Selasa, 14 Maret 2017

[Book Tour] Une Personne Au Bout De La Rue


Setiap orang pasti punya masa lalu. Baik masa lalu yang pahit maupun manis tergantung cara kita menyikapinya. Ada kalanya masa lalu terlalu pahit, sehingga kita terasa sulit untuk menerima. Ada saja alasan yang membuat kita terus teringat bahkan meratapinya. Begitu juga dengan masa lalu yang manis, ada saja kalanya kita senantiasa teringat akan kenangan. Seakan-akan kenangan manis  itu tidak ingin kita tinggalkan begitu saja, padahal jelas kita tahu bahwa masa lalu tak mungkin terulang kembali.

Masa lalu pasti menimbulkan jejaknya sendiri di hati masing-masing orang. Sekarang, tinggal bagaimana setiap orang itu memperlakukan masa lalunya? Mau melupakan atau terus mengenangnya?

Sepahit apapun masa lalumu, percayalah waktu akan menyembuhkan semuanya. Jadikanlah masa lalumu sebagai pelajaran untuk melangkah ke depan. Jangan sampai kita terlalu larut dengan masa lalu hingga melupakan masa kini. Masa lalu biarlah sebagai masa lalu, jadikanlah masa lalu sebagai pengingat dan bahan introspeksi kita untuk lebih baik lagi.

Terus menerus membawa masa lalu dalam kehidupan sekarang tentu saja akan menghambat langkah kita. Apalagi buat kamu yang sekarang sudah menjalin atau sedang terlibat hubungan baru dengan seseorang. Jangan sampai masa lalumu menjadikan pasanganmu ragu dengan hubunganmu yang sekarang, kamu juga tidak ingin pasanganmu terus mengingat masa lalunya bukan?

Seperti itulah Kisah Daiva dan Tristan dalam novel terbaru Une Personne Au Bout De La Rue. Baik Daiva dan Tristan menyimpan sendiri kisah masa lalunya terutama mengenai kehidupan percintaan mereka yang tidak selalu berjalan mulus.

Daiva, di usianya yang sudah relatif matang masih belum menemukan pendamping hidup. Kegagalan cinta pertama hingga kekasih terakhirnya, membuat dia sulit untuk membuka diri untuk hubungan yang baru. Keluarganya pun tidak tinggal diam, berusaha menjodohkan bahkan mendesaknya untuk segera membawa calon suaminya. Padahal tentu saja menemukan jodoh tidak semudah itu bukan?

Seperti Daiva, Tristan juga punya kisah masa lalu tersendiri. Cinta pertamanya malah kandas di tengah jalan, Tristan harus menerima kenyataan bahwa Tiara, sahabat sekaligus wanita yang dicintainya lebih memilih kakaknya sendiri, Christian. Hingga kemudian dia bertemu dengan Karin, wanita yang membuatnya jatuh cinta sekali lagi dan merasa dibutuhkan. Sayangnya, hubungan mereka pun tidak berjalan mulus, sekalipun mereka sudah bertunangan. Hingga kemudian rahasia Karin terkuak dan menghancurkan semuanya.

Nah, bagaimana jika Daiva dan Tristan, 2 orang yang punya kisah masa lalu yang tidak berjalan dengan baik bertemu? Akankah mereka mampu berdamai dengan masa lalu dan melangkah ke depan? Sanggupkah mereka melepaskan masa lalu dan membuka diri untuk cinta yang baru?

Namun, bagaimana jika bayang masa lalu tidak begitu saja bisa dilepaskan? Bagaimana jika masa lalu itu hadir kembali untuk menuntut penyelesaian, seakan ada yang belum selesai?

Penasaran, ayo baca kisah Daiva dan Tristan dalam novel ini. Dijamin kamu bakal menikmati kisah keduanya seperti aku. Aku suka sekali cerita mereka yang sederhana tapi begitu membuatku hanyut dan tidak sanggup untuk melepaskan novel hingga halaman terakhir.

Aku suka sekali interaksi Daiva dan Tristan, pasangan atasan dan bawahan yang kadang-kadang mengundang senyum. Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah tentang cinta, keluarga, dan masa lalu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Apalagi buat kamu yang sampai sekarang belum menemukan pasangan hidup, percayalah di ujung jalan sana ada yang sedang menunggumu untuk melakukan perjalanan bersamamu. Bersabarlah dan semoga waktu segera mempertemukanmu dengannya.

----------------GIVEAWAY TIME----------------


1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun instagram rizkymirgawati @penerbitkatadepan dan @yzacx

3. Repost/reshare info giveaway ini di akun instagrammu, jangan lupa mention rizkymirgawati dan @penerbitkatadepan  sertakan hastag #BookTourKataDepan #CeritaMasaLalu

4. Jawab pertanyaan di bawah ini di kolom komentar, jangan lupa cantumkan nama, akun instagram, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu.

Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

5. Giveaway ini berlangsung hanya 3 (tiga) hari saja dimulai hari ini sampai tanggal 16 Maret 2017 Pukul 23.59 WIB

Semoga beruntung!!!!!

35 komentar:

  1. Tary Wilujeng
    IG : @tarywilujeng
    Link Share :
    https://www.instagram.com/p/BRm5Vz1Daou/
    Kota : Malang
    Jawaban :
    Bagaimanapun masa lalu tak akan pernah benar-benar bisa dilupakan. Ia akan tetap terekam jelas dan menjadi bayangan. Seiring dengan waktu ia akan menjadi lembaran kenangan. Tak perlu dikenang dan tak perlu dilupakan. Yang ada hanya bagaimana kita menjalani yang ada sekarang untuk masa depan

    BalasHapus
  2. Nama : Khairunnisa Istiyana
    Instagram : @istiyana11
    URL Share : https://www.instagram.com/p/BRmE9BcFXUI/

    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Tentu saja di kenang!
    Semua masa lalu itu penting, mau itu masa lalu yang baik atau buruk sekalipun. Semua masa lalu berguna.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Nama: Fara Astryani
    Akun instagram: @faraast
    Link Share: https://www.instagram.com/p/BRnGwITD8sr/
    Domisili: Bogor
    Buat aku sendiri masa lalu sangat berharga karena di setiap masa lalu tersimpan berbagai kenangan yang membentuk aku sehingga seperti saat ini. Masa lalu memberikan berbagai pelajaran untuk aku untuk bekal di masa depan jadi sangat sulit memisahkan aku dengan masa lalu karena saat ini aku masih menggunakan masa lalu untuk menjalani hidup. Aku belajar dari hal-hal yang buruk dan juga menyenangkan. Setiap masa baik yang buruk maupun yang menyenangkan memiliki pelajaran hidup dan hikmah jika bisa aku tidak akan melupakannya seumur hidupku karena aku masih bergantung pada masa lalu. Bukannya ingin terjebak dengan masa lalu namun aku mengambil hal positifnya untuk tidak mengulangi kesalahan yang menyebabkan aku kembali mengalami hal yang buruk dan menyakitkan.



    BalasHapus
  5. Nama : Septi Retno Wulansari
    Akun Instagram : @septi_iku_saya
    Link Share :https://www.instagram.com/p/BRnLMWrBRjL/
    Domisili : Solo, Jawa Tengah
    Bagiku masa lalu itu sebaiknya dikenang sebagai bahan untuk pembelajaran kita di masa depan. Mau sepahit apapun masa lalu tersebut tetaplah berharga bagi diri kita. Menjadikan kita sosok yang lebih kuat, lebih tegar dan lebih bijak dalam mengambil keputusan.Belajar berdamai dengan masa lalu yang buruk dan memeluk erat masa lalu yang menyenangkan karena tak sedikit kejadian di masa lalu yang membahagiakan bahkan terkadang kita ingin mengulangnya kembali. Karena melupakan itu tak semudah membalikkan telapak tangan kadang sekeras apapun berusaha melupakan justru semakin teringat dan usaha untuk lupa pun gagal. Mengenang dan hargai masa lalumu sepahit dan sebahagia apapun itu :).

    BalasHapus
  6. Nama: Adlina Haezah
    Akun instagram: @azareads
    Link Share: https://www.instagram.com/azareads/
    Domisili: Jogja


    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Sejujurnya aku bingung mau jawab ini, karena menurutku kenangan dikenang atau dilupakan semua tergantung bagaimana kita menyikapinya.

    Untuk masa lalu yang senang, kita akan mencoba untuk mengingatnya selalu karena ia memberikan gambaran salah satu momen membahagiakan, karena itu kita sebisa mungkin memiliki foto-fotonya, video, ataupun tulisannya. Tapi terlalu sibuk mengenang masa lalu menyenangkan itu akan membuat kita kurang respek terhadap masa sekarang yang kita lakukan.

    Masa lalu yang sedih atau buruk cenderung membuat kita merasa ingin melenyapkan hal tersebut, seolah merasa bahwa melupakan adalah hal yang lebih baik daripada mengingat tetapi ingatan itu memunculkan rasa sedih dan sakit yang tidak kunjung hilang. Untuk tidak mengingatnya kita sebisa mungkin mencari hal-hal yang membuat kita merasa lebih baik dan bahagia. Meskipun begitu, masa lalu yang buruk sekalipun sebenarnya merupakan salah satu faktor yang membentuk pribadi kita saat ini, karena masa lalu itu yang menentukan apakah kita sanggup bertahan melewatinya atau tidak.

    Bagi saya, masa lalu tidak bisa dilupakan, tetapi tidak perlu pula untuk dikenang terus menerus jika membuat kita merasa tidak puas dengan apa yang kita miliki saat ini. Kenangan ada untuk dikenang sebagai pengingat mengenai jalan yang pernah kita tempuh, mengenai satu momen yang telah terlewati, tetapi jangan lupa bahwa setiap waktu adalah calon sebuah kenangan jadi setelah mengenang, maka lupakanlah lagi dan jalani kenangan yang baru. :)

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Nama : Putri Adika Lestari
    Instagram : putriofficialb
    Link Share : https://www.instagram.com/p/BRnd3GWBvAg/?taken-by=putriofficialb
    Kota Tempat Tinggal : Makassar
    Jawaban : Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Aku pernah baca kalimat yang bunyinya kayak gini: “Masa lalu tidak akan pernah menang karena dia ada di belakang”
    Nah, oleh karena itu kita gak boleh stuck di masa lalu. Cukup jadikan masa lalu sebagai bahan pembelajaran dan bahan intropeksi diri supaya kedepannya kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi. Cukup jadikan masa lalu sebagai motivasi . Mengingat masa lalu itu perlu tapi mengenangnya sampai berlarut-larut dan kemudian mengungkit hal buruk yang berujung pada penyesalan, “it’s won’t make us better”. Cukup sadari masa lalu sebagai ukuran kemajuan kita di masa depan.
    Ibarat mobil, kaca depan pasti lebih besar daripada kaca spion. Karena kaca spion ada hanya agar supaya kita lebih berhati-hati. Sedangkan kaca depan yang besar artinya agar kita bisa melihat apa yang ada di depan dengan lebih luas. Itu sebabnya masa depan lebih penting daripada masa lalu.

    BalasHapus
  9. Nama :Mega Anggraeni
    Ig: megaanggraeni16
    Link share :https://www.instagram.com/p/BRn3vi0AUCi/
    Domisili: Bandung

    The answer :
    baik buruknya Masa lalu tidak untuk dilupakan, karena kita pernah menjalaninya. Bukan hak kita menolak kisah itu dalam hidup kita.Masa lalu tidak untuk dikenang, karena waktu teruslah berjalan. Waktu tidak akan menunggumu hanya untuk kisahmu di masa lalu. Biarlah waktu yang menjawab kemana masa lalu itu akan bermuara. Cukup lah tahu bahwa kita punya masa lalu, karena tanpa masa lalu, hari ini atau esok tidak akan pernah ada.

    BalasHapus
  10. Elsita F. Mokodompit
    @sitasiska95
    https://www.instagram.com/p/BRoKNH-BbAp/

    Tentu saja dikenang, namun hanya yang bagian baik-baiknya saja. Sisanya, yang menyakitkan, lebih baik dilupakan. Tidak akan enak hidup dengan mengingat sesuatu yang membuat kita sakit hati atau merana sendiri. Cukup jadikan itu pelajaran berharga sehingga di masa kini hingga masa sekarang kita bisa lebih baik lagi, mengambil keputusan hidup dan langkah lebih tepat lagi. Jadi buatku pribadi, dalam menyikapi masa lalu ada tindakan-tindakan tertentu yang berbeda. Kalau opsinya adalah dikenang atau dilupakan, maka keduanya bisa kita terapkan namun tidak pada semua kenangan. Kenang yang indah dan bahagia saja, lupakan sedih dan luka-lukanya :)

    BalasHapus
  11. nama : St. Miftahayatun
    Ig : @mitahayatun
    https://www.instagram.com/p/BRob6zogSXJ/
    kota : Mataram

    masa lalu itu ada untuk dikenang bukan untuk dilupain. gak cuma baik2nya aja, yang paling buruk sekalipun harus ikut dikenang. kenapa?? karena baik buruknya masa lalu seseorang bisa menjadi pelajaran hidup, harapannya sih supaya masa lalu yang buruk itu gak terulang lagi di masa sekarang atau masa berikutnya, lagian kalo cuma masa lalu yang indah2 aja dikenang serasa ada yang kurang gitu, kayak sayur yang gak digaremin. tanpa masa lalu tidak akan ada yang namanya masa sekarang, apalagi masa depan, eaaa. tpi jangan sampai kita terjebak di masa lalu, itu juga gak baik. ckup dikenang saja dan dijadikan pelajaran hidup.
    sekian. terimakasih :)

    BalasHapus
  12. Nama : Khairunnisa Istiyana
    Instagram : @fdpbook
    Domisili : Bekasi
    Url share : https://www.instagram.com/p/BRm9MvXFo1d/

    Kenangan itu ibaratkan buku, lembar demi lembar terkumpul dan menjadi buku yang seru. Lembar yang membuat kita terkadang tersenyum bangga -kenangan baik- selalu menjadi andalan dalam buku tersebut. Dan tak lengkap dan seru rasanya bila tak ada lembar konflik -kenangan yang berujung pertikaian- yang membuat penulis buku bersemangat melanjutkan lembaran ceritanya. Kenangan saling melengkapi, kayak halaman halaman di buku, yang membuat penulis ataupun pembaca menjadi bersemangat untuk melanjutkan ceritanya.

    BalasHapus
  13. Nama: Windy Irianti
    Akun IG: wipxoxolove
    Link share: https://instagram.com/p/BRou0-Zle1q/
    Kota tempat tinggal: Makassar
    Jawaban:
    Menurutku, masa lalu itu harusnya di kenang.
    Sepahit apapun itu. Meski ingin berkata "lupakan", aku yakin, tidak akan bisa melupakan. Yang bisa hanya mengikhlaskan dan mencoba berdamai dengan semua itu. Memang tidak mudah, tapi hidup terus berjalan, masa lalu tetaplah masa lalu, tinggal menjadi pilihan sendiri, apakah ingin menjadikan masa lalu itu mempengaruhi masa depan kita, atau bahkan memperbaiki hal-hal dari masa lalu itu sendiri. ๐Ÿ˜Š☺️

    BalasHapus
  14. Nama : Fina Mafrikhana
    Akun ig : @finaaylin
    Link repost : https://www.instagram.com/p/BRovos-F3X_/
    Kota tmpat tinggal : Cirebon.

    Jawaban: Simple aja si hehe.. Kenangan itu ngga usah dilupakan meski menyakitkan apalagi membahagiakan, namun juga ngga usah terus dikenang meski membahagiakan. Kenangan, cukup jadikan pelajaran dan tolak ukur buat hidup kita kedepannya, buat jadi pengalaman yang memang tak akan terlupakan dan bukan untuk dilupakan.
    Karena sekuat-kuatnya kita mencoba melupakan, tetap saja kita bisa ingat kapanpun kecuali kita terkena penyakin lupa ingatan hihi. Juga tidak bisa terus dikenang karena adakalanya kita juga bisa lupa karena kesibukan menjalani hari-hari untuk masa depan.
    Kenangan bisa dijadikan sejarah, pengalaman, dan pelajaran bagi hidup kita kedepannya๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  15. Nama : Rani W
    Instagram : @ranidaiki
    Link Share : https://www.instagram.com/p/BRpA0GdjY_M/
    Domisili : Bandung

    Masalalu itu untuk dikenang atau di lupakan?

    Menurut aku, seharusnya masalalu itu di jadikan pelajaran. Kalau masalalu terlalu banyak dikenang, maka orang itu akan berjalan ditempat, dibayang-bayangi masalalu dan akhirnya susah move-on, nggak bisa maju kedepan karena pikirannya dipenuhi kenangan masalalu dan kalau masa lalu dilupakan, memangnya bisa? Justru, semakin seseorang berusaha melupakan, malah semakin ingat karena terus dibebani pikiran untuk melupakan.

    Jadi lebih baik dijadikan pelajaran untuk kedepannya, supaya bisa maju kedepan, lalu tidak mengulangi kesalahan di masalalu, ataupun bisa sekaligus menghindari hal hal menyakitkan karena kita sudah belajar, dan yang terpenting, kita juga bisa menjadi pribadi yang lebih baik karena bisa memilah mana yang baik dan benar dengan memperlajarinya dari masalalu.

    BalasHapus
  16. Nama: Indri Octa Safitry
    Akun ig: @Inosaftr
    Link share: https://www.instagram.com/p/BRpUPU5DEfW/
    Domisili:Kota Cilegon
    Jawaban:
    Kalo menurut aku sih, masa lalu itu tergantung keadaan diri kita. Karena terkadang masa lalu yang indah pun harus kita lupakan karena masa lalu itu yang membuat mengingat rasa sakit yang pernah kita alami. Namun gak bisa dibohongi juga, sekeras apapun kita mencoba untuk melupakan masa lalu semua itu tidak akan pernah bisa benar benar dilupakan. Karen semua sudah tersimpan rapih dalam memori otak kita. Jadi, masa lalu itu mungkin ada baiknya kita kenang untuk mengingat bahwa kita pernah bahagia bersama dia. Buka. Berarti mengenang artinya kita berharap semua yang telah usai untuk kembali sedia kala. Namun mengingat akan kebahagiaan yang pernah ada. Itu saja

    BalasHapus
  17. Nama : Utami
    IG : @zellmhyzz
    Link share : https://www.instagram.com/p/BRpMme_hr39/
    Domisili : Jawa Tengah
    Jawaban :
    Masa lalu adalah fase hidup manusia yang telah dijalani. Masa lalu akan melekat meski putaran waktu telah lama kita lewati. Terkadang kita sering memaksa melupakan masa lalu. Mencoba berbagai cara agar terlepas dari rasa yang membelenggu. Namun bukan lega yang didapatkan, tapi sesak yang kita rasakan. Seperti halnya sejarah, masa lalu tak bisa diubah. Juga tak bisa sepenuhnya dilupakan.

    Masa lalu sebaiknya kita kenang. Bukan untuk diratapi, tapi dijadikan pelajaran dalam menapaki masa depan. Bukan untuk ditangisi, tapi dijadikan pegangan agar tak kembali terulang. Bukankah sesuatu yang menyakitkan terkadang bisa jadi kekuatan?. Tak apa menengok ke belakang. Bukan untuk kembali tapi sekedar pengingat hati. Tak apa kembali membuka memori. Bukan untuk meratapi tapi untuk penyemangat hari. Mengenang untuk melepaskan. Mengingat untuk merelakan. Pada akhirnya di ujung perjalanan, masa lalu hanya akan jadi sebuah kenangan.

    BalasHapus
  18. Ve_Mocharetta15/03/17 16.16

    Nama: Veliya L.
    Ig: @ve_mocharetta
    Link share: https://www.instagram.com/p/BRpxrvRABTG/
    Domisili: Banjarmasin

    Masa lalu itu, sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Menurut saya, masa lalu itu layaknya fragmen-fragmen yang menjadi satu kesatuan dalam memori kita, yang akan terus memberikan impuls pada diri kita di masa depan. Tanpa masa lalu, kita tidak akan pernah tahu seberapa besar usaha serta pengorbanan yang telah kita lalui untuk mencapai satu titik kita berdiri ini. Masa lalu dan masa depan itu ibaratnya seperti hubungan klausa sebab-akibat, misalkan; di masa lalu kita pernah mengalami kegagalan, maka tentu saja kita semakin giat untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.

    Jadi pada intinya, sekelam apapun masa lalu yang pernah terjadi dan seterpuruk apapun kondisi kita, masa lalu akan selalu ada untuk kita kenang. Akan selalu jadi bahan untuk mengubah diri menjadi yang lebih baik lagi.

    Masa lalu adalah kenangan serta pengalaman yang paling berharga. Jika masa lalu dilupakan, maka bagian mana lagi yang akan kau jadikan pilar untuk tetap kokoh menjulang menuju impian?

    BalasHapus
  19. nama: Aulia
    instagram: @nunaalia
    link share: https://www.instagram.com/p/BRp10nFgNAX/
    kota tempat tinggal: Serang

    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Menurutku ada bagian masa lalu yg sebaiknya dilupakan, dan ada jg bagian masa lalu yg sebaiknya di kenang.
    Masa lalu yg buruk, tidak menyenangkan, atau menyedihkan akan lebih baik dilupakan agar tidak menimbulkan trauma yg membayangi kehidupan. Dan masa lalu yg menyenangkan dan membahagiakan cenderung akan kita kenang dan ingat, bahkan mungkin menimbulkan harapan untuk dapat terulang lagi.
    Namun yg bisa diambil dari masa lalu adalah pelajaran dan hikmah yg terkandung di dalamnya. Masa lalu bisa menjadi pembelajaran untuk masa yg sedang kita jalani dan masa depan nanti. Seperti saat mengendarai mobil, diibaratkan masa lalu adalah spion yg hanya sesekali kita lihat/atau lirik untuk menghindari tabrakan/masalah. Dan kita lebih banyak melihat ke arah depan karena itu adalah tujuan kita.

    BalasHapus
  20. nama : uswatun hasanah
    IG : anna_mariannaroza
    link share : https://www.instagram.com/p/BRp6weBhLJniqPIzDNE0Y16PqujOvQ_SmMJzOw0/
    domisili : yogyakarta
    jawaban :
    bagi aku pribadi masa lalu bukan untuk dilupakan ya, seberat apapun masa lalu itu bisa jadi pelajaran, semisal kita jatuh di masa lalu, di masa depan jangan sampai kita jatuh dilubang yang sama, masa lalu itu seperti cermin, dimana kita bercermin untuk hasil yg lebih baik di masa depan, kegagalan di masa lalu bisa menjadi pelajaran untuk meraih kesuksesan di masa depan, sedangkan keberhasilan di masa lalu bisa menjadi langkah awal untuk meraih keberhasilan-keberhasilan lainnya di masa depan, baiknya, masa lalu jangan dilupakan, diingat, sebagai langkah awal untuk move on dan maju meraih keberhasilan, kesuksesan, dan cita2 apapun yg ingin dicapai, gunakan masa lalu sebagai pelajaran yg harus diingat untuk memperbaiki masa depan yg lebih baik. terima kasih atas kesempatannya mbak rizky dan mbak yayan dan penerbit kata depan, wish me luck..

    BalasHapus
  21. Nama : Ratnani Latifah
    IG : @kazuhana_el_ratna
    Link Share :https://www.instagram.com/p/BRp8KABA8lR/?taken-by=kazuhana_el_ratna
    Domisili : Jepara

    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?


    Dikenang.

    Karena bagaimana pun masa lalu adalah sebuah pembelajaran. Masa lalu adalah proses pendewasaan ini. Tanpa adanya masa lalu kita tidak mungkin bisa pada sampai tahap saat ini. Dari jatuh kita belajar bangkit, dari sakit kita berusaha tegar, dari kegagalan kita belajar untuk lebih berusaha tak kenal lelah.


    Yah, meskipun kadang masa lalu itu sakit. Tapi bukankah itu tetap sebuah pembelajaran? Yang terpenting adalah penerimaan akan masa lalu itu sendiri. Jika kita bisa menerima masa lalu lalu move on, maka tidak ada masalah jika tetap mengenang kejadian-kejadian itu. Bisa jadi masa lalu bisa dijadikan kaca bagi generasi-generasi berikutnya untuk persiapan.

    Karena jika memilih melupakan masa lalu, seolah kita tidak menghargai proses kehidupan kita sendiri. Karena antara masa lalu dan masa depan itu saling berkaitan. Suka dan duka dalam hidup saya pikir patutlah untuk diukir dalam kenangan.

    Mungkin kita sudah tenang dan bahagia pada saat ini, tapi sesekali menengok di masa lalu sebagai renungan kenapa tidak? Yang terpenting kita tidak terlarut dan bisa membawa diri.

    BalasHapus
  22. Nama : Dety Suhaeti Mutiara
    Instagram : @detdetyy
    Link share : https://www.instagram.com/p/BRqD8XPA4oe/
    Kota : Bekasi
    Jawaban :
    Bagiku masa lalu bukan untuk dilupakan karena dari masa lalu pasti akan ada sebuah pembelajaran kehidupan yang berguna untuk kedepannya agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama, karena mau seberapa buruk masa lalu itu akan ada sedikit banyaknya yang indah bahkan terlalu indah untuk di lupakan. Masa lalu tidak ada yang pantas untuk dilupakan karena setiap detik dari masa lalu itu adalah hal yang membentuk kita yang sekarang. Indah maupun buruk masa lalu itu, masa lalu adalah alur dan jalan yang mempunyai suatu akhir. Akhir dimana kita akan membuat masa lalu berikutnya. Masa lalu bukan hal yang harus dihindari, melainkan di pelajari dan dikenang karena banyak rasanya.

    Tetapi masa lalu juga bukan untuk selamanya di kenang karena kita hidup untuk masa kini dan masa yang akan datang. Kita tidak akan bisa maju jika terus mengenang masa lalu, sekalipun itu masalalu yang sangat indah. Kenanglah masa lalu seperlunya dan jadikan pembelajaran untuk kedepannya. ��

    BalasHapus
  23. Mariya Azka
    Instagram : @azkam972
    Kota : Purwokerto
    Link share: https://www.instagram.com/p/BRqDgYzAj0T/

    Masa lalu itu untuk dikenang atau dilupakan?

    Kalau menurtku si ada baiknya masa lalu jangan dilupakan. Cukup disimpan dengan baik dalam memori kita. Karena bagaimana pun masa lalu itu bagian dari perjalan hidup ini.
    Karena terkadang kita butuh mengenang lagi masa lalu itu ketika diperlukan.Entah itu kenangan manis atau pun kenangan pahit.






    BalasHapus
  24. Nama: Siti Nihlatul Fuadah
    Instagram: @nihlafuadah
    Link Share: https://www.instagram.com/p/BRqLzieAV15/
    Domisili: Tangerang
    Jawaban:

    Jujur, aku gak pernah melupakan masa lalu ataupun mengenang. Bagiku masa lalu yah sudah. Sudah terlewat, berbekas! Yang jelas masa lalu hanya untuk pelajaran ataupun untuk sedikit dikenang. Karna kita sebagai manusia dikasih keistimewaan memori yg berlebihan bukan? Jadi gak ada salahnya untuk dikenang, tapi tak terlarut pada waktu yg telah terlewat. Karna yg namanya hidup berkembang juga berjalan. Jadi tak perlu ada yg dikhawatirkan dr masa lalu indah ataupun kelam. Yang jelas, kita hanya perlu belajar untuk lebih baik kedepannya. Dalam segala hal dan sisi kehidupan yg kitajalankan.

    BalasHapus
  25. Nama: Bety Kusumawardhani
    IG: @bety_19930114
    Domisili: surakarta
    Linkshare: https://www.instagram.com/p/BRqWsJElgSH/

    Masa lalu itu untuk dikenang karena masa lalu adalah bagian dari sejarah hidup seseorang seperti bayangan yg selalu mengikuti pemiliknya, tidak mungkin mendahului. Pelajaran sejarah aja masih dipelajari sampai sekarang padahal kebanyakan peristiwanya tragis bukan? Katakanlah jika masa lalu ibarat kaca spion motor, kita akan membutuhkannya untuk melihat ke belakang tanpa harus menoleh agar kita selamat saat menyeberang dan tidak bertubrukan dengan kendaraan lain. Jadi, masa lalu ada sebagai pembelajaran di saat ini dan masa depan, bukan untuk dilupakan apalagi diratapi.

    BalasHapus
  26. nama: insan gumelar ciptaning gusti
    akun instagram: @callmeinsan
    link share: https://www.instagram.com/p/BRquj4kA9O-/
    kota tempat tinggal: surakarta

    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?
    Enggak perlu dilupakan tapi juga enggak perlu selalu diingat juga. Jadikan pembelajaran ajah. Masa lalu itu kayak kaca tengah mobil yang gunanya buat ngelihat ke belakang. Enggak perlu selalu dilihat kan? Hanya waktu kalo kita mau belok, banting setir, atau kalo ada perlunya aja. Sebab, jalan yang harus kita tempuh ada di depan bukannya di belakang. Sesekali bolehlah menengok kebelakang untuk mengingatkan kita sesuatu, tapi ya itu jangan malah terpaku oleh masa lalu.

    BalasHapus
  27. Nama : Erdina Yunianti
    Akun instagram : @erdinayunianti_
    Link share : https://www.instagram.com/p/BRrapQxjMg8/
    Domisili : Cilegon-Banten


    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Tanpa masa lalu tentunya kita belum tentu bisa menjadi pribadi yang sekarang. Alih-alih di lupakan, lebih baik masa lalu itu dikenang. Kenapa harus gitu? Karena banyak kenangan indah di masa lalu yang bisa bikin bahagia kalau di kenang kembali. 

    Ada juga sih kenangan buruknya dan menurutku sebaiknya nggak begitu saja dilupakan karena kalau dilupakan kita nggak bisa belajar dari pengalaman, untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi di masa sekarang dan masa depan.

    Masa lalu sebaiknya dikenang supaya kita tetap punya sesuatu yang bisa disimpan di memori, menjadi pengalaman. Bagaimana pun mengingat masa lalu itu bukan berarti selalu melihat masa lalu, jadikan masa lalu itu menjadi kenangan untuk di jadikan fase kehidupan yang pernah kita lewati.

    Satu hal yang pasti. Sayang bgt kan kalo kenangan harus dilupakan? Untuk apa kita mencetak sebuah kenangan kalau pada akhirnya harus dilupakan juga?

    BalasHapus
  28. Nama : Betesda Tarigan
    Instagram : cornelly.trg
    Dimisili : Medan
    Link Share : https://www.instagram.com/p/BRrvkflhYmC/

    Setiap orang tidak akan pernah lepas dari masa lalu, dan menurut saya masa lalu bukan untuk dilupakan, tetapi bisa menjadi satu memori, Setiap orang punya kenangan masa lalu Tak ada habis nya, mengenang masa lalu memang dapat menimbulkan senyuman senyuman kecil, kembali membawa kita pada memori itu, mengenangnya melalui sebuah foto, video maupun tulisan, orang bijak pernah berkata "3 things you can't recover in life: THE MOMENT after it's missed, THE WORD after it's said, and THE TIME after it's wasted." karena kita tidak akan pernah mengembalikan momen yang telah berlalu, dan biarlah itu menjadi sebuah memori untuk di flashback diwaktu yang dibutuhkan ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  29. Nama : Siti Fatimah
    Ig : st.fatimah1004
    Link share : https://www.instagram.com/p/BRsVMsJlj8H/
    Domisili : Bogor


    Masa lalu..masa lalu itu tidak patut dilupakan, sebaliknya, masa lalu patutnya kita kenang. Masa lalu patutnya dijadikan tolak ukur untuk hidup kita ke depan. Masa lalu tidak harus membuat kita selalu terpuruk, tapi masa lalu mengajari kita untuk mempersiapkan masa depan dengan baik.

    Masa lalu juga mengajari kita untuk menerima kenyataan. Seharusnya bukan masa lalu yang selalu kita bilang buruk, tapi keadaan yang membuat masa lalu menjadi buruk, (benar ?). Tidak ada yang tidak ingin kembali ke masa lalu (menurut saya), mereka hanya tidak sadar, setiap saat dalam diri kita, pasti terdapat kemauan kita untuk kembali lagi ke masa lalu meskipun hanya sedikit.

    Dan tanpa kita sadari, di setiap saat dalam hidup kita, kita sudah berada di masa lalu kita, masa lalu dengan keadaan yang jauh lebih baik atau mungkin sedikit buruk, tergantung bagaimana kita menyikapinya.
    Jarang dari kita yang mau menghargai masa lalu, kebanyakan mereka hanya ingin melupakan masa lalu daripada mengenangnya, ( setuju ? ). Padahal itu salah, hargailah masa lalumu!. Walaupun menghargai masa lalu itu tidak mudah, mungkin terkadang saat kita sedang mengenang masa lalu, ada secuil rasa sakit yang kembali terungkit, tapi percayalah, suatu saat nanti kita akan berterima kasih dengan rasa sakit itu karena telah berhasil membuat kita menjadi sosok yang lebih tegar. Bahkan mungkin rasa sakit itulah yang berhasil mensukseskan diri kita di masa sekarang. Dengan adanya masa lalu, kita akan lebih tahu arti dari kedewasaan.

    BalasHapus
  30. Nama : Laela Khikmawati
    Instagram : @astroella_
    Link share : https://www.instagram.com/p/BRsyvZxFEqh/
    Domisili : Pekalongan

    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Masa lalu itu sebaiknya dikenang.
    Karena dengan dikenang maka kita bisa belajar dari masa lalu, agar kedepannya bisa menjadi lebih baik. Jadikan masa lalu itu sebagai pembelajaran dimasa depan.

    Kalau masa lalu itu dilupakan maka kita tak akan mendapatkan pembelajaran.
    Bayangkan jika masa lalu itu dilupakan. Darimana kita akan tau kalau dahulu kita pernah bahagia karena suatu hal, dahulu kita pernah sukses karena sebuah perjuangan, dahulu kita pernah menangis karena suatu kesakitan, dan dahulu kita pernah melakukan suatu kesalahan yang merugikan.

    BalasHapus
  31. Nama : Amalia
    Instagram : @ailamaa__
    Link share : https://www.instagram.com/p/BRsp5kHj87V/
    Domisili : Ciamis, Jawa Barat

    Jawaban :
    Masa lalu lebih baik dikenang atau dilupakan?

    Menurut aku, sih, Tergantung, Masa lalu seperti apa yang patut kita kenang dan patut kita lupakan?

    Tentu saja jika masa lalu itu menyenangkan ada sebaiknya kita kenang.. Simpan dalam hati. Jangan sampai dilupakan. Sebaliknya, jika masa lalu itu menyakitkan ada baiknya kita lupakan, dan ambil pelajaran dari setiap masa lalu yang menyakitkan. Karena, menurut aku di balik kejadian masa lalu, baik itu yang menyenangkam maupun menyakitkan selalu ada hikmah yang bisa kita ambil sebagai pelajaran dimasa depan. Jadi, setiap kejadian dimasa lalu punya peranan masing-masing, entah itu untuk dikenang atau dilupakan. Tergantung pendirian kita. Pengalaman, masa lalu dan rasa sakit adalah guru terbaik untuk menjadi dewasa.

    BalasHapus
  32. Nama: Lina Ernawati
    Instagram: @tinkeirbell
    Link share:
    https://www.instagram.com/p/BRs7LlaFk1_/
    Domisili: Tangerang

    Menurutmu, masa lalu itu sebaiknya dilupakan atau dikenang?

    Masa lalu itu tidak akan pernah bisa dilupakan, bahkan masa lalu tidak akan pernah terlupakan.
    Kita diberi kemampuan untuk mengingat, lalu kenapa harus bersusah payah melupakan?
    Masa lalu itu tidak perlu dilupakan, cukup sesekali perlu untuk mengenangnya. Jadikan itu motivasi, tetap maju dan sesekali menoleh lah kebelakang.

    Belajar dari masa lalu itu sangat perlu, karena itu bisa menjadi pelajaran untuk kedepannya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama lagi. Mengingat masa lalu itu perlu, tetapi mengungkit hal yang buruk "it won't make we better". Hal buruk itu dipelajari, dan pastikan tidak akan terulangi kembali.

    jika ada pertanyaan "bisakah kita mengubah masa lalu?"
    Maka saya akan menjawab "BISA"
    Masa lalu itu bisa di ubah.
    Contohnya:
    Di masa lalu saya hidup miskin dan pemalas, tapi dengan niat dan kegigihan, akhirnya saya bisa menjadi kaya dan rajin dimasa sekarang.
    Contoh di atas sudah membuktikan bahwa masa lalu boleh di kenang, kenangan baik di jadikan motivasi, dan yang buruk di anggap sebuah mimpi.
    "Kemarin adalah dahulu,Sekarang akan berlalu, Esok masa depan menunggu"

    BalasHapus
  33. Nama: Rizki Fitriani
    ig: @keeptrianif
    link share: https://www.instagram.com/p/BRtBJGcggJ6/
    domisili: Sidoarjo

    sebaik dan seburuk apapun masa lalu, akan selalu terkenang, bahkan meski kita tidak menginginkannya. dan menurutku masa lalu ada utk dikenang, bukan dilupakan apalagi di buang.
    sesakit, sesulit dan sebahagia apapun masa lalu, dia ttap adalah salah satu bagian dari diri kita yg tidak bisa dilepaskan begitu saja. masa lalu sebagai cermin sekaligus tonggak yg mendorong kita dimasa mendatang.

    setiap kejadian yg dialami di masa lalu memiliki nilai tersendiri, dan itu adalah pelajaran utk bekal di masa sekarang dan masa depan. Seperti ketika dulu kita pernah melakukan kesalahan dan sekarang hampir melakukan kesalahan itu lagi, kita bisa mencoba memperbaikinya sebelum kesalahan di masa lalu itu terulang kembali.

    BalasHapus
  34. Nama: Dini Nurhayati
    Instagram: @dinu_chan
    Domisili: Cirebon
    Link share: https://www.instagram.com/p/BRtJUDeDXUI/?taken-by=dinu_chan

    Salah satu pembahasan yang tak pernah padam adalah mengenai masa lalu. Bagaimana menyikapi setiap fragmen yang terjadi di masa lalu? Beberapa dari masa lalu saya pilih dan percaya untuk dikenang; dalam tujuan luasnya adalah bisa sebagai motivasi, sebagai pengingat (reminder), sebagai elemen yang menstimulasi perasaan bahagia dan sebagai ruang belajar. Sementara beberapa sisanya (memang sebaiknya) untuk dilupakan. Barangkali dari yang tersimpan di memori (ada kalanya teringat) tidak dapat 100% dihilangkan atau dilupakan, tapi bila itu adalah hal negatif tingkat super kita mesti berupaya membuangnya jauh-jauh.

    BalasHapus

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design