Jumat, 01 Desember 2017

[Blog Tour] Impian Demian

Judul Buku : Impian Demian

Penulis : Nimas Aksan
Penerbit : Elex Media
Tebal : 360 Halaman
Terbit : November 2017
Editor : Dion Rahman


“Impianku bukan berada di sini bersamamu dan sepabrik dengan perempuan sensi lainnya yang bergerombol membahas lipstik. Aku mengambil jurusan arsitektur bukan iseng-iseng seperti saat kamu ikutan lotre dan buummm … namamu keluar sebagai pemenang. Aku ingin membuat gedung. Aku selalu membayangkan bisa membangun banyak sekali gedung tinggi yang indah di negeri-negeri yang jauh dari sini.” 

“Kenyataannya kamu berada di sini, Demian. Di gedung rusak yang harus kamu bangun kembali.”

Impian Demian Radityawangga untuk menjadi arsitek gedung bertingkat di seluruh dunia terancam kandas ketika dia didatangi oleh Alexandra Hardianty, Public Relation dari Sara Cosmetic, perusahaan kosmetik yang diwariskan kedua orangtuanya. Alexandra membuka kenyataan bahwa dia memiliki kewajiban memimpin perusahaan yang sedang mulai sekarat itu, sebagai bentuk pengabdiannya pada mendiang sang ibu, Sara Amalia, pendiri Sara Cosmetic. 

Keadaan semakin memburuk ketika Demian berkonflik dengan Hilda, ibu tirinya, yang memegang hak cipta atas Aqualove, produk kosmetik temuan terbaru yang seharusnya bisa menolong Sara dari kebangkrutan. 
Mampukah Demian dan Alexandra bersama-sama mengatasi krisis dan menyelamatkan pabrik kosmetik yang nyaris bangkrut itu, sementara di sisi lain, kesempatan untuk meraih impiannya mulai memanggil-manggil?

---------------o-----------------

"Dalam hidup segala sesuatu harus serba memilih. Kita nggak bisa memenangkan segala yang kita inginkan." - Hal.251

Demian punya impian. Demian sangat menyukai membangun gedung, disitulah passionnya. Sejak kecil dia sudah menanamkan keinginan untuk membangun gedung dan menjadi seorang arsitek. Sekarang Demian baru saja wisuda dari Fakultas Teknik Arsitektur, selangkah lagi untuk menjadi arsitek dan membangun gedung apapun yang diinginkannya.

Sayangnya, kadang kenyataan tak seindah bayangan. Nyatanya, Demian sekarang terjebak di Sara Cosmetic, perusahaan yang dirintis oleh ibunya. Ayahnya baru saja meninggal dan mewariskan Sara Cosmetic untuknya. Sebagai anak pemilik perusahaan dan pemegang saham terbesar, sekarang Sara Cosmetic di bawah kendali Demian.

Namun, bayangkan saja Demian tak mengerti dunia kosmetik. Ini bukan impiannya. Untuk menghindar pun, Demian tak sanggup. Sara Cosmetic berada di ambang kebangkrutan. Demian harus mencari cara untuk menyelamatkan perusahaan agar tidak terus merugi. Bersama Alexandra, sang public relation, Demian berusaha mencari cara. 

Tidak hanya itu, Hilda ibu tiri Demian malah berniat mundur dari perusahaan dan menjual sahamnya. Bahkan Hilda akan menjual hak cipta Aqualove, satu-satunya produk harapan terakhir Sara Cosmetic.

Bagaimana akhir kisah Demian? Akankah dia bisa menyelamatkan Sara Cosmetic? Bagaimana dengan impiannya sendiri? 

"Aku tahu impianmu. Aku tahu suatu saat kamu bisa mewujudkannya. Bukan hanya bisa, tapi harus. Kamu harus berani mengambil keputusan terbaik untuk masa depanmu sendiri. Apakah impianmu menjadi arsitek, ataukah Sara - impian ibumu - yang harus kamu korbankan." - Hal. 226

Impian Demian merupakan novel kedua Mba Nimas Aksan yang kubaca setelah Janji Es Krim. Novel ini mengisahkan kehidupan Demian yang sedang bingung dengan pilihan yang harus dia ambil dalam hidupnya, antara impiannya sendiri atau impian almarhumah ibunya. 

Namun, kisah ini tidak hanya berbicara soal impian Demian saja dan juga bagaimana Demian menyelamatkan perusahaan. Ada hal yang jauh lebih rumit daripada itu, yaitu hubungan Demian dengan Hilda dan Lucia, ibu serta adik tirinya. Sudah sejak lama, Demian tak pernah menganggap kehadiran Hilda dan Lucia. Dia tak pernah menerima pernikahan Hilda dan ayahnya. Bahkan Demian memendam kebencian pada ayah kandungnya sendiri. Untuk menyebutnya "papa" pun Demian seakan enggan. 

Aku bisa memahami kenapa Demian begitu skeptis dalam hidupnya. Kenapa Demian begitu membencinya ayahnya, Hilda dan Lucia. Karena selama ini, Demian tumbuh besar dengan cara didiknya ayahnya yang tergolong keras. Hal ini membuat Demian merasa sama sekali tak dicintai oleh ayah kandungnya sendiri, terutama sejak Sara, ibunya meninggal. Demian seakan menutup dirinya dari kebahagiaan. Demian  memelihara kebencian yang semakin lama semakin besar. 

"Cobalah melihat semuanya dari perspektif berbeda. Kadang orangtua memang sering berbuat hal-hal aneh yang tidak kita mengerti. Wajar kalau kita nggak ngerti maksud mereka, karena kita belum pernah jadi orangtua. Tapi orangtua selalu tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya, karena mereka pernah menjadi anak-anak juga." - Hal.286

Setelah ayahnya meninggal pun, kebencian itu masih ada. Demian tidak juga mampu berdamai dengan masa lalu. Hubungannya dengan Hilda dan Lucia, keluarganya yang tersisa pun tak bisa dibilang baik.

Disinilah Mba Nimas berhasil menceritakan kisah ini dari sudut pandang Demian. Pemilihan yang tepat karena aku jadi mengenal sosok Demian dan segala kegalauannya, termasuk urusan hati. Sayangnya, menurutku Demian agak nanggung dengan kadar keplayboyannya yang membuat dia anti komitmen, malah menonjol sisi skeptisnya yang berpengaruh terhadap hidupnya. 

Hal yang kusukai lainnya adalah Mba Nimas berhasil membangun hubungan persahabatan yang hangat antara Demian dengan Rio dan Dewi. Interaksi mereka begitu menarik. Saling melengkapi satu sama lain. Begitu pun antara Demian dan Alexandra. Kehadiran Alexandra seakan menjadi penyeimbang. Alexandra yang optimis dalam hidup dan punya segudang ide brilian. Aku juga suka ide tentang Sara Cosmetic, bagaimana Mba Nimas cukup detail menceritakan seluk beluk sebuah perusahaan kosmetik. 

Sayangnya, aku merasakan penyelesaiannya terlalu mudah. Terutama permasalahan Demian dengan Hilda dan Lucia. 

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah paket lengkap, tentang impian, keluarga, cinta dan persahabatan, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Aku tunggu kisah Arya selanjutnya ya Mba, jadi penasaran dengan Arya, sang playboy setelah membaca nukilan di akhir kisah Demian.

Kamu ingin mengenal Demian lebih jauh? Yuk jemput dan baca sendiri Impian Demian. Kamu bisa mendapatkan di toko buku terdekat di kotamu atau bisa pesan langsung di onlineshop kesayanganmu ya 









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design