Selasa, 31 Januari 2017

[Book Review] Dark Memory


Judul Buku: Dark Memory
Penulis : Jack Lance

Penerbit : BIP

Tebal : 340 pages
Terbit : December 2016
Monster itu merentangkan sayapnya. Mengangkat tubuhnya dan terbang. Ia menjadi mangsa makhluk itu; ia diambil oleh kekuatan gelap. Semakin tinggi, semakin tinggi lagi ia berada di langit gelap. Ia mengira monster itu akan membawanya keluar dunia dan masuk ke dalam tempat persembunyiannya, ke dalam sarangnya, di mana tulang-tulangnya akan membusuk di antara sisa-sisa mangsa lainnya.

Rachel Saunders menghadiri pemakaman Jenny Dougal, sahabat baiknya yang meninggal karena kecelakaan tragis. Namun tak lama setelah pemakaman, ia sendiri menghilang secara misterius. Hal ini membuat khawatir Jonathan Lauder, kekasih Rachel, yang langsung terbang ke skotlandia untuk mencari kekasihnya.

Tiga hari kemudian, Rachel muncul kembali secara misterius. Tetapi, ia mengalami amnesia jangka pendek dan tidak bisa mengingat apa pun selama tiga hari sebelumnya, hingga minggu-minggu terakhir sebelum dirinya menghilang. Namun satu hal yang ia yakini, Jenny belum meninggal. Sahabatnya itu masih hidup. Ia ada di suatu tempat, dan Rachel merasa harus segera menemukan dan menolongnya, sebelum terlambat!

Jonathan dan Rachel berusaha mencari tahu dan merekonstruksi hari-hari saat Rachel menghilang, demi mencari kebenaran mengenai Jenny, dan mencari penyebab Rachel kehilangan ingatannya.

Namun apa yang Rachel temukan adalah teror yang menakutkan. Satu-satunya jalan untuk bertaha bhidup, dan mungkin untuk menyelamatkan Jenny adalah dengan menyingkap tabir gelap masa lalunya....

--------------------
"Di manakah dia? Apa yang terjadi? Ia tidak bisa mengingat apa pun. Sama sekali. Apakah dirinya telah melintasi batas antara mimpi dan kenyataan? Apakah ia baru terbangun dari mimpi buruk? Di manakah dia?" (Halaman 9)
Dark Memory adalah karya Jack Lance yang baru pertama kali kubaca. Novel ini cukup populer dan sudah diterjemahkan dalam 13 bahasa, dan kali ini aku berkesempatan membaca versi terjemahan dalam Bahasa Indonesia.

Dark Memory mengisahkan mengenai kehidupan Rachel Saunders. Hidupnya tiba-tiba saja berubah. Dia ditemukan dalam kondisi yang cukup mengenaskan oleh seorang pengendara mobil bernama Stephen Mackenzie.  Rachel tidak ingat apa-apa, bahkan siapa namanya pun dia tidak mengingatnya sama sekali. Stephen pun akhirnya memutuskan untuk membawa dirinya pulang karena tidak tega meninggalkan Rachel yang tampak kebingungan.

Setelah Rachel sedikit lebih tenang, akhirnya dia mampu mengingat sedikit tentang dirinya. Dimulai dari nama, masa kecilnya dan orang terdekatnya sekarang. Tetapi, anehnya Rachel sama sekali lupa kenapa dia bisa berakhir di hutan dan apa yang terjadi dengan dirinya selama beberapa hari terakhir. Rachel dinyatakan menderita amnesia jangka pendek.
"Aku bisa mengingat masa kecil dan orang tuaku, tapi tidak ada yang kuingat tentang kejadian semalam atau bagaimana aku bisa berada di hutan. Seperti ada lubang dalam ingatanku. Aku ingin tahu seberapa besar lubang itu." (Halaman 49)
Di lain sisi, Jonathan Lauder, kekasih Rachel panik karena Rachel menghilang. Rachel sama sekali tidak bisa dihubungi beberapa hari terakhir. Karena khawatir, Jon pun akhirnya menyusul Rachel ke Skotlandia. Karena Rachel terakhir berada di sana, menghadiri pemakaman sahabatnya, Jenny Dougal.
"Seakan hidupnya baru dimulai hari ini, dan segala yang ada sebelum hari ini adalah mimpi buruk. Terkadang kenyataan dan mimpi sulit sekali untuk dibedakan." (Halaman 85)
Ingatan Rachel yang sedikit demi sedikit pulih akhirnya membuat dia bisa kembali mengingat Jon. Rachel pun menghubungi Jon dan singkat kata mereka pun akhirnya menyelidiki apa yang sesungguhnya terjadi. Rachel yakin sekali bahwa kejadian yang menimpanya berkaitan erat dengan Jenny dan Jenny belum meninggal serta butuh pertolongannya. Mereka pun mulai menghubungi orang-orang terakhir yang berinteraksi dengan Rachel atau berhubungan dengan Jenny Dougal. Apa yang terjadi sesungguhnya?

Aku tidak menyangka aku akan sangat menikmati membaca Dark Memory. Padahal novel ini sama sekali bukan jenis bacaan favoritku. Aku bukanlah penggemar kisah thriller atau misteri, tapi novel ini menjadi pengecualian.

Sejak melihat covernya yang mencekam dan membaca blurbnya, aku sudah tertarik sekali membacanya. Apalagi tahun ini aku menantang diriku sendiri untuk lebih banyak membaca buku dari berbagai lintas genre, dan akhirnya aku memutuskan untuk membaca novel ini.

Sejak halaman-halaman awal, aku sudah dibuat penasaran dengan kisah Rachel Sauders. Jack Lance benar-benar berhasil mencuri perhatianku, aku pun dibuat membaca halaman demi halaman novel ini hingga tamat. Aku benar-benar terpikat dengan bagaimana Jack Lance membiusku dengan gaya menulis yang begitu lincah dan mengalir, suasana mencekam pun sukses dibangun dengan sangat baik.

Aku dibuat penasaran dengan alasan kenapa Rachel bisa berakhir di hutan, kemudian harus menderita amnesia jangka pendek. Kemudian aku diajak menemani Rachel dan Jon melakukan penyelidikan untuk mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi. Aku seperti diajak untuk menemukan satu demi satu keping puzzle yang hilang dalam kehidupan Rachel dan menemukan kesimpulan apa yang terjadi sebenarnya. 

Aku dibuat bertanya-tanya apakah monster yang senantiasa membayangi Rachel itu nyata atau hanya sekedar ilusi? Apakah benar Jenny masih hidup atau memang itu hanya bentuk penolakan Rachel atas meninggalnya sahabat yang paling dicintainya? Hingga kemudian aku dibuat menebak-nebak apa yang terjadi selanjutnya.

Karakter Rachel dan Jon benar-benar terbangun dengan kuat. Aku bisa merasakan segala ketakutan, kesedihan hingga kebingungan Rachel atas apa yang menimpanya. Sulit rasanya untuk membayangkan jika aku berada di posisi Rachel. Untungnya, walaupun novel ini bertemakan thriller dan misteri, Jack Lance tetap menyisipkan kisah romansa Rachel, baik dengan Jon maupun orang-orang sebelumnya.
"Begitulah semestinya cinta. Rachel mengingatkan dirinya sendiri. Tetap saja tidak cukup, dan ia tahu masalahnya ada pada dirinya, bukan Jon. Menaruh kepercayaan sebanyak itu pada orang lain sampai rela menyerahkan dirimu seutuhnya, secara terbuka, dan tanpa syarat ... apa dirinya mampu menanggung kepercayaan semacam itu di hatinya?" (Halaman 178)
Aku benar-benar dibuat terkesan dengan Jonathan. Chemistry Jonathan dan Rachel begitu terasa sekali. Jonathan benar-benar memainkan peran sebagai kekasih yang baik, dia yang mendampingi Rachel di saat-saat terberat bahkan ikut terlibat di dalamnya menguak semua tabir masa lalu. 

Semakin lama membaca, aku semakin penasaran mau dibawa kemana kisah ini. Jujur, aku cukup terkejut dengan endingnya, karena ketika aku berpikir semua akan berakhir dan menemukan kepingan puzzle yang hilang, ternyata aku masih akan menemukan hal lainnya lagi. 

Membaca novel ini akan membuatmu begitu larut saat membacanya, seakan kamu merasakan sendiri semua yang terjadi dalam novel ini. Salut buat penerbit dan penerjemah novel ini, karena terjemahannya begitu mengalir, seakan aku membaca novel bahasa Indonesia saja. 

Aku jamin, kamu tidak akan berhenti membaca hingga halaman akhir sampai kamu menemukan sendiri semua jawaban dari kisah ini. Apalagi buat kamu pecinta kisah thriller dan misteri, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. 

Secara keseluruhan, novel ini akan membuatmu memahami bahwa ketakutan itu harus dilawan. Jangan sampai ketakutan itu membuatmu menghindari hal-hal baik yang seharusnya kamu dapatkan. Biarkan masa lalu menjadi pelajaran berharga untuk kamu melangkah lebih baik lagi dalam kehidupanmu. 

4 bintang kusematkan untuk Dark Memory yang telah mencuri perhatianku sejak halaman pertama :)
"Apa itu kesadaran? Di mana batas antara mimpi dan kenyataan? Tanpa disadari, batas itu sudah kaulewati. Kau meninggalkan dunia lain di belakangmu. Kau menjadi sadar akan sekelilingmu dan dirimu sendiri. Kau adalah matahari yang menepis kegelapan." (Halaman 338)
Senin, 30 Januari 2017

[Book Review] The Playlist

Judul Buku : The Playlist

Penulis : Erlin Natawiria
Penerbit : Grasindo
Tebal : 244 Halaman
Terbit : September 2016

Musik latar bukan sekadar aksesori bagi Winona. 

Ketika food writer lain memusatkan perhatian pada rasa dan tampilan, Winona akan menajamkan telinganya untuk menilai pilihan lagu di sebuah tempat makan. Baginya, lantunan melodi memberi pengaruh besar terhadap suasana hati pengunjung. Semakin sesuai musik latar dengan hidangan, semakin tinggi penilaian yang akan Winona berikan. 

Hingga kehidupan Winona berubah saat mengunjungi No. 46. Absennya musik latar dan kemisteriusan Aries mengusik benak hingga hatinya. Jerat yang coba dia lepaskan justru menariknya semakin dekat dengan pria yang menyimpan duka dan sepi yang terasa familier baginya. Belum cukup di situ, Winona pun harus berhadapan dengan Ethan—pesona dari masa lalu yang mengisi hidupnya dengan kenangan-kenangan manis. 

Di antara iringan musik latar dan hidangan-hidangan lezat, Winona harus memilih: menghadapi rasa takut yang terus dia hindari atau kembali ke tempat ternyaman yang melengahkan?


-------------------------
The Playlist adalah novel ke-2 Erlin Natawiria yang kubaca. Novel ini mengisahkan kehidupan Winona, seorang food writer. Winona dulunya bekerja sebagai reviewer acara musik di Sound & Beat, hingga kemudian suatu kejadian membuat dirinya harus resign.

Winona yang kehilangan pekerjaan, akhirnya mendapatkan tawaran pekerjaan oleh Ghina, sahabatnya sebagai food writer di YummyFood. Pekerjaan ini membuat Ghina bisa mencicipi makanan dari kafe/restoran dan kemudian memberikan ulasan terkait tampilan dan rasa dari makanan/minuman yang disajikan. Namun, ada yang berbeda dengan ulasan Winona. Tidak seperti food writer lainnya, Winona punya ciri khas tersendiri. Winona memasukkan unsur musik latar di sebuah tempat makan sebagai salah satu unsur penilaiannya. Ide yang sungguh menarik sekali ya :)

Hingga kemudian, Winona mendapatkan kesempatan untuk mengulas sebuah kafe baru bernama No.46. Winona sangat terpikat dengan rasa dari makanannya, apalagi pemiliknya sendiri Aries yang menyajikannya langsung. Namun, tidak seperti kafe lainnya yang pernah dikunjungi dan diulasnya, No,46 sungguh berbeda. No.46 sama sekali tidak ada musik latar dan itu bencana bagi Winona. Ada yang terasa kurang baginya, dan ini berdampak juga terhadap ulasannya. Tiba-tiba saja Winona mengalami writer's block bingung harus membuat ulasan seperti apa, ada saja yang kurang.
"Masalahnya, Ethan, enggak ada aturan yang mewajibkan tempat makan buat memasang musik latar. Hanya saja, ulasanku jadi tidak seragam dengan yang sebelumnya. Datar. Tidak ada ciri khas. It bothers me a lot." (Halaman 37)
Ternyata kunjungan Winona itu bukan pertama kali dan terakhir, karena secara kebetulan Winona akan bertemu kembali dengan Aries, pemilik No.46 dan itu terjadi berulang kali. Pertemuan demi pertemuan dengan pria misterius yang tampan dan jago memasak, yang mengundang rasa penasaran Winona semakin dalam.

Tidak hanya itu, mantan kekasih Winona, Ethan pun hadir kembali. Ethan yang sulit sekali untuk dilupakan. Bagaimana akhir kisah Winona? Dengan siapa Winona akan berakhir, pria misterius seperti Aries atau pria masa lalunya, Ethan?
"Mungkin memang harus seperti ini. Mungkin kita dipertemukan untuk belajar memperbaiki kesalahan, supaya tidak terulang lagi nanti ... saat bersama orang baru." (Halaman 206)
Membaca kisah ini sungguh menyenangkan sekali. Aku benar-benar dibuat penasaran dengan kisah Winona. Kak Erlin benar-benar pandai menyimpan kepingan demi kepingan misteri kehidupan Winona, termasuk alasan Winona dan Ethan putus, rahasia masa lalu Winona, Ethan juga Aries.

Setiap bab ditulis dengan halaman yang tidak cukup panjang, tetapi selalu diakhiri dengan sesuatu yang "menggantung", membuatku tidak sabar untuk terus membaca hingga akhir. Gaya tulisan yang lincah dan mengalir, membuat novel ini sungguh nyaman untuk dinikmati.

Kak Erlin benar-benar mengeksekusi kisah Winona ini dengan cukup baik. Pekerjaan sebagai food writer dan ide tentang musik latar itu suatu hal yang unik dan berbeda, yang aku rasa masih sangat jarang diambil oleh penulis lainnya. Membuat novel ini menjadi segar dan berbeda.

Dari segi karakter, baik Winona, Ethan maupun Aries punya karakter yang kuat dan sama-sama loveable. Jujur, sulit sekali memilih antara Ethan dan Aries, tapi jika disuruh memilih aku rasa aku akan memilih Aries dengan segala pesonanya dan hobinya memasak. Perempuan mana sih yang gak merasa tersanjung jika kekasihnya memasakkan makanan special untuknya. Walaupun Ethan juga pria yang terlalu sulit untuk ditolak.

Unsur makanan dan musik juga memberikan warna tersendiri dalam novel ini. Kayaknya seru juga punya pekerjaan seperti Winona, bisa mencicipi makanan dan minuman kemudian mengulasnya. Cuma tantangannya adalah kalau kita punya alergi terhadap satu jenis makanan, itu akan sangat menyiksa sekali ya :) Membayangkan kafe/restoran yang diulas Winona, seperti aku ikut merasakan cita rasa dari makanan yang disajikan. Apalagi Bandung terkenal dengan surga kulinernya, yang membuat aku selalu kangen untuk berkunjung kesana. Kira-kira kafe/restoran yang ada dalam novel ini sekedar fiksi atau memang terinspirasi dunia nyata ya? Pengen juga merasakan sensasinya sendiri seperti Winona.

Aku pun sependapat dengan Winona, ternyata musik latar juga bisa memberikan sesuatu yang menarik. Rasanya makanan atau minuman yang disajikan bakal lebih terasa nikmat jika musik latarnya pun sesuai. Hal kecil yang mungkin sering luput dari perhatian kita. Kayaknya wajib dicoba sambil menikmati makanan/minuman yang kita pesan, kita juga lebih mendengar musik latar yang diputar.

Secara keseluruhan, novel ini tidak hanya menawarkan sebuah kisah romansa biasa antara Winona dengan 2 pria memikat, Aries dan Ethan saja. Tetapi juga kisah persahabatan antara Winona-Ghina yang sungguh membuat iri, wisata kuliner dan musik latar yang memanjakan lidah dan rahasia masa lalu yang terkuak dan butuh penyelesaian.

The Playlist bisa menjadi pilihan yang tepat untukmu di kala akhir pekan atau saat kamu butuh bacaan ringan yang bisa menghibur, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Selamat menjelajah Kota Bandung bersama Winona :)
Minggu, 29 Januari 2017

[Blog Tour] SKY ------------------ GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : SKY
Penulis : Aiu Ahra
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 280 Halaman
Terbit : Desember 2016
Lyn merindukan tawa Kay yang dulu. Ringan dan bebas, walau seringkali diiringi air mata cengeng. Tawa yang hilang setelah kematian ibuku. Setelah itu, Kay tinggal bersama keluarga Lyn selama tujuh tahun. Kondisi itu ternyata tidak cukup untuk membuat Kay percaya sepenuhnya pada Lyn.


Sikap Kay yang pesimistis berbanding terbalik dengan Lyn yang ceria. Bahkan ketika Lyn membicarakan tentang kesukaan akan langit dan olahraga lari membuat Kay semakin menutup diri. Meski menyukai musik klasik dan bermain piano, Kay tidak berani menjadikan itu mimpinya, apalagi jika harus mendaftar di universitas musik setelah lulus SMA.

Akankah kehadiran orang-orang dalam hidup Kay dan Lyn membuat mereka menyadari perasaan masing-masing? Atau justru semakin membuat mereka menjauh?

-------------------------

"Banyak orang yang bilang persahabatan cowok dan cewek itu mustahil. Seenggaknya dari sekian persen nunjukin persahabatan itu nggak murni karena pasti ada yang suka sama sahabatnya sendiri." (Halaman 122)
Kay dan Lyn sudah lama bersahabat. Walaupun karakter mereka berbeda, mereka selalu bersama. Apalagi Kay sudah tidak punya siapa-siapa lagi, akhirnya Kay pun tinggal bersama keluarga Lyn.

Namun, sejak kejadian di masa lalu, Kay berubah. Lyn seakan tidak bisa menemukan Kay yang dulu. Bahkan Kay pun sudah tidak punya impian lagi. Kay menutup dirinya, bahkan terhadap Lyn.

Hingga kemudian sosok anak baru datang dalam kehidupan mereka. Sosok bernama Luna, yang ternyata bisa langsung dekat dengan Kay. Bahkan Kay perlahan-lahan berubah. Kay seakan menemukan dunianya yang baru dan ternyata tidak ada Lyn di dalamnya.
"Terkadang, kehadiran orang lain bisa nyadarin kita betapa berharganya orang yang udah lama di sisi kita.Mungkin kondisi lo kayak gitu." (Halaman 123)
Seharusnya Lyn bahagia melihat perubahan Kay. Apalagi Kay terlihat bahagia. Kay menemukan impiannya, sayangnya itu bukan karena Lyn. Kehadiran Luna pun perlahan-lahan menggantikan sosok Lyn dalam hidup Kay. Hal ini membuat hati Lyn sakit sekali, karena selama ini Kay hanya dekat dengannya. Lyn pun akhirnya sadar tentang perasaannya terhadap Kay.
"Saat kamu sadar bahwa apa yang kamu inginkan mustahil didapatkan, mundur teratur adalah satu-satunya jalan keluar sebelum kamu terluka lebih dalam." (Halaman 145) 
Hubungan Lyn dan Kay pun merenggang. Entah kenapa Kay meminta Lyn untuk menjaga jarak. Hal yang sungguh tidak dimengerti oleh Lyn. Persahabatan mereka pun dipertaruhkan. Ada alasan kenapa Kay berubah dan meminta untuk jauh dari Lyn.
"Saat kita akhirnya punya seseorang yang kita anggap berharga, hal yang seharusnya kita lakuin adalah mempertahankan dia, bukannya melepaskan dia pergi." (Halaman 175) 
Di lain sisi, ada sosok Ethan yang hadir dalam kehidupan Lyn. Sosok Ethan yang ceria dan selalu ada di sisi Lyn. Namun, Ethan bukanlah Kay. Lyn tetap saja merasa berbeda.
"Gimanapun, siapa yang berani mencintai artinya dia siap dengan segala konsekuensi termasuk ... patah hati." (Halaman 179)
Bagaimana akhir kisah Lyn dan Kay? Apa yang sesungguhnya terjadi dengan hubungan mereka? 
"Ternyata waktu nggak bisa jaminan ya, kalo kita bisa kenal seseorang luar-dalam." (Halaman 184) 
Akhirnya, menemukan kisah remaja yang menghibur dan membuatku jatuh cinta dengan kisahnya. Sebuah kisah cinta segiempat yang begitu rumit sekali.

Alurnya terasa lambat sekali, berfokus pada persahabatan Lyn dan Kay, kemudian hadir sosok Luna dan Ethan yang mengubah kehidupannya. 
"Cinta selalu punya tempat berlabuh, Than. Siapa dia, kapan dia datang, dan di saat seperti apa ... itu misteri yang nggak pernah kita tahu, kan?" (Halaman 219) 
Jujur, aku gregetan sekali membaca kisah Lyn dan Kay ini. Kok hal yang terasa sederhana jadi terkesan dibuat rumit. Ya, kalau sayang kan tinggal bilang saja, bukannya malah menjauh dan berbuat hal-hal yang menyakitkan kayak gitu. Aku malah gak simpatik sekali sama Kay, bagiku Kay terlalu egois sekali dengan sikapnya, yang secara tidak langsung malah menyakiti dirinya dan orang-orang di sekitarnya.
"Semua manusia akan sampai di fase di mana mereka harus berubah. Tapi terkadang orang yang paling nggak siap dengan perubahan itu justru orang terdekat mereka. Karena mereka merasa nggak seharusnya orang itu berubah jika justru mengubah suatu hubungan." (Halaman 220) 
Aku bisa memahami kenapa Kay bisa menjadi pribadi yang pesimis dan terlalu takut kehilangan. Trauma masa lalu membuat dia berubah sekian lama. Perubahan dalam dirinya pun harus didorong oleh orang baru dan aku suka dengan perubahannya, tetapi tidak suka keputusannya terkait Lyn. Rasanya berlebihan sekali.
"Tindakan paling pengecut manusia adalah ketika mereka tidak berani mengakui perasaannya sendiri. Mereka menyerah sebelum mencoba." (Halaman 233)
Di antara semua tokoh yang ada, aku malah jatuh cinta dengan sosok Ethan. Sosok yang ceria dan optimis dalam hidup. Interaksinya dengan Lyn juga lebih terasa chemistrynya, daripada Lyn dan Kay yang terkesan kaku dan berjarak. Walau dia dan Lyn baru saja saling mengenal.
"Cinta itu sepertu pedang bermata dua, di satu sisi dia melukai, di sisi lain menyembuhkan." (Halaman 233) 
Diceritakan dengan alur maju dan sedikit flashback, sebagai pembaca aku dibuat penasaran dengan kisah Kay dan Lyn. Walau endingnya mudah tertebak, tapi aku menikmati membaca kisah ini.
"Hiduplah dengan sebuah keinginan, itu akan membuat kita lebih berarti seenggaknya untuk impian itu sendiri." (Halaman 234) 
Ini bukan hanya tentang kisah cinta remaja biasa saja, tetapi juga impian dan berdamai dengan masa lalu. Bagaimana setiap orang sebaiknya punya impian, agar hidupnya lebih terarah dan bermakna.
"Kadang impian itu bisa datang tanpa diduga. Kamu harus cepat-cepat nemuin impianmu, Kay.""Impian itu tujuan seseorang untuk hidup. Jadi kita harus punya impian." (Halaman 63)
--------------------GIVEAWAY TIME---------------


Aku punya 1 eks gratis novel SKY untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow twitter @RizkyMirgawati @aiu_ahra03 dan @gramedia share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #SKY

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

Apa impianmu yang ingin sekali kamu wujudkan saat ini?

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 3 Februari 2017

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Bety Kusumawardhani / @bety_19930114

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Kamis, 26 Januari 2017

[Blog Tour] Damn! It's You! -------------- GIVEAWAY!!!!!


Judul Buku : Damn! It's You!
Penulis : Pelangi Tri Saki
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 232 Halaman
Terbit : Januari 2017

“Gue mau lo pindah ke Atlanta.”

Gara-gara kalah taruhan sama Saba, Nigi harus menanggung konsekuensi besar: dia harus pindah sekolah! Namun, mana mungkin Nigi ninggalin sekolah tersayangnya, temen-temennya, serta jabatan ketua OSIS? Meski masa jabatan OSIS-nya sudah nyaris habis, tetap saja Nigi nggak mau pindah sekolah karena alasan konyol. Lagi pula, dia kan baru kenal cowok muka datar itu!

Saat Nigi yakin untuk menolak hasil taruhan, orangtuanya malah sudah mengurus kepindahannya. Tentu saja dia stres banget. Gimanapun juga, dia bakal satu sekolah dengan Saba. Malapetaka buat Nigi, kan?

Namun, apa iya benar-benar malapetaka? Gimana kalau ternyata ada hal-hal mengejutkan tentang Saba? Gimana kalau Nigi telanjur penasaran dengan cowok misterius itu? Dan bagaimana kalau… Saba naksir Nigi?


-----------------------


"Pertemuan adalah awal dari banyak kemungkinan dan bertemu denganmu adalah kemungkinan yang tidak pernah dapat kuprediksi." (Halaman 9)
Damn It's You adalah buku ke-2 dari seri You. Jika kamu sebelumnya sudah membaca Hey !You! pasti sudah mengenal Nigi dan Noel, sepasang saudara kembar yang tinggal berdekatan dengan Zillo dan Nadi. Namun, jangan khawatir jika kamu belum berkesempatan membaca buku pertama, karena kamu tetap akan bisa menikmati novel ini. Karena Hey!You! dan Damn It's You tidak terlalu berkaitan, hanya memang para tokohnya saling mengenal saja, dan kebetulan punya hubungan yang dekat :)

Kali ini Damn It's You mengisahkan kehidupan Nigi, gadis remaja yang tomboy dan aktif sebagai atlet olahraga kendo. Sampai saat ini, Nigi tidak sedang dekat dengan seorang cowok mana pun, berbeda dengan kembarannya, Noel. Ternyata sebenarnya Nigi sudah sejak lama menyukai seseorang, sayangnya orang itu tidak pernah tahu perasaan Nigi.

Hingga Nigi bertemu dengan sosok Saba. Sosok yang entah kenapa akhir-akhir ini sering sekali bertemu dengannya, dan Nigi mengingat jelas muka Saba yang datar dan terkesan dingin itu. Kemudian suatu hari Saba malah mengajak Nigi bertaruh basket, dan Nigi kalah. Sebagai hukuman, Nigi harus pindah ke SMA Atlanta, sebuah SMA yang terkenal dengan anak-anak yang butuh perlakuan khusus karena sering membuat masalah.

Awalnya Nigi pikir itu hanya taruhan biasa dan mana mungkin bisa segampang itu dia pindah ke SMA Atlanta, rupanya papinya malah menyetujui dan langsung memindahkan Nigi ke SMA barunya itu. Dimulailah hari-hari Nigi sebagai siswi baru di SMA Atlanta. Dia pun menjadi sering bertemu Saba, dan hubungan mereka pun tidak bisa dikatakan akur.
"Menurut lo, gue salah nggak kalau mau tahu tentang kehidupan orang lain?"
"Nggak salah selama itu nggak berlebihan. Tapi akan jadi masalah kalau rasa penasaran ini bikin lo ketagihan dan nggak bisa lepas." (Halaman 79)
Tetapi perlahan-lahan Nigi penasaran dengan kehidupan Saba, apalagi Saba seakan menyimpan masalah besar dalam hidupnya. Rei, sepupu Saba pun tak membantu, karena menurutnya bukan kapasitasnya untuk menceritakan rahasia Saba.
"Lo nggak bisa bilang Saba nyembunyiin sesuatu kalau dari awal dia memang nggak berniat membukanya ke orang lain, Gi. Itu haknya dan nggak ada hubungannya sama lo. Atau lo sekarang merasa dia ada hubungannya sama lo, jadi lo merasa berhak tahu?"(Halaman 79)
Hubungan keduanya pun lama-lama semakin dekat, apalagi sejak Nigi tahu cerita sebenarnya tentang Saba. Nigi pun tak kuasa untuk membendung perasaannya sendiri, yang perlahan-lahan berubah terhadap Saba. Hingga kemudian Saba pergi secara tiba-tiba, Nigi pun patah hati. Apa yang sesungguhnya terjadi pada Saba? Bagaimana akhir kisah Saba dan Nigi?
"Seseorang yang membuat lo lemah itu tandanya dia berharga buat lo. Begitu pun sebaliknya. Seseorang yang membuat lo kuat juga tandanya dia berarti buat lo." (Halaman 115)
Akhirnya, selesai juga membaca Damn, It's You. Sebuah novel remaja yang ringan dan menghibur. Seperti di novel sebelumnya, Hey! You! penulis masih mengangkat kisah cinta remaja dengan segala permasalahannya.

Diceritakan dengan mengalir, aku menikmati kisah Nigi. Bagaimana pertemuan Nigi dan Saba yang akhirnya mengubah kehidupan keduanya. Karakter Saba mengingatkanku akan Zillo di novel selanjutnya yang datar dan dingin, tetapi Saba lebih ekpresif kalau menyangkut perasaannya terhadap Nigi. Bahkan kadang-kadang Saba malah terkesan memaksa kalau berurusan dengan Nigi.

Sejak awal aku sudah penasaran dengan sosok Saba, ada rahasia apa yang sedang ditutupinya. Ternyata oh ternyata, ada alasan di balik sikap Saba yang menutup diri dan cenderung tidak percaya dengan orang lain. Aku jatuh simpati kepadanya, karena memikul beban berat sejak kecil. Rasanya pasti berat sekali melihat orang yang kita sayangi, malah menjauhi dan membenci kita. Bahkan menganggap kita sebagai seorang "pembunuh". 

Untungnya, karakter Saba berubah sedikit demi sedikit sejak bertemu dengan Nigi. Mulai bisa membuka diri dan menceritakan masalahnya. Mereka seakan dipertemukan untuk saling menyembuhkan. Karakter keduanya yang bertolak belakang, juga membuat hubungan mereka lebih berwarna. Interaksi keduanya yang seperti kucing dan anjing, selalu ada saja pertengkaran kecil yang membuat aku senyum-senyum sendiri saat membacanya.
"Rasa percaya itu harus dibangun, Sa. Kalau gue salah paham, lo harus berusaha menjelaskan ke gue mana yang benar. Begitu pun gue nantinya." (Halaman 126)
Formula novel ini juga hampir sama, Saba yang tiba-tiba saja harus pergi dan kemudian ada epilog yang menjelaskan kejadian beberapa tahun kemudian. Walaupun ceritanya mudah ditebak, aku sangat terhibur membaca novel ini. Sebuah kisah remaja yang membuatku seakan bernostalgia dengan masa-masa SMA dimana benih-benih cinta bermekaran. Kisah cinta yang ringan dan menghibur sekali.

Gak sabar rasanya untuk menunggu kisah selanjutnya dari seri ini, semoga novel selanjutnya akan mengisahkan tentang Noel dan Aran, yang jujur sejak novel pertama sudah menarik perhatian.
"Jangan abisin waktu lo cuma buat benci seseorang. Semakin banyak lo habisin waktu buat benci orang lain, semakin banyak pula kebahagiaan yang lo kesampingkan karena rasa benci itu." (Halaman 226)

-----------------GIVEAWAY TIME-----------------


Aku punya 1 eks  gratis Damn!It's You! nih untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:



1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.


2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati @pelangitrisaki @novelteenlit dan @Gramedia .

3. Share info giveaway ini di akun twittermu dengan mention kami seperti di bawah ini:

Aku sudah ikutan Blog Tour #DamnItsYou @pelangitrisaki @novelteenlit dan @Gramedia di blog @RizkyMirgawati http://rizkymirgawati.blogspot.co.id/2017/01/blog-tour-damn-its-you-giveaway.html

4. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

5. Giveaway kali ini tidak ada pertanyaan, tuliskan saja datamu berupa nama, akun twitter, link share dan domisili di kolom komentar atau mau komen soal bukunya juga terserah :)

6. Pemenang akan dipilih secara random.org

7. Giveaway ini berlangsung sampai dengan 30 Januari 2017.

Semoga beruntung!!!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Eni Lestari / @dust_pain

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Selasa, 24 Januari 2017

[Blog Tour] Cinta Segala Musim ----------- GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : Cinta Segala Musim
Penulis : Maya Lestar GF
Penerbit : Indiva Media Kreasi
Tebal :224 Halaman
Terbit : 2016


Ketika Rampak, lelaki yang sangat dicintai Rae mengalami kejatuhan yang paling menyakitkan dalam hidupnya, Rae dipaksa untuk menghadapi dua pilihan, tetap bersama Rampak dalam penderitaan atau pergi, meninggalkan Rampak untuk menyongsong hidup yang lebih nyaman. Di tengah guncangan yang melimbungkan Rae memutuskan untuk menghadapi semuanya. Jika Rampak tak menyerah,dia pun tak ingin kalah.
--------------------

Pernikahan Rampak dan Rae awalnya sungguh membahagiakan. Walau sampai di usia pernikahan mereka yang ke-6 belum juga dikaruniai buah hati, mereka tetap bahagia dan terus berusaha. Mereka sudah cukup bahagia dengan karir Rampak yang menjanjikan sebagai seorang developer, bahkan kehidupan mereka pun tergolong kelas menengah ke atas. Apa saja yang diinginkan Rae pun sudah tersedia.

Namun, kita tidak pernah tahu kapan badai datang kan? Pernikahan mereka diuji. Rampak tiba-tiba saja mendapat musibah besar. Salah satu proyeknya tidak sesuai dengan spesifikasi, karena rekan kerjanya menipunya. Rampak pun harus mendapatkan gugatan dari sana sini. Rekan kerja yang seharusnya bertanggung jawab, malah kabur entah kemana, meninggalkan Rampak yang harus bertanggung jawab atas semuanya. Rampak pun harus menanggung ganti rugi yang cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, harta bendanya ludes sudah. Rampak bangkrut seketika, hanya Rae yang dimilikinya.
"Segala yang membahagiakan pergi dari kehidupannya, seperti pasir yang dilenyapkan oleh angin." (Halaman 22)
Kehidupan mereka pun berubah. Dari yang awalnya bergelimang harta, sekarang harus berhemat demi bisa hidup. Mereka pun harus tinggal di kontrakan yang tidak layak huni. Hingga kemudian kabar bahagia datang menghampiri mereka, Rae dinyatakan positif hamil

Sayangnya, kebahagiaan itu hanya sebentar saja. Lagi-lagi mereka diuji, buah hati yang ditunggu sekian lama itu akhirnya harus pergi sebelum dia mengenal dunia. Akankah Rampak dan Rae bisa menerima semua cobaan yang datang menghampiri? Akankah Rae tetap berada di samping Rampak menghadapi cobaan dan bangkit kembali bersama? Yuk baca sendiri Cinta Segala Musim.
"Kadang hidup tak menawarkan banyak pilihan. Dan satu-satunya cara untuk bertahan, adalah dengan menerimanya." (Halaman 11)
Membaca halaman demi halaman novel ini, kamu akan dibawa memasuki kehidupan pernikahan Rampak dan Rae. Bagaimana kehidupan mereka pasca kasus besar yang menghampiri mereka. Bagaimana Rampak dan Rae yang awalnya berkecukupan kemudian harus kehilangan semuanya dan berusaha untuk bangkit kembali.

Kak Maya menggambarkan kisah ini dengan sangat baik. Aku bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Rampak dan Rae atas musibah yang menimpa mereka. Rae yang mencoba untuk bertahan dan tidak mengeluh dengan kondisinya sekarang, dan Rampak yang berusaha untuk tidak bergantung dengan orang lain, termasuk keluarganya.

Aku bisa mengerti kenapa Rampak lebih memilih tidak meminta bantuan kepada keluarganya, padahal dia sebenarnya bisa. Apalagi tentunya keluarganya maupun keluarga Rae dengan senang hati membantu. Aku pun jika  berada di posisi Rae dan Rampak bakal memilih untuk berjuang terlebih dahulu daripada harus menerima uluran tangan keluarga.

Aku pun bisa memahami bagaimana reaksi keluarga Rae terhadap Rampak. Bagaimana pun terasa manusiawi sekali tidak mungkin ada orang tua yang mau melihat anaknya berada dalam kesusahan. Salut buat Rampak dan Rae yang akhirnya bisa meyakinkan keluarganya bahwa mereka mampu bangkit dengan usahanya sendiri.

Membaca novel ini membuatku banyak belajar, bahwa pernikahan tidak selamanya indah dan baik-baik saja. Ada kalanya kita akan diuji, dan ujian itu datang tidak mengenal waktu dan bisa dalam bentuk apa saja. Disinilah kekuatan cinta kita dan pasangan akan diuji, akankah kita saling berpegangan tangan bersama-sama menghadapi ujian itu atau memilih menyerah.

Bagaimana pun menikah itu seperti membuka lembaran kehidupan baru. Pastinya ada suka maupun duka yang menghampiri. Kisah Rampak dan Rae bisa menjadi pelajaran bagi kamu yang sekarang sudah menikah atau yang belum, untuk selalu menjaga komitmen yang kamu punya dengan pasangan. Jangan hanya mau enaknya saja, karena ketika menikah kita sudah berkomitmen untuk menerima semuanya, baik kebahagiaan maupun kesedihan.

Salut dengan Kak Maya yang menceritakan kisah ini dengan sangat baik. Secara perlahan-lahan dan ada prosesnya, bagaimana Rampak dan Rae bangkit dari masalah mereka benar-benar menginspirasi sekali. Rampak dan Rae yang tidak hanya memikirkan masalah mereka saja, malah kepekaan mereka semakin nyata. Mereka malah lebih bermanfaat bagi orang lain, padahal hidup mereka juga sama susahnya. Inilah pentingnya bersyukur dalam hidup dan tidak semua kebahagiaan itu berasal dari materi/uang. 
"Keuntungan tidak harus selalu bersifat finansial. Kebahagiaan dan kepuasan hati lebih penting." (Halaman 222)
Tidak hanya kisah Rampak dan Rae saja yang cukup menyita perhatianku, aku juga suka dengan unsur-unsur arsitektur yang coba diangkat dalam novel ini, seperti filosofi Rampak terkait rumah dan perumahan yang baik itu seperti apa. Ternyata membangun sebuah rumah juga ada seninya loh. 
"Rumah sebenarnya soal ruang, bukan sekat. Ruang-ruang dibangun untuk melapangkan, sementara sekat-sekat dibangun untuk pembatasan. Rumah bukanlah pembatas antara ruang personal dengan dunia luar, tapi rumah adalah penghubung antara keduanya." (Halaman 46)
Chemistry Rampak dan Rae terbangun dengan sangat baik dan begitu kuat. Terasa sekali bagaimana mereka saling mencintai dan menyayangi satu sama lain. Tokoh favoritku tentu saja Rampak. Rampak yang begitu teguh dengan prinsipnya dan berjuang mati-matian menghidupi keluarganya. Rampak dengan segala sisinya yang menginspirasi. 

Novel ini benar-benar paket komplit, kamu akan banyak belajar dari kisah Rampak dan Rae. Bagaimana sebuah ujian membuat mereka menjadi lebih baik dan bisa bermanfaat bagi sesama. Bagaimana mereka menghadapi ujian demi ujian yang datang. Bagaimana kekuatan cinta bisa bertahan di segala musim.
"Kadang kita hanya punya sedikit pilihan dalam hidup, Rae. Kita mungkin tak bisa mengubah keadaan saat ini, tapi kita bisa mengubah persepsi kita terhadapnya." (Halaman 102)
Jadi, siapkah kamu mencintai pasanganmu di segala musim kehidupan?

-------------GIVEAWAY TIME-------------


Aku punya 1 eks gratis novel Cinta Segala Musim untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati @penerbitindiva @mayalestarigf

- instagram penerbitindiva dan like Fanpage Indiva Media Kreasi

3. share info GA ini di twitter dengan mention @RizkyMirgawati @penerbitindiva dan  
@mayalestarigf sertakan hastag #CintaSegalaMusim

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:


Apa yang kamu bayangkan jika mendengar kata "Cinta Segala Musim"?

6. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 28 Januari 2017.

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

                                       Aenun Nasyifa / @AenunNasyifaZA


Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design