun, perlahan-lahan semua mencair dan mereka pun menjadi lebih sering menghabiskan waktu bersama.
“Saat Tuhan menentukan jodohmu, Dia tidak perlu bertanya lebih dulu padamu apakah pria itu tipemu atau bukan.(hlm.85)
Ketika akhirnya Pram berhasil masuk dalam hati Mia, lagi-lagi takdir bekerja. Bayangan masa lalu pun datang menghampiri. Bayangan masa lalu itu datang kembali untuk sebuah penjelasan dan mempertanyakan kembali perasaan yang telah sekian lama terkubur rapat. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Sanggupkah Mia memilih diantara Bram atau Pram? Atau tidak keduanya?
“Itulah keajaiban hati, bisa membuatmu iba dan benci hanya dalam hitungan menit. Juga bisa membuatmu merasa begitu mencintai dan membenci pada saat bersamaan. Hati membuat kita merasakan berbagai emosi yang bahkan tidak dapat dibayangkan pikiran kita.”(hlm.168)
Dongeng Tentang Waktu adalah novel debut Titi Sanaria. Novel yang mengisahkan tentang patah hati, move-on dan cinta segitiga. Terlihat sederhana, mungkin kisah seperti ini terasa familiar dan bahkan mungkin sudah pernah kamu baca di novel lainnya, tetapi Titi mampu membuat kisah Mia ini menjadi sesuatu yang menarik.

Diceritakan dari sudut pandang Mia, kamu akan diajak memasuki saat-saat patah hatinya, kemudian akhirnya mampu move-on dan membuka hatinya untuk cinta yang baru. Semua diceritakan secara perlahan, membuatmu bisa ikut simpati terhadap kondisi yang dialaminya.

Sejak awal, aku mungkin seperti pembaca lainnya, penasaran dengan sosok Bram. Sosok yang hanya kukenal melalui kenangan Mia yang dibaginya, membuatku begitu penasaran alasan paling logis apa yang membuatnya sampai meninggalkan Mia tanpa penjelasan. Alasan yang baru akan terkuak menjelang ending. Jujur, aku sempat membenci Bram di awal kisah ini, karena bagaimana pun karena dia lah Mia akhirnya menderita patah hati yang begitu dalam, hingga untuk membuka hati pun terasa sulit. Namun, ketika mengetahui alasannya pun sulit untuk membenarkan tindakannya itu.

Hal yang sungguh berbeda dengan sosok Pram, sosok yang sudah mencuri perhatian sejak awal kehadirannya. Perdebatan kecil Pram dengan Mia, chemistry dan tarik ulur di antara keduanya, itu dibangun secara perlahan dan berasa sekali perasaan satu sama lain.

Ketika akhirnya Mia dihadapkan pada posisi dilema, memilih antara masa lalu dan masa kini, antara Bram dan Pram mungkin adalah pilihan yang sulit. Semua orang yang berada di posisi Mia pasti akan bisa merasakan kegalauan hatinya. Tentunya tidak mudah sekali. Aku pun dibuat penasaran, kepada siapa akhirnya pilihan Mia dan ternyata oh ternyata .....
“Kamu tidak bisa memiliki keduanya, kan? Itu yang disebut memilih. Kita wanita, Mia. Dan wanita ditakdirkan dengan kemampuan untuk mudah menerima dan mencintai. Jadi saat kita dihadapkan pada dua pilihan, kita harus memilih orang yang lebih mencintai kita.”(hlm.298)
Membaca novel debut Mba Titi cukup menarik, walau dari segi tema memang terasa sederhana sekali, tetapi karakter yang kuat dan gaya berkisah yang menyenangkan membuatku sangat menikmati kisah Mia ini. 

Poin plus novel ini adalah setting Sulawesi Tenggara yang begitu memikat. Mungkin karena penulis berasal dari sana, jadi penggambarannya begitu detail sekali. Mba Titi membuktikan tidak perlu menggunakan setting kota besar atau kota yang terkenal untuk membuat pembaca larut dengan kisah yang dia bawakan. Begitu pun dengan hal-hal terkait dunia kerja Mia sebagai dokter dan pengabdiannya, membuatku semakin salut dengan dokter-dokter seperti Mia. 
“Mengikhlaskannya adalah pilihan paling bijaksana yang dapat ku ambil. Bohong jika aku tidak sedih. Kehilangan itu bahkan terasa hingga ke sumsum tulang. Tapi kesedihan yang berkepanjangan tidak akan membuatnya kembali.”(hlm.160)
---------------------GIVEAWAY TIME----------------------------


Saatnya aku dan Kak Titi mau berbagi 2 paket buku gramedia gratis nih untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia atau memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @Tsanaria . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #DongengTentangWaktu

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

4. Giveaway kali ini tidak ada pertanyaan, tuliskan saja datamu berupa nama, akun twitter, link share dan domisili di kolom komentar atau mau komen soal bukunya juga terserah :)

5. Pemenang akan dipilih secara random.org

6. Giveaway ini berlangsung selama 7 hari ya, dimulai sejak hari ini sampai tanggal 14 Agustus 2016 Pkl.23.59

Semoga beruntung!!!!!!
Jumat, 05 Agustus 2016

[Book Review] Cinta Masa Lalu -------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Cinta Masa Lalu
Penulis : Nima
Penerbit : Elex Media
Tebal : 272 Hlm
Terbit : Juni 2016


Dalam kamus Dave, perempuan tak lebih dari koleksi di atas ranjang. Dengan statusnya sebagai pewaris takhta Arkhan Grup, segala hal semudah menjentikkan jari. Pertemuan dengan Viona, yang sialnya adalah sepupu dari salah satu gadis koleksinya, mengubah arti dunia Dave dalam sekejap.

Bagi Viona, malapetaka, musibah, dan kesialan adalah nama lain dari om-om brengsek yang dia benci, Dave! Karena impian, cita-cita, dan masa depannya sudah hancur. Dan sumber kekacauan itu adalah Dave. 

Sayangnya, takdir kembali mempertemukan mereka setelah Viona jauh berlari. 

Apakah Viona harus terus melarikan diri? 
Dapatkan Dave menebus semua kesalahannya? 
Bisakah cinta hadir dari masa lalu yang kelabu? 

---------------------
"Masa lalu biarlah tetap menjadi milik masa lalu, apa pun yang kita perbuat sekarang nggak akan bisa memengaruhinya. Kita hanya bisa menerima dan mengambil pelajaran dari semuanya agar bisa menghadapi masa depan dengan lebih baik." 
7 tahun yang lalu, hidup Viona seorang remaja 18 tahun harus berubah drastis. Kehidupannya yang penuh dengan optimisme dan mimpi-mimpi, harus terkubur karena musibah 1 (satu) hari yang menimpanya. Perkenalannya dengan Dave, kekasih sepupunya membawa dirinya ke dalam sebuah pengalaman pahit yang menyakitkan. Tidak hanya dirinya saja, tetapi keluarganya pun harus ikut menanggung luka yang diterimanya.

7 tahun berlalu, Viona sudah mulai bisa menata kehidupannya kembali. Viona pun sudah mulai merangkai mimpinya, ini dibuktikan dengan kuliahnya yang sebentar lagi akan selesai walau sempat tertunda, karena dirinya harus mengikuti terapi demi terapi mengatasi traumanya atas kejadian di masa lalu.

Namun, betapa kagetnya Viona ketika dia kembali ke rumah orang tuanya. Seharusnya ini akan menjadi kejutan bahagia buat keluarganya, sayangnya malah Viona yang terkejut dengan apa yang dilihatnya di rumahnya.
"Ironis, bagaimana Tuhan memiliki selera humor yang sangat buruk. Betapa kejutan yang kurencanakan membawa petaka, berbalik menampakkan wajah buruk dan mengorek luka hati yang belum kering benar. Harusnya aku memang tak usah pulang, harusnya rumah ini memang hanya jadi kenangan masa lalu, harusnya ....."
Betapa kagetnya Viona, ketika melihat mimpi buruknya ada di depan matanya. Pria itu, pria yang pernah menyakitinya ada di sana, dan diterima dengan baik oleh keluarganya. Tidak hanya itu, ada seorang gadis kecil, yang memanggilnya "Mommy". Apa yang sesungguhnya terjadi? Mampukah Viona berdamai dengan masa lalu? 
"Apa yang mereka tahu tentang baik-baik saja? Siapa yang akan tetap baik-baik saja saat sudah kehilangan harapan? Siapa yang akan baik-baik saja kalau tak punya apa-apa lagi yang bisa dibanggakan dalam hidup? Siapa yang akan baik-baik saja kalau setiap malam selalu dihantui mimpi buruk dan tahu kalau itu bukan sekedar bunga tidur."
Membaca Cinta Masa Lalu versi terbaru ini sungguh menyenangkan sekali, kemasan yang baru ini jauh lebih menarik dan nyaman sekali untuk dibaca. Dimulai dari kemasannya yang sungguh menarik sekali. Aku jauh lebih menyukai cover novel ini karena kesan misteriusnya terasa sekali, apalagi novel ini juga sepertinya dibuat senada dengan novel lainnya yang masuk di lini #CityLite. Tidak hanya itu, ukuran bukunya juga tidak semungil dulu, sekarang lebih nyaman dibawa kemana-mana dan jika ada di display di toko buku bisa lebih mudah untuk dicari. Kertas yang digunakan pun lebih baik, ah jadi makin semangat bacanya. 

Baru melihat kemasannya saja, sudah tertarik sekali. Walaupun aku sudah pernah membaca versi yang lama, tetapi aku tetap antusias membaca novel ini. Dimulai dari blurbnya yang lebih menggambarkan isi cerita, dibandingkan yang dulu terkesan simple dan padat, tetapi tetap mengundang rasa penasaran.

Salut dengan Mba Nima dan editor yang sudah memberikan sentuhan yang jauh lebih baik dari versi lama, yang jelas editan novel ini lebih rapi. Rasanya aku tidak menemukan atau mungkin hanya beberapa typo saja yang sempat terlihat. Ceritanya juga jauh lebih mengalir yang versi terbaru, walau dari segi ceritanya sendiri tidak terlalu banyak perubahan secara signifikan. Mungkin, secara pribadi aku hanya agak tidak rela bagian dewasa, yang buatku sebagai pembaca itulah titik awal yang menguatkan cerita, dipilih untuk dihilangkan saja.

Yang jelas perasaanku saat membaca novel ini 2 tahun lalu (saat cetakan pertama terbit) dan versi sekarang, aku makin jatuh cinta dengan tulisan Mba Nima. Aku tak akan ragu untuk terus membaca karya-karya lainnya dari Mba Nima, karena aku suka dengan tulisannya. 

Mba Nima dengan alur campuran, masa kini dan masa lalu, akan mengajakmu memasuki kehidupan Viona sebelum dan setelah peristiwa buruk menimpanya. Perubahan apa yang akhirnya terjadi dan bagaimana Viona menyikapi hidupnya. Aku yang awalnya memang benci setengah mati dengan Dave, tapi tak kuasa untuk simpati kepadanya melihat perubahan sosoknya di masa kini yang jauh lebih dewasa dan bijaksana. 

Apa yang terjadi pada Viona, mungkin bisa saja terjadi pada siapa saja. Sebuah kisah yang terasa pahit di awal, tetapi syukurlah menemukan akhir yang bahagia. Membaca novel ini cukup mengaduk perasaanku, mulai benci, simpati, terharu seakan-akan aku ingin berada di sisi Viona untuk menguatkan dirinya. Rasanya sulit membayangkan jika berada di posisinya.

Aku bahagia bisa kembali bernostalgia dengan kisah Viona, Dave, Daiva, Arjuna dan segenap tokoh pendukung lainnya. Namun, tokoh favoritku tetap Abang Juna tersayang, yang walaupun tengilnya bukan main tapi kerasa banget rasa sayangnya terhadap Viona :D 

Note : Semoga Mba Nima bisa segera menyelesaikan kisah tentang Andro dan bisa segera diterbitkan juga, karena aku penasaran banget dengan kisahnya :D 

----------------GIVEAWAY TIME------------------


Saatnya aku dan Mba Nima mau berbagi 1 buku gratis berttdan ney untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta harus berdomisili di wilayah Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @nima_saleem . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #CintaMasaLalu

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

4. Giveaway kali ini tidak ada pertanyaan, tuliskan saja datamu berupa nama, akun twitter, link share dan domisili di kolom komentar atau mau komen soal bukunya juga terserah :)

5. Pemenang akan dipilih secara random.org

6. Giveaway ini berlangsung selama 3 hari saja ya, dimulai sejak hari ini sampai tanggal 7 Agustus 2016 Pkl.23.59

Semoga beruntung!!!

*******UPDATE*******

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung yang mendapatkan Cinta Masa Lalu by Nima. Dan yang beruntung adalah:

Emma / @emmanoer22

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter untuk alamat lengkap dan no.hpmu yang bisa dihubungi. Yang belum beruntung, tenang saja masih akan ada beberapa giveaway lain yang tak kalah menarik ya :)

[Blog Tour] Giveaway Winner : Secangkir Kopi dan Pencakar Langit


Alhamdulilah, akhirnya Blog Tour Secangkir Kopi dan Pencakar Langit di blogku telah berakhir.

Terima kasih kuucapkan kepada Aqessa Aninda yang sudah memberikan kesempatan kepada Ky's Book Journal untuk mereview sekaligus mengadakan giveaway berhadiah SKdPL. Alhamdulilah, tidak menyangka antusiasme peserta Giveaway kali ini sungguh besar sekali, tercatat ada 49 komen yang masuk, dan setelah divalidasi ternyata hanya 44 komen saja yang valid (ada komen yang dobel dan dihapus). Walaupun hanya berlangsung 3 hari saja tidak menyurutkan antusiasme peserta GA, tercatat postingan GA ini sampai saat ini telah dilihat oleh lebih dari 1300 viewers, alhamdulilah :D

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua, sekarang saatnya penentuan pemenang yang rasanya sungguh susah sekali, ingin rasanya bisa memenangkan semuanya, tetapi hanya boleh memilih 1 (satu) pemenang saja. Bagiku sendiri, tidak ada jawaban yang benar atau salah, semua orang pasti punya passionnya masing-masing. Dan aku salut banget membaca setiap komen yang masuk, semuanya sungguh menarik sekali. Tapi, di antara semua komen yang masuk, ada 1 komen peserta yang cukup menarik perhatianku dan Aqessa.

Dan pemenang yang beruntung adalah:

Widiyar Mayani/@WidiyarMayani

Jawaban:

Pekerjaan saya saat ini adalah Staff Accounting di salah satu perusahaan swasta. Kalau bisa dibilang, ini bukan passionnya saya banget. Saya lulusan Matematika yang sewaktu SMA ambil IPA. Ga pernah kenalan sama akuntansi, segala macem jurnal dan temen2 akunnya itu. Eh, memutuskan "nyemplung" ke dunia accounting dengan modal nekat, meski sempet ragu dan mikir kerjaannya itu apa yaaa??. #Huhuhuu...

Awalnya lumayan stress,, mesti buat laporan harian, posting2 ke jurnal, memastikan saldo dalam kondisi balance yang sebalnya kadang balance saja belum tentu benar -_-". -saya handle laporan petty cash, anyway-. Bersyukur banget punya atasan yang baiknya kebangetan. Meski di awal sering salah tapi Beliau ga lantas marah, malah tetap mengajari saya. Sering saya ganggu dengan banyak pertanyaan, dari yang mudah banget sampai yang mudah aja. -Elah, level saya mah masih ecek makannya pertanyaannya yang gampang2 dulu aja. Hehehe

Sebenarnya sampai saat ini saya masih belum yakin passion saya yang mana yang bakal jadi soulmate saya pada akhirnya. Hehe. Saya masih pengen banget kerja di bidang Statistika, mainnya sama data2, ngulikin angka2. Itu salah satu mimpi saya yang tertunda, yang entah bakal kesampaian atau ngga saya juga ga tahu.

Sekarang saya sudah hampir 2 tahun bekerja di sini. Dengan rutinitas yang sama dari hari ke hari, bulan ke bulan. Pada akhirnya saya menikmati apa yang ada. Mempelajari ilmu baru yang saya dapatkan. Mencari tahu dan memperbaiki apa yang masih menjadi kekurangan saya. Mensyukuri setiap pundi yang masuk ke tabungan. -Ini yang paling menyenangkan :D -. 

Jadi saya dapat mengambil pelajaran bahwa benar kalau passion itu ga harus hobi kita, ga harus sesuatu yang kita idam-idamkan, ga melulu yang semula kita cita-citakan dan ga harus juga selaras sama jurusan yang kita ambil. Terkadang kita menemukan itulah passion kita saat sudah lama bersama, menjalani ritual sehari-hari dengan tema yang sama. Bahasa kerennya sih, tumbuh chemistry. Haha
Dan saya cinta pekerjaan saya. ^^

Okeee,,, ini cerita tentang pekerjaan apa curhat saya ya sebenernya. Hehe. So, ga perlu takut kalau memang sudah "terjebak" di bidang yang tak diinginkan. Bisa jadi kita tersesat di jalan yang benar. ^^v

Selamat buat pemenang, aku tunggu DMmu di twitter ya (nama, alamat lengkap dan nomor hpmu yang bisa dihubungi) untuk pengiriman hadiah.

Terima kasih semua :*
Selasa, 02 Agustus 2016

[Blog Tour] Secangkir Kopi dan Pencakar Langit --------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Secangkir Kopi dan Pencakar Langit
Penulis : Aqessa Aninda
Penerbit : Elex Media
Tebal : 352 Hlm
Terbit : Juni 2016
Satrya nggak munafik, first impression seorang laki-laki terhadap perempuan pasti tampilan fisik dulu sebelum inner beauty. Namun teori itu terbantahkan ketika Satrya tanpa sengaja meminta bantuan Athaya, seorang IT system analyst yang begitupassionate dengan profesinya, dan juga dijaga habis-habisan sama cowok-cowok IT yang pada sayang sama 'dedek' mereka ini. Satrya bisa memilih cewek cantik mana saja untuk didekati—penampilan Satrya memang mampu bikin cewek-cewek melirik sekilas kepadanya. Tapi, ia memilih Athaya. Sedangkan Athaya diam-diam sudah lama memendam rasa pada Ghilman. Masalahnya... Ghilman sudah punya pacar.


Di tengah-tengah business district nomor satunya Jakarta, kopi, rokok, meeting, report, after office hour, cowok-cowok rapi dengan kemeja slim fit, kaki jenjang cewek-cewek dengan heelstujuh sentimeter, ada sepotong kisah cinta segitiga antara Athaya, Satrya, dan Ghilman. Siapakah yang akan Athaya pilih? Satrya yang menarik dan fun atau Ghilman yang baik hati sertagesture-nya yang selalu bikin jantung Athaya deg-degan? Benarkan dicintai rasanya lebih menyenangkan daripada mencintai?

-----------------------
"Orang suka salah persepsi dengan gimmick kerja sesuai passion. Padahal kadang passion nggak harus hobi, kan. Bisa saja passionnya kayak lo gini, suka menganalis"
Secangkir Kopi dan Pencakar Langit merupakan novel kedua dari lini terbaru Elex Media, CityLite. Kali ini, penulis mencoba mengisahkan tentang kehidupan Athaya dan dunia kerjanya sebagai IT System Analyst di sebuah perusahaan. Seperti cerita fiksi lainnya, kali ini kita akan diajak memasuki kehidupan Athaya yang sedang terjebak dengan 2 pria potensial rekan kerjanya.

Yang pertama, ada Ghilman si Business Analyst yang diam-diam telah disukai oleh Athaya sekian lama. Sayangnya, Ghilman sudah punya kekasih, Divanda dan sedang mengarah ke arah yang lebih serius, pernikahan. Athaya lebih memilih untuk mencintai dalam diam, cukup hanya memandang punggung Ghilman saja atau bisa shalat bareng saja Athaya sudah bahagia.

Di lain sisi, ada sosok Satrya si Quality Assurance yang diam-diam menaruh perhatian terhadap Athaya. Sosok Athaya yang enak diajak ngobrol dan memiliki pengetahuan yang luas, membuat Satrya jadi ingin mengenalnya lebih dekat. Apalagi Satrya sedang berusaha untuk move on dari Alisha, sahabat yang pernah sangat dicintainya namun telah menikah.
"Kalau boleh memilih, lebih enak dicintai daripada mencintai. Because it's easier when someone loves you. Tapi, kamu kadang tidak bisa memilih siapa yang akan kamu cintai dan siapa yang akan mencintai kamu."
"Dicintai duluan memang lebih menyenangkan, tapi kalaupun kita mencintai duluan sebelum dicintai, rasanya dicintai itu jadi terasa tidak begitu penting."
Tidak hanya mengisahkan kehidupan romantika Athaya yang sedang terjebak dengan di antara 2 pilihan saja, tetapi ada kisah persahabatan di dunia kerja yang sungguh menyenangkan sekali. Athaya sungguh beruntung sekali, punya pekerjaan yang sesuai passionnya dan rekan kerja yang menyenangkan. Walaupun Athaya bukanlah wanita satu-satunya yang bekerja di dunia IT, tapi di kantornya Athaya menjadi salah satu wanita kesayangan Geng Fogging (geng yang berisi para pria yang suka menghabiskan waktu merokok di kala makan siang). Geng ini berisi Radhi, Ganesh, Fajar, Divantara, Mas Kino, Ghilman dan Satrya. Walaupun mereka semua ini, suka merokok tapi mereka rekan kerja yang menyenangkan loh. Apalagi kalau ada Radhi dan Ganesh, duo jomblo ngenes pasti ada saja ulah yang dibuat mereka. Duo ini sungguh menghibur sekali, membuat kantor mereka menjadi semarak dengan becandaan, saling menggoda hingga panggilan kesayangan buat Athaya "Tayang-Tayang". 

Seluk beluk dunia IT pun diulas dengan sangat menarik sekali, aku yang selama ini tidak terlalu familiar dengan dunia IT, bisa menambah pengetahuan sekali. Walaupun istilah-istilah IT cukup memusingkan, tetapi penulis mampu meramunya menjadi sesuatu yang menarik dan tidak membosankan. Salut banget loh, sama wanita yang bekerja di dunia IT, dunia yang kebanyakan masih berisi para pria, contohnya Athaya ini. Mungkin karena penulis sendiri juga berkecimpung di dunia yang sama dengan Athaya, sehingga detail penggambaran dunia IT begitu hidup, seakan aku melihat ada sisi pengalaman penulis yang dimasukkan di novel ini.
"She's probably not the smartest girl he ever knew, but the way she talks about books and her interest makes her a lot more interesting than he thought before."
Tokoh yang kusukai disini adalah Athaya, sosok wanita yang tangguh sekali. Dari segi penampilan menarik, dan punya otak yang encer. Hal ini terbukti dengan terjunnya dia ke dunia IT yang didominasi oleh para pria, tetapi hal ini tidak membuat Athaya menjadi wanita yang geek dan nerd loh. Athaya malah menarik walau dengan dandanan minimalis. Selalu suka sekali jika Athaya sudah berbicara soal buku, lagu atau film yang disukainya terasa menyenangkan sekali.
"Sastra itu buat gue seperti membuka mata dan pikiran, sisi kehidupan lain yang mungkin nggak pernah kita jamah. Pemikiran orang yang kita nggak tahu. People's idea of a person they loved, they hated. Bikin kita lebih empati, lebih buka mata bahwa dunia kadang nggak selalu hitam dan putih."
Membaca novel ini sungguh menyenangkan sekali. Dari segi tema memang mainstream sekali, lebih condong ke kisah romantika percintaan yang bingung di antara dua pilihan, antara mencintai atau dicintai, dipadukan dengan dunia kerja yang berat namun menyenangkan, aku benar dibuat larut dengan kisah Athaya ini. Aku pun jujur mungkin akan kebingungan jika berada di posisi Athaya, bingung memilih antara Ghilman atau Satrya atau tidak keduanya. Kedua pria ini benar-benar potensial, sama-sama cakep, menarik, pintar dan rajin beribadah walau bagian merokoknya aku kurang sepaham. Namun, aku selalu percaya cinta akan punya caranya sendiri untuk menunjukkan kepada siapa hati kita akan bertaut. Penulis benar-benar merajut kisah ini dengan sangat baik, membuatku penasaran pada akhirnya, siapa yang akan dipilih oleh Athaya, karena dua-duanya digambarkan seimbang, tidak berlebihan di salah satu pihak.
"Kalau orang bilang cinta itu bullshit, mereka pasti nggak pernah tahu rasanya ada di titik terendah kehidupan. Kadang yang dibutuhin cuma cinta. Karena disana ada empati, kasih sayang. Kadang kita nggak sadar, itu yang dibutuhin untuk ngerasa utuh."
"Hubungan itu bukan judi yang kita bisa coba, siapa tahu beruntung. Hubungan juga bukan merger dua korporasi yang harus saling menguntungkan."
Cerita yang menarik, chemistry yang kuat dan tokoh yang begitu hidup membuat kisah ini menjadi bacaan yang sungguh layak dinikmati. Bahasa yang digunakan pun bukan bahasa baku, malah cenderung bahasa percakapan sehari-hari khas anak muda zaman sekarang. Istilah pergaulan sehari-hari pun banyak dimasukkan disini, tapi alih-alih aku bosan, aku malah sangat menikmatinya, karena interaksi para tokohnya begitu melekat. Rasanya semua elemen dalam novel ini saling terkait dan menghidupkan kisah ini menjadi sangat menarik.

Jika kamu mencari kisah romansa dan persahabatan dunia kerja yang menyenangkan, Secangkir Kopi dan Pencakar Langit bisa menjadi pilihan bacaanmu. Dijamin kamu akan jatuh cinta dengan kisahnya. Rasanya tidak ingin kisah ini cepat-cepat berakhir, saking ketagihannya saat baca. Benar-benar menanti kisah lainnya dari penulis.
"Di tengah-tengah pencakar langit yang tinggih dan kokoh dengan ketidakpeduliannya akan sekitar, ada secangkir kopi yang hangat dan menenangkan, membuat siapa pun yang meminumnya terjaga. Hal kecil yang sudah menjadi rutinitas dan membosankan tapi tak dapat dilewatkan."

----------------GIVEAWAY TIME-------------------


Aku punya 1 (satu) eksemplar gratis SKdPL dan 1 novel elex pilihan untuk kamu yang beruntung, caranya gampang banget:

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @mungilo

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect), G+ atau email 

4. Share info GA ini di akun twittermu dengan mention @RizkyMirgawati dan @mungilo  sertakan hastag #SKdPLGiveaway

5. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun twitter, link share, dan jawabanmu. 

Ceritakan tentang pekerjaan/profesimu yang sesuai passion? Kalau kamu belum bekerja, apa sih passionmu?

6. Giveaway ini berlangsung selama 3 hari saja, dimulai sejak hari ini sampai tanggal  4 Agustus 2016. 

Semoga beruntung!!!!!!
Senin, 01 Agustus 2016

[Book Review] The Chronicles of Audy : 4R

Judul Buku : The Chronicles of Audy 4R
Penulis : Orizuka
Penerbit : Haru
Tebal : 320 Halaman
Terbit : Juli 2013
Available @bukupedia

Hai. Namaku Audy. Umurku 22 tahun.
Hidupku tadinya biasa-biasa saja, sampai kedua orangtuaku jatuh bangkrut karena ditipu.

Aku hanya tinggal selangkah lagi menuju gelar sarjanaku. Selangkah lagi!

Tapi kedua orangtuaku rupanya tega merusak momen itu. Jadi sekarang, di sinilah aku berada. Di rumah aneh yang dihuni oleh 4 bersaudara yang sama anehnya: Regan, Romeo, Rex dan Rafael.

Aku, yang awalnya berpikir akan bekerja sebagai babysitter, dijebak oleh kontrak sepihak dan malah dijadikan pembantu!

Terdengar klise?
Mungkin, bagimu. Bagiku? Musibah!
Ini, adalah kronik dari kehidupanku yang mendadak jadi ribet. Kronik dari seorang Audy. 

-----------------------

Novel ini mengisahkan tentang kehidupan Audy Nagisa. Audy adalah mahasiswi tingkat akhir, 22 tahun yang baru pertama kali sepanjang kuliahnya meraih nilai yang sangat memuaskan. Hal ini membuat IPKnya naik, sehingga tidak perlu lagi mengulang mata kuliah dan bisa fokus ke skripsinya.

Namun, semua kebahagiaan itu hanya sekejap saja, Audy harus menerima kenyataan bahwa orangtuanya tidak sanggup membayar uang kos bahkan kuliahnya. Audy harus memutar otak untuk mencari tambahan uang dengan mencari lowongan pekerjaan. Akhirnya, Audy yang merasa tidak punya keahlian khusus yang berarti memutuskan untuk mencoba melamar sebagai "babysitter". Hal inilah yang membawa Audy ke dalam kehidupan keluarga 4R yang berisi 4 cowok tampan yang "ajaib" dengan karakter yang berbeda-beda.

Karena tergiur gaji dimuka, tanpa ragu-ragu Audy pun langsung menandatangani kontrak kerjanya. Dibayangan Audy, dia akan menjadi "babysitter", ternyata dia harus menerima kenyataan untuk menjadi pengasuh Rafael, anak bungsu yang berusia 4.5 tahun. Sayangnya, Rafael bukanlah anak kecil biasa, selain itu Audy pun harus pasrah menjadi pembantu di keluarga 4R
"Baru beberapa hari tinggal bersama empat cowok ini, aku sudah bisa merangkum sifat masing-masing dalam satu kalimat. Regan, nama kode R1, adalah sosok yang nyaris sempurna, pekerja keras, tapi perhitungan. Romeo, R2, adalah sosok pemalas yang takut air, senang bermain, walaupun paling ramah. Rex, R3, adalah sosok terpelajar yang seluruh hidupnya didedikasikan untuk prestasi akademis, tapi tertutup dan sensitif. Sedangkan Rafael, si bungsu, R4, adalah sosok balita gadungan yang memiliki semua sifat-sifat kakaknya."
Akhirnya, menemukan satu lagi novel yang membuatku jatuh cinta saat membacanya. Aku suka sekali bagaimana Orizuka mampu meramu kisah Audy dan 4R ini menjadi suatu kisah yang istimewa dan sulit untuk dilupakan. 

Karakter Audy dan anggota 4R, Regan Romeo Rex dan Rafael begitu hidup, sehingga membuatku begitu larut dengan kisah mereka. Audy yang awalnya merasa ditipu dan terjebak harus menjadi pembantu di keluarga 4R, akhirnya malah bisa menjalin chemistry yang begitu kuat dengan keempat cowok ini.

Suka sekali bagaimana awalnya Audy yang setengah terpaksa menjadi pembantu di keluarga 4R malah terlibat lebih dalam dengan keempat anggotanya. Pekerjaan membersihkan rumah pun tidak terlalu terasa berat, yang ada Audy harus menyesuaikan diri dengan kebiasaan Regan, Romeo, Rex dan Rafael. Tidak hanya itu, Audy pun harus menghadapi persoalan serius dengan skripsi dan hatinya yang ternyata tertarik dengan salah satu anggota 4R.

Regan, Romeo, Rex dan Rafael membuktikan bahwa walaupun dari segi sifat dan karakter mereka berbeda, tetapi mereka tetap keluarga. Mereka mendukung dengan caranya masing-masing. Mereka yang sudah lama hidup tanpa orang tua, bisa saling bahu membahu membangun keluarga mereka. Walaupun keluarga mereka bukanlah keluarga yang sempurna, ada saja kekurangan yang tampak, tetapi rasa sayang satu lama lain itu begitu terpancar kuat.

Membaca novel ini mengalir banget, Orizuka seperti biasa mampu membuat cerita yang biasa menjadi istimewa, membuat pembaca bisa larut dengan kisah yang disajikan. Walau temanya lebih ke keluarga, tapi aku benar-benar merasakan feelnya saat membaca novel ini, seakan aku berada bersama Audy dan 4R. 

Ada banyak sekali adegan favoritku dalam novel ini, tetapi yang paling berkesan adalah saat Rafael mengikuti lomba di sekolahnya dan ketiga kakaknya sudah berjanji datang, tetapi ternyata di hari H sama sekali tidak ada yang datang, hanya ada Audy saja. Terasa sekali betapa kecewanya Rafael, ternyata Rafael tetaplah anak kecil biasa, walau selama ini sikapnya layaknya orang dewasa, ternyata dia juga butuh perhatian dan kasih sayang kakak-kakaknya. Terharu sekali.

Overall, sebagai pembuka seri Chronicles of Audy, novel ini sungguh menarik sekali. Karakter yang kuat, chemistry yang dibangun secara perlahan, cerita dan kemasan yang menarik membuat novel ini sungguh layak dinikmati. Membuatku penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya dengan 4R dan Audy :)

Kamu membutuhkan novel bertemakan keluarga yang bisa menghibur dan menghangatkan hati, aku rekomendasikan novel ini untukmu.
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design