Senin, 20 Februari 2017

[Blog Tour] Remember Us ----------------- GIVEAWAY!!!!!


Judul Buku : Remember Us
Penulis : Idea Fina
Penerbit : Ikon
Tebal : 482 Halaman
Terbit : Desember 2016


Seorang mantan drummer yang berprofesi menjadi dokter kembali ke Tanah Air. Ia dikejutkan oleh beberapa hal.

Pertama, kehadiran bocah laki-laki yang entah mengapa begitu mirip dengannya.

Kedua, gadis yang dulu berstatus sebagai pacarnya mengaku tidak mengingat apa pun tentangnya.

------------------------
Pernah membayangkan orang yang pernah berarti dalam hidupmu sama sekali tidak ingat tentangmu? Benar-benar melupakanmu, bahkan menganggapmu orang asing? Padahal dulu kalian punya kenangan begitu indah tetapi sekarang tak ada kamu dalam hati, apalagi pikirannya? Apa yang akan kamu lakukan?
Remember Us mengisahkan kehidupan Randi dan Cherisha. Dulunya Randi dan Cherisha begitu dekat sekali, bahkan Cherisha menobatkan dirinya sebagai fans nomor 1 Randi. Randi yang dulunya berprofesi sebagai drummer band Orion, band pendatang baru yang sukses saat itu menarik perhatian Cherisha.

Cherisha dan Randi bahkan sudah dekat sejak mereka masih terbilang muda. Pertemuan mereka di sebuah toko musik, perlahan-lahan membuat mereka semakin dekat. Bahkan Cherisha sangat mengidolakan Randi bahkan jatuh cinta dengannya. Perhatian Cherisha yang begitu dalam membuat Randi pun tak kuasa membendung perasaannya sendiri, mereka pun saling jatuh cinta.

Hingga kemudian, Randi harus melanjutkan pendidikan dokternya di Universitas Oxford. Randi pun harus melepas karirnya sebagai drummer Band Orion, untuk mengejar impiannya sebagai dokter. Hal ini tentunya membuat Cherisha sedih karena dia tahu jarak yang begitu jauh membentang akan membuat hubungan mereka sulit untuk dipertahankan.

Cherisha pun ingin membuat kenangan indah sebelum Randi pergi. Akhirnya Cherisha pun nekat mengajak Randi berpacaran selang 1 minggu sebelum keberangkatan Randi. Bahkan usia pacaran mereka yang terbilang singkat pun membuat mereka kebablasan, mereka melakukan sesuatu yang terlarang.

Namun, setelahnya Cherisha menghilang begitu saja. Randi begitu panik, apalagi waktu keberangkatannya semakin dekat. Cherisha seakan menghilang ditelan bumi, kemana pun dia mencari tak juga ditemukan. Akhirnya Randi pun harus pasrah pergi tanpa pamit kepada Cherisha.

Hingga 8 tahun berlalu, Randi pun akhirnya berhasil mendapatkan gelar spesialis anak dan bisa kembali ke Indonesia. Kerinduan yang begitu memuncak membuat Randi bertekad ingin menemukan kembali wanita yang telah mencuri hatinya sejak lama dan belum tergantikan wanita mana pun. Tetapi, betapa kagetnya Randi ketika bertemu kembali dengan Cherisha. Cherisha tidak sendiri. Cherisha sekarang bersama seorang anak laki-laki yang entah kenapa begitu mirip dengannya. Siapakah dia? Kenapa anak itu memanggil Cherisha dengan Bunda?

Kenapa pula Cherisha seakan tidak pernah mengenal Randi? Bagaimana mungkin Cherisha melupakannya, seseorang yang pernah dekat dan bahkan punya hubungan istimewa dengannya?
"Ia hanya ingin mengingat hal yang terlupakan. Ia berharap dapat mengenang sedikit saja kebahagiaan yang telah dirasakan." 
Satu kata, MENGHANYUTKAN. Aku tidak menyangka, aku bakal sangat menikmati kisah Randi dan Cherisha ini. Jujur aku tidak berekspekatasi apa-apa dengan novel ini, karena aku sama sekali tidak tahu bakal disuguhkan dengan kisah seperti apa.

Namun, ternyata sejak halaman awal novel ini sudah mencuri perhatianku. Aku bahkan terlalu larut membaca halaman demi halaman dan tidak mau berhenti hingga akhir. Padahal novel ini cukup tebal sekali, tetapi aku begitu menikmati membaca kisah Randi dan Cherisha hingga aku pun tak terlalu peduli lagi dengan tebalnya novel ini.

Dari segi tema, mungkin novel ini klise sekali bahkan terlalu too good too be true. Kisah pasangan beda strata sosial, dimana wanita dan pria sama-sama punya latar belakang yang berbeda. Hingga kemudian memasukkan "lupa ingatan/amnesia" menjadi konflik awal novel ini. 

Tetapi dengan gaya bercerita yang menarik, novel ini menjadi tidak sesederhana yang kupikir. Penulis benar-benar membuat karakter yang begitu hidup dan kuat, semua tokoh dalam novel ini benar-benar memainkan perannya masing-masing dengan sangat baik.

Randi, dengan ketampanan, kekayaan dan karirnya yang bisa dibilang mapan, sebagai seorang spesialis anak yang tentu saja menjadi magnet bagi wanita. Di balik semuanya, ternyata dia hanyalah sosok yang haus perhatian, dan bersama Cherisha wanita yang dicintainya lah dia menemukan segala yang diinginkan. Aku suka bagaimana Randi begitu sabar menghadapi Cherisha yang lupa akan dirinya, bahkan Randi melakukan sejumlah pendekatan yang tidak terkesan memaksa, yang perlahan-lahan membuat Cherisha begitu nyaman dengannya. Aku suka bagaimana Randi begitu menyayangi Rendi, ah terasa sekali chemistrynya.

Sebaliknya, Cherisha digambarkan sebagai seorang wanita mungil yang harus berjuang keras menghadapi takdir hidupnya. Di usia yang masih sangat muda, dia harus hamil di luar nikah dan bahkan lupa sama sekali siapa pria yang menghamilinya. Hal ini diperparah dengan ingatannya yang hilang begitu saja, dia sama sekali lupa akan masa lalunya. Cherisha benar-benar tegar menghadapi hidupnya, untungnya Cherisha punya keluarga yang luar biasa menyayanginya.

Semua tokoh yang ada membuatku jatuh cinta dengan kehadirannya. Interaksi mereka begitu hidup, bahkan aku seakan bisa merasakan adegan demi adegan dalam novel ini. Namun, jika disuruh memilih 1 nama, tokoh favoritku jatuh pada Rendi, sosok anak yang luar biasa. Rendi yang bisa menjadi dewasa sekaligus polos seperti anak seusianya. Rendi yang benar-benar bisa memikat siapa pun melihatnya. 

Diceritakan dengan menggunakan alur maju dan sedikit kilasan masa lalu untuk memberikan gambaran hubungan Randi dan Cherisha di masa lalu, kamu akan dibuat penasaran seperti aku. Jujur aku begitu penasaran kenapa Cherisha bisa lupa ingatan separah itu bahkan tidak ingat sama sekali dengan Randi. 

Aku pikir kisah ini hanya akan berfokus dengan hubungan Randi dan Cherisha saja, dan kehadiran sosok Rendi, sosok anak yang sangat mirip dengan Randi. Tetapi, penulis memasukkan sub konflik seperti konflik di keluarga Randi yang melibatkan pengusiran tantenya Randi hingga konflik keluarga Cherisha dimana ada sepupunya yang selalu cemburu bahkan seakan tidak menyukai kehadiran Cherisha. Semua hadir tanpa ada keterpaksaan, namun bisa melebur menjadi satu kesatuan cerita yang utuh. Sub konflik ini malah makin memperkuat kisah ini menjadi jauh lebih menarik. Dan aku benar-benar dibuat terkejut bahkan terharu dengan salah satu adegan dalam novel ini.

Secara keseluruhan, Remember Us menghadirkan sebuah kisah romansa yang mengharukan. Tema yang sederhana bahkan cenderung klise, bukan alasan buat kamu untuk tidak menyukainya. Aku berani jamin kamu bakal jatuh cinta dengan kisah Randi dan Cherisha, dan bakal jatuh cinta dengan kepolosan Rendi.
"Since now, I will never forget every moment. I will remember about us. Remember all the memories about us.. till death do us a part.."
-------------------GIVEAWAY TIME--------------------


Aku punya 1 eks gratis novel Remember Us  untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow akun twitter @RizkyMirgawati  @penerbit_ikon dan @ideaFina share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #RememberUs 

3. Follow instagram  @penerbitikon like Fanpage Penerbit Ikon

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

5. Jawab di kolom komentar dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal serta jawabanmu:

Apa yg akan kamu lakukan jika org yg pernah berarti dlm hidupmu tdk ingat sama sekali denganmu?

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 24 Februari 2017.

Semoga beruntung!!!!
Kamis, 16 Februari 2017

[Blog Tour] Hey! You! ----------- GIVEAWAY!!!!!



Judul Buku : Hey! You!
Penulis : Pelangi Tri Saki
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 200 Halaman
Terbit : Januari 2017

“KAK ILLO SAYANGGG, BANGUN!!!”

Teriakan dari balkon di seberang rumah itu sudah setia menemani hari Zillo sejak bertahun-tahun lalu. Pelakunya? Siapa lagi kalau bukan si bocah upil, Nadira, cewek yang sudah naksir Zillo sejak kecil.

Dan sekarang Nadira masuk ke SMA yang sama dengan Zillo! Cewek itu mengintilinya ke mana-mana di hari pertama ospek, nekat nyanyiin lagu romantis yang nggak banget di depan semua anak, serta merusak reputasi Zillo sebagai ketua OSIS tampan dan terkenal. Tahun terakhir Zillo di SMA pun berubah jadi neraka!

Namun, apa benar terasa kayak neraka? Kalau semua itu begitu menyebalkan, kenapa Zillo jengkel waktu ketua ekstrakurikuler naksir Nadi? Kenapa Zillo kesal waktu sahabatnya sendiri berubah jadi posesif sama Nadi? Eh, masa iya dia jatuh cinta sama si bocah upil?! Terus, gimana kalau Zillo terlambat sadar bahwa dirinya sudah telanjur jatuh cinta?


----------------------
"Tapi, manusiawikan, kalau pengin orang yang kita suka, suka sama kita juga?"

Hey! You merupakan novel pertama sekaligus debut penulis. Novel ini sebelumnya pernah diposting di salah satu situs kepenulisan secara online dan mendapatkan apresiasi yang lumayan baik dari pembaca. Hey! You mengisahkan mengenai kehidupan Nadira. Nadira seorang remaja yang sedang jatuh cinta dengan kakak kelas sekaligus tetangganya, Zillo.

Nadira sudah menyukai Zillo sejak masih kecil dulu, bagi Nadira hanya Zillo cowok yang menarik perhatiannya. Semakin beranjak dewasa, perasaan Nadira bukannya meredup malah semakin dalam terhadap Zillo. Bahkan Nadira pun selalu berusaha mengikuti aktivitas Zillo, termasuk sekolah pilihan Zillo.

Zillo sendiri karena sudah mulai dewasa, mulai terganggu dengan sikap Nadira yang selalu ingin dekat dengannya. Bahkan Zillo mulai terganggu dengan teriakan-teriakan Nadira setiap pagi dari balkon rumahnya yang berhadapan dengan kamarnya. Apalagi Nadira seakan ingin semua orang tahu perasaannya terhadap Zillo. Zillo pun berusaha menghindari Nadira, tapi sungguh tidak bisa.

Bahkan keluarga Zillo pun mendukung perasaan Nadira. Bahkan Nadira sudah dianggap keluarga oleh orang tua Zillo, karena kedua orang tua mereka bersahabat sejak lama bahkan sekarang pun bertetangga. Tetapi Zillo tetap pada pendiriannya untuk tidak terlalu dekat dengan Nadira.

Namun, anehnya ketika Nadira mulai banyak yang mendekati, kenapa perasaan Zillo seakan tidak suka? Apalagi selama ini pusat perhatian Nadira, hanya Zillo dan sekarang ternyata berubah. Bagaimana sebenarnya perasaan Zillo? Bagaimana akhir kisah Nadira dan Zillo?
"Didiamkan, apalagi dianggap tak ada oleh orang yang kita sayang memang lebih menyakitkan dibanding orang itu membenci kita. Benci setidaknya menandakan orang tersebut masih memiliki perasaan pada kita."
Membaca kisah Nadira dan Zillo ini seakan bernostalgia dengan zaman masih remaja dulu, saat aku mulai merasakan ketertarikan kepada lawan jenis. Perasaan yang memang terasa realistis dan mungkin dirasakan oleh remaja seusiaku saat itu. Perasaan yang memang hadir secara tiba-tiba dan tanpa diduga. Itulah yang mungkin dirasakan oleh Nadira.

Sekian lama hidup bertetangga dengan Zillo. Tumbuh besar bersama dan sering melakukan kegiatan bersama, tentunya menimbulkan kenyamanan dalam hatinya. Apalagi semakin tumbuh dewasa, Nadira tentunya melihat perubahan dari segi fisik dan penampilan Zillo yang ternyata berbeda. Hingga kemudian kalau Nadira merasakan perasaan khusus terhadap Zillo tentunya bukan sesuatu yang mengejutkan lagi, karena cinta bisa saja hadir karena terbiasa bersama-sama.

Bedanya Nadira bukannya memilih diam dan menunggu terkait perasaannya. Dia malah lebih ekspresif dengan perasaannya, menunjukkan bahwa dia punya perasaan khusus terhadap Zillo. Mulai dari menghafal semua kebiasaan Zillo, bahkan selalu berusaha menarik perhatian cowok yang disukainya itu. Aku bisa memahami kenapa Nadira berbuat demikian, karena bagaimana pun setiap orang ingin mendapatkan balasan perasaan yang sama kan?

Tetapi, ketika reaksi yang ditunjukkan Zillo berbeda, malah merasa terganggu itu juga menjadi hal yang biasa. Bagaimana pun, laki-laki dan perempuan punya pandangan berbeda terhadap menyikapi perasaan yang ditujukan padanya. Jadi, aku bisa memahami reaksi Zillo.

Kisah Hey! You ini sederhana sekali dan mudah sekali ditebak akan berakhir seperti apa. Tetapi, kisah ini mengalir lancar dan membuatku tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya.

Tidak hanya mengisahkan tentang perasaan Nadira dan Zillo saja, tetapi ada beberapa tokoh pendukung yang juga muncul dalam novel ini seperti Noel, Nigi dan Aran. Tokoh-tokoh  yang akan diceritakan secara khusus di 2 buku selanjutnya. 

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah cinta remaja yang ringan dan bisa menghiburmu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Selamat mengenang kisah cinta remajamu ya....


-------------------GIVEAWAY TIME---------------------


Aku punya 1 eks gratis Hey! You! nih untuk kamu yang beruntung. Caranya gampang banget kok:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati @pelangitrisaki dan @Gramedia .

3. Follow blog ini, bisa via GFC (Google Friend Connect)/G+

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, domisili dan jawabanmu :

Apa yang akan kamu lakukan untuk menarik perhatian orang yang kamu sukai?

5. Giveaway ini berlangsung sampai dengan 20 Februari 2017.

Semoga beruntung!!!!!!


********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Dini Auliana Putri / @Dini_Auliana28

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)

[Giveaway] Photo Quote Love Me Again


Halo semua,

Gak kerasa ya Baca Bareng #LoveMeAgain mba Indah Hanaco sesi pertama sudah berakhir. Kamu sudah menyimak TL aku, Erin dan Sisca? Bagaimana seru banget khan kisah Darien dan Sashi? Kamu mau novelnya juga? Ikutan yuk Giveaway Photo Quote ini:

Caranya mudah banget

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2.Follow akun twitter @RizkyMirgawati dan @indahhanaco kemudian share info Giveaway ini di akun twittermu (cukup sekali saja).

3. Giveaway kali ini tidak menjawab pertanyaan ya, tetapi kamu harus membuat Photo Quotes dari novel Love Me Again. Photo Quotes boleh hanya 1 atau lebih dari 1 ya, jumlah tidak dibatasi. Jika lebih dari 1 sertakan nomor urut ya :)

4. Ini Quote yang bisa kamu pilih jangan lupa mencantumkan cover Love Me Again di setiap photo quote yang kamu buat ya:


"Ya Tuhan, apa kita memang ditakdirkan untuk ketemu tiap kali kamu menangis?." (Halaman 3) 
"Apakah aku harus tersanjung karena kamu tahu namaku? Atau cemas?" (Halaman 14) 
"Jangan menangis diam-diam lagi! Aku memang nggak tahu persis rasanya patah hati. Tapi seharusnya, ditemani dan dihibur berjam-jam olehku, cukup mengurangi kesedihanmu." (Halaman 26) 
"Kita nggak saling kenal, kamu pun bukan cowok 'rakyat jelata'. Tapi rela duduk di sebelah gadis cengeng yang baru menyadari kalau hidupnya kacau. Jarang banget ada orang yang mau berbuat kayak gitu."(Halaman 32) 
"Omong-omong soal pasangan, cowok kaya, cakep, baik hati, dan setia, ketemu cewek biasa sepertiku? Dongeng cinderella itu terlalu mainstream." (Halaman 54) 
"Aku nggak akan bisa melupakanmu, percayalah!" (Halaman 64) 
"Aku tidak mau punya keinginan untuk menyembuhkan lukanya. Aku sendiri punya luka yang perlu dipulihkan. Cukup sekali aku melakukan kesalahan. Karena ternyata aku tipe perempuan yang terlalu serius jika sudah bersinggungan dengan masalah hati. Aku tak mampu bertahan jika cuma punya perasaan setengah hati saja." 
"Saya cuma mau bilang, dia sangat suka yang cantik-cantik. Eksposlah kelebihanmu sebaik mungkin. Dia selalu bersikap manis, perhatian, dan ... punya banyak hadiah. Sayangnya, dia punya 'masa berlaku' yang singkat. Orangnya bosanan." 
"Boleh kan kalau aku jawab, no comment? Supaya kamu penasaran dan besok-besok masih mau kuajak jalan. Kalau semua rahasia kubongkar hari ini, apalagi yang menarik?" 

5. Upload Photo Quotes di twitter dan jangan lupa mention @RizkyMirgawati dan @indahhanaco sertakan hastag #LoveMeAgain selama periode Giveaway dimulai dari 16 - 20 Februari 2017

6. Jangan lupa masukkan datamu nama, akun twitter, link photo quotes mu, dan kota tempat tinggalmu di kolom komentar untuk memudahkan pendataan peserta.

7. Akan ada 1 (satu) pemenang yang berhak mendapatkan Love Me Again bertandatangan Indah Hanaco secara gratis :)

Semoga beruntung!!!!!



********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Humaira / @RaaChoco


Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Rabu, 15 Februari 2017

[Blog Tour] Milea : Suara dari Dilan -------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Milea : Suara dari Dilan
Penulis : Pidi Baiq

Penerbit : Pastel Books

Tebal : 360 Halaman

Terbit : Agustus 2016
Milea adalah novel ketiga dari Pidi Baiq yang menceritakan kisah Dilan dan Milea. Jika di 2 buku sebelumnya, Dilan : Dia adalah Dilanku tahun 1990 dan Dilan Bagian Kedua : Dia adalah Dilanku tahun 1991 kita bisa mengintip kisah hubungan pasangan fenomenal ini dari sudut pandang  Milea, di buku ini kita akan mengetahui kisah keduanya dari sudut pandang Dilan.

Milea hadir sebagai pelengkap dari dua buku sebelumnya, masih dengan gaya bercerita Pidi Baiq yang khas, kita bisa lebih mengenal sosok Dilan yang sesungguhnya. Kisah keduanya masih sama, bagaimana awalnya Dilan bisa naksir dengan Milea, hingga kemudian mereka pacaran dan bagaimana kisah mereka selanjutnya. 

Jika kamu belum pernah membaca 2 buku sebelumnya, mungkin kamu akan agak sedikit kebingungan, karena banyak adegan yang diulang dari buku-buku sebelumnya, bahkan ada yang sengaja tidak diceritakan Dilan karena sudah diceritakan oleh Milea sebelumnya. Jadi, aku menyarankan agar kamu membaca Dilan versi Milea dulu baru kamu membaca buku ini.

Yang jelas, Milea hadir seakan menjadi penutup dan menjelaskan semua yang masih menggantung di 2 buku sebelumnya. Mungkin bagi sebagian pembaca, ingin kisah Dilan-Milea cukup berakhir di Dilan Bagian Kedua saja, tidak harus ada buku ini. Karena bagaimana pun sejak kemunculan kisah Milea-Dilan ini sudah mencuri perhatian.

Perbedaan karakter Milea dan Dilan yang sangat terasa, akhirnya mereka saling jatuh cinta dan menjalin suatu hubungan. Walaupun Dilan mengaku dari segi tampang dia tidak terlalu ganteng, tapi selama membaca buku 1-3 aku bisa merasakan sendiri kenapa seorang Milea yang katanya cantik dan banyak penggemar itu bisa memilih Dilan sebagai kekasihnya. 

Membaca kisah Dilan-Milea ini sungguh menghibur sekali, seperti membaca kenangan kisah asmara keduanya saat duduk di bangku SMA. Masa-masa yang sungguh menyenangkan sekali. Walaupun hubungan mereka selalu diwarnai dengan ketidaksukaan Milea akan aktivitas Dilan dengan geng motornya. 

Aku bisa memahami kenapa Milea kurang suka dengan aktivitas Dilan dengan geng motornya, ya itu mungkin salah satu bentuk kekhawatiran Milea terhadap orang yang disayanginya. Tetapi aku juga bisa memahami kenapa Dilan masih saja betah bergaul dengan geng motornya, dan ini makin jelas saat aku membaca Novel Milea ini.

Aku mungkin seperti pembaca lainnya, di buku kedua aku sudah tahu kisah Dilan dan Milea akan berakhir seperti apa, dan bahkan jujur agak sebal dengan Dilan yang seakan-akan tidak berbuat apa-apa. Tetapi setelah membaca novel Milea ini, pandanganku berubah. 

Baik Dilan dan Milea terlalu terjebak dengan prasangkanya masing-masing dan terlalu percaya dengan keyakinannya. Bahkan mereka tidak mencoba untuk mencari tahu. Alhasil seperti itulah kisah mereka.

Kisah Dilan dan Milea bisa menjadi pelajaran buat pembaca untuk tidak terlalu berprasangka, jika belum jelas kebenarannya. Karena hanya akan merugikan diri sendiri. Tetapi aku selalu percaya, dalam suatu hubungan jika memang sudah jodoh, sekalipun harus melalui jalan berliku pun pasti akan tetap bersama. Begitu pun sebaliknya, mau kita melakukan segala cara pun jika tidak berjodoh ada saja jalan yang akan membuat kita dan pasangan kita berpisah.

Membaca Milea benar-benar membuatku terhanyut dengan kisah pasangan ini. Membuatku perasaanku campur aduk membaca kisah mereka. Aku selalu suka saat Dilan mengirim puisi-puisi untuk Milea, sederhana tapi berasa sekali perasaan yang ingin disampaikan. 

Kamu mencari sebuah kisah cinta sederhana yang akan memikatmu sejak halaman pertama, aku rekomendasikan kisah Dilan-Milea ini untuk kamu baca. Mungkin gaya menulis novel ini tidak selincah 2 buku sebelumnya karena perbedaan sudut pandang, tapi aku berani jamin kamu akan tetap menikmati kisah pasangan ini. Pasangan yang membuatku gregetan sekali saat membacanya apalagi saat tahu akhir kisah mereka.

Milea tidak hanya mengisahkan kisah percintaan Dilan dan Milea saja, tetapi ada kisah persahabatan dan keluarga juga yang sungguh mengharukan. Jadi, tunggu apalagi yuk lengkapi kisah Dilan-Milea dengan membaca novel ini.



---------------------GIVEAWAY TIME--------------------




Aku punya 1 eks gratis novel Milea : Suara dari Dilan untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow salah satu media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati @PenerbitMizan  @DARemaja dan @pidibaiq  share info GA ini dengan hastag #Milea

-  instagram @pastelbooks.id dan @rizkymirgawati repost/reshare info GA yang aku bagikan di akun instagramku jangan lupa sertakan hastag #GAMilea

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. Giveaway ini tanpa pertanyaan, tulis data dirimu dengan format nama, akun twitter/instagram, link share, kota tempat tinggalmu. 

5. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 20 Februari 2017.

Semoga beruntung!!!!


********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Fransisca Susanti / @siscacook

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Jumat, 10 Februari 2017

[Book Review] Kabut di Bulan Madu

Judul : Kabut di Bulan Madu
Penulis : Zainul DK
Penerbit : Ellunar Publisher
Tebal : 249 Halaman
Terbit : Agustus 2016

Tersangka kasus penembakan di sebuah kafe yang menewaskan seorang preman adalah Roby. Ia melakukan penembakan itu karena tak terima kekasihnya, Linda, diganggu. Ia pun berhasil ditangkap oleh Inspektur Ariel untuk menjalani hukuman penjara. Tidak sanggup melihat sang kekasih bersedih mengetahui dirinya dijebloskan ke penjara, Roby menyuruh Linda untuk berlibur menaiki kapal pesiar mewah.


Di sisi lain, ada pasangan yang baru menikah hendak berbulan madu : seorang penyiar berita bahasa Jepang, Helena Lizzana, dan pria keturunan Jepang-Timur Tengah, Ihdina Shirota. Mereka berencana menikmati momen indah itu dengan naik kapal pesiar.

Pasangan muda tersebut berada dalam satu kapal pesiar yang sama dengan Linda. Tak disangka terjadi musibah : kapal pesiar itu menabrak karang dan karam. Dari hasil evakuasi, dinyatakan bahwa hanya ada satu korban jiwa meninggal, yaitu LINDA!

Memperoleh berita nahas ini, Roby tentu saja tidak terima. Menurutnya, ada keanehan yang menyebabkan kekasihnya saja yang menjadi korban. Ia percaya seseorang sengaja membunuh Linda. Ia pun menyusun rencana untuk kabur dari penjara, dan mencari tahu siapa pembunuh sang kekasih. Inspektur Ariel mesti mati-matian mencegahnya!

---------------------
"Hanya karena Adinda dicolek preman, tanpa disengaja saya membunuhnya. Tak mampu membayangkan andaikan ada yang berani menyentuh dan melukaimu. Eye for an eye! Nyawa dibalas nyawa!" (Halaman 34)
Telah terjadi pembunuhan di sebuah kafe bernama Kafe Expose. Korban ditemukan adalah seorang preman yang diketahui membawa senjata tajam. Setelah olah TKP dan saksi mata, ditemukan bahwa Roby adalah tersangka atas pembunuhan tersebut. Roby, tersangka yang melarikan diri itu menembak mati korban karena dianggap telah mengganggu kekasihnya, Linda.

Singkat kata, akhirnya Roby pun berhasil diamankan dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Untuk sementara, Roby pun harus menerima nasibnya dipenjara selama kasus hukumnya diproses. Karena Roby tidak ingin membuat kekasihnya, Linda semakin sedih dan terpuruk. Roby pun menyarankan Linda untuk berlibur sejenak di sebuah kapal pesiar.

Namun, sayangnya liburan Linda yang seharusnya membahagiakan malah berakhir bencana. Kapal pesiar yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan karam. Semua penumpang selamat, kecuali Linda. 

Roby yang mengetahui hal ini sungguh tidak terima dengan kematian Linda. Roby yakin bahwa Linda dibunuh. Apalagi ada sebuah kalung berliontin H yang ditemukan bersama Linda. Roby pun semakin gelap mata, dia sudah tidak peduli lagi dengan dirinya. Dia harus segera kabur dari penjara. Dia belum bisa tenang jika belum menemukan sendiri siapa pelaku pembunuh Linda.

Di lain sisi, ada sepasang pengantin baru Ihdina Shirota dan Helena Lizzana yang juga menjadi penumpang kapal pesiar itu. Pasangan pengantin baru ini ingin menghabiskan masa bulan madunya, sayangnya momen romantis mereka harus diakhiri dengan memilukan karena kecelakaan kapal itu. Untungnya mereka berhasil selamat, sayangnya Helena berubah setelah kecelakaan itu.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa benar Linda telah dibunuh? Apa ada hubungannya dengan pasangan pengantin baru Ihdina dan Helena?
"Jangan terbuai oleh kilauan, karena belum tentu itu emas. Wajah dan fisik bisa menipu, sama halnya kilauan yang memperdaya mata. Bila tertipu fisik, kadang cinta nggak elok lagi." (Halaman 151)
Sebenarnya, aku sudah menyelesaikan membaca novel ini sejak berbulan-bulan yang lalu, namun rasanya untuk membuat review terasa sulit sekali. Bukan karena novel ini tidak bagus atau bagaimana, tapi karena aku punya banyak sekali catatan yang membuatku sulit untuk menuangkannya dalam sebuah review dan aku takut malah jatuhnya akan spoiler cerita.

Jujur, awalnya aku tak punya ekspektasi apa-apa saat membaca novel ini. Melihat covernya yang berwarna hitam dan ada siluet pasangan yang berpelukan, cukup menarik perhatian dan selaras dengan temanya "thriller romance".

Aku pun dibuat bertanya-tanya akan seperti apa penulis membawakan kisah ini, akankah ada ketegangan yang kurasakan seperti saat aku membaca novel thriller lainnya? Atau akankah aku menemukan kisah romantis di dalam ketegangan yang ada. Sayangnya itu tidak kutemukan sama sekali, sampai akhir aku menutup novel ini, aku merasa semua elemen yang ada kurang maksimal dieksekusi. Unsur thriller maupun romance yang diusung tidak terlalu klimaks, bahkan sepanjang cerita aku merasa novel ini tidak fokus, karena unsur comedy (humor) pun mencuat.

Padahal aku suka sekali dengan ide cerita yang ditawarkan oleh penulis. Salut dengan penulis yang berani untuk mengambil sesuatu yang berbeda, ditengah maraknya novel romance yang beredar di pasaran. Sayangnya, penulis kurang bisa mengekplorasi cerita dalam novel ini menjadi suatu bacaan yang nyaman untuk dinikmati.

Aku hanya membutuhkan waktu membaca sekitar 2 jam saja untuk menamatkan novel ini. Tetapi sepanjang cerita, aku tidak bisa merasakan rasa ketegangan maupun rasa penasaran yang dalam seperti saat aku membaca novel sejenis thriller. Sejak awal sebagai pembaca kita sudah tahu akan pelakunya, mungkin ini yang membedakan dengan novel dengan tema sejenis. Disinilah tantangan bagi penulis untuk membuat pembaca bisa merasakan apa yang ingin disampaikan kepada pembaca. 

Untungnya, menjelang ending aku menemukan twist yang benar-benar di luar perkiraanku. Inilah yang mungkin sudah ditunggu-tunggu oleh pembaca lainnya sejak membaca kisah ini. Hal yang mengejutkan dan tentunya benar-benar berhasil disimpan rapat oleh penulis. Penulis berhasil kali ini.

Dengan menggunakan alur maju dan sudut pandang orang ketiga, kita akan diajak bertemu dengan Roby yang ingin membalas dendam atas kematian kekasihnya, Linda. Kita juga akan diajak mengintip kemesraan yang ditunjukkan oleh pasangan pengantin baru, Ihdina dan Helena. Aku suka dengan bagian-bagian peribahasa atau pepatah dalam bahasa Arab maupun Jepang yang sering ditulis oleh Ihdina untuk istrinya, Helena. Pepatah atau peribahasa berisi kalimat-kalimat motivasi yang cukup menghibur sepanjang cerita.

Sayangnya lagi-lagi aku tidak bisa merasakan chemistry yang begitu kuat antara Helena dan Ihdina. Interaksi mereka masih terasa kaku sekali, padahal harusnya mereka bisa lebih romantis karena mereka baru saja menikah dan mereka sama-sama saling mencintai. Dan ada yang sedikit mengganjal sebenarnya, terkait Helena yang entah kenapa lebih percaya dengan Iptu Ariel daripada suaminya sendiri mengenai kasus yang terjadi di kapal pesiar dan membuatnya trauma.

Berbicara tokoh, tidak ada satu pun karakter yang aku sukai dalam novel ini. Tokoh-tokoh dalam novel ini kurang kuat dan tidak membuatku terkesan sama sekali. 

Secara keseluruhan, ini hanya masalah selera saja. Walau memang novel ini belum bisa memuaskanku dari segi cerita, tapi aku salut penulis berani menerbitkan novel ini. Jika ada kemungkinan untuk direvisi atau dicetak ulang, aku sangat berharap sekali masukan-masukan baik dari aku maupun pembaca lainnya bisa menjadi catatan perbaikan. Karena sayang sekali, penulis punya ide cerita yang cukup menarik jika bisa dieksplorasi lebih jauh.
"Bukanlah yang berkilau itu emas. Apa yang terlihat indah di luar, belum tentu sama indahnya di dalam." (Halaman 232)
Kamis, 09 Februari 2017

[Blog Tour] Sajak Rindu ---------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : Sajak Rindu
Penulis : S.Gegge Mappangewa
Penerbit : Indiva Media Kreasi
Tebal : 296 Halaman

“Di balik dadanya yang membenci dan merindu, terbangun tanggul raksasa untuk sesamudera air mata yang tak ingin diperlihatkan debitnya pada siapa pun.”



Inilah kisah Vito, seorang remaja Bugis dari Desa Pakka Salo dalam mengemban rindu.

----------------

"Dunia ini sangat luas, Fan! Kita bisa membuat sayap sendiri untuk terbang. Jangan takut bermimpi! Silahkan mengkhayal yang tinggi-tinggi. Khayalan itu yang akan membuatmu untuk berpikir bagaimana cara menumbuhkan sayap-sayapmu. Jangan takut terbang!" (Halaman 114)

Sajak Rindu adalah novel pertama penulis yang kubaca. Novel ini mengisahkan mengenai kehidupan Vito, seorang remaja dari Desa Pakka Salo. Vito hanya hidup bersama mama dan kakeknya. Sudah beberapa tahun dia tidak melihat ayah dan saudara kembarnya, Vino.

Dari hari ke hari, Vito hanya bisa memendam rindunya terhadap kedua orang yang paling dicintainya itu. Komunikasi sudah lama terputus, bahkan Vito tak tahu keberadaan dan kabar baik ayahnya maupun adiknya itu.  Vito ingin sekali bertanya kepada mama dan kakeknya, tapi mereka tetap bungkam dan tidak mau menceritakan apapun kepadanya.
"Orang yang pesimis tak akan pernah bisa berhasil. Sementara orang yang optimis, meskipun itu optimis dengan mimpi yang semua orang menganggapnya aneh, suatu saat akan berhasil. Kalaupun gagal, apa salahnya? Daripada tak pernah mencoba? Tugas kita hanya bermimpi, berusaha, dan berdoa. Tugas terberat adalah mengabulkan mimpi itu tapi itu tugas Allah. Tak ada yang berat bagi-Nya." (Halaman 116)
Mungkin Vito tidak akan memendam kerinduan seperti ini jika ayah maupun adiknya sudah meninggal, nah ini kejelasan akan kabar mereka pun tidak didapatkannya. Bagi mama dan kakeknya, ayahnya sudah meninggal sejak dia membawa Vino pergi dari Pakka Salo. Vito dianggap masih terlalu muda untuk mengetahui konflik sesungguhnya yang dihadapi keluarganya. Hal yang membuat mama dan kakeknya begitu membenci ayahnya, bahkan namanya pun sudah tidak pernah disebut sekian tahun berlalu.

Tanpa diketahui Vito, ada rahasia besar yang disimpan mama dan kakeknya, tentang kisah perjuangan cinta mama dan ayahnya, yang melibatkan seluruh keluarga besar bahkan masyarakat Pakka Salo. Sayangnya, ayahnya tidak bisa menghargai itu.

Di samping itu, Vito hanyalah remaja biasa. Dia masih bersekolah di sebuah SMP yang hanya berisi 9 murid termasuk dirinya. Guru yang mengajar pun hanya Bu Maulindah dan Pak Amin, yang begitu sangat mereka hormati. Kedekatan Vito dan teman-temannya itu pun dengan Pak Amin, bukan lagi sekedar hubungan guru dan murid saja, bahkan mereka sudah sangat dekat seperti keluarga. Mereka sering menghabiskan waktu menginap dan memasak bersama di akhir pekan dan itu sudah menjadi agenda rutin.

Akankah rindu Vito bisa terpenuhi dengan bertemu Vino dan ayahnya? Ada rahasia apa dibalik kepergian ayah Vito dan Vino?
"Fan, lelaki Bugis dilahirkan untuk menjadi anak rantau. Kamu jangan menyerah pada bukit dan gunung yang membatasi Bukkere dan Pakka Salo. Dunia ini sangat luas, Fan! Terlalu disayangkan jika kamu hanya bisa berjalan dan berlari tanpa pernah bisa melompat apalagi terbang." (Halaman 116)
Membaca halaman awal novel ini, jujur aku harus membaca secara perlahan-lahan untuk mengetahui jalan ceritanya. Malah aku sempat ingin berhenti saja di tengah jalan, karena aku agak bingung dengan banyaknya tokoh yang hadir dan sebenarnya fokus cerita akan kemana. Tetapi perlahan-lahan setelah aku mulai bisa memahami kisah Sajak Rindu ini, aku dibuat larut dengan kisahnya dan sulit rasanya untuk berhenti hingga akhir.

Novel ini sebenarnya sederhana, mengisahkan mengenai kehidupan seorang remaja bernama Vito dengan segala kerinduannya terhadap sosok saudara kembar dan ayahnya. Kerinduan yang kadang-kadang menyiksa dirinya, apalagi jika dia sedang sendiri. Vito pun sulit untuk mengungkapkannya. Ingin bercerita kepada mama dan kakeknya pun dia tahu tidak akan berhasil, karena mereka begitu menutup rapat perihal kepergian ayahnya bersama Vito.

Vito memang menjadi tokoh sentral dalam novel ini, tetapi tokoh-tokoh pendukung lainnya pun punya perannya masing-masing yang menjadikan novel ini menjadi satu kesatuan yang utuh. Kita akan diajak kembali ke masa lalu, melihat kisah asmara ayah dan mama Vito hingga alasan kenapa mereka harus berpisah. Kisah yang jujur sungguh mengejutkan dan menyesakkan sekali, membuatku membenci ayah Vito.

Semakin lama membaca aku semakin penasaran akankah Vito akhirnya bertemu dengan ayah dan Vino, saudara kembarnya. Hingga akhirnya rasa penasaranku terjawab menjelang bab-bab terakhir. Penantian yang seharusnya menjadi dramatis, tetapi aku cukup menyayangkan bahwa endingnya akan seperti ini. Jujur aku membutuhkan sebuah akhir yang lebih jelas akan kisah Vito, sayangnya penulis sengaja membuat pembaca menyimpulkan sendiri akhir dari kisah Sajak Rindu.

Hal yang paling kusukai dalam novel ini adalah penulis memasukkan mengenai kehidupan Suku Bugis dengan segala adat dan kepercayaan yang selama ini dipercayai. Membuatku lebih memahami dan lebih banyak informasi tentangnya. Jujur, walaupun aku masih keturunan Suku Bugis dari pihak ayah, aku tidak terlalu banyak mengetahui mengenai adat maupun kepercayaan yang diceritakan dalam novel ini. 

Mungkin karena ayahku adalah seorang suku Bugis yang sudah lama merantau. Tetapi memang ada hal-hal seperti setiap anak Suku Bugis punya saudara kembar seekor reptil yang sama-sama lahir dengannya hingga pernikahan dalam Suku Bugis sendiri. Membaca novel ini benar-benar memanjakanku akan hal-hal yang sama sekali belum kuketahui, aku jadi banyak belajar bahasa Bugis dalam novel ini. Hal yang menarik sekali.

Kamu mencari sebuah kisah sederhana dengan setting lokal yang kental, apalagi kalau kamu tertarik mengenal Suku Bugis lebih jauh, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca.

Secara keseluruhan, novel ini tidak hanya mengisahkan tentang kerinduan saja, tetapi ada persahabatan, cinta, kepercayaan dan impian yang wajib dimiliki setiap orang. 

Semoga kisah sederhana ini bisa menginspirasimu....
"Mulai hari ini, kamu harus punya cita-cita. Orang yang paling kerdil adalah orang yang tak punya cita-cita. Seandainya rumput bukit ini punya cita-cita, dia tidak akan membiarkan dirinya mengering meski diterjang kemarau berkepanjangan." (Halaman 116)

-----------------GIVEAWAY TIME----------------


Aku punya 1 eks gratis novel Sajak Rindu untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya: 

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2. Follow media sosial kami: 



3. share info GA ini di twitter dengan mention @RizkyMirgawati  @GeggeMappangewa
 dan @penerbitindiva sertakan hastag #SajakRinduGegge

4. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email 

5. Jawab pertanyaan di kolom komentar, dengan format nama, akun twitter, link share, kota tempat tinggal dan jawabanmu:

"Siapa orang yang paling kamu rindukan saat ini dan ingin sekali kamu temui?"

6. Giveaway ini akan berlangsung mulai hari ini sampai tanggal 13Februari 2017

Semoga beruntung!!!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Siti Nihlatul Fuadah / @nihlahfuadah09

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Rabu, 08 Februari 2017

[Blog Tour] When Love Is Not Enough -------------- GIVEAWAY!!!!

Judul Buku : When Love Is Not Enough

Penulis : Ika Vihara

Penerbit : Elex Media

Tebal : 282 Halaman

Terbit : Januari 2017


Awalnya, Lilja Henrietta Møller berpikir, menikah dengan sahabatnya, Linus Zainulin, dan tinggal bersamanya di Munchen, akan menjadi sebuah pernikahan yang sempurna. Tidak ada yang salah dengan pernikahan mereka. Karena Linus dan Lily bisa sama-sama melakukan apa yang mereka suka. Tapi semua tidak sesempurna angan-angan Lily. Karier Linus yang semakin menanjak ternyata malah menghancurkan gerbong kehidupan pernikahan mereka. Lily kehilangan laki-laki yang dia cintai. Ayah dari anaknya. Suaminya. Yang lebih buruk lagi, dia kehilangan sahabatnya. Sosok yang sudah bersamanya sejak dia dilahirkan. Lily kembali ke Indonesia, mencoba membangun kembali hidupnya, tanpa Linus bersamanya.



-------------------


"Persahabatan dan cinta adalah dua hal yang paling indah di dunia ini. Beruntung orang-orang yang berkesempatan menggabungkan dua hal itu menjadi satu." 
When Love Is Not Enough adalah novel ke-2 Mba Ika Vihara yang kubaca. Setelah sebelumnya aku jatuh cinta dengan debutnya, My Bittersweet Marriage yang mengisahkan kehidupan pernikahan Afnan dan Hessa. Dalam novel ini, aku akan bertemu dengan adik dari Afnan, Lilja yang cantik yang diceritakan menikah dengan sahabatnya sejak bayi, Linus.

"Semua orang pasti ingin punya laki-laki yang bisa menjadi suami sekaligus sahabat. Apalagi yang lebih baik daripada menikahi teman sejak kecil? Sudah kenal luar dalam. Juga berbagi rahasia hidup paling kelam." (Halaman 205)

Seperti sudah ditakdirkan, sejak masih bayi hingga dewasa Lilja dan Linus telah bersama. Hari-hari mereka lewati bersama hingga kemudian mereka pun tak kuasa menolak ketika benih-benih cinta hadir di antara keduanya. Mereka sulit terpisahkan. Dimana ada Lily, disitu pasti ada Linus. Keluarga mereka pun mendukung hubungan keduanya, apalagi keluarga Lily dan Linus bersahabat sejak lama dan sudah layaknya keluarga sendiri.
"Selalu ada pertama kali untuk semua hal. Dalam kasus Lily, semua dilakukannya bersama Linus. Dan akan selalu begitu. Dari Lily lahir sampai Lily mati. (Halaman 168)
Lily dan Linus pun akhirnya menikah dan memutuskan untuk menetap di Muenchen, Jerman. Hari-hari pernikahan keduanya sungguh membahagiakan, mereka selalu menghabiskan waktu bersama, bepergian bersama dan hal-hal menyenangkan lainnya. Hingga di tahun kelima pernikahan, ujian datang menerpa pernikahan keduanya. 
Kata orang, kalau sahabat menjadi pasangan kita, maka kita mendapatkan persahabatan sekaligus cinta yang abadi." (Halaman 168)
Lily dinyatakan hamil. Seharusnya selayaknya pasangan suami-istri, kehamilan Lily merupakan hal paling membahagiakan, sayangnya ini tidak berlaku bagi mereka. Linus benar-benar kaget bahkan mengatakan kata-kata kasar bagi Lily. Linus menganggap bahwa Lily sengaja menjebak dia sampai hamil, padahal Lily tahu bahwa Linus belum siap untuk punya anak. 
"Beda. Nanti hidup kita sudah lebih stabil. Aku sudah punya uang, tidak repot kuliah sambil kerja. Anak akan menyita semua perhatian kita, kebebasan kita, dan juga pekerjaanku, pendidikanku, akan ada tambahan tanggung jawab untuk kita. Memangnya apa modal kamu buat punya anak? Air susu? Kamu pikir itu cukup? Otak kamu itu harusnya buat mikirin ini juga, bukan cuma buat bikin program-program nggak jelas itu." (Halaman 155)

Hal ini tentunya menyakiti perasaan Lily. Apalagi sebagai seorang wanita, Lily sangat merindukan kehadiran seorang anak dan Lily merasa sudah siap untuk itu. Dan dimulailah, perpecahan pernikahan Lily dan Linus. Lily dan Linus masih tetap tinggal 1 (satu) rumah, tetapi sejak kehamilan Lily hubungan mereka merenggang. Bahkan Lily mengurus kehamilannya seorang diri hingga melahirkan.

Kehadiran Leyna Jasmine, buah hati mereka pun ternyata tidak bisa mencairkan hati Linus. Linus masih tetap bersikeras tidak menerima kehadiran Leyna. Hanya Lily yang merawat Leyna, sedangkan Linus hanya melakukan kewajibannya dengan menyediakan kebutuhan mereka saja, tanpa mau ikut campur tangan. Puncaknya adalah suatu pagi, Leyna ditemukan sudah dalam keadaan membiru dan tidak bernyawa. 
"Banyak orang tidak tahu kalau menikah itu tidak melulu tentang kebahagiaan. Bukan berarti karena suami dan istri saling mencintai, merasa sudah sangat kenal satu sama lain, lalu pernikahan kalian akan lancar tanpa hambatan. Tanpa kesulitan." (Halaman 20)
Kepergian Leyna menjadi puncak dari semua permasalahan yang menimpa pernikahan Lily dan Linus. Lily memutuskan untuk bercerai dan pulang ke Indonesia. Kepergian Leyna membuat Lily terluka begitu dalam dan menganggap Linus menjadi salah satu penyebabnya. Kepergian Leyna ternyata akhirnya membuat Linus sadar akan kesalahannya, tapi Lily tetap pada pendiriannya. Apa yang terjadi dengan pernikahan Lily dan Linus? Akankah ada kesempatan kedua untuk mereka kembali bersama?
"Untuk membuat pernikahan berjalan baik diperlukan kerja sama dari dua orang di dalamnya. Tapi hanya perlu satu orang untuk menghancurkannya." (Halaman 206)
Membaca novel ini benar-benar sungguh menguras emosiku, aku seakan bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Lily terhadap pernikahannya dengan Linus. Sungguh menyesakkan sekali melihat bahwa orang yang paling kita cintai adalah orang yang paling menyakiti kita.
"Kita selalu menginginkan hidup yang sempurna atau kebahagiaan abadi selamanya. Tapi melupakan sebuah kenyataan bahwa tidak ada yang sempurna dan tidak ada yang abadi." (Halaman 195)
Ternyata lamanya suatu hubungan tidak menjamin bahwa pernikahan akan berjalan lancar-lancar saja. Ini yang terjadi terhadap Lily dan Linus. Hubungan mereka dan kedekatan keduanya sejak bayi hingga dewasa tidak membuat mereka sepaham dengan prinsip-prinsip mereka sendiri. Masalah yang hadir dalam pernikahan mereka juga bukan karena orang lain atau pihak ketiga, tapi datang dari diri mereka sendiri.
"Pernikahan itu, tidak peduli menikahi orang yang sudah dikenal seumur hidup atau menikahi orang yang baru ditemui tiga kali, akan selalu dihadapkan pada masalah dan ujian." (Halaman 58)
Bagaimana Lily dan Linus tetap pada pendiriannya soal anak. Lily yang sangat menginginkan seorang anak, sedangkan Linus yang masih belum siap dengan sejuta alasannya. Hal ini benar-benar membuatku benar-benar membenci Linus. Mba Ika sukses membuatku simpati dengan semua yang menimpa Lily, sekaligus membenci Linus. Di luar sana banyak orang yang menantikan kehadiran seorang anak, ini malah sama sekali tidak peduli.
"Tidak mudah memercayai orang lain di muka bumi ini. Patungan mobil bisnis atau bank memberi pinjaman uang, semua menggunakan dokumen perjanjian yang sah di depan hukum untuk menghindari salah satu pihak wanprestasi. Sedangkan menikah lebih penting dari urusan itu. Tidak hanya uang, orang memercayakan seluruh hidupnya pada pasangannya. Dokumen perjanjiannya tidak ada." (Halaman 265)
Tetapi, kemudian seiring berjalannya waktu kesanku terhadap Linus mulai berubah. Apalagi sejak Linus melakukan langkah besar dalam hidupnya, ikut menyusul Lily ke Indonesia dan berusaha memperbaiki kesalahannya. Disinilah aku malah sebal dengan Lily yang tetap teguh dengan pendiriannya untuk berpisah, tapi aku bisa memahami bagaimana pun Lily telah terluka begitu dalam dan sulit rasanya untuk memaafkan kesalahan Linus. 
"Sekarang dia bisa membuat benda, yang besarnya berkali-kali lipat dari sebuah rumah, mengapung di atas air. Tapi sayang sekali, prinsip Archimedes yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kapal mengapung, tidak berlaku untuk biduk rumah tangganya yang hampir karam. Atau sebetulnya sudah karam?" (Halaman 122)
Diceritakan dengan alur maju dan  flashback, menjadikan novel ini begitu berwarna. Aku bisa merasakan fase bahagia sekaligus masa-masa terberat dalam pernikahan Lily dan Linus. Aku bisa merasakan emosi dan konflik batin baik yang dirasakan oleh Lily maupun Linus terkait pernikahan mereka. 
"Mempertahankan rumah tangga itu lebih sulit, kan, daripada memulainya?" (Halaman 242)
Perkembangan karakter dan hubungan keduanya juga diceritakan secara perlahan dan aku sangat menikmatinya. Benar-benar menggambarkan bahwa pernikahan itu memang tidak mungkin selamanya baik-baik saja, ada kalanya ujian datang menghampiri. Tidak ada jaminan bahwa pernikahan akan selalu membahagiakan, tetapi disinilah diperlukan komunikasi dan kerja sama dua belah pihak untuk menghadapi masalah, bukannya malah berjuang sendiri-sendiri. 
"Memperbaiki mobil ada kursusnya. Kursus atau pelatihan untuk jadi mekanik. Memperbaiki hubungan? Lembaga Pelatihan dan Keterampilan Kerja mana yang menyediakan kelas ini?" (Halaman 110

Membaca kisah Lily dan Linus membuatku belajar banyak hal terkait membina suatu pernikahan. Apalagi aku pun sudah menikah, sehingga pesan moral yang ingin disampaikan Mba Ika begitu kerasa sekali. 
"Ada banyak orang-orang bodoh di dunia ini. Orang-orang yang tidak mau mengakui kesalahan. Padahal, berbuat kesalahan adalah satu tanda bahwa manusia hidup. Betul, kan? Orang yang sudah meninggal tidak akan bisa lagi berbuat kesalahan. Kesalahan adalah sebuah hal yang tidak bisa dihindari. Hanya saja manusia harus bisa memetik pelajaran dari kesalahan. Kalau manusia mau berpikir, sebetulnya kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan dalam hidup ini membawa manusia menjadi lebih baik lagi." (Halaman 267)

Walaupun novel ini berkisah tentang masalah rumah tangga pasangan yang sudah menikah, tapi novel ini masih aman dibaca buat kamu yang belum menikah. Karena sama sekali tidak ada konten dewasa, malah bisa jadi pelajaran buat kamu yang suatu hari akan menikah.

Selain mengisahkan tentang kisah Lily dan Linus, kamu yang kangen dengan Afnan dan Hessa, bakal sedikit terobati karena mereka akan hadir sebagai kakak ipar Lily. Aku juga makin penasaran dengan kisah Mikkel dan Lillian, semoga Mba Ika akan menuliskan kisahnya sendiri dan membuat kisah 3 bersaudara Moller ini menjadi lengkap.
Kamu mencari sebuah kisah tentang pernikahan, memaafkan, kesempatan kedua dan berdamai dengan masa lalu, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Aku berani jamin kamu bakal menikmati kisah Lily dan Linus, seperti aku saat membacanya.

Terima kasih Mba Ika sudah berbagi kisah Lily dan Linus.



"Manusia tidak bisa memutar waktu. Yang perlu dilakukan adalah terus melangkah maju dan berkaca pada masa lalu." (Halaman 248)

-------------------GIVEAWAY TIME---------------



Aku punya 1 (satu) eksemplar gratis When Love Is Not Enough nih, caranya gampang banget loh:

1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia. 

2.Follow akun twitter @IkaVihara dan @RizkyMirgawati 

3. Follow instagram @ikavihara dan @rizkymirgawati 

4. Jawab pertanyaan di kolom komentar akun instagramku @rizkymirgawati

5. Giveaway ini berlangsung sampai tanggal 14 Februari 2017

Semoga beruntung!!!!!!
Senin, 06 Februari 2017

Blog Tour] After Wedding ------------ GIVEAWAY!!!!!

Judul Buku : After Wedding
Penulis : Pradnya Paramitha
Penerbit : Elex Media
Tebal : 464 Halaman
Terbit : Desember 2016

“Jadi, saya mencari perempuan yang bersedia saya nikahi,” Rad memberi jeda satu tarikan napas, “tanpa cinta.” 

Reya Gayatri tak pernah menduga bahwa keputusannya menikah dengan celebrity chef Radina Alief Pramoedya merupakan keputusan paling gila dalam hidupnya. Selama 30 tahun, Reya terbiasa dengan hidup yang tertata. Tetapi, kini, hidup dosen muda di jurusan Ilmu Politik itu terasa seperti roller coaster. 

Sebagai public figure, Rad terbiasa bertemu dengan berbagai macam orang dan tahu bagaimana cara berhadapan dengan mereka. Tetapi, tidak untuk Reya. Rad jadi sering kewalahan dan menghela napas frustrasi bahkan sejak malam pertamanya. Rad juga tidak menyangka, perlahan-lahan, kehadiran Reya mengancam segenap benteng pertahanan diri atas cinta juga menggoyahkan janji pada masa lalu yang ia ikrarkan sendiri. 

Jangan jatuh cinta pada saya. Maka, kamu akan baik-baik saja. (Rad) 

Mereka tidak menikah karena dipaksa. Ini adalah keputusan bersama. Tetapi, ternyata pernikahan bukan hanya soal menggelar resepsi dan perubahan status suami istri saja. Sanggupkah Rad dan Reya mempertahankan keputusannya?

---------------------

Pernah membayangkan kamu akan menikah dengan orang asing? Menikah dengan seseorang yang langsung melamarmu di pertemuan pertama dan kalian baru saja berbicara sekitar 20 menit? Apakah yang akan kamu lakukan, menerima atau menolaknya?

After Wedding mengisahkan mengenai kehidupan Rad dan Reya. Mereka menikah berselang 1 (satu) bulan sejak pertemuan pertama mereka. Rad dan Reya sama-sama butuh menikah, bukan karena mereka saling mencintai tapi karena terpaksa dengan lingkungan sosial mereka. Di usia yang sudah matang, mereka sama-sama belum menikah dan ini menjadi masalah bagi keluarga masing-masing.

Dari sisi Reya, terlahir sebagai anak perempuan pertama dan memiliki dua adik perempuan, Reya diharuskan cepat menikah karena adiknya tidak mungkin melangkahi dia menurut adat dan budaya yang dia anut. Semua akan lebih mudah jika Reya memiliki seorang kekasih yang bisa diajak ke pelaminan, sayangnya seseorang yang ditunggunya malah mengacaukan semuanya. Hario, pria yang dicintainya malah berselingkuh di belakangnya dan parahnya dilakukan bersama sahabat Reya sendiri.
"Kenangan memang sering menjebak. Tapi, sebaiknya kenangan tetap jadi kenangan. Jangan diubah jadi harapan. Jadikan pelajaran. Kalau lo mengubah kenangan jadi harapan, selamanya lo jalan di tempat. Nggak maju-maju." (Halaman 14)
Reya tentu saja patah hati begitu dalam, di lain sisi dia membenci Hario, sisi lain dia masih sering merindukan pria yang sudah lama menempati tempat teristimewa di hatinya. Padahal Reya selama ini menganggap Hario adalah pria yang baik dan tidak mungkin mengkhianatinya. Dia hanya harus sedikit bersabar untuk meresmikan hubungan keduanya. Sayangnya, itu hanyalah mimpi belaka.
"Cinta nggak sekeren yang gue pikirkan. Lo tahu kan betapa gue mengagungkan cinta? Menurut gue, manusia hanya butuh cinta dan dia akan bahagia. Cinta bisa menjaga sebuah hubungan dua orang. Cinta bisa membolak-balik keadaan. Hidup susah, asalkan dijalani bersama cinta, jadinya akan tetap bahagia. Well, gue harus berhenti nonton drama. Cinta nggak sehebat itu" (Halaman 15)
Di lain pihak, Rad Pramoedya seorang celebrity chef juga punya masalah yang sama. Punya kenangan buruk dengan cinta, membuat dia betah melajang hingga saat ini. Membuat dia tidak percaya lagi dengan cinta. Tetapi, desakan neneknya Jessy, yang ingin melihat cucu kesayangannya menikah, akhirnya dia harus mencari seseorang yang bisa diajak menikah tanpa cinta.

Hingga kemudian Reya dan Rad bertemu, obrolan keduanya yang nyambung membuat Rad secara impulsif melamar Reya. Hal ini tentu saja mengagetkan Reya. Tapi bagi Rad, Reya lah wanita yang dicarinya. Singkat kata, mereka pun akhirnya menikah. 

Sayangnya, di malam pertama Reya berubah pikiran. Reya malah meminta cerai terhadap Rad. Apa? Bagaimana mungkin? Apa yang akan terjadi selanjutnya dengan pernikahan Rad dan Reya? Akankah mereka menemukan kebahagiaan yang mereka cari?
"Cinta bisa datang dan pergi. Cinta bisa menghilang dengan begitu tiba-tiba, sama seperti kedatangannya yang juga kadang tiba-tiba. Jadi, bagaimana kita menjadikan sesuatu yang serba nggak pasti itu sebagai tolak ukur?" (Halaman 17)
Akhirnya aku kembali mencicipi karya penulis. Kali ini penulis mencoba menghadirkan sebuah kisah tentang pernikahan tanpa cinta. Tema yang mungkin sudah biasa diambil oleh penulis lain, tapi penulis menawarkan eksekusi cerita yang berbeda.

Jika di novel lainnya, kamu mungkin menemukan sebuah kisah pernikahan karena perjodohan atau paksaan, kisah Rad dan Reya merupakan kasus yang unik. Mereka menikah secara sadar dan tanpa paksaan. Walau memang pemicu mereka akhirnya menikah adalah lingkungan sosial mereka, salah satunya desakan dari keluarga.

Membaca novel ini dari halaman demi halaman, membuatku jatuh cinta dengan pasangan ini. Sulit rasanya untuk memilih baik Reya atau Rad yang jauh lebih kusukai, karena mereka sama-sama punya kelebihan dan kekurangan yang saling melengkapi satu sama lain.

Bagaimana penulis akhirnya membangun chemistri diantara keduanya secara perlahan-lahan dan membuat mereka saling menerima satu sama lain. Karakter dan dunia mereka yang berbeda juga memberikan warna tersendiri. Aku suka bagaimana penulis mencoba memasangkan profesi dosen ilmu politik dan seorang chef, dunia dan lingkungan pergaulan mereka saja sudah berbeda, tapi mereka bisa melebur satu sama lain.
"Kita jalani pernikahan ini selama setahun. Selama itu, kita bersikap sebagaimana keluarga bahagia. Kamu tinggal di tempat saya, taking care of my family, mendampingi saya untuk ini itu. Kamu mencintai saya, saya mencintai kamu." (Halaman 57)
Walau memang semuanya  dimulai dari sebuah "kesepakatan" untuk menikah selama 1 (satu) tahun. Mereka hanya di atas kertas berstatus menikah tetapi yang lain-lain mereka bukanlah pasangan suami istri. Yang terpenting status saja dan apa yang dilihat orang lain.
"Komitmen itu artinya janji, bukan? Sebuah janji untuk menepati atau melakukan apa yang telah disepakati. Rasanya aneh sekali jika sebuah komitmen didasari oleh hal setidak pasti cinta. Cinta bisa datang dan pergi, tapi komitmen mengharuskan kita mengabaikan hal itu." (Halaman 17)
Hingga kemudian rahasia masa lalu datang menghampiri pernikahan Reya dan Rad, disinilah mereka kembali diuji. Akankah mereka mampu melewati badai pernikahan mereka atau sebaliknya memilih menyerah?

Secara keseluruhan, kamu mencari sebuah kisah tentang pernikahan tanpa cinta, aku rekomendasikan novel ini untuk kamu baca. Kamu akan belajar bahwa pernikahan itu bisa dimulai dengan atau tanpa cinta. Jika kita sudah memilih pasangan kita, belajarlah untuk menerima pilihan kita dengan segala risiko yang ada. Pernikahan bukanlah permainan. 

"Cinta adalah momentum yang bisa terjadi berulang-ulang. Jangan menyamakan cinta dengan kehendak untuk bersama seseorang. Karena, pada akhirnya, bukan cinta yang membuat kita bersama atau nggak bersama dengan seseorang."


-------------------GIVEAWAY TIME------------------


Aku punya 1 eks gratis novel After Wedding untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya:

1. Peserta memiliki alamat pengiriman di Indonesia.

2. Follow salah satu media sosial kami:

- twitter @RizkyMirgawati @pramyths dan @elexmedia share info GA ini dengan mention kami sertakan hastag #AfterWedding

- instagram @rizkymirgawati @pramyths dan @elexmedia kemudian repost/reshare info giveaway yang aku bagikan di akun instagramku jangan lupa tag aku dan @pramyths sertakan hastag #GAAfterWedding

3. Follow blog ini via GFC, Google+ atau email

4. GA ini tanpa pertanyaan, tuliskan data dirimu berupa nama, akun twitter/instagram, link share dan kota tempat tinggalmu.

5. Giveaway ini akan berlangsung  sampai tanggal 10 Februari 2017.

Pemenang akan dipilih secara random.org

Semoga beruntung!!!!

********UPDATE*********

Saatnya memilih 1 (satu) nama yang beruntung, dan dia adalah:

Rivani Novi Ariyanti / @rivani_novi

Selamat buat pemenang, silahkan DM aku di twitter Nama, Alamat Lengkap dan No.hp yang bisa dihubungi untuk pengiriman hadiahmu ya :)
Design By Wulansari | Blogger Theme By Black Coffee Design