Senin, 04 Desember 2017

[Blog Tour] Impian Demian - Pertemuan Tak Terduga dengan Penulis

Aku sedikit terlambat tiba di rumah teman yang menjadi host acara tupperware bulan ini. Sudah ada lumayan banyak orang di ruang tengah, tempat acara itu diadakan. Teman kantor yang nge-host ini sedang tergila-gila pada produk wadah makanan kedap udara yang berasal dari Negeri Paman Sam itu. Maka nggak heran, begitu ada tawaran nge-host dari  seorang anggota tupperware, langsung saja disambarnya.

Menjadi tuan rumah acara Tupperware itu punya keuntungan sendiri. Tuan rumah hanya perlu mengumpulkan potensial buyer untuk menghadari demo Tupperware, dan dia akan mendapatkan hadiah produk. Hadiah itu tergantung jumlah transaksi yang terjadi pada saat acara. Semakin banyak barang yang laku, akan semakin bagus dan mahal produk yang bisa didapatkannya. Dan  teman itu sudah mewanti-wanti kami untuk ikutan membeli produk. Itu permintaan yang sulit ditolak, karena dia juga nyaris nggak pernah menolak pemintaanku. Lagi pula, aku suka Tupperware kok, jadi ini simbiosis mutualisme.

“Ky, orang yang nawarin nge-host ini bawa temennya, lho,” Asri, si pemilik rumah menahan saat aku hendak duduk. “Gue yakin lo pasti excited dan pengin kenalan.” Senyumnya tampak lebar.

“Adam Levine?” godaku sambil tertawa. “Sori, tapi gue sedang nggak ingin selingkuh. Suruh dia  balik lagi kapan-kapan deh, saat hormon  gue sedang nggak stabil.”

“Adam Levine juga nggak kepengin punya affair sama lo, kali!” jawab Asri cemberut. “Dia lagi mabuk kepayang sama bini dan anaknya.” Dia kini setengah menyeretku menuju sudut ruangan, tempat seorang perempuan berjilbab merah sedang duduk bermain ponsel. “Itu Nimas Aksan, Neng! Gue tahu kok kalo impian terbesar bloger dan reviewer buku itu adalah ketemu langsung sama penulis dan ngobrol eksklusif.”

Senyumku sontak melebar. “Beneran Nimas Aksan yang penulis itu?” Aku baru saja selesai membaca buku terbarunya yang berjudul Impian Demian.

“Ya, iyalah, Neng. Memangnya ada berapa Nimas Aksan sih? Lo mau kenalan sendiri atau harus  pake jasa gue?”

“Gue bisa sendiri,” sambutku cepat. “Pake jasa lo tarifnya mahal. Ntar lo malah paksain gue beli Blossom Collection, padahal gue udah punya 2 set.” Aku buru-buru mendorong Asri menjauh, sebelum mendekati sofa di sudut ruangan, yang memang sedikit terpisah sofa set dan tempat duduk lain yang sudah diatur untuk keperluan acara.

“Hai…” tegurku begitu sampai di dekat perempuan itu. Aku menunggu sampai kepalanya terangkat sebelum melanjutkan, “Mbak Nimas Aksan, kan?” Wajahnya terlihat sama persis dengan foto-fotonya di sosial media miliknya. Karena aku bloger  buku, hampir semua teman di sosial mediaku adalah pencinta buku, terutama penulis. Jadi, wajah Nimas Aksan lumayan akrab, terutama beberapa minggu terakhir setelah buku terbarunya terbit. “Kenalkan, saya Kiky, Mbak.”

Nimas Aksan berdiri dan menyambut uluran tanganku. “Halo….” Senyumnya tampak ramah.

Aku menyilakan dia duduk kembali dan ikut mengambil tempat di dekatnya. “Saya boleh ngobrol dengan  Mbak Nimas sebentar? Nggak  ganggu?” Aku sih berharapnya dia nggak keberatan diajak ngobrol. Bertemu langsung dengan penulis yang bukunya fresh from  the oven akan bagus untuk cerita dalam blog-ku.

Nimas serentak menggeleng. “Sama sekali nggak. Mau ngobrol apa?”

Asyik. Ini namanya pucuk dicinta ulam tiba. “Saya sudah baca buku Mbak Nimas yang baru, lho. Dan saya penasaran dengan POV 1 laki-laki yang Mbak Nimas angkat. Nggak banyak kan penulis perempuan di Indonesia yang menulis dengan POV seperti itu. Ada alasan khusus, Mbak?”

“Alasan khusus?” Nimas mengulang kata-kataku. “Cuman pengin tantangan baru aja sih sebenarnya. Saya pernah membaca Madre punya Dee, dan jadi pengin mencoba. Ibu saya pernah bilang kalau nggak ada yang sulit dikerjakan asal mau. Yang ada tuh malas.”

“Nasehat bagus, Mbak.” Aku melanjutkan pertanyaan, “Oh ya, saya juga sudah baca buku pertama Mbak Nimas yang judulnya Janji Es Krim itu. Kok jaraknya lumayan jauh dengan buku yang ini ya, Mbak?”

Nima memperbaiki posisi duduknya sehingga kami berhadapan. Wajahnya terlihat semringah. Dia tampak bersemangat bercerita tentang bukunya. “Iya, lumayan jauh sih karena buku pertama saya itu ditulis pas anak pertama saya lahir. Setelah itu sibuk ngurus baby dan hamil lagi dalam jarak waktu setahun. Saya baru konsen menulis lagi setelah anak kedua saya berumur tiga tahun dan mulai mandiri. Itu sih yang bikin jarak terbit lumayan lama.”

“Trus bikin Impian Demian itu berapa lama sih, Mbak?” Mumpung ketemu narasumber yang bersahabat, sekalian saja diubek-ubek.  Lumayan untuk mengisi blog. Ini kesempatan yang nggak datang dua kali.

“Impian Demian itu dimulai sejak Januari 2017 sih. Benar-benar kelar dan disetor ke editor itu bulan Agustus 2017.”

“Ada kesulitan waktu ngerjain Demian nggak, Mbak?”

“Sebenarnya bukan kesulitan dalam pengerjaan sih, Mbak Kiky. Lebih ke deg-degan kalau karakter tokohnya kurang  laki.” Nimas tampak berpikir, mengingat-ingat. “Yang lain paling soal riset karena mengangkat cerita tentang pabrik dan dunia arsitektur yang  jauh dari dunia saya.”

“Oh ya, satu lagi nih, Mbak,  Demian itu tokoh yang karakter aslinya ada dalam  dunia nyata atau hanya rekaan sih?”

Nimas tersenyum. “Setiap karakter saya dalam cerita sebenarnya punya role model aslinya sih. Jadi ya, ada sosok Demian asli dalam dunia nyata. Cowok skeptis dan sinis memandang hidup. Dan meskipun pintar, dia malas menonjolkan kepintarannya.”

“Boleh tahu siapa orangnya, Mbak?”

Nimas tertawa. “Kayaknya sih mirip editor saya, Mbak. Dia sendiri yang bilang kalau Demian lumayan mirip karakter dia. Mungkin karena itu dia lebih mudah klik  ke naskahnya.”

Aku ikut tertawa. “Termasuk bagian womanizer-nya, Mbak?” tanyaku iseng.

Tawa Nimas menjelma menjadi gelak. “Bagian yang itu saya nggak berani jawab sih. Nanti ditanyakan sama orangnya langsung.”

Suara riuh dari tempat demo Tupperware mengalihkan perhatianku. “Mbak Nimas pengguna Tuperware juga?” Aku mengalihkan topik percakapan.

Nimas mengangguk. “Saya nggak semaniak ibu-ibu dalam meme Tuperware itu sih, tapi ya, saya punya beberapa koleksi Tupperware. Paling suka sih sama produk  T-Pop karena komplit dan punya kemasan khusus yang  cantik, sehingga pas untuk dijadikan kado.

Aku merasa percakapan singkat kami sudah cukup untuk mengisi rubrik temu penulis di blogku. “Oke, Mbak Nimas, makasih banyak untuk kesempatan ngobrolnya, yah. Nggak setiap hari bisa ketemu penulis keren nih. Wawancaranya boleh saya masukkan  dalam blog saya, kan?”

“Tentu saja boleh. Hitung-hitung buat promo.”


Postingan ini merupakan cerita pendek yang aku buat setelah obrolan singkat dengan Mba Nimas Aksan, penulis Impian Demian yang diterbitkan oleh Elex Media di whatsapp sekaligus sebagai bagian dari rangkaian Blog Tour Impian Demian.

Jangan lupa, simak juga kisah seru lainnya di blog teman-teman lainnya ya, yuk cek saja di banner di bawah ini:


Jumat, 01 Desember 2017

[Blog Tour] Impian Demian

Judul Buku : Impian Demian

Penulis : Nimas Aksan
Penerbit : Elex Media
Tebal : 360 Halaman
Terbit : November 2017
Editor : Dion Rahman


“Impianku bukan berada di sini bersamamu dan sepabrik dengan perempuan sensi lainnya yang bergerombol membahas lipstik. Aku mengambil jurusan arsitektur bukan iseng-iseng seperti saat kamu ikutan lotre dan buummm … namamu keluar sebagai pemenang. Aku ingin membuat gedung. Aku selalu membayangkan bisa membangun banyak sekali gedung tinggi yang indah di negeri-negeri yang jauh dari sini.” 

“Kenyataannya kamu berada di sini, Demian. Di gedung rusak yang harus kamu bangun kembali.”

Impian Demian Radityawangga untuk menjadi arsitek gedung bertingkat di seluruh dunia terancam kandas ketika dia didatangi oleh Alexandra Hardianty, Public Relation dari Sara Cosmetic, perusahaan kosmetik yang diwariskan kedua orangtuanya. Alexandra membuka kenyataan bahwa dia memiliki kewajiban memimpin perusahaan yang sedang mulai sekarat itu, sebagai bentuk pengabdiannya pada mendiang sang ibu, Sara Amalia, pendiri Sara Cosmetic. 

Keadaan semakin memburuk ketika Demian berkonflik dengan Hilda, ibu tirinya, yang memegang hak cipta atas Aqualove, produk kosmetik temuan terbaru yang seharusnya bisa menolong Sara dari kebangkrutan. 
Mampukah Demian dan Alexandra bersama-sama mengatasi krisis dan menyelamatkan pabrik kosmetik yang nyaris bangkrut itu, sementara di sisi lain, kesempatan untuk meraih impiannya mulai memanggil-manggil?

---------------o-----------------

"Dalam hidup segala sesuatu harus serba memilih. Kita nggak bisa memenangkan segala yang kita inginkan." - Hal.251

Demian punya impian. Demian sangat menyukai membangun gedung, disitulah passionnya. Sejak kecil dia sudah menanamkan keinginan untuk membangun gedung dan menjadi seorang arsitek. Sekarang Demian baru saja wisuda dari Fakultas Teknik Arsitektur, selangkah lagi untuk menjadi arsitek dan membangun gedung apapun yang diinginkannya.

Sayangnya, kadang kenyataan tak seindah bayangan. Nyatanya, Demian sekarang terjebak di Sara Cosmetic, perusahaan yang dirintis oleh ibunya. Ayahnya baru saja meninggal dan mewariskan Sara Cosmetic untuknya. Sebagai anak pemilik perusahaan dan pemegang saham terbesar, sekarang Sara Cosmetic di bawah kendali Demian.

Namun, bayangkan saja Demian tak mengerti dunia kosmetik. Ini bukan impiannya. Untuk menghindar pun, Demian tak sanggup. Sara Cosmetic berada di ambang kebangkrutan. Demian harus mencari cara untuk menyelamatkan perusahaan agar tidak terus merugi. Bersama Alexandra, sang public relation, Demian berusaha mencari cara. 

Tidak hanya itu, Hilda ibu tiri Demian malah berniat mundur dari perusahaan dan menjual sahamnya. Bahkan Hilda akan menjual hak cipta Aqualove, satu-satunya produk harapan terakhir Sara Cosmetic.

Bagaimana akhir kisah Demian? Akankah dia bisa menyelamatkan Sara Cosmetic? Bagaimana dengan impiannya sendiri? 

"Aku tahu impianmu. Aku tahu suatu saat kamu bisa mewujudkannya. Bukan hanya bisa, tapi harus. Kamu harus berani mengambil keputusan terbaik untuk masa depanmu sendiri. Apakah impianmu menjadi arsitek, ataukah Sara - impian ibumu - yang harus kamu korbankan." - Hal. 226

Impian Demian merupakan novel kedua Mba Nimas Aksan yang kubaca setelah Janji Es Krim. Novel ini mengisahkan kehidupan Demian yang sedang bingung dengan pilihan yang harus dia ambil dalam hidupnya, antara impiannya sendiri atau impian almarhumah ibunya. 

Namun, kisah ini tidak hanya berbicara soal impian Demian saja dan juga bagaimana Demian menyelamatkan perusahaan. Ada hal yang jauh lebih rumit daripada itu, yaitu hubungan Demian dengan Hilda dan Lucia, ibu serta adik tirinya. Sudah sejak lama, Demian tak pernah menganggap kehadiran Hilda dan Lucia. Dia tak pernah menerima pernikahan Hilda dan ayahnya. Bahkan Demian memendam kebencian pada ayah kandungnya sendiri. Untuk menyebutnya "papa" pun Demian seakan enggan. 

Aku bisa memahami kenapa Demian begitu skeptis dalam hidupnya. Kenapa Demian begitu membencinya ayahnya, Hilda dan Lucia. Karena selama ini, Demian tumbuh besar dengan cara didiknya ayahnya yang tergolong keras. Hal ini membuat Demian merasa sama sekali tak dicintai oleh ayah kandungnya sendiri, terutama sejak Sara, ibunya meninggal. Demian seakan menutup dirinya dari kebahagiaan. Demian  memelihara kebencian yang semakin lama semakin besar. 

"Cobalah melihat semuanya dari perspektif berbeda. Kadang orangtua memang sering berbuat hal-hal aneh yang tidak kita mengerti. Wajar kalau kita nggak ngerti maksud mereka, karena kita belum pernah jadi orangtua. Tapi orangtua selalu tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya, karena mereka pernah menjadi anak-anak juga." - Hal.286

Setelah ayahnya meninggal pun, kebencian itu masih ada. Demian tidak juga mampu berdamai dengan masa lalu. Hubungannya dengan Hilda dan Lucia, keluarganya yang tersisa pun tak bisa dibilang baik.

Disinilah Mba Nimas berhasil menceritakan kisah ini dari sudut pandang Demian. Pemilihan yang tepat karena aku jadi mengenal sosok Demian dan segala kegalauannya, termasuk urusan hati. Sayangnya, menurutku Demian agak nanggung dengan kadar keplayboyannya yang membuat dia anti komitmen, malah menonjol sisi skeptisnya yang berpengaruh terhadap hidupnya. 

Hal yang kusukai lainnya adalah Mba Nimas berhasil membangun hubungan persahabatan yang hangat antara Demian dengan Rio dan Dewi. Interaksi mereka begitu menarik. Saling melengkapi satu sama lain. Begitu pun antara Demian dan Alexandra. Kehadiran Alexandra seakan menjadi penyeimbang. Alexandra yang optimis dalam hidup dan punya segudang ide brilian. Aku juga suka ide tentang Sara Cosmetic, bagaimana Mba Nimas cukup detail menceritakan seluk beluk sebuah perusahaan kosmetik. 

Sayangnya, aku merasakan penyelesaiannya terlalu mudah. Terutama permasalahan Demian dengan Hilda dan Lucia. 

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah paket lengkap, tentang impian, keluarga, cinta dan persahabatan, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Aku tunggu kisah Arya selanjutnya ya Mba, jadi penasaran dengan Arya, sang playboy setelah membaca nukilan di akhir kisah Demian.

Kamu ingin mengenal Demian lebih jauh? Yuk jemput dan baca sendiri Impian Demian. Kamu bisa mendapatkan di toko buku terdekat di kotamu atau bisa pesan langsung di onlineshop kesayanganmu ya 









Senin, 27 November 2017

[Blog Tour] Kohesi --------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Kohesi

Penulis : Pia Devina

Penerbit : Koloni

Tebal : 232 Halaman
Terbit : September 2017


-Rindai-

Ikatan itu tiba-tiba muncul. Melilit seperti ular yang datang tanpa kuharap. Bolehkah aku minta untuk bisa melepaskan diri saja? Lagipula, selama ini aku menyukai kehidupanku—kesendirianku.


-Rio-
Katanya, dia adikku. Walaupun tak setetes pun darah yang mengalir di tubuh kami berasal dari sumber yang sama. Aku tidak diberi kesempatan untuk menyatakan pendapatku, tapi yang pasti, aku tahu apa yang kuinginkan untuk menyambut kedatangannya.

-Drew-
Gadis itu aneh. Tidak kalah aneh dari Rio, temanku sendiri. Menjaga jarak dari gadis itu mestinya jadi pilihan terbaik. Hidupku santai, tak perlu memusingkan gadis itu—oh, dan juga keluarganya. Sialnya, gadis itu malah seperti magnet. Aku tak bisa menyuruh diriku sendiri untuk menjauh darinya.

Dalam satu hari, kehidupan Rindai berubah drastis. Ayah yang dikenalnya sebagai orangtua satu-satunya yang dia miliki, pergi untuk selamanya. Di saat yang sama, muncul seorang wanita yang mengaku sebagai ibu kandungnya. Wanita itu membawa Rindai masuk ke dalam keluarganya. Rindai tak punya pilihan untuk mengelak, sampai kemudian satu per satu fakta tentang keluarga barunya mulai terkuak. Sanggupkah Rindai terus bertahan dalam kotak kaca yang kini mengungkungnya?

--------------------

"Baru sekarang aku memahami bagaimana rasanya saat seseorang (mungkin) memikirkan atau memedulikan dirimu. Sayangnya, rasa yang kutangkap bukanlah segunduk rasa senang, bahagia, atau haru. Kosong. Hanya itu." (Hal.58)

Selama ini Rindai hidup bersama Bapak. Rindai tak pernah mengenal sosok ibu kandungnya, yang diketahuinya telah meninggal dunia. Namun, beberapa hari sebelum Bapak meninggal, Bapak memberitahukan rahasia yang sudah dipendamnya sekian lama. Kalau Ibu kandung Rindai masih hidup.

Meninggalnya ayah, membawa perubahan drastis dalam hidup Rindai. Tiba-tiba saja seorang wanita datang mencari Rindai dan mengaku sebagai ibu kandungnya. Ibunya menawarkan Rindai untuk tinggal bersamanya. Ibunya telah menikah dengan Toni, dan memiliki seorang anak tiri bernama Rio.

Seharusnya, Rindai bahagia. Karena sekarang dia mempunyai keluarga yang utuh dan tampak harmonis. Tetapi, kenapa Rindai tak bisa merasakan kenyamanan itu? Yang ada Rindai merasakan hampa?

"Seandainya aku tahu semua hal akan berubah menyulitkan seperti ini, aku akan menjaga jarak dari mereka semua. Dan, seharusnya dari awal aku tidak pernah datang ke rumah ini." (Hal.58)

Hingga kemudian Rindai mulai menemukan fakta baru mengenai keluarga baru Ibunya. Tentang ibunya yang sudah tak sehangat dulu, tentang Rio yang tampak bersikap aneh dan selalu memperingatkan soal ibunya dan Toni yang tampak normal tetapi sepertinya menyimpan rahasia.

"Aku merasa seperti air di dalam gelas yang tidak tepat. Bukan gelasnya yang salah. Tapi aku, si air, yang seharusnya tidak menempati gelas itu." (Hal.119)

Semua terasa membingungkan. Puncaknya, ketika Rio ditemukan sedang melakukan percobaan bunuh diri. Sejak malam itu, Rindai melihat tatapan ibunya yang berbeda. Tatapan yang menusuk dan seakan membencinya. Apalagi kemudian muncul sosok Drew dan agenda milik Rio.

Apa yang sesungguhnya terjadi?

Membaca kisah ini sungguh menarik. Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Pia Devina dan kali ini aku begitu penasaran dengan tulisannya. Selama ini aku membaca tulisan Pia yang didominasi dengan kisah romansa, dan kali ini Pia berani keluar dari zona nyamannya dan meramu kisah keluarga dan psikologi yang begitu memikat.

Aku dibuat penasaran dengan apa yang sesungguhnya terjadi pada Rindai dan keluarga ibunya. Pertanyaan-pertanyaan yang terus menantikan jawaban. Aku seakan diajak untuk mengumpulkan keping demi keping puzzle untuk melihat kisah Rindai secara lebih menyeluruh.

Novel ini memang menitikberatkan masalah keluarga, tetapi tidak lupa juga Pia menyelipkan kisah romansa. Kisah romansa yang hadir secara perlahan-lahan dan terasa manis sekali di balik semua kisah yang menghimpit Rindai.

Kamu ingin membaca kisah keluarga dan psikologi yang menarik aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.



---------------------GIVEAWAY TIME---------------------


Saatnya aku dan Pia Devina mau berbagi 1 eks gratis KOHESI untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow salah satu media sosial kami:

- akun twitter @RizkyMirgawati dan @piadevina . Jangan lupa share GA ini dengan mention dan tagar #Kohesi

- akun instagram @piadevina @penerbitclover dan @rizkymirgawati jangan lupa repost/reshare/upload banner seperti postingan yang aku bagikan di akun IGku mention kami dan sertakan hastag #Kohesi

3. GA ini tanpa pertanyaan. Tuliskan data dirimu di kolom komentar, berupa nama dan akun twitter/akun instagram.

4. Giveaway ini berlangsung dimulai hari ini sampai tanggal 3 Desember 2017.

Semoga beruntung!!!!!

----------UPDATE PEMENANG----------

Saatnya mengumumkan 1 (satu) nama yang beruntung dan dia adalah:

Nuri
Twitter : @phasa_ilanayah
Instagram : @nurilaphasa

Silahkan DM aku di IG/twitter untuk pengiriman hadiahmu ya :)

Terima kasih semua atas partisipasinya 
Selasa, 07 November 2017

[Blog Tour] Parade Para Monster --------------- GIVEAWAY!!!!



Judul Buku : Parade Para Monster
Penulis : Eva Sri Rahayu
Penerbit : Clover
Tebal : 304 Halaman
Terbit : Oktober 2017

"There's a monster inside me."

Semenjak kekuatan misterius dalam dirinya bangkit, Weena jadi sangat terobsesi pada Festival Halloween yang diadakan di Greenwich Village di Manhattan. Bagi Weena yang dianggap monster, tidak ada tempat yang lebih cocok selain Festival Halloween: paradenya para monster!

Bersama dengan sahabatnya, Jack, Weena mendaftar sebagai volunteer di Festival itu. Sayangnya pengajuan mereka ditolak. Tapi tiba-tiba, muncul undangan misterius untuk datang ke Festival Halloween "yang lain".

Sebuah undangan yang membuka pintu ke dunia para monster... yang akan membahayakan nyawa mereka berdua!

"I am never afraid, never sad, and never cry. I will destroy those who hurt me. I am a monster."

-----------------------

Ini bukan pertama kalinya aku membaca tulisan Eva. Tulisan Eva kali ini cukup berbeda dengan novel Eva sebelumnya, karena Eva berani keluar dari zona nyamannya dan mencoba sesuatu yang baru.

Parade Para Monster merupakan novel fantasi pertama Eva. Novel yang melalui perjalanan yang cukup panjang hingga sampai di tangan pembaca. Tidak main-main butuh 4 tahun untuk menyelesaikan novel ini dan aku tahu Eva tidak pernah setengah-setengah dalam menulis novelnya

Seperti novel Parade Monster ini, Eva mengisahkan kehidupan para remaja istimewa. Istimewa dengan kekuatannya masing-masing. Seperti Weena Anushka, gadis remaja yang memiliki kemampuan telekinesis. Kemampuan yang muncul saat dia sulit mengendalikan diri atau hilang kontrol. Karena kemampuan inilah, Weena dianggap monster bagi teman-temannya. Weena bahkan tak punya teman. Hanya Jack, satu-satunya sahabatnya.

Weena dan Jack sama-sama tergila-gila dengan Halloween. Weena bahkan ingin turut serta merasakan serunya suasana halloween di Manhattan. Karena itulah dia dan Jack mencoba mendaftarkan diri sebagai relawan Village Halloween Parade.

Sayangnya, mereka ditolak. Hingga sebuah undangan dari Dewan Tetua Far-Far Away datang. Undangan misterius yang ditujukan untuk Weena dan Jack.

Singkat kata, mereka pun berangkat untuk menghadiri Festival Far-Far Away. Tapi, sampai di sana mereka malah menemukan tidak hanya mereka saja yang diundang. Ada Anne, Frank dan Dyllan juga yang diundang.

Dimulailah petualangan mereka di Far-Far Away. Hidup Weena dan Jack tak sama lagi. Karena mereka harus menghadapi serangkaian teror yang tentunya membahayakan mereka.

Apa yang sesungguhnya terjadi? Akankah Weena dan Jack bisa kembali ke rumah atau terjebak selamanya?

Seru dan menegangkan. Sinopsis dan cover yang menarik jujur yang pertama kali menggodaku untuk membaca Parade Para Monster ini.

Awalnya aku pikir aku akan disuguhi petualangan bersama para monster, nyatanya "monster"disini memiliki arti yang lain. Arti yang lebih dalam dari yang kubayangkan.

Membaca kisah Weena dan Jack ini membuatku terus bertanya-tanya tentang apa yang sesungguhnya terjadi hingga siapa pelaku teror sesungguhnya. Eva merangkai kisahnya dengan sangat menarik, membuatku begitu betah membacanya. Kepingan demi kepingan puzzle disebar secara detail dan terjalin dengan indah.

Diceritakan dari sudut pandang Weena, aku jadi bisa memahami perasaan dan pikirannya. Karena cerita remaja jadi jangan bayangkan konflik yang terlalu rumit, karena kisahnya sungguh ringan tetapi memiliki pesan yang bermakna.

Tidak hanya kisah misteri dan fantasi saja, aku juga mendapatkan informasi baru seputar Halloween. Selain kisah itu, tentunya tak lengkap jika tak ada kisah romansanya. Eva sekali lagi menyelipkan kisah romansa yang memikat, kalau aku jadi Weena tentu saja bingung antara Jack atau Pieter :)

Secara keseluruhan, sekali lagi Eva membuktikan diri kalau dia bisa menuliskan kisahnya dengan baik. Sebuah kisah misteri dan fantasi remaja yang ringan tetapi menghibur.

Membaca kisah Weena, kita akan belajar untuk menerima diri apa adanya. Mensyukuri semua kelebihan dan kekurangan, menjadikannya suatu anugerah. Semua individu terlahir istimewa. 



------------------GIVEAWAY TIME--------------------




Aku punya 1 (satu) eksemplar gratis novel Parade Para Monster nih, caranya gampang banget loh:

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2. Follow instagram @rizkymirgawati eva.srirahayu dan @penerbitclover

3. Repost/Reshare/Regram/Upload banner seperti yang aku bagikan di IGku sertakan hastag #ParadeParaMonster jangan lupa mention kami

4. Masukan data dirimu berupa nama, akun IG dan kota tempat tinggalmu di kolom komentar postingan ini!

5. Giveaway ini berlangsung sampai tanggal 13 November 2017

Semoga beruntung!!!!!!
Selasa, 17 Oktober 2017

[Blog Tour] Bellamia ----------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Bellamia

Penulis : Ika Vihara

Penerbit : Phoenix Publisher

Terbit : Agustus 2017
Tebal : 305 Halaman


Amia selalu percaya bahwa karier dan cinta tidak boleh berada dalam gedung yang sama. Interoffice romance lebih banyak membawa kerugian bagi karier seseorang. Sudah banyak kejadian pegawai mengundurkan diri setelah putus cinta dan Amia tidak ingin mengikuti jejak mereka.



Selain di kantor, di mana Gavin bisa bertemu dengan gadis yang menarik perhatiannya? Gavin tidak ada waktu untuk ikut komunitas, tidak bertemu dengan teman kuliah maupun teman SMA dan lebih banyak menghabiskan hidup di kantor.

Ketika Amia patah kaki dalam simulasi terorisme, Gavin—dengan alasan bertanggung jawab sebagai atasan—mulai membuka jalan untuk mengubah pandangan Amia. Namun Amia mengajukan satu syarat.

Merahasiakan hubungan dari semua orang.

--------------------------

"Masa lalu adalah masa lalu dan tidak seharusnya orang membiarkan perasaan dari masa lalu mendikte hidup mereka saat ini atau di masa depan."
.
Amia patah hati. Kekasihnya, Riyad yang sudah menjalin hubungan dengannya memutuskan untuk menikahi wanita lain. Riyad dijodohkan tetapi dia sama sekali tidak menolak, malah menuruti keinginan orang tuanya. Padahal jelas-jelas Amia berharap.
.
Nyatanya Riyad menyakitinya. Amia pun berusaha bangkit, tetapi Riyad tidak melepasnya begitu saja. Riyad malah masih berusaha mendekati Amia dengan alasan cinta. Bagaimana mungkin?

"Every relationship, broken or not, has made us better person."

Hingga kemudian sosok Gavin, power plant manager, salah satu bos besar di kantornya hadir. Gavin yang tampan dan menarik, sayangnya kurang beruntung dalam urusan percintaan. Gavin jelas-jelas tertarik pada Amia, walau setiap interaksi dengan Amia pasti ada saja yang diperdebatkan oleh keduanya.

Tetapi, untuk mencoba mendekati Amia pun Gavin bingung. Gavin terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan, sehingga lupa untuk urusan cinta. Jadi, bagaimana cara dia mendekati Amia? Apalagi Amia bukan orang asing. Selain mereka rekan kerja, Amia juga merupakan adik kesayangan, Adrien sahabat kuliahnya dulu. Itu berarti Gavin harus mendapatkan restu Adrien dulu sebelum mendekati Amia.

Hingga simulasi teroris di kantor mereka membuat Amia yang kaget tak sengaja terjatuh. Amia pun mengalami patah kaki. Gavin pun tak tinggal diam, atas dasar tanggung jawab, Gavin pun mendekati Amia

Bagaimana akhir kisah Gavin dan Amia?

Ini bukan pertama kalinya aku membaca karya Ika Vihara. Sekali lagi aku dibuat jatuh cinta dengan tulisannya. Tulisan yang sederhana tetapi membuatku begitu betah membacanya.

Kisah patah hati kemudian move on dan menemukan cinta yang baru mungkin sudah sering kamu baca di novel lainnya, tetapi Mba Ika memasukkan sesuatu yang berbeda untuk tulisannya.

Mba Ika mencoba menghadirkan sosok Gavin, seorang insinyur yang agak kaku dan berpasangan dengan Amia yang lebih ceria dan tangguh. Aku suka Mba Ika mencoba memasukkan banyak hal terkait dunia kerja Amia dan Gavin yang berhubungan dengan mesin, listrik dan sejenisnya. Hal-hal yang baru tetapi menarik, membuat kisah mereka begitu hidup.

Apalagi latar belakang Amia, hal ini cukup mengejutkan bagiku. Tetapi, membaca kisah ini aku percaya keluarga tidak selamanya karena hubungan darah saja. Buktinya keluarga Amia itu begitu hangat dan saling menyayangi. Ah, betapa beruntungnya Amia.

Aku pun bisa memahami kalau Amia agak ragu dengan Gavin atau laki-laki manapun jika mengetahui status dirinya. Tentu saja tidak mudah. Ketika Amia memilih untuk merahasiakan semuanya, itu pun terasa benar karena bagaimana pun Amia sedang melindungi diri dari rasa sakit.

Kamu mencari kisah sederhana tentang patah hati kemudian kesempatan kedua untuk cinta yang baru, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Selamat jatuh cinta dengan Amia dan Gavin.


--------------------GIVEAWAY TIME-------------------






Aku punya 1 (satu) eksemplar gratis Bellamia nih, caranya gampang banget loh:

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2. Follow instagram @ikavihara dan @rizkymirgawati

3. Repost/Reshare/Regram/Upload banner seperti yang aku bagikan di IGku sertakan hastag #BellamiaGA jangan lupa mention kami

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar akun instagramku @rizkymirgawati

5. Giveaway ini berlangsung sampai tanggal 21 Oktober 2017

Semoga beruntung!!!!!!

Jumat, 22 September 2017

[Book Review] The Girl On Paper

Judul Buku : The Girl on Paper
Penulis : Guillaume Mosso
Penerbit : Spring
Tebal : 448 Halaman
Terbit : September 2016

Gadis itu terjatuh dari dalam buku.

Hanya beberapa bulan yang lalu, Tom Boyd adalah seorang penulis miliarder yang tinggal di Los Angeles dan jatuh cinta pada seorang pianis ternama bernama Aurore. Namun, setelah putusnya hubungan mereka yang terekspos secara publik, Tom menutup dirinya, menderita writer's block parah, dan tenggelam dalam alkohol dan obat terlarang.

Suatu malam, seorang gadis asing yang cantik muncul di teras rumah Tom. Dia mengaku sebagai Billie, karakter dalam novelnya, yang terjatuh ke dunia nyata karena kesalahan cetak dalam buku terakhir Tom.

Meskipun cerita itu gila, Tom harus percaya bahwa gadis itu benar-benar Billie. Akhirnya mereka membuat perjanjian. Jika Tom mau menulis novel agar Billie bisa kembali ke dunianya, Billie akan membantu Tom untuk mendapatkan Aurore kembali.

Tidak ada ruginya, kan? Iya, kan?

-----------------------

Pernah membayangkan jika suatu hari kamu bertemu dengan tokoh fiksi dalam novel? Tokoh fiksi yang awalnya hanya imajinasimu saja tiba-tiba hadir di dunia nyata dan ingin pertanggungjawabanmu mengembalikannya ke dunia novel?

Inilah sekelumit kisah Tom Boys, seorang penulis novel bestseller yang sedang patah hati. Tom begitu saja diputuskan oleh kekasihnya, Aurora dan membuat hidupnya tak sama lagi. Tom benar-benar kehilangan semangat hidupnya. Tidak ada semangat untuk menulis novel, hanya minuman keras yang menjadi teman sehari-hari.

Hal ini membuat Milo dan Carole, kedua sahabatnya sejak kecil khawatir dengan keadaannya dan berusaha untuk mengembalikan semangat Tom lagi. Apalagi Tom masih punya utang melanjutkan novel ketiganya dan jika tidak, dia akan dikenakan denda yang cukup besar.

Hingga suatu hari, Tom dikagetkan dengan kehadiran Billie Donelly, tokoh fiksi dari novel keduanya. Billie mengaku bahwa ia terjatuh dari novel karena kesalahan cetak dimana novel dicetak dalam kondisi separuh halaman hilang begitu saja dan berhenti di halaman tertentu.

Tom tentu saja tidak percaya dan bahkan merasa Billie mempermainkannya. Tetapi Billie begitu keras kepala dan tetap ingin selalu berada di dekat Tom, karena hanya Tom yang bisa mengembalikannya ke dunia novel.

Kemudian dimulailah petualangan demi petualangan Billie dan Tom. Kehadiran Billie awalnya memang mengganggu Tom, karena perbedaan karakter keduanya. Tetapi perlahan-lahan mereka bisa saling mendukung, apalagi keduanya sama-sama membutuhkan.

Bagaimana akhir kisah Tom dan Billie? Benarkah Billie jatuh dari novel? Akankah Tom bisa bangkit kembali dari patah hati terdalamnya?

Ini pertama kalinya aku membaca karya terjemahan Perancis, dan aku sungguh menikmati setiap lembar kisah Tom ini. Sejak membaca sinopsisnya saja aku sudah tertarik, apalagi sejak membuka halaman pertama, aku tak kuasa berhenti untuk terus membaca dan membaca.

Di halaman-halaman awal mungkin kamu akan menemukan sesuatu yang berbeda. Alih-alih langsung bercerita, tapi penulis dengan lihai membagikan potongan demi potongan media tentang Tom dan Aurora, kekasihnya. Hal ini tentunya menjadi sebuah pembuka yang mengundang rasa ingin tahu, dan penulis berhasil membuatku ingin tahu kelanjutan kisah Tom dan Aurora.

Ide ceritanya sungguh unik dan berbeda, rasanya sungguh janggal dan tidak mungkin seorang tokoh fiksi hadir dalam dunia nyata. Dan Billie Donelly benar-benar memainkan perannya dengan sangat baik, karakternya begitu hidup dan membuatku hanyut dengan kisahnya.

Bagaimana Billie akhirnya menyentuh kehidupan Tom, membangkitkan kembali semangatnya untuk menulis hingga petualangan Milo dan Carole menemukan 1 (satu) buku versi salah cetak yang belum dihancurkan.

Jujur aku tidak punya ekspektasi bahkan tidak ada perkiraan bakal akan berakhir seperti apa, karena sejak awal aku sudah digiring untuk mencari tahu berhasilkah Tom keluar dari patah hatinya dan akankah Billie menemukan jalan keluar kembali ke dunia novelnya. Ternyata oh ternyata, menjelang ending aku dibuat kaget karena aku sungguh tidak menyangka akan menghadapi kenyataan yang ada.

Penulis benar-benar membuatku hanyut dengan kisahnya. Membaca lembar demi lembar novel ini membuatku begitu penasaran akan dibawa dan berakhir seperti apa. Tidak hanya fokus dengan kisah Tom dan Billie saja, tetapi ada juga kisah persahabatan Tom dengan Milo dan Carole yang ternyata bersinggungan erat dengan kehidupannya.

Penggunaan 2 POV juga cukup membantu aku bisa memahami kisah ini, pilihan yang sungguh terbaik untuk mengisahkan kisah ini. Yang jelas apa yang kuceritakan dalam novel ini masih terlalu sedikit, karena aku tidak ingin jauh lebih dalam yang nantinya mungkin akan spoiler.

Aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca dan rasakan sendiri sensasi membaca novel ini, percayalah terjemahannya mengalir dan sungguh nyaman dinikmati.

Jadi gak sabar membaca karya lainnya dari penulis ini :D
Minggu, 23 Juli 2017

[Blog Tour] Just Let Me Know -------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Just Le Me Know
Penulis : Andros Luvena
Penerbit : Elex Media
Tebal : 240 Halaman
Terbit : Juli 2017

Sunny Kenneth pindah ke Indonesia untuk membuka cabang baru wedding organizer miliknya. Baru saja tiba di Jakarta, dia dikabari kalau mereka sudah mendapat klien, sepasang kekasih bernama Sakti Kalendra dan Nadine Diva. Masalahnya, Nadine tidak bisa diajak berdiskusi tentang pernikahannya: wanita itu masih dalam keadaan koma. Dengan Sakti Kalendra yang hangat, tampan, dan menarik, adanya gosip hubungan gelap Nadine, dan sepotong ingatan masa kecil yang hampir terhapuskan, akankah Sunny jatuh cinta pada kliennya sendiri?



--------------------------


Just Let Me Know adalah novel kedua Kak Andros Luvena yang kubaca. Novel ini mengisahkan kehidupan Sunny Kenneth. Sunny bersama sahabatnya, Kadie cukup sukses mengurusi bisnis wedding organizer mereka.

Karena masalah keluarga, Sunny pun memutuskan untuk pergi menjauh sejenak. Akhirnya, dia pun memutuskan untuk membuka cabang baru wedding organizernya di Jakarta, Indonesia. Siapa tahu selain berbisnis, dia bisa mendapatkan jodoh.
"Tentu saja aku mau punya pacar. Tapi tidak mudah menemukan orang yang bisa membuatmu jatuh cinta, terutama ketika kamu melihat kisah cinta sempurna orang tuamu dalam dua puluh lima tahun kehidupanmu." (Hal.9)
Selama ini, Sunny hidup dengan keluarga yang harmonis. Dia melihat sendiri betapa cinta sejati itu ada dalam wujud cinfa kedua orang tuanya. Sunny hanya punya seorang adik laki-laki, sehingga membuat dia ingin melindungi adiknya sampai akhirnya terkesan protektif.

Keputusan untuk pindah ke Jakarta dan jauh dari keluarga ini dianggap Sunny untuk bisa membuat keluarganya, khususnya adiknya untuk lebih mandiri dan dia bisa mengurus dirinya sendiri.

Hingga kemudian, baru saja tiba di Jakarta, Sunny mendapatkan kabar kalau wedding organizer miliknya mendapatkan klien baru. Rasanya sulit untuk menolak, apalagi ini berkat rekomendasi salah satu klien terbesar.

Hal yang tak disangka Sunny, dia akan mengurus pernikahan yang pasangannya unik. Sepasang kekasih bernama Sakti Kalendra dan Nadine Diva. Masalahnya, Nadine sekarang dalam keadaan koma, sehingga tidak bisa diajak berdiskusi.

Hal ini membuat semua persiapan pernikahan diurus sepenuhnya oleh Sakti Kalendra. Yang mengejutkan adalah semakin lama mengenal Sakti, Sunny jadi merasakan perasaan nyaman terhadap pria baik hati dan tampan ini. Perasaan yang sesungguhnya terlarang dan tidak boleh dilakukan.
"Sepertinya aku harus mengikatkan sabuk pengaman pada hatiku mulai dari sekarang." (Hal.58)
Tetapi, semakin sering mereka berdiskusi soal rencana pernikahan Sakti dan Nadine, Sunny malah berharap dia lah yang dinikahi Sakti. Sunny tahu ini salah, tetapi untuk menghentikannya pun terasa sulit karena dia belum merasakan perasaan seperti ini.
"Ini menggelikan . Kenapa aku terjebak dalam keadaan seperti ini, jatuh cinta justru pada orang yang menyewa jasaku untuk mengatur pernikahannya." (Hal.106)
Apalagi saat Sunny dihadapkan dengan gosip hubungan gelap Nadine dengan seseorang di masa lalu dan sosok Sakti yang seakan tak ingin pergi jauh darinya. Benarkah Sunny jatuh cinta dengan kliennya sendiri?
"Hati-hati melangkah, Sunny, kamu terlalu nyaman dengan high-heelsmu. Mengerti maksudku? Terjatuh dan terluka." (Hal.106)
Rumit. Itulah kesan pertamaku saat membaca novel ini. Aku bisa membayangkan seandainya berada di posisi Sunny tentu saja serba salah. Ketika harus jatuh cinta dengan seseorang yang "terlarang". Bayangkan saja jatuh cinta dengan klien sendiri.

Tapi, aku juga tidak bisa menyalahkan Sunny atas perasaannya. Bagaimana pun jatuh cinta itu sulit untuk diatur. Apalagi ketika satu demi satu rahasia terungkap, terutama soal Nadine dan gosip yang beredar, aku semakin penasaran akan dibawa kemana kisah ini.

Aku bisa memahami, setiap pasangan yang akan menikah itu pasti akan ada saja hambatannya. Tak bisa menutup kemungkinan jika pernikahan sudah didepan mata pun, salah satu pihak malah tertarik atau jatuh cinta dengan pihak lain. Itu sesuatu yang memang bisa saja terjadi.

Apalagi sosok Sakti hadir sebagai seorang pria yang sulit untuk ditolak. Tampan,menarik, hangat dan baik hati, wanita mana yang bisa menolak pria seperti ini. Salut sekali dengan sosoknya yang tetap melanjutkan proses pernikahannya bersama Nadine. Walau jelas-jelas pernikahan mereka penuh dengan kemelut, mulai dari bayangan masa lalu, gosip dan masalah hati yang sudah berpaling.

Membaca kisah ini aku benar-benar penasaran akan dibawa kemana, ada beberapa bagian yang jujur mengejutkan sekali. Walau memang ada clue-clue yang disebarkan sebelumnya, tapi aku tak menyangka kalau sebenarnya kisah ini seperti ini.

Jika melihat dari judulnya, hampir identik dengan novel sebelumnya, I'll Let You Know. Tapi, tenang saja novel ini tidak saling berkaitan dan berdiri sendiri. Bahkan konfliknya pun lebih rumit dari sebelumnya.

Aku merasakan sekali perbedaan tulisan Kak Andros, jelas sekali novel ini jauh lebih matang dan eksekusinya pun semakin baik. Dari segi konflik, penokohan dan alur cerita pun jauh lebih baik, membuatku sebagai pembaca penasaran hingga akhir.

--------------------------GIVEAWAY TIME-----------------------


Aku punya 1 eks gratis novel Just Let Me Know untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow salah satu akun media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati dan @LoveAndros share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #JustLetMeKnow

- instagram @rizkymirgawati dan @love_andros repost/upload banner seperti postingan yang aku bagikan di Igku, jangan lupa mention kami sertakan hastag #JustLetMeKnow

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Tuliskan data dirimu di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter/instagram,  dan kota tempat tinggalmu

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 26 Juli 2017.

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Dilla Astria /@akiffada

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di instagram Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Selasa, 18 Juli 2017

[Blog Tour] The Dearest --------------------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : The Dearest

Penulis : Tinny Najmi

Penerbit : Pastel Books

Tebal : 342 Halaman
Terbit : Mei 2017

Bukankah kehilangan itu menyakitkan?

Pantaskah kita bersedih atas kehilangan sesuatu yang bukan milik kita?

Karena sejatinya, diri kita pun bukan milik kita. lantas apa artinya memiliki?

Alfanin merasa bimbang. Ayahnya baru saja menerima pinangan dari seorang pemuda untuk menikah dengannya- tanpa izin dan sepengetahuannya. Siapakah pria itu? Alfanin sendiri pun belum mengenalnya sama sekali.

Jika di awal dia dituntut menerima pilihan yang tidak dia inginkan, sekarang dia diminta memilih pilihan yang membuatnya bingung setengah mati. Menolongnya atau tidak sama dengan menikahinya atau tidak. Sekarang semua berada di tangannya.

Hati kecilnya tersentuh untuk menolongnya, tapi haruskah dia menikah dengan pria pilihan ayahnya, yang ternyata bukan orang yang baik? Yang tidak mencintai dan dia cintai? Haruskah Alfanin menghapus seluruh perasaannya kepada Arham, pria yang selama ini dia sukai?

Ini bukan masalah cinta. Tapi Komitmen.

Sanggupkah Alfanin menjalani semua ini?

-----------------------------

Alfi Kamali Ramanda. Tampan, kaya, anak semata wayang dari pemilik salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Asia. Alfi penganut hidup bebas, suka mabuk-mabukan dan bermain wanita. Baginya, hidup hanya sekali jadi harus dimanfaatkan untuk bersenang-senang. Alfi bahkan tidak percaya dengan Tuhan.

Afanin Huriyah Hurwaida. Cantik, sholeha dan baik agamanya. Sangat suka dengan anak-anak, penyayang keluarga dan berprofesi sebagai seorang guru.

Bagaimana jika takdir malah mempersatukan keduanya dalam ikatan pernikahan? Akankah pernikahan mereka membawa kebahagiaan atau malah duka?

Sejak awal membaca blurbnya, jujur aku penasaran sekali. Apalagi novel ini merupakan tulisan yang dibukukan setelah sebelumnya pernah diunggah di salah satu situs kepenulisan dan cukup mendapatkan perhatian positif dari pembaca.

Jika sebelumnya, aku membaca novel-novel yang berasal dari wattpad, tokohnya lebih modern bahkan ceritanya menjurus dewasa, novel ini sungguh berbeda. Jarang sekali, ada sebuah novel romance religi yang seperti ini.

Ceritanya sederhana,  tentang 2 orang yang "terpaksa" menikah karena keadaan. Afanin yang kaget karena ayahnya menerima lamaran pria lain. Padahal jelas-jelas Afanin sejak awal sudah memiliki pria idaman sendiri. Bahkan Arham, pria yang disukai Afanin juga memiliki rasa yang sama.

Tentu saja, awalnya Afanin kecewa dengan keputusannya ayahnya. Apalagi ternyata calon suaminya bukanlah pria baik-baik. Calon suami yang sama sekali tak percaya dengan Tuhan. Jadi, apa yang bisa diharapkan Afanin?

Namun, setelah mengetahui alasan di balik semuanya, Afanin kembali dihadapkan pilihan untuk menerima lamaran dan melanjutkan ke jenjang pernikahan atau malah menolaknya sama sekali.

Hingga kemudian, Afanin mantap menjatuhkan pilihan. Walau masih ada sebersit rasa ragu tetapi dia berusaha semua diniatkannya untuk "menolong sang calon suami".

Salut sekali dengan Afanin, tipikal wanita yang sabar, ikhlas dan benar-benar calon istri idaman. Afanin yang benar-benar sabar menghadapi suami seperti Alfi.

Jujur gregetan sekali melihat sikap Alfi. Rasanya tidak rela, Alfi mendapatkan Afanin. Walau memang semua sudah bagian dari takdir. Apalagi jika melihat gaya hidup Alfi selama ini, rasanya sulit untuk membuat mereka berdampingan.

Namun, semakin lama membaca aku bisa memahami pilihan yang diambil oleh Afanin. Bagaimana dia bertaruh dengan pernikahan dan kebahagiannya sendiri.

Jujur, jika disuruh memilih aku mungkin lebih setuju jika Afanin bersama Arham. Mereka itu pasangan yang cocok sekali :)

Kamu mencari sebuah kisah romance religi yang bisa menghangatkan hatimu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Kamu bisa mendapatkan novel The Dearest disini:

Novel cetak di  Mizanstore http://www.mizanstore.com/product/detail/58235-the-dearest
Link eBook Google Play Store: http://bit.ly/ebookthedearest 



-------------------GIVEAWAY TIME------------------------



Aku punya 1 eks gratis novel The Dearest untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow salah satu media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati @PenerbitMizan dan @DARemaja  share info GA ini dengan hastag #GATheDearest

- instagram @pastelbooks.id @rizkymirgawati @tinny1015 dan @tourianpeekybook repost atau upload banner info GA yang aku bagikan di akun instagramku jangan lupa mention kami sertakan hastag #TheDearest #GATheDearest

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Giveaway ini tanpa pertanyaan, tulis data dirimu dengan format nama, akun twitter/instagram, dan kota tempat tinggalmu. 

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 22 Juli 2017.

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

@universal_readingbook

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di instagram Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design