Jumat, 28 April 2017

[Blog Tour] Among The Pink Poppies --------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Among The Pink Poppies
Penulis : K Fischer
Penerbit : Bhuana Sastra (BIP)
Tebal : 552 Halaman
Terbit : Maret 2017

Saras bertemu gadis kecil bernama Amelia di tempatnya bekerja, di pusat teknologi, di kota Linz, Austria. Ibu dari Amelia sudah meninggal dunia. Saras terenyuh dan ingin berteman dengan Amelia dan paman, merangkap ayah asuhnya, Jonas. Mereka jadi sering bertemu dan Saras mulai menyayangi Amelia. Ia bahkan semakin dekat dengan Jonas hingga keduanya jatuh cinta.



Sementara di Jakarta, ibunya yang diktator sudah mempunyai calon suami untuk Saras. Ketika mengetahui tentang hubungannya dengan Amelia dan Jonas, ibu dan seluruh keluarganya langsung memojokkan Saras. 

Dengan semakin bertambahnya konflik, baik antara Saras dengan keluarganya, maupun dengan "keluarga baru" di Austria, ia mulai belajar untuk mengambil keputusan secara dewasa.

------------------------
"Sekolah, kerja, menikah, punya anak, jadi tua, meninggal. Sudah. Hanya itukah arti hidupku?" (Hal.5)

Among The Pink Poppies adalah novel kelima K.Fischer yang kubaca. Melalui novel terbarunya ini, K.Fischer ingin membagikan kisah kehidupan Saras, seorang wanita yang sekarang tinggal di Linz, Austria.

Saras merupakan anak bungsu dari keluarga Jawa yang sangat ketat dengan aturan-aturannya, terutama mengenai pasangan hidupnya. Ibu Saras sangat keras dan tegas terkait pilihan pasangan anak-anaknya. Semua kakak Saras menemukan suami atau istri melalui perjodohan. Semua pasangan hidup anak-anaknya harus melewati ibunya terlebih dahulu. Dan sekarang giliran Saras yang belum menikah dan masih betah berstatus single.

Untuk itulah, Ibu Saras pun merencanakan perjodohan Saras dengan Roi, teman lama Saras. Kebetulan keluarga Roi dan keluarga Saras sudah saling mengenal sejak lama, jadi Ibu Saras yakin Roi adalah pilihan terbaik bagi Saras. Tetapi, kali ini Saras punya pilihannya sendiri. Saras jatuh cinta dengan pria Austria bernama Jonas.

Pertemuan pertama mereka di Ars Electronika, tempat kerjanya membuat Saras terpana. Awalnya Saras hanya ingin menghibur Amelia, keponakan Jonas yang terlihat sedih melalui telenoid, robot yang bisa berkomunikasi dengan manusia dan ada bantuan operatornya. Sayangnya, Saras berlebihan hingga menimbulkan kebohongan terhadap Amelia terkait surga dan telenoid yang bisa menghubungkan ibu Amelia yang telah meninggal.

Hal ini membuat Saras merasa bersalah sekali dengan Amelia karena membuat dirinya terlalu berharap banyak dengan telenoid. Kesempatan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahannya pun malah terlewati begitu saja.

Singkat kata, Saras malah sering bertemu dengan Jonas dan Amelia. Saras tidak menyangka dia bisa merasakan kenyamanan bersama mereka. Bahkan Saras menemukan arti keluarga bersama Jonas, Amelia, Sigi dan Lisa (sahabat keluarga Jonas). Hal yang sulit dia temui di dalam keluarganya sendiri.

Mereka pun akhirnya saling jatuh cinta, tetapi masalah pun datang silih berganti. Mulai dari kasus perebutan hak asuh anak Amelia, perjodohan Saras dengan Roi hingga kebohongan Saras terkait telenoid. Apa yang terjadi selanjutnya?

Membaca kisah Saras ini membuatku begitu hanyut saat membacanya. Novel yang cukup tebal tetapi sama sekali tidak membosankan. Aku betah membaca sejak halaman pertama hingga akhir. 

K. Fischer secara perlahan mengenalkanku akan sosok Saras, kemudian pertemuan Saras dengan Jonas dan Amelia yang mengubah hidupnya kemudian keluarga Saras yang otoriter. 

Ide cerita yang terasa familiar dan mungkin bisa terjadi bagi siapa saja, diramu sedemikian rupa menjadi sebuah kisah yang menarik untuk diikuti. Kisah romansa berbalut perjodohan dan perebutan hak asuh anak dengan setting Linz yang begitu memikat.

Satu hal yang paling kusukai dari karya K.Fischer adalah K.Fischer selalu mampu membangun setting tempat dengan begitu memukau dan hidup. Aku seakan bisa merasakan dan membayangkannya sendiri Kota Linz itu seperti apa. Kota yang sama sekali tidak familiar di telingaku, tetapi begitu menarik setelah membaca novel ini. Penggambaran setiap tempat dengan begitu detail, dan aku begitu terkesima dengan Ars Electronica dan ladang bunga poppies.

Alurnya memang terasa lambat, lebih memfokuskan perkembangan hubungan Jonas dan Saras kemudian drama keluarga Saras, tetapi aku tetap betah membacanya. 

Semua karakter dalam novel ini begitu kuat dan saling melengkapi satu sama lain. Tokoh favoritku jatuh pada Eyang Saras. Walaupun dia tidak terlalu banyak muncul, tetapi interaksinya dengan Saras begitu terasa sekali chemistrynya. Eyang juga yang membuat Saras mampu untuk menjadi dirinya sendiri dan mengungkapkan apa yang dia mau.

Jujur aku jika berada dalam posisi Saras juga bakal bingung, memilih keluarga atau cinta. Apalagi Saras terlahir dan besar dari keluarga yang sangat keras. Aku benar-benar salut dengan Saras yang akhirnya berani untuk menentukan sikap. Aku memang bisa memahami kenapa Ibu Saras begitu keras terhadap anak-anaknya. Setiap ibu pasti ingin yang terbaik bagi anak-anaknya, termasuk masalah jodoh. Tidak mungkin seorang ibu menjerumuskan anak-anaknya. Tetapi kadangkala seorang ibu juga harus diingatkan bahwa anak juga punya pilihannya sendiri.

Membaca kisah ini aku belajar banyak sekali dari Saras maupun orang sekelilingnya. Tentang arti cinta, keluarga, kejujuran hingga dewasa dalam menentukan pilihan hidup. Kebahagiaan kita sendiri yang tentukan, dan kita sendiri yang tahu apa yang kita inginkan. 

Kamu mencari sebuah kisah romansa dengan setting yang memikat, kamu wajib baca novel ini. Aku yakin kamu bakal jatuh cinta dengan Among The Pink Poppies sepertiku.

------------------------GIVEAWAY TIME-------------------------


Selamat datang ke pemberhentian pertama Blog Tour "Among The Pink Poppies" karya Kak K Fischer , kali ini Kak K Fischer ingin membagikan novel persembahan Penerbit BIP untuk kamu 1 orang yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow instagram @rizkymirgawati @utiauthor dan @bipgramedia

3. Giveaway kali ini tidak menjawab pertanyaan ya, tetapi kamu harus membuat Photo Quotes dari novel Among The Pink Poppies.

4. Photo Quotes boleh hanya 1 atau lebih dari 1 ya, jumlah tidak dibatasi. Sertakan juga foto cover novel Among The Pink Poppies ya (optional)



5. Quote yang bisa dipilih:


"Sekolah, kerja, menikah, punya anak, jadi tua, meninggal. Sudah. Hanya itukah arti hidupku?" (Hal.5) 
"Sebegitu tidak berartinyakah pendapatku? Sebegitu salahnyakah jika aku ingin memilih yang berbeda?" (Hal.5)
"Ia datang sebagai ulat yang nyaris tercekik dalam kepompongnya. Kini ia menjadi kupu-kupu. Dan keluarganya datang, untuk mengembalikan dia ke dalam kepompong." (Hal.6) 
"Jadi cewek, tuh, jangan sok milih-milih. Inget umur, nanti yang beres disamber cewek lain." (Hal.31) 
"Apapun alasannya, jangan pernah mendustai anak kecil. Mereka jauh lebih pintar daripada yang kamu bayangkan. Mereka tahu kalau dibohongi. Kamu bisa merusak kepercayaan anak itu, seumur hidupnya." (Hal.44) 
"Justru karena aku punya anak, aku jadi tahu. Lebih baik sedari dini mereka tahu kenyataan hidup. bukan hidup di dalam gelembung busa sabun yang setiap saat bisa pecah." (Hal.65)
"Tidak! Aku dijodohkan dengan cowok yang lebih peduli peralatannya ketimbang diriku!" (Hal.179) 
"Oh, betapa aku ingin bertemu dia setiap saat. Di saat kenyang maupun lapar. Ia tidak hanya indah. Bagiku, ia sempurna." (Hal.209) 
"Setiap kali bertemu, seakan satu benih cinta tersemai. Seakan mereka langsung sehati. Seakan semua nyata. Seperti panci yang menemukan tutupnya. Seperti kepingan jiwa yang menemukan kepingan lainnya" (Hal.248) 
"Aku harap ceritamu sama indah dan sama enaknya dengan makanan-makanan ini." (Hal.259) 
"Jangan takut keluar dari dunia kita, yang penting kita tahu siapa yang kita hadapi." (Hal.331) 
"Pada akhirnya yang paling dikenang dari hidup seseorang bukan penampilannya, bukan barang apa yang ia punyai, bukan juga kalimat-kalimat yang dia ucapkan. Tapi bagaimana mereka membuat kita merasa nyaman atau tidak dengan mereka." (Hal.341-342)
"Kita tidak bisa mengontrol rasa. Dan tidak ada yang bisa menghakimi, bentuk berduka seperti apa yang paling baik bagi kita." (Hal.345) 
"Bukan ikatan darah yang dapat menjadikan sekelompok  orang menjadi keluarga. Bukan di mana atau bangunan tertentu yang dapat disebut rumah. Tapi renjana yang ada ketika sekelompok orang bersama." (Hal.379)
"Aku tidak pernah menyerah karena sesuatu itu susah, sukar, mustahil dilakukan. Tapi aku berhenti berusaha jika sesuatu itu tidak setimpal lagi bagiku." (Hal.472) 
"Aku mencintai seseorang dengan segala kekurangannya. Karena aku berharap, orang itu akan mencintaiku dengan segala kekuranganku." (Hal.473)

"Jika semua itu tidak cukup, untuk kamu jujur padaku, sampai kapan pun, aku tidak akan pernah pantas bagimu." (Hal.473)
"Aku tidak merencanakan untuk jatuh cinta padamu. Semua terjadi begitu saja" (Hal.544) 
"Selama ini, aku membiarkan diriku tidak bahagia karena aku tidak berani jujur." (Hal.544)

6. Upload Photo Quotes di akun instagrammu dan jangan lupa tag @rizkymirgawati @utiauthor dan @bipgramedia sertakan hastag #atppphotoquotes #amongthepinkpoppies selama periode Giveaway dimulai dari 28 April - 5 Mei 2017 

7. Ketik DONE di kolom komentar (optional), hanya untuk memudahkan pendataan peserta kalau kamu mengikuti giveaway ini.

8. Pastikan akun instagrammu tidak diprivate/digembok selama periode giveaway ini ya.

Semoga beruntung!!!!!

5 komentar:

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design