Sabtu, 31 Desember 2016

[Book Review] Tentang Kamu

Judul Buku : Tentang Kamu

Penulis : Tere Liye

Penerbit : Republika
Tebal : 524 Halaman
Terbit : Oktober 2016
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.


***

Atas dasar pekerjaan, Zaman Zulkarnaen harus menelusuri hidup seorang kliennya, perempuan pemegang paspor Inggris yang barusan meninggal dan mewariskan harta yang jumlahnya bisa menyaingi kekayaan Ratu Inggris. Tiga negara, lima kota, beribu luka. Hingga akhirnya Zaman mengerti, bahwa ini bukan sekadar perkara mengerti jalan hidup seorang klien, melainkan pengejawantahan prinsip kuat di tengah cobaan yang terus mendera.

Tentang Kamu adalah novel terbaru Tere Liye. Sebuah karya yang tak hanya akan membawa pembacanya menyelami sebuah petualangan yang seru dan sarat emosi, tapi juga memberikan nilai positif sehingga membuat hidup serasa lebih patut disyukuri.


------------------------
"Aku harus mengingatkan, firma hukum ini berbeda dengan ribuan firma hukum lainnya. Ayahku mendirikan firma ini dengan prinsip-prinsip yang kokoh. Penuh kehormatan. Kita adalah kesatria hukum, yang berdiri tegak di atas nilai-nilai luhur. Kamu akan memastikan wanita tua yang malang itu mendapatkan penyelesaian warisan seadil mungkin menurut hukum. Dia akan beristirahat dengan tenang jika tahu harta warisannya telah diselesaikan dengan baik,tidak berakhir di Bona Vacantia, atau lebih serius lagi, jatuh kepada penipu." (Halaman 14)
Tentang Kamu mengisahkan kehidupan Zaman Zulkarnaen, seorang pengacara yang bekerja di sebuah firma hukum bernama Thompson & Co dan hanya orang-orang terpilih yang bekerja di firma hukum itu. Suatu hari Zaman mendapat pekerjaan besar karena salah satu klien besar mereka meninggal dunia 6 jam lalu di Paris dan mewariskan aset berbentuk kepemilikan saham senilai satu miliar pounsterling. Sayangnya, kasus ini tergolong unik karena tempat tinggal klien terakhir mereka ini adalah di sebuah panti jompo di Paris.

Tidak ada keterangan mengenai siapa ahli waris atau surat wasiat, hanya surat keterangan bahwa klien ini adalah pemilik sah 1% surat saham di sebuah perusahaan besar. Dan kali ini Zaman diberikan tugas khusus untuk menyelesaikan masalah warisan ini, dan jika dia berhasil satu kursi untuk partner firma akan langsung ditempati oleh Zaman.

Klien itu bernama Sri Ningsih dan Thompson & Co berharap Zaman akan lebih mudah menyelesaikan settlement wasiat ini karena Sri Ningsih memang orang Indonesia, asal Zaman.

Namun, ternyata tak semudah bayangan. Berbekal sebuah diary milik Sri Ningsih, Zaman memulai petualangannya menelusuri kehidupan masa lalu Sri Ningsih. Akankah Zaman berhasil menyelesaikan permasalahan warisan Sri Ningsih dan menemukan ahli waris yang sah?

Akhirnya berhasil menamatkan novel terbaru Tere Liye ini. Novel yang membiusku sejak halaman awal dan membuatku tidak berhenti membaca hingga halaman akhir. Membuatku begitu penasaran dengan petualangan Zaman menelusuri kehidupan Sri Ningsih dan menemukan ahli warisnya yang sah.

Tidak ada petunjuk apa-apa, permasalahan warisan Sri Ningsih ini begitu rumit dan membutuhkan kesabaran luar biasa untuk mencari petunjuk sekecil apapun. Apalagi Zaman hanya punya buku diary milik Sri Ningsih yang sangat sederhana. Buku yang hanya berisi sepuluh halaman berisi tulisan yang dibagi menjadi lima bagian. Masing-masing hanya terdiri dari dua halaman, setiap bagian hanya ada satu-dua paragraf pendek, beserta satu-dua foto yang ditempelkan di halaman bagian itu.

Zaman pun mulai penyelidikannya mulai dari Pulau Bungin (Sumbawa), Surakarta, Jakarta, London hingga Paris. Petualangan yang banyak memberikan pelajaran bagi Zaman. Zaman menemukan orang-orang di masa lalu Sri Ningsih yang pada akhirnya akan mengantarkan Zaman kepada ahli waris sesungguhnya.

Sebuah perjalanan menelusuri kisah masa lalu yang sungguh menguras emosi, karena Zaman seperti membuka kisah kebahagiaan sekaligus pahit di masa lalu.

Mulai dari Sri Ningsih kecil yang harus kehilangan ayahnya kemudian harus menerima segala perlakuan buruk ibu tirinya yang akhirnya berubah membencinya. Kemudian persahabatan Sri Ningsih bersama Nuraini dan Lastri di sebuah madrasah di Surakarta yang malah berakhir pengkhianatan. Sri Ningsih pun harus kehilangan adiknya satu-satunya Tilamuta.

Sri Ningsih pun memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Disini Zaman akan diajak Sri Ningsih untuk beradaptasi dengan kehidupan Jakarta yang tentunya jauh berbeda dari Pulau Bungin maupun Surakarta. Mencari pekerjaan sungguh sulit dan terancam tidak bisa membayar uang sewa tempat tinggalnya. Kemudian Sri Ningsih yang mulai bisnisnya dari nol hingga menjadi besar dengan segala inovasinya.

Hidup Sri Ningsih benar-benar tidak mudah ketika dia seharusnya bahagia tiba-tiba saja dia harus menerima kenyataan pahit kembali. Dia pindah ke London dan untungnya bertemu dengan orang-orang baik di Little India. Sri Ningsih pun menjadi supir bus untuk bertahan hidup dan disinilah dia menemukan cinta dalam hidupnya.

Namanya kehidupan kali ini Sri Ningsih kembali diuji dan yang membawa wanita ini ke Paris yang menjadi kota terakhirnya sampai dia menghembuskan nafas terakhirnya.
"Apakah sabar memiliki batasan? Ketika kebencian, dendam kesumat sebesar apa pun akan luruh oleh rasa sabar. Gunung-gunung akan rata, lautan akan kering,tidak ada yang mampu mengalahkan rasa sabar. Selemah apa pun fisik seseorang, semiskin apa pun dia, sekali di hatinya punya rasa sabar, dunia tidak bisa menyakitinya." (Halaman 48)
Novel setebal 524 halaman ini benar-benar membuatku penasaran. Aku seperti diajak bersama Zaman menguak kehidupan Sri Ningsih, seorang wanita yang sungguh sangat tangguh. Seorang wanita dari sebuah pulau terpadat di dunia, Pulau Bungin (Sumbawa). Seorang wanita yang sudah merasakan asam, manis dan pahitnya kehidupan sejak kecil hingga dewasa.
"Saat kita sudah melakukan yang terbaik dan tetap gagal, apa lagi yang harus kita lakukan? Berapa kali kita harus mencoba hingga tahu bahwa kita telah tiba pada batas akhirnya? 2x, 5x, 10x atau berpuluh-puluh kali hingga kita tak dapat menghitungnya lagi?" (Halaman 209)
"Aku tahu sekarang, pertanyaan terpentingnya bukan berapa kali kita gagal, melainkan berapa kali kita bangkit lagi, lagi, dan lagi setelah gagal tersebut. Jika kita gagal 1000x, maka pastikan kita bangkit 1001x." (Halaman 210)
Dalam novel ini kita akan diajak mengenal sosok Sri Ningsih dari orang-orang yang mengenalnya di masa lalu dan membuatku benar-benar terkesan dengan sosoknya yang walaupun tidak berpendidikan tinggi tetapi benar-benar bisa berhasil mewujudkan impiannya.

Membaca novel ini kamu akan belajar mengenai kesabaran, persahabatan, keteguhan hati, cinta dan memeluk rasa sakit. Sebuah kisah luar biasa yang akan mengajarkanmu arti kehidupan dari seorang bernama Sri Ningsih.

Tentang Kamu menjadi novel terakhir yang kubaca di tahun 2016 sekaligus menjadi novel terbaik yang kubaca tahun ini. Sebuah novel yang terasa sederhana tapi tidak sesederhana itu.

Kamu mencari sebuah novel yang akan membuka pemahamanmu mengenai kehidupan terutama memaknai kehilangan dan menerima masa lalu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Novel Tere Liye paling favorit sejauh ini :)
"Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Karena dicintai begitu dalam oleh orang lain akan memberikan kita kekuatan, sementara mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh akan memberikan kita kekuatan." (Halaman 286)
Kamis, 29 Desember 2016

[Blog Tour] Sean & Valeria ------------------ GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Sean & Valeria
Penulis : Matchamallow
Penerbit : Loveable
Tebal : 630 Halaman
Terbit : Agustus 2016
Perjodohan Menurut Sean: Perjodohan Sean dengan Jeanita Winata (Kakak dari Valerie) adalah hal yang konyol. Si Sulung dari keluarga Winata itu tidak menyukainya, bahkan Jeanita sudah punya kekasih. Jadi, Sean yakin kalau batalnya perjodohan ini adalah hal yang menguntungkan. Itu yang ia pikirkan, sampai ia bertemu dengan “Jeanita” di pesta topeng.



Perjodohan Menurut Valerie: Perjodohan kakaknya dengan Sean Martadinata adalah hal yang konyol. Apalagi setelah mendengar betapa buruknya kelakuan lelaki itu dari mulut kakaknya sendiri. Itu yang ia pikirkan, sampai ia bertemu dengan Sean di sebuah pesta topeng dan membuat Sean mengira dirinya adalah Jeanita Winata, perempuan yang batal bertunangan dengannya.

Pesta topeng, tebakan yang keliru, dan kesalahan satu malam. Cukup tiga hal itu yang menjebak Sean dan Valerie untuk bersama dalam ...... MASALAH.

---------------------
"Kadang kenyataan memang harus kita terima dalam hidup. Mama tidak ingin mengatakan hal-hal semu hanya untuk menghiburmu sekarang, namun melukaimu nanti." (Halaman 584)
Pernah membayangkan bagaimana jika hidupmu tiba-tiba saja berubah? Hanya karena kesalahan 1 malam kamu harus menanggung semua risiko atas perbuatanmu? Kamu harus menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak kamu kenal karena kondisimu yang sedang mengandung? Apa yang terjadi dengan pernikahan karena terpaksa ini?

Inilah sekelumit kisah Valeria dan Sean. Valeria, seorang remaja berusia 18 tahun yang sedang duduk di tahun terakhir SMA. Valeria sedang menikmati masa-masa remajanya. Valeria merasa hidupnya berbahagia, karena memiliki sahabat dan keluarga yang sangat menyayanginya, juga akhirnya memiliki Fabian, kekasihnya.

Namun, hanya karena 1 malam saja, Valeria yang sangat penasaran dengan undangan pesta topeng milik kakaknya, Jeanita. Dia harus menanggung semua akibatnya.

Valeria yang datang dalam pesta topeng bersama Gwen menyadari bahwa pesta topeng yang dihadirinya ternyata tidak seperti yang dibayangkannya. Valeria yang begitu polos malah merasa tidak nyaman berada di pesta tersebut, apalagi saat ini Valeria sedang menyamar sebagai Jeanita, kakaknya. Sayangnya, ada seseorang yang ternyata mengenali Jeanita dan malah memilih mendekati Valeria yang dianggapnya sebagai Jeanita.

Pertemuan dengan Sean, yang ternyata mantan tunangan Jeanita mengubah semuanya. Sean yang mengira Valeria sebagai Jeanita malah mentraktir Valeria untuk minum. Valeria yang tidak terbiasa minum malah berakhir tak sadarkan diri, dan Sean yang memang sejak awal sudah tertarik kepadanya malah memanfaatkan semuanya.

Hanya karena 1 malam saja, hidup Valeria berubah. Valeria positif mengandung anak Sean. Tidak ada pilihan lain, mereka harus menikah. Sean pun mengajukan persyaratan untuk menikahi Sean sampai bayinya lahir. Bagaimana akhir pernikahan Sean dan Valeria? Akankah pernikahan karena keterpaksaan ini bisa berakhir bahagia?
"Semua pria normal di dunia ini adalah pria makhluk mesum, kecuali jika kau memang berencana ingin menikah dengan seorang biksu." (Halaman 193)
Sean & Valeria adalah novel pertama Matchmallow yang kubaca. Novel ini sebelumnya sempat diposting di salah satu situs kepenulisan secara online, sayangnya aku belum pernah membaca novel ini secara online sehingga aku tidak bisa membandingkan keduanya.

Namun, membaca novel ini aku cukup terhibur dan menikmati setiap lembaran kisahnya. Novel ini tergolong cukup tebal sekitar 630 halaman. Aku awalnya sempat tidak yakin bisa membaca novel ini dalam waktu cepat, ternyata aku salah besar, aku bisa membaca novel ini dalam beberapa jam saja.

Dari segi ide, novel ini sederhana. Sudah banyak novel yang mengambil tema serupa, berupa pernikahan tanpa cinta, pernikahan karena keterpaksaan. Tetapi, Matchmallow bisa memberikan sentuhan yang berbeda dalam novel ini.

Novel ini memang memfokuskan ke kisah Valeria dan Sean menghadapi pernikahan mereka, bagaimana mereka saling menyesuaikan diri dalam kehidupan pernikahannya. Semuanya tentu tidak mudah, mereka berdua menikah dengan kondisi terpaksa, demi anak yang sedang dikandung Valeria.

Semua mungkin akan lebih mudah jika keduanya bisa saling menerima kondisi ini, sayangnya baik Sean dan Valeria sama-sama keras dan gengsi. Apalagi Sean, tipikal pria yang punya harga diri tinggi dan suka memaksa. Pria yang tahu kalau dirinya menarik dan magnet wanita, sayangnya segala pesonanya tidak terlalu berlaku bagi Valeria.
"Kata orang, cinta bisa tumbuh karena kebersamaan dan itu membuatnya ketakutan." (Halaman 378)
Awalnya aku kurang simpati dengan Sean. Bagaimana pun dia yang membuat Valeria sampai berada di posisi seperti ini. Tapi melihat perubahan sikapnya terhadap Valeria membuatku lama-lama jadi menyukai sosoknya. Apalagi saat tahu alasan kenapa dia tidak percaya dengan cinta dan masa lalu Sean yang pahit, membuatku simpati kepadanya.
"Jika ada kata lain yang dapat mewakili lebih daripada 'aku mencintaimu', aku pasti akan mengucapkannya. Kau berarti bagiku lebih dari itu." (Halaman 610)
Membaca novel ini akan membuatmu menyadari bahwa cinta bisa hadir dalam pernikahan yang awalnya tanpa cinta atau mungkin karena terpaksa. Disinilah diperlukan komunikasi, penerimaan dan kejujuran dari pasangan untuk saling menerima.

"Kamu pikir meski Mama dan Papa saling mencintai maka kehidupan itu akan berjalan lancar? Tidak, Vally. Itu adalah proses kehidupan. Semua orang harus melewatinya untuk mendapatkan kebahagiaan mereka." (Halaman 269)
Tidak hanya mengisahkan tentang romansa Sean dan Valeria saja, tetapi kamu juga akan menjumpai kisah persahabatan Sean dengan ketiga sahabatnya Rayhan, Budi dan Daniel.

Buat kamu yang penasaran dengan Rayhan, ada kabar baik buatmu loh, karena novel sekuelnya, Rayhan & Angela sudah bisa kamu temukan di toko buku terdekat atau bisa kamu pesan secara online.



------------------GIVEAWAY TIME-------------------


Aku punya 1 eks gratis novel Sean & Valeria untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati @Loveableous @Romancious_ share info GA ini dengan hastag #SeanValeria

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Kamu lebih suka bad boy atau good boy? Kenapa? 

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 4 Januari 2017.

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Rina Fitri / @Rinafiitri

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 
Selasa, 27 Desember 2016

Blog Tour] Love Cake ---------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Love Cake

Penulis : Jee

Penerbit : Bentang Pustaka

Tebal : 292 Halaman
Terbit : November 2016

Dua hal yang paling dicintai Luna di dunia ini adalah Nando dan pastry. Dia menyukai aroma roti yang menguar dari oven. Juga, menikmati bayangan lelaki pujaan hatinya di setiap cake yang ia ciptakan. Semuanya begitu manis seperti permen kapas merah jambu. Hingga Luna lupa rasa manis yang terlalu banyak dapat menimbulkan getir, bahkan pahit.



Manis yang direguk Luna mulai luntur ketika ia mengikuti kompetisi membuat kue. Luna yang baru saja kehilangan pekerjaan, mengejar hadiah utama berupa kontrak kerja sebagai chef pastry di Delicous One Bakery. Namun, di tengah tahapan kompetisi yang berat, keadaan Nando yang menderita kanker mata memburuk. Luna didera dilema.Kompetisi itu akan menentukan masa depannya. Tapi, ia juga tidak ingin menjadi kekasih yang buruk dengan meninggalkan Nando pada masa-masa sulit.

Sementara itu, Aaron, saingan Luna di kompetisi selalu mengamati Luna dari jauh. Ikut tersenyum saat Luna senang, juga panik ketika Luna dalam kesusahan. Bagi Aaron, Luna akan lebih baik bersamanya, meninggalkan kekasih yang mungkin tidak akan menjamin masa depan gadis itu. Haruskah Luna membiarkan egonya menang sekaligus mengizinkan Aaron mengambil tempat Nando di hatinya? 

--------------------------

Ananda Aluna Winata atau biasa dipanggil Luna percaya semua orang memiliki caranya sendiri untuk bahagia. Ada dua hal di dunia ini yang membuatnya menjadi wanita paling bahagia yaitu kue dan Nando, kekasihnya.
"Bagi Luna, tidak ada yang lebih membuatnya bahagia selain menghirup aroma harum tepung yang menguar dari oven. Tidak ada hal yang lebih menyenangkan selain bergulat dengan telur, butter cream, dan warna-warni yang cantik. Ia sangat menyukai semua itu." (Halaman 3)
Luna sangat menggilai kue dan makanan manis. Sudah sejak lama Luna bermimpi ingin menjadi seorang chef yang ahli membuat pastry dan ingin punya bakery sendiri. Luna pernah punya bakery keluarga bernama Winata, tetapi setelah ayahnya meninggal dia harus kehilangan semuanya.

Luna harus berusaha menghidupi kehidupannya, untungnya Luna berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah bakery, bernama Home. Hari-hari Luna berjalan baik, dia punya kekasih dan pekerjaan yang sangat dicintainya.
"Jika ada hal lain yang membuat Luna bahagia adalah ketika melihat Nando tersenyum saat memakan kue-kue buatannya." (Halaman 4)
Cintanya kepada Nando pun tidak luntur begitu saja, ketika Nando divonis menderita retinoblastoma dan akhirnya kehilangan penglihatannya. Perhatian dan perlakuan Luna terhadap Nando tidak ada perubahan sama sekali, hanya Nando yang membuatnya bahagia.
"Kamu tahu kenapa Tuhan nyiptain manusia dengan satu hati, satu jantung dan satu otak? Karena satu hati, satu jantung, dan satu otak kita akan saling sinkron dan cuma bisa terikat sama satu orang yang kita cintai. Jadi...nggak mungkin banget ketika satu hati, satu jantung, dan satu otak aku udah tersinkron  sama kamu. Aku masih punya tempat untuk orang lain." (Halaman 60)
Walaupun ada Duta, anak pemilik Home, bakery dimana dia bekerja sekarang. Luna tetap tak bergeming. Namun, kehidupan Luna mulai berubah sejak dia kehilangan pekerjaannya di Home dan mulai mengikuti kompetisi lomba membuat kue terbesar dan berhadiah yang cukup menggiurkan. Salah satunya bisa menjadi chef di Delicious One Bakery.
"Perasaan manusia itu beda sama alamat email yang bisa disinkronin ke banyak akun sosial media." (Halaman 60)
Kompetisi yang bertemakan Make Your Love Cake mempertemukannya dengan sosok Aaron, head chef Delicious One Bakery yang juga sama-sama menjadi peserta itu. Aaron ternyata punya misi khusus mengikuti kompetisi tersebut. Sayangnya, ketika kompetisi sudah bergulir dan Luna sedang mempertaruhkan kemampuannya, berita buruk datang begitu cepat. Nando dalam keadaan kritis, apa yang harus dipilihnya?

Di lain sisi, tanpa Luna ada sadari ada sesosok pria yang selalu mengamatinya sekian lama. Sosok yang ikut merasakan segala kebahagiaan sekaligus kesedihan yang dirasakan oleh Luna. Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Ini novel ke-5 dari seri YummyLit yang kubaca. Novel yang menawarkan sebuah kisah dengan aneka macam rasa. Kali ini aku diajak bertemu dengan sosok Luna yang pantang menyerah mengejar impiannya untuk menjadi seorang chef pastry. Selain itu juga kita akan diajak untuk memasuki kehidupan percintaan Luna yang sungguh mengharukan.

Salut sekali dengan Luna yang berasa sekali tulusnya mencintai Nando, kekasihnya. Chemistry Nando dan Luna begitu kuat terasa, aku bisa merasakan perasaan yang tulus di antara keduanya. Walaupun fisik Nando tidak sempurna, perasaan keduanya tetap sama. Walaupun ada pria lain yang mungkin jauh lebih sempurna dari Nando, tetapi Luna tetap memilih Nando, kekasihnya. Menggambarkan sebuah kisah cinta yang menerima segala kelebihan dan kekurangan.
"Karena bagi aku, saat ini bisa melihat kamu masih bangun dari tidur kamu, masih nemuin kamu bergerak, dan kamu masih bernafas itu sudah sangat cukup jadi alasan buat aku merasa bahagia." (Halaman 163)
Aku juga bisa merasakan kegalauan dan dilema Luna saat memilih untuk tetap mengikuti kompetisi yang mempertaruhkan mimpinya atau mendampingi kekasihnya yang sedang kritis. Tentunya berat sekali, karena keduanya sama-sama penting. Untungnya Nando adalah kekasih yang tidak ingin mengekang bahkan mendukung Luna, sehingga Luna akhirnya bisa memilih walau aku tahu itu berat sekali. 
"Seringnya ketika kita merasa sangat butuh hidup, ketika itulah, kita sedang berjarak satu senti dari kehilangan atau kematian. Dan, dalam keadaan ini...aku bukan ngalamin satu di antaranya, tapi dua. Kematian dan kehilangan kamu." (Halaman 174)
Aku bisa merasakan ketakutan yang dirasakan oleh Luna. Bagaimana pun tidak ada satu pun orang yang sanggup untuk menerima kehilangan. Kehilangan selalu menyakitkan. Dan aku juga pernah ada di posisi Luna yang harus berdamai dengan kehilangan.
"Dalam hidup, kita akan banyak mengalami kehilangan. Kehilangan uang. Kehilangan pekerjaan. Kehilangan orang yang kita sayangi. Kita perlu ingat, tidak ada kehilangan yang bisa membuat hidup kita berhenti. Dan, satu-satunya cara untuk mengatasi kehilangan hanya dengan terus berjalan mengikuti waktu." (Halaman 251)
Kehadiran Aaron, sosok playboy yang ternyata bisa juga jatuh cinta terhadap satu wanita menjadikan kisah ini jauh menarik. Sosok Aaron yang kadang-kadang menyebalkan tapi ternyata begitu perhatian terhadap Luna. Sosok Luna yang bisa mengubah Aaron menjadi pria yang jauh lebih baik.
"Dan kamu perlu tahu, melihat orang yang kita cintai adalah satu cara bahagia paling sederhana." (Halaman 253)
Membaca novel ini sungguh menyenangkan. Aku suka sekali bagaimana Kak Jee mengawali setiap babnya dengan nama-nama kue yang kadang-kadang mewakili isi bab dan kadang juga tidak. Ada beberapa nama kue yang memang tidak terlalu familiar, tetapi jadi mengundang rasa penasaranku untuk mengetahui seperti apa bentuk dan rasanya.

Ini bukan tentang kisah cinta segitiga yang kamu pikir, hanya sebuah kisah sederhana tentang kebahagiaan, cinta, passion dan kehilangan. Novel yang bisa kamu baca sambil menikmati cemilan soremu ditemani secangkir kopi, teh atau minuman kesukaanmu.
"Jatuh cinta itu bukan tentang pilihan kayak lo mau makai jins atau rok, kemeja atau kaus. Lo mungkin bisa mikir, tapi lo nggak bisa milih mau jatuh cinta sama jaksa yang baik hati atau si berengsek dengan segala tabiat buruknya. Love isn't about thinking, but feeling. About heart not brain."
Selamat jatuh cinta dengan kisah Luna :)

----------------GIVEAWAY TIME--------------------



Aku punya 2 eks gratis novel Love Cake untuk 2 (dua) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati dan @zichajee share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #LoveCake

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Sebutkan momen apa yang kamu rasa berharga/special atau kamu harapkan ingin terjadi pada hidupmu di tahun 2017 dan kenapa itu jadi momen berhargamu?

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 31 Desember 2016.

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 2 (dua) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Aulia / @nunaalia

dan

Kitty / @womomfey

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 
Selasa, 20 Desember 2016

[Blog Tour] I'll Let You Know ------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : I'll Let You Know
Penulis : Andros Luvena
Penerbit : Elex Media
Tebal : 256 Halaman
Terbit : November 2016
“Aku akan menikahimu, kalau kita sudah dewasa.”
“Seperti Papa Brian dan Bunda?” tanya Ann.
“Seperti Papa Brian dan Bunda,” tegasku mengulang kalimatnya.
“Ahh, dan ini cincinnya?” Ann memungut pegangan pembuka kaleng dari tanganku.
Aku menggaruk belakang leherku. “Ya….”

Ann merasakan kehangatan yang berbeda setiap kali dekat dengan Kemp Kenneth.
Kemp merasa cemburu ketika adik tirinya, Anzu Ikeda, pergi kencan dengan seorang cowok lain yang tidak dikenalnya. Keduanya masih menyimpan can tab – pembuka kaleng – yang menjadi ‘cincin’ mereka waktu kecil dulu.
Apakah mereka akan menepati janji masa kecilnya masingmasing? Atau hanya akan menganggap itu sekadar janji dua orang anak kecil belaka?


-------------------
"Aku tidak tahu perasaan seperti apa yang ada di hatiku. Ini aneh...saat kamu menatap matanya dan mendapati rasa yang tidak teraba. Seolah jatuh ke dalam lubang hitam, namun terasa menyenangkan. Ingin terus seperti ini.... "(Halaman 71)
Kemp dan Anzu adalah sepasang saudara tiri yang begitu saling menyayangi. Papa Kemp dan Bunda Anzu memutuskan untuk menikah dan menjadikan keduanya sepasang saudara. Tetapi, sejak melihat Anzu, Kemp sudah tertarik kepadanya, bahkan Kemp telah membuat janji terhadap Anzu untuk menikahinya ketika mereka dewasa nanti.
"Aku akan menikahimu, kalau kita sudah dewasa." (Halaman 3)
Janji itu pun diikat dengan cincin yang terbuat dari pembuka kaleng yang ditemukan oleh Kemp. Mereka sama-sama menyimpan pembuka kaleng itu sebagai pengingat janji yang telah terukir.

Sekian tahun berlalu, Kemp dan Anzu pun beranjak dewasa. Hubungan keduanya pun dekat sekali, bahkan tidak ragu untuk saling memeluk untuk menyatakan perasaannya. Namun, Kemp dan Anzu tidak pernah menagih janji yang pernah terukir. Mereka menutupi semuanya dan mencintai dalam diam, tanpa mereka sama-sama tahu perasaan masing-masing.

Hingga kemudian Anzu pindah ke Linwood untuk melanjutkan kuliahnya dan jarak mereka semakin dekat. Tetapi hubungan mereka tidak berubah, masih sepasang kakak beradik yang saling nyaman satu sama lain. Kehadiran Christina dan Ethan menjadikan mereka salah paham, akhirnya perasaan mereka pun terkubur begitu saja.

Kemp dan Anzu tidak saling tahu bahwa mereka masih sama-sama menyimpan benda kenangan mereka. Hingga kemudian Ethan dan Anzu memutuskan pacaran sedangkan Kemp menjadi semakin dekat dengan Christina, karena Christina divonis menderita penyakit mematikan.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Anzu dan Kemp menepati janji masa kecil mereka? Atau janji itu hanya akan berakhir sebagai janji masa kecil saja?

Ini pertama kalinya aku membaca karya Andros Luvena, novel yang sederhana tetapi gaya menulisnya membuatku betah membacanya. Tentang sepasang saudara tiri yang sudah saling terikat sejak masa kecil. Perasaan yang makin tumbuh subur ketika mereka semakin dewasa. Mereka tidak pernah melupakan janji masa kecilnya, sayangnya ada saja halangan untuk mengungkap perasaan keduanya.

Hingga kemudian semua bergulir begitu cepat, kondisi Christina yang semakin memburuk dan kedekatan Anzu-Ethan membuat hubungan keduanya merenggang. Walau semuanya mudah tertebak, tetapi aku cukup menikmati kisah ini.

Chemistry yang dibangun antara Kemp dan Anzu begitu kuat terasa. Interaksi keduanya begitu mencair, seakan keduanya memang terlahir untuk bersama. Kehadiran Christina dan Ethan pun menjadi pelengkap kisah ini.

Membaca novel ini membuat perasaan campur aduk, terutama saat bagian Christina divonis penyakit mematikan dan saat membaca surat Christina untuk Anzu, aku dibuat terharu olehnya. Perasaan yang terasa tulus sekali.

Membaca novel ini juga akan membuatmu sadar bahwa cinta tidaklah harus memiliki. Karena mungkin saja, dengan merelakan dan mengikhlaskan kita akan jauh lebih bahagia melihat orang yang kita cintai bahagia.

-------------GIVEAWAY TIME--------------


Aku punya 1 eks gratis novel I'll Let You Know untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati dan @LoveAndros share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #IllLetYouKnow

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Bagaimana pendapatmu tentang cinta tak harus memiliki? 

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 24 Desember 2016.


Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Ayu Calista / @ayucalista18

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 
Senin, 19 Desember 2016

[Blog Tour] Cinta Dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing ---------- GIVEAWAY!!!!


Judul Buku : Cinta dalam Semangkuk Sop

Kaki Kambing

Penulis : Ifa Avianty

Penerbit : Indiva Media Kreasi
Tebal : 176 Halaman
Terbit : Oktober 2016


“Mbak, saya pesan sop kaki kambing sama nasi. Jangan lupa cabe rawit yang banyak, terus dikasih acar timun. Minumnya es teh dua gelas, sama es batu yang banyak. Jangan gede-gede es batunya. Terus minta kerupuk kulit satu bungkus. Oh, ada empek-empek kan, Mbak? Waktu dulu saya ke sini ada soalnya.”

Brrrr. Kwek, kwek, kwek. 

Si mbak tampak mencatat dengan tergesa sambil mengangguk. 

“Mbak, Mbak, saya minta pergedel dua potong.” 

Astaga. Ini beneran dia punya peliharaan naga di perutnya kali ya. 

*** 
Stephanie si Putri Ketimun yang kerap patah hati, Awy sang Pangeran Naga yang dimabuk asmara, dan Gandhi si jejaka nerdy. Inilah kisah yang diduga cinta segitiga. 

------------------------- 

Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Kak Ifa. Kali ini kak Ifa kembali dengan novel terbarunya, Cinta dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing. Judulnya ingatin aku dengan judul-judul FTV yang sering kudengar. Tetapi, tunggu dulu ceritanya tidak sesederhana kisah FTV yang mungkin pernah kamu tonton loh.

Awalnya aku pikir aku akan disuguhkan dengan sebuah kisah cinta karena semangkok sop kaki kambing, ternyata aku salah besar. Kisah ini tidak sesederhana itu. Ini juga bukan kisah cinta segitiga yang sering kamu baca, ini tentang 3 orang yang terjebak dengan perasaan yang bernama cinta.

Ini tentang kisah Stephanie, Awy dan Gandhi yang secara tidak sengaja bersinggungan dengan cinta. Stephanie dan Awy adalah teman saat TK dan akhirnya bertemu kembali. Interaksi keduanya ternyata menumbuhkan ide Awy untuk menjodohkan Gandhi dengan Stephanie. Namun, belum juga ide itu terlaksana, ternyata Awy berubah pikiran. Awy ternyata baru menyadari kalau dia selalu nyaman dengan Stephanie dan malah tidak rela jika Stephanie bersama Gandhi.
"Hah? Jadi cuma begini cara orang menyatakan perasaan, lalu jadian atau lamaran?"
"Mengapa segampang ini, sementara mencarinya kita bisa sampai ke ujung dunia? Apakah sejatinya cinta itu simpel? Cinta? Lalu kamu sudah yakin kalau ini cinta? Tidakkah kamu ingin mengujinya dulu?" (Halaman 29)
Singkat kata, sebuah percakapan di telepon malah membuat keduanya malah langsung terikat sebuah hubungan sebagai sepasang kekasih. Stephanie secara impulsif malah menerima pernyataan Awy. Tetapi, setelah dia menelaah kembali perasaannya, dia malah bingung karena tidak ada getar yang sama untuk Awy dibandingkan terhadap pria yang sebelumnya membuatnya patah hati begitu dalam.
"Kadang aku percaya pada kehidupan sebelum yang sekarang. Soalnya aku termasuk sering bertemu orang-orang yang rasanya pernah kenal begitu lama denganku. Bukan hanya kenal wajah dan suara, tapi juga ketika sudah terlibat obrolan, nyambung. Aneh." (Halaman 49)
Hingga kemudian Gandhi tidak sengaja bertemu dengan Stephanie dan Awy saat mereka sedang menikmati semangkuk sop kaki kambing,menu andalan restoran Gandhi. Gandhi dibuat tertarik dengan sosok Stephanie, sayangnya dia tahu kalau Awy sudah berniat serius terhadap Stephanie.
"Karena kita tidak tahu umur kita sampai di mana. Maka boleh kan jika kita menginginkan kebahagiaan bagi orang-orang tercinta kita sebelum umur kita selesai." (Halaman 63)
Semuanya semakin rumit, ketika paksaan untuk menikah bagi Stephanie semakin kencang berembus. Ibunya yang sedang sakit keras melalui ayahnya meminta agar Stephanie segera menikah. Dilain sisi Awy pun juga terkena kasus yang sama. Dia malah mau dijodohkan dengan keluarga terdekatnya.
"Nikah itu kan tidak main-main. Buat seumur hidup, saya enggak bisa membayangkan bagaimana jadinya, jika separuh lebih hidup saya ternyata tidak bahagia ..." (Halaman 63)
Awy pun memberanikan diri ingin melamar Stephanie. Tetapi Stephanie masih dilema dengan perasaannya. Sedangkan di sisi lain, ternyata hubungan Awy dan Stephanie tidak disetujui oleh keluarganya. Ayahnya meminta untuk mencari istri yang kalau bisa satu suku dengannya, ternyata ada sebuah rahasia masa lalu turun temurun yang membuat keluarga besar Awy hanya mau mengambil istri/suami dari suku yang sama dengan mereka.

Apa yang akan terjadi dengan hubungan Stephanie, Awy dan Gandhi? Bagaimana akhir kisah mereka. Temukan sendiri jawabannya dalam novel ini :)
"Aku hanya mau jadi Pocahontas, bukan Cinderella yang begitu ingin memikat Sang Prince Charming demi merubah hidupnya. Aku punya hidup sendiri. Aku adalah Pocahontas yang memilih memperjuangkan kebahagiaannya sebelum bertemu dengan seseorang yang benar-benar the One baginya." (Halaman 65)
Membaca novel ini tidak membutuhkan waktu yang lama, karena tergolong singkat ceritanya. Tetapi kisah cinta disini tidak sesederhana yang kupikir. Malah aku disuguhkan dengan sebuah kisah percintaan yang rumit, untungnya disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dicerna untuk diikuti.

Setiap orang pasti pernah berada di posisi Stephanie, Awy atau Gandhi. Apalagi jika sudah dalam usia yang cukup matang, pasti ada saja yang menanyakan soal pasangan dan itu sudah menjadi topik umum.
"Menikah kan bukan hanya keinginan satu pihak. Aku juga sebagai calon istri, harus nyaman dulu. Aku enggak nyaman. Aku enggak mau menikah dengan seseorang hanya karena dia menjadi semacam cinta kilat." (Halaman 77)
Untuk Stephanie, aku bisa mengerti kenapa kedua orang tuanya ingin agar dia cepat-cepat menikah karena bagaimana pun orang tua selalu ingin melihat anaknya bahagia. Apalagi bisa mengantarkan anaknya ke pintu gerbang pernikahan, itu hal yang luar biasa sekali.
"Temukan dulu orang yang membuat kamu benar-benar ingin menikah. Pasti pikiranmu berubah." (Halaman 78)
Untuk Awy, aku bisa memahami kenapa keluarganya agak keberatan dengan hubungannya bersama Stephanie. Awalnya aku penasaran kenapa, apalagi rasanya zaman sekarang, sudah jarang yang mempermasalahkan soal suku atau budaya. Tetapi setelah membaca side-story dalam novel ini, aku jadi memahami alasan sesungguhnya.
"Pernikahan tidak boleh terjadi dengan keterpaksaan, namun benar juga bahwa cinta bisa diupayakan. Benar bahwa perbedaan lingkungan bisa jadi duri kelak dalam pernikahan, namun bukankah kita juga punya semacam kemampuan beradaptasi?" (Halaman 89)
Untuk Gandhi, aku bisa memahami kalau dia juga jadi ikutan menyukai Stephanie. Bagaimana pun sulit untuk menolak perasaan yang dinamakan cinta ketika dia hadir. Sayangnya, dia malah tidak berusaha memperbaiki hubungannya dengan Awy, padahal khan persahabatan itu juga tak kalah pentingnya.

Membaca novel ini akan membuatmu menyadari bahwa cinta tidak bisa dipaksakan. Pilihan tetap jatuh pada diri kita, mau menerima atau tidak cinta yang hadir untuk kita. Selamat jatuh cinta :) 

-------------------GIVEAWAY TIME--------------------- 


Aku punya 1 eks gratis novel Cinta Dalam Semangkuk Sop Kaki Kambing untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya: 

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2. Follow media sosial kami: 



3. share info GA ini di twitter dengan mention @RizkyMirgawati @penerbitindiva @ifaavianty sertakan hastag #CDSKIfa 

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

5. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu: 

"Kamu lebih memilih mencintai atau dicintai, kenapa?"

6. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 25 Desember 2016.

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Dewa Ayu Riska / @flamingo_

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 
Jumat, 16 Desember 2016

[Blog Tour] Rewrite ------------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Rewrite
Penulis : Dirsta Alifia
Penerbit : Elex Media
Tebal : 256 Halaman
Terbit : Oktober 2016

Sejauh apa pun aku menghindar, ternyata, langkah-langkahku selalu terarah padamu.



Saras Widjaya, seorang perempuan yang harga dirinya lebih tinggi dari langit ketujuh, berusaha menepis segala rindu yang ia punya pada sang mantan kekasih. 



Gilang Ranggala, yang pandai menerbangkan pesawat dan juga harapan Saras, tak pernah tidak menyesali perbuatannya satu tahun lalu. Emosi yang begitu meledak, juga kata-kata yang tak seharusnya ada, membuat hubungan yang sudah mereka bangun tiga tahun runtuh begitu saja.

Namun, sekuat apa pun Saras menyangkal, ia tetap tak bisa menghindari bayang-bayang Gilang. Sedalam apa pun Gilang menyesal, ia sudah kehabisan cara meyakinkan Saras.

Dalam diam, mereka berharap.

Semoga kisah ini dapat ditulis ulang dengan akhir yang paling baik untuk mereka berdua.

-----------------------

"Terkadang, hidup itu unik, ya? Atau orang-orangnya saja yang terlalu unik? Entahlah. Aku hanya masih terheran-heran  dengan diriku sendiri. Sudah tahu datang ke pernikahan itu bikin makan hati, tapi tetap saja didatangi." (Halaman 3)
Gilang dan Saras bertemu pertama kali di sebuah pesta pernikahan. Saras menjadi salah satu panitia acara pernikahan sahabatnya, Gita sedangkan Gilang menjadi tamu yang menemani ibunya. Tanpa terduga, mereka berakhir saling mengobrol padahal awalnya tak saling kenal. Obrolan yang membuat keduanya saling nyambung satu sama lain. Gilang pun memberanikan diri untuk meminta nomor hp Saras dan kemudian timbullah pertemuan demi pertemuan selanjutnya. Singkat kata, mereka akhirnya memutuskan untuk berpacaran. Saras merasa waktu perkenalan yang singkat, tak membuatnya ragu untuk menjalin hubungan dengan Gilang. Saras merasa menemukan seseorang yang melengkapi dirinya. Hubungan keduanya berjalan dengan baik, malah berlangsung hingga 3 tahun.
"Ketika kita jatuh cinta dengan seseorang, tanpa kita sadari, kita melihat sesuatu dari  orang itu yang tidak dimiliki oleh kita, yang tanpa sadar membuat kita berpikir bahwa orang tersebut dapat memberikan kualitas dari apa yang ia miliki dan tidak dimiliki oleh kita." (Halaman 30)
Hingga kemudian, saat mereka sedang bertugas di London, Gilang kepikiran untuk menjadikan hubungan keduanya ke tahap yang lebih serius. Gilang sudah merencanakan lamaran yang special untuk Saras. Sayangnya, semua gagal total. Mereka malah berakhir adu mulut dan sebuah kalimat keluar dari mulut Gilang dan menghancurkan semuanya. Sejak malam itu, hubungan mereka berakhir. Saras memilih menghindari Gilang, walau Gilang berulang kali meminta maaf atas peristiwa itu, tapi Saras sudah terlanjur sakit hati.
"Karena, Saras, meskipun laki-laki paling tidak tahu diri ini sudah membuat tiga tahun terakhir kamu menjadi sia-sia, kamu tetap memberikan kesempatan buat dia untuk kembali merasa memiliki kamu." (Halaman 28)
Setahun lebih berlalu, mereka kembali bertemu di sebuah momen pernikahan. Seperti de javu, Gilang pun merasakan kerinduan yang mendalam terhadap Saras, apalagi penampilan Saras yang berhijab terlihat makin menarik di matanya. Gilang pun memutuskan untuk meminta kesempatan kedua, Gilang ingin mengejar Saras kembali dan memperbaiki kesalahannya di masa lalu. Akankah niat baik Gilang bersambut atau kesempatan Gilang untuk bersama Saras sudah tidak ada lagi?
"Kadang, hidup itu lucu, ya? Kita bisa dengan akrab mengobrol dengan seseorang yang belum terlalu kita kenal, bersahabat dengan orang yang baru kita kenal selama satu bulan, mengagumi seseorang yang tidak pernah kita temui sebelumnya, namun mendadak canggung ketika mengobrol dengan orang yang berstatus mantan. Padahal sebelumnya, orang itulah bagian terpenting dari hidup kita, seolah kita tak bisa hidup tanpa dia. Tetapi nyatanya? Hanya berselang satu atau dua tahun setelah kita berpikir demikian, orang itu sudah menjelma menjadi orang yang paling kita benci, yang paling ingin kita kuliti hidup-hidup. Atau yang paling bagus, kita tendang ke Segitiga Bermuda agar tidak usah bertemu dia selama-lamanya." (Halaman 26-27)
Rewrite merupakan novel pertama Dirsta yang akhirnya diterbitkan, setelah selama ini hanya diunggah di salah satu situs kepenulisan secara online. Rewrite mengisahkan mengenai sepasang mantan kekasih yang kembali bertemu. Walau keduanya masih saling mencintai, tapi ada semacam dinding pemisah yang membuat mereka ragu untuk melangkah merajut kembali kisah mereka.

Hingga sang pria memutuskan untuk kembali memperjuangkan perasaannya dan memperbaiki kesalahannya. Sang pria ingin kesempatan kedua untuk merajut kisah mereka.

Seperti ada pepatah yang bilang bahwa kita akan mensyukuri apa yang kita miliki setelah kita merasakan kehilangan. Seperti itulah kasus yang dihadapi oleh Gilang dan Saras, 2 tokoh utama dalam novel ini. Perpisahan keduanya yang tidak baik-baik karena emosi dan kecemburuan membuat hubungan yang terjalin indah hancur seketika meninggalkan penyesalan.

Ide cerita yang sungguh sederhana, dan mungkin pernah dan bisa saja sedang dialami oleh siapa saja, termasuk kamu yang sedang membaca novel ini. Memang sulit rasanya move on dari mantan kekasih, masih memendam perasaan yang sama, ingin balikan tapi susah, perasaan-perasaan yang wajar sekali dihadapi oleh orang yang baru saja putus.

Dirsta mampu mengeksekusi ide ceritanya itu dengan sangat baik, membuatku bisa ikut merasakan kegalauan diantara keduanya, baik Saras maupun Gilang. Jujur, aku penasaran sekali alasan mereka bisa putus dan saat tahu aku bisa memaklumi keputusan Saras yang memilih mengakhiri kisahnya dengan Gilang. Kalau aku berada di posisi Saras saat itu, aku pun mungkin akan melakukan yang sama. Pastinya sakit sekali mendengar kata-kata seperti itu dari mulut orang yang paling kita cintai.

Tapi untuk membenci Gilang juga terasa sulit. Sosok Gilang yang tampan, enak diajak ngobrol dan memikat tentunya menjadi magnet wanita termasuk Saras dan wajar jika hingga saat ini Saras sulit melupakan sosoknya. Mungkin kekurangan Gilang hanya kadar cemburu yang terlalu berlebihan dan sulit menahan emosi yang berbuah penyesalan.

Diceritakan dari 2 sudut pandang, baik Saras dan Gilang, sebagai pembaca aku jadi bisa memahami apa yang berkecamuk dalam hati dan pikiran keduanya, bagaimana mereka menyikapi perasaan dan pertemuan kembali mereka setelah lama tak saling berjumpa.

Membaca novel ini kita akan diingatkan kembali untuk memperjuangkan apa yang kita rasakan dan jujur terhadap perasaan kita sendiri. Setiap orang pasti punya kesalahan, sekarang bagaimana kita memperbaiki kesalahan itu dan tidak mengulanginya lagi. Kesempatan kedua bisa saja ada, tetapi bisa juga tidak, semua tergantung pilihan keduanya. Tetapi setidaknya kita sudah berusaha.

Mungkin kamu bisa menebak seperti apa kisah ini akan berakhir, tapi percayalah kamu akan menikmati membaca kisah ini seperti aku, karena ide yang diangkat begitu dekat dengan kehidupan sehari-hari. Jadi kamu termasuk #TimBalikan atau #PantangBalikan ?
"Menikah itu menyempurnakan separuh agama. Bukan cuma soal senang-senang. Hakikat pernikahan sesungguhnya jauh lebih besar dari pada itu. Coba kamu lihat diri kamu sendiri sebelum berani meminta anak orang untuk hidup sama kamu. Pikirkan apa saja yang bisa kamu beri ke dia, bukan hanya memikirkan apa saja yang akan kamu dapat setelah kamu menikahi dia." (Halaman 231) 

------------------GIVEAWAY TIME------------------


Aku punya 1 eks gratis novel Rewrite untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati @dirstalifia dan @elexmedia share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #GARewrite

3. Follow instagram @dirstaalifia 

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Menurutmu, apa 3 (tiga) hal penting dalam sebuah hubungan?

Misal : komunikasi yang baik, perhatian, dan lain-lain (jawab semenarik mungkin ya)

6. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 18 Desember 2016.

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

A'imatul Latifah / @Aim_La27

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :) 
Sabtu, 10 Desember 2016

[Book Review] The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable

Judul Buku : The Number You Are Trying to
Reach is Not Reachable
Penulis : Adara Kirana
Penerbit : Bukune
Tebal : 298 Halaman
Terbit : Oktober 201

Kata orang-orang, aku ini genius dan kelewat serius.



Oke, memang koleksi piala dan medali olimpiadeku sedikit lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih seusia anak kelas sepuluh, tapi sudah ikut beberapa try out SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi.



Namun, Kak Zahra—guru homeschooling-ku-menganggapku perlu bersosialisasi. Katanya, biar "nyambung" sama orang-orang.



Untuk apa? Aku punya teman kok: Mama, Kak Zahra, Hera, dan... saudara-saudara yang sering kulupa namanya.

***
“The Thirteen Books of Euclid's Elements. Buku itu bisa kamu dapat asal kamu mau masuk SMA,” tantang Kak Zahra suatu hari.

Tidak mungkin. Itu kan, buku legendaris yang ditulis sejak abad ketiga sebelum Masehi. Aku ingin sekali mengoleksi dan mempelajarinya sendiri. Rasanya pasti lebih memuaskan.

"Oke, aku coba satu semester, ya," jawabku mantap.

Demi buku itu, bolehlah aku jalani hidup sebagai anak SMA biasa. Lagi pula, sesulit apa "nyambung" sama orang-orang?

--------------------
Aira sangat suka belajar. Sudah 16 tahun dia belajar melalui homeschooling, dan tidak belajar lewat sekolah formal. Aira pernah bersekolah sebelumnya, waktu kelas satu SD, tapi karena semakin lama dia bersekolah, dia merasakan tidak cocok dengan anak-anak di sekelilingnya, akhirnya dia pun mengundurkan diri.

Selama ini Aira sangat menikmati kehidupannya. Dia tidak punya teman banyak, hanya kepada Mama dan Kak Zahra, guru lesnya saja dia bisa bercerita banyak. Hingga suatu hari, Kak Zahra membawa informasi mengenai lomba cerdas cermat matematika dan hadiahnya sungguh menggiurkan sekali. Hadiah berupa The Thirteen Books of Euclid's Element's, hasil terjemahan Thomas Heath. Buku aslinya ditulis oleh Matematikawan Yunani bernama Euklides di awal abad ke-3 SM.

Aira sudah pernah membaca buku itu sampai selesai, tapi hal itu tetap membuatnya tertarik mendapatkan buku istimewa itu. Namun, betapa kagetnya Aira bahwa dia harus bersekolah untuk bisa mengikuti lomba itu. Kak Zahra pun membujuk Aira untuk memikirkan untuk kembali ke sekolah formal, SMA seperti anak-anak seusianya.
"Percaya sama kakak, kalau kamu masuk sekolah, banyak hal yang kamu bisa pelajari. Misalnya dari ekskul, organisasi dan segala macam. Percuma kalau kamu pintar, tapi kamu enggak bisa bersosialisasi dengan baik." (Halaman 4)
Banyak hal yang dikemukakan oleh Kak Zahra, dan membuat Aira cukup berpikir. Apalagi Kak Zahra yakin bahwa dengan bersekolah Aira bisa bersosialisasi dan punya banyak teman.
"Nah, emangnya kamu enggak mau, kalau setiap kamu melangkah, kamu punya teman? Punya orang yang bisa kamu ajak bicara dengan nyaman? Dunia ini luas dan Kakak yakin kaki kamu nggak mungkin melangkah di sini-sini aja. Kamu pasti bakal melangkah jauh. Satu teman saja enggak cukup buat dunia yang luas ini, Aira." (Halaman 5)
Hal ini ternyata didukung oleh Mama Aira yang memang sejak lama ingin melihat Aira bersekolah kembali. Papa, Hera dan Viona, mama tirinya pun antusias sekali mendengar Aira akan kembali masuk SMA. Walau itu pun harus dengan perjanjian dan Aira baru akan mencoba selama 1 semester dulu, hanya untuk mengikuti lomba cerdas cermat itu.
"Gue kira orang pinter kayak lo tahu kalau sosialisasi itu hal yang penting di hidup. Lagian, pelajaran enggak cuma didapetin dari buku. Lo juga bisa belajar dari orang-orang di sekitar lo. Bahkan, ada beberapa pelajaran yang cuma bisa lo dapetin dari pengalaman langsung bukan dari buku-buku besar lo itu." (Halaman 20)
"Dan menurutku, setiap pengalaman yang bisa kualami di hidup sudah diwakili oleh banyak orang-orang hebat. Orang-orang yang kemudian menuliskan atau dituliskan kisahnya, aku selalu belajar tentang kehidupan dari biografi atau autobiografi seperti itu. Jadi, ketika Hera mengatakan bahwa ada pelajaran yang tidak bisa kudapatkan dari buku, dia pasti sedang bercanda." (Halaman 20)
Aira pun akhirnya kembali masuk SMA. Awalnya dia merasa berbeda dengan yang lain, tapi perlahan-lahan dia menemukan seorang teman baru, Kalila. Juga Rio seorang teman yang malah mengajaknya untuk mengikuti kelas tambahan untuk siswa-siswi yang bernilai kurang.

Aira takut terlihat aneh, jadi Aira pun mulai menutupi kepintarannya dan bersikap seperti siswi biasa-biasa saja, tanpa menunjukkan bahwa dia punya IQ di atas rata-rata dan dia sudah menguasai semua materi SMA.
"Terserah kamu, sih. Asal jangan sampai, kesannya kamu kayak bohong gitu. Malah jadi masalah nanti." (Halaman 71)
Perlahan-lahan Aira pun mulai nyaman dengan kehidupan barunya. Aira mulai bisa membuka diri kepada teman-teman baru. Bahkan Aira jadi bisa tahu banyak bahasa gaul dari teman-temannya. Aira pun mulai memahami bahwa benar ada banyak hal yang bisa dipelajari dari kehidupan, bukan hanya dari buku saja.
"Gue belakangan ini belajar kalau gue enggak bisa menilai orang dari luarnya saja, dan gue sadar kalau lo juga benar tentang enggak semua hal bisa dipelajari dari buku teks. Ada hal-hal yang harus kita alami dan pelajari sendiri." (Halaman 103)
Tapi, lama-lama Aira juga mulai takut akan perubahan dirinya. Takut bagaimana jika orang-orang tahu bahwa selama ini dia menutupi kepintarannya? Bagaimana pandangan teman-temannya, termasuk Kalila, Rio dan guru les tambahannya, Arka akankah mereka berubah kepadanya?
"Kalau kamu mengubah satu hal di hidup kamu, lama-lama seluruh hidup kamu akan berubah." (Halaman 109)
Akhirnya menemukan 1 (satu) lagi novel yang membuatku begitu hanyut saat membacanya. Gak menyangka, novel ini membuatku penasaran membaca sejak halaman awal hingga akhir.

Senang sekali bisa kenalan dengan sosok Aira, sosok remaja yang pintar dan sangat suka belajar. Dia memang unik dan berbeda dengan remaja seusianya. Dia selalu haus akan ilmu dan bagi dia belajar itu kayak bermain, tiada hari tanpa belajar.

Awalnya bingung ada ya remaja seperti itu, tapi saat tahu kehidupan keluarganya aku bisa memahami. Dia benar-benar duplikat mamanya. Mamanya juga pintar, tapi senang bersosialisasi. Hal yang berbeda dengan Aira yang kurang luwes dalam pergaulan.
"Selain bahasa gaul, lo juga harus belajar cara hidup remaja-remaja sekarang. Percuma lo bisa bahasa gaul kalau lo enggak bisa bertahan hidup." (Halaman 131)
Hingga iming-iming buku istimewa yang dia inginkan, dia pun mulai keluar dari zona nyamannya. Hal ini memang menakutkan bagi Aira, tetapi setelah dijalani dia menemukan banyak hal baru yang tidak bisa didapatkannya dari buku. Dan lebih enak langsung didapatkan dari pengalamannya sendiri.

"Menurut gue, sebaiknya lo jangan terlalu fokus buat berhasil. Kalau lo mikirin harus berhasil terus, bisa-bisa lo malah gagal. Mendingan, lo fokus belajar dan mikir kalau lo harus bisa menguasai materinya, bukan harus lolos." (Halaman 143)
Karakter Aira benar-benar konsisten dari awal hingga akhir. Aira yang memang agak kaku, tetapi perlahan-lahan dia mulai membuka diri. Penulis membuat Aira berubah secara perlahan-lahan, Aira mulai berteman dan bisa mengerti orang lain. Aira mulai bisa memahami apa artinya sosialisasi dan tidak terlalu menonjolkan kelebihannya.
"Menurut saya, bohong itu enggak pernah menghancurkan selama tetap jadi kebohongan. Yang menghancurkan adalah, kalau kejujuran mulai tampak di sela-sela kebohongan." (Halaman 146)

Walaupun Aira takut akan perubahan, tapi perlahan-lahan dia bisa memahami bahwa tidak semua perubahan itu buruk. Dia mulai melihat perubahan dari sisi yang berbeda. Dan ternyata dia bahagia menjalaninya.
"Belajar emang penting, tapi tanpa sosialisasi buat apa? Belaajr dari buku itu penting. Tapi lebih hebat lagi, kalau kita enggak sepenuhnya terpatok sama buku. Mereka bilang 'baca buku, lalu bikin bukumu sendiri, cari pengalaman sendiri." (Halaman 190)
Hingga kemudian rahasia tentang kepintarannya itu menjadi bumerang bagi dirinya. Dia harus memilih antara temannya atau lomba cerdas cermatnya, Aira pun bisa memilih yang terbaik.
"Orang yang benar-benar teman kita, enggak bakal mungkin marah lama-lama. Dan kalaupun dia emang enggak mau maafin kamu padahal kamu udah minta maaf, mungkin itu tandanya kamu harus cari teman lain, karena dia enggak bisa nerima kamu apa adanya." (Halaman 206)
Novel ini memang tidak terlalu mengulas tentang romansa para tokohnya, ada sebagian kisah memang antara sosok Aira, Arka dan juga Rio tapi semua dengan takaran yang pas. Memang novel ini lebih difokuskan untuk perkembangan karakter Aira dan bagaimana dia menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya.

Jujur aku awalnya penasaran sekali dengan judul novel ini dan akhirnya bisa kuketahui setelah membaca kisah Aira. Judul yang memang pas menggambarkan kisah Aira ini.
"Karena buat saya, kamu itu kayak nomor yang enggak bisa diraih.
Karena kamu enggak bisa diraih atau seenggaknya, susah diraih. Saya dari dulu tahu kamu pinter, tapi kamu nutup diri. Itu yang saya enggak ngerti kenapa. Buat saya, kamu itu semacam ... misteri. Dan saya beruntung banget bisa kenal sama sesuatu yang enggak bisa diraih."
"Tapi, kenapa harus 'nomor'?"
"Yah, pertama, karena pertama kali kita kenal, gara-gara salah sambung. Kedua, yang paling penting karena kalau nomor enggak bisa diraih, ada suara bilang 'cobalah beberapa saat lagi'. Menurut saya, kamu itu mengundang orang-orang buat kenal sama kamu lebih dalam, dan bikin orang-orang terus mencoba." (Halaman 219)
Kamu mencari sebuah novel remaja yang ringan dan kamu bisa mengambil hikmah dari kisahnya, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Novel yang membuatku jatuh cinta dan membuatku sadar bahwa perubahan akan selalu datang. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, tergantung darimana kita melihatnya. Jadi, jangan takut untuk keluar dari zona nyamanmu dan berubah ya, siapa tahu perubahan bisa membawamu menjadi pribadi yang lebih baik dan menemukan hal-hal baru.
"Menurutku, perubahan memang menakutkan. Tapi, itu adalah bagian dari hidup - bagian dari tumbuh besar. Mama pernah bilang, kalau Mama tidak berubah, mungkin aku tidak akan pernah ada. Dan itu benar. Perubahan tidak selamanya buruk, dan lagi pula, menurutku sekarang, perubahan juga dapat menentukan siapa diri kita sebenarnya." (Halaman 287)
Kamis, 08 Desember 2016

[Book Review] To Be With Mr.Popular

Judul Buku : To Be With Mr. Popular

Penulis : Gemscribble

Penerbit : Moka Media
Tebal : 410 Halaman
Terbit : Oktober 2016

Berawal dari perkenalan singkat di Omegle, Jasper, cowok popular dan menjadi incaran banyak cewek di kampus, jadi gencar mendekati Fany.


“Kenyataannya, Fany tak ‘sebiasa’ yang Jasper pikir sebelumnya. Fany tak mudah untuk didapatkan. Terlebih, ketika dia mengetahui fakta bahwa ternyata Fany adalah mantan pacar Alex, rival abadinya. Fany jelas bukan tipikal umum target incaran Alex. Jasper tahu benar tentang hal itu. Fakta tersebut semakin mendorongnya untuk mencari tahu apa yang istimewa dari cewek itu. Fany yang tidak percaya bahwa Jasper mendekatinya, akhirnya tahu satu hal; Alex dan Jasper adalah rival. Itu artinya, Jasper ….”

------------------------
To Be With Mr. Popular merupakan novel debut dari Gemscribble. Sejak melihat covernya jujur aku sudah jatuh hati dan makin dibuat penasaran dengan sinopsisnya, bagaimana seorang cewek biasa-biasa saja akhirnya dekat dengan seorang cowok populer di kampusnya.

Secara ide sederhana sekali, tapi gaya menulis Gemscribble membuatku jatuh hati dan betah membaca sejak halaman awal. Dikisahkan Jasper dan Tiffany tak sengaja bertemu di situs Omegle, sebuah situs yang terkenal jadi tempat untuk chatting dengan seseorang yang asing.
"Logikanya, separah apa pun populasi di sini harusnya ada sampel yang nggak atau belum terkontaminasi kan? Harusnya ada." (Halaman 4)
Berawal dari sebuah keisengan, mereka akhirnya berkenalan. Awalnya terkesan biasa saja, saling berbalas chat, akhirnya malah ketahuan kalau mereka berdua ternyata berasal dari kota yang sama. Jazz yang pada akhirnya dengan pedenya malah mengatakan bahwa dia sudah mengenal Fany, membuat Fany bingung bagaimana Jazz bisa mengetahui dirinya. 

Hingga kemudian keesokan harinya, Fany secara tidak sengaja bertemu dengan Jazz, cowok populer di kampusnya dan malah ingatannya pun kembali ke isi chatnya kemarin dengan seseorang bernama Jazz yang dikenalnya di Omegle. Apakah mungkin Jazz ini orang yang sama? Tapi, kenapa cowok sepopuler itu malah berkeliaran di Omegle?

Apalagi Fany merasa bahwa dirinya tidak istimewa, bukan gadis populer di kampusnya, jadi berasa tidak mungkin Jazz mengenalnya. Apalagi keduanya berbeda jurusan, jadi kemungkinannya kecil sekali. Hal yang berbeda dengan Jasper, yang biasa dipanggil Jazz. Siapa di kampus yang tidak mengenalnya, tipikal cowok yang punya sejumlah kriteria yang menjadi magnet wanita. Apalagi Jazz punya senyuman yang memikat. 

Singkat kata, mereka akhirnya dekat bahkan kemudian Jazz mendeklarasikan diri mereka berdua sebagai sepasang kekasih. Fany malah terkesan tidak menolak, juga tidak menyetujui malah membiarkan semuanya terserah Jazz. 

Sampai suatu saat Alex, mantan Fany muncul kembali dan ada seseorang yang diam-diam ternyata menaruh perhatian terhadap Jazz, apa yang akan terjadi? Bagaimana akhir kisah Jazz dan Fany? 
"She may looks ordinary, but if you look closer, she's not that ordinary." (Halaman 75)
Membaca novel ini begitu menyenangkan, bagaimana perkenalan iseng di Omegle bisa membuka percakapan hingga pertemuan di dunia nyata. Dunia yang terasa sempit, ternyata Fany dan Jazz sekampus walau beda jurusan. Hingga kemudian satu per satu terkuak, bahwa Fany adalah mantan kekasih Alex, rival sejak lama dan semakin mengenal Fany, Jazz malah jatuh penasaran.

Awalnya Jazz hanya iseng menolong Fany yang begitu ketakutan bertemu kembali dengan Alex, bermaksud untuk menolongnya. Jazz malah mengakui bahwa mereka sepasang kekasih. Pernyataan yang langsung menyebar ke seluruh kampus, apalagi berita ini sungguh mengejutkan. Tapi Jazz sama sekali tidak ingin meralat bahkan ingin mencoba mengenal Fany lebih dekat.

Mereka pun jadi sering bertemu dan menghabiskan waktu bersama. Akhirnya kenyaman pun sulit untuk dihindari. Jazz akhirnya tidak bisa menolak ketika rasa penasarannya berbuah rasa sayang sungguhan terhadap Fany, tetapi Jazz tidak pernah tahu perasaan Fany.

Kemunculan Alex kembali, dan sahabat Jazz sendiri mengakui perasaan terhadapnya, membuat hubungan mereka menjadi semakin rumit. Kesalahpahaman, kecemburuan kemudian malah membuat masalah sederhana menjadi begitu rumit. 
"Kalo gue bisa gue nggak bakal milih untuk jatuh ke cowok kayak Jasper. Lo tahu gimana gue jauh beda sama lingkungan yang dia punya. Tapi gue nggak bisa milih. Gue sayang sama dia." (Halaman 353)
Aku gak menyangka novel setebal 400 halaman ini akan membuatku penasaran dengan kisahnya. Diceritakan dari sudut pandang Jazz dan Fany secara bergantian, aku bisa memahami dan mengerti apa yang mereka rasakan satu sama lain. Perkenalan di Omegle, pertemuan pertama di kampus hingga berujung kedekatan keduanya. Semuanya terasa mengalir begitu saja, bagaimana dua orang yang tak saling mengenal akhirnya bertemu dan bahkan menjalin suatu hubungan.

Gemscribble benar-benar membuat kisah sederhana ini menjadi sesuatu yang menarik untuk diikuti. Kisah romansa yang ringan tetapi membuatku terhibur, walau sejak awal aku bisa menebak akan dibawa kemana kisah ini, tetapi aku begitu menikmati kisah Jazz-Fany sejak halaman awal hingga akhir.

Pergulatan batin keduanya hingga chemistry yang perlahan-lahan terbangun, hingga terkuaknya masa lalu Fany dan Alex menjadi warna tersendiri dalam novel ini. Membaca novel ini mengajarkan kepada kita bahwa cinta bisa hadir kapan saja dan kepada siapa saja. Kita tak bisa menolak ketika cinta hadir, karena cinta punya cara kerjanya sendiri, kita tinggal merasakannya saja.
"Bisa ketemu waktu itu aja udah sulit untuk dipercaya. Seberapa sering, sih, kejadiannya bisa ketemu roang di kehidupan nyata lo pas lagi chat di Omegle? Tapi sekarang malah lebih parah, itu pertama kalinya Jasper main Omegle dan dia langsung chat denganku." (Halaman 374)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design